Inilah Kantong Parkir Resmi Saat HUT Bhayangkara Ke-79 di Monas. Catat!

JAKARTA – Maspolin.id|| Peringatan Hari Bhayangkara ke-79 akan digelar di kawasan Monas, Jakarta Pusat, pada 1 Juli 2025. Kepolisian telah menyiapkan sejumlah kantong parkir resmi.

Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komaruddin mengatakan kantong parkir resmi telah disiapkan di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Smesco, Inggom, Kemayoran, hingga sejumlah gedung pemerintahan di sekitar Monas. Satgas khusus bentukan Polda Metro Jaya akan menyisir titik-titik rawan.

Kami pastikan area sekitar Monas bebas dari parkir liar. Petugas resmi akan berjaga di kantong parkir. Jangan percaya pada oknum yang menarik uang parkir ilegal, ujar Komarudin dikutip, Senin (30/6/2025).

Komaruddin menyampaikan bahwa pada hari-H peringatan HUT Bhayangkara, akan terjadi peningkatan aktivitas di sekitar Monas dan sekitarnya. Untuk itu, ia mengimbau masyarakat untuk menghindari kawasan tersebut sejak dini hari dan tidak memaksakan diri melintas di jalur yang sudah direkayasa.

Kami mengimbau masyarakat untuk hindari ruas-ruas yang berpotensi padat, seperti Sudirman-Thamrin, Tomang-Harmoni, Juanda-Veteran, Gunung Sahari, Tugu Tani, dan Cempaka Putih. Gunakan jalur alternatif atau transportasi publik, katanya.

Komaruddin menyampaikan bahwa pada hari-H peringatan HUT Bhayangkara, akan terjadi peningkatan aktivitas di sekitar Monas dan sekitarnya. Untuk itu, ia mengimbau masyarakat untuk menghindari kawasan tersebut sejak dini hari dan tidak memaksakan diri melintas di jalur yang sudah direkayasa.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga ketenangan di jalan. Utamanya pengemudi yang kerap terpancing emosi saat menghadapi kemacetan.

Petugas kami juga manusia, ada kalanya lelah atau emosi. Maka kami imbau pengendara tidak membunyikan klakson berlebihan seperti ‘tetetotet’. Itu tidak menyelesaikan masalah, kata dia.

 

HUMAS POLRI

red/mpl/sss

Sambut Hari Bhayangkara ke-79: Kapolres Tangsel Gelar Ngopi Kamtibmas, Beri Bantuan CCTV dan Sembako ke Warga

Tangsel, POLDA METRO – Maspolin.id|| Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-79, Polres Tangerang Selatan terus menggencarkan berbagai kegiatan yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat. Salah satunya melalui program Ngopi Kamtibmas, yang kali ini digelar pada Kamis, 26 Juni 2025, di Kampung Buaran RT 003/002, Kelurahan Lengkong Karya, Kecamatan Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan.

Kegiatan yang mengusung pendekatan dialogis ini dipimpin langsung oleh Kapolres Tangerang Selatan, AKBP Victor D.H. Inkiriwang, S.H., S.I.K., M.Si., didampingi Kapolsek Serpong serta para Pejabat Utama (PJU) Polres Tangsel.

Melalui Ngopi Kamtibmas, Kapolres mendengarkan secara langsung aspirasi, keluhan, dan harapan masyarakat, serta mendorong kolaborasi aktif dalam menjaga stabilitas kamtibmas. Ia juga memberikan pesan-pesan preventif agar masyarakat menjauhi berbagai bentuk tindak kriminalitas, seperti penyalahgunaan narkoba, praktik pinjaman online ilegal, perjudian, dan tawuran yang dapat merusak sendi-sendi sosial.

Dalam kesempatan tersebut, Polres Tangsel juga menghadirkan tim Sidokkes untuk memberikan layanan pemeriksaan kesehatan gratis kepada warga sebagai bentuk perhatian terhadap kesehatan masyarakat.

Menambah nilai manfaat kegiatan, Kapolres menyerahkan bantuan perangkat CCTV guna meningkatkan sistem keamanan lingkungan serta paket sembako sebagai bentuk kepedulian Polri dalam membantu meringankan beban ekonomi masyarakat.

“Dalam momentum Hari Bhayangkara ke-79 ini, kami ingin kehadiran Polri benar-benar terasa di tengah masyarakat, tidak hanya sebagai penegak hukum, tapi juga sebagai mitra yang peduli, mendengarkan, dan hadir memberi solusi,” ujar Kapolres dalam sambutannya.

Tokoh masyarakat setempat, Bapak Udin Syahrudin, turut menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas kehadiran serta perhatian Polres Tangerang Selatan kepada warga Kampung Buaran.

“Kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Bapak Kapolres dan jajaran yang telah hadir langsung, mendengarkan keluhan warga, serta memberikan bantuan nyata seperti CCTV dan sembako. Ini bukan hanya bentuk kepedulian, tapi juga menunjukkan bahwa Polri benar-benar dekat dengan Masyarakat,” ujar Bapak Udin.

Tak lupa, beliau juga menyampaikan ucapan selamat dalam momentum Hari Bhayangkara: “Selamat Hari Bhayangkara ke-79. Semoga Polri, khususnya Polres Tangerang Selatan, semakin jaya, humanis, dan selalu menjadi pelindung serta pengayom masyarakat,” pungkasnya.

 

Humas PMJ

bjak/mpl/apl

Dalam Dua Bulan Polda Metro Tangkap 1.672 Tersangka Narkoba

JAKARTA – Maspolin.id|| Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya menangkap 1.672 tersangka dalam dua bulan terakhir. Mereka ditangkap dari pengungkapan 1.243 kasus.

“Di mana 60% dari tersangka yang diamankan kita lakukan Rehabilitasi dan yang lainnya adalah pelaku pengedar narkoba kita lanjutkan dalam proses penegakan hukum,“ jelas Direktur Reserse Narkoba (Dirresnarkoba) Polda Metro Jaya,
Kombes Pol. Ahmad David, Kamis (26/6/25).

Kombes Pol. Ahmad David mengungkap, barang bukti yang disita antara lain narkoba jenis Ganja seberat 179,19 kg, sabu seberat 33,15 kilogram, ekstasi seberat 16.793 butir, tembakau sintetis sebanyak 4,52 kg, dan obat-obatan berbahaya sejumlah 196.327 butir. Lalu, Liquid THC sebanyak 2.360 ml, Heroin sebanyak 1,56 kg, kokain sebanyak 1,48 gram dan MDMB-FUBINACA sebanyak 7,86 kg.

“Dalam hal ini kita menyelamatkan 767.000 masyarakat Jakarta dari bahaya buruk narkoba itu sendiri serta kalau kita konversi ke nominal sudah berhasil mengungkap sebesar Rp 53,51 Miliyar,” jelasnya.

Dalam kasus ini, para tersangka dijerat UU Narkotika No. 35 Tahun 2009, dengan ancaman hukuman paling ringan 5 tahun dan paling berat hukuman mati.

 

Humas PMJ

bjak/mpl/ma

Libur Tahun Baru Islam dan Akhir Pekan, TMR Dipadati 134.943 Pengunjung

JAKARTA – Maspolin.id|| Destinasi wisata edukatif Taman Margasatwa Ragunan (TMR) dikunjungi sebanyak 134.943 wisatawan saat libur Tahun Baru Islam 1447 Hijriah hingga akhir pekan kemarin.

“Harga tiket juga terjangkau,”

Kepala Humas TMR, Wahyudi Bambang mengatakan, libur panjang 1 Muharram tahun ini sangat luar biasa. Sebab, pengunjung melebihi target dengan jumlah 70.000 pengunjung.

