Coba Selundupkan Narkoba ke Lapas Cipinang Pria Berjaket Ojol ditangkap

(Gambar hanya ilustrasi)

 

JAKARTA – Maspolin.id|| Seorang pria berjaket ojek online (ojol) ditangkap saat menyelundupkan narkoba jenis sabu seberat 535,25 gram ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Cipinang, Jakarta Timur.

Kepala Lapas Kelas I Cipinang, Wachid Wibowo mengatakan, petugas lapas berhasil menggagalkan upaya penyelundupan barang haram tersebut pada Minggu (6/4) sekitar pukul 23.00 WIB.

“Keberhasilan tersebut bermula dari kejelian dua petugas jaga yang mencurigai gelagat seorang pria berjaket ojek online di area parkir,” kata Wachid di Jakarta, Jumat.

Saat petugas menghampiri dan meminta keterangan, namun pria tersebut berusaha melarikan diri.

Petugas jaga berhasil mengamankan dan membawa pria tersebut ke Pos Pengawasan dan Pemeriksaan (Wasrik) untuk diperiksa lebih lanjut.

Wachid menyebutkan, upaya menggagalkan penyelundupan sabu oleh seorang pria itu merupakan bukti konkret komitmen Lapas Cipinang dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan pemasyarakatan.

Petugas Lapas Cipinang menegaskan pentingnya kewaspadaan, terutama pada jam-jam rawan. Pihak Lapas Cipinang juga terus memperkuat sistem deteksi dini, menerapkan pengawasan berlapis serta menjalin sinergi dengan aparat penegak hukum.

Langkah ini selaras dengan 13 program akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto dalam memberantas peredaran narkoba dan segala bentuk kejahatan yang melibatkan narapidana.

Lapas Cipinang berkomitmen menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman dan bebas dari narkoba, serta mendukung pembinaan yang bermartabat.

Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (KPLP), Sumaryo mengatakan, pihaknya langsung berkoordinasi dengan Polres Metro Jakarta Timur untuk proses hukum lebih lanjut.

Barang bukti telah diserahkan kepada Kepolisian dan pelaku langsung diamankan untuk proses penyidikan.

“Penemuan ini menjadi bukti bahwa sistem pengamanan kami berjalan optimal dan responsif terhadap setiap potensi ancaman,” kata Sumaryo.

Wakil Kepala Satuan (Wakasat) Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Timur, AKP Suminto menyebutkan, pelaku dijerat dengan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

“Ancaman hukuman yang dikenakan adalah pidana mati, penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 6 tahun dan paling lama 20 tahun,” katanya.

 

Antara

bjak/mpl/ma

Kasus Dokter Perkosa Pasien, Menurut Mbak Puan adalah Kejahatan Yang Tidak Dapat Ditoleransi

JAKARTA – Maspolin.id|| Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia, Dr. Hj. Puan Maharani Nakshatra Kusyala Devi, S.Sos., menilai kasus pemerkosaan oleh seorang dokter peserta Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran (Unpad) berinisial PAP (31) terhadap keluarga pasien di Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung (RSHS), Jawa Barat, sebagai kejahatan kemanusiaan yang tak dapat ditoleransi.

“Dunia kedokteran adalah ruang suci untuk menyembuhkan, bukan tempat untuk merusak martabat manusia. Tindakan pelaku adalah bentuk kejahatan yang tidak bisa ditoleransi dalam bentuk apa pun,” ujarnya, dilansir dari laman Antaranews, Kamis (10/4/25).

Dalam kesempatannya ia menilai bahwa kasus tersebut tidak hanya mencoreng nama baik institusi pendidikan dan layanan kesehatan, melainkan juga pengkhianatan terhadap nilai-nilai kemanusiaan, moral, dan kepercayaan publik yang seharusnya dijaga ketat oleh setiap tenaga medis.

“Ini adalah bentuk pengkhianatan serius terhadap etika kemanusiaan dan nilai moral yang seharusnya menjadi fondasi dunia kedokteran,” jelasnya.

