Dibuka Bupati Jember, Danlantamal V Hadiri Kejurnas Dayung Dragon Boat Festival Bupati Cup 2019

Lantamal V,Maspolin.id – Dibuka Bupati Jember dr. Hj. Faida MMR, Komandan Pangkalan Utama TNI AL V (Danlantamal V) Laksamana Pertama TNI Tedjo Sukmono, S.H.,CHRMP hadir dalam pembukaan Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Dayung Dragon Boat Festival Bupati Cup 2019 yang digelar dua hari di Pantai Payangan (Teluk Love) Ambulu, Jember, Sabtu (26/10).

Sedikitnya 24 tim yang terdiri dari 496 atlet dan 54 ofisial mengikuti kejuaraaan ini. Mereka dari berbagai daerah seperti Surabaya, Cilacap, Sidoarjo, Purwakarta, Jakarta, dan Jember sendiri

Ke-24 Tim tersebut adalah Tim Elang Jember, Tim Nelayan Tiga Naga, Tim Nelayan Mutiara, Tim Elang Laut Karanaganyar, Tim Satlinlamil Sby, Tim Rajawali Puspenerbal, Tim Masawab, Tim Pemkot Sby, Tim Puspomal.A, Tim Puspomal B, Tim Lapsari Lekok, Tim Pemkot Sda A, Tim mungsing. Dayung Akaba, Tim Nelayan, Tim Lumba Lumba, Tim Armada 2 A, Tim AAL, Tim Gajah Mada, Tim UHT, Podsi sidoarjo B, SM.Muhamadiyah, Tim Nelayan Abadi, Tim Payangan dan Tim Armada 2 B.

“Ini Sebuah kebanggaan tersendiri bagi Kabupaten Jember karena telah dipercaya sebagai tuan rumah Kejuaraan Nasional Dayung Dragon Boat Festival Bupati Cup 2019. Kegiatan ini sinergi antara TNI AL dengan Pemkab Jember. Total hadiah Rp 160 juta lengkap dengan trofi dan piagam,” ujar Bupati Jember dr Hj Faida MMR.

Bupati berharap agar masyarakat sekitar arena kejuaraan, seperti Watu Ulo, Payangan, dan Sumberjo, Ambulu, bisa terlibat menjadi tuan rumah yang baik. Masyarakat bisa memanfaatkan momentum ini untuk memperkenalkan produk-produk unggulannya.

“Kejuaraan ini bisa dijadikan momentum untuk memperkenalkan destinasi wisata pantai yang ada di Jember sekaligus produk-produk unggulannya kepada atlet dari luar Jember sehingga bisa mendorong tumbuhnya wisata dan kuliner di Jember,” ujar Bupati.

Sementraa itu Ketua Podsi Jatim Laksma TNI Edwin, S.H.,M.Han mengatakan bahwa event ini ditujukan selain sebagai lomba juga mencari bibit dan atlet dayung yang mengharukan bangsa dikancah nasional, regional dan internasional

“Kami sangat berterimakasih kepada Pemkab Jember yang telah melaksanakan event ini, mudah-nudahan akan tumbuh bibit atlet dayung yang baik, kepada para atlet saya harap bisa memanfaatkan event ini sebaik baiknya dan kepada para wasit untuk menjaga seportifitas,” terangnya.

Dalam Kejurnas ini, ada beberapa nomor yang dilombakan, yakni perahu naga 10 pendayung 500 m umum putra, perahu naga 10 pendayung 250 m pelajar putra, dan perahu karet 7 pendayung 250 m umum putra.

Selain itu, panitia menyelenggarakan sejumlah lomba pendukung, yakni festival ikan bakar, lomba mewarnai, menggambar, lomba fotografi dan pameran UMKM.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Bupati Jember Ibu dr.Hj.Faida,MMR, Danlantamal V Laksma TNI Tedjo Sukmono SH.CHRMP, Danpuspenerbal Laksma TNI Edwin.SH., Aspotmar Lantamal V Kol.Laut ( P) Atmu Edi, Kadispotmar Lantamal V Letkol Laut (T) Bagus Arianto, DanLanal Banyuwangi Letkol Laut (P) Yulius Azz Zaenal SH.Tr.Hanla.M.M, Forkompinda Jember, Pengurus Podsi Jatim dan undangan lainnya.

Cegah Potensi Kecelakaan, Polres Bojonegoro Tempel Stiker Pada Truk Muatan

Bojonegoro,Maspolin.id – Fenomena kecelakaan yang cukup marak belakangan ini di wilayah Kabupaten Bojonegoro adalah jenis kecelakaan tabrak kecelakaan, khususnya di daerah yang minim PJU (Penerangan Jalan Umum). Menindak lanjuti hal tersebut Sat Lantas Polres Bojonegoro memasang stiker pendar cahaya/ scotlight pada truk besar/ truk muatan pada pukul 09.00 WIB pagi tadi (26/10/2019).

KBO Lantas Iptu Jadmiko yang memimpin kegiatan tersebut menjelaskan bahwa hal ini telah dilaksanakan rapat koordinasi dengan dasar Analisa dan Evaluasi kejadian kecelakaan pada Semester I Tahun 2019.

“Berdasarkan hal tersebut Kasat Lantas memerintahkan kepada seluruh pemilik armada atau pelaku usaha untuk pemasangan scotlight ini” terang Iptu Jadmiko.

Masih kepada media ini Kasat Lantas AKP Aristianto mengkonfirmasi bahwa kegiatan pemasangan stiker akan dilaksanakan secara bertahap pada perusahaan pemilik kendaraan. Pemasangan stiker pendar cahaya dipercaya dapat membantu visualisasi pengendara apabila sedang berada dibelakang tersebut khususnya pada kondisi yang gelap atau minim penerangan.

“Dengan upaya ini diharapkan tidak terjadi kecelakaan tabrak belakang yang melibatkan kendaraan truk terutama selama Ops Zebra Semeru 2019” tutur AKP Aris.

Kasat Lantas menambahkan bahwa selain upaya penempelan stiker pendar cahaya Sat Lantas akan menindak tegas kendaraan yang parkir sembarang dikarenakan hal tersebut sangat berpotensi memicu kejadian kecelakaan maupun kepadatan arus lalu lintas.

“Kami harapkan kepada seluruh pelaku usaha untuk turut serta memperhatikan keselamatan di jalan raya dengan sering mengingatkan para operatornya” pungkas Kasat Lantas.

Didik

Asik “Ceki”, Warga Duduksampeyan Digrebek

Gresik,Maspolin.id – Unit Reskrim Polsek Duduksampeyan Polres Gresik berhasil melakukan penggrebekan tempat judi jenis “CEKI” di depan Warung Kopi milik Budi (45) alamat Ds. Sumari Rt. 03 Rw. 01 kec Duduk sampeyan Kab. Gresik. Jum’at (25/10/2019) pukul 00.30 wib.

Dari keterangan Kapolsek Duduksampeyan AKP I Made Jatinegara kepada media ini, Penggrebekan itu berawal dari laporan warga bahwa di depan Warung Kopi milik Budi sering digunakan tempat bermain judi. Dari informasi itulah polisi langsung melakukan penyelidikan.

Mendapat informasi itu, 2 Anggota Reskrim Polsek Duduksampeyan yang dipimpin Kanit Reskrim Aipda Budiono, SH langsung melakukan penggerebekan, dan menyita sejumlah uang sebesar Rp 368.000 ribu serta kartu remi sebanyak 108 lebar dan mengamankan 4 orang.

Keempat tersangka tersebut di antaranya: B (48) , Shodikin (45) , SD ( 40 ) dan AK (41). Keempat tersangka tersebut merupakan warga Desa Sumafi Kecamatan Duduksampeyan Kabupaten Gresik.

Setelah mengamankan 4 orang, dan menyita barang bukti sejumlah uang sebesar Rp 368.000 ribu serta kartu remi sebab gak 108 lebar, Polisi langsung mengkeler para tersangka judi ke Mapolsek Duduksampeyan untuk dimintai keterangan. “Keempat tersangka judi masih dimintai keterangan, dan pemilik warung juga nantinya dimintai keterangan karena adanya kegiatan pratik perjudian” ujar AKP I Made Jatinegara SH, Kapolsek Duduk sampeyan.

Pihaknya mengharap kepada warga untuk melapor jika menemukan praktik judi, “Polisi akan menidak lanjuti laporan warga tersebut,” pungkas Kapolsek Duduksampeyan.

Fita

Mengaku Disantet, Ngadimin Pukul Tetangga Sendiri

Cilacap, Maspolin.id – Ulah Ngadimin (49), ini tak patut ditiru. Mengaku diserang ilmu gaib kiriman (santet) dari orang pintar, dia malah nekat melakukan pembalasan dengan cara memukul langsung tetangganya di Dusun Sidamulya, Desa Ujungmanik, Kecamatan Kawunganten.

Ngadimin yang juga diduga memiliki ilmu tersebut akhirnya digelandang ke Mapolsek Kawunganten, setelah dilaporkan oleh korban Abdul Kadir (64), Kamis (19/9/2019) malam lalu.

Peristiwa tersebut bermula ketika pada malam itu korban Abdul Kadir hendak berangkat yasinan.

“Saat korban berjalan berangkat yasinan, tiba-tiba tersangka memukul korban dari belakang dan mengenai kepala bagian belakang hingga memar,” kata Kapolres Cilacap, AKBP Djoko Julianto melalui Kasat Reskrim, AKP Onkoseno Grandiarso Sukahar, di Mapolres Cilacap, Jawa Tengah, Selasa (22/10/2019) sore.

Menurut Kasat Reskrim, setelah korban terjatuh, tersangka kemudian menarik baju korban dan memukul kembali ke bagian muka. Pukulan yang dilakukan tersangka terhadap korban mengakibatkan bibir atas dan bawah sebelah kiri luka, serta mengeluarkan darah.

Kejadian itu diketahui warga, dan menolong korban untuk membawa pulang ke rumahnya. “Selanjutnya, kejadian tersebut dilaporkan ke Polsek Kawunganten,” beber Onkoseno.

Dia mengungkapkan, peristiwa itu dipicu karena pelaku mengaku selama ini korban menyerang dirinya menggunakan santet.

Dan barang bukti yang diamankan berupa baju milik korban yang sobek saat dipukul oleh pelaku.

Kepada penyidik, Ngadimin mengaku nekat menganiaya lantaran dirinya yakin bila korban yang selama ini menyerang dengan mengirim santet kepada keluarganya.

“Semua keluarga saya dan keluarga bapak saya mengalami sakit-sakit di persendian. Tidak cuma sekali, tapi berkali-kali dikirimi santet,” tuturnya.

Saat ditanya, tahu dari mana jika dirinya bersama keluarga mendapat kiriman santet dari korban, Ngadimin menegaskan dari aura yang dikirim bisa ditanya. “Auranya sangat menakutkan, sebangsa jin,” ujar pria berjenggot panjang, ini sambil tersenyum.

Kendati tindakan yang dilakukan berbuntut pada proses hukum, namun Ngadimin tampak tak menyesali perbuatannya.

Kini, dia bakal dijerat Pasal 351 ayat (1) KUHP tentang Penganiayaan. Juga ancaman kurungan penjara paling lama dua tahun delapan bulan. (Estanto)

Brimob dan Wartawan Gelar Pelatihan Bersama Dalam Rangka Peliputan Unjuk Rasa

Depok,Maspolin.id – Korbrimob Polri menggelar simulasi pelatihan bersama dengan media massa dalam rangka peliputan unjuk rasa yang juga dihadiri oleh Pengurus KontraS (Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan) dan Ketua Amnesty Internasional Indonesia Usman Hamid di Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, Sabtu (26/10/19).

Sebanyak 29 wartawan dari berbagai media mengikuti pelatihan ini. Simulasi ini diselenggarakan guna memberikan pengetahuan kepada para wartawan agar mengetahui titik aman untuk peliputan saat situasi kerusuhan ditengah unjuk rasa.
Kegiatan ini diawali dengan sarapan bersama para wartawan dan mendengarkan sambutan dari Divisi Humas Polri.

Selanjutnya diisi dengan sambutan dari Danpas Pelopor Korbrimob Polri Brigjen Pol. Drs. Verdianto Iskandar Biticaca, M. Hum. dan disambung dengan paparan materi oleh Kabag Ops Korbrimob Polri Kombes Pol. Drs. Waris Agono, M.Si.

Dalam paparan, Kombes Pol. Waris Agono juga memberi tahu kepada para wartawan pembagian situasi saat kerusuhan menjadi tiga indikator warna, yakni hijau, kuning, dan merah.

Warna hijau diartikan kondisi massa yang masih tertib, sedangkan warna kuning dan merah menandakan situasi massa sudah ricuh dan anarkis sehingga pada saat itu para wartawan diharapkan untuk berada dibelakang personel Brimob.

Selanjutnya personel Brimob memperagakan situasi kerusuhan yang terjadi, mulai dari pasukan huru-hara hingga pasukan anti anarkis. Para wartawan juga melakukan simulasi dengan menaiki kendaraan taktis Brimob seperti AWC (Water Cannon) untuk meliput.

Setelah kegiatan simulasi selesai dilakukan, Pengurus KontraS Feri Kusuma memberikan sambutannya. “seperti simulasi yang dilakukan, polisi harus berhati-hati dalam menangani massa. Jika massa berlaku anarkis, maka polisi boleh melakukan tindakan kepada massa namun masih dengan cara yang progratif”, Ujar Feri.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Amnesty Internasional Usman Hamid juga menyampaikan, “saat melakukan penindakan, polisi juga harus memperhatikan HAM yang ada ”, Tutup Usman.

Hum/Lilik.s

Pembukaan MTQ XXVII Propinsi Jatim Dibuka Oleh Bupati Tuban

Tuban,Maspolin.id – Pawai Ta’aruf Musabaqoh Tilawatil Qu’an (MTQ) ke-28 tingkat provinsi Jawa Timur yang dipusatkan di depan Kantor Bupati Tuban.

Para kafilah start dari jalan Veteran – jalan Basuki Rahmat – jalan Sunan Kalijogo dan finish di GOR Rangga Jaya Anoraga Tuban, Sabtu pagi (26/10/2018).

Bupati Tuban, H. Fathul Huda pada pelepasan Pawai Taaruf tersebut menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh kafilah dari 38 kabupaten/kota se-Jawa Timur yang akan mengikuti MTQ selama seminggu ke depan di Bumi Wali Tuban.

MTQ ini diharapkan dapat memotivasi dan menyemangati masyarakat Tuban untuk selalu mencintai, memahami, dan mengamalkan nilai-nilai yang terkandung dalam Al-Qur’an.

“Kita berharap dengan MTQ ke-28 Provinsi Jatim di Tuban ini, akan semakin menumbuhkembangkan dan membumikan AL-Qur’an di tengah-tengah masyarakat untuk mencapai kebahagiaan dunia dan kebahagiaan akhirat, dan di antara manfaat pawai ta’aruf adalah membawa spirit dan menunjukkan kehidupan keagamaan di Jawa Timur khususnya kabupaten Tuban makin baik, serta dapat menumbuhkan wawasan bernegara dan cinta tanah air,” ujarnya.

Acara pawai ta’aruf ini di awali laporan panitia oleh KH. Abdul Hamid Abdullah M.Si, Ketua 3 LPTQ Jawa Timur dan doa oleh Kakankemenag Tuban, Drs. Sahid, MM.

Imam

Lahiran Normal, Pria ini Buktikan Nadzarnya Pulang Rumah Dengan Jalan Kaki Menempuh Jarak 12.88 KM

Bojonegoro,Maspolin.id – Meluapkan Sebuah Kegembiraan Memang Bermacam Macam cara, ada yang meluapkan kegembiraan dengan membuktikan sebuah nadzarnya dengan syukuran, Hiburan dan bahkan rela panas panasan dengan berjalan Kaki menempuh jarak ratusan Kilometer.

Seperti halnya yang di lakukan Oleh Teguh Hariyanto salah seorang warga Desa Ngadiluhur kecamatan Balen Yang selama 7 tahun menikah belum memiliki Anak, dan memiliki nadzar jika Istrinya Hamil dengan Kelahiran Normal Dirinya Bernadzar Akan melakukan Aksi Pulang dengan Jalan Kaki Mulai dari Rumah Sakit Persalinan Menuju Rumahnya di Desa Ngadiluhur Kecamatan Balen.

Dan akhirnya Nadzar itu terpenuhi, dengan Kelahiran Istrinya yang normal dan Dengan Anak Pertamanya yang sehat ini teguh Hariyanto membuktikan Nadzarnya dengan melakukan Jalan Kaki Mulai Dari Rumah Sakit Persalinan Di RS Fatma yang terletak di Jl. Lettu Suyitno No.2, Pohagung, Campurejo, Kec. Bojonegoro, Kabupaten Bojonegoro Menuju Rumah kediamannya di Desa Ngadiluhur kecamatan Balen Dengan Menempuh Jarak kurang Lebih 12,88 KM.

“Alkhamdulillah Mas Kelahiran Anak Pertama Saya Normal ibu dan Bayi nya sehat dan saya siap menjalani nadzar saya untuk pulang dengan jalan Kaki, mohon Do’anya semoga Nadzar Saya ini bisa berjalan sesuai harapan dan mudah mudahan Saya, istri dan anak saya di berikan Kesehatan, aminnnn, pungkas teguh. 

Agus Kuprit

Tukang Jagal Sapi Di Jombang Terciduk Polisi Gara Gara Ini….

Jombang,Maspolin.id – Satuan Reserse Narkoba Polres Jombang, menggelar rekonstruksi penangkapan salah satu pengedar narkotika jenis sabu dengan omzet puluhan juta, Kamis (24/10/2019) siang.

Dalam rekonstruksi terungkap, Reza Ardiansyah alias Bajol (24) yang kesehariannya bekerja sebagai jagal sapi ini, ditangkap saat sedang sibuk menimbang sabu dirumahnya di Desa Sambong Dukuh, Kecamatan/Kabupaten Jombang, pada hari sabtu lalu, (19/10/2019).

Saat diinterogasi, pelaku mengaku bahwa dia mendapatkan barang haram tersebut dari seorang bandar asal Surabaya. Namun, untuk mengungkap bandar besar ini, Polisi masih kesulitan lantaran pengambilannya menggunakan sistem ranjau.

“Pelaku ini kami tangkap, berkat informasi dari pengedar sebelumnya yang sudah terlebih dahulu kami tangkap. Jadi, jaringan ini memang putusnya dipengendali, karena menggunakan nomor pribadi dan yang bisa menghubungi hanya pengendali ini,” kata AKP Moch Mukid, Kasat Reserse Narkoba Polres Jombang.

Lanjut Mukid, penangkapan terhadap Bajol ini, setelah sebelumnya Polisi menangkap Agus Sulistyono alias Potro (36) warga Desa Pulo Lor. Pria yang sehari-hari bekerja sebagai makelar sepeda motor ini, dibekuk di seputaran jalan Pahlawan Kelurahan Kepanjen. Saat itu, pelaku tengah berada didepan sebuah rumah kos.

“Total barang bukti yang berhasil kami sita dari tangan bajol lebih dari 5 gram, dibagi dalam tiga plastik klip dengan berat berbeda masing-masing, 4,06 gram, 1,10 gram dan 0,44 gram, total 5,60 gram sabu yang kami temukan,” terangnya.

Dari pengakuan pelaku, dirinya tertarik mengedarkan narkotika lantaran tergiur dengan keuntungan besar yang bisa didapat dengan cepat. Setiap satu gram sabu yang diperoleh dengan harga Rp 1,4 juta, dia jual dengan harga Rp 2,4 juta.

“Dari sekali pengambilan 5 gram sabu, dia dapat untung 5 juta rupiah, dalam satu minggu dia mengambil dua kali,” ungkapnya.

Kedua pelaku, yakni Reza Ardiansyah dan Agus Sulistyono kini masih menjalani proses penyidikan di Satuan Resnarkoba Polres Jombang.

“Keduanya tersangka, terancam dijerat dengan pasal 114,112 Undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika,” pungkas AKP Moch Mukid.

Jajang/Agus

Kompol Agus Sulistianto SH SIK, Wakapolres Cilacap yang Baru

Cilacap, Maspolin.id – Wakapolres Cilacap yang semula dijabat Kompol Hari Sutanto SIK, diserahterimakan kepada Kompol Agus Sulistianto SH SIK, yang sebelumnya menjabat Kabag Ops Polres Cilacap, Kamis (24/10/2019).

Sedangkan Kompol Hari Sutanto kini menjabat Wakapolres Semarang.

Kapolres Cilacap, AKBP Djoko Julianto SIK MH saat memimpin upacara serah terima jabatan Wakapoles di halaman apel Mapolres Cilacap mengatakan, pergantian pejabat atau mutasi jabatan di lingkungan Polri adalah bagian penting dari suatu tatanan manajeman dan struktur organisasi Polri, serta merupakan indikator adanya suatu keberhasilan dalam pelaksanaan tugas.

“Dengan mutasi dan pergeseran tempat penugasan ini merupakan pengembangan karier perwira Polri dalam rangka promosi jabatan untuk peningkatan karier sesuai kinerja dan kepangkatan,” ucap Kapolres.

