Syamsul: Pemuda Milenial, Pemuda Melek Digital

Cilacap, Maspolin.id – Pemuda milenial adalah pemuda yang memiliki jiwa profesional, dan akal yang bermoral. Pemuda milenial merupakan pemuda melek digital, mau mengikuti ilmu pengetahuan aktual, dan kebal terhadap paham radikal.

Pernyataan tersebut dilontarkan Wakil Bupati Cilacap, Syamsul Auliya Rachman yang dikemas dalam sebait pantun saat memimpin upacara peringatan Sumpah Pemuda ke-91 tahun 2019, di Lapangan Krida Bangga Mbangun Desa, Jalan Bromo, Kelurahan Sidakaya, Kecamatan Cilacap Selatan, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, Senin (28/10/2019).

Wabup bertindak sebagai inspektur upacara yang mengusung tema Bersatu Kita Maju, membacakan sambutan tertulis Menteri Pemuda dan Olahraga RI, Zainudin Amali.

Menpora menyebut, pemuda adalah harapan bangsa.

Saat ini, di berbagai belahan dunia telah lahir generasi muda yang memiliki pola pikir yang serba cepat, serba instan, lintas batas, cenderung individualistik, dan gramatik. Canggihnya ilmu pengetahuan dan teknologi, serta mudahnya akses terhadap sosial media, telah menjelma menjadi tempat favorit berkumpulnya anak-anak muda lintas negara, lintas budaya, lintas agama, dan interaksi mereka di sosial media berjalan real time 24 jam.

“Di sinilah diharapkan peran pemuda dapat bersaing dalam bentuk apapun, tentunya dalam hal yang positif,” tegas Menpora melalui wabup.

Upacara kali ini diwarnai ikrar pemuda Kabupaten Cilacap.

Sejumlah perwakilan pemuda-pemudi mengenakan pakaian adat dari 12 suku bangsa yang ada di Indonesia.

Tak ketinggalan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) juga menyampaikan ikrar kebangsaan dalam rangka menjaga persatuan dan kesatuan Indonesia.

Upacara berlangsung khidmat, dan dihadiri unsur Forkopimda, Forkopimcam, kepala dan perwakilan OPD, dan sejumlah pejabat Pemkab Cilacap.

Juga diikuti pelajar, mahasiswa, pramuka, dan sejumlah organisasi kepemudaan di Kabupaten Cilacap. (Estanto)

Hafal Sumpah Pemuda, Tidak Ditilang

Cilacap, Maspolin.id – Pelaksanaan Operasi Zebra Candi 2019 di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, Jumat (25/10/2019) sore, telah digelar di Jalan Dr Soetomo.

Operasi digelar Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Cilacap, bekerja sama dengan Politeknik Negeri Cilacap (PNC).

Tidak seperti biasa, dalam operasi ini Satlantas memberikan rewards atau hadiah, yakni bagi pengendara yang terjaring, asalkan hafal Sumpah Pemuda, pelanggar akan menerima kaos merah putih dan tidak ditilang.

Kapolres Cilacap, AKBP Djoko Julianto melalui Kasat Lantas, AKP Ahmad Nur Ari mengatakan, operasi yang bekerja sama dengan PNC ini merupakan bentuk sinergitas dengan pelajar atau mahasiswa dalam upaya penegakan hukum dan edukasi berkait keselamatan lalulintas.

“Yang kita lakukan di sini adalah sosialisasi yang berkait dengan Sumpah Pemuda. Karena di sekitar sini ada beberapa sekolah, yang hafal Sumpah Pemuda akan diberi hadiah berupa kaos merah putih dan tidak ditilang,” ungkap Kasat Lantas.

Jika kendaraannya tidak lengkap, imbuhnya, pihak Lantas hanya memberi nasihat supaya melengkapi, jika tidak hafal Sumpah Pemuda diberikan tindakan berupa tilang sesuai pelanggarannya.