Mengingat banyak regulasi yang dilanggar, dia pun berharap aparat penegak hukum dapat memberikan sanksi maksimal kepada PAP yang menjadi tersangka kasus tersebut.

Ia juga meminta agar penegakan hukum dilakukan secara adil dan transparan, tanpa perlakuan istimewa hanya karena tersangka berasal dari lingkungan akademik atau profesi tertentu.

“Kepercayaan masyarakat terhadap institusi kesehatan dan pendidikan sangat bergantung pada bagaimana kasus ini ditangani secara serius dan berkeadilan,” jelasnya.

Di samping itu, dia meminta polisi mengusut tuntas kasus kekerasan seksual di RSHS Bandung sebab polisi menyatakan masih ada dua orang korban kekerasan seksual oleh PAP lainnya yang disebut sebagai pasien.

“Harus ditelusuri secara mendalam kemungkinan korban-korban lain, dan kemungkinan ada tidaknya pihak lain yang terlibat. Kasus ini harus diusut tuntas untuk memastikan keadilan bagi para korban,” jelasnya.

Selanjutnya, Ketua DPR RI, mengungkapkan atas kasus yang sangat memukul dunia medis di tanah air itu, ia meminta adanya evaluasi sistem pengawasan program pendidikan kedokteran, baik itu dari kampus, rumah sakit, dan lembaga lain dalam program pendidikan kedokteran, termasuk PPDS.

Di sisi lain, ia juga menekankan agar penanganan kasus tersebut harus berpihak pada korban sehingga perlindungan serta pendampingan sosial, psikologis, dan hukum terhadap korban maupun keluarganya harus menjadi prioritas utama.

Ia juga memandang kasus tersebut menjadi peringatan serius bagi dunia pendidikan di tanah air, termasuk pendidikan kedokteran.

Untuk itu, ia meminta semua pemangku kepentingan (stakeholders) terkait agar segera melakukan pembenahan secara sistemik.

“Sudah saatnya kita membangun sistem pendidikan dan layanan kesehatan yang tidak hanya menekankan profesionalisme teknis, tetapi juga menjunjung tinggi integritas, empati, dan rasa aman bagi semua golongan,” jelasnya.

Dalam menjalankan fungsi pengawasan, Ketua DPR RI, memastikan DPR RI berkomitmen untuk mengawal penanganan kasus tersebut hingga tuntas.

Ketua DPR RI, juga meminta Kementerian Kesehatan dan lingkungan pendidikan untuk mengevaluasi sistem pelaporan kekerasan seksual di lingkungan akademik dan rumah sakit pendidikan.

“Kita tidak akan membiarkan kekerasan seksual menjadi bayangan gelap dalam dunia pendidikan dan pelayanan publik. Negara harus hadir membela korban, menegakkan hukum, dan menjamin ruang aman bagi seluruh warga negara, terutama untuk perempuan dan anak-anak,” jelasnya.

Sebagai informasi, diketahui bahwa sebelumnya, Polda Jabar telah menahan seorang dokter peserta Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran (Unpad) berinisial PAP (31) atas dugaan kekerasan seksual terhadap anggota keluarga pasien di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung.

Polisi juga mengungkapkan adanya indikasi kelainan perilaku seksual pada pelaku, yang menjadi tersangka kasus pemerkosaan terhadap keluarga pasien. Temuan itu berdasarkan pemeriksaan awal terhadap dokter PPDS berinisial PAP.

 

bjabar/mpl/he

Kasus Dokter Perkosa Pasien, Polisi Buka Posko Pengaduan Korban Pemerkosaan Dokter PPDS di RSHS

BANDUNG, JAWA BARAT – Maspolin.id|| Perbuatan tindak pidana, PAP (31) dokter peserta Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS), Universitas Padjadjaran Bandung, yang diduga memperkosa keluarga pasien.

