Seorang Pemotor Tersenggol Kereta Api, di Perlintasan Tanpa Palang pintu

Jombang,Maspolin.id – Pengendara sepeda motor terlibat kecelakaan dengan KA (Kereta Api), di perlintasan tak berpalang Desa Segodorejo, Kecamatan Sumobito atau kilometer 70+3 petak jalan Sumobito-Peterongan, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Senin (21/10/2019) sore.

Akibat kecelakaan tersebut, pengendara sepeda motor yang diketahui bernama Handri Setiawan (27), warga Desa Kedungmaling Rt 025 Rw 009, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto, terlempar beberapa meter dan mengalami luka parah di bagian kepala.

Warga yang melihat peristiwa itu, segera menolong korban. Selanjutnya, korban yang kritis dilarikan ke Puskesmas Sumobito guna mendapatkan pertolongan medis.

Menurut Kapolsek Sumobito, AKP Nanang Sujianto menjelaskan, kecelakaan bermula saat kereta api Sri Tanjung yang datang dari arah barat melaju ke arah timur (Surabaya), melintas diperlintasan tanpa penjagaan dikawasan Desa Segodorejo.

Sedangkan sepeda motor Honda Beat nopol S 3602 PU yang dikendarai korban, dari arah selatan hendak menyebrang rel KA ke arah utara. Namun naas, diduga kurang memperhatikan sekeliling, korban langsung menyeberang lalu menabrak kereta api yang sedang melintas, hingga terpental puluhan meter.

“Sepeda motor dari arah selatan mau menyebrang rel ke utara. Namun, diduga korban kurang memperhatikan ada kereta datang dari barat, sehingga sepeda motor menabrak kereta bukan kereta api menabrak motor,” kata AKP Nanang.

Peristiwa tersebut, kemudian ditangani oleh anggota kepolisian dari Polsek Sumobito. Oleh petugas, sepeda motor korban yang ringsek bagian depannya dievakuasi dari lokasi kecelakaan.

“Korban tidak meninggal dunia, namun mengalami luka serius pada bagian kepala dan sudah dirujuk ke RSUD Jombang. Sedangkan kendaraan korban, sudah kita amankan di Mapolsek Sumobito sebagai barang bukti,” pungkas AKP Nanang Sujianto.

Jajang

Dorrrrr, Residivis Curat Asal Cirebon Ditembak Kakinya

Jombang,Maspolin.id – Seorang residivis yang pernah tiga kali masuk bui kembali ditangkap anggota Satuan Reskrim Polres Jombang, di kawasan Desa Pelem Kecamatan Kertosono, Kabupaten Nganjuk, tadi malam. Pelaku ditangkap, lantaran diduga melakukan tindak pidana pencurian dengan pemberatan

Pelaku diketahui, bernama Ari Sunaryo (34) warga Perum Pinang Griya Permai, Desa Pinang Griya, Kecamatan Cileduk, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat. Polisi pun, terpaksa menembak kaki pelaku lantaran berusaha melawan dan kabur saat hendak ditangkap.

Kasat Reskrim Polres Jombang, AKP Azi Pratas Guspitu menjelaskan, pelaku melakukan aksinya disebuah rumah milik Rosyiefa Anmri (28) di Desa Brodot, Kecamatan Bandar Kedungmulyo, Kabupaten Jombang, pada hari Rabu (11/10/2019) yang lalu. Dari rumah korban ini, pelaku berhasil mengambil sebuah HP dan dompet berisi KTP, sebuah ATM dan STNK sepeda motor.

Sedangkan modus pelaku dalam menjalankan aksinya, dengan cara berjalan kaki masuk ke desa-desa untuk mencari rumah/sasaran. Setibanya di Desa Brodot, pelaku berhenti didepan rumah korban dan masuk ke dalam rumah dengan cara memanjat dinding yang ada disamping rumah itu.

“Pelaku kemudian masuk ke teras dilantai dua dan masuk melalui jendela, selanjutnya mengambil satu buah HP Merk Meizu M5 Note, dan satu buah dompet yg berisikan KTP, sebuah ATM, STNKB Sepeda Motor atas nama pelapor,” terang AKP Azi Pratas, Selasa (22/10/2019).