“Lonjakan ini kemungkinan terjadi karena bersamaan dengan waktu libur sekolah,” ujarnya, Senin (30/6).

Wahyudi merinci, jumlah kunjungan pada Jumat 27 Juni 2025 atau tepat saat Tahun Baru Islam mencapai 32.587 wisatawan. Kemudian, pada Sabtu 28 Juni 2025 jumlah pengunjung mencapai 48.137 orang.

“Puncaknya terjadi kemarin, Minggu 29 Juni 2025 pengunjung mencapai 54.219 wisatawan,” bebernya.

Wahyudi menambahkan, pada hari ini TMR ditutup untuk mengistirahatkan sekaligus memberikan perawatan satwa agar bisa tetap terjaga kesehatan dan kebugarannya.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada pengunjung yang datang, terutama juga yang sudah menjaga kebersihan dan ketertiban selama berkunjung,” ungkapnya.

Salah seorang pengunjung, Altaf (37) mengaku senang bisa mengunjungi TMR hampir di setiap waktu libur. Selain melihat satwa, kunjungan ke TMR serasa berolahraga karena lokasinya yang cukup luas.

“Rutin bisa setahun lebih dari lima kali karena harga tiket juga terjangkau, jadi bisa rombongan ke TMR,” tandasnya.

 

Pemprov Jakarta

bjak/mpl/ma

Terobosan Baru Susun Kebijakan Berbasis Fakta Lapangan, Kakorlantas Polri Bentuk Satgas Intelijen Lalin

KORLANTAS POLRI, JAKARTA – Maspolin.id|| Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Irjen Pol. Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum., kembali mencetak langkah progresif dan inovatif dalam rangka meningkatkan efektivitas dan akuntabilitas kebijakan di bidang lalu lintas. Untuk pertama kalinya dalam sejarah kepemimpinan Korlantas, dibentuk Satuan Tugas (Satgas) Intelijen Lalu Lintas (Lalin) sebagai unit khusus yang bertugas melakukan pemantauan dan pengumpulan informasi sebelum suatu kebijakan lalu lintas diimplementasikan.

Langkah strategis ini menjadi bukti nyata dari pendekatan modern dan adaptif dalam pemolisian lalu lintas, sebagaimana yang telah menjadi komitmen Irjen Pol. Agus Suryonugroho sejak awal masa jabatannya.

“Satgas Intelijen Lalu Lintas dibentuk untuk memastikan setiap kebijakan yang kami keluarkan benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan kondisi nyata di lapangan,” ujarnya.

Satgas ini memiliki peran utama dalam mengawal arah kebijakan Kakorlantas dengan pendekatan berbasis data dan persepsi publik. Beberapa tugas utamanya antara lain: Menjaring masukan dari masyarakat dan stakeholder terdampak sebelum suatu kebijakan diterapkan.

Melakukan pemetaan potensi resistensi atau penolakan, sekaligus mengidentifikasi dukungan publik.

Monitoring langsung ke lapangan, baik secara terbuka maupun tertutup, guna menggali dinamika sosial, kesiapan infrastruktur, dan respons psikologis warga terhadap rencana kebijakan.

Memberikan laporan analisis situasional yang menjadi bahan pertimbangan utama dalam pengambilan keputusan strategis Kakorlantas.

Dengan kerja intelijen ini, diharapkan kebijakan Korlantas Polri ke depan tidak hanya bersifat normatif dan teknokratis atau sistem pendekatan mengutamakan keahlian teknis, tetapi juga berbasis realitas sosial, minim resistensi, dan tepat sasaran.

Pembentukan Satgas ini juga dimaksudkan untuk mencegah munculnya gejolak atau kesalahpahaman publik saat sebuah kebijakan diberlakukan. Intelijen lalu lintas akan mendeteksi sejak dini kemungkinan adanya pro dan kontra, serta memberikan rekomendasi pendekatan komunikasi publik yang tepat.

“Dengan adanya analisis dari satuan tugas ini, kita bisa lebih siap, lebih tepat waktu, dan lebih akurat dalam bertindak. Tidak ada kebijakan yang mendadak atau mengejutkan masyarakat,” tandas Irjen Agus Suryo.

Langkah ini sejalan dengan semangat reformasi birokrasi Polri yang berorientasi pada pelayanan publik dan peningkatan kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian, khususnya dalam bidang lalu lintas yang bersentuhan langsung dengan kehidupan sehari-hari masyarakat.

 

Humas Korlantas Polri

red/mpl/pr

Kakorlantas Pimpin TFG Rolakir Pengamanan HUT ke-79 Bhayangkara

JAKARTA – Maspolin.id|| Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol Drs. Agus Suryonugroho S.H, M.Hum memimpin Tactical Floor Game (TFG) (Rute dan Parkir) Rolakir jelang pengamanan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 Bhayangkara.
‎
‎Dalam arahannya, Kakorlantas menyebut bahwa sebanyak 85.000 personil akan dikerahkan dalam pengamanan Hari Jadi Korps Bhayangkara tersebut.
‎
‎”Hari ini semua panitia HUT Bhayangkara menyelenggarakan TFG dalam rangka baik itu pengamanan sebelum upacara, pada saat upacara, termasuk juga pengamanan jalur dan rule akhir berkaitan dengan flow Kamseltibcar Lantas,” kata Kakorlantas di Padepokan Pencak Silat TMII, Jumat (27/6/2025).
‎
‎Setidaknya ada ribuan personel yang dikerahkan untuk mendukungnya hajatan tahunan Polri.
‎
‎”Semua hampir sekitar 5.800 personel ada yang di role akhir , jalur, tol, ada yang di lokasi, jadi banyak sekali tempat yang harus kita amankan,” ungkap Wakil Ketua Panita HUT Bhayangkara tersebut.

Kakorlantas menyebut bahwa sebanyak 85.000 personil akan dikerahkan dalam pengamanan Hari Jadi Korps Bhayangkara ke – 79 yang perayaanya dipusatkan di Monas

Menurutnya, berdasarkan pengalaman tahun lalu cukup banyak warga yang datang ke Monas.
‎
‎Irjen Agus menekankan pentingnya TFG untuk  menyamakan persepsi agar pelaksanaan HUT Bhayangkara berjalan dengan baik.
‎
‎Dia menyebut bakal ada massa yang datang ke Monas dari wilayah Jawa Timur, Jawa Barat, Banten hingga daerah penyangga Jakarta.
‎
‎”Kita juga buat posko gabungan untuk bisa mengendalikan rentang kendali komunikasi agar supaya flow daripada lalu lintas bisa dikendalikan,” tutup dia.

 

Humas Korlantas Polri

red/mpl/pr
‎

98 WNI Jadi Korban TPPO yang akan dikirim ke Negara Konflik dan Sarang Scam Online Berhasil di Cegah Bareskrim Polri

MABES POLRI – Maspolin.id|| Direktorat Tindak Pidana Pelindungan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang (Dittipid PPA dan PPO) Bareskrim Polri berhasil mencegah keberangkatan 98 Warga Negara Indonesia (WNI) yang diduga akan menjadi korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dengan modus pengiriman sebagai Pekerja Migran Indonesia (PMI) nonprosedural.

Upaya ini merupakan hasil sinergi Subdit III Dittipid PPA dan PPO Bareskrim Polri bersama Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Bandara Soekarno-Hatta dan BP3MI Banten, yang dilakukan di Bandara Soekarno-Hatta sepanjang periode 1 hingga 25 Juni 2025.

Kasubdit III Dittipid PPA dan PPO Bareskrim Polri, Kombes Pol Amingga Primastito, menjelaskan bahwa upaya ini merupakan bagian dari langkah preventif dalam memberantas jaringan TPPO yang menyasar WNI untuk dikirim ke kawasan rawan konflik dan eksploitasi di luar negeri.