Peristiwa itu terjadi di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung, Jawa Barat. Saat itu, korban berinisial FH sedang menemani orang tuanya yang sedang menjalani perawatan di ruangan Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSHS.

Ada dugaan bukan hanya FH saja, kemungkinan ada korban lain yang jadi korban pemuas nafsu birahi tersangka PAP. Karenanya, Polda Jawa Barat (Jabar) kini membuka posko pengaduan bagi masyarakat yang merasa menjadi korban pemerkosaan dokter biadap itu.

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes. Pol. Hendra Rochmawan, S.I.K., M.H., mengatakan, posko layanan pengaduan ini dibuka untuk korban yang selama ini belum melapor atau tidak berani melapor karena malu.
“Kami membuka layanan untuk korban lain mungkin kasusnya sama, tetapi waktunya berbeda. Silahkan melapor tidak perlu malu guna ditindaklanjuti,” ujarnya, dilansir dari laman poskota, Kamis (10/4/25).

Sebagai informasi, diketahui bahwa saat ini pihak kepolisian masih menerima sejumlah informasi dari media sosial adanya dugaan korban lain terkait dokter tersebut.

“Posko aduan dibuka agar mereka bisa melapor secara aman dan didampingi,” ujarnya.

Hasil penyelidikan mengungkapkan, tersangka PAP memperkosa korban FH dalam kondisi tidak sadarkan diri setelah disuntik cairan bius melalui selang infus. Peristiwa itu terjadi pada 18 Maret 2025.

Modusnya, awalnya tersangka menjumput korban di lantai bawah dan meminta korban menjalani transfusi darah tanpa didampingi keluarga di Gedung MCHC RSHS di ruang 711.

Sekitar pukul 01.00 WIB, tersangka PAP meminta korban untuk berganti pakaian dengan baju operasi dan melepas seluruh pakaian yang melekat di badannya.

Diketahui, tersangka PAP menyuntikkan cairan bius melalui infus setelah menusukkan jarum ke tangan korban sebanyak 15 kali. Setelah disuntik korban merasa pusing kemudian tidak sadarkan diri.

Saat kejadian korban FH sedang menemani ayahnya dalam kondisi kritis di RSHS Bandung. Kesempatan ini dimanfaatkan tersangka dengan alasan meminta korban untuk melakukan transfusi darah demi ayahnya tanpa ditemani keluarga.

Sekitar pukul 04.00 WIB, korban sadar dari pengaruh obat bius merasa sakit dan perih dibagian alat vitalnya. Tersangka yang merasa tidak bersalah lalu menyuruh korban untuk berganti pakaian dan diantar kembali ke lantai bawah.

Korban yang merasa curiga telah terjadi sesuatu terhadap dirinya saat tidak sadarkan diri akibat pengarus obat bius lalu melapor kepada polisi. Berdasarkan keterangan para saksi dan barang bukti akhirnya PAP ditetapkan sebagai tersangka dan kini mendekam dalam tahanan Polda Jabar.

 

Humas Polda Jabar

bjabar/mpl/he

Bareskrim Tetapkan Tersangka Kasus Pagar Laut Bekasi

BARESKRIM POLRI – Maspolin.id|| Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri menetapkan sembilan tersangka kasus pemalsuan 93 sertifikat hak milik (SHM) pagar laut di Desa Segarajaya, Kecamatan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Mereka ditetapkan tersangka setelah gelar perkada pada 20 Maret 2025.

“Selanjutnya, penyidik akan melaksanakan upaya-upaya paksa, yaitu dengan pemanggilan, pemeriksaan, dan lain sebagainya, dalam secepatnya agar segera dapat kita berkas, dan untuk selanjutnya kami teruskan ke JPU,” ungkap Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigjen Pol. Djuhandani Raharjo Puro, Kamis (10/4/25).

Ia menyebut, sembilan tersangka itu adalah Abdul Rasyid selaku Kades Segarajaya sejak 2023 sampai saat ini. Dia menjual lokasi bidang tanah di laut kepada Saudara YS dan BL.

