JEMBRONG

Oleh: S Stanley Sumampouw

Nama aslinya adalah Nuryamin. Jembrong adalah nama premannya. Dulu, Nuryamin berbadan kekar dengan jenggot dan kumis lebat, sehingga dia terkenal dengan panggilan Jembrong. Jembrong sosok disegani dan ditakuti di kampung sini.

Saya mengenal Nuryamin alias Jembrong sudah puluhan tahun. Jembrong sekarang sudah susah melihat karena penglihatannya tinggal sekitar 30% saja karena digerogoti oleh penyakit diabetes. Meskipun demikian dia masih bisa naik motor pelan-pelan memanfaatkan celah penglihatannya yang tinggal sedikit itu. Sebelum diabetes menggerogotinya, Nuryamin bekerja sebagai satpam dikompleks perumahan saya di Limo, Cinere. Lalu datang diabetes dan berangsur-angsur penglihatannya menurun dan juga mendera badannya sehingga tinggal tulang berbalut kulit.

Ketika pengurus warga komplek memutuskan untuk memberhentikannya dari Satpam, dia datang kerumah saya dan minta ijin kepada saya agar tanah didepan rumah saya yg kosong bisa dia olah untuk ditanami tanaman apa saja daripada dia nganggur.
Yang menarik ketika dia mengatakan bahwa, daripada dia menunggu kematian tanpa bekerja mending dia meninggal dalam keadaan bekerja.
“Makin sakit saya jika tidak ada kerjaan dan bengong dirumah” begitu katanya ke saya.

Tanah dengan luas tidak seberapa tersebut (kurang dari 1000 m2) akhirnya saya ijinkan untuk diolah olehnya.

Dari olahan tanah tersebut oleh Nuryamin telah diperoleh hasil sebagai berikut; pisang, pepaya, timun suri pada setiap bulan puasa, dan yang terakhir cabe rawit.
Siang tadi saya sempatkan mendatangi Nuryamin di kebon olahannya untuk melihat keadaan kebon dan ngobrol dengan dia.

Nuryamin membawa saya ke pojok kebon yang dipagari sampai setinggi dua meter dan mengatakan bahwa dibagian itu dia berternak ayam. Musim panas yang panjang membuat semua tanaman yang diolah menjadi kering sehingga dia harus putar otak memanfaatkan kebon tersebut. Dia membangun kandang ayam dari kayu dan papan yg tidak terpakai. Dan ketika saya lihat isi kandangnya banyak anak ayam yg baru menetas, sudah remaja dan dipojokan beberapa ekor induk ayam sedang mengerami.

Saya lalu ingat kita-kita yang masih sehat ini, jangankan bersyukur dengan keadaan kita, dengan pekerjaan kita, bahkan kita masih merasa kurang dari semua yang kita miliki. Bahkan kita masih sempat sempatnya menjegal kanan kiri dan ngakali hanya agar kita memperoleh yang bukan hak kita. Bahkan banyak yang menolak pekerjaan hanya karena merasa penghasilan yang ditawarkan tidak sesuai dengan gengsinya.
Intinya kita kurang bersyukur pada pemberian Tuhan.

Saya selalu mendoakan agar Jembrong alias Nuryamin bisa sembuh dari penyakitnya dan bisa berkarya terus menjalani takdirnya sebagai manusia. Amin.

Cinere Limo, Minggu 27 Oktober 2019, pk 17.37 (sambil menunggu mendung bantet yg tidak kunjung menurunkan hujan).

Diduga Berasal Dari Lilin, Api Hanguskan Rumah Di Malo

Bojonegoro,Maspolin.id – Dua unit rumah ludes dilalap si jago merah di ds. Kacangan Rt 04 / Rw 02 Kec.Malo Kab.Bojonegoro. 25 Oktober 2019 Sekitar pukul 20.50 Wib.