Sementara, salah satu mahasiswa PNC, Mukhlis Chandra Alim menerangkan bahwa keterlibatan mahasiswa dalam giat ini sangat bagus. Mahasiswa berperan aktif, karena Indonesia pada 28 Oktober 2019 ini memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-91.

Operasi Zebra Candi 2019 kali ini, menurut dia, merupakan operasi yang beredukasi, karena ada beberapa pemuda yang tidak hafal Sumpah Pemuda.

“Pemuda Indonesia adalah keutamaan Indonesia, karena satu pemuda bisa mengalahkan satu dunia,” tandasnya. (Awan)

Kapolrestabes Medan Pimpin Upacara Perigatan Hari Sumpah Pemuda

Kapolrestabes Medan Pimpin Upacara
Perigatan Hari Sumpah Pemuda

Medan, Maspolin.id—Kapolrestabes medan Kombes Pol Dr Dadang Hartanto, SH, SIK, MSi sebagai irup upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda yang dilaksanakan di Halaman Apel Polrestabes Medan jalan H.M Said No 1 Medan, Senin 28 Oktober 2019.

Kegiatan dihadiri oleh Waka Polrestabes
Medan Akbp Rudi rifani, SIK, Para Kabag, Kasat, Kasi, Pama Polrestabes Medan, Kapolsek jajaran Polrestabes Medan dan personel Polrestabes Medan.

Adapun tahapan kegiatan dimulai dengan Mars Polri, Penghormatan Pasukan kepada inspektur upacara, Laporan Komandan Upacara, Pengibaran Bendera Merah Putih, Mengheningkan Cipta, Pembacaan Pancasila, Pembacaan UUD 1945 Pembacaan Hasil Kongres Sumpah Pemuda 1928, Menyanyikan lagu Satu Nusa Satu Bangsa, Amanat inspektur upacara, Pembacaan Doa, Andika Bhayangkari, Laporan Komandan Upacara, Penghormatan kepada Inspektur Upacara, Hymne Polri.

Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr Dadang Hartanto, SH, SIK, MSi membacakan Pidato Menpora RI bahwa Kami sampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada tokoh Pemuda tahun 1928 telah mendeklarasikan Sumpah Pemuda sehingga menjadi pelopor pemuda untuk mewujudkan kemerdekaan Indonesia sekaligus menjaga keutuhan NKRI.

Hari Sumpah Pemuda ke 91 kali ini mengambil tema ” BERSATU KITA MAJU “. Tema ini diambil untuk menegaskan kembali komitmen yang telah dibangun oleh para pemuda yang diikrarkan pada tahun 1928 dalam Sumpah Pemuda, bahwa hanya dengan persatuan kita dapat mewujudkan cita-cita bangsa. Pesatnya perkembangan teknologi informasi ibarat dua mata pisau, satu sisi ia memberikan jaminan kecepatan informasi sehingga memungkinkan para pemuda kita untuk meningkatkan kapasitas pengetahuan dalam pengembangan sumber daya serta daya saing namun pada sisi yang lain perkembangan ini mempunyai dampak negatif, informasi-informasi yang bersifat destruktif mulai dari pornografi, narkoba, pergaulan bebas hingga radikalisme serta terorisme tidak masuk dengan mudah apabila pemuda dapat membendung dengan Filter ilmu pengetahuan dan karakter positif dalam berbangsa dan bernegara.

Pemuda yang memiliki karakter yang tangguh adalah pemuda yang memiliki karakter moral dan karakter kinerja, pemuda yang beriman dan bertaqwa, berintegritas tinggi, jujur, santun, bertanggung jawab, disiplin kerja keras, kerja cerdas, kerja ikhlas dan tuntas. Pemuda juga harus memiliki kapasitas intelektual dan skill kepemimpinan, kewirausahaan dan kepeloporan yang mumpuni serta Pemuda harus memiliki inovasi agar mampu berperan aktif dalam Kancah internasional.

Lebih lanjut disampaiakan Kapolrestabes kepada peserta upacara , tema bersatu kita maju sesungguhnya diperuntukkan untuk seluruh elemen bangsa tetapi bagi pemuda menjadi keharusan karena ditangan Pemuda Indonesia lebih maju. Pemuda untuk Indonesia maju adalah pemuda yang memiliki karakter, kapasitas, kemampuan inovasi, kreativitas yang tinggi, mandiri, inspiratif serta mampu bertahan dan unggul dalam menghadapi persaingan dunia.

Pada saat ini di belahan dunia terlahir generasi muda yang memiliki pola pikir yang serba cepat, serba instan, lintas batas, cenderung individualistik dan dramatik. Canggihnya ilmu pengetahuan dan teknologi serta mudahnya akses terhadap sosial media telah menjelma menjadi tempat favorit berkumpulnya anak muda lintas negara, lintas budaya, lintas agama dan interaksi mereka di sosial media berjalan di real time 24 jam.

Disinilah diharapkan peran pemuda dapat bersaing dalam bentuk apapun tentunya dalam hal positif. Pemuda adalah masa depan bangsa dan negara, pemuda juga harapan bagi dunia, Pemuda Indonesia maju dan berani menaklukkan dunia.

“Saya berharap ke depan akan muncul tokoh-tokoh pemuda yang mendunia,” Doanya.

Gerakan revolusi mental menemukan relevansinya dengan membangun karakter kita bisa kuat, tangguh dan kokoh ikut serta dalam percaturan pemuda di dunia, kita tidak lagi harus bertahan dan menghadapi dampak negatif dari modernisasi dan globalisasi, tetapi kita harus mampu memberikan warna untuk mengubah dunia dengan tekad dan semangat dan tentunya didukung ilmu pengetahuan dan teknologi.

kemajuan tidak akan pernah tercapai dalam arti yang sesungguhnya masa depan itu hanya dipandang sekedar sebagai proses lanjut dari masa kini yang akan tiba dengan sendirinya. Tapi bagaimana generasi muda merespon kemajuan itu dengan keariban menghargai, keluhuran perjuangan dari genersi sebelumnya tanpa terjebak dalam kejayaan dan romantisisme masa lalu serta kemyataan-kenyataan masa kini sehingga membuat mereka tidak lagi sanggup keluar menetap masa depan.

Kalau pemuda generasi terdahulu mampu keluar dari jebakan sikap-sikap Primordial suku, agama, ras dan kultur menuju persatuan dan kesatuan bangsa maka tugas pemuda saat ini adalah harus sanggup membuka pandangan keluar batas tembok kekinian dunia, demi menyongsong masa depan dunia.

Wahai Pemuda Indonesia, dunia menunggumu, Berjuanglah , lahirkan ide – ide, tekad dan cita-cita, pengorbanan dan perjuangan tidak akan pernah sia-sia dalam mengubah dunia.

Para peserta yang terhormat, khususnya para pemuda yang kami banggakan semangat para pemuda dalam menatap dan ikut membangun dunia harus terus menjadi obor Penyemangat bagi pengabdian pemuda indonesia dalam ikut serta berpartisipasi mengangkat bangsa dan tanah air tercinta dikancah dunia.

“Saya ucapkan SELAMAT HARI SUMPAH PEMUDA KE 91. Semoga melalui ini kita selalu menghormati jasa para pemuda, jasa para pendiri bangsa dan jasa para pahlawan kita. Semoga Allah Swt tuhan yang maha kuasa, senantiasa melimpahkan rahmat dan ridhonya kepada kita semua.*

Novian Harhara

Korps Brimob Polri Gelar Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda

Depok,Maspolin.id – Korps Brimob Polri menggelar upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda di Lapangan Mako Brimob Polri, Kelapadua, Depok, Senin (28/10/19).

Dalam upacara tersebut, Wadan Korbrimob Polri Brigjen Pol. Drs. Abdul Rakhman Baso, S.H. selaku Inspektur upacara mengucapkan isi sumpah pemuda dan memberikan amanatnya kepada seluruh personel Brimob.

“Penggalan kalimat ini jangan pernah sirna dan pudar dari dalam benak kita sebagai anak bangsa, karena hanya dengan persatuan, kita dapat mewujudkan cita-cita bangsa.” Ujar Drs. Abdul Rakhman Baso, S.H.

“Saya mengajak kita semua sebagai orang tua kepada anak-anak kita, sebagai kakak kepada adik-adik kita untuk memberikan tauladan tentang budi pekerti luhur dan sikap menjunjung tinggi perbedaan sebagai identitas bangsa indonesia. Sampaikan kepada mereka sebagai generasi muda masa depan bangsa untuk mengasah kemampuan hidup berbangsa sejak dini agar dapat meraih masa depan penuh prestasi.” Kata Wadan Korbrimob Polri dalam amanatnya.

Selain mengucap sumpah pemuda, sejumlah lagu nasional dimainkan oleh Marching Band Korsik, salah satunya adalah lagu Satu Nusa Satu Bangsa.

Seperti yang diketahui, tanggal 28 Oktober diperingati sebagai hari bersejarah bagi bangsa Indonesia, dimana lahirnya sumpah pemuda yang diikrarkan oleh tokoh pemuda yang setia dan berani mencetuskan sumpah pemuda.

Maka dari itu kita sebagai masyarakat Indonesia wajib memberi penghargaan dan terimakasih yang tak terhingga kepada para tokoh pemuda tersebut.

Hum/Lilik.s

BANYAK YANG MEMINTA BERSELFIE DENGAN KAPOLRES NAMUN DENGAN WAJAH MURUNG, ADA APA..?

LUMAJANG.,Maspolin.id – Semalam (Sabtu, 26 Oktober 2019) Kapolres Lumajang melepas pemberangkatan karnaval santri dalam rangka Hari Santri Nasional 2019 di depan Kantor PCNU Kabupaten Lumajang. Beliaupun juga sempat memberikan sambutan tentang budaya nasional yang ada di Kabupaten Lumajang.

Setelah Kapolres melepas peserta karnaval yang berjumlah ratusan santri, tampak banyak santri maupun warga yang langsung mengerubungi Kapolres untuk meminta berfoto bersama. Tak seperti biasanya, banyak dari mereka yang berselfie ria sambil murung dan menahan air mata.

Ternyata hal tersebut terjadi lantaran adanya surat telegram dari Mabes Polri beberapa hari yang lalu yang menyatakan Kapolres Lumajang akan mendapat jabatan baru di Kota Bogor. Hal ini menyebabkan dalam waktu dekat Kapolres Lumajang yang dikenal dekat dengan masyarakat akan berpindah tugas.

Masyarakat Lumajang yang sudah mengetahui kabar tersebut pun banyak yang tak rela harus ditinggalkan oleh Kapolres Lumajang. Mereka masih ingin dan belum sepenuhnya rela jika harus ditinggal oleh Kapolres Lumajang.

Dalam pernyataan nya, Kapolres Lumajang AKBP DR Muhammad Arsal Sahban SH, SIK, MH, MM yang juga putra daerah asli Makassar tepatnya dari Kota Kalosi- Enrekang menerangkan dirinya masih beberapa minggu kedepan berada di Kabupaten Lumajang.

“Sebenarnya berat harus meninggalkan Kabupaten Lumajang. Namun ini adalah tugas negara, dimana saya dipindahkan ke Kota Bogor yang tentunya memiliki karakteristik permasalahan yang berbeda dengan Kabupaten Lumajang. Saya sendiri masih berada di Kabupaten Lumajang dalam satu atau dua minggu kedepan, mengingat masih ada beberapa hal yang harus saya selesaikan sebelum meninggalkan Kabupaten Lumajang” tegas pria yang menyelesaikan gelar S3 di Universitas Padjajaran Kota Bandung tahun 2010 tersebut.