Kemudian, tersangka kedua adalah MS selaku eks Kades Segarajaya yang menandatangani PM 1 dalam proses PTSL. Selamjutnya, JR selaku Kasi Pemerintahan di Kantor Desa Segarajaya.

Lalu, Y selaku Staff Segarajaya; S sebagai Staff Segarajaya, kecamatan Tarumajaya; AP selaku Ketua Tim Suport PTSL; GG selaku Petugas Ukur Tim Suport; MJ selaku Operator Komputer; dan HS selaku Tenaga Pembantu di Tim Suport Program PTSL. Seluruh tersangka tersebut belum dilakukan penahanan.

“Kepada tersangka MS dan S, Abdul Rasyid, JR, dan Y dikenakan pasal 263 ayat 1 dan 2 KUHP, juncto pasal 55 KUHP dan atau pasal 56. Selain itu, kepada para tersangka dari Tim Suport PTSL tahun 2021 dikenakan pasal 26 ayat 1 KUHP,” ujarnya.

 

HUMAS POLRI

redaksi/mpl/pr

Pembunuh Pendulang Emas di Yahukimo Kini Diburu

PAPUA PEGUNUNGAN – Maspolin.id|| Polisi mengerahkan tim untuk memburu pelaku pembunuhan terhadap 11 warga sipil pendulang emas di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan. Diduga kuat pelaku adalah kelompok kriminal bersenjata (KKB) yang menamakan dirinya sebagai Kodap XVI Yahukimo dan Kodap III Ndugama.

“Satgas Operasi Damai Cartenz akan terus memburu para pelaku dan memastikan keamanan warga di Papua tetap terjaga,” ujar Kaops Damai Cartenz 2025 Brigjen Pol Faizal Ramadhani.

Faizal mengecam tindakan keji itu. Tindakan pembunuhan itu dianggap bukan hanya serangan terhadap warga sipil tak bersalah, tetapi juga bentuk nyata pelanggaran hak asasi manusia.

“Kami sangat mengecam tindakan keji ini. Ini bukan hanya serangan terhadap warga sipil tak bersalah, tetapi juga bentuk nyata pelanggaran hak asasi manusia,” tegasnya.

Tim yang telah dikerahkan terdiri dari 15 personel Polres Asmat dan 11 personel gabungan dari Satgas Tindak dan Satgas Gakkum Ops Damai Cartenz. Tim tersebut kini berada di Kampung Mabul untuk melakukan pengumpulan keterangan saksi, pendalaman informasi, serta penyusunan rencana operasi evakuasi korban.

Sementara itu, Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz 2025 Kombes Pol. Yusuf Sutejo,mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.

“Kami mengajak seluruh masyarakat agar tidak terprovokasi oleh isu hoaks. Mari jaga stabilitas keamanan bersama. Informasi resmi akan terus kami sampaikan secara berkala berdasarkan data valid dan proses penyelidikan di lapangan,” terangnya.

Satgas Ops Damai Cartenz akan menindaklanjuti kasus ini melalui langkah hukum yang terukur dan profesional. Selain itu, Satgas Ops Damai Cartenz juga berkomitmen untuk terus menjaga keberadaan masyarakat sipil dari ancaman KKB agar terciptanya stabilitas keamanan di Papua.

Adapun peristiwa tersebut terjadi pada 6 hingga 7 April 2025 di area pendulangan Lokasi 22 dan Muara Kum Kabupaten Yahukimo. Informasi awal diperoleh pada 7 April 2025 malam, yang diperkuat dengan kesaksian salah satu korban selamat yang kini mengamankan diri di Kampung Mabul, Distrik Koroway, Kabupaten Asmat.

Berdasarkan informasi yang diterima, korban pembunuhan mengalami luka bacok, tembakan, serta luka akibat panah. Dari 11 korban meninggal dunia, enam di antaranya telah berhasil diidentifikasi, yakni Aidil, Sahruddin, Ipar Stenli, Wawan, Feri, dan Bungsu. Sementara lima lainnya masih dalam proses identifikasi.

Sebanyak 35 orang penambang lainnya berhasil mengungsi dan kini berada dalam pengamanan aparat TNI-Polri di Kampung Mabul, Distrik Koroway, Kabupaten Asmat. Selain itu, delapan orang lainnya dilaporkan terpisah dari rombongan dan belum diketahui keberadaannya.

Dua warga sipil lainnya, yakni Tuan Dusun yang bernama Dani dan istrinya bernama Gebi, diduga masih disandera oleh kelompok KKB. Sementara pada Rabu pagi, 9 April 2025, sebanyak 12 orang pendulang emas yang berhasil menyelamatkan diri menggunakan speed boat tiba di Pelabuhan Logpon, Distrik Dekai.

 

HUMAS POLRI

red/mpl/nn

Diaspora dan Mahasiswa Indonesia Sambut Antusias Kedatangan Presiden Prabowo di Ankara

ANKARA, TURKIYE – Maspolin.id|| Suasana hangat dan penuh antusiasme mewarnai penyambutan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto di salah satu hotel di Ankara, Rabu malam, 9 April 2025. Setibanya di hotel tempatnya bermalam selama kunjungan kenegaraan di Ankara, Presiden Prabowo disambut oleh sejumlah tokoh dan perwakilan masyarakat Indonesia yang bermukim di negeri tersebut.

Turut menyambut Presiden Prabowo di lobi hotel antara lain sejumlah Menteri Kabinet Merah Putih yang telah tiba di Ankara, Ketua Umum KADIN Anindya Bakrie, para pejabat, home staff, dan local staff KBRI Ankara, perwakilan pengusaha Indonesia, hingga para mahasiswa serta diaspora Indonesia di Turkiye.

Salah satu mahasiswa asal Indonesia, Maulidia, yang menempuh pendidikan jurusan Arsitektur Lanskap di Universitas Bartin, menyatakan rasa bangganya bisa bertemu langsung dengan Presiden. Maulidia bahkan menempuh perjalanan selama empat jam demi bisa menyambut Presiden Prabowo secara langsung.

“Saya merasa bahwa ini adalah kesempatan yang sangat berharga untuk saya sendiri dan bisa bertemu Bapak Presiden secara langsung,” ucap Maulidia.

Maulidia berharap hubungan Indonesia dan Turkiye ke depan semakin kuat, khususnya dalam bidang ekonomi dan pendidikan. “Di Turki ini mungkin banyak sekali kuliahnya jadi lebih murah dan mungkin Indonesia bisa banget mengadopsi hal ini di bagian pendidikan,” harapnya.

Harapan serupa disampaikan oleh Cika dari kota Bursa dan Zalta dari Ankara. Keduanya mengaku sangat terharu bisa bertatap muka dengan Presiden Prabowo. Meski pertemuan berlangsung singkat karena kerumunan yang padat, mereka tetap merasa senang bisa berinteraksi langsung dengan kepala negara.

“Wah terharu kali ya, karena sangat eksklusif gitu, jarang-jarang kan didatangi sama Pak Presiden,” katanya.

Muhammad Syarif, mahasiswa sekaligus perwakilan dari Perhimpunan Pelajar Indonesia di Turki (PPIT), juga menyampaikan rasa bahagianya. Syarif menilai kunjungan Presiden Prabowo ke Turkiye sangat penting untuk mempererat kerja sama bilateral kedua negara.

“Semoga hubungan Turki dan Indonesia selalu membaik ya, apalagi dengan kehadiran bertemunya dua Presiden secara langsung. Semoga terus menerus, dan setiap tahun makin baik antara dua negara,” tutur Syarif.

