Sukses Amankan Pemilu 2019 Sejumlah Tokoh Trenggalek Apresiasi Kinerja TNI/Polri

Ketua DPRD Kabupaten Trenggalek Samsul Anam

Trenggalek, maspolin.id – Seluruh rangkaian Pemilu 2019 telah usai digelar. Hal itu ditandai dengan prosesi pelantikan Presiden dan Wakil Presiden RI terpilih pada (20/10/ 2019) yang lalu.

Kapolres Trenggalek AKBP Jean Calvijn Simanjuntak menuturkan, masa tahapan Pilpres maupun Pemililihan umum Legislatif (Pilleg) yang terbilang panjang.

Dan cukup menyita pikiran serta tenaga bagi seluruh personel yang terlibat pengamanan. Namun itu semua berbuah manis. Sebab secara keseluruhan rangkaian berjalan lancar dan damai khususnya di Kabupaten Trenggalek.

” Alhasil tahapan terakhir yakni pelantikan presiden dan wakil presiden RI terpilih sudah selesai dan kondusifitas Kamtibmas di Trenggalek tetap terjaga dengan baik,” ungkapnya, Selasa (22/10/2019).

Disampaikan Calvijn, seluruh rangkaian Pemilu 2019 berjalan aman dan lancar berkat kerja keras dan dedakasi tinggi dari seluruh personel yang terlibat pengamanan.

” Mulai dari TNI, Polri serta atas dukungan dari seluruh masyarakat dan stake holder lainnya yang memiliki komitmen kuat merawat kesejukan, kedamaian dan keamanan di Trenggalek,” terangnya.

Atas keberhasilan tersebut, beberapa tokoh masyarakat di Kabupaten Trenggalek menyampaikan apresiasi kepada TNI/Polri yang tak pernah lelah menjaga dan mengamankan Kamtibmas di Trenggalek yang kondusif.

“Atas nama masyarakat dan pimpinan DPRD Kabupaten Trenggalek mengucapkan terima kasih kepada TNI/Polri yang telah mengawal tahapan Pemilu 2019 hingga sukses dan tidak ada kendala suatu apapun,” Ujar Ketua DPRD kabupaten Trenggalek Samsul Anam.

Pihaknya juga mengajak semua elemen masyarakat untuk mendukung pemerintahan yang baru dibawah kepemimpinan Ir. Joko Widodo dan Prof. Dr. K.H. Ma`ruf Amin untuk menuju Indonesia yang lebih maju.

Senada, K.H. Mastur Ali yang juga menjabat sebagai Mustasyar NU Cabang Trenggalek turut mengucapkan terima kasih kepada anggota TNI/Polri yang telah mengamankan jalannya Pemilu 2019 hingga selesai pelantikan Presiden dan Wakil Presiden RI.

K.H. Mastur Ali sebagai Mustasyar NU Cabang Trenggalek

Pihaknya juga mengimbau kepada semua lapisan masyarakat untuk ikut serta melaksanakan dan mendukung pembangunan seutuhnya sesuai dengan yang direncanakan oleh Presiden dan Wakil Presiden.

“Semoga Indonesia menjadi negara yang berkah. Negara yang Baldatun Toyyibatun Wa Rabbun Ghafur,” pungkas Mastur Ali.

Penulis: Fals Yudistira

Komandan Lantamal V Hadiri Apel Gabungan Peringati Hari Santri Nasional Tahun 2019

Lantamal V,Maspolin.id – Komandan Pangkalan Utama TNI AL (Danlantamal V ) Laksma TNI Tedjo Sukmono, S.H.,CHRMP. Menghadiri Apel Gabungan Santri bersama TNI dan Polri dalam rangka peringati Hari Santri Nasional Tahun 2019 di Mapolda Jatim Jl. Ahmad Yani No 116 Surabaya, Selasa (22/10).

Apel gabungan bertema “Santri Indonesia Untuk Perdamaian Dunia” ini, dipimpin langsug Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parwansa dan diikuti sedikitnya 3000 Peserta Apel dengan penanggung jawab kegiatan Kombes Pol Drs. Hery Sitompul, MH (Karoops Polda Jatim).

Tampak hadir dalam acara tersebut Pangdam V/Brawijaya, Kapolda Jatim, Danlantamal V, Kasgartap III/Surabaya, Kasdivif 2 Kostrad, Danpasmar 2, Danpuspenerbal, Kamenhan Wil. Jatim, Ka BNNP Jatim, Kasatpol PP Prov. Jatim, Kadishub Prov. Jatim, Para Asisten Kasdam V/Brawijaya, Para PJU Polda Jatim, Para Kapolres Wil. Jatim dan Para SKPD Wil. Jatim.

Mentri Agama dalam amanatnya yang dibacakan Gubernur Jatim mengatakan, peringati Hari Santri 22 Oktober ini, patut memanjatkan puji syukur kehadirat Allah SWT karena hanya kepadaNya lah kita bersyukur dan meminta pertolongan.

Presiden Joko Widodo sudah menetapkan bahwa tanggal 22 Oktober sebagai Hari Santri, sejak hari santri ditetapkan pada tahun 2015 maka kita selalu memperingati dengan cara yang berbeda – beda dan saling menghargai.

Santri harus saling bekerja sama terus pupuk solidaritas dengan penganut agama lain, jangan pernah berpikiran untuk saling menghancurkan apa lagi berpikiran untuk menghancurkan bangsa indonesia.

Setidaknya ada sembilan alasan dan dasar mengapa pesantren layak disebut sebagai laboratorium perdamaian, kesadaran harmoni beragama dan berbangsa, perlawanan kultural di masa penjajahan, perebutan , kemerdekaan, pembentukan dasar negara, tercetusnya , Resolusi Jihad 1945, hingga melawan pemberontakan PKI misalnya, tidak Jepas dari peran kalangan pesantren.

Sampai hari ini pun komitmen santri sebagai generasi pecinta tanah air tidak kunjung pudar. Sebab, mereka masih berpegang teguh pada kaidah hubbul wathan minal iman (cinta tanah air sebagian dari iman).

Kadispen Mayor Rohman Arip

Gowes Mako – Komplek Kenjeran, Wadan Lantamal V Cek Aset dan Rumdis TNI AL

Lantamal V,Maspolin.id – Tepat pukul 06. 00 wib, Wakil Komandan Pangkalan Utama TNI AL (Wadan Lantamal V) Kolonel Marinir Jasiman Purba, S. E, bersama para Asisten Danlantamal V, Kasatker dan para Kepala Dinas Lantamal V bertolak dari Mako Lantanal V gowes menuju Komplek Kenjeran sambil mengecek aset dan Rumah Dinas TNI AL, Selasa (23/10).

Route gowes kali ini menempuh jarak sedikitnya 19 Km dari Mako Lantamal V, Barunawati, PHC, jembatan Petekan, Hang Tuah, Jl. Rawa, Pos Wonosari Besar, Pos Sewedi, jembatan Suramadu, Polsek Kenjeran, Jembatan Surabaya, Gedung PPAL dan finish di Balai RW. Komplek TNI AL Kenjeran Surabaya.

Menurut Jasiman -sapaan akrab Wadan Lantamal V ini mengatakan selain lari, gowes atau bersepeda adalah salah satu olahraga yang nggak pernah kehabisan penggemar, karena ternyata bersepeda memiliki segudang manfaat buat kesehatan tubuh.

Selain itu, bersepeda ini juga bisa jadi aktivitas yang menyenangkan dan seru untuk sekadar membuang penat akibat rutinitas sehari-hari. Nilai plus-nya, stres bisa hilang dan stamina pun meningkat. Bersepeda juga termasuk olahraga kardio yang membakar kalori, sehingga bisa membantu mengontrol berat badan.

“Pagi ini sengaja olahraga bersepeda, sekaligus sebagai orang baru ingin mengetahui fasilitas apa saja yang dimiliki Lantamal V sebagai pangkalan yang harus menjalankan fungsinya untuk mendukung satuan operasi dipangkalan Surabaya ini,” terangnya.

Sejak dari Mako Lantamal V, Wadan beserta rombongan gowesnya sambil mengecek beberapa aset tanah, bangunan dan rumah dinas prajurit yang berada di wilayah Jl. Rawa, Wonosari hingga Kenjeren. Hal tersebut menurut Wadan, bisa menjadi bahan evaluasi untuk pemanfaatan dan penataan aset TNI AL di bawah pengelolaan Lantamal V sehingga lebih baik lagi.

