Joko Widodo Hadiri Pemakaman Paus Fransiskus Sebagai Wakil Pemerintah Indonesia

VATICAN – Maspolin.id|| Presiden ke-7 Republik Indonesia, Bapak Joko Widodo, didampingi oleh ketua panitia penyambutan saat kunjungan Yang Teramat Mulia Sri Paus Fransiskus di Jakarta tahun lalu, Bapak Ignasius Jonan, Menteri Hak Asasi Manusia, Bapak Natalius Pigai, dan Wakil Menteri Keuangan, Bapak Thomas Djiwandono menghadiri upacara pemakaman Yang Teramat Mulia Sri Paus Fransiskus di Basilika Santo Petrus, Vatikan, pada Sabtu, 26 April 2025.

Selamat jalan Sri Paus.

 

Setkab RI

 

pemred/mpl/0425

Bawa Senpi Tanpa Izin Seorang Pengacara Berurusan dengan Polisi

JAKARTA – Maspolin.id|| Seorang pengacara berinisial S (31) di Jakarta Pusat membawa senjata api (senpi) tanpa izin untuk berjaga-jaga atau pertahanan diri karena sebelumnya beberapa kali diteror oleh orang tak dikenal.

“Menguasai senjata api ini untuk pertahanan diri karena sudah mengalami serangan dari orang tak dikenal,” kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat (Jakpus) AKBP Muhammad Firdaus di Jakarta, Senin.

Menurut dia, tersangka S ditangkap karena kedapatan membawa senjata api tanpa izin.

Ia menjelaskan, untuk kronologi penangkapan sendiri bermula ada sebuah kecelakaan lalu lintas pada Jumat (25/4) di Jalan Kramat Raya, Kecamatan Senen, Jakarta Pusat.

Kecelakaan tersebut kata Firdaus, melibatkan mobil yang dikendarai oleh tersangka S dan mikrolet yang dikendarai M. Setelah itu terjadi cekcok antara kedua pengemudi hingga akhirnya dibawa ke Pos Polisi Lapangan Banteng.

“Saat didamaikan oleh petugas, tersangka S masih belum terima dan kemudian sopir angkot memberikan informasi bahwa tersangka S membawa senjata api,” ujarnya.

Firdaus menambahkan bahwa setelah S ditangkap pada Jumat (25/4) oleh petugas, kemudian dilimpahkan ke Satreskrim Polres Metro Jakarta Pusat.

Hasil interogasi kata dia, pelaku S membawa senjata api karena merasa terancam,setelah sebelumnya mendapatkan ancaman dari orang tak dikenal.

Atas perbuatannya, S dijerat dengan dua undang-undang sekaligus Pasal 1 Ayat (1) Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 tentang kepemilikan senjata api ilegal, dengan ancaman hukuman seumur hidup atau hukuman penjara maksimal 20 tahun.

 

Antara

bjak/mpl/sss

Aturan Pemprov Jakarta ASN Wajib Gunakan Transportasi Umum untuk Kendalikan Kemacetan

JAKARTA – Maspolin.id|| Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Wa Ode Herlina mendukung langkah Gubernur DKI, Pramono Anung yang mewajibkan seluruh

Aparatur Sipil Negara (ASN) menggunakan transportasi umum setiap Rabu.

 

“Kami mendukung penuh kebijakan ini,”

 

Kebijakan yang dituangkan dalam bentuk Peraturan Gubernur (Pergub) ini dinilai sejalan dengan upaya pengendalian polusi udara dan kemacetan lalu lintas yang selama ini menjadi persoalan utama di Jakarta.

“Kami mendukung penuh kebijakan ini. Karena ini bukan hanya soal efisiensi transportasi, tapi juga soal perubahan pola pikir dan gaya hidup yang lebih ramah lingkungan,” ujar Wa Ode, Senin (28/4).

Menurut Ode, kewajiban ASN menggunakan transportasi umum juga dapat mendorong peningkatan penggunaan moda transportasi publik seperti Transjakarta, MRT, LRT dan KRL.

Ia pun mengapresiasi langkah Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI yang menggratiskan biaya transportasi umum bagi ASN selama kebijakan ini berjalan.

“Dengan ASN menggunakan transportasi umum, masyarakat bisa melihat langsung bahwa moda transportasi publik memang layak dan nyaman digunakan sehari-hari,” tandasnya.

