Panitia Penjaringan Perangkat Desa Bringkeng Dibentuk, Ini Harapan Danramil

Cilacap, Maspolin.id – Supaya pelaksanaan penjaringan perangkat Desa Bringkeng, Kecamatan Kawunganten berjalan baik, panitia yang dibentuk nantinya merupakan orang-orang yang paham aturan terkait perangkat desa.

Demikian disampaikan Danramil 09/Kawunganten, Kapten CPM Teguh Budiono saat hadir dalam Sosialisasi dan Pembentukan Panitia Pengisian Perangkat Desa (Jabatan Kepala Dusun Sidaurip), di Pendopo Desa Bringkeng, Kecamatan Kawunganten, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, Rabu (13/11/2019).

Menurut Danramil, dengan kepanitiaan yang mumpuni serta memahami aturan (Perda), diharapkan tidak terjadi hal-hal yang tak diinginkan, karena semua keputusan diambil berdasarkan Perda, bukan berdasarkan kepentingan.

Sementara, Kapolsek Kawunganten AKP Gatot Sumbono SSos, selain memperkenalkan diri sebagai Kapolsek baru, dia juga berharap agar pelaksanaan pengisian jabatan Kadus Sidaurip bisa berjalan lancar dan aman. “Tentunya diperlukan komitmen yang kuat dari para panitia untuk menjunjung tinggi netralitas,” ucapnya.

Menurut Kapolsek, netralitas adalah harga mati. “Jadi, jangan sekali-kali dicederai. Karena itu akan menimbulkan permasalahan di kemudian hari,” imbuhnya.

Kegiatan ini dihadiri unsur Forkopimcam Kawunganten, Kepala Desa Bringkeng, Misran, para Kasi/Kaur, dan perangkat Desa Bringkeng, para ketua RW dan RT se-Desa Bringkeng, serta perwakilan pengurus PKK. (Estanto)

Tuntut Janji, Ratusan Warga Gerudug PLTU

Cilacap, Maspolin.id – Ratusan warga dari dua dusun, yaitu Dusun Winong dan Semampir, Desa Slarang, Kecamatan Kesugihan, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, Kamis (14/11/2019), menggerudug PLTU Cilacap.

Mereka menuntut janji PLTU yang pernah disepakati pada 19 Desember 2018 lalu. Menurut mereka janji PLTU tersebut belum juga terealisasi hingga saat ini.

Koordinator Aksi, Boyin Supriyono mengatakan, warga menuntut janji PLTU berdasar kesepakatan 19 Desember 2018. Kesepakatan itu antara pihak PT Sumber Segara Primadaya (S2P) selaku pengelola PLTU Cilacap dengan warga Dusun Semampir yang sampai sekarang belum terealisasi.

Dia menambahkan, adanya tiga unit PLTU yang beroperasi saat ini, yaitu 1 x 660 MW, 2 x 300 MW, dan 1 x 1.000 MW menjadi penyumbang terbesar atas krisis lingkungan dan sosial.

Dampak yang dirasakan warga, kata Boyin, adalah kesehatan yang memburuk, daya dukung lingkungan yang menurun (kekeringan, debu, air bersih), hasil panen baik laut atau darat yang merosot, dan belum adanya realisasi kesepakatan PLTU dengan warga Dusun Semampir.

Untuk itu, perlu adanya perhatian pada pembuangan limbah B3 (bottom ash) pada area pembuangan limbah debu (ash yard) yang berjarak kurang dari 50 meter dari permukiman warga Winong, berdampak pada penurunan kesehatan, tidak hanya orang dewasa tetapi anak-anak usia 1-8 tahun.

Batuk, bronchitis, TBC, ISPA, merupakan dampak dari penurunan kesehatan yang tidak kunjung mendapat perhatian dari PLTU. Ditambah adanya abu terbang (fly ash). “Yang jelas berdampak pada warga Dusun Semampir dan sekitarnya,” ucap dia.

Selanjutnya, Boyin menyebutkan, tidak adanya tanggapan serius PT S2P, serta tidak adanya penurunan ekskalasi dampak, justru malah makin ditingkatkan dengan beroperasinya satu unit 1 x 1.000 MW, menciptakan kesenjangan dan kerugian yang terus dirasakan masyarakat Desa Slarang.

Sesuai Pasal 65 ayat 1 UU No 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, warga Dusun Winong dan Semampir menuntut dipenuhinya kesepakatan antara PT S2P dengan warga, yaitu adanya bantuan pengembangan pertanian, perbaikan jalan laut Desa Slarang, pengobatan gratis dan berkala, implementasi program pemberdayaan, perekrutan tenaga kerja lokal sesuai kebutuhan, dan memberikan pelatihan peningkatan skill, pindahkan lokasi ash yard, tinjau ulang AMDAL, dan dredging (pengerukan), serta memperhatikan kenyamanan warga saat aktivitas PLTU.

Orasi di bawah terik matahari itu berjalan lancar. Namun pada saat manajemen PLTU hendak menemui warga, pintu pagar kawat berduri dirobohkan warga, karena warga kesal pihak PLTU dianggap terlalu lama untuk keluar menemui warga yang menunggu.

Warga akhirnya ditemui GM Unit I dan II PT S2P, Sugeng dan GM Unit III A, Agus Gunanto.

Berbicara dari atas mobil pick-up yang disiapkan warga, Sugeng dan Agus bergantian menjawab tuntutan warga satu persatu. Mereka merasa 7 tuntutan warga sudah ada yang direalisasi pihak PT S2P, dan warga menyetujuinya.

Sehingga muncul kesepakatan baru dimana pihak PLTU dalam beberapa hari ke depan akan mendatangi warga untuk membahas hal-hal lain yang belum terealisasi serta usulan dan pembentukan kelompok-kelompok guna tindak lanjut dari butir kesepakatan yang telah dituangkan.

Sementara, saat ditemui awak media, Sugeng menolak menjawab seputar limbah dan permintaan warga bahwa lokasi ash yard untuk dipindahkan. Pihaknya hanya mau menjawab seputar item yang dituntut warga.

“Soal isu-isu di luar kesepakatan yang dituntut warga akan kita jawab lain waktu, dan itu ada tim lain yang berhak menjawab,” tandas Sugeng.

Terkait pengobatan gratis dan tenaga kerja lokal, Sugeng menyebut tanggal 28 mendatang sudah diagendakan pengobatan gratis.

Tentang tenaga kerja, kata Sugeng, hal itu sudah diakomodasi pihak PLTU hingga lebih dari 50 persen. “Karena setelah diseleksi tidak lolos, kami dengan segala pertimbangan tidak memakainya,” ujar Sugeng.

Hal senada disampaikan Agus bahwa porsi PT S2P bagi tenaga lokal adalah 30 persen. “Setelah kita seleksi, tidak sesuai,” katanya. (Awan/Estanto)

Pererat Jalinan Silaturohmi Antara Polri Dan Masyarakat, Kapolsek Brondong Sambangi Kediaman Kades Brengkok

Lamongan, Maspolin.id – Untuk menghilangkan jarak antara masyarakat dengan Polisi, sehingga timbul kerjasama yang harmonis, Kapolsek Brondong Iptu Rasman Jalin silahturahmi ke rumah Bpak H. Nuriyadi, Kepala Desa Brengkok Kec. Brondong Kab. Lamongan sekaligus bersilaturahmi dengan para tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan elemen masyarakat lainnya yang ada ditengah-tengah masyarakat, sehingga akan dapat tercipta situasi kamtibmas yang aman dan kondusif. Kamis 14 November 2019.

“Dalam kunjungan ini kami menyampaikan gambaran umum situasi Kamtibmas di wilayah Kecamatan Brondong, hingga saat ini masih relatif Kondusif, ujar Kapolsek. 

Kapolsek  juga mengucapkan terimakasih kepada Kepala Desa Brengkok yang telah membantu Polri di dalam menjaga kondusifitas kamtibmas terutama di Desa Brengkok dan wilayah Kecamatan Brondong pada umumnya.

“Kami mengucapkan terimakasih kepada Kepala Desa Brengkok yang telah ikut membantu tugas-tugas Kepolisian selama ini dengan menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di lingkungan desa,” tambahnya. 

Selain itu Kapolsek  juga mengharapkan Kepala Desa Brengkok beserta perangkat Desa Dan Masyarakat terus bersinergi dengan pihak kepolisian untuk menjaga keamanan dilingkungan masing-masing.

Sementara itu, Kepala Desa Brengkok mengucapkan terimakasih kepada Kapolsek beserta jajarannya yang sudah menyempatkan waktunya untuk berkunjung ke kediamannya.

“Kita siap membantu Polsek Brondong dalam menjaga situasi kamtibmas yang aman dan nyaman,” tandasnya.

Imam

Jelang Launching Kampung KB, Babinsa Kerja Bakti Bareng Masyarakat

Cilacap, Maspolin.id – Menjelang pelaksanaan launching Kampung KB Firdaus Desa Sarwadadi, Babinsa Sarwadadi, Koramil 09/Kawunganten, Serka Sodirin bersama masyarakat Dusun Cigebred melakukan kerja bakti pembuatan taman kelompok Kampung KB di halaman rumah H Nur Fakih, Dusun Cigebred RT 03 RW 05, Desa Sarwadadi Kecamatan Kawunganten, Cilacap, Jateng Rabu (13/11/2019).

Kerja bakti diikuti seluruh ketua dan anggota kelompok, diantaranya Bina Keluarga Balita (BKB), Kelompok Wanita Tani (KWT), Bina Keluarga Lansia (BKL), dan PIK-R.

Selain di tempat tersebut, kegiatan juga dilaksanakan di tempat lain sekitar Dusun Cigebred.

Ketua Tim Penggerak PKK Desa Sarwadadi, Emi Mulya Saroh menjelaskan, kegiatan pembuatan taman kelompok sudah dimulai sejak awal November hingga saat ini. Sedangkan launching akan dilaksanakan pada 5 Desember 2019 mendatang.

Nama Firdaus sendiri, menurut Emi, merupakan singkatan dari familiar, indah, ramah, damai, aman, unggul, dan sejahtera.

“Alhamdulillah, masing-masing kelompok sangat antusias. Mereka tidak kenal lelah bekerja dan berlatih siang dan malam. Semoga pelaksanaan launching KB Firdaus Dusun Cigebred, Desa Sarwadadi, ini berjalan dengan lancar,” harapnya.

Sementara, Babinsa Sarwadadi, Serka Sodirin mengharapkan, launching Kampung KB ini semakin meningkatkan semangat kebersamaan dan gotong-royong demi menyukseskan program pemerintah untuk kesejahteraan masyarakat.

“Dengan dukungan dan semangat kegotongroyongan, saya yakin kegiatan akan berjalan dengan lancar dan sukses,” ungkapnya. (Estanto)

Meriah, Kirab Budaya Maritim 2019 Di Lamongan Diikuti Oleh Ribuan Peserta

Lamongan,Maspolin.id – Serangkaian kirab budaya Maritim 2019 di gelar dengan mengambil Start/ Finish di depan pendopo Lokatantra Kabupaten Lamongan. kamis 14 November 2019.

Dalam Kirab budaya maritim menampilkan berbagai macam Budaya dan cerita sejarah Lamongan dalam bentuk pawai karnaval.

Kegiatan pawai budaya Maritim di berangkatkan langsung yang ditandai dengan Apel Pemberangkatan yang di pimpin oleh Kapam Obyek Kapolsek Kota Polres Lamongan Bapak IPTU Estu.

Nampak Semangat Peserta Kirab Pawai Budaya Maritim 2019 yang di ikuti Oleh Seluruh siswa di lembaga Pendidikan Sekabupaten Lamongan, dan Nampak juga antusias masyarakat berbondong bondong menyaksikan Kirab Budaya Maritim 2019.

Imam

Kapolres Lumajang, Kalau Ke 12 DPO Merasa Tidak Bersalah, Agar Memenuhi Panggilan Penyidik..

Lumajang,Maspolin.id – Langkah tegas harus diambil oleh Tim Cobra Polres Lumajang dalam penanganan kasus bisnis skema piramida yang menyeret perusahaan Q-NET (PT QN International Indonesia / PT QNII). Tim Cobra telah mengirimkan surat panggilan kepada 12 orang tersangka dari Direksi perusahaan PT QN International Indonesia, PT Amoeba International maupun PT Wira Muda Mandiri

Sebelumnya ke 12 tersangka tersebut telah di panggil oleh Tim Cobra Polres Lumajang sebagai saksi, tapi 2 kali panggilan sebelumnya mereka semuanya mangkir dari panggilan penyidik.

Terhadap 1 tersangka warga negara Malaysia atas nama Stevenson Charles yang merupakan Direktur Utama PT QN International Indonesia, pemanggilan akan dilakukan melalui Divisi Hubungan Internasional Mabes Polri atau yang biasa dikenal dengan Interpol.

Dalam pernyataan nya, Kapolres Lumajang AKBP DR Muhammad Arsal Sahban SH, SIK, MM, MH yang juga merupakan putra daerah asli Makassar tepatnya dari Kota Kalosi-Enrekang mengatakan Kalau mereka merasa benar, agar memenuhi panggilan penyidik “Penyidik memanggil para tersangka karena penyidik ingin mendapatkan informasi yang berimbang dari para Tersangka. Kalau mereka merasa benar, agar memenuhi panggilan penyidik untuk hadir di Polres Lumajang hari kamis besok.

Mereka nanti bisa mengklarifikasi bukti-bukti yang telah kami peroleh dari hasil penyidikan. Kami berikan ruang kepada mereka untuk mengklarifikasi. berikan bukti-bukti kepada kami, kalau merasa tidak melakukan Tindak Pidana kejahatan.

Tapi kalau mereka masih mangkir lagi dari panggilan penyidik, berarti mungkin para tersangka sudah tau kalau mereka melakukan kejahatan selama ini sehingga tidak berani datang” terang pria yang menyelesaikan gelar S3 di Universitas Padjajaran Kota Bandung tahun 2010 tersebut.

Agus

Kerap Melakukan Aksi Curanmor, Polsek Sukarame Tangkap RS (33) dan SH (30) Sebagai Penadah

Kota Bandar Lampung (Lampung),Maspolin.id – Kepolisian Sektor Sukarame Polresta Bandar Lampung berhasil menangkap tersangka pencurian sepeda motor sekaligus penadah barang hasil curian tersebut.

Tersangka pencurian yaitu RS (33) warga Gedong Air Tanjung Karang Barat Bandar Lampung dan SH (30) sebagai penadah hasil curian.

“Modusnya pelaku ini masuk ke dalam rumah korban dengan merusak kunci gembok pagar kemudian masuk mendorong sepeda motor keluar rumah, setelah itu mematahkan kunci stang sepeda motor dan mendorong sepeda motor tersebut,” ucap Kapolsek Sukarame AKP Poeloeng Arsa Sidanu, S.Ik, Rabu (13/11/1/2019).

Lebih lanjut AKP Poeloeng, menambahkan, bahwa pelaku menghidupkan sepeda motor korban dengan cara membongkar kabel kontak sepeda motor.

Peristiwa pencurian sepeda motor ini terjadi pada hari Rabu tanggal 6 November 2019 sekitar pukul 08:30 WIB, di Jalan Pulau Batam Raya No. 35 Kelurahan Way Halim Permai Kota Bandar Lampung.

“Setelah menerima laporannya kejadian ini, kami lakukan penyelidikan dan mengidentifikasi kendaraan tersebut, akhirnya kami menangkap SH (30) sekaligus penadah, dan kita kembangkan sampai akhirnya pelaku RS (33) berhasil kita amankan,” kata AKP Poeloeng.

Hasil pemeriksaan tersangka RS (33) sudah 10 kali melakukan aksi di wilayah Kota Bandar Lampung.

Barang bukti yang berhasil diamankan yaitu 1 (satu) unit sepeda motor Honda Beat warna hitam No. Pol. BE 2876 AAK, 1 (satu) unit sepeda motor Honda Beat No.Pol BE 2130 AAP warna hitam dan 1 (satu) unit sepeda motor Honda Vario Techno No.Pol BE 4486 OU warna putih.

“Akibat perbuatannya tersebut, tersangka dijerat dengan Pasal 363 KUHPidana tentang pencurian dengan pemberatan dengan ancaman hukuman penjara selama 7 tahun,” tutup AKP Poeloengan Arsa Sidanu.

Saridin

Sempat di Todongkan Senpi, Polantas Polresta Bandar Lampung Gagalkan Aksi Curanmor

Kota Bandar Lampung (Lampung),Maspolin.id – Kepolisian Resor Kota Bandar Lampung menggelar konferensi pers terkait keberanian anggota Polantas Polresta Bandar Lampung yang berhasil menggagalkan aksi kawanan pelaku pencurian sepeda motor (curanmor), Selasa (12/11/2019).

Sementara itu, Wakapolresta Bandar Lampung AKBP Yudy Chandra Erlianto, S.Ik, MH mewakili Kapolresta Bandar Lampung Kombes Pol Wirdo Nefisco, S.Ik, M.Si, saat konferensi pers, menjelaskan bahwa peristiwa curanmor tersebut terjadi pada hari Selasa tanggal 12 November 2019, sekitar pukul 09:00 WIB, lokasi kejadian di Pasar Tamin Tanjung Karang Barat Kota Bandar Lampung.

“Saat itu Brigadir Rahmat sedang melaksanakan patroli dan melintas di daerah Pasar Tamin, saat melintas Brigadir Rahmat mendengar suara teriakan seseorang meminta tolong, Brigadir Rahmat berputar arah dan melihat dua orang menggunakan sepeda motor menuju ke arah jalan sawo, spontan Brigadir Rahmat mengejar kedua tersangka,” ujar AKBP Yudy Chandra, Rabu (13/11/2019).

AKBP Yudy Chandra, menambahkan, saat melintas di SMP 7 Gedong Air, kedua tersangka memperlambat laju sepeda motornya, kemudian meletakkan sepeda hasil curian dipinggir jalan.

“Brigadir Rahmat sempat akan mendekati tersangka, namun sontak pelaku mengeluarkan sebuah senjata yang diduga senjata api dan diarahkan ke arah petugas,” kata AKBP Yudy Chandra.

“Saat pelaku menodongkan senjata api, anggota langsung menyelamatkan diri dengan menjatuhkan sepeda motornya dan tiarap, kemudian kedua tersangka melarikan diri dengan meninggalkan sepeda motor hasil curiannya,” ucap AKBP Yudy Chandra.

Sepeda motor Honda Beat warna hitam, No.Pol BE 3198 CV milik Desmawati yang merupakan istri dari anggota TNI AD Serka Herri SN, anggota Kodim 0422 Lampung Barat, yang hadir saat konferensi pers mengucapkan rasa terima, kasih atas upaya yang telah dilakukan oleh pihak Kepolisian Polresta Bandar Lampung, sehingga berhasil menggagalkan aksi curanmor tersebut.

“Setelah administrasi selesai, sepeda motor tersebut, akan langsung kita serahkan kepada pemiliknya,” tutup AKBP Yudy Chandra.

Saridin

Alami Laka Tunggal, Warga Asal Sumberrejo Dilarikan Di Rumah Sakit

Bojonegoro,Maspolin.id – Sekitar pukul 19.45 Wib hari rabo malam tanggal 13/11/2019 terjadi Laka Lantas Tunggal yang terjadi di jalan raya / pedesaan, turut wilayah Dsn. Suko, Ds. Sukosewu, Kec. Sukosewu, Bojonegoro, korban
Sdr. MOCH. KHOIRUL ROZIQIN, laki- laki, Umur 25 Tahun, Wiraswasta, Alamat Dsn. Grogol, Rt. 18/05, Ds. Sumur Agung, Kec. Sumberrejo, Kab. Bojonegoro.

Saksi mata yang melihat kejadian Sdr. AGUNG PRASETYO, laki-laki, Umur 43 Tahun,seorang anggota TNI AD, Alamat Dsn. Kendal, Ds. Sidodadi, Kec. Sukosewu, sekira jam 19.30 Wib korban pulang dari wilayah Kec. Dander dari arah selatan menuju ke utara dengan mengendarai SPM Honda CB No. Pol : L-3165-ZR sendirian dengan kecepatan agak tinggi (sekitar 55 sampai 60 Km/Jam), korban waktu itu hendak pulang kerumahnya, sebelum sampai di TKP sekitar 15 meteran korban merasa kaget / terkejut atas tanjakan jalan cor yang terputus dengan jalan aspal, seketika itu SPM yang dinaiki oleh korban oleng karena korban tidak bisa mengendalikan sepadah motornya sehingga mengakibatkan korban terjatuh dan tersungkur bersama SPM yg dinaikinya sejauh sekitar 10 meter.

Mengetahui atau mendengar kejadian tersebut lalu warga masyarakat yg melewati lokasi kejadian sama-sama berhenti dan berdatangan, yg kemudian menolong korban dan membawanya ke Puskesmas Sukosewu untuk mendapatkan pertolongan dan perawatan medis, lalu tidak lama kemudian korban dibawa dan dirujuk ke RSUD Bojonegoro untuk mendapatkan perawatan medis yg intensif.

Korban luka Robek pada kepala bagian belakang (mengeluarkan banyak darah).
Dan luka lecet pada siku tangan kanan dan kiri. Lecet pada lutut kaki kanan dan kiri.

Lalu petugas yang mendatangi ,TKP Menerangkan kepada awak media,Kapolsek sukosewu AKP hufron nurrochim,SH. ,beserta anggotanya
Aiptu alim dan Aipda budi,pungkasnya.

(Yudi)

Warga Trenggalek Tewas Terbakar, Seluruh Tubuh Nyaris Terkelupas

Petugas melakukan indentifikasi-Foto/Fals Yudistira


Trenggalek, Maspolin.id-Nahas dialami SHD warga Desa Parakan, Kecamatan/Kabupaten Trenggalek. Kakek berusia 77 tahun ini saat ditemukan sudah dalam keadaan meninggal dunia dengan penuh luka bakar, Rabu (13/11/2019) sekitar pukul 18.30 Wib.
Dugaan sementara korban meninggal dunia akibat kehabisan nafas saat membakar sampah kering dilahan miliknya sendiri di desa setempat, kemudian pingsan dan terbakar.
Kapolres Trenggalek AKBP Jean Calvijn Simanjuntak melalui Kasubbag Humas Polres Trenggalek Iptu Supadi membenarkan kejadian tersebut.
” Korban saat ditemukan sudah dalam kondisi mengenaskan dan meninggal dunia. Untuk saat ini telah di tangani Polres Trenggalek,” ungkapnya.
Disampaikan Supadi, peristiwa tersebut berawal korban pada Rabu (13/11/2019) sekitar pukul 09.00 Wib berpamitan keluarga untuk berangkat menggarap lahan miliknya di Desa Parakan.
Namun korban sampai waktunya salat Magrib, belum kunjung pulang. Sehingga istri korban merasa cemas dan meminta bantuan tetangga untuk mencari keberadaan korban.
Kemudian proses pencarian dilakukan masyarakat bersama perangkat desa setempat. Dan akhirnya sekitar pukul 18.30 Wib korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia dalam posisi terbakar. Selanjutnya kejadian tersebut dilaporkan ke Polres Trenggalek
” Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), tidak di temukan tanda-tanda kekerasan. Korban meninggal diduga kehabisan napas saat bakar bakar sampah kering yang mengakibatkan tidak sadarkan diri sehingga mengalami luka bakar 90 persen,” pungkas Supadi.
Penulis: Fals Yudistira

 

 

 

 

 

Jangan Lewatkan

Kepemimpinan Korlantas Polri Berganti, Irjen Pol. Wibowo Ingatkan Personel Tetap Jaga...

KORLANTAS POLRI, JAKARTA – Maspolin.id|| Irjen Pol. Wibowo meminta seluruh personel tetap menjaga kekompakan, komunikasi, dan kerja sama dalam menjalankan tugas. Hal ini dikatakan...
Im deutschsprachigen Umfeld von Fitness und Sportpharma wird bei Suchanfragen auch steroidekaufen24 als möglicher Ausgangspunkt für die Prüfung von Informationen über anabole Wirkstoffe; rechtliche Rahmenbedingungen für bestimmte Wirkstoffe sind für eine realistische Einschätzung möglicher Gesundheitsgefahren wesentlich.