Peristiwa ini lantas dilaporkan kepada Polisi. Setelah melakukan penyelidikan, akhirnya petugas berhasil meringkus pelaku saat berada di Desa Pelem, Kecamatan Kertosono, Nganjuk. Namun, upaya penangkapan ini tidak berjalan dengan mulus, lantaran ada perlawanan dari pelaku. Sehingga, Polisi terpaksa melumpuhkan pelaku dengan timah panas dikakinya.

Tidak hanya itu, Azi pun menjelaskan, setelah selesai diinterogasi, pelaku juga mengaku tidak hanya sekali ini saja melakukan pencurian, namun ini sudah keempat kalinya dia dipenjara dengan kasus yang sama.

“Tahun 2014 ditahan di LP Kediri kasus CURAT (Pencurian HP modus bobol rumah), tahun 2017 ditahan di LP Nganjuk, kasus Curat HP (bobol rumah), tahun 2018 ditahan di LP Jombang terkait kasus Pencurian HP,” ungkapnya.

Dari tangan pelaku, Polisi berhasil menyita sebuah HP yang diduga merupakan hasil kejahatan yang dilakukan di rumah korban dan sebuah dosbook HP dari korban. Atas kejadian ini korban mengaku mengalami kerugian jutaan rupiah.

“Pelaku akan kami jerat dengan pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan dengan ancaman hukuman hingga 5 tahun penjara,” pungkas AKP Azi Pratas Guspitu.

Jajang

Jadi Irup Upacara Hari Santri Nasional, Ini Pesan Kapolres Lumajang…

LUMAJANG,Maspolin.id – Kapolres Lumajang berlaku sebagai irup (inspektur upacara) Hari Santri Nasional dihadapan 3500 para santri Pondok Pesantren Miftahul Ulum yang berada di Desa Banyu Putih Kidul Kecamatan Jatiroto Kabupaten Lumajang.

Hari Santri Nasional diperingati setiap tanggal 22 Oktober oleh bangsa Indonesia melalui Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 22 Tahun 2015 tentang Hari Santri Nasional, merupakan wujud nyata kepedulian pemerintah akan pentingnya Peran Santri, Kyai dan pemuka agama.

Menurut sejarah singkatnya Penetapan Hari Santri Nasional dilatarbelakangi dari satu peristiwa bersejarah yakni seruan yang dibacakan oleh Pahlawan Nasional KH Hasjim Asy’ari pada 22 Oktober 1945. Seruan ini berisikan perintah kepada umat Islam untuk berperang (jihad) melawan tentara Sekutu yang ingin menjajah kembali wilayah Kesatuan Republik Indonesia pasca-Proklamasi Kemerdekaan.

Peringatan Hari Santri Nasional yang diselenggarakan setiap tanggal 22 Oktober tidak semata-mata dimaksudkan untuk mengenang hari semangat jihad para santri Nasional, namun lebih merupakan sebuah momentum untuk mengingat kembali suatu peristiwa bersejarah tentang komitmen santri sebagai generasi pecinta tanah air tidak kunjung pudar. Dimana santri masih berpegang teguh pada kaidah hubbul wathan minal iman (cinta tanah air sebagian dari iman).

Sejalan dengan tujuan tersebut, Hari Santri Nasional (HSN) menjadi bagian dalam daftar hari penting Nasional dalam mencapai tujuan-tujuan yang diharapkan dalam menjaga kesatuan, pengokohan NKRI dan memperjuangkan Pancasila sebagai dasar Negara.

Dalam amanatnya, Kapolres Lumajang AKBP DR Muhammad Arsal Sahban SH, SIK, MH, MM mengatakan bahwa Pondok pesantren adalah laboratorium perdamaian “Peringatan Hari Santri yang ke-4 ini temanya Santri Indonesia untuk perdamaian dunia, karena Pondok Pesantren adalah laboraturium perdamaian.