Selanjutnya kepada pejabat yang lama, Kapolres mengucapkan terimakasih dan apresiasi karena selama menjabat di Polres Cilacap telah berhasil membina kerja sama yang baik dan menjaga kekompakan, sehingga anggota dapat diberdayakan secara optimal dan tercipta situasi di wilayah hukum Polres Cilacap aman dan kondusif.

“Kepada pejabat baru, saya ucapkan selamat atas jabatan yang dipercayakan pimpinan Polri kepada Saudara, dan hendaknya diterima sebagai amanah dan dilaksanakan dengan sebaik-baiknya, serta dengan penuh rasa tanggung jawab,” ungkap Djoko.

Upacara diawali dengan penandatanganan berita acara serah terima jabatan serta pakta integritas dan pengambilan sumpah jabatan pejabat yang baru.

Sertijab ini dihadiri seluruh pejabat utama Polres Cilacap, perwira staf, anggota Polres Cilacap, Polsek jajaran, dan perwakilan anggota Bhayangkari Cabang Cilacap.

Usai upacara, Kompol Hari Sutanto bersalaman dengan seluruh anggota Polres Cilacap, kemudian diantarkan menggunakan kereta kuda keluar dari halaman Mapolres Cilacap. (Estanto)

Implementasi Program, Pengurus Jalasenastri Kunjungi Tiga Tempat

Cilacap, Maspolin.id – Melaksanakan salah satu program kerja Korcab 3 Cabang V Daerah Jalasenastri Armada (DJA) II Bidang Ekonomi dan Budaya, Ketua Cabang 3 Korcab V DJA II, Tantri Adi Lumaksana memimpin langsung kunjungan kerja (kunker) di tiga tempat berbeda yakni Benteng Pendem, Teluk Penyu, dan Saung Madu Al Azhar di Kecamatan Jeruklegi, Jumat (25/10/2019).

Diawali di obyek wisata (obwis) Benteng Pendem, rombongan melihat kompleks benteng pertahanan peninggalan Belanda yang dibangun pada 1861.

Kemudian rombongan berjalan-jalan di tepi Pantai Teluk Penyu.

Dan guna menambah wawasan, pengetahuan, dan kemandirian dalam berwirausaha, rombongan bergerak menuju Saung Madu Al Azhar. Saung ini merupakan tempat penangkaran lebah madu klanceng untuk dibudidayakan.

Saung lebah madu klanceng ini merupakan salah satu program usaha Lembaga Amil Zakat Nasional (LAZ) Al Azhar Cilacap, dimana keuntungan yang diperoleh sepenuhnya akan disalurkan untuk kegiatan sosial.

Di sela-sela kunjungan, Tantri bersama pengurus meluangkan waktu membagi nasi gratis untuk warga di sekitar Saung yang sedang bergotong-royong dalam pembangunan jalan setapak di Kecamatan Jeruklegi, itu.

Dia menjelaskan, kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian kita terhadap sesama, serta membantu beban mereka yang membutuhkan.

Usai di Saung Madu Al Azhar, rombongan Jalasenastri melaksanakan kunjungan ke Pos Angkatan Laut (Posal) Logending, Kabupaten Kebumen, dan melihat langsung para prajurit yang bertugas dan melihat sarana prasarana yang dimiliki Posal.

“Ini merupakan salah satu wujud perhatian ibu-ibu Jalasenastri Cabang 3 Korcab V DJA II terhadap keluarga besar anggota TNI Angkatan Laut, di manapun berada dan bertugas,” ungkap Tantri.

Acara diakhiri dengan pemberian bingkisan yang diterima langsung Danposal Logending, Peltu Yoyok bersama anggota. (Estanto)

 

 

 

 

 

Jangan Lewatkan

Grebek Kampung Narkoba Gunung Bugis, Gabungan Polda Kaltim dan Polresta Balikpapan...

KALTIM - Maspolin.id|| Ditresnarkoba Polda Kaltim bersama Polresta Balikpapan menggelar razia di kawasan Gunung Bugis, Kecamatan Balikpapan Barat, yang dikenal sebagai salah satu kawasan...
Im deutschsprachigen Umfeld von Fitness und Sportpharma wird bei Suchanfragen auch steroidekaufen24 als möglicher Ausgangspunkt für die Prüfung von Informationen über anabole Wirkstoffe; rechtliche Rahmenbedingungen für bestimmte Wirkstoffe sind für eine realistische Einschätzung möglicher Gesundheitsgefahren wesentlich.