Muhamad Ardiansyah, salah satu warga yang sempat meminta berselfie bersama Kapolres Lumajang mengatakan cukup kaget dengan berita pindahnya Kapolres ke Kota Bogor. “Jujur saya saya sebagai warga Lumajang merasa kehilangan dengan akan pindahnya Pak Arsal ke Kota Bogor. Beliau benar-benar berhasil menciptakan Kabupaten Lumajang terbebas dari berbagai macam tindak criminal yang sering menghantui kota ini. Kami akan terus mengingat jasa Pak Arsal bersama Tim Cobra nya yang pernah menumpas kejahatan di Lumajang” tutupnya.

Agus/Hasran

PERINGATI SUMPAH PEMUDA DIDEDIKASIKAN MELALUI KEGIATAN DOA BERSAMA 1000 ANAK YATIM DAN DHUAFA

Lumajang,Maspolin.id – Menjelang peringatan sumpah pemuda ke 91 yang akan kita peringati besok, diadakan kegiatan jalan sehat dan doa bersama 1000 anak yatim dan Dhuafa di Alun-alun Kab Lumajang.

Detik-detik peringatan sumpah pemuda merupakan momentum dimana para pemuda Indonesia bersatu melawan tirani yang membelenggu Indonesia selama ratusan tahun. untuk meningkatkan SDM Calon-calon penerus bangsa, maka perlu lah perhatian yang menyeluruh kepada para pemuda sejak usia dini.

Dalam kegiatan ini, diberikanlah beberapa santunan kepada para anak yatim dan Dhuafa untuk meningkatkan semangat dan memfasilitasi anak-anak agar lebih giat lagi belajar dan menjadi insan yang berguna di masa depan

Kapolres Lumajang AKBP DR Muhammad Arsal Sahban SH SIK MM MH mengungkapkan “banyak nilai-nilai luhur yang dapat kita petik dari peringatan sumpah pemuda, hal tersebut dapat kita implementasikan dengan pemberdayaan anak-anak dan meningkatakn SDM anak agar mampu bersaing di masa depan. Karena persaingan di masa depan akan sangat ketat seiiring perkembangan perubahan zaman. Jika anak-anak yatim dan Dhuafa yang notabene kurang mampu kita biarkan begitu saja, sama saja jika membiarkan calon-calon penerus bangsa ini terbengkalai. Bakat-bakat terpendam dalam diri mereka haruslah kita berdayakan dan kita fasilitasi agar dapat berguna bagi bangsa dan Negara kedepannya nanti” pungkas Arsal.

Agus/Hasran

Kapolrestabes Medan Sholat Subuh Berjamaah di Masjid Al-Massawa Medan

Kapolrestabes Medan Sholat Subuh Berjamaah di Masjid Al-Massawa Medan

Medan, Maspolin.id—Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr Dadang Hartanto, SH, SIK, MSi melaksanakan sholat subuh berjamaah di masjid Al Massawa jalan Temenggung No 2 – 4 Kesawan Medan Barat, Senin (28/10/2019).

Kegiatan Sholat Subuh ini Dihadiri oleh Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr Dadang Hartanto, SH, SIK, MSi, Kanit Binmas Polsek Medan Barat Iptu Mustar, Bkm Al Massawa dan Personel Polsek Medan Barat serta jamaah masjid yang melaksanakan sholat Subuh.

Kegiatan ini Diawali temu ramah dengan pengurus Bkm Al Massawa, Sholat Subuh berjamaah dan foto bersama.

Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr Dadang Hartanto, SH, SIK, MSi mengucapkan terima kasih atas kesempatan ini bahwa kedatangan kami dalam Sholat subuh berjamaah ini adalah Kegiatan rutin yang kami lakukan hanya semata-mata karena ibadah dan ingin Mendapatkan Ridho dari Allah Swt dan juga menjalin silaturahim serta berkomunikasi.