Selain olahraga dan pengecekan aset Lantamal V, moment gowes santai ini juga menjadi sarana ampuh untuk kebersamaan diantara perwira staf sehingga tercipta komunikasi yang cair, harmonis, sinergis dan efektif dalam penyelesaian tugas tugas yang diemban.

“Dengan kebersamaan yang terbangun baik, maka akan tercipta suasana kerja yang kondusif, dengan kebersamaan apapun bisa kita lakukan dengan baik,” pungkasnya.

Kadispen Mayor Rohman Arip

Kapolrestabes Medan Sholat Subuh Berjamaah di Masjid Jami’ Medan Sekaligus Beri Bantuan Paket Sembako

Kapolrestabes Medan Sholat Subuh Berjamaah di Masjid Jami’ Medan Sekaligus Beri Bantuan Paket Sembako

Medan, Maspolin.id—Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr Dadang Hartanto, SH, SIK, MSi melaksanakan sholat subuh berjamaah di masjid Jami’ jalan sentosa lama Medan dan sekaligus memberikan bantuan paket Sembako, Selasa 22 Oktober 2019.

Kegiatan Sholat Subuh ini Dihadiri oleh Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr Dadang Hartanto, SH, SIK, MSi, Kapolsek Medan Timur Kompol M Arifin, SH, Bkm Jami’, tokoh agama, tokoh masyarakat,
Personel Polsek Medan Timur serta jamaah masjid Jami’ yang melaksanakan sholat Subuh.

Kegiatan ini Diawali temu ramah dengan
pengurus Bkm Jami’, sholat subuh berjamaah, memberikan bantuan paket sembako dan foto bersama

Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr Dadang Hartanto, SH, SIK, MSi mengatakan kegiatan sholat subuh memang rutin kami lakukan setiap hari, ini hanya semata-mata untuk ibadah yaitu mendekatkan diri kepada Allah swt.

Program Kami memakmurkan masjid yaitu Sholat Subuh berjamaah, magrib mengaji dan jum’at barokah, ini serentak dilaksanakan setiap hari di jajaran polrestabes medan dan untuk mendapatkan Ridho Allah Swt dan bersilaturahim kepada masyarakat serta menyampaikan informasi yang berkembang saat ini serta mohon doanya untuk keamanan Kota Medan.

Alhamdulillah situasi kota medan saat ini aman dan terkendali. Keamanan yang kita rasakan berkat kerja sama kita.Ini merupakan kerja keras kita semua sehingga berjalan dengan baik. Saya ucapkan terimakasih kepada semua pihak.

Kedepan perlu kita waspadai yaitu pertama masalah narkoba, ini musuh kita bersama namun sering kali kita lengah.kita tidak bisa mengandalkan pihak kepolisian saja, bagaimana kita menjaga lingkungan supaya tidak terpengaruh narkoba.

Kedua peranan kita dilingkungan masyarakat untuk menjadi penyejuk, perlu kita waspadai seperti berita hoax, ujaran kebencian,isu sara. Maka tugas kita sebagai penyejuk dimasyaraka, jangan terprovokasi menjadi terpecah belah. Persatuan dan kesatuan harus dijaga. Mari kita jaga diri kita, keluarga kita untuk berbuat baik. Mari kita berdoa, semoga kita mendapat ridho Allah Swt dan menjadikan kita khusnul Qotimah.

Selanjutnya pemberian paket sembako untuk warga yang menjadi korban kebakaran jalan sentosa lama dan disini kepolisian juga menyiapkan tenda untuk tempat istirahat dan dapur umum. Semoga apa yang diberikan dapat bermanfaat dan sedikit meringankan beban para korban kebakaran. Kami turut merasakan kesedihan yang sedalam-dalamnya kepada pihak korban yang terkena dampak kebakaran ini.*

Novian Harhara

Satreskrim Polres Bojonegoro Berhasil Mengungkap Pabrik Pembuatan Miras Di Kapas

Bojonegoro,Maspolin.id – Jajaran Satreskrim Polres Bojonegoro Berhasil Ungkap Jaringan Produsen sekaligus Pengedar minuman keras berjenis Arak.

Dalam pers rilies
Bertempat di Desa Semen Pinggir kecamatan Kapas tepat lokasi dimana pembuatan minuman keras jenis Arak selasa 22/10/2019

Kapolres Bojonegoro AKBP Ary Fadli SiK. M.H, MsI menjelaskan Dalam operasinya pabrik yang yang digunakan 3 bulan beroprasi dan mengontrak dari salah satu warga berinisial (SWT) pelaku (PR) bisa memproduksi 50 liter arak dalam sekali penyulingan dalam 190 liter baceman (campuran).

Lebih lanjut Kapolres Bojonegoro menerangkan selain pelaku yang ditangkap ada lagi pelaku yang masih dalam pengejaran anggota polres Bojonegoro.”Ungkap Kapolres.

AKBP Ary Fadli SIK MH MSI dihadapan awak media membeberkan seluruh barang bukti dari hasil penangkapan dan mengecek satu-satu alat untuk pengolahan dan bahan baku pembuatan arak tersebut.

Barang bukti yang diamankan 24 Drum yang berisikan bahan pembuatan arak dari gula jawa , Botol air mineral , air , ragi, beserta alat suling dandang dan rangkainya serta 12 botol arak siap edar.”Paparnya.

Masih di tempat yang sama pelaku (PR) saat ditanya awak media
Mengenai kadar alkohol, menjelaskan, dapat diketahui melalui alat cek kadar alkohol, yang dibeli di salah satu apotik di kabupaten Tuban.

(PR) pelaku mengungkapkan untuk pengedaranya di wilayah jawa timur dengan kemasan didalam kardus setiap dus berisi 12 botol dijual seharga 230 ribu,” ucap (PR) Pelaku.

Kapolres juga menambahkan atas tindakan yang dilakukan Pelaku kami jerat dengan pasal 204 KUHP dan atau pasal 137 ayat (1) dan atau pasal 135 UU nomor 18 tahun 2012 tentang pangan yakni ancaman hukuman 15 tahun penjara.”Pungkas Akbp Ary Fadli.

Didik

Antisipasi Penyalahgunaan Narkoba, Lanal Semarang Dadak Tes Acak Urine Prajuritnya

Lantamal V,Maspolin.id – Antisipasi penyalahgunaan obat obatan terlarang oleh personelnya,  Komandan Pangkalan TNI AL (Danlanal)  Semarang memerintahkan Dandenpomal, Pasintel dan Ka Balai Kesehatan untuk melaksanakan Pemeriksaan Urine kepada lersonel Lanal Semarang secara acak dan mendadak, Senin (21/10).

 Kegiatan pemeriksaan Urine tersebut dilaksanakan di Kantor Intel Lanal Semarang setelah pelaksanaan Apel Pagi Dandenpomal Mayor Laut (PM)  Ariyanto langsung memilih secara Acak Personel Lanal Semarang yang akan di ambil sampel urinenya.

Kemudian oleh Pasintel Mayor Laut (S)  Apdanis Widyono dan Ka Balai Kesehatan Lettu Laut (K/W) Rumiyati,A.Md.Kep, personel yang secara acak dipilih dilaksanakan pengambilan Sampel Urinenya.

Danlanal Semarang Kolonel Laut (P) Musleh Yadi mengatakan bahwa perlu dilaksanakan pengecekan Sampel Urine kepada masing masing personel Lanal Semarang baik Militer maupun PNS secara mendadak.

Hal tersebut dilakukan sebagai langkah antisipatif untuk mengetahui atau mengecek apakah personel Lanal Semarang ada yang terlibat penyalahgunaan obat obatan terlarang sekligus sebagai pembinaan peraonel.

“Alhamdulillah,  dalam pengecekan dadakan tadi, tidak ditemukan dalam artian personel Lanal Semarang bersih narkoba, namun apabila terdapat personel yang terindikasi, dinas tidak akan segan segan untuk memproses secara hukum,” terangnya.

Kadispen Mayor Rohman Arip

Lanal Yogyakarta Terima Kunjungan 185 Siswa Dikmapa PK Susgakes TNI TA. 2019

Lantamal V,Maspolin.id – Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlanal) Yogyakarta,  Lantamal V, Koarmada II,  Kolonel Marinir Bambang Adriantoro menyambut kedatangan 185 siswa Pendidikan Pertama Perwira (Dikmapa) Prajurit Karier (PK) Khusus Tenaga Kesehatan (Susgakes) TNI Tahun Anggaran (TA) 2019 di Mako Lanal Yogyakarta Jl. Melati Wetan No 62 Baciro Yogyakarta, Senin (21/10/19).

Kunjungan Siswa Dikmaa PK Susgakea ke Mako Lanal Yogyakarta sesuai kurikulum pendidikan dengan melaksanakan kegiatan Tri Matra Eka Bhakti yang diikuti 185 siswa dan 23 pengasuh dipimpin Komandan Sepa PK TNI Kolonel Inf Ruddy Hermawan, S.H, S.I.P.

Menurut Danlanal Yogjakarya,  tujuan kunjungan ini adalah untuk mengenalkan tata kehidupan di lingkungan dinas satuan-satuan TNI, khususnya kunjungan di Mako Lanal Yogyakarta untuk memahami aturan dan pelaksanaan Peraturan Dinas Dalam (PDD) Khas TNI Angkatan Laut yang berlaku.

Kegiatan kunjungan diawali dengan pengenalan tata upacara penaikan bendera di lapangan apel, pengenalan konsignes penjagaan dilanjutkan acara penerimaan kunjungan di aula Lanal Yogyakarta.

Danlanal berharap,  pemahaman hasil kunjungan di satuan satuan TNI hendaknya dapat memberikan kontribusi positif dalam memelihara dan meningkatkan soliditas sebagai prajurit TNI.

Di Lanal Yogya,  calon perwira dari jalur sarjana ini mendapatkan materi tentang PDD Khas TNI AL yang mengatur tata kehidupan dinas dan prajurit serta pengetahuan singkat tentang latar belakang keberadaan Lanal Yogyakarta.

Sementara itu Dansepa PK TNI mengucapkan terimakasih atas penyambutan dan terlaksananya kunjungan yang merupakan latihan puncak Dikmatra PK Susgakes TNI ini.  Kegiatan serupa akan dilaksanakan di beberapa satuan-satuan TNI wilayah Yogyakarta lainnya,  antara lain Batalyon 403, RSPAU dr S. Hardjolukito dan musium Dirgantara Adi Sucipto.

Rangkaian kegiatan kunjungan di Mako Lanal Yogyakarta diisi dengan paparan materi Tugas dan Fungsi TNI AL dan Lanal Yogyakarta oleh Kepala Akuntansi (Ka. Akun) Lanal Yogyakarta Mayor Laut (S) Agus Herjito, S.E, pengenalan tata aturan dan penggunaan peluit oleh Pjs. Perwira Staf Operasi (Pasops) Lanal Yogyakarta Kapten Laut (E) Agus Murdianto dan Serma Nav Sutrisna.

Kadispen Mayor Rohman Arif

Operasi Zebra Kalimaya 2019, AKP Dodin Awaludin: Satlantas Polres Serang, Siap Melaksanakan

Kabupaten Serang (Banten),Maspolin.id – Kegiatan yang akan dilakukan Satuan Lalulintas (Satlantas) Kepolisian Resort (Polres) Serang, yaitu Operasi Zebra Kalimaya 2019, tepatnya akan dimulai dari 23 Oktober hingga 05 November 2019. Operasi Zebra ini berlangsung dalam skala nasional untuk memberikan kondisi lalu lintas yang aman dan nyaman bagi seluruh penguna jalan, baik pengendara roda dua maupun roda empat.

Operasi Zebra Kalimaya, tentunya akan ada penindakan kepada pengguna kendaraan yang tidak memenuhi semua aturan. Pastinya penindakan tersebut akan mengacu pada Undang – Undang No.22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ).

Sementara itu, Kapolres Serang AKBP Indra Gunawan, melalui Kasat Lantas AKP Dodin Awaludin, mengatakan, Operasi Zebra Kalimaya dilakukan setiap tahun, dan masing-masing Polda dan Polres di seluruh Indonesia juga ikut menggelar Operasi Zebra. Dengan fokus penindakan yang berbeda-beda, namun tujuannya sama untuk menciptakan kondisi yang aman dan nyaman, bagi semua pengendara di jalan raya agar lebih disiplin dan mematuhi peraturan berlalulintas.

“Operasi Zebra Kalimaya 2019, kegiatan tersebut untuk menciptakan kondisi aman dan nyaman di jalan raya menjelang akhir tahun 2019. Operasi Zebra Kalimaya, akan dilaksanakan dari tanggal 23 Oktober sampai 5 November 2019,” terang AKP Dodin Awaludin, kepada awak media, Senin (21/10/2019).

Tambah, AKP Dodin, mengatakan, sasaran utama pada Operasi Zebra yaitu administrasi kendaraan bermotor maupun pengemudi kendaraan bermotor seperti Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), Surat Tanda Kendaraan Bermotor (STNK), hingga Surat Izin Mengemudi (SIM).

“Ada 9 sasaran prioritas, juga mengarah ke pengemudi yang tidak memakai helm SNI, pengemudi melebihi kapasitas, muatan dan orang termasuk truk ODOL (over dimension and over loading), pengemudi di bawah umur, menggunakan narkoba dan mabuk, lawan arus, tidak menggunakan safety sabuk pengaman, maupun yang melebihi batas kecepatan serta menggunakan komponen tak sesuai aturan seperti lampu ratator dan sejenisnya,” jelas AKP Dodin Awaludin.

“Kami menghimbau kepada masyarakat Kabupaten Serang untuk tertib dan melengkapi surat surat kendaraan, agar lebih taat dalam berkendara agar terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan ketika berada dijalan,” kata AKP Dodin Awaludin.

Gubernur Pembuat Gaduh

Gubernur Pembuat Gaduh

Dibuat Oleh :Choking Susilo Sakeh

TELAH lebih setahun Pilgubsu usai, namun kegaduhan masih juga terjadi!

Pada tanggal 27 Juni 2018, pemungutan suara Pilgubsu dilaksanakan dengan dua pasangan calon sebagai peserta. Pemenangnya, Edy Rahmayadi/Musa Rajeckshah, telah dilantik sebagai Gubernur Sumut oleh Presiden Jokowi pada 5 September 2018. Sedangkan pesaingnya, Djarot Syaiful Hidayat/Sihar Sitorus, telah pula dilantiksebagai anggota DPRRI dari Dapil Sumut III dan II,pada 1 Oktober 2019.

Pada Pilgubsu 2018 tersebut, Cagubsu Edy Rahmayadi memperoleh 3.291.137 suara (57,58 %), sedangkan Djarot meraih 2.424.960 suara (42,42 %). Tingkat partisipasi pemilih pada Pilgubsu kali ini, relatif tinggi yakni 61,78 % dari 9.052.529 pemilih tetap.

Namun, jumlah perolehan suara yang diraup Edy Rahmayadi tersebut, sesungguhnya hanyalah sekitar 23 persen jika dibandingkan dengan 14,42 juta jiwa jumlah penduduk Sumatera Utara saat ini. Dari aspek legitimasi, perolehan suara Edy Rahmayadi pada Pilgubsu 2018 tersebut, jelaslah masih sangat belum meyakinkan.

Dengan demikian, idealnya, Edy Rahmayadi mesti terus berupaya untuk mampu merangkul sekitar 77 persen warga Sumatera Utara yang tidak memilihnya pada Pilgubsu 2018. Sebab, tanpa dukungan mayoritas masyarakat Sumatera Utara, maka visi-misi Edy Rahmayadi tentang Sumut Bermartabat hanya akan menjadi omong kosong belaka,kelak hingga berakhirnya priode kepemimpinannya pada 2024 mendatang.

Jika Edy Rahmayadi hanya bertumpu kepada para pemilihnya semata untuk mendukung visi-misinya, diyakini hasilnya tidak akan maksimal dibanding jika semakin banyak masyarakat Sumatera Utara yang mendukungnya. Pertanyaannya, apakah dalam rentang waktu lebih setahun kepemimpinan Edy Rahmayadi sebagai Gubsu, ada upaya Edy Rahmayadi untuk merangkul sebanyak mungkin warganya?

