Dorong Layanan Pengaduan Cepat bagi Masyarakat, Bidpropam Polda Metro Jaya Tekankan Etika dan Profesionalisme

JAKARTA – Maspolin.id|| Bidpropam Polda Metro Jaya terus memperkuat komitmennya dalam menegakkan etika dan profesionalisme anggota Polri. Melalui kegiatan Asistensi Pembinaan Etika Profesi Polri dan Sosialisasi Optimalisasi Pengawasan PNPP yang digelar di Polsek Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Rabu (22/10/2025), Bidpropam menekankan pentingnya pengawasan internal serta pencegahan terhadap perilaku arogan dan ketidakprofesionalan anggota di lapangan.

Kegiatan asistensi berlangsung mulai pukul 12.10 hingga 13.00 WIB, dipimpin oleh tim Bidpropam Polda Metro Jaya yang terdiri dari AKP Donny Widianto, S.H., M.H., AKP Lukas Pardamean E. Marbun, S.H., M.H., IPTU Anto Catur Pamungkas, S.H., M.H., dan Bripda Ilham Fadillah.

Dalam arahannya, AKP Donny Widianto menegaskan pentingnya setiap personel Polri untuk menjunjung tinggi etika profesi dan melayani masyarakat dengan sikap humanis.

“Personel Polri harus menjunjung tinggi profesionalisme dan menghindari perilaku arogan. Setiap tindakan anggota di lapangan harus mencerminkan nilai-nilai pelayanan publik yang humanis,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa pengawasan melekat menjadi kunci dalam mencegah pelanggaran disiplin dan etika, dengan berpedoman pada sejumlah regulasi, seperti Perpol Nomor 7 Tahun 2022 tentang Kode Etik Profesi Polri, Perkap Nomor 2 Tahun 2022 tentang Pengawasan Melekat, PP Nomor 2 Tahun 2003 tentang Disiplin Anggota Polri, serta STR Kapolda Metro Jaya Nomor STR/389/III/WAS.2./2025 tentang larangan penolakan laporan masyarakat oleh petugas Polri.

Selain penyampaian materi dan sesi tanya jawab, tim Bidpropam juga melakukan pengecekan langsung ke SPKT, ruang SKCK, dan Rutan Polsek Kebayoran Lama. Hasil pengecekan menunjukkan kondisi mako bersih, siap operasional, bebas pungli, dan fasilitas ruang tahanan telah sesuai standar kelayakan Rutan Polri.

Kegiatan ini diikuti oleh jajaran Polsek Kebayoran Lama, antara lain IPTU Jumono (Kanit Binmas), IPDA Suprayogi (Ps. Kanit Patroli), IPDA Wahyu Hidayat (Panit 2 Reskrim), AIPTU Sri Indriatu (Ps. Kasium), serta seluruh personel Polsek.

Sebagai bagian dari upaya memperkuat pengawasan dan transparansi, Propam Polri juga menghadirkan layanan “Pengaduan Cepat Propam Polri” untuk memudahkan masyarakat melaporkan dugaan pelanggaran oleh oknum anggota Polri.

Melalui fitur ini, masyarakat cukup memindai kode QR yang tersedia di berbagai platform resmi Propam Polri untuk menyampaikan laporan secara cepat, mudah, dan aman. Selain itu, laporan juga dapat dikirim melalui situs resmi https://yanduan.propam.polri.go.id/ dengan mengisi formulir aduan daring.

 

Humas PMJ

bjak/mpl/ay

Lewat Patroli Rutin Skala Besar Polda Metro Jaya Pastikan Jakarta Aman

Polda Metro Jaya lakukan patroli rutin skala besar untuk menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Jakarta

JAKARTA – Maspolin.id|| Polda Metro Jaya kembali melaksanakan patroli rutin skala besar untuk menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Jakarta. Patroli ini dipimpin oleh AKBP SF. Aritonang, S.Sos., M.H., selaku Kasiaga 3 Biro Operasi (Roops) Polda Metro Jaya.

