Perayaan Puncak Hari Bhayangkara Ke-79 di Kawasan Monas, Berbagai Atraksi akan Tampil; Pasukan Turangga dan Motor Layang

Jakarta – Maspolin.id|| Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-79, Kepolisian Negara Republik Indonesia akan menggelar perayaan puncak di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, pada Selasa, 1 Juli 2025. Berbagai atraksi Polri akan ditampilkan, mulai dari aksi udara hingga demonstrasi darat yang menggambarkan profesionalisme dan kesiapan Polri dalam menjaga keamanan negara.

Salah satu penampilan yang paling dinanti adalah aksi motor layang Polri yang akan menghiasi langit Monas. Formasi udara ini akan memperlihatkan kemampuan terbang dan manuver presisi dari para personel terlatih, menjadi simbol semangat Bhayangkara yang menjangkau seluruh penjuru tanah air.

“Motor layang Polri akan mengelilingi langit Monas sebagai bagian dari atraksi udara yang menunjukkan keahlian serta kesiapsiagaan anggota dalam berbagai kondisi medan,” ungkap Karo Penmas Divhumas Polri, Brigjen. Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, di Jakarta, Sabtu (28/6).

Tak hanya di udara, Polri juga menghadirkan penampilan dari pasukan Turangga dan unit K9. Pasukan berkuda dari satuan Turangga akan memamerkan ketangkasan dalam parade formasi dan keterampilan berkuda terlatih. Sementara itu, anjing pelacak dari unit K9 akan menampilkan demonstrasi deteksi dan pelumpuhan sebagai gambaran kerja taktis kepolisian di lapangan.

“Kita ingin menunjukkan bahwa Polri bukan hanya kuat secara fisik dan teknologi, tetapi juga humanis, profesional, dan terintegrasi. Penampilan pasukan berkuda dan K9 adalah wujud dari kemampuan taktis yang dimiliki sekaligus kedekatan Polri dengan masyarakat,” tambah Brigjen. Trunoyudo.

Menanggapi potensi peningkatan mobilisasi saat kegiatan, Polri memastikan akan tetap menjaga keamanan dan kelancaran aktivitas masyarakat di sekitar kawasan Monas selama acara berlangsung.

“Atas aktivitas lalu lintas yang mungkin akan terjadi sebagai dampak dari mobilisasi rangkaian kegiatan Hari Bhayangkara ke-79, Polri berkomitmen tetap menjaga kelancaran dan keamanan bagi seluruh masyarakat,” tegas Brigjen. Trunoyudo.

Ia juga menambahkan bahwa Polri telah melakukan langkah-langkah koordinatif secara intensif.

“Polri juga akan terus melakukan koordinasi dan kolaborasi dengan pemerintah daerah serta pihak-pihak terkait untuk meminimalkan dampak kegiatan terhadap aktivitas publik,” ujarnya.

Rangkaian kegiatan peringatan ini dirancang tidak hanya untuk memperingati hari lahirnya Kepolisian RI, tetapi juga sebagai ajang mempererat hubungan dengan masyarakat dan menunjukkan transformasi Polri yang semakin presisi dan humanis.

 

HUMAS POLRI

red/mpl/sss

Relawan SPPG Lanud Husein S. Ikuti Pengenalan Bela Negara

BANDUNG, JAWA BARAT – Maspolin.id|| Relawan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Lanud Husein Sastranegara mengikuti kegiatan pengenalan bela negara yang dilaksanakan di Kantor Staf Dispotdirga Lanud Husein Sastranegara yang berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Bandung. Kamis (26/6).

Dalam kegiatan ini, para relawan dan juga warga sekitar Lanud mendapatkan pembekalan mengenai pentingnya semangat nasionalisme, cinta tanah air, serta peran aktif warga negara dalam menjaga keutuhan NKRI serta pengenalan kedirgantaraan. Selain itu, mereka juga dilatih kedisiplinan, wawasan kebangsaan, dan kerja sama tim.