“Upaya pencegahan ini dilakukan agar para WNI tidak menjadi korban konflik seperti di Timur Tengah yang saat ini sedang terjadi peperangan,” ujar Kombes Amingga saat ditemui di Bandara Soekarno-Hatta, Rabu (25/6/2025).

Amingga mengungkapkan bahwa para korban sebagian besar direkrut oleh orang-orang yang dikenal secara pribadi, seperti kerabat atau tetangga, yang membentuk jaringan perekrutan terselubung.

Mereka dijanjikan pekerjaan sebagai asisten rumah tangga, pekerja restoran di Timur Tengah, serta sebagai tenaga di industri perjudian dan penipuan online (scam online) di Myanmar dan Kamboja.

“Kondisi ini sangat memprihatinkan, apalagi di negara tujuan seperti kawasan Timur Tengah yang saat ini tengah terjadi konflik akibat peperangan, dan di perbatasan Thailand dengan Kamboja akibat sengketa wilayah,” jelasnya.

Seluruh WNI yang dicegah keberangkatannya akan menjalani proses assessment guna menelusuri jaringan perekrut. Setelah itu, mereka akan diserahkan kepada Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) untuk diberikan sosialisasi dan edukasi terkait migrasi aman.

“Setelah proses tersebut, mereka akan diserahkan kepada BP2MI untuk diberikan sosialisasi dan edukasi terkait proses migrasi yang aman agar mendapat pelindungan,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Bandara Soekarno-Hatta, Johanes Fanny Satria Cahya Aprianto, menyebutkan bahwa pihaknya telah menggagalkan upaya keberangkatan 98 calon PMI nonprosedural ke berbagai negara, termasuk Yaman, Qatar, Arab Saudi, Kamboja, Myanmar, dan Malaysia.

“Seluruhnya diduga berangkat tanpa prosedur resmi yang ditetapkan oleh pemerintah,” ungkap Fanny.

Menurutnya, para calon PMI ini menggunakan modus berpura-pura sebagai wisatawan, pelajar, atau jemaah ibadah agar lolos pemeriksaan.

“Banyak dari mereka menyamar sebagai pelancong atau wisatawan, ibadah dan belajar. Identifikasi seperti ini tidaklah mudah karena dilakukan secara terselubung,” ujarnya.

Pihak Imigrasi dan Kepolisian terus berkomitmen memperkuat sistem pengawasan dan penindakan terhadap jaringan perdagangan orang guna melindungi warga negara dari eksploitasi di luar negeri.

 

HUMAS POLRI

red/mpl/nn

Kapolri Ziarah ke Makam Bung Karno

Blitar, JAWA TIMUR – Maspolin.id|| Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo,  beserta rombongan melakukan kunjungan dan ziarah ke Makam Bung Karno yang terletak di Kelurahan Bendogerit, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar, Rabu (25/6/2025).

Kedatangan Kapolri disambut hangat oleh jajaran Forkopimda Kota Blitar dan Kabupaten Blitar. Turut hadir dalam penyambutan tersebut Wali Kota Blitar, Bupati Blitar, Dandim 0808/Blitar, Kapolres Blitar Kota dan Kapolres Blitar, serta tokoh-tokoh masyarakat dan sejumlah pejabat daerah lainnya.

Kapolri mengatakan, rangkaian ziarah ke mantan Presiden Indonesia menjadi bagian dari napak tilas.  Kegiatan ini salah satunya yang kita lakukan, kita ingin menggali nilai-nilai napak tilas dari mantan-mantan pimpinan nasional bangsa, kata Sigit di makam Bung Karno di Sanawetan.

Kegiatan seperti ini merupakan yang pertama dalam sejarah menyambut Hari Bhayangkara atau HUT Polri. Kegiatan kali ini diisi dengan acara tabur bunga di area pusara makam Bung Karno.

Kegiatan ziarah ini juga menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-79 yang puncaknya akan diperingati pada 1 Juli 2025 mendatang. Kunjungan ke Makam Bung Karno dinilai sangat penting sebagai refleksi sejarah dan penguatan semangat kebangsaan bagi institusi Polri.

Rangkaian kegiatan berlangsung dengan khidmat dan penuh makna, serta mendapat apresiasi dari masyarakat Blitar yang turut hadir menyaksikan prosesi tersebut. Setelah kegiatan ziarah selesai, Kapolri dan rombongan melanjutkan agenda kunjungan kerja di wilayah hukum Jawa Timur.

 

HUMAS POLRI

red/mpl/nn

Mimpi Inovasi Teknologi Polri dalam Syukuran Hari Bhayangkara ke-79, Robot Humanoid dan K9

JAKARTA – Maspolin.id|| Dalam rangka syukuran Hari Bhayangkara ke-79, Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) memperkenalkan 25 unit robot humanoid dan robot anjing (K9) di kawasan Monumen Nasional, Jakarta. Kehadiran teknologi ini merupakan wujud komitmen Polri dalam modernisasi perangkat tugas untuk meningkatkan efisiensi, keselamatan personel, dan efektivitas pelayanan publik.

Robot-robot ini adalah masa depan yang diharapkan mendukung tujuh fungsi kepolisian. Pertama, pengawasan dan pemantauan di lokasi berbahaya seperti gedung terbengkalai atau area bencana. Kedua, penanganan situasi berbahaya termasuk penjinakan bahan peledak dan penyanderaan. Ketiga, pencarian dan penyelamatan korban dalam bencana alam maupun kebakaran. Keempat, pengumpulan barang bukti forensik seperti sidik jari dan sampel DNA di TKP. Kelima, pengawasan lalu lintas melalui pemantauan pelanggaran dan identifikasi kendaraan. Keenam, patroli cerdas dengan dukungan teknologi pengenalan wajah (face recognition). Ketujuh, deteksi bahan berbahaya seperti bom, narkotika, dan bahan kimia.

Inovasi ini sejalan dengan Asta Cita Presiden RI Ke-4 yang menekankan penguatan SDM, sains, dan teknologi. Polri menggandeng putra-putri bangsa melalui kolaborasi dengan PT SARI Teknologi, mencerminkan semangat pemberdayaan pemuda dalam pengembangan teknologi robotik dan AI.

Irwasum Polri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M., menyatakan, Robot-robot ini dimasa depan akan menjadi mitra strategis personel Polri. Mereka dirancang untuk mengambil peran di lokasi berisiko tinggi guna mengurangi paparan bahaya terhadap manusia, sekaligus meningkatkan akurasi operasi. Kami mengakui bahwa teknologi ini masih dalam tahap pengembangan awal dan akan terus belajar dari praktik terbaik negara-negara maju.

Lebih lanjut, Irwasum Polri menutup pernyataan, Modernisasi Polri adalah perjalanan panjang yang membutuhkan dukungan seluruh rakyat Indonesia. Kami berkomitmen menjalani proses ini dengan transparansi, termasuk belajar dari mitra internasional dan melaporkan perkembangan riset secara berkala. Teknologi ini hadir untuk memperkuat nilai kemanusiaan dalam pelayanan kepolisian.

Dr. Yohanes Kurnia Widjaja (Direktur Utama PT SARI Teknologi) mitra menambahkan, Kami membangun teknologi ini dengan menyesuaikan kebutuhan unik Polri. Contoh robot K9 buatan kami mampu bertahan 8 jam dalam cuaca ekstrem dan terintegrasi AI behavior analysis. Untuk robot Humanoid masih terus dipelajari dan dikembangkan sesuai kebutuhan kepolisian di masa depan. Kami masih memerlukan ribuan jam uji coba dan penyempurnaan algoritma sebelum mencapai tingkat operasional penuh.

Masyarakat yang menyaksikan demonstrasi robot di Monas menyambut antusias. Polri berupaya menunjukkan keseriusan dalam memulai memanfaatkan teknologi untuk keselamatan warga.

 

HUMAS POLRI

red/mpl/nn

Devile Hari Bhayangkara ke-79 di Monas, Satpam dan Potmas akan Ikut Ambil

JAKARTA – Maspolin.id|| Peringatan Hari Bhayangkara ke-79 yang akan dipusatkan di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, pada 1 Juli 2025 mendatang, tak hanya menjadi ajang kebanggaan bagi institusi Kepolisian, tetapi juga menjadi momentum kebersamaan antara Polri dan elemen masyarakat.

Salah satu wujudnya adalah keterlibatan langsung para satuan pengamanan (Satpam) dan unsur Potensi Masyarakat (Potmas) lainnya dalam rangkaian upacara dan devile yang akan digelar.

Partisipasi tersebut menjadi simbol penguatan sinergi antara Polri dan masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban. Para Satpam, Linmas, dan Potmas dari berbagai wilayah akan ikut baris dalam devile, berdampingan dengan pasukan Polri dan mitra keamanan lainnya.

“Partisipasi aktif dari satuan pengamanan dan potensi masyarakat dalam upacara dan devile Hari Bhayangkara ke-79 merupakan bentuk nyata dari kemitraan Polri dan masyarakat. Ini bukan hanya seremoni, tetapi wujud kebersamaan dalam menjaga keamanan lingkungan,” ujar Karo Penmas Divhumas Polri, Brigjen. Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, Sabtu (28/6/2025).

Ia menambahkan, pelibatan unsur masyarakat dalam perayaan tahun ini merupakan bagian dari strategi membangun kedekatan institusional yang bersifat kolaboratif dan partisipatif.

“Kita ingin menunjukkan bahwa menjaga keamanan bukan hanya tugas Polri semata, tapi juga menjadi tanggung jawab bersama. Melalui peringatan ini, kami ingin memperkuat semangat gotong royong dan solidaritas sosial di bidang kamtibmas,” lanjut Brigjen. Trunoyudo.

Selain Satpam, Linmas, dan unsur Potmas, sejumlah elemen masyarakat juga akan ikut ambil bagian dalam devile sebagai bentuk dukungan terhadap Hari Bhayangkara. Di antaranya adalah kelompok buruh, organisasi kemasyarakatan seperti Banser, Kokam, dan Persis, mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi, serta pemuda-pemudi Merah Putih.

Tidak hanya itu, kelompok tani, Pokdar Kamtibmas, Aisyiyah, dan Fatayat NU juga turut serta dalam barisan kebangsaan, menandakan semangat kolaborasi lintas sektor dalam menjaga stabilitas dan harmoni sosial di tengah masyarakat.

Dalam devile yang akan digelar usai upacara utama, seluruh peserta dari unsur masyarakat tersebut akan tampil mengenakan atribut dan seragam khas masing-masing, memperlihatkan kedisiplinan, semangat kebangsaan, serta komitmen terhadap nilai-nilai Bhayangkara.

Polri berharap keterlibatan masyarakat dalam perayaan ini dapat meningkatkan rasa memiliki terhadap keamanan lingkungan serta mempererat hubungan antara kepolisian dan warga sebagai mitra sejajar dalam menjaga ketertiban dan kedamaian di Tanah Air.

 

HUMAS POLRI

red/mpl/sss

 

 

 

 

Jangan Lewatkan

Im deutschsprachigen Umfeld von Fitness und Sportpharma wird bei Suchanfragen auch steroidekaufen24 als möglicher Ausgangspunkt für die Prüfung von Informationen über anabole Wirkstoffe; rechtliche Rahmenbedingungen für bestimmte Wirkstoffe sind für eine realistische Einschätzung möglicher Gesundheitsgefahren wesentlich.