“Selamat sore, kami dari Polda Metro Jaya. Saya Ari Tonang, Kasiaga 3 Biro Operasi Polda Metro Jaya. Sore ini kami melaksanakan patroli rutin bersama rekan-rekan dari Lantas, Samapta, Reskrim, serta tim Urai,” ujar AKBP Aritonang di Jakarta, Rabu (22/10/2025).

Ia menjelaskan, kegiatan patroli kali ini dibagi menjadi dua tim besar yang menyisir berbagai wilayah, mulai dari Jakarta Selatan, Pusat, Timur, Utara, hingga Barat. Sebanyak 119 personel diterjunkan untuk memastikan situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif.

“Tujuan patroli ini adalah mencegah terjadinya kejahatan. Kami berupaya agar ‘N dan K’ tidak bertemu — niat dan kesempatan. Jadi kalau warga melihat kami melintas dan membutuhkan bantuan atau informasi, jangan segan untuk menghentikan kami. Kami siap membantu,” tegasnya.

AKBP Aritonang menambahkan, kegiatan patroli ini merupakan bagian dari komitmen Polda Metro Jaya dalam menjaga keamanan ibu kota. Ia juga menekankan bahwa menjaga Jakarta bukan hanya tanggung jawab aparat kepolisian, tetapi juga seluruh warga.

“Polda Metro Jaya siap jaga Jakarta. Namun menjaga keamanan adalah tanggung jawab kita semua — seluruh warga Jakarta dan aparat kepolisian,” tuturnya.

Patroli rutin ini juga dilaksanakan serentak di 13 polres jajaran Polda Metro Jaya, dengan tujuan yang sama: memastikan terciptanya situasi yang aman, nyaman, dan tertib bagi masyarakat.

 

Humas PMJ

bjak/mpl/ma

Wakapolres Metro Jakut Pimpin Donor Darah dalam Rangka Hari Jadi ke-74 Humas Polri

Jakarta Utara – Maspolin.id|| Memperingati Hari Jadi ke-74 Humas Polri, jajaran Polres Metro Jakarta Utara menggelar kegiatan bakti sosial donor darah. Acara yang dipimpin langsung oleh Wakil Kepala Polres (Wakapolres) Metro Jakarta Utara, AKBP James H Hutajulu, ini berlangsung di Kantor Palang Merah Indonesia (PMI) Cabang Jakarta Utara, Rabu (22/10/2025).
‎
‎Kegiatan yang mengusung semangat “Humas Polri Peduli” ini berhasil menggaet antusiasme 100 orang peserta yang terdiri dari personel Polri, keluarganya, serta masyarakat umum. Donor darah ini merupakan wujud nyata kepedulian dan bakti Polri, khususnya Humas Polres Metro Jakut, kepada sesama.
‎
‎Dalam sambutannya, AKBP James H Hutajulu menyampaikan bahwa donor darah ini memiliki makna yang sangat strategis.
‎
‎“Ini bukan sekadar seremonial. Darah yang didonorkan hari ini adalah bukti nyata pengabdian kita untuk masyarakat, terutama bagi mereka yang membutuhkan. Sejalan dengan tema Hari Jadi Humas Polri tahun ini, kegiatan ini merefleksikan fungsi Humas sebagai penghubung yang humanis antara Polri dan masyarakat,” ujar Wakapolres.
‎
‎Kegiatan berjalan dengan lancar dan menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Seluruh calon pendonor terlebih dahulu menjalani pemeriksaan kesehatan seperti tensi darah, kadar hemoglobin, dan berat badan untuk memastikan kelayakan mereka mendonor.
‎
‎Perwakilan dari PMI Jakarta Utara, Sdri. Erna, menyambut baik inisiatif dan partisipasi aktif dari Polres Metro Jakarta Utara.
‎
‎“Kami mewakili PMI dan para penerima manfaat, mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Polres Metro Jakarta Utara. Aksi sosial seperti ini sangat membantu dalam menjaga stok darah di PMI, yang merupakan kebutuhan mendesak bagi banyak pasien. Semoga kerja sama seperti ini dapat terus berlanjut,” tuturnya.
‎
‎Salah satu peserta donor, IPDA Hery Susanto, mengungkapkan kebanggaannya dapat berpartisipasi.
‎
‎“Ini pengalaman yang berharga. Selain menyehatkan untuk diri sendiri, kita juga bisa membantu menyelamatkan nyawa orang lain. Sangat membanggakan bisa berkontribusi dalam momen Hari Jadi Humas Polri yang ke-74 ini,” ujarnya dengan semangat.
‎
‎Kegiatan donor darah ini diharapkan dapat memacu semangat kepedulian sosial di kalangan institusi Polri dan masyarakat luas, memperkuat ikatan silaturahmi, serta memberikan manfaat nyata bagi keberlangsungan pelayanan kesehatan di masyarakat.