Seperti diketahui, Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung akan menerapkan kebijakan baru bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) DKI Jakarta.

Ia meminta seluruh ASN agar menggunakan transportasi umum setiap Rabu. Kebijakan yang diatur melalui Peraturan Gubernur (Pergub) ini telah ditandatangani Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung. Agar aturan ini berjalan baik, Pemprov DKI Jakarta nantinya tidak menyediakan fasilitas kendaraan dinas pada hari tersebut.

 

Pemprov Jakarta

bjak/mpl/ma

Polisi Tempuh Jalur Restoratif Justice pada Kasus Ibu Hamil Curi HP untuk Biaya Persalinan

Cilacap, JAWA TENGAH – Maspolin.id|| Seorang wanita tunawisma yang sedang hamil nekat mencuri handphone untuk membayar biaya persalinan akhirnya diselesaikan kasusnya melalui pendekatan restoratif justice (RJ) oleh Polresta Cilacap. Polisi memilih jalur ini setelah mempertimbangkan kondisi kemanusiaan pelaku.

Peristiwa terjadi pada Jumat, 22 Desember 2023 sekitar pukul 17.30 WIB, di depan konter HP milik MB (36), warga Kelurahan Mertasinga, Kecamatan Cilacap Utara. Pelaku, USW (28), mengambil sebuah handphone Samsung Galaxy S10+ yang tergeletak di kursi depan konter. HP tersebut rencananya akan digunakannya untuk persiapan biaya persalinan yang di prediksi akan melahirkan secara sesar pada salah satu rumah sakit di Kabupaten Kebumen.

Kasus ini baru dilaporkan oleh korban pada tanggal 20 April 2025, lebih dari satu tahun setelah kejadian berlangsung. Korban awalnya enggan melaporkan pencurian tersebut karena takut proses hukum akan membutuhkan biaya yang besar. Namun setelah memberanikan diri datang ke kantor polisi untuk melapor, korban justru mengetahui bahwa seluruh proses pelaporan dan penyelidikan dilakukan secara gratis alias tanpa dipungut biaya sepeser pun.

Usai menerima laporan, Tim Resmob Polresta Cilacap langsung bergerak cepat melakukan penyelidikan, menganalisis rekaman CCTV, dan memeriksa sejumlah saksi. Pelaku akhirnya teridentifikasi dan berhasil diamankan pada hari yang sama 20/4/2025, di kawasan Jalan Urip Sumoharjo, Cilacap Utara.

Setelah dilakukan pemeriksaan, diketahui bahwa pelaku merupakan seorang tunawisma dan saat kejadian sedang hamil dan membutuhkan biaya untuk melahirkan yang di prediksi secara sesar. Menimbang kondisi tersebut serta adanya itikad baik dari pelapor untuk memaafkan, kepolisian memutuskan menyelesaikan perkara ini melalui jalur restoratif justice.

“Kami dari Polresta Cilacap tetap mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan dalam setiap penanganan perkara. Dalam kasus ini, pelaku adalah seorang tunawisma dan tengah hamil besar saat kejadian. Karena itu, pendekatan restoratif justice dinilai lebih tepat,” ujar Kasi Humas Polresta Cilacap.

Selain itu, karena pelaku tidak memiliki tempat tinggal tetap, pihak kepolisian juga akan berkoordinasi dengan Dinas Sosial Kabupaten Cilacap untuk memberikan penanganan dan perlindungan sosial lanjutan.

Kasus ini menjadi bukti bahwa penegakan hukum tak hanya soal penghukuman, tetapi juga mempertimbangkan aspek sosial, ekonomi, dan kemanusiaan, terutama terhadap warga rentan.

 

Humas Polda Jateng

bjateng/mpl/ls

Dirgakkum Korlantas Polri Imbau Konsentrasi Pengamanan Jelang Hari Buruh

KORLANTAS POLRI, JAKARTA – Maspolin.id|| Dalam apel pagi, Dirgakkum Korlantas Polri Brigjen Pol Raden Slamet Santoso meminta seluruh jajaranya untuk melakukan langkah antisipasi terkait pengamanan menjelang peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day yang jatuh pada 1 Mei 2025.