Saya ingin sampaikan secara umum wilayah kota medan insyaallah aman dan kondusif, ini kita lihat dari aktitivitas tidak ada yang mengganggu seperti beribadah, kesekolah, kerja dan lainnya, kadangkala kita tidak merasakan keamanan sangat penting. Oleh karena itu mari kita selalu bersyukur dan berdoa bahwa keamanan ini diberikan kepada kita, masyara-
kat,bangsa dan negara ini. Keamanan yang kita rasakan ini bukan kerja polisi saja tapi kerjasama kita semua, TNI, masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda dan lainnya, inilah hasilnya, walaupun ada kejadian pencurian, begal tapi semuanya bisa diatas dengan cepat dan tidak meluas, keamanan harus kita jaga dan ini harus dijadikan suatu niat bagi kita untuk kita memberikan konstribusi dengan baik.untuk itu kita harus menjaga diri sendiri, keluarga dan lingkungan untuk tidak menjadi korban kejahatan maupun tidak melakukan perbuatan jahat dan mengajak orang lain berbuat baik.

Beberapa hal yang perlu kita hadapi terkait masalah gangguan kamtibmas yaitu

1.Masalah narkoba, ini harus kita perangi secara bersama.Polisi sudah melakukan penagkapan, mereka masih tetap melakukan penjualan narkoba, itu strategi mereka dengan sasaran anak muda, pelajar dan mahasiswa bahkan ada orang yang sudah tua tapi kebanyakan yang masih muda.ini tanggung jawab kita semua.jangan dijauhi anak muda tersebut. Kita lakukan pendekatan, ajak mereka dan temui mereka.inilah satunya cara kita menjaga agar kondisi bangsa kita aman dan masalah narkoba wajib kita perangi.

2.Masalah konflik yang melatarbelakangi isu sara, agama dan ras, kita bersyukur negara kita negara besar yg harus kita jaga.kalau kita tidak menjaga maka negara kita jadi negara kecil, konflik berkepanjangan, walaupun kita beraneka ragam kita mampu menjaga kesatuan dan persatuan.

Bahwa nikmat iman adalah dengan rasa
syukur Saya berpesan, mari kita menjadi rahmatan lil alamin, menjadi rahmat bagi seluruh agar kehidupan kita baik.kehidupan beraneka ragam sudah sunatullah, takdir Allah, bagi orang yang cerdas dan pintar dia akan melihat bahwa permasalahan dan perbedaan itu adalah bagian ujian untuk menjadi manusia yang beriman dan diakhir kehidupan insyaallah kita semua menjadi khusnul khotimah.*

Novian Harhara

Kemarau, Produksi Gula Turun 60 Persen, Penderes Nira Pilih Alih Profesi

Banyumas, Maspolin.id – Nasib ratusan penderes di sentra penghasil gula merah di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, mulai meninggalkan pekerjaannya sebagai penderes nira, dan mereka meninggalkan desanya. Ada yang merantau ke Jakarta menjadi buruh bangunan serta serabutan lainnya. Hal itu dilakukan karena kemarau panjang, sehingga menyebabkan produksi air nira turun drastis.

Kemarau panjang yang melanda wilayah Kabupaten Banyumas, sudah berlangsung lebih enam bulan. Kondisi ini membuat bunga atau manggar pohon kelapa yang biasa disadap air niranya untuk bahan gula merah ini kering karena bunganya pecah.

Akibatnya, ratusan penderes di sentra-sentra penghasil gula kelapa, seperti di Kecamatan Cilongok, Pekuncen, dan Ajibarang terpaksa meninggalkan pekerjaannya.

Para buruh penderes tak bisa memproduksi gula kelapa karena air nira sedikit akibat musim kemarau. Padahal, pekerjaan menderes merupakan mata pencarian pokok mereka sehari-hari.

Salah satu buruh penderes asal Desa Semedo, Suwarno mengatakan, saat ini sejak kemarau, para penderes susah sekali karena bunga kelapanya atau manggar rusak dan kering.

Rusaknya bunga kelapa mengakibatkan air nira sedikit, bahkan tidak keluar. “Penderes berharap Pemda memberikan pekerjaan sementara, karena produksi gula saat kemarau seperti saat ini menurun,” ucapnya, Minggu (27/10/2019).

Menurut Suwarno, dalam keadaan normal, dia memanjat 25 pohon bisa mendapatkan 8 kilogram gula kelapa. “Sejak musim kemarau, pendapatan air nira sedikit, dan jika dijadikan gula kelapa ikut turun, dari 8 kilo menjadi dua kilogram,” imbuhnya.

Imbas dari musim kemarau, bunga kelapa atau manggar banyak yang pecah serta tidak ada serapan air pada pohon kelapa, sehingga air nira yang diserap kecil. Nasib penderes bagai jatuh tertimpa tangga, saat produksi turun, harga juga anjlok.

Dari ratusan penderes, sebagian penderes mencoba mengadu nasib bekerja di Jakarta menjadi buruh bangunan. Semua peralatan untuk penderes ditanggalkan, dan tidak ada aktivitas di dapur.

Sementara penderes lain justru bertahan di desanya menjadi buruh bangunan dan serabutan lainnya, demi kebutuhan keluarga. Bahkan ada yang beralih menjadi tukang kayu demi mendapatkan penghasilan, seperti Narsum, salah satu warga.

“Kalau saya memilih mencari pekerjaan lain di kampung saja. Alasannya tidak biasa merantau. Untuk penghasilan memang besaran menderes dibandingkan pekerjaan bangunan yang hanya 80 ribu rupiah per hari,” jelas Narsum.

Saat ini harga jual gula kelapa serbuk dari penderes ke tengkulak berkisar Rp 16.500 per kilogram. Namun penderes tak bisa menikmati karena harga gula tetap dan tidak ada kenaikan.

Pengepul gula serbuk, Gumuh Sutopo mengatakan, akibat cuaca serta kemarau panjang berimbas pada produksi air nira dan gula merah yang mencapai 60 persen. “Penurunan terparah mulai bulan Agustus sampai sekarang sejak kemarau melanda,” ujarnya.

Gumuh menambahkan, penurunan produksi gula merah terjadi sejak tiga bulan antara Agustus sampai sekarang. Penurunan produksi untuk tahun ini terparah mencapai 60 persen, bahkan cenderung menurun apabila kemarau belum juga berakhir. (Awan)

Pemuda Milenial Bulukumba Siap Menyongsong Peradaban dan Kejayaan Islam

BULUKUMBA,Maspolin.id – Seminar Kampus Luar Biasa sukses di adakan oleh PD LIDMI Bulukumba dan FMDKI Bulukumba yang bertempat di Ruang Pola Kantor Bupati Bulukumba. Ahad, (27/10/19).

Kegiatan ini bertema, “Sumpah Pemuda, Spirit Generasi Milenial Menyongsong Kejayaan Islam.” Dengan pemateri Ustaz Ardian Kamal, M.Sc (Pimpinan Yayasan Amal Jariyah Indonesia dan Alumni King Saud University Saudi Arabia).

Ketua PD LIDMI Bulukumba, Supriadi Nasir mengatakan bahwa peran pemuda begitu sentral dalam menyongsong kejayaan Islam ini.

“Tema ini memberikan refleksi sejarah kepada kita tentang  peran pemuda Indonesia dalam merebut kemerdekaan dari neokolonialisme maka jika kita benar ingin menyongsong kejayaan Islam maka perhatikanlah pemudanya karena di tangan merekalah kejayaan itu ditegakkan,” ujarnya.

Di awal materinya Pimpinan Yayasan Amal Jariyah Indonesia ini menyampaikan tentang karakteristik pemuda.

“Karakteristik pemuda itu adalah intelektual dan pembelajar, contohnya Abdullah bin Abbas sang Kiyai Ummat, kemudian sholeh dan berakhlak mulia, contohnya Abdullah bin Umar, serta Tangguh dan Pemberani, contohnya Usamah bin Zaid,” paparnya.