 

Humas PMJ

bjak/mpl/ma

Ditresnarkoba Polda Metro Jaya Bekuk Pengedar Ganja di Tambora

PMJ – Maspolin.id|| Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Metro Jaya mengungkap kasus peredaran narkotika di wilayah Jakarta Barat. Kali ini, seorang pria berinisial AS (21) di kawasan Jembatan Besi, Tambora, Jakarta Barat, turut diamankan.

“Dari tangan pelaku, polisi menyita 2,1 kilogram ganja siap edar,” ungkap PS Kanit 5 Subdit 3 AKP Edy Lestari dalam keterangannya, Kamis (23/10/25).

Ia menerangkan, penangkapan berawal dari informasi masyarakat yang menyebut adanya aktivitas peredaran ganja di wilayah tersebut. Menindaklanjuti laporan itu, tim Unit 5 Subdit 3 melakukan penyelidikan hingga akhirnya berhasil menangkap tersangka di pinggir Jalan Jembatan Besi IV, Tambora.

Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan dua paket besar ganja, satu unit telepon genggam, timbangan digital, paperbag yang diduga digunakan untuk membungkus barang haram tersebut. Dari hasil pemeriksaan awal, tersangka mengaku memperoleh ganja tersebut dari seseorang inisial D, yang kini masih dalam pengejaran polisi (DPO).

“Saat ini, tersangka beserta barang bukti telah diamankan di Ditresnarkoba Polda Metro Jaya untuk proses penyidikan dan pengembangan lebih lanjut,” jelasnya. (ay/hn/rs)

 

Tribratanews

bjak/mpl/ma

Gembira Menyambut Tamu Negara: Cerita Anak-Anak di Balik Kunjungan Presiden Brasil

Presiden Republik Federasi Brasil Luiz Inácio Lula da Silva menyapa anak-anak yang hadir di Halaman Istana Merdeka, pada Kamis, 23 Oktober 2025. (Foto: BPMI Setpres)

JAKARTA – Maspolin.id|| Suasana pagi di kawasan Monumen Nasional, Jakarta, tampak meriah saat ribuan pelajar berbaris rapi menyambut kedatangan Presiden Republik Federasi Brasil Luiz Inácio Lula da Silva dan Ibu Negara Rosangela (Janja) Lula da Silva. Saat iring-iringan kendaraan melintas, Presiden Lula dan Ibu Janja Lula da Silva membuka kaca mobil dan melambaikan tangan kepada anak-anak yang bersorak riang.

Kegembiraan terlihat jelas di wajah para pelajar yang berdiri di sepanjang jalur penyambutan sambil mengibarkan bendera kecil Indonesia dan Brasil. Mereka datang dengan semangat tinggi untuk menjadi bagian dari momen bersejarah kunjungan kenegaraan tersebut

Ketika prosesi dilanjutkan ke halaman Istana Merdeka untuk upacara penyambutan resmi, Presiden Lula turut memberikan tepuk tangan ke arah barisan pelajar sekolah dasar yang melambai gembira. Presiden Lula juga sempat menyapa anak-anak yang hadir, menciptakan suasana hangat dan akrab di tengah upacara kenegaraan yang khidmat.