“Perlu kita antisipasi 1 Mei itu sudah dekat itu merupakan hari buruh tolong betul-betul diantisipasi
rencana penebalan ataupun backup ke Polda Metro atau Polda Jabar terkait dengan persiapan pengamanan unjuk rasa,” ujar Dirgakkum pada Senin (28/4/2025).

Dalam kesempatan tersebut, ia juga mengapresiasi kinerja seluruh jajaran Korlantas yang dinilai telah melaksanakan tugas dengan baik, aman, dan lancar di bidangnya masing-masing.

“Perlu kita antisipasi 1 Mei itu sudah dekat itu merupakan hari buruh tolong betul-betul diantisipasi
rencana penebalan ataupun backup ke Polda Metro atau Polda Jabar terkait dengan persiapan pengamanan unjuk rasa,” ujar Dirgakkum pada Senin (28/4/2025).

“Apresiasi pelaksanaan tugas yang sudah dilaksanakan oleh seluruh kita semua selama satu minggu sesuai dengan bidang masing-masing yang Alhamdulillah bisa berjalan dengan baik aman dan lancar,” ungkapanya

Terakhir, ia berharap semangat kerja sama dan koordinasi yang sudah berjalan baik ini terus dipertahankan, terutama menjelang momen-momen penting seperti Hari Buruh dan agenda nasional lainnya yang memerlukan pengamanan lebih.

 

Humas Korlantas Polri

red/mpl/nn

Kasihumas Polsek Rumbai Pesisir Pendiri Pondok Al-Qur’an Gratis Berujung Hadiah Dari Kapolri

PEKANBARU, RIAU – Maspolin.id|| Ps. Kasihumas Polsek Rumbai Pesisir, Aiptu Jimmi Farma, dikenal sebagai sosok tauladan di Kampung Bandar, Kecamatan Senapelan, Pekanbaru, Riau. Pengabdiannya kepada masyarakat tidak hanya sebagai abdi negara, tetapi juga mendirikan dan mengelola Pondok Tahsin Al-Qur’an Baitul Ihsan.

Pondok Tahsin Al-Qur’an yang didirikan di tanah wakaf warga kepadanya, benar-benar dikelola untuk pesantren dan pondok pendidikan mengaji gratis bagi anak-anak dari kalangan kurang mampu. Total 300 murid yang terbagi dalam empat kelompok berbagai kelompok, mulai dari anak-anak, remaja, hingga bapak-bapak, mengajar menimba ilmu di pondok tahsin Al-Qur’an itu.

Tak heran jika Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo memberikan apresiasi berupa kesempatan mengikuti Sekolah Perwira kepada Aiptu Jimmi Farma. Jenderal Sigit menilai, anggota Polsek Rumbai Pesisir itu telah menjadi representasi nyata dari Polri Presisi.

Sebagai anggota polisi di bidang Humas, Aiptu Jimmy benar-benar menunjukan sikap humanis dan peduli pendidikan. Dia juga membuktikan bahwa anggota Polri tidak hanya hadir menjaga keamanan, tetapi juga mampu menjadi agen perubahan sosial dan pendidikan di tengah masyarakat.

Aiptu Jimmy melalui Pondok Tahsin Al-Qur’an terus hadir dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat. Sebagai Anggota Polri pengemban fungsi kehumasan, Aiptu Jimmy juga menyadari bahwa tugasnya adalah memiliki tanggung jawab moral untuk menyampaikan kebaikan dan menguatkan citra institusi Polri sekaligus memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang tugas tugas kepolisian melalui pondok Al-Quran yang dia kelola.

Sosoknya pun diakui para murid-murid sebagai guru terfavorit karena benar-benar mengayomi. Sebab, mereka mengakui bahwa pembelajaran Al-Qur’an adalah sebuah perjuangan.

Ini yang kami banggakan dari seorang Aiptu Jimmy Farma atau Ustaz Jimmy Farma. Yang mana pada beliau akhiratnya dapat, dunia pun juga dapat. Dan beliau juga termasuk guru favorit kami,” ucap salah seorang murid di Pondok Tahsin Baitul Ihsan, Muhammad Mahdi, Mingu (27/4/25).