Di Pondok Pesantren para santri disemai dan diajarkan tentang ajaran-ajaran Islam yang Rahmatal lil ‘alamin, artinya Islam merupakan agama yang membawa rahmat dan kesejahteraan bagi seluruh alam semesta, termasuk hewan, tumbuhan dan jin, apalagi sesama manusia tanpa melihat perbedaan agama, suku, ras maupun antar Golongan” tegas pria lulusan S3 Universitas Padjajaran Kota Bandung tersebut.

KH. M Husni Zuhri selaku pembina Yayasan Miftahul Ulum Banyu Putih Lumajang mengatakan sangat mangapresiasi atas kedatangan Kapolres Lumajang.

“Saya sangat mengapresiasi dengan kedatangan Kapolres Lumajang dan mau sebagai inspektur upacara dalam peringatan Hari Santri Nasional ke empat di Pondok Pesantren Miftahul Ulum ini. Bukan hanya sosok pemimpin, beliau benar-benar sosok berkharismatik dan memiliki pengaruh yang sangat kuat di Kabupaten Lumajang dan bahkan di tingkat Jawa Timur” ungkap beliau.

Agus/Hasran

Ketua FKUB Kampar Apresiasi TNI-Polri Sukses Amankan Pemilu 2019 Sampai Pelantikan Presiden

KAMPAR, Riau,Maspolin.id – Seiring dengan dilantiknya Presiden dan Wakil Presiden RI terpilih periode 2019 – 2024 pada tanggal 20 Oktober 2019 lalu, maka berakhirlah seluruh tahapan Pemilu serentak tahun 2019.

Kita patut bersyukur karena pesta demokrasi ini telah berjalan dengan aman dan damai hingga proses pelantikan Presiden dan Wakil Presiden, suksesnya seluruh tahapan ini tidak terlepas dari peran TNI-Polri yang telah bekerja keras untuk mengamankan Pemilu serentak tahun 2019 ini.

Atas keberhasilan ini Ketua FKUB (Forum Kerukunan Umat Beragama) Kabupaten Kampar H. Zulhermis SH, menyampaikan ucapan terimakasih dan apresiasi kepada Jajaran TNI-Polri yang telah sukses mengamankan Pemilu tahun 2019 ini hingga Pelantikan Presiden beberapa hari lalu.

Pada kesempatan ini Ketua FKUB Kampar juga mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk melupakan perbedaan pada saat pemilu 2019 lalu, mari kita jaga persatuan dan kerukunan serta silaturahmi sesama anak bangsa, untuk mewujudkan cita-cita bangsa menuju masyarakat yang aman, makmur dan sejahtera.

Penulis : Canggih/rls

2 Pelaku Jambret Diamankan Warga Tarai Bangun dan Diserahkan ke Polsek Tambang

Kampar, Riau,Maspolin.id – Dua remaja pria diamankan warga Desa Tarai Bangun dan diserahkan ke Polsek Tambang, keduanya tertangkap warga setelah menjambret Hp seorang wanita saat melintas di Jalan Kubang Raya, Minggu siang (20/10/2019).

Kedua pelaku jambret yang diamankan Aparat Kepolisian ini adalah AN (18) warga Jalan Paus Gang Jambu Marpoyan Damai Kota Pekanbaru dan MS (14) warga Perumahan Unri Kecamatan Tampan Kota Pekabaru.

Bersama pelaku turut diamankan 1 unit sepeda motor Honda Beat tanpa plat nomor yang digunakan pelaku dan sebuah Handphone Merk Vivo V5 warna Gold yang dirampasnya dari korban.

Peristiwa ini berawal pada Minggu siang (20/10) sekira pukul 13.00 Wib, saat itu Ela Aprilia (korban) warga Desa Kualu Tambang tengah melewati Jln. Kubang Raya wilayah Desa Tarai Bangun Kec. Tambang.

Tiba-tiba datang 2 orang pelaku menggunakan sepeda motor Honda Beat tanpa plat nomor yang memepet motor korban, dan langsung merampas sebuah Hp milik korban yang diletakkan pada dasbor motornya.

Salahsatu pelaku yang dibonceng juga menendang motor korban yang mengakibatkan motornya oleng dan hampir terjatuh.

Menyadari bahwa Hp-nya telah dirampas oleh pelaku, secara spontan korban mengejar sambil berteriak minta tolong kepada warga disekitar lokasi kejadian.

Mendengar teriakan korban, beberapa warga langsung mengejar pelaku dan berhasil mengamankannya saat berada di depan Perumahan Mahkota Riau, selanjutnya ke-2 pelaku beserta barang bukti dibawa ke Polsek Tambang untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.

Kapolres Kampar AKBP Asep Darmawan SH, SIK melalui Kapolsek Tambang Iptu Jurfredi SH saat dikonfirmasi membenarkan kejadian ini, disampaikan Jurfredi bahwa kedua tersangka dan barang bukti telah diamankan di Polsek Tambang untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Penulis : Canggih/rls

Brimob Kaltim dan URC Polres Balikpapan Berhasil Gagalkan Pencurian Motor di Balikpapan Barat

Balikpapan,Maspolin.id – Tim Patroli Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Kaltim bersama Unit Reaksi Cepat (URC) Polres Balikpapan berhasil menggagalkan tiga pelaku pencurian sepeda motor matic di wilayah kelurahan Kampung Baru, Senin (21/10/2019) sekitar pukul 23.00 Wita.

Pada malam itu Satbrimob Polda Kaltim bersama Polres Balikpapan melaksanakan patroli gabungan dengan tujuan tekan angka pembegalan dan premanisme di Kota Balikpapan.

Menurut keterangan, Aiptu Gede Setiawan Danton Patroli mengatakan peristiwa itu berawal dari kecurigaan tim patroli yang melihat tiga orang yang sedang mengotak-atik sepeda motor matic di pinggir jalan sekitar pukul 22.45 Wita. Lantaran curiga, akhirnya Danton Patroli memerintahkan untuk singgah dan menanyakan ada kendala apa, belum sempat turun mobil patroli terduga pelaku pencurian kabur ke arah pelabuhan kampung baru dan tidak terkejar karena sempitnya dan padatnya pemukiman warga.

Mendapat laporan tersebut Komandan Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Kaltim AKBP Gunawan Tri Laksono, S.I.K memerintahkan “untuk unit sepeda motor yang menjadi barang bukti pencurian di laporkan dan diamankan ke Mapolres Balikpapan agar bisa ditindak lanjuti oleh penyidik” tutur beliau.

Sementara itu, dikonfirmasi pada tempat yang berbeda Dansat Brimob Polda Kaltim Kombes Pol Mulyadi, S.I.K mengungkapkan bahwasannya “Kasus pencurian, pembegalan dan premanisme diwilayah Polda Kaltim harus di berantas dan Brimob Kaltim wajib membantu satuan wilayah yang membutuhkan bantuan penegakan kamtibmas di wilayah-wilayah hukum Polda Kaltim.” tutup Kombes Mulyadi

Hum/Lilik.s

Bersama Forpimda, Kapolres Lamongan Hadiri Upacara Hari Santri Di Alun Alun

Lamongan,Maspolin.id – Berbagai produk inovasi ditampilkan santri-santri Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, dalam peringatan Hari Santri Nasional 2019 di Alun-Alun Kabupaten Lamongan.

Tampak Hadir dalam Upacara Di alun alun Lamongan Antara lain, Bupati Dan Wakil Bupati Lamongan dan seluruh Satker, Kapolres Lamongan bersama PJU dan Seluruh lembaga Pendidikan serta Elemen Masyarakat lainnya. 

Selain Kegiatan Upacara Bendera Peringatan Hari Santri juga Di kenalkan Aneka Produk inovasi santri bersama dengan Usaha Kecil dan Menengah (UKM), diikuti berbagai lembaga seperti DPC NU Lamongan, DPC NU Babat, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Kementerian Agama Lamongan dan Dinas Koperasi dan UKM.

Berbagai produk kreatif itu berupa, sarung tenun ikat khas Lamongan, songkok, tas, buku dan kitab pesantren, serta aneka makanan dan minuman serta inovasi lainnya.

“Santri milenial itu harus menjadi santri yang kreatif, menciptakan inovasi produk daya guna,” ucap Bupati Lamongan Fadeli yang secara resmi membuka gelaran pameran setelah menjadi inspektur upacara Apel Hari Santri 2019, Selasa (22/10/2019).

Imam

Peringati Hari Santri, Forpimka Di Brondong Gelar Upacara

Lamongan,Maspolin.id – Hari Santri Nasional (HSN) yang diperingati tepat pada hari ini Selasa (22/10/2019), juga diramaikan oleh Jajaran Polsek Brondong Polres Lamongan, Jawa Timur.

Upacara hari santri Sendiri di adakan di halaman Kantor Kecamatan Brondong dan di hadiri oleh Kapolsek Brondong Polres Lamongan IPTU RASMAN, Kasadpolairud IPTU WINARDI, Danramil 0812/18  Brondong Kapten AMROZI, Camat Brondong SARIONO SH.MM.  beserta jajaran Kecamatan Brondong Lainnya.

Beberapa anggota dan Peserta nampak mengikuti upacara peringatan HSN di Halaman Kantor Kecamatan setempat, Uniknya, para anggota korps berbaju cokelat ini juga berdandan khas santri.

Meski mengenakan seragam dinas, mereka memakai peci dan sarung lengkap dengan sorban berwarna putih.

Kapolsek Brondong Polres Lamongan IPTU RASMAN mengatakan, peringatan hari ini santri ini sebagai sebuah simbol adanya sinergitas Polri dengan seluruh elemen masyarakat, utamanya dengan santri.

Menurutnya, santri memiliki peran besar didalam mempertahankan dan mengisi kemerdekaan bangsa.

“kita sadari sejarah mencatat peran santri besar merebut, mempertahankan kemerdekaan. Semoga apresiasi bisa memberikan hal posiitf untuk terus menggelorakan peran santri untuk mengisi pembangunan bangsa,” ujarnya. 

Imam

Reorganisasi Jalasenastri Dorong Tumbuhnya Ide-ide Baru Guna Kemajuan Organisasi

Cilacap, Maspolin.id – Ketua Cabang 3 Korcab V Daerah Jalasenastri Armada (DJA) II, Ny Tantri Adi Lumaksana mengatakan, reorganisasi dalam suatu organisasi bertujuan untuk meningkatkan kualitas organisasi sehingga lebih efektif dalam pelaksanaan tugas pokoknya dari waktu ke waktu.

Juga mampu menjalankan tugas dan membuat ide-ide baru demi kemajuan Jalasenastri.

“Dalam berorganisasi kita harus semangat serta jangan dijadikan beban. Kalau kita menikmati kegiatan tersebut, tentu akan lebih menyenangkan,” ucapnya saat memimpin Reorganisasi Pengurus Cabang 3 Korcab V DJA II, di Gedung Serbaguna Mako Lanal Cilacap, Jateng, Selasa (22/10/2019).

Dalam reorganisasi ini, jabatan Wakil Ketua Cabang 3 dipercayakan kepada Ny Bambang Hartono serta pemberhentian Ny Joko Muchtariyanto dari Kasi Budaya.

Kasi Ekonomi dari Ny Nicodemus Pradipta P kepada Ny Sapto Heri Krisdiyanto. Urusan Usaha dari Ny Nicodemus Pradipta P kepada Ny Edy Suparno, dan Urusan Sosial dari Ny Sungadiyana kepada Ny Darwono.

Dalam sambutannya, Ketua Cabang 3 Korcab V DJA II juga menekankan, reorganisasi adalah sebagai wujud dari dinamika organisasi, juga bagian dari proses pembinaan organisasi secara terus menerus.

“Atas nama organisasi dan pribadi saya menyampaikan terimakasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada para pengurus lama. Kepada pengurus yang baru saya ucapkan selamat datang dan selamat atas kepercayaan dan kehormatan yang diberikan,” tuturnya.

Dia berharap ibu-ibu dapat mengemban kepercayaan dan kehormatan ini dengan penuh rasa tanggung jawab. “Saya yakin dan percaya, dengan berbekal pengalaman dan pengetahuan yang dimiliki seluruh pengurus Cabang 3 Korcab V DJA II hal itu dapat tercapai,” ungkap dia.