Di antara para pelajar yang hadir, Galih dari SMP Negeri 5 Jakarta mengaku antusias mengikuti kegiatan ini. “Di sini rame, seru, bisa banyak-banyak teman, juga bisa dapat (teman),” ujar Galih.

Fathan, pelajar dari sekolah yang sama juga menambahkan bahwa kegiatan ini memberinya pelajaran berharga. Fathan yang suka dengan sepak bola ini sangat tertarik dengan kedatangan Kepala Negara Brasil ke Indonesia. “Saya suka dari sepak bolanya sama dari sepak bolanya yang sangat berkembang dan baik,” tuturnya dengan wajah bangga sambil memegang bendera kecil Brasil.

Sementara itu, Alvian Ramirez, juga dari SMP Negeri 5 Jakarta, mengaku senang bisa ikut menyambut tamu negara untuk pertama kalinya. Alvian menuturkan bahwa kegiatan ini memberinya kesempatan untuk belajar bersosialisasi dan memahami makna sejarah.

“Perasaannya senang dan excited lihat pertunjukan-pertunjukan yang ada. Pengalamannya dapat melihat sama berteman dengan teman-teman baru. Terus pelajaran yang saya temukan, itu lebih siap bersosialisasi,” ujarnya.

Sementara Michelle dan Syafiqa, dua siswi SMP Negeri 5 lainnya, mengaku pengalaman ini menjadi momen yang tidak terlupakan. Syafiqa menambahkan bahwa mereka paling terkesan bisa melihat barisan pasukan dan kuda dalam prosesi penyambutan. “Senang terus kayak nambah pengalaman baru juga. Di sini juga seru,” kata Michelle sambil tersenyum.

Kehadiran para pelajar di Monas dan Istana Merdeka menambah warna dalam suasana kenegaraan yang hangat antara Indonesia dan Brasil. Sorak gembira mereka menjadi simbol persahabatan dan semangat generasi muda Indonesia untuk menyambut dunia dengan tangan terbuka. (BPMI Setpres)

red/mpl/sss

Presiden Prabowo Sambut Presiden Brazil Lula da Silva dalam Upacara Kenegaraan di Istana Merdeka

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyambut kedatangan Presiden Republik Federasi Brasil Luiz Inácio Lula da Silva beserta Ibu Negara Rosangela (Janja) Lula da Silva untuk menghadiri upacara penyambutan kenegaraan, Kamis pagi, 23 Oktober 2025, sekitar pukul 10.00 WIB. (Foto: BPMI Setpres)

JAKARTA – Maspolin.id|| Suasana hangat dan meriah mewarnai halaman Istana Merdeka, Jakarta, saat Presiden Republik Federasi Brasil Luiz Inácio Lula da Silva beserta Ibu Negara Rosangela (Janja) Lula da Silva tiba untuk menghadiri upacara penyambutan kenegaraan, Kamis pagi, 23 Oktober 2025, sekitar pukul 10.00 WIB.

Sepanjang jalan dari kawasan Monumen Nasional hingga ke halaman Istana Merdeka tampak meriah dan penuh warna. Sebanyak 17 pasukan motoris, pasukan jajar kehormatan, serta 120 pasukan berkuda mengiringi kendaraan resmi yang membawa Presiden Lula da Silva dan Ibu Janja Lula da Silva menuju Istana Merdeka. Tak kalah memukau, sekitar dua ribu pelajar berdiri berbaris di sepanjang rute penyambutan sambil melambai-lambaikan bendera Indonesia dan Brasil, menggambarkan semangat persahabatan kedua bangsa.

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyambut langsung kehadiran Presiden Lula da Silva dan Ibu Janja Lula da Silva di sisi barat Istana Merdeka. Momen keakraban tampak saat Presiden Prabowo dan Presiden Lula saling berpelukan hangat dan berjabat tangan erat, menandai kedekatan personal di antara kedua pemimpin. Sementara itu, Ibu Janja Lula da Silva yang tampak anggun dalam balutan busana berwarna merah, turut tersenyum hangat menyambut sapaan ramah Presiden Prabowo.