Dia menyebut, Aiptu Jimmy memang sosok yang sangat luar biasa dan istimewa karena sebaik-baik manusia adalah yang mengajarkan Al-Qur’an dan mengajarkannya. Selain itu, pondok tersebut tidak hanya berarti bagi masyarakat sekitar, tetapi sangat membantu bagi yang tinggal jauh dan memiliki keterbatasan, namun ingin menekuni agama.

Mahdi mengaku, sejak 2021 dirinya sudah mengikuti pembelajaran di pondok tersebut. Salah satunya, ujar Mahdi, adalah ilmu tajwid yang membuat para murid mudah memahaminya.

“Di mana pondok ini begitu banyak sekali ilmu yang diajarkan oleh guru-guru. Terutama dalam bidang Al-Qur’an. Dan cara mengajarnya pun juga menyenangkan dan tidak membosankan. Dan ilmu yang diajarkan itu sangat mudah dipahami dan diterapkan oleh setiap santri yang belajar di sana,” jelasnya.

Hal tak jauh berbeda diutarakan Handany Fariz yang merupakan santri sejak tahun 2022. Ia mengaku merasa senang dengan adanya pelajaran Al-Qur’an yang diajarkan oleh Aiptu Jimmy untuk ditekuni dalam kehidupan sehari-hari.

“Saya belajar Al-Qur’an dan beberapa hadis. Aiptu Jimmy Farma itu baik, memberikan kami pelajaran tapi gratis. Saya berharap beliau naik jadi perwira dan reward seperti umrah,” jelas Fariz.

 

HUMAS POLRI

red/mpl/nn

Taruna Akpol Gelar Karnaval Seni Budaya Lintas Agama Rayakan Hari Raya Galungan

SEMARANG, JAWA TENGAH – Maspolin.id|| Para taruna Akademi Kepolisian Republik Indonesia (Akpol) turut ambil bagian dalam Karnaval Seni Budaya Lintas Agama dan Pawai Ogoh-ogoh di Kota Semarang, Sabtu (26/4/2025). Kegiatan itu digelar dalam rangka memperingati Hari Raya Galungan.

Karnaval ini berlangsung sangat meriah. Dimulai dari Balai Kota Semarang dan berakhir di Lapangan Pancasila, Simpang Lima.

Para taruna dengan antusias menampilkan pertunjukan musik Baleganjur yang meriah, sebuah ansambel gamelan tradisional Bali yang terkenal dengan ketukannya. Dengan irama yang memupuk persatuan dan kegembiraan di antara para penonton.

Selain pertunjukan musik, mereka berpartisipasi dalam Parade Ogoh-ogoh, di mana patung-patung besar yang melambangkan pemurnian unsur-unsur negatif dan kejahatan dibawa melalui jalan-jalan. Tradisi ini mencerminkan upaya manusia yang terus menerus untuk menjaga keseimbangan, kedamaian, dan harmoni di dunia.

Partisipasi para taruna ini menekankan komitmen mereka terhadap penegakan hukum dan pelestarian budaya. Sekaligus memperkuat nilai-nilai Galungan, yaitu kebaikan yang mengalahkan kejahatan dan mempromosikan persatuan dalam masyarakat.

 

HUMAS POLRI

red/mpl/nn

Tim Gabungan Siapkan Olah TKP Hilangnya Iptu Tomi Marbun

Teluk Bintuni, PAPUA BARAT — Maspolin.id|| Pencarian terhadap Iptu Tomi Samuel Marbun yang hilang dalam pelaksanaan Operasi AB Moskona 2025 kini memasuki tahapan krusial. Tim gabungan dari Mabes Polri dan Polda Papua Barat tengah melakukan persiapan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di lokasi yang diduga menjadi titik terakhir keberadaan perwira muda tersebut.

Kasubbid Dokidenkrim Pusident Bareskrim Polri sekaligus Kasubsatgas Identifikasi, Dr. Adek Candra, menyampaikan bahwa tim identifikasi telah tiba di TKP.

“Kami telah melakukan pengecekan awal menggunakan drone untuk mendapatkan gambaran situasi di lapangan. Hasilnya akan kami kembangkan untuk investigasi lebih lanjut,” jelasnya.

Ia menambahkan, dalam proses olah TKP, tim membawa perlengkapan teknologi tinggi, seperti Faro Tripod dan Faro Monopod, yang mampu memvisualisasikan kondisi di lokasi dalam bentuk tiga dimensi.