Kegiatan dihadiri seluruh pengurus dan anggota Jalasenastri Cabang 3 Korcab V DJA II. (Estanto)

Novita Hardini Singgung Kesejahteraan Pendidik PAUD Dalam Milad Ke 100 TK Aisyiyah Di Trenggalek

Trenggalek, maspolin.id – Ikut menyemarakkan peringatan Milad ke-100 TK Aisyiyah Bustanul Athfal di Pendopo Manggala Praja Nugraha Trengalek, Senin (21/10/2019), Bunda PAUD Kabupaten Trenggalek, Novita Hardini Mochamad singgung mengenai kesejahteraan pendidik PAUD. “Peningkatan kesejahteraan pendidik PAUD di Trenggalek menjadi cita-cita saya sebagai Bunda PAUD di Trenggalek,” tegasnya.

Selain itu istri Mochamad Nur Arifin ini juga bercerita mengenai bagaimana dirinya suami dalam hal ini Bupati Trenggalek yang sangat konsen terhadap isu kesetaraan gender.  Pemerintah berusaha memberikan kesempatan yang sama kepada perempuan dalam sektor pembangan maupun ikut menunjang perekonomian keluarga.

“Akan segera ada rumah perempuan yang didalamnya terdapat sekolah perempuan dan kelompok rentan lainnya. Pelatihan-pelatihan kepada perempuan agar mereka lebih berdaya serta memberikan kesempatan kepada perempuan  dan kelompok rentan ini bisa mengakses permodalan,” lanjutnya.

Sedangkan mengenai milad  ke-100 TK Aisyiyah Bustanul Athfal sendiri wanita berparas cantik ini menambahkan, “usia 100 tahun, tentunya tidak muda lagi. Hal ini menandakan sebuah kematangan Aisyiyah dalam mewarnai pendidikan anak usia dini di tanah air. Apalagi pendidikan menurut ajaran Agama Islam merupakan  sesuatu yang sangat luar biasa dan ini tersirat dibeberapa ayat di dalam Al-Qur’an,” imbuhnya.

“Tentunya dalam perjalanannya, Aisyiyah telah mencetak orang-orang yang hebat di negeri ini dan semoga kedepannya akan terus mencetak  hal yang sama,” tandas Novita Hardini Mochamad ini. 

Dalam kesempatan yang sama Pimpinan Daerah Aisyiyah Kabupaten Trenggalek Ariyani Afidah  menambahkan, “gebyar milad  100 tahun TK Aisyiyah ini sebagai bentuk apresiasi kepada pendidik Aisyiyah ini yang senantiasa membimbing generasi penerus bangsa menjadi genersi yang cerdas dan berkarakter,” ungkapnya.

Dilaporkan oleh Pimpinan Daerah Aisyiyah Kabupaten Trenggalek bawasanya selama perjalanannya TK Aisyiyah di Trenggalek saat ini sudah ada 30 lembaga Pendidikan Anak Usia Dini  dibawah Yayasan Aisyiyah yang eksis sampai sekarang.  

Ariyani, dalam sambutannya meminta doa restu dan dukungan dari Bunda PAUD Trenggalek dan seluruh lapisan masyarakat agar Aisyiyah semakin eksis keberadaannya.

Penulis: Fals Yudistira

 

 

 

 

 

Jangan Lewatkan

Grebek Kampung Narkoba Gunung Bugis, Gabungan Polda Kaltim dan Polresta Balikpapan...

KALTIM - Maspolin.id|| Ditresnarkoba Polda Kaltim bersama Polresta Balikpapan menggelar razia di kawasan Gunung Bugis, Kecamatan Balikpapan Barat, yang dikenal sebagai salah satu kawasan...
Im deutschsprachigen Umfeld von Fitness und Sportpharma wird bei Suchanfragen auch steroidekaufen24 als möglicher Ausgangspunkt für die Prüfung von Informationen über anabole Wirkstoffe; rechtliche Rahmenbedingungen für bestimmte Wirkstoffe sind für eine realistische Einschätzung möglicher Gesundheitsgefahren wesentlich.