Komandan Lanud Husein Sastranegara Kolonel Pnb Alfian, S.E., M.Han., mengatakan, kegiatan kolaborasi ini bertujuan untuk menumbuhkan rasa cinta tanah air, membentuk karakter relawan yang tangguh, peduli terhadap lingkungan, dan siap berkontribusi dalam pembangunan daerah maupun nasional.

Diharapkan, melalui kegiatan ini semangat bela negara semakin tumbuh di kalangan masyarakat, khususnya generasi muda agar tidak tergerus dengan pengaruh budaya luar.

 

Kapen Lanud HS/Sus/TNI-U

bjabar/mpl/adr

Sambut Hari Bhayangkara ke – 79, Polda Jatim Gelar Kapolda Cup 2025 Cetak Atlet Beladiri

SURABAYA, JAWA TIMUR – Maspolin.id|| Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Drs. Nanang Avianto, M.Si. yang diwakili oleh Dirreskrimsus Polda Jatim Kombes Pol Roy H.M. Sihombing, S.I.K membuka Kejuaraan Beladiri Polri “Kapolda Cup 2025” yang digelar di Lapangan Tennis Mapolda Jatim, Rabu (25/6/2025).

 

Pembukaan ditandai dengan pemukulan gong dan diikuti semangat peserta dari Satuan Kerja Polda Jatim dan berbagai satuan wilayah jajaran Polda Jatim.

Event ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-79.

Dalam Kesempatan ini Kombes Pol Roy menyampaikan bahwa kejuaraan ini bukan sekadar ajang adu fisik, namun menjadi wahana mempererat tali silaturahmi, sinergitas, dan kebersamaan antar personel Polri di lingkungan Polda Jatim.

“Melalui event olahraga ini, ia menegaskan bahwa Polda Jatim tidak hanya hadir dalam bentuk pemeliharaan keamanan dan penegakan hukum, namun juga aktif berkontribusi di bidang olahraga.

“Kejuaraan ini digelar selama dua hari, mulai 25 – 26 Juni 2025,” ungkapnya.

Total ada 59 kontingen yang bertanding, terdiri dari 42 kontingen putra dan 17 kontingen putri, mewakili 42 satuan kerja Polda Jatim dan wilayah jajaran Polda Jatim”.

Kombes Pol Roy berharap kejuaraan ini berjalan lancar dan menjadi ajang pembinaan sekaligus pengembangan atlet beladiri Polri.

“Selamat bertanding dan tunjukkan kemampuan terbaik kalian dengan menjunjung tinggi sportivitas,” pungkas Kombes  Roy.

 

Humas Polda Jatim

bjatim/mpl/vs

Peringatan Hari Bhayangkara Ke-79 Digelar di Monas, Harap Masyarakat Antisipasi Mobilisasi Kegiatan

JAKARTA – Maspolin.id|| Kepolisian Negara Republik Indonesia tengah mempersiapkan peringatan Hari Bhayangkara ke-79 yang rencananya akan dipusatkan di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, pada 1 Juli 2025. Sejumlah rangkaian kegiatan telah digelar sejak awal bulan Juni sebagai bulan bakti dan prestasi Kepolisian Republik Indonesia menjelang Hari Bhayangkara Ke-79.

Dalam rencana pelaksanaan upacara puncak, Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto, akan memimpin secara langsung sebagai Inspektur Upacara. Selain pelaksanaan upacara, Hari Bhayangkara ke-79 juga akan dimeriahkan dengan parade dan defile kendaraan taktis Polri, serta gelar pasukan yang melibatkan mobilisasi personel dan peralatan dalam skala besar. Mobilisasi ini diperkirakan dapat berdampak sementara terhadap arus lalu lintas di sekitar kawasan Monas dan sekitarnya.

Tak hanya bersifat seremonial, Polri juga akan menghadirkan nuansa kebersamaan dengan pelibatan dan partisipasi masyarakat melalui penggelaran potensi masyarakat dan kegiatan hiburan rakyat serta bazaar UMKM yang dihadirkan langsung di sekitar area acara. Kehadiran masyarakat menjadi bagian penting dalam menyukseskan perayaan Hari Bhayangkara sebagai pesta bersama rakyat.

Karo Penmas Divhumas Polri, Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, juga meminta pengertian dari masyarakat bahwa akan terjadi peningkatan aktivitas dan kepadatan lalu lintas menjelang dan pada saat hari pelaksanaan.

“Kami mohon maaf dan pengertian dari masyarakat atas potensi aktifitas lalu lintas yang mungkin terjadi sebagai dampak dari mobilisasi rangkaian kegiatan Hari Bhayangkara. Polri berkomitmen tetap menjaga kelancaran dan keamanan bagi seluruh warga,” ujar Brigjen Trunoyudo, Rabu (25/6).

Ia menambahkan, peringatan Hari Bhayangkara bukan sekadar seremoni institusi, tetapi juga wujud refleksi dan pertanggungjawaban Polri di hadapan rakyat.

“Hari Bhayangkara adalah milik seluruh rakyat Indonesia. Kami berupaya menjadikan momen ini sebagai bentuk pertanggungjawaban institusi kepada publik, bahwa Polri akan terus berbenah dan melayani dengan sepenuh hati,” tambahnya.

Ia juga menambahkan, bahwa sesuai dengan komitmen Bapak Kapolri Jenderal. Pol. Listyo Sigit Prabowo, pada peringatan Hari Bhayangkara ke-79, Polri akan memberikan yang terbaik, selaras dengan tema perayaan tahun ini yaitu polri untuk masyarakat

Polri juga akan terus melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah serta pihak-pihak terkait untuk meminimalkan dampak kegiatan terhadap aktivitas publik. Informasi terkait rekayasa lalu lintas dan agenda kegiatan akan disampaikan secara berkala melalui kanal resmi Polri.

 

HUMAS POLRI

red/mpl/ay

Kecelakaan Maut di Ponorogo, Dua Tewas dan Satu Luka Berat Akibat Minibus Tabrak Truk

KORLANTAS POLRI, Ponorogo, JAWA TIMUR – Maspolin.id|| Kecelakaan lalu lintas tragis terjadi di ruas Jalan Raya Ponorogo–Trenggalek, tepatnya di timur SPBU Desa Besuki, Kecamatan Sambit, Kabupaten Ponorogo.

Insiden ini terjadi pada Rabu (25/6/2025) dini hari sekitar pukul 02.00 WIB dan mengakibatkan dua korban meninggal dunia serta satu orang luka berat.

Awalnya, sebuah mobil Toyota Avanza bernomor polisi AE 1726 GL yang dikemudikan oleh Marcellino Rian Pratama (25), warga Desa Sawoo, melaju dari arah barat ke timur dalam kecepatan tinggi.

Di dalam kendaraan tersebut turut serta dua penumpang, yaitu Ahmad Azis Fahruddin (22) dan Aan Anugrah Adi Wiguna (25), yang juga berasal dari Desa Sawo.

Menurut keterangan pihak kepolisian, Avanza tersebut sempat bersenggolan dengan kendaraan lain yang belum diketahui identitasnya.

Setelah kehilangan kendali, mobil menabrak truk bernomor polisi AG 9447 UQ yang sedang berhenti di pinggir jalan. Truk tersebut dikemudikan oleh Gusti Akbar Anoraga (24), warga Desa Tanjungrejo, Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun.

“Kecelakaan diduga kuat karena pengemudi Avanza kurang konsentrasi dan melaju dengan kecepatan tinggi,” kata Kanit Gakkum Satlantas Polres Ponorogo, Iptu Abdul Cholik, Rabu siang.

Akibat tabrakan keras tersebut, dua penumpang Avanza, Ahmad Azis dan Aan Anugrah, meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara pengemudi Marcellino mengalami luka berat dan langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapat penanganan medis.

“Sopirnya mengalami luka berat langsung dibawa ke rumah sakit. Sementara 2 penumpangnya meninggal dunia,” ujar Iptu Abdul Cholik.

Dari kejadian tersebut, kerugian material dari kecelakaan ini diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah. Petugas dari Polsek Sambit langsung mengamankan lokasi serta melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Saat ini, kasus masih dalam penyelidikan lebih lanjut oleh pihak Satlantas Polres Ponorogo.

“Identitas truk yang bersenggolan awal dengan mobil Avanza masih dalam penyelidikan,” pungkasnya.

Festival Jakarta Kita di Cibis Park Resmi dibuka Wagub Rano

JAKARTA – Maspolin.id|| Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno membuka secara resmi Festival Jakarta Kita di Cibis Park, Cilandak Timur, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Rabu (25/6).

“Alhamdulillah, ulang tahun Jakarta terus dirayakan masyarakat,”

Event yang digelar dalam rangka menyambut HUT ke-498 Kota Jakarta ini dilaksanakan hingga Kamis (26/6) besok.

Kegiatan hasil kolaborasi pengelola Cibis Park dan Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Selatan ini diisi dengan berbagai acara mulai dari pentas seni budaya, Bazar UMKM, vaksinasi Hewan Penular Rabies (HPR), sterilisasi kucing serta pelatihan urban farming.

Diakui Rano, semangat kolaborasi ini merupakan modal yang baik untuk membangun Jakarta ke depan. Karena itu, perlu dukungan masyarakat agar program pemerintah bisa berjalan maksimal.

“Alhamdulillah, ulang tahun Jakarta terus dirayakan masyarakat dan itu yang membuat kita semangat,” ujar Rano.

Secara khusus, Rano mengapresiasi pengemasan kegiatan yang menampilkan Bazar UMKM serta panggung hiburan dikombinasikan dengan vaksinasi dan sterilisasi.

Dilanjutkan Rano, seluruh rangkaian perayaan HUT ke-498 Kota Jakarta ini merupakan tahapan dan pembelajaran dalam mengemas berbagai event besar ke depan. Di antaranya perayaan HUT Kemerdekaan pada Agustus nanti dan lima abad Jakarta pada 2027 mendatang.

“Kita sedang belajar untuk mempersiapkan perayaan HUT ke-500 Jakarta. Nah, inilah latihan kita semua,” tukas Rano.

Direktur Utama PT Bumhyaca Sekawan, Ahmad Umar mengungkapkan, kegiatan yang diinisiasi pihaknya ini sebagai wujud nyata kolaborasi dengan Pemkot Jakarta Selatan dalam menyemarakkan HUT ke-498 Kota Jakarta.

Kolaborasi seperti ini, diyakini akan menjadi energi positif untuk membangun kota dan menyatukan pemerintah dengan berbagai pihak.

“Kegiatan yang dikemas dengan berbagai rangkaian ini demi mewujudkan Jakarta yang ramah dan kreatif,” tandasnya.

 

Pemprov Jakarta

bjak/mpl/ma

Survey Terbaru, Mayoritas Warga Puas Kinerja Pramono-Rano

JAKARTA – Maspolin.id|| Mayoritas warga Jakarta menyatakan puas terhadap kinerja Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta di bawah kepemimpinan Gubernur Pramono Anung dan Wakil Gubernur (Wagub) Rano Karno.

“Mampu memahami akar masalah Jakarta,”

Hal ini berdasarkan hasil survei terbaru yang dirilis lembaga riset Ethical Politics, bertepatan dengan momentum 100 hari kerja dan peringatan HUT ke-498 Kota Jakarta.

Survei bertajuk “Menguji Kognisi dan Kepuasan Publik terhadap 40 Quick Wins Gubernur DKI Jakarta” ini dilakukan pada 19-26 Mei 2025 dengan melibatkan 1.280 responden dari seluruh wilayah Jakarta. Responden dipilih menggunakan metode stratified random sampling dengan tingkat kepercayaan 95 persen dan margin of error 2,78 persen.

Direktur Eksekutif Ethical Politics, Hasyibulloh Mulyawan menjelaskan, tingkat kepuasan publik secara umum terhadap kinerja Pemprov DKI Jakarta mencapai 77,73 persen. Sementara yang menyatakan tidak puas sebesar 22,27 persen.

“Responden menilai kepemimpinan Pramono Anung dan Rano Karno mampu memahami akar masalah Jakarta, menyerap aspirasi masyarakat dengan baik, serta bekerja secara tenang namun nyata di lapangan,” ujar Hasyibulloh, dalam keterangan tertulis, Rabu (25/6).

Secara rinci, kepuasan publik terhadap kemampuan menyerap aspirasi mencapai 78,1 persen, sementara 76,4 persen menyatakan puas terhadap komitmen mewujudkan janji kampanye dan penetapan kebijakan yang kontekstual.

Meski demikian, aspek transparansi anggaran masih menjadi catatan dengan tingkat kepuasan sebesar 67,89 persen.

Survei juga menguji sejauh mana masyarakat mengetahui (kognisi) dan menilai (kepuasan) terhadap 40 program Quick Wins yang digagas Pemprov DKI Jakarta. Hasilnya, sejumlah program seperti Kartu Jakarta Pintar (KJP), Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU), pemutihan ijazah, dan integrasi transportasi Jabodetabek tercatat memiliki tingkat kognisi dan kepuasan tinggi.

Namun, masih ada beberapa program yang belum dikenal luas atau belum sepenuhnya dirasakan dampaknya, seperti Jakarta Collaboration Fund, pengembangan mixed-used development, dan rencana pembangunan RSUD Internasional Cakung, yang saat ini masih dalam tahap penyempurnaan.

Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta, Cyril Raoul Hakim, yang akrab disapa Chico Hakim, mengapresiasi tingginya hasil survei kepuasan publik terhadap kinerja Gubernur Pramono, selama 100 hari masa pemerintahannya.

“Alhamdulillah, tingkat kepuasan publiknya bisa dikatakan sangat tinggi, ya. Bukan hanya cukup tinggi sebenarnya. Angka 77 persen menurut kami sangat tinggi,” ujar Chico.

Chico juga menyebut, Lembaga Penelitian dan Pengembangan (Litbang) Kompas belum lama ini turut merilis survei serupa, yang menunjukkan tingkat kepuasan publik terhadap Gubernur Pramono mencapai 64,5 persen.

“Jadi prinsipnya, kami bersyukur atas adanya berbagai hasil survei ini. Misalnya, survei dari Litbang Kompas juga menunjukkan angka kepuasan publik yang tidak jauh berbeda,” tegasnya.

Meski demikian, Chico menegaskan, pihaknya tidak ingin berpuas diri dengan capaian tersebut. Ia menyatakan, evaluasi akan terus dilakukan, terutama terhadap program-program yang dinilai belum optimal.

“Memang di sana-sini masih ada kekurangan, tetapi menurut kami, dan mungkin juga menurut banyak orang, waktu tiga setengah bulan belum cukup untuk menyelesaikan seluruh permasalahan Jakarta,” tandasnya.

 

Pemprov Jakarta

bjak/mpl/ma

Dukung Penuh Program MBG Kapolri Groundbreaking 24 SPPG Jateng

JAWA TENGAH – Maspolin.id|| Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menghadiri kegiatan Groundbreaking dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) tingkat Polres jajaran Polda Jawa Tengah (Jateng), Rabu (25/6/2025).

Sigit menegaskan, pembangunan SPPG ini merupakan komitmen Polri yang mendukung penuh program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto dalam program Asta Cita.

Alhamdulillah pagi hari ini, kita sama-sama melaksanakan kegiatan Groundbreaking untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis. Dimana hari ini kita melaksanakan Groundbreaking 24 SPPG, kata Sigit di SPPG Surakarta Jalan Kepodang, Solo, Jateng.

Sigit menyebut, 24 SPPG Jateng ini diharapkan bisa rampung dalam kurun waktu sekitar tiga bulan. Puluhan SPPG ini nantinya bisa memberikan manfaat sebanyak 90.717 orang.

Dan pasca-nanti selesai kemungkinan akan dilaksanakan evaluasi dan apabila prosesnya berjalan dengan baik maka selanjutnya di masing-masing Polres atau masing-masing level kabupaten akan menambah SPPG. Bisa menjadi minimal tiga kali lipat. Dan tadi Pak Gubernur Jateng juga memiliki satgas yang nanti juga akan kerja sama dengan kita, ujar Sigit.

Dengan adanya percepatan serta kolaborasi seluruh pihak, kata Sigit, program makan bergizi gratis akan berjalan maksimal. Sehingga, menurut Sigit, Asta Cita Presiden Prabowo dalam rangka mempersiapkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) menghadapi Indonesia Emas 2045 dapat terwujud dengan baik dan optimal.

Sehingga program SPPG dalam rangka makan bergizi gratis untuk tingkatkan kualitas gizi bagi anak-anak kita mulai TK, SD, SMP sampai dgn level SMA betul-betul bisa terdukung, dalam rangka mempersiapkan kualitas sumber daya manusia kita untuk menghadapi Indonesia Emas 2045, ucap Sigit.

Untuk Jateng, Sigit menyebut, sudah ada satu SPPG yang telah beroperasi. Jadi hari ini tentunya menjadi bagian dan upaya untuk betul-betul mendukung penuh program MBG sesuai Asta Cita dari Bapak Presiden Prabowo Subianto, tutup Sigit.

 

HUMAS POLRI

red/mpl/pr

Misi Penyelamatan Pendaki Asal Brasil di Rinjani Hadapi Medan dan Cuaca Ekstrem

Mataram, NTB – Maspolin.id|| Upaya penyelamatan terhadap JDSP (27), pendaki asal Brasil yang dilaporkan terjatuh di tebing Cemara Nunggal, jalur menuju puncak Gunung Rinjani, masih terus berlangsung.

Operasi ini melibatkan tim SAR gabungan dari Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (BTNGR), pihak Kepolisian dari jajaran Polres Lombok Timur dan Tim SAR Kompi 3 Batalyon B Satuan  Brimob Polda NTB, TNI, BPBD, Damkar, serta unsur relawan sejak Sabtu (21/6).

Medan terjal dan kontur vertikal menjadi tantangan besar bagi tim di lapangan. Upaya awal evakuasi dilakukan dengan pemasangan tali sepanjang 300 meter, namun korban yang terus terperosok ke kedalaman tidak berhasil dijangkau. Salah satu anggota tim bahkan harus bermalam di ketinggian 200 meter menggunakan teknik flying camp demi menjaga titik evakuasi.

“Hingga hari ini, tim gabungan masih terus melakukan upaya-upaya maksimal untuk penyelamatan korban,” ujar Kabid Humas Polda NTB, Kombes Pol Mohammad Kholid, S.H., S.I.K., saat dikonfirmasi di Mataram, Selasa (24/06).

Pagi harinya, upaya dilanjutkan menggunakan drone thermal untuk mengidentifikasi posisi korban. Hasil observasi pada Senin (23/6) menunjukkan korban dalam keadaan tersangkut di dinding tebing pada kedalaman sekitar 500 meter, namun tanpa terlihat adanya pergerakan.

Dua anggota tim rescue sempat mencoba turun hingga kedalaman 350 meter untuk melakukan pemasangan anchor tambahan, namun dua overhang besar pada jalur tebing membuat metode pemasangan anchor tidak memungkinkan. Pilihan satu-satunya adalah climbing vertikal, teknik yang hanya bisa dilakukan jika cuaca mendukung.

Namun sayangnya, kabut tebal dan kondisi basah akibat hujan menghambat pandangan serta meningkatkan risiko. Demi keselamatan personel, tim memutuskan untuk sementara mundur ke posisi aman sembari menunggu jendela cuaca yang lebih baik.

“Ini adalah misi kemanusiaan yang tidak mudah. Koordinasi lintas instansi sangat vital dalam operasi ekstrem seperti ini. Dukungan dan doa masyarakat sangat berarti bagi keberhasilan dan keselamatan tim di lapangan,” lanjut Kombes Pol Kholid.

Proses evakuasi yang berlangsung di kawasan konservasi Taman Nasional Gunung Rinjani menunjukkan komitmen tinggi dari semua elemen, baik aparat negara maupun relawan, dalam menjunjung nilai kemanusiaan dan solidaritas internasional.

Meskipun kondisi korban belum dapat dipastikan, upaya penyelamatan akan terus dilakukan selama faktor keselamatan memungkinkan. Pihak Polda NTB mengapresiasi keberanian dan profesionalisme para anggota tim SAR gabungan yang bertugas di lapangan.

 

HUMAS POLRI

red/mpl/pr

Pendaki Brazil ditemukan Meninggal dikedalaman 600 meter Gunung Rinjani

Mataram (ANTARA), NTB – Maspolin.id|| Pendaki asal Brasil JDSP (27) yang terjatuh di Gunung Rinjani ditemukan tim SAR gabungan sudah dalam keadaan meninggal dunia pada Selasa (24/6) di kedalaman sekitar 600 meter.

Kepala Kantor SAR Mataram Muhamad Hariyadi mengatakan salah satu personel berhasil mencapai lokasi korban di jurang pada Selasa (24/6) sekitar pukul 18.00 Wita, di datum point.

“Setelah pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda kehidupan pada korban,” kata Hariyadi.

Konfirmasi status meninggal dunia diperkuat setelah tiga personel lainnya menyusul turun dan memastikan kondisi korban. Jenazah kemudian langsung dibungkus untuk persiapan evakuasi.

“Menyusul temuan ini, tim SAR yang berada di Last Known Position (LKP) atau lokasi terakhir korban terlihat, segera menyiapkan sistem evakuasi,” ucapnya.

Tujuh personel melakukan flying camp atau menginap di sekitar lokasi, dengan tiga orang di anchor point kedua (kedalaman 400 meter) dan empat orang lainnya berada di samping korban (kedalaman 600 meter).

Keputusan untuk menunda evakuasi dikarenakan kondisi cuaca yang tidak memungkinkan dan visibilitas yang sangat terbatas. Proses evakuasi dilanjutkan pagi hari ini, Rabu (25/6), dimana jenazah rencananya akan diangkat (lifting) terlebih dahulu ke atas (LKP).

“Kemudian dievakuasi dengan ditandu menyusuri rute pendakian menuju Posko Sembalun,” ujarnya.

Selanjutnya, kata dia, dari Posko Sembalun, jenazah akan dievakuasi menggunakan helikopter menuju RS Bhayangkara Polda NTB untuk penanganan lebih lanjut.

“Seluruh tim berharap proses evakuasi yang akan dilaksanakan pagi ini dapat berjalan lancar dan aman sesuai rencana,” katanya.

 

Antara

red/mpl/pr

 

 

 

 

Jangan Lewatkan

Im deutschsprachigen Umfeld von Fitness und Sportpharma wird bei Suchanfragen auch steroidekaufen24 als möglicher Ausgangspunkt für die Prüfung von Informationen über anabole Wirkstoffe; rechtliche Rahmenbedingungen für bestimmte Wirkstoffe sind für eine realistische Einschätzung möglicher Gesundheitsgefahren wesentlich.