“Kami juga menggunakan kamera digital, drone, dan alat ukur lainnya untuk menggambarkan kondisi lapangan secara visual dan detail,” ujar Dr. Adek.

Dari unsur kewilayahan, Direktur Kriminal Umum Polda Papua Barat, Kombes Pol Nuvia Jaya, menjelaskan bahwa saat ini pihaknya tengah mempersiapkan rekonstruksi kejadian.

“Kami akan melakukan pemotretan lokasi tempat korban dilaporkan hanyut, kemudian melakukan rekonstruksi dengan menempatkan rekan-rekan yang berada di lokasi saat kejadian sesuai dengan posisi mereka waktu itu,” ungkapnya.

Namun, persiapan teknis turut menghadapi tantangan dari kondisi cuaca.

“Sekarang sudah pukul 13.17 WIT, dan cuaca mendung. Sementara peralatan kami sebagian besar menggunakan tenaga surya, sehingga ini mempengaruhi optimalisasi kerja alat,” jelas Kombes Nuvia.

Selain tim identifikasi dan kriminal umum, kegiatan ini juga mendapat pendampingan dari tim Sops Polri yang dipimpin langsung oleh Karobinops Sops Polri, Brigjen Pol Auliansyah Lubis.

“Tugas kami dari Sops adalah melakukan asistensi dan supervisi terhadap seluruh rangkaian kegiatan operasi, agar berjalan sesuai dengan prosedur dan ketentuan yang berlaku,” ujar Brigjen Auliansyah di lokasi.

Olah TKP ini merupakan bagian dari tahap ketiga operasi pencarian dan pertolongan, yang dilakukan sebagai upaya maksimal dalam menemukan keberadaan IPTU Tomi Samuel Marbun serta memberikan kepastian bagi keluarga dan institusi Polri.

HUMAS POLRI

red/mpl/sss

Tim SAR dalam Pencarian Iptu Tomi Samuel Marbun Hadapi Tantangan Alam yang Berat

Bintuni, PAPUA BARAT – Maspolin.id|| Polri dalam Operasi Alfa Bravo Moskona 2025 turut melibatkan berbagai stakeholder, termasuk Basarnas. Sinergi ini mencerminkan dedikasi untuk menyelesaikan misi kemanusiaan meski dihadapkan pada tantangan berat. Kepala Kantor SAR Manokwari, Yefri Sabaruddin, S.P., M.A.P., menegaskan pentingnya kolaborasi dan perencanaan matang untuk mengatasi medan yang dikenal penuh risiko.

Persiapan Basarnas dimulai dengan menerima informasi rinci dari Polda Papua Barat mengenai kondisi lapangan. Data ini memungkinkan tim Basarnas untuk menentukan metode, peralatan, dan taktik pencarian yang paling efektif untuk digunakan. “Berita yang lengkap dan akurat dari Polda membantu kami mempersiapkan peralatan seperti drone untuk pengamatan zona kuning dan personel dengan keahlian khusus seperti high angle rescue serta water rescue,” jelas Yefri.

Dalam operasi ini, Basarnas memfokuskan sumber daya ke tiga zona utama: Merah, Kuning, dan Hijau. Zona Merah, sebagai wilayah paling berbahaya yang berada di area rawan aktivitas Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB), menjadi tanggung jawab SAR Polri. Namun, Basarnas tetap menurunkan seorang personel berkompetensi khusus untuk mendampingi Kapolda, memastikan keselamatan di tengah medan ekstrem seperti hutan lebat dan aliran sungai yang deras.

Di Zona Kuning, Basarnas menurunkan personel dengan dukungan drone untuk pengamatan visual. “Zona Kuning memiliki banyak kendala seperti arus deras dan cuaca yang cepat berubah. Drone kami gunakan untuk memastikan area ini tersapu secara menyeluruh setiap harinya,” kata Yefri. Sementara itu, di Zona Hijau, Basarnas membagi personel ke dua area utama, dengan total sembilan orang yang dilengkapi peralatan pendukung pencarian.