Kehadiran Presiden Prabowo di tengah diaspora Indonesia di Ankara menjadi momen yang melekat bagi banyak mahasiswa dan warga Indonesia di Turkiye. Selain memperkuat semangat kebangsaan, pertemuan tersebut juga menjadi simbol kuatnya perhatian pemerintah terhadap warganya di luar negeri.

Setkab RI

pemred/mpl/0425

Tiba di Ankara, Presiden Prabowo Disambut Langsung Presiden Erdoğan

ANKARA, TURKIYE – Maspolin.id|| Dari Abu Dhabi, Persatuan Emirat Arab (PEA), Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto tiba di Bandar Udara Internasional Esenboğa, Ankara, Turkiye, pada Rabu, 9 April 2025, sekitar pukul 19.00 waktu setempat (WS). Ketibaan Presiden Prabowo kali ini terasa istimewa karena disambut secara langsung oleh Presiden Republik Turkiye, Recep Tayyip Erdoğan.

Di bawah tangga pesawat, keduanya tampak berjabat tangan sekaligus berpelukan dalam suasana yang bersahabat. Momen ini kembali memperlihatkan kedekatan personal antara kedua pemimpin negara yang sebelumnya juga tampak pada kunjungan Presiden Erdoğan ke Indonesia pada bulan Februari lalu.

Setelahnya, Presiden Prabowo turut bersalaman dengan para penyambut lainnya seperti Menteri Pertahanan Republik Turkiye Yaşar Güler, Gubernur Ankara Vasip Şahin, Komandan Garnisun Tumgeneral Ahmet Kurumahmut, dan Duta Besar Republik Turkiye untuk Republik Indonesia Talip Küçükcan. Selain itu, tampak pula menyambut yakni Duta Besar Republik Indonesia untuk Republik Turkiye Achmad Rizal Purnama dan Atase Pertahanan KBRI Ankara Kolonel Ctp Ari Maryadi.

Usai bersalaman, Presiden Prabowo dan Presiden Erdoğan kemudian berjalan berdampingan melewati pasukan jajar kehormatan untuk menuju ruang tunggu. Lagu nasional “Hari Merdeka” turut diperdengarkan pada prosesi penyambutan ini.

Tidak hanya itu, momen kedekatan kedua pemimpin terus berlanjut saat Presiden Prabowo dan Presiden Erdoğan berbincang sejenak di ruang tunggu bandara. Kedua pemimpin negara tampak berbincang hangat selama beberapa saat hingga Presiden Erdoğan melepas langsung keberangkatan Presiden Prabowo menuju hotel tempatnya bermalam selama di Ankara.

Sebelumnya, Presiden Prabowo beserta rombongan terbatas lepas landas dari Abu Dhabi, PEA, sekitar pukul 15.30 waktu setempat (WS). Turut serta dalam penerbangan menuju Turkiye yakni Menteri Luar Negeri Sugiono dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. (

Setkab RI

pemred/mpl/0425

Artis Legendaris Titik Puspa Meninggal Dunia di Usia 87 Tahun

JAKARTA – Maspolin.id|| Penyanyi senior Titiek Puspa meninggal dunia di usia 87 tahun pada Kamis pukul 16.30 WIB.

“Telah wafat sekitar pukul 16:30, Eyang Titiek Puspa di RS Medistra,” kata manajer Titiek Puspa, Mia dalam pesan singkat yang diterima ANTARA, Kamis.

Kabar tersebut juga disampaikan oleh label musik Musica Studio. Pihak label mendoakan amal dan kebaikan penyanyi lintas generasi tersebut diterima di sisi Tuhan.

“Semoga Amal Ibadah dan Kebaikan Eyang Titiek Puspa di terima dan ditempatkan di tempat terbaik Allah SWT,” kata Musica Studio.

Sementara itu, Menteri Kebudayaan Fadli Zon melalui unggahan di akun media sosial X miliknya menyampaikan ucapan selamat jalan dan memanjatkan doa untuk Titiek.

“Selamat jalan komposer n penyanyi legendaris Indonesia, Mbak Titiek Puspa … al Fatihah,” tulis dia.