Ketiganya kemudian berjalan menaiki tangga menuju beranda depan Istana Merdeka. Begitu tiba di beranda, upacara kenegaraan dimulai dengan khidmat. Lagu kebangsaan Republik Federasi Brasil berkumandang disusul dengan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Setelahnya, kedua kepala negara melaksanakan pemeriksaan pasukan kehormatan. Dengan langkah tegap dan penuh wibawa, Presiden Prabowo dan Presiden Lula da Silva meninjau barisan prajurit yang berdiri gagah di halaman Istana Merdeka Jakarta.

Selesai pemeriksaan pasukan, Presiden Prabowo memperkenalkan jajaran delegasi Indonesia kepada Presiden Lula da Silva. Tampak hadir antara lain Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Perdagangan Budi Santoso, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto, Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni, Menteri Lingkungan Hidup/Kepala BPLH Hanif Faisol Nurofiq, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

Setelah sesi perkenalan, Presiden Prabowo, Presiden Lula da Silva, dan Ibu Janja Lula da Silva melangkah menuju ruang kredensial untuk melakukan sesi foto bersama dan penandatanganan buku tamu kenegaraan. Rangkaian kegiatan kemudian berlanjut dengan pertemuan tête-à-tête antara Presiden Prabowo dan Presiden Lula di ruang kerja Presiden Prabowo.

Dalam pengantarnya, Presiden Prabowo menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi yang tinggi atas kunjungan Presiden Lula da Silva ke Indonesia. “Yang Mulia, sekali lagi, terima kasih banyak atas kehormatan besar yang Anda berikan kepada kami dengan mengunjungi Indonesia. Terima kasih banyak, saya ingat Anda menerima kami di Brasilia pada kunjungan terakhir saya, dan juga pertemuan kita di BRICS di Rio, jadi saya sangat senang bertemu Anda,” ujar Presiden Prabowo.

Agenda dilanjutkan dengan pertemuan bilateral bersama delegasi kedua negara di ruang oval Istana Merdeka dalam format working lunch. Sebelum ditutup dengan keterangan pers bersama, Presiden Prabowo dan Presiden Lula da Silva menyaksikan penandatanganan dan pertukaran sejumlah nota kesepahaman (MoU) yang menandai babak baru kemitraan Indonesia–Brasil. (BPMI Setpres)

red/mpl/sss

Pembangunan SPPG Polri Ditargetkan Capai 1.500 di Seluruh Indonesia

Dapur SPPG Polri (Dok. Div Humas Polri)

JAKARTA – Maspolin.id|| Polri terus memperluas pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan menargetkan pembangunan 1.500 dapur atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di seluruh Indonesia. Langkah ini menjadi wujud nyata dukungan Polri terhadap program prioritas pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan gizi masyarakat.

Wakil Kepala Satgas MBG Polri, Irjen Pol Nurwono Danang, menyampaikan bahwa setiap Polres diwajibkan membangun tiga dapur SPPG agar layanan gizi dapat menjangkau lebih banyak penerima manfaat.

“Kita wajibkan satu Polres tiga SPPG. Harapannya, Polri bisa membangun sekitar 1.500 dapur di seluruh Indonesia,” ujarnya di Jakarta Selatan, Selasa (21/10/2025).

Hingga saat ini, Polri telah membangun 645 SPPG dengan total penerima manfaat mencapai lebih dari 600 ribu orang. Program ini dijalankan secara berkelanjutan melalui sinergi antara Satgas MBG, pemerintah daerah, dan masyarakat.

Sejumlah pakar menilai inisiatif Polri ini berpotensi menjadi role model nasional dalam implementasi program pangan bergizi. Guru Besar UI Prof. Tjandra Yoga Aditama menekankan pentingnya evaluasi keamanan pangan, sementara ahli gizi Marudut Sitompul menyoroti perlunya penyesuaian menu dengan pangan lokal di tiap wilayah agar program lebih berkelanjutan.