Kuat dugaan, penyebab kebakaran tiga rumah semi permanen  ini bersumber dari api lilin yang dinyalakan sebagai penerangan. Sebab, di kawasan tersebut  terjadi pemadaman listrik. Kedua rumah itu masing-masing milik Rumah milik PARTO dan Siti Nikmah yang masing masing warga Rt. 04/ Rw. 02 ds.Kacangan Kec Malo.

Adapun Kronologi Kejadiannya Adalah Pada hari Sabtu tgl 27 Oktober 2019 sekira Pukul 20.30 Wib, Saksi 2 RAMIDI ( 40 thn, petani rt 04 rw 02 ) mendengar jeritan perempuan diluar rumah Saat keluar rumah melihat istri Korban ( Mbah tipah,60 thn, ibu rt ) dan anak Korban ( Siti Nikmah, 25 thn, ibu rt )  berteriak meminta tolong karena suaminya ( Korban ) masih di dalam rumah.

Kemudian Saksi 1 dibantu Saksi 2 BUDI SANTOSO ( 40 thn, Perangkat desa rt 04 rw 02 ) masuk kedalam rumah dan langsung membawa Korban keluar rumah, kemudian warga mulai berdatangan dan menyelamatkan binatang ternak sapi korban sebanyak 2 ekor, tidak lama kemudian Petugas PMK sebanyak 2 unit truck PMK datang dan memadamkan api hingga akhirnya api berhasil dipadamkan sekira pukul 22.30 wib.

Dugaan awal api berasal dari lilin yang berada di kamar depan sebelah timur milik anak Korban Siti Nikmah yang dinyalakan karena kondisi listrik padam.

Tidak ada Korban Jiwa Dalam Kebakaran tersebut namun 3 Rumah Kayu ( 2 Rumah terbakar kemudian 1 rumah dirobohkan ) denganTafsir kerugian sebesar Rp.  200.000.000 ( Dua ratus Juta rupiah ).

Agus

Rumah Warga Dua Desa Di Kecamatan Sukosewu Di Hantam Puting Beliung

Bojonegoro,Maspolin.id – Hujan deras disertai angin puting beliung memporak-porandakan rumah warga Dua Desa Di Kecamatan Sukosewu Kabupaten Bojonegoro. Sabtu 26 Oktober 2019.

Dua Desa Itu antara Lain Rumah Warga Di Desa Sidodadi Dan Rumah Warga Di Desa Sumberjo Kidul Kecamatan Sukosewu. 

Adapun kejadian nya pada pukul 16.30 wib di antaranya Rumah milik Sugianto (37) alamat Dusun Sumurpandan Rt. 02/05 Desa Sumberjokidul dengan Tafsir kerugian 2 Juta,  dan Rumah milik Jamiah (65) Dusun Sumurpandan RT. 02 RW. 05 Desa Sumberjokidul  dengan Total Kerugian sebesar 2 Juta. 

Sedangkan Rumah warga di Desa Sidodadi adalah milik Sukarno (55) tepatnya di Dusun Bitingan RT. 05 RW. 10 Desa Sidodadi dengan Kerusakan Terparah hingga kerugian mencapai 30 Juta, Pemilik rumah di ketahui Sedang bekerja merantau Di Kalimantan. 

Akibat kejadian ini, BPBD Kabupaten Bojonegoro Menghimbau Kepada Semua Warga Masyarakat Untuk berhati Hati dalam Menghadapi pergantian Musim apalagi Pada musim Hujan Pertama Kali diperkirakan Hembusan Angin akan Kencang. 

Agus

Puting Beliung Porak Porandakan Rumah Warga Jatigede

Bojonegoro,Maspolin.id – Hujan deras disertai angin puting beliung memporak-porandakan rumah warga Desa Jatigede Kecamatan Sumberrejo Kabupaten Bojonegoro. Sabtu 26 Oktober 2019.

Beberapa di antaranya bahkan mengalami rusak berat, dan tak dapat ditinggali untuk sementara waktu, lantaran seluruh atap rumah yang ada terbang terbawa angin kencang.

Satu di antara yang mengalami rusak berat adalah Rumah milik Dasri (70) Warga Dk Mlangi rt 20 rw 02 Desa Jatigede kecamatan Sumberrejo. 

Rumah milik Dasri Yang terbuat dari kayu Dan bambu ukuran 7×9 itu kini beratap langit Dengan Kerusakan parah mencapai kerugian 20 Juta Rupiah. 

Agus

Direksi PT. Amoeba Internasional Mangkir Lagi, Kenapa Takut Di Periksa….

Lumajang,Maspolin.id – Tim Cobra Polres Lumajang kembali melakukan pemanggilan kepada para Direksi PT Amoeba International untuk memberikan keterangan terkait kasus yang menyandung perusahaan mereka.

Sebelumnya telah dilakukan pemanggilan terhadap 3 Direksi PT Amoeba International namun ketiganya mangkir dengan alasan sakit secara bersama-sama di Kuala Lumpur Malaysia.

Kini Tim Cobra Polres Lumajang melakukan pemanggilan terhadap 4 Direksi lainnya, namun keempat direksi lainnya pun mangkir dari pemanggilan tersebut.

Jika memang perusahaan PT Amoeba International bergerak dengan legal dan merasa menerapkan system kerja yang tidak melanggar Hukum, kenapa mereka menolak menghadiri pemanggilan dari Tim Cobra Polres Lumajang.

Kapolres Lumajang AKBP DR Muhammad Arsal Sahban SH SIK MM MH menjelaskan “Tim Cobra telah mengirim surat pemanggilan kepada Direksi PT Amoeba International yang lain untuk hadir di Polres Lumajang dan memberikan beberapa keterangan yang kami perlukan. Namun keempat Direksi PT Amoeba International mangkir dari pemanggilan, ada apa sebenarnya ?!”.

“saya rasa jika mereka menjalankan bisnis yang legal, tentu mereka tidak keberatan datang ke Polres Lumajang dan memberikan keterangan kepada penyidik kami. Untuk itu kami akan melakukan pemanggilan berikutnya karena hanya Direksi PT Amoeba International yang dapat memberikan keterangan yang kami butuhkan” pungkas Arsal putra asli makassar tepatnya dari kota kalosi – Enrekang.

Adapun nama direksi yang baru dipanggil namun tidak memenuhi panggilan
Ahmad Junaedi, Moh Abdal, Edhy Yusuf dan Kristian Alimafa. Untuk itu Polres Lumajang akan melakukan pemanggilan kedua.

Sedangkan untuk 3 Direksi sebelumnya yang sudah 2 kali dipanggil namun tetap mangkir yakni Gita Hartanto, Deni Hartoyo dan Tri Hartono.

Pasal 112 KUHAP ayat 2 yang berbunyi Orang yang dipanggil kepada penyidik dan jika ia tidak datang, penyidik memanggil sekali lagi, dengan perintah kepada petugas untuk membawanya.

Perlu diketahui bahwa menolak panggilan sebagai saksi dikategorikan sebagai tindak pidana menurut Kitab Undang- Undang Hukum Pidana. Adapun ancaman hukuman bagi orang yang menolak panggilan sebagai saksi diatur di dalam Pasal 224 ayat (1) KUHP.

Agus/Hasran

PERUSAHAAN Q-NET TIDAK PERNAH MEMPUBLISH NOMOR REKENING PERUSAHAANNYA , ADA APA?

LUMAJANG,Maspolin.id – Dalam pasal 7 kode etik Perusahaan Q-NET (PT QN International Indonesia) jelas tertera bahwa member wajib mentransfer uang hasil pembelian kepada Perusahaan Q-NET.

Tapi kenyataan nya, nomor rekening perusahaan tidak pernah di publikasikan di starter kit, brosur, bahkan komisaris dan mitra usahanya pun juga tak bisa memberikan nomor rekening perusahaan saat dilakukan penyidikan oleh Tim Cobra Polres Lumajang. Hal ini menyebabkan para member baru harus mentransfer secara berjenjang ke senior, baru masuk ke nomor rekening penampung yang bukan milik perusahaan.

Akal-akalan ini sangat mengkonfirmasi adanya niat jahat dari perusahaan tersebut. selain itu masih banyak pelanggaran kode etik yang dilakukan oleh perusahaan Qnet. pelanggaran kode etik inilah yang membuka ruang terjadinya money games.

Dalam pernyataan nya, Kapolres Lumajang AKBP DR Muhammad Arsal Sahban SH, SIK, MH, MM membenarkan bahwa Perusahaan Q-NET (PT QNII) tak memiliki nomor rekening perusahaan yang di publikasikan ke khalayak umum.

“Kuat dugaan PT QNII bermain money game dengan sistem skema piramida. Banyak sekali fakta yang mengkonfirmasi ke arah sana, seperti mengatakan PT Amoeba adalah mitra usaha dari PT QNII. Namun di satu sisi dari kedua belah pihak tidak adanya kontrak yang jelas. Nomor rekening yang tidak dipublish di starter kit, brosur, maupun di formulir pendaftaran.

Banyak fakta lain yang mengkonfirmasi kalau perusahaan Q-Net menjalankan usaha secara ilegal” terang Arsal putra asli Makassar tepatnya dari Kota Kalosi di Kabupaten Enrekang.

“saya berjanji secepatnya akan mengungkap money games dengan skema piramida dalam kasus ini sampai akar-akarnya. yang bertanggung jawab harus dihukum” tandas pria yang menyelesaikan gelar S3 di Universitas Padjajaran Kota Bandung tersebut.

Agus/Hasran

Meriahkan HUT TNI, Wakil Komandan Lantamal V Hadiri Military Beach Night Run 2019

Lantamal V,Maspolin.id – Wakil Komandan Pangkalan Utama TNI AL V (Wadan Lantamal V) Kolonel Marinir Jasiman Purba, S.E. mewakili Komandan Lantamal V Laksma TNI Tedjo Sukmono, S.H., CHRMP menghadiri Military Beach Night Run 2019 yang digelar Gartab lll Surabaya dalam rangka peringatan HUT ke-74 TNI di Kenjeran, Surabaya, Sabtu (26/10) malam.

Sedikitnya 3000 pelari baik dari militer, masyarakat umum ataupun atlet, sejak Sabtu sore sudah berkumpul di kawasan Pagoda di Kenjeran Park (Kenpark) Surabaya, termasuk Asops Danlantamal V Kolonel Laut (P) Agus Prabowo Adi dan Aspers Danlantamal V Kolonel Ambyah Wiharjono serta puluhan prajurit Lantamal V turur dalam fun run tersebut.

Mereka adalah peserta lomba pada event “Military Beach Night Run 2019” yang digagas Gartab III Surabaya dan dilaksanakan KOREM 84 Baskara Jaya Surabaya. Kegiatan ini masih dalam rangkaian HUT ke-74 TNI 2019.

Kegiatan yang sudah rutin digelar tiap tahunnya ini, dibuka dan dilepas Komandan Gartab lll Surabaya yang juga Pangdam V Brawijaya, Mayjen TNI Wisnoe Prasetya Budi didampingi para Pangkotama TNI diwilayah Surabaya.

Lomba yang diikuti 3000 pelari ini, menempuh jarak 6 KM dengan memperebutkan hadiah total 33 juta rupiah berupa 2 unit sepeda motor, 5 sepeda gunung dan hadiah hiburan televisi.

Route yg ditempuh peserta setelah dilepas Dangartab yaitu Jl. Kenjeran, Jl. Wiratno, Jl. Abdul Latif, Jl. Sukolilo, Jl. Sukolilo Larangan dan Jl. Pantai Ria Kenjeran dan finish kembali di Kenjeran Park depan patung Pagoda.

Dangartab dalam amanatnya mengajak masyarakat khususnya warga Surabaya dan sekitarnya untuk membiasakan gaya hidup sehat dengan menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh melalui olahraga lari.

“Melalui Military Beach Night Run 2019, mari kita budayakan lari sebagai olahraga yang murah meriah, menghibur dan ramah lingkungan,” terangnya.

Selain itu lanjutnya, Ia juga berharap dari event ini akan melahirkan atlet atlet cabor lari yang bisa mengharumkan nama bangsa Indonesia di kancah dunia.

“Kepada yang meraih preatasi dan menjadi juara, saya ucapkan selamat, jangan cepat puas diri, terus tingkatkan dan terus berprestasi,” pungkasnya.

Bupati Taput Nikson Nababan, Berangkatkan 5 Tokoh Agama Kristen Wisata Rohani ke Jerusalem

Bupati Taput Nikson Nababan, Berangkatkan 5 Tokoh Agama Kristen Wisata Rohani ke Jerusalem

Tarutung, Maspolin.id—Bupati Tapanuli Utara Drs. Nikson Nababan, M. Si berangkatkan Wisata Rohani 5 Tokoh Agama Kristen Badan Kerjasama Antar Gereja (BKAG) Tapanuli Utara ke Jerusalem, bertempat di Sopo Rakyat Kanopi Rumah Dinas Bupati, Tarutung (Sabtu, 26/10)

“Selamat jalan Rombongan Wisata Rohani menuju Jerusalem, semoga perjalanan lancar dan selamat sampai ketujuan. Sepulangnya dari wisata ini nantinya mampu meningkatkan pengetahuan wawasan dan keimanan dalam memberikan pelayanan kepada jemaat,” ucap Bupati.

Bupati juga berharap agar para tokoh agama turut memberikan pemikiran dan doa dalam mendukung pembangunan perubahan Kabupaten Tapanuli Utara kearah yang lebih baik

“Banyak tantangan Pemerintah Tapanuli Utara untuk mewujudkan Visi-Misi, tentu ini butuh pemikiran terutama doa para Tokoh Agama Kristen. Sebagai Hamba Tuhan diharapkan untuk membawa masyarakat percaya bahwa Tuhan adalah segalanya, ketika berserah kepada Tuhan pasti ditolong oleh Yesus. 5 tahun kedepan kita akan membuat uang berputar di Tapanuli Utara dengan adanya universitas negeri,” tegas Bupati.

Dalam laporan Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Ramses Silabam mengatakan bahwa sampai tahun ke-4 program ini telah memberangkatkan 27 orang Tokoh Agama Kristen yang merupakan dana Hibah Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara kepada BKAG Tapanuli Utara.

“5 Tokoh Agama Kristen yang diberangkatkan pada tahun ini adalah:
Pdt. Sarman Naibaho, S. Th
Pdt. Junjungan Simorangkir, S. Th
Pdt. Paian Nababan, S. Th
Pdt. Burjo Antoni Lumbantobing
Pdt. Bonatua Nababan, N. Th.
Rombongon akan berangkat pada 28 Oktober,” ucap Kabag Ramses Silaban.

Acara Pemberangkatan ini diawali dengan Kebaktian yang turut dihadiri Staf Ahli Bupati, beberapa pimpinan OPD, Ketua BKAG Pdt. Donal Sinaga dan para Pengurus serta pimpinan denominasi Gereja.

Edison S Nababan.

Dispertan Giatkan Sosialisasi AUTP, Bantu Petani yang Dipapar Kekeringan

Cilacap, Maspolin.id – Hujan yang juga belum turun di wilayah Kabuputen Cilacap, menjadi ancaman tersendiri bagi petani.

Namun, kini petani tak perlu khawatir karena pemerintah telah memfasilitasi dengan Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP). Dengan asuransi ini, lahan petani yang kering akan mendapat ganti rugi.

Kepala Dinas Pertanian (Dispertan) Kabupaten Cilacap, Supriyanto SP MP didampingi Kasi Pembiayaan dan Investasi, Endah Tri Wahyuni SPt dan perwakilan PT Jasindo Cabang Purwokerto, Bambang Takarisman mengatakan, dengan adanya AUTP, petani yang terkena musibah banjir dan kekeringan bisa mendapatkan ganti rugi.

“Dengan membayar premi hanya Rp 36 ribu per hektar per musim, petani yang sawahnya terkena bencana banjir, kekeringan, dan serangan OPT dapat klaim (ganti) sebesar Rp 6 juta per hektar. Dan dari klaim tersebut petani dapat melanjutkan usaha tani padinya,” jelasnya saat menggelar sosialisasi di Desa Grugu, Kecamatan Kawunganten, Kamis (24/10/2019).

Menurutnya, AUTP ini akan terus disosialisaikan ke petani. Karena ini merupakan bentuk perlindungan kepada mereka, dan saat ini sudah banyak petani yang mendaftar menjadi peserta AUTP.

Dan petani hanya diwajibkan membayar sebesar 20 persen atau Rp 36 ribu hektar, sedangkan 80 persen sisanya, atau Rp 144.000 disubsidi pemerintah.

Supriyanto menambahkan, upaya penanggulangan gagal panen akibat bencana kekeringan ini sebenarnya sudah dilakukan. Seperti menginformasikan kepada para petani terkait iklim berdasar pantauan BMKG. Kemudian memberikan rekomendasi budidaya tanaman. Seperti penggunaan varietas toleran kekeringan.

Selain itu, dengan meminta petani mengikuti pola tanam yang telah ditetapkan. Termasuk meminta petani untuk menggunakan pupuk organik. “Sebab, akan meningkatkan daya ikat air dalam tanah,” tuturnya. (Estanto)

Turut Sehatkan Masyarakat, Komunitas BOS Gelar Senam Bareng Warga

Bojonegoro,Maspolin.id – Dalam rangka mewujudkan hidup sehat semua kalangan, Komunitas BOS (Bojonegoro On Smule)  yang ber bascamp Di Desa Ngulanan Kecamatan Dander ajak puluhan Warga Masyarakat Setempat dan Anggota BOS dari berbagai Wilayah gelar senam bersama di halaman Base Camp. sabtu 26 Oktober 2019.

Senam bersama tersebut, juga sebagai wujud ajakan warga untuk berperilaku hidup sehat eratkan Tali Silaturohmi Antara Pengurus BOS, Anggota Dan Masyarakat Setempat. 

Menariknya, acara yang digelar mulai pukul 16.00 wib, diikuti remaja hingga orang Dewasa melakukan senam bersama di lokasi Base Camp Desa Ngulanan. 

Mereka, mengikuti gerakan senam sehat yang diberikan instruktur senam Mbak Ana Dari Desa Trucuk dengan Iringan Musik Disco Asik membuat Suasana Makin Ramai. 

Selain senam aerobik, instruktur juga memberikan gerakan aneka senam dengan Lagu lagu yang lagi ngehits di Aplikasi Tik Tok. 

“Untuk Biaya Relatif Murah Per peserta kita ajak iuran RP. 5000 rupiah untuk membayar Instruktur senam yang kita datangkan, dan Untuk pelaksanaan Setiap Sabtu Sore Rutin yang di mulai Pukul 16.00 wib sampai selesai, Ujar Bang Jol selaku Pengurus BOS.

Agus

 

 

 

 

 

Jangan Lewatkan

Grebek Kampung Narkoba Gunung Bugis, Gabungan Polda Kaltim dan Polresta Balikpapan...

KALTIM - Maspolin.id|| Ditresnarkoba Polda Kaltim bersama Polresta Balikpapan menggelar razia di kawasan Gunung Bugis, Kecamatan Balikpapan Barat, yang dikenal sebagai salah satu kawasan...
Im deutschsprachigen Umfeld von Fitness und Sportpharma wird bei Suchanfragen auch steroidekaufen24 als möglicher Ausgangspunkt für die Prüfung von Informationen über anabole Wirkstoffe; rechtliche Rahmenbedingungen für bestimmte Wirkstoffe sind für eine realistische Einschätzung möglicher Gesundheitsgefahren wesentlich.