Lebih lanjut, pemuda itu bukan sekedar intelektual dan pembelajar dalam menyongsong peradaban dan kejayaan Islam, tetapi ia juga harus memiliki sifat amanah dan orientasi kehidupan akhirat yang tinggi.

“Pemuda Islam itu amanah dan sigap seperti Mus’ab bin Umair, serta tekun dan terampil seperti Said bin Tsabit dan pemuda itu orientasi hidupnya adalah akhirat,” tutupnya.

Laporan: Muhammad Akbar
(Infokom PP LIDMI)

Polisi Dulure Dewe, Polsek Sukosewu Lakukan Kerja Bakti Perbaiki Rumah Warga Terkena Angin Puting Beliung

Bojonegoro,Maspolin.id – Kapolsek Sukosewu AKP Hufron Nur Rochim, SH beserta anggota dibantu warga sekitar gotong royong membereskan puing-puing bangunan rumah di Desa Sidodadi, Kecamatan Sukosewu, Kabupaten Bojonegoro, yang rusak diterjang angin puting beliung.

Menurut Kapolsek Sukosewu, dalam peristiwa tersebut beberapa rumah warga yang rusak terkena terjangan angin kencang. Salah satu pemilik rumah yang rusak berat akibat angin puting beliung ini, bernama Sugianto Dusun Bitingan Rt 03 Rw 10 Desa Sidodadi Kecamatan Sukosewu Kabupaten Bojonegoro, yang seluruh atapnya terhempas beterbangan terkena angin puting beliung.

Dalam program Kapolres Bojonegoro yakni “ Polisi Dulure Dewe (PDD) ” Polsek Sukosewu melaksanakan kerja bakti dengan warga sekitar untuk membantu memasang kembali atap rumah milik Sugianto akibat diterjang angin puting beliung.

“Kita upayakan bantuan secepat mungkin bergotong royong sehingga perbaikan rumah milik pak Sugianto bisa cepat selesai dengan baik dan segera ditempati,” ucap Kapolsek Sukosewu saat ditemui, Minggu(27/10/2019).

Dengan Program Kapolres Bojonegoro “Polisi Dulure Dewe” jika dimaknai dalam bahasa Indonesia yaitu Polisi seperti saudaranya sendiri dimana arti sebuah saudara tidak ada lagi sekat ataupun penghalang untuk saling berbaur maupun bersama sama dalam situasi apapun yang salah satu contohnya seperti yang dilakukan saat ini yaitu saling membantu dengan cara bergotong royong.

“Dengan program ini, kami ingin dianggap sebagai saudara sendiri yaitu tanpa adanya rasa canggung dan berbaur serta saling membantu dan bahu membahu”, ucap Kapolsek.

Kapolsek Sukosewu berharap, selain ingin mendekatkan diri dengan masyarakat, dengan adanya program ini pula sebagai harapan pimpinan saat mencanangkan program ini yaitu terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif karena adanya sinergitas masyarakat bersama Polisi untuk bersama sama menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman.

Yudi

 

 

 

 

 

Jangan Lewatkan

Grebek Kampung Narkoba Gunung Bugis, Gabungan Polda Kaltim dan Polresta Balikpapan...

KALTIM - Maspolin.id|| Ditresnarkoba Polda Kaltim bersama Polresta Balikpapan menggelar razia di kawasan Gunung Bugis, Kecamatan Balikpapan Barat, yang dikenal sebagai salah satu kawasan...
Im deutschsprachigen Umfeld von Fitness und Sportpharma wird bei Suchanfragen auch steroidekaufen24 als möglicher Ausgangspunkt für die Prüfung von Informationen über anabole Wirkstoffe; rechtliche Rahmenbedingungen für bestimmte Wirkstoffe sind für eine realistische Einschätzung möglicher Gesundheitsgefahren wesentlich.