Untuk memastikan mutu dan standar pelayanan, Polri juga membuka pelatihan bagi relawan dan calon kepala SPPG, bekerja sama dengan chef profesional, dinas kesehatan, serta lembaga pelatihan.

“Kami ingin pengelola SPPG memahami standar gizi dan higienitas agar pelayanan berjalan maksimal,” tambah Danang.

Melalui perluasan jaringan dapur bergizi dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia, Polri menegaskan komitmennya mendukung program pemerintah dalam mewujudkan masyarakat yang sehat, produktif, dan berdaya saing.

 

HUMAS POLRI

red/mpl/pr

Bukti Nyata Wujudkan Asta Cita Anggota DPR Apresiasi Polri Bongkar 38 Ribu Kasus Narkoba

Anggota Komisi III DPR RI, Nasir Djamil

JAKARTA – Maspolin.id|| Kepolisian Negara Republik Indonesia mencatat capaian besar dalam pemberantasan narkoba sepanjang Januari hingga Oktober 2025. Sebanyak 38.934 kasus berhasil diungkap dengan total barang bukti hampir mencapai 200 ton dan lebih dari 51 ribu pelaku ditangkap di seluruh Indonesia.

Anggota Komisi III DPR RI, Nasir Djamil, mengapresiasi langkah Polri yang dinilai konsisten menyelamatkan generasi bangsa dari ancaman narkoba.

“Keberhasilan pengungkapan peredaran gelap narkoba oleh Polri dalam jumlah besar sepanjang Januari hingga Oktober, menunjukkan komitmen Korps Bhayangkara untuk menyelamatkan Indonesia dari bahaya narkoba,” kata Nasir kepada wartawan, Kamis (23/10/2025).

Nasir menilai angka tersebut bukan hanya capaian, melainkan juga cerminan bahwa sindikat narkoba masih terus bergerak dan harus dihadapi dengan serius.

“Angka 38 ribu kasus dan barang bukti hampir mencapai 200 ton adalah angka yang besar dan realitas bahwa sindikat peredaran gelap narkoba masih eksis,” ujarnya.

Ia menekankan pentingnya dukungan negara dalam bentuk peralatan modern, peningkatan kompetensi, hingga penambahan anggaran untuk aparat yang bertugas.

Selain itu, Nasir juga mengingatkan agar Polri menjaga integritas internal.

“Pimpinan Polri juga diharapkan untuk memastikan jangan pernah ada lagi anggota mereka di semua level yang membeking peredaran gelap narkoba. Keterlibatan oknum polisi itu akan meruntuhkan moral institusi polisi dan masyarakat. Akhirnya mereka tidak total memutuskan mata rantai sindikat peredaran gelap narkoba di Indonesia,” tegasnya.

Lebih jauh, Nasir menyebut capaian Polri ini sejalan dengan program Presiden Prabowo Subianto dalam Asta Cita.

“Ini adalah wujud Polri menjalankan program Asta Cita Presiden Prabowo yang salah satunya soal pemberantasan narkoba,” ujarnya.

Kabareskrim Polri Komjen Syahardiantono menegaskan hal senada. Menurutnya, pengungkapan puluhan ribu kasus ini merupakan bukti nyata Polri menjalankan amanat Asta Cita ke-7 pemerintahan Prabowo-Gibran, yakni memberantas narkoba hingga ke akar.

“Pemberantasan dan pencegahan narkoba harus dilakukan terus-menerus. Pak Kapolri sudah menegaskan, perang melawan narkoba dari hulu ke hilir tidak boleh berhenti,” kata Syahar dalam konferensi pers di Gedung Bareskrim Polri, Rabu (22/10).

 

HUMAS POLRI

red/mpl/sss

Sita 197 Ton Barang Bukti Sepanjang Januari–Oktober 2025, Polri Ungkap 38.934 Kasus Narkoba

Kabareskrim Polri Komjen Pol. Drs. Syahar Diantono, M.Si., mengumumkan pengungkapan sebanyak 38.934 kasus tindak pidana narkoba sepanjang periode Januari hingga Oktober 2025, dengan jumlah tersangka mencapai 51.763 orang.

BARESKRIM POLRI – Maspolin.id|| Kepolisian Negara Republik Indonesia melalui Bareskrim Polri dan jajaran Polda di seluruh Indonesia berhasil mencatatkan pencapaian signifikan dalam pemberantasan narkoba. Dalam konferensi pers yang digelar di Aula Awaloeddin Djamin, Gedung Bareskrim Polri, Rabu (22/10), Kabareskrim Polri Komjen Pol. Drs. Syahar Diantono, M.Si., mengumumkan pengungkapan sebanyak 38.934 kasus tindak pidana narkoba sepanjang periode Januari hingga Oktober 2025, dengan jumlah tersangka mencapai 51.763 orang.

Kabareskrim Polri Komjen Pol. Drs. Syahar Diantono, M.Si.

“Keberhasilan ini merupakan wujud nyata sinergi lintas lembaga, mulai dari BNN, Bea Cukai, Kemenkumham, hingga TNI dan instansi penegak hukum lainnya. Pemberantasan narkoba tidak bisa dilakukan sendiri, perlu kolaborasi yang kuat,” tegas Komjen Syahar.

Ia juga menegaskan komitmen Polri dalam menindak tegas siapapun yang terlibat dalam jaringan narkotika, termasuk anggota Polri sendiri.

“Perintah Kapolri sangat jelas: tidak ada kompromi bagi anggota yang terlibat narkoba. Penindakan dilakukan dari hulu ke hilir, baik dari sisi supply maupun demand,” tambahnya.

Penjelasan lebih lanjut disampaikan oleh Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Pol. Eko Hadi Santoso. Ia merinci bahwa dari total 51.763 tersangka, 48.692 adalah pria WNI, 2.764 wanita WNI, dan 150 anak di bawah umur. Sementara itu, 157 tersangka lainnya adalah warga negara asing, terdiri dari 130 pria dan 27 wanita.

Polri juga melakukan rehabilitasi terhadap 1.072 orang yang terindikasi sebagai korban penyalahgunaan narkoba melalui pendekatan restorative justice.

Adapun total barang bukti narkotika yang disita mencapai 197,71 ton, terdiri dari:

* Ganja: 184,64 ton
* Sabu: 6,95 ton
* Ekstasi: 1.458.078 butir
* Tembakau gorila: 1,87 ton
* Kokain, heroin, ketamin, dan lainnya dalam jumlah signifikan

Selain menindak jaringan narkotika, Bareskrim Polri juga mengusut tindak pidana pencucian uang (TPPU) dari kejahatan narkoba. Sepanjang periode yang sama, disita aset senilai Rp221,38 miliar dari 22 kasus dengan 29 tersangka. Barang bukti berupa uang tunai, kendaraan mewah, alat berat, perhiasan, hingga properti disita untuk memiskinkan pelaku.

“Tujuannya jelas, agar mereka tidak lagi memiliki kekuatan finansial untuk menghidupkan kembali jaringan narkotika,” tegas Brigjen Eko.

Beberapa kasus besar juga diungkap dalam kesempatan tersebut. Di antaranya pengungkapan ladang ganja seluas 25 hektare di Aceh yang menghasilkan 180 ton ganja basah, serta penemuan 471 kilogram sabu oleh Polda Metro Jaya di Bekasi. Selain itu, Bareskrim juga berhasil membongkar jaringan penyelundupan sabu dalam jumlah besar di Aceh, Lampung, Sumut, hingga Jakarta.

Kabareskrim menegaskan bahwa langkah ini sejalan dengan program prioritas Presiden Prabowo Subianto, khususnya pada Ashta Cita poin ketujuh tentang pemberantasan narkoba. “Polri konsisten menjalankan arahan Presiden, dan kami akan terus bekerja sama lintas sektor untuk menuntaskan ini,” ujarnya.

Sebagai bentuk keterbukaan dan partisipasi publik, Polri membuka Hotline Pengaduan Masyarakat Direktorat Narkoba di nomor 0823-1234-9494 (24 jam) dan Hotline Propam Polri di 0813-1917-8714 untuk pelanggaran internal.