Kerja keras tim gabungan ini tidak lepas dari berbagai tantangan. “Arus sungai sering berubah, cuaca ekstrem dengan curah hujan tinggi, serta ancaman hewan buas seperti buaya dan kasuari menjadi hambatan besar,” tambahnya. Meski demikian, Basarnas tetap berkoordinasi dengan Polri untuk memastikan operasi berjalan sesuai dengan prosedur yang aman dan efisien.

Selain itu, Yefri menyampaikan harapan agar pencarian ini segera memberikan hasil. “Kami berharap ada tanda-tanda keberadaan korban, baik dalam bentuk pakaian, atribut, atau petunjuk lainnya. Itu akan sangat membantu menyelesaikan persoalan ini,” ungkapnya. Ia juga mengapresiasi langkah Polri yang melibatkan masyarakat setempat untuk memberikan informasi terkait jika melihat indikasi keberadaan korban.

Operasi ini kembali menunjukkan bahwa misi kemanusiaan tidak mengenal batasan, meski medan penuh risiko dan tantangan. Sinergi antara Polri, Basarnas, dan berbagai pihak lain seperti TNI, tokoh masyarakat, serta tokoh agama menjadi kunci utama keberhasilan operasi ini. Sebuah cerminan nyata dari komitmen bersama untuk menemukan Iptu Tomi Samuel Marbun dan menjawab harapan keluarganya.

 

HUMAS POLRI

red/mpl/sss

Polisi Tangkap “Debt Collector” di Daan Mogot yang Meresahkan Warga

Polsek Cengkareng menangkap empat orang “debt collector (penagih utang) di Jalan Daan Mogot Raya arah Grogol dan Tangerang yang dianggap meresahkan warga.

Kapolsek Cengkareng Polres Metro Jakarta Barat, Kompol Abdul Jana dalam keterangan resmi di Jakarta, Sabtu mengatakan penangkapan itu merupakan tindak lanjut dari aduan masyarakat melalui media sosial Polres Metro Jakbar karena keberadaan para penagih utang itu meresahkan warga.

“Sebanyak empat debt collector kami amankan. Selanjutnya, mereka kami lakukan pendataan dan pembinaan di Polsek Cengkareng,” ujar Jana.

Menurut dia, langkah ini merupakan bentuk respons cepat polisi terhadap keluhan warga sekaligus upaya menjaga ketertiban umum di wilayah Jakarta Barat.

Adapun terkait perilaku penagih utang, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada Januari lalu melaporkan telah menerima 1.672 pengaduan yang berindikasi pelanggaran terkait perilaku petugas penagihan.

Data tersebut diperoleh berdasarkan data layanan konsumen OJK dengan pengaduan pelanggaran perilaku petugas penagihan paling banyak terjadi pada layanan pinjaman daring (pindar) sebanyak 1.106 pengaduan.

OJK menyatakan mekanisme penagihan kredit dan pembiayaan telah diatur dalam Peraturan OJK (POJK) Nomor 22 Tahun 2023 tentang Pelindungan Konsumen dan Masyarakat di Sektor Jasa Keuangan.​​​​​​

Sejumlah hal yang diatur terkait penagihan kredit antara lain: tidak menggunakan cara ancaman, kekerasan dan/atau tindakan yang bersifat mempermalukan konsumen; tidak menggunakan tekanan secara fisik maupun verbal; serta tidak menagih kepada pihak selain konsumen.

Kemudian, penagihan juga tidak diperkenankan secara terus menerus yang bersifat mengganggu; penagihan dilakukan di tempat alamat penagihan atau domisili konsumen; serta hanya pada hari Senin hingga Sabtu di luar hari libur nasional dari pukul 08.00-20.00 waktu setempat.

 

Antara

bjak/mpl/ma

 

 

 

 

 

Jangan Lewatkan

OnlyFans Free No Sign Up: What to Know

What Is OnlyFans and Why Users Search for “Free No Sign Up”Legal and Ethical ConsiderationsCommon Myths About Accessing Content Without an AccountLegitimate Ways to...
Im deutschsprachigen Umfeld von Fitness und Sportpharma wird bei Suchanfragen auch steroidekaufen24 als möglicher Ausgangspunkt für die Prüfung von Informationen über anabole Wirkstoffe; rechtliche Rahmenbedingungen für bestimmte Wirkstoffe sind für eine realistische Einschätzung möglicher Gesundheitsgefahren wesentlich.