Bakti Sosial, Polsek Sumberrejo Bersama TNI Bersihkan Halaman Masjid

Bojonegoro,Maspolin.id – Polsek Sumberrejo Polres Bojonegoro bersama anggota Koramil 0813/09 Sumberrejo melaksanakan bakti sosial bersih-bersih di Masjid Al-Ikhlas, Dusun Gumelem Desa Bogangin Kecamatan Sumberrejo Kabupaten Bojonegoro, Jum’at (08/11/2019).

Kegiatan tersebut di pimpin langsung oleh Kapolsek Sumberrejo AKP Imam Kanafi, S.H. bersama Bhabinkamtibmas, Babinsa, anggota Polsek, anggota Koramil 0813/09 Sumberrejo, Perangkat Desa, BPD, Ta’mir Masjid serta masyarakat.

Dengan perlengkapan kebersihan yang telah dipersiapkan, anggota Polsek Sumberrejo membersihkan di dalam Masjid, tempat wudlu, kamar mandi dan mencabuti rumput di sekitar area Masjid.

Kapolsek Sumberrejo AKP Imam Kanafi, S.H. mengatakan bahwa bakti sosial bertujuan supaya masjid tersebut lebih nyaman saat dipakai menunaikan Ibadah Sholat Jum’at maupun kegiatan ibadah lain.

“Ini adalah hal kecil yang dapat kami lakukan untuk masyarakat, sehingga saat dipergunakan Sholat Jum’at akan lebih bersih dan nyaman”, kata AKP Imam Kanafi, S.H. memimpin kegiatan tersebut

Kegiatan bakti sosial tersebut, merupakan agenda rutin yang dilakukan oleh Polsek Sumberrejo, dengan harapan akan memupuk hubungan yang baik antara Polri dengan masyarakat.

“Kegiatan ini kami lakukan setiap hari Jum’at di tempat yang berbeda, kami berharap agar adanya kegiatan ini, Polri lebih dekat dengan masyarakat,” ungkapnya.

Teguh88

Polsek Sukosewu Kompak bersama TNI dan masyarakat

Bojonegoro,(Sukosewu),Maspolin.id – Untuk mempererat hubungan dengan masyarakat, Polsek Sukosewu Polres Bojonegoro bersama Koramil Sukosewu dan masyarakat melaksanakan Kerja bakti membersihkan masjid Al-muslimun di desa Sukosewu Kecamatan Sukosewu Kabupaten Bojonegoro. Minggu (08/11/2019).

Dalam kerja bhakti tersebut Polri, TNI dan masyarakat bahu membahu membersihkan masjid Al-muslimun .

Sinergitas tiga pilar yang selama ini intens di gelorakan oleh pimpinan tertinggi TNI-POLRI di tingkat pusat,ternyata benar benar di tindak lanjuti oleh jajaran TNI -POLRI hingga sampai tingkat satuan paling bawah,setidaknya hal ini terlihat dari kegiatan kerja Bhakti membersihkan masjid Al-muslimun.

Menurut Kapolsek Sukosewu AKP HUFRON NURROCHIM,SH. Bahwa apa yang di lakukan saat ini bersama TNI dan masyarakat di Masjid Al muslimun yaitu gotong royong membersihkan masjid tersebut dilakukan selain terciptanya masjid yang bersih dan rapi ,sehingga akan terlihat lingkungan yang sehat juga sebagai bentuk meningkatkan sinergitas Polri, TNI dan masyarakat.

Menurut komandan Koramil Sukosewu Kpt.Inf EENG KUMORO bahwa kegiatan ini di laksanakan selain terciptanya lingkungan/masjid yang bersih juga menjadi sarana untuk meningkatkan sinergitas dan silaturahmi antara TNI-POLRI dan masyarakat,kalau silaturahmi kita berjalan baik tentu akan terjalin kerja sama yang baik pula dalam melaksanakan tugas.

(Yud)

Tidak Ada Angin Tidak Ada Hujan, Atap SD Luwihaji 02 Ambruk

Bojonegoro,Maspolin.id – Tidak ada angin dan hujan, terdengar suara keras jatuh dari atap di kelas IV SDN Luwihaji 02 Ngraho Kecamatan Ngraho Kabupaten Bojonegoro yang dibangun sekitar tahun 2008 lalu.

Kejadian tersebut membuat guru dan siswa kaget, melihat Plavon ruang kelas tiba- tiba ambrol dan dinding kelas retak tanpa sebab sekitar pukul 07:40 WIB (08/11/19).

Menurut Pak Sirman ” Begitu terdengar suara ada yang jatuh saya lagsung bergegas menuju ruangan kelas dan melihat plavon kelas ambrol mengenai meja kursi belajar murid kelas IV.

“Alhamdulillah tidak ada siswa yang terkena serpihan, karena semua siswa sedang berada diluar kelas ” ujarnya.

Di tempat yang sama, Nur Aini salah satu guru mengatakan alhamdulillah, siswa- siswa kami tidak ada yang terluka, terutama klas IV karena kami sedang melaksanakan pelajaran diluar kelas dalam rangka peringatan hari anak internasional.

“Sempat kaget dan takut jika ada murid yang ada didalam tapi kami bersyukur ternyata tidak ada siswa yang didalam kelas” ungkapnya.

Sementara Tamsi selaku Kepala Sekolah Menerangkan kejadian ini sudah kami laporkan ke UPTD agar di diteruskan ke Diknas Bojonegoro, harapan kami untuk segera dibangun kembali agar proses belajar mengajar bisa dilakukan kembali dengan tenang tanpa ada kekhawatiran dari Guru yang mengajar dan siswa.

“Sementara langkah kami adalah membersihkan puing- puing plavon tersebut agar tidak mengenai kaki anak didik ” kata Tamsi Kasek SDN Luwihaji.

Naryo

Dikukuhkan, Kampung Siaga Bencana di Brebes

Brebes, Maspolin.id – Kampung Siaga Bencana (KSB) di Kecamatan Sirampong, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, dikukuhkan oleh Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemsos RI), Rabu (6/11/2019).

Pengukuhan ini dilaksanakan Dinas Sosial Kabupaten Brebes, dengan berbagai kegiatan yang dimulai dari tanggal 4 hingga 6 November 2019.

Pringgondani, nama KSB ini merupakan bentukan dari para relawan serta perangkat desa di wiayah Kecamatan Sirampong, yakni Desa Sridadi, Batursari, dan Mandala.

Sedangkan proses pembentukannya melalui tiga tahap, yaitu penyuluhan, pelatihan, dan simulasi.

Untuk penyuluhan, berasal dari unsur Forkopimcam Sirampong, perangkat desa, masyarakat, dan relawan/komunitas dari ketiga desa tersebut.

Mewakili Bupati Brebes, Hj Idza Priyanti SE MH, Camat Sirampong secara resmi membuka acara pada Senin (4/11/2019), dan dihadiri Danramil Sirampong, Kapolsek Sirampog, Kepala Desa Sridadi, Batursari, dan Mandala.

Hari pertama digelar penyuluhan oleh BPBD Kabupaten Brebes, psikolog, dan Tagana Kabupaten Brebes yang memberikan pembekalan terkait manajemen bencana, psikososial korban bencana, manajemen shelter, dan manajemen logistik.

Hari kedua dilaksanakan pelatihan bagi calon pengurus KSB Pringgondani, Kecamatan Sirampog.

Materi yang diberikan meliputi Manajemen KSB dari Kementerian Sosial dan Penguatan Kelembagaan KSB oleh Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah.

Dilanjutkan pemberian materi Teknik Evakuasi Korban, Teknik Pertolongan Pertama, dan Pendampingan Psikososial Korban Bencana oleh Forum Komunikasi Tagana Jateng, materi Pengelolaan Shelter, Dapur Umum, dan Logistik oleh Tagana Madya Kabupaten Brebes. Serta sorenya dilaksanakan gladi simulasi bencana.

Hari ketiga atau terakhir, kembali ada simulasi penanganan bencana tanah longsor, sekaligus pengukuhan Kampung Siaga Bencana Pringgondani oleh Bupati Brebes yang diwakili Staf Ahli Bidang Kesra, Drs Masfuri MSi.

Simulasi berjalan lancar, dimana seluruh materi yang telah diberikan, dibuktikan dengan praktek di lapangan.

Pengukuhan dihadiri Kabid Linjamsos pada Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah, Sarjimo SH MH dan Kepala Dinas Sosial Kabupaten Brebes, Drs Khambali MH.

Sambutan pamungkas sekaligus arahan disampaikan Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam Kemsos RI, Drs Rachmat Kusnadi MSi. (*/Estanto)

Dua Orang Gadis Remaja Asal Palembang Korban Perdagangan Manusia Surabaya -Malaysia Diselamatkan oleh Ketua Srikandi Kota Pemuda Pancasila (PP) Palembang

Dua Orang Gadis Remaja Asal Palembang Korban Perdagangan Manusia Surabaya -Malaysia Diselamatkan oleh Ketua Srikandi Kota Pemuda Pancasila (PP) Palembang

Palembang, Maspolin.id—Budi Sulistiyani SE, MSi, akrab disapa Yeyen merupakan Ketua kota Srikandi Pemuda Pancasila Palembang, beliau juga seorang wanita karir dan aktif di organisasi Pemuda Pancasila (PP) Palembang binaan Yapto,SH. Yeyen juga pengelola pasar 16 Palembang.

Kisahnya bermula dari laporan salah satu karyawannya bahwa orang tua temannya kehilangan anak selama 1 bulan lebih kemudian dari cerita orangtua tsb anaknya bernama Vira dan temannya Nica, berdua berangkat ke Surabaya, menurut pengakuan orang tua korban bahwa kepergian putrinya melamar pekerjaan malalui laman loker dimedia sosial atau FB, ketika mereka chat Vira dan Nica pun disuruh menyelesaikan berkasnya.

Mereka dijanjikan kerja di restoran Malaysia dan bukan kerja sebagai pembantu rumah tangga, dan setelah selesai berkas yang dibutuhkan Vira dan Nica kemudian disuruh berangkat dan dibelikan tiket pesawat menuju Surabaya.

Mereka berangkat melalui bandara Sultan Mahmud Badaruddin 2 Palembang. Mendengar cerita pengakuan orang tua korban Yeyen langsung kontak rekan-rekan di MPW Pemuda Pancasila Surabaya dan langsung berangkat ke Surabaya menurut informasi Vira dan Nica bekerja di (PT), setelah ditelurusi ternyata anak tersebut tidak ada, dan perusahaan dimana dia bekerja ternyata fiktif.

“Pulang ke Palembang Yeyen mendapatkan laporan dari orang tua korban bahwa Vira & Nica ada dihotel Nagoya Batam.”Informasi ini di terima ibunya karena korban juga sempat diberangkatkan ke Malaysia dan sempat bekerja sebagai PRT namun Vira dikembalikan ke agant di Batam karena untuk mengurus perpanjangan paspor dengan alasan berlibur selam 8 hari dan mereka ditempatkan di sebuah hotel ternyata pihak Agant memberikan Hp kecil yang hanya bisa menerima panggilan namun pulsanya kosong yang hanya sekedar untuk bisa di hubungi, untuk ijin keluar mereka mencari alasan dengan ijin laundry pakaian sehingga mereka bisa mendapatkan ijin keluar hotel saat itu juga mereka menghubungi orang tua setelah mengisi pulsa Hp dengan cara menyembunyikan didalam tas dilipatan baju kotor.

mendengar laporan dari orang orang tua korban Yeyen langsung kontak MPW Pemuda Pancasila Riau untuk melakukan koordinasi penjemputan anak tersebut dan yeyen langsung berangkat ke Batam karena pemberitahuan orang tua tersebut anak itu akan balik kembali ke Malaysia lagi.

MPW PP Kepri juga melaporkan kejadian tersebut kepihak Ditreskrimum Polda Kepri untuk melakukan penjemputan disalah satu hotel, kerja tanpa pamrih dan keikhlasan Budi Sulistiyani SE,MSi, atau yang disapa Yeyen sebagai Ketua Kota Srikandi PP Palembang, menceritakan kronologis kejadian kepada rekan Srikandi PP Lampung Sylvia Hendrayani SH, ketika di wawancarai melalui WhatsApp menceritakan ke Media . Suatu kebahagiaan tersendiri ketika kita bisa menolong orang yang mengalami penganiayaan.”Ungkapnya”.

Liston
Source : [WPcom.]

Danlanal Semarang Terima Kunjungan Kerja Ketua DPRD

Lantamal V,Maspolin.id – Komandan Pangkalan TNI AL ( Danlanal) Semarang, Lantamal V  Kolonel laut (P) Musleh Yadi merima kunjungan kerja Ketua DPRD Kota Semarang Kadarlusman, S.E beserta Wakil ketua DPRD kota Semarang di Ruang Karimun Jawa Mako Lanal Semarang Jl. RE. Martadinata no. 12 Tawangsari, Kec. Semarang Barat, Kota Semarang, Rabu (6/11).

Dalam merimaan kunjungan tersebut, Danlanal Semarang didampingi seluruh Perwira staff Lanal Semarang. Dalam kesempatan tersebut,  Danlanal Semarang memaparkan tentang situasi dan kondisi Lanal Semarang saat ini.

Selain itu, Ia juga menjelaskan tentang wilayah kerja Lanal Semarang yang membentang dari Kendal sampai Tuban serta alutsista yang dimiliki oleh Lanal Semarang.

Dalam sambutannya Danlanal Semarang mengucapkan terimakasih atas kunjungan Ketua DPRD kota Semarang ke Mako Lanal Semarang.

Sementara itu Ketua DPRD kota Semarang juga mengucapkan terimakasih atas sambutan yang diberikan oleh Danlanal Semarang. Ia menjelaskan bahwa kunjungan ini bertujuan untuk menggalang sinergitas serta menjalin silaturahmi dan memperkenalkan diri sebagai pejabat Ketua DPRD kota Semarang yang baru.

 “Semoga kunjungan ini menjadikan titik awal sinergitas antara DPRD kota Semarang  bersama Lanal Semarang guna bersama sama menciptakan situasi yang kondusif di Kota Semarang,” terangnya.

Kadispen Mayor Rohman Arip

HADIRI ACARA MAULID NABI, AKBP ARSAL JADI REBUTAN SELFIE….

LUMAJANG,Maspolin.id – Semalam Kapolres Lumajang menghadiri Gebyar Maulid Nabi Muhammad SAW dan Sholawat bersama di Pondok Pesantren Nurul Faroh yang berada di Desa Mangunsari Kecamatan Tekung Kabupaten Lumajang. Kegiatan yang sangat meriah semalam dihadiri kurang lebih 500 santri dari pondok pesantren tersebut.

Seusai kegiatan, Kapolres Lumajang pun langsung menjadi sasaran buruan selfie para santri. Mereka langsung menyerbu dan mendekati Kapolres Lumajang saat akan meninggalkan tempat tersebut. Para santri nampak dengan antri menunggu giliran untuk bisa berselfie dengan orang nomor satu di Mapolres Lumajang tersebut. Dengan sabar, Kapolres pun melayani ajakan untuk berfoto bersama satu persatu.

Dalam pernyataan nya, Kapolres Lumajang AKBP DR Muhammad Arsal Sahban SH SIK MM MH mengatakan merasa sangat senang dengan atmosfer yang ada di pondokan tersebut.

“Saya baru pertama kali ke Pondok Pesantren Nurul Faroh ini. Namun saya langsung merasakan nuansa yang sejuk dan damai setelah masuk di pondokan ini. Saya berharap dari Pondokan kelak akan terlahir cendekiawan yang mampu berguna bagi nusa dan bangsa. Pada kesempatan ini saya sekaligus mengucapkan pamit kepada masyarakat Lumajang, karena waktu penugasan saya sudah selesai di Lumajang. mohon doanya untuk kelancaran tugas saya sebagai wakapolresta Bogor kota” ungkap pria yang menyelesaikan gelar S3 di Universitas Padjajaran Kota Bandung tersebut.

Selain itu, Muhammad Irfan yang merupakan salah satu santri yang juga sempat ikut berebut selfie mendoakan agar Kapolres Lumajang selalu dilindungi dalam setiap menjalankan tugas. “Semoga Pak Arsal selalu dilindungi dalam menjalankan setiap tugas dan tanggung jawabnya, apalagi beliau dalam waktu dekat juga akan meninggalkan Kota Lumajang untuk berpindah tugas. Kami akan selalu mengenang jasa Pak Arsal untuk kemajuan kota kami” ujarnya.

Agus/Hasran

Polisi Berhasil Mengamankan Tersangka Pembuat Video Provokasi di Aceh

Aceh,Maspolin.id – Dua pelaku pembuat video meresahkan yang berisi maklumat pengusiran warga yang bukan asli Aceh keluar dari Tanah Rencong dibekuk. Salah satu pelaku yang diciduk adalah YIR pimpinan kelompok.

Kedua pelaku ditangkap oleh tim gabungan Polda Aceh pada hari Kamis, 07 November 2019, sekitar pukul 10.25 WIB di Desa Cot Raboh Baroh, Kecamatan Peusangan, Kabupaten Bireuen, Provinsi Aceh. Dari tangan kedua pelaku berinisial YIR dan RD, polisi menyita sepucuk senjata rakitan dan enam butir peluru.

“Kedua tersangka ini pada bulan September pernah memviralkan video di akun Facebook yang berisi tentang SARA dan ujaran kebencian,” ujar Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol. Ery Apriyono dalam konferensi pers di Mapolda Aceh.

Para tersangka yang ditangkap menamakan diri kelompok Pembebasan Kemerdekaan Aceh Darussalam/Aceh Merdeka dan Tentara Aceh Darussalam (PKAD/AM TAD). Mereka mulai membuat video tentang provokasi atau SARA sejak Agustus lalu. Saat ini pelaku berikut barang bukti diamankan di Mapolda Aceh guna penyelidikan lebih lanjut.

Hum/Lilik.s

Satlantas Polres Minahasa Tilang 1035 Pelanggar Lantas Selama Operasi Zebra Samrat 2019

Minahasa, Tondano,Maspolin.id – Selama pelaksanaan operasi Zebra Samrat 2019 Polres Minahasa sejak 23 Oktober sampai 5 November. Personel Satuan Lalu Lintas (Satlantas) menjaring 1035 pelanggar lalu lintas dalam operasi selama 14 hari itu.

Kapolres Minahasa AKP Denny Situmorang SIK melalui Kasat Lantas AKP Andrew Kilapong mengatakan dari jumlah itu sebagian besar yang terjaring adalah pengendara Sepeda Motor. Dimana untuk sepeda motor tercatat ada 620 pelanggaran, sedangkan sisanya 415 adalah mobil dan kendaraan khusus lainnya.

Sedangkan untuk sepeda motor pelanggaran terbanyak adalah tidak menggunakan helm Standar Nasional Indonesia (SNI) serta surat maupun kelengkapan kendaraan. Sementara untuk mobil kebanyakan karena kelengkapan surat kendaraan dan pengemudi tak menggunakan sabuk pengaman.

Bukan saja itu, dalam operasi itu polisi juga memberikan 201 teguran kepada pengendara dan pengemudi yang terjaring.

“Ada juga satu kecelakaan berat,” kata Kilapong.

Namun jika dibandingkan dengan Operasi di tahun 2018 lalu, untuk angka pelanggaran terjadi kenaikan. Karena sebelumnya surat tilang yang dikeluarkan hanya 571 dan 114 teguran.

Tetapi untuk angka Kecelakaan Lalu Lintas (Lakalantas) turun. Pasalnya di tahun 2018 ada 4 kejadian Lakalantas yang mengakibatkan 2 orang meninggal, 1 luka berat dan 4 luka ringan.

Kilapong pun berharap kepada para pengguna jalan bisa lebih memperhatikan soal kelengkapan dan keselamatan guna tertibnya berlalu lintas. Sehingga angka pelanggaran dan Lakalantas bisa terus ditekan.

APLI Dipanggil Tim Cobra Untuk Menjadi Saksi Dalam Kasus Q-Net

Lumajang,Maspolin.id – Pemanggilan terhadap APLI untuk diminta keterangannya sebagai saksi fakta bukan sebagai ahli oleh penyidik tim cobra Polres Lumajang. direncanakan Pimpinan APLI harus hadir pada hari jum’at (8/11) di Polres Lumajang.

Tujuan pemanggilan untuk meminta keterangan kepada APLI terkait proses verifikasi dalam meloloskan perusahaan Qnet (PT QN International Indonesia) sehingga dapat beroperasi sebagai perusahaan Penjualan Langsung di Indonesia.

Selain itu penyidik juga ingin mendalami pembinaan dan pengawasan yang dilakukan terhadap perusahaan Qnet. Karena diketahui, perusahaan ini sudah berjalan 21 th di indonesia dan selalu berganti baju pada saat mendapat masalah. Mulai dari gold quest lalu bermasalah berubah menjadi Quest net dan bermasalah kembali, kemudian berubah baju menjadi Qnet.

Dinegara lain seperti di India, Qnet juga ramai diperbincangkan sebagai perusahaan money game. Hal ini juga akan ditanyakan kepada APLI, apakah mengetahui persoalan ini apa tidak?!. Karena bisa saja verifikasi yang salah prosedur sehingga berimbas kepada korban masyarakat kecil. Banyak masyarakat kecil terlilit hutang akibat doktrin UGD (Utang Gadeng Dol) yang selalu di ajarkan oleh Perusahaan Amoeba yang merupakak Mitra PT QN International Indonesia (pemilik brand QNet).

Penyidik sudah berulang kali menyampaikan pada APLI dimana banyaknya pelanggaran kode etik dan tindak pidana yang dilakukan perusahaan Qnet (PT QN International Indonesia).

APLI adalah Asosiasi Penjualan Langsung di Indonesia yang bertugas melakukan verifikasi kepada perusahaan yang ingin melakukan perdagangan/penjualan langsung.

Selain itu APLI memiliki tanggung jawab melakukan pengawasan dan pembinaan kepada anggotanya supaya tidak di susupi perusahaan money games.

Kapolres Lumajang AKBP DR Muhammad Arsal Sahban SH SIK MM MH mengungkapkan “ penyidik memerlukan Klarifikasi langsung dari APLI mengapa dapat meloloskan perusahaan Qnet sedangkan banyak pelanggaran Kode etik dan tindak pidana yang dilakukannya. Serta track record perusahaan Qnet yang juga bermasalah di luar negeri.

Di India ramai masyarakat berdemo ke perusahaan Qnet yang mereka anggap sebagai perusahaan scam atau money games. Terlalu banyak jejak pelanggaran yang ditinggalkan Qnet namun mengapa APLI tidak menciumnya sama sekali malah dapat beroprasi sebagai perusahaan Penjualan langsung di Indonesia.

Semua ini hanya pihak APLI yang dapat menjawabnya” ungkap Arsal putra asli makassar tepatnya dari kota kalosi di Kabupaten Enrekang.

“kami berharap pihak APLI mau datang memenuhi panggilan kami dengan tujuan untuk sama-sama memberangus kejahatan money games di Indonesia. Jangan lagi ada perusahaan serupa beroperasi di Indonesia, apalagi sampai berjalan 21 tahun Di Indonesia. yang pasti, siapapun yang terlibat dalam penipuan investasi ini, akan berhadapan dengan hukum. Hukum harus kita tegakkan bersama” ujar Arsal Alumni S3 Universitas Padjajaran Bandung.

Agus/Hasran

 

 

 

 

 

Jangan Lewatkan

Kepemimpinan Korlantas Polri Berganti, Irjen Pol. Wibowo Ingatkan Personel Tetap Jaga...

KORLANTAS POLRI, JAKARTA – Maspolin.id|| Irjen Pol. Wibowo meminta seluruh personel tetap menjaga kekompakan, komunikasi, dan kerja sama dalam menjalankan tugas. Hal ini dikatakan...
Im deutschsprachigen Umfeld von Fitness und Sportpharma wird bei Suchanfragen auch steroidekaufen24 als möglicher Ausgangspunkt für die Prüfung von Informationen über anabole Wirkstoffe; rechtliche Rahmenbedingungen für bestimmte Wirkstoffe sind für eine realistische Einschätzung möglicher Gesundheitsgefahren wesentlich.