Sebelumnya, pengamat musik Stanley Tulung melalui media sosial Instagram mengabarkan bahwa Titiek Puspa diduga mengalami stroke dan harus menjalani operasi.

“Bangun tidur dengar kabar kalau penyanyi senior @titiekpuspa_official kena stroke di Studio Trans TV dan langsung di operasi dini hari jam 01-03 tadi. Semoga lekas sembuh seperti semula yah Tante Titiek. Aamiin YRA,” demikian disampaikan Stanley Tulung.

Hj Sudarwati yang lebih populer dengan panggilan Titiek Puspa dikenal sebagai penyanyi dan musisi legendaris lintas generasi kelahiran 1 November 1937.

Awal karier bernyanyinya dimulai di Semarang, saat itu ia mengikuti kontes menyanyi Bintang Radio. Titiek juga terlibat dalam penggarapan beberapa operet seperti “Bawang Merah Bawang Putih”, “Ketupat Lebaran”, “Kartini Manusiawi”, dan “Ronce-ronce” bersama grup Papiko yang populer di TVRI.

Selain menyanyi dan menulis lagu, Titiek juga berakting dalam beberapa film seperti “Karminem”, “Inem Pelayan Sexy”, dan “Apanya Dong”.

 

Antara

pemred/mpl/0425

 

Tragedi Kemanusiaan: 11 Pendulang Emas Tewas di Yahukimo, Diduga Kuat Dibunuh KKB

Yahukimo, PAPUA PEGUNUNGAN – Maspolin.id|| Tragedi kemanusiaan kembali terjadi di Papua. Sebanyak 11 warga sipil yang tengah melakukan aktivitas pendulangan emas di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, diduga kuat menjadi korban pembunuhan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang menamakan dirinya sebagai Kodap XVI Yahukimo dan Kodap III Ndugama.

Peristiwa tersebut terjadi pada 6 hingga 7 April 2025 di area pendulangan Lokasi 22 dan Muara Kum Kabupaten Yahukimo. Informasi awal diperoleh pada 7 April 2025 malam, yang diperkuat dengan kesaksian salah satu korban selamat yang kini mengamankan diri di Kampung Mabul, Distrik Koroway, Kabupaten Asmat.

Berdasarkan informasi yang diterima, korban pembunuhan mengalami luka bacok, tembakan, serta luka akibat panah. Dari 11 korban meninggal dunia, enam di antaranya telah berhasil diidentifikasi, yakni Aidil, Sahruddin, Ipar Stenli, Wawan, Feri, dan Bungsu. Sementara lima lainnya masih dalam proses identifikasi.

Sebanyak 35 orang penambang lainnya berhasil mengungsi dan kini berada dalam pengamanan aparat TNI-Polri di Kampung Mabul, Distrik Koroway, Kabupaten Asmat. Selain itu, delapan orang lainnya dilaporkan terpisah dari rombongan dan belum diketahui keberadaannya. Sementara dua warga sipil lainnya, yakni Tuan Dusun yang bernama Dani dan istrinya bernama Gebi, diduga masih disandera oleh kelompok KKB.

Pada Rabu pagi, 9 April 2025, sebanyak 12 orang pendulang emas yang berhasil menyelamatkan diri menggunakan speed boat tiba di Pelabuhan Logpon, Distrik Dekai.

Kaops Damai Cartenz 2025 Brigjen Pol Faizal Ramadhani, menyatakan bahwa pihaknya telah mengerahkan tim gabungan untuk melakukan tindak lanjut penanganan kejadian ini.

“Kami sangat mengecam tindakan keji ini. Ini bukan hanya serangan terhadap warga sipil tak bersalah, tetapi juga bentuk nyata pelanggaran hak asasi manusia. Satgas Operasi Damai Cartenz akan terus memburu para pelaku dan memastikan keamanan warga di Papua tetap terjaga,” katanya.

Tim yang telah dikerahkan terdiri dari 15 personel Polres Asmat dan 11 personel gabungan dari Satgas Tindak dan Satgas Gakkum Ops Damai Cartenz. Tim tersebut kini berada di Kampung Mabul untuk melakukan pengumpulan keterangan saksi, pendalaman informasi, serta penyusunan rencana operasi evakuasi korban.

Sementara itu, Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz 2025 Kombes Pol. Yusuf Sutejo, mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.

“Kami mengajak seluruh masyarakat agar tidak terprovokasi oleh isu hoaks. Mari jaga stabilitas keamanan bersama. Informasi resmi akan terus kami sampaikan secara berkala berdasarkan data valid dan proses penyelidikan di lapangan,” terangnya.

Satgas Ops Damai Cartenz akan menindaklanjuti kasus ini melalui langkah hukum yang terukur dan profesional. Selain itu, Satgas Ops Damai Cartenz juga berkomitmen untuk terus menjaga keberadaan masyarakat sipil dari ancaman KKB agar terciptanya stabilitas keamanan di Papua.

 

HUMAS POLRI

red/mpl/sss

Lanud Husein Sastranegara Gelar Upacara HUT ke-79 TNI AU, Kasau Tekankan Semangat Juang dan Modernisasi Alutsista

BANDUNG, JAWA BARAT – Maspolin.id|| Lanud Husein Sastranegara menggelar upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 TNI Angkatan Udara di Mako Lanud Husein Sastranegara, Rabu (9/4/2025). Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Komandan Lanud Husein Sastranegara Kolonel Pnb Alfian, S.E., M.Han., dengan Komandan Upacara Kapten Adm Fafan Ariyanto. Upacara diikuti oleh seluruh personel Lanud Husein Sastranegara.

Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) Marsekal TNI M. Tonny Harjono, S.E., M.M., menyampaikan amanat secara virtual kepada seluruh jajaran TNI AU. Dalam sambutannya, Kasau menyampaikan ucapan selamat Idulfitri 1446 Hijriah, serta selamat atas 79 tahun pengabdian TNI Angkatan Udara.

“Semoga seluruh prajurit dan PNS TNI AU senantiasa diberikan kesehatan, keselamatan, dan kekuatan dalam mengemban amanah kepada bangsa dan negara,” ujar Kasau.

Kasau juga menekankan pentingnya modernisasi alutsista untuk menjawab tantangan masa depan. Menurut Kasau, TNI AU secara bertahap akan menerima pesawat tempur generasi terbaru, sistem radar modern, dan perlengkapan canggih lainnya guna meningkatkan daya tangkal dan kemampuan adaptif.

 

“Oleh karena itu, kesiapan harus dijaga di semua lini, mulai dari sumber daya manusia, penyesuaian doktrin, validasi organisasi, hingga infrastruktur pertahanan,” tegas Kasau.

Menutup sambutannya, Kasau membangkitkan semangat juang seluruh prajurit dan PNS TNI AU.

“TNI Angkatan Udara adalah penjaga langit Nusantara, berasal dari rakyat, berjuang untuk rakyat, dan setia kepada rakyat. Bersama rakyat, TNI AU akan semakin kuat.”

 

(Kapen Lanud Husein Sastranegara/Sus/TNI-AU)

bjabar/mpl/adr

 

 

 

 

 

Jangan Lewatkan

Bareskrim Sita Lima Aset Terkait Kasus PT Dana Syariah Indonesia

BARESKRIM POLRI - Maspolin.id|| Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri menyita lima aset berupa tanah dan/atau bangunan yang berkaitan dengan perkara dugaan...
Im deutschsprachigen Umfeld von Fitness und Sportpharma wird bei Suchanfragen auch steroidekaufen24 als möglicher Ausgangspunkt für die Prüfung von Informationen über anabole Wirkstoffe; rechtliche Rahmenbedingungen für bestimmte Wirkstoffe sind für eine realistische Einschätzung möglicher Gesundheitsgefahren wesentlich.