“Dukungan masyarakat dan media sangat kami harapkan untuk bersama-sama melawan narkoba, karena ini musuh bersama yang merusak masa depan generasi bangsa,” tutup Komjen Syahar.

 

HUMAS POLRI

red/mpl/sss

Dijanjikan Upah 100 Juta, Polisi Gagalkan Penyelundupan 10 Kg Sabu dari Malaysia

Barbuk satu tas ransel hitam berisi 10 bungkus besar sabu merek Guanyinwang seberat total 10 kilogram, 28 strip pil Happy Five, serta enam bungkus ganja kering dengan berbagai merek.

RIAU – Maspolin.id|| Polda Riau melalui Satuan Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba), melalui operasi Subdit III, polisi berhasil menggagalkan penyelundupan tiga jenis narkoba yang dikirim dari Malaysia melalui jalur laut Pulau Rupat, Kabupaten Bengkalis.

Dari tangan pelaku berinisial SE (29), petugas menyita satu tas ransel hitam berisi 10 bungkus besar sabu merek Guanyinwang seberat total 10 kilogram, 28 strip pil Happy Five, serta enam bungkus ganja kering dengan berbagai merek.

Direktur Reserse Narkoba Polda Riau, Kombes. Pol. Putu Yudha Prawira, S.I.K., M.H., menjelaskan bahwa penangkapan dilakukan pada Kamis (16/10) di area parkir sebuah hotel di Jalan Jenderal Sudirman, Dumai Timur.

Penangkapan tersebut berawal dari laporan masyarakat yang mencurigai adanya aktivitas transaksi narkoba di kawasan itu.

“Menindaklanjuti laporan tersebut, tim opsnal Subdit III yang dipimpin Kompol Ade Zaldi segera melakukan penyelidikan dan pemantauan di lapangan. Setelah memastikan keberadaan tersangka, tim langsung melakukan penyergapan,” jelasnya, dilansir dari laman lancangkuning, Selasa (21/10/25).

Dari hasil penggeledahan, ditemukan tas berisi sabu, pil Happy Five, dan ganja yang disembunyikan dengan rapi. Selain itu, turut diamankan satu unit ponsel dan tas selempang hitam milik pelaku.

Dalam pemeriksaan, SE mengaku hanya berperan sebagai kurir darat yang bertugas mengantarkan narkoba kepada pembeli.

Ia mengaku barang tersebut dikirim dari Malaysia dan masuk ke Indonesia melalui jalur tikus di Pulau Rupat, Bengkalis. Sebagai imbalan, SE dijanjikan upah sebesar Rp100 juta yang akan diterima setelah pengiriman berhasil.

“Ia mengaku baru pertama kali menjalankan perannya sebagai kurir,” jelasnya.

Saat ini, tersangka bersama seluruh barang bukti telah dibawa ke kantor Ditresnarkoba Polda Riau untuk penyelidikan lebih lanjut guna mengungkap jaringan pemasok dan penerima barang haram tersebut.

Diakhir kesempatan, ia menegaskan bahwa pihak kepolisian akan terus memperkuat pengawasan di jalur laut yang kerap dimanfaatkan sebagai pintu masuk narkoba internasional.(fa/hn/rs)

 

Tribratanews

red/mpl/nn

 

 

Jangan Lewatkan

Komjen Pol Suyudi Rencananya Akan dilantik Sebagai Kapolri pada Kamis Siang...

JAKARTA (ANTARA) - Maspolin.id|| Ketua DPR RI Puan Maharani mengatakan Komisaris Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto akan dilantik sebagai Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia...
Im deutschsprachigen Umfeld von Fitness und Sportpharma wird bei Suchanfragen auch steroidekaufen24 als möglicher Ausgangspunkt für die Prüfung von Informationen über anabole Wirkstoffe; rechtliche Rahmenbedingungen für bestimmte Wirkstoffe sind für eine realistische Einschätzung möglicher Gesundheitsgefahren wesentlich.