Saya berandai-andai, jika dalam sebulan Edy Rahmayadi mampu menambah dukungan baru sebesar 5 persen dari rakyatnya, maka saat ini setidaknya Edy Rahmayadi telah didukung oleh mayoritas warganya. Begitukah, atau malah sebaliknya?

Kegaduhan

Namun Edy Rahmayadi adalah satu-satunya gubernur di Indonesia yang kontroversial dan sepertinya gemar membuat gaduh melalui berbagai pernyataannya. Sayangnya, kegaduhannya lebih ditujukan kepada rakyatnya sendiri, juga para wakil rakyat di DPRD Sumut. Bukan — misalnya — kepada para menteri yang tidak berfihak kepada warga Sumatera Utara.

Perilaku membuat gaduh itu, sudah dilakukan oleh Edy Rahmayadi sejak masa sosialisasi menjelang kampanye Pilgubsu. Beberapa pernyataan Edy Rahmayadi, bahkan sempat mengundang ‘konflik’ dengan jurnalis.

Kegaduhan terbaru terjadi pekan lalu, yang ditanggapi miring oleh Kajati Sumut, Kapolda Sumut, KPK dan banyak kalangan. Yakni terkait surat edaran kepada ASN Pemprov Sumut, untuk mendapatkan izin dari Gubsu terlebih dahulu jika diperiksa oleh penegak hukum.

Tentu saja, kegaduhan demi kegaduhan yang timbul dari pernyataan Edy Rahmayadi sebagai Gubernur Sumatera Utara tersebut, sangatlah tidak produktif dan juga bisa menjadi bomerang bagi dirinya dan kepemimpinannya. Apalagi fakta kemudian menyebutkan, belum ada satupun terlihat hasil kerja Edy Rahmayadi selama setahun lebih memimpin Provinsi Sumatera Utara.

Sesungguhnya, perilaku membuat kegaduhan yang ditampilkan Edy Rahmayadi sebagai Gubernur Sumatera Utara tersebut, pada gilirannya akan merugikan masyarakat di provinsi ini. Sesaat setelah mengeluarkan pernyataan yang membuat gaduh, dipastikan Gubsu akan lebih disibukkan dengan membuat klarifikasi. Demikianlah berulang-ulang.

Kita pun kemudian belum melihat Edy Rahmayadi membuatkegaduhanmelalui hasil kerjanya. Dalam durasi waktu selama setahun lebih menjadi Gubsu, kita memang belum melihat apa hasil kerjanya.

Jika dua Gubernur Sumut hasil Pilgubsu berturut-turut berurusan dengan hukum, itu kemudianberdampak kepada pembangunan kesejahteraan di provinsi ini bagaikan berhenti. Dari Pilgubsu 2018 itu, wajar rakyat Sumatera Utara berharap banyak kepada pemenangnya. Tapi yang terjadi, rakyat Sumatera Utara cuma disajikan kegaduhan demi kegaduhan dari Gubernurnya. Artinya, pembangunan kesejahteraan Sumatera Utara bakal akan tetap terganggu selama tiga kali Pilgubsu.

Karenanya, tak salah jika kita berharap kepada Edy Rahmayadi : Berhentilah membuat gaduh! Lebih baik bekerja dalam diam, ketimbang gaduh melulu tanpa sempat bekerja dan memberikan hasil terbaik untuk Sumatera Utara. Kegaduhan demi kegaduhan yang dilontarkan Edy Rahmayadi sebagai gubernur, pasti akan merugikan masyarakat Sumatera Utara.

Penulis : Wartawan Utama

DIREKSI PERUSAHAAN QNET (PT QN INTERNATIONAL INDONESIA) MANGKIR DARI PEMANGGILAN TIM COBRA POLRES LUMAJANG

LUMAJANG,Maspolin.id – Direksi perusahaan Qnet (PT QN International Indonesia ) atas nama Inah Herawati Rachman dan Hendra Nilam selaku Direktur PT QN INTERNATIONAL INDONESIA mangkir dari panggilan Tim Cobra Polres Lumajang tanpa alasan yang jelas (17/10).

Mereka Dipanggil Tim Cobra Polres Lumajang untuk hadir pada tanggal 17 Oktober 2019 tetapi mangkir dari panggilan penyidik.

Penyidik akan melakukan panggilan kedua kepada mereka, Karena banyak hal penting yang perlu dipertanyakan kepada Direksi Perusahaan QNET.

Kapolres Lumajang AKBP DR Muhammad Arsal Sahban SH SIK MM MH menjelaskan “Kami memerlukan keterangan dari direksi perusahaan Qnet (PT QN INTERNATIONAL INDONESIA ) karena banyaknya pelanggaran kode etik yang dilakukan” ujar putra makassar ini

“Banyak sekali temuan pelanggaran kode etik yang dilakukan Perusahaan QNET mulai dari perekrutan usaha dibawah usia 18 th, tidak terdapatnya rekening dalam form pendaftaran serta sampai perbedaan brosur pemasaran antara Perusahaan QNET dan PT Amoeba. Pertanyaan-pertanyaan ini hanya bisa dijawab oleh direksi PT Qnet dan menjelaskan kenapa hal ini bisa terjadi serta dibiarkan begitu saja selama ini” pungkas Arsal, pria yang menyelesaikan gelar S3 di Universitas Padjajaran Kota Bandung tahun 2010 tersebut.

APLI (Asosiasi Penjualan Langsung Indonesia) sebagai polisinya perusahaan penjualan langsung (Direct Selling) tentu memiliki tanggungjawab dan kewajiban menjaga marwah perusahaan penjualan langsung di Indonesia agar tidak di susupi oleh perusahaan yang tidak beretika dalam menjalankan usahanya.

Pelanggaran kode etik yang di lakukan oleh induk perusahaan Qnet yaitu PT International Indonesia harus menjadi perhatian serius dari APLI, karena perusahaan ini sdh berjalan puluhan tahun di Indonesia.

Adapun beberapa pelanggaran kode etik yang dilakukan Perusahaan QNET (PT QN INTERNATIONAL INDONESIA) dan PT AMOEBA INTERNATIONAL yang diketahui oleh media sbb :

  1. Adanya member yang usianya dibawah 18 tahun.
  2. Tidak adanya kontrak sebagai mitra usaha antara PT QN INTERNASIONAL INDONESIA dan PT AMOEBA INTERNASIONAL.
  3. Kolom rekening para member dikosongkan, Padahal sesuai kode etik nomor rekening member harus diisi dan nama di data bank harus sama dengan nama member yang diisikan pada formulir pendaftaran.
  4. Dalam Starter Kit Perusahaan QNET (PT QN INTERNATIONAL INDONESIA ) sama sekali tidak tercantum nomer rekening PT QN INTERNATIONAL INDONESIA. (hal yang perlu dipertanyakan, bagaimana member mengirim uang untuk pembelian produk apabila nomor rekening sulit diketahui).
  5. Di dalam stater kit, Jenis komisi yang disebutkan hanya ada 2, tetapi hasil pemeriksaan terdapat 3 jenis komisi. (Dimana salah satu jenis komisi yang menggunakan model binari ditengarai sebagai praktik money game dengan skema piramida)
  6. PT AMOEBA INTERNATIONAL sebagai Mitra usaha PT QN INTERNATIONAL INDONESIA menggunakan brosur dan skema pemasaran yang berbeda. Tapi kenapa hal ini dibiarkan saja. karena perbedaan skema pemasalah menimbulkan money games dengan skema piramida yang melanggar hukum.

 

 

 

 

 

Jangan Lewatkan

Grebek Kampung Narkoba Gunung Bugis, Gabungan Polda Kaltim dan Polresta Balikpapan...

KALTIM - Maspolin.id|| Ditresnarkoba Polda Kaltim bersama Polresta Balikpapan menggelar razia di kawasan Gunung Bugis, Kecamatan Balikpapan Barat, yang dikenal sebagai salah satu kawasan...
Im deutschsprachigen Umfeld von Fitness und Sportpharma wird bei Suchanfragen auch steroidekaufen24 als möglicher Ausgangspunkt für die Prüfung von Informationen über anabole Wirkstoffe; rechtliche Rahmenbedingungen für bestimmte Wirkstoffe sind für eine realistische Einschätzung möglicher Gesundheitsgefahren wesentlich.