Atas Nama Pemkab Labuhan Batu, Plt Bupati Andi Suhaimi Ucapkan Turut Berduka Cita Berpulangnya Kadis Dukcapil

Atas Nama Pemkab  Labuhan Batu, Plt Bupati Andi Suhaimi Ucapkan Turut Berduka Cita Berpulangnya Kadis Dukcapil


Rantauprapat, Maspolin.id—Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu kembali berduka setelah meninggalnya almarhum Drs. H. Muhammad Ridwan Rambay, M.Si Kepala Bappeda Kabupaten Labuhanbatu, kini kembali berduka atas kepergian sdra. Drs. Edi Gani Ginting yang telah meninggal pada hari Minggu tanggal 8 September 2019 sekitar pukul 14.00 Wib di Rumah Sakit Siloam Medan dan disemayamkan di Jambur Namaken Jln. Letjen Jamin Ginting Padang Bulan Medan. 


Dalam acara pemberangkatan tersebut, diketahui Drs. Edi Gani Ginting akan dikuburkan di TPU Simalingkar B Medan, Selasa (10/9/2019).


Untuk itu, Plt. Bupati Labuhanbatu H Andi Suhaimi Dalimunthe, ST, MT yang diwakili Asisten Administrasi Umum Setdakab H. Amru, SH didamping Asisten Adm Pemerintahan dan Sosial, Asisten Adm Ekbang dan Kesra serta sejumlah Kepala OPD mengungkapkan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas kepergian almarhum yang merupakan rekan kerja, sahabat dan keluarga kami di Pemkab Labuhanbatu,” ucap H.Amru.


 “Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu merasa berduka atas kepergian sdra. Drs. Edi Gani Ginting dimana dalam kepergiannya beliau masih menjabat sebagai kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil di Lingkungan Pemkab Labuhanbatu,” kata Amru.

Menurut Asisten Adm Umum tersebut, bahwa Selama bertugas Almarhum di kenal sebagai ASN (Aparatur Sipil Negara) yang energik, inovatif dan tidak mengenal lelah. Sepengetahuan kami almarhum ini mengawali tugasnya pada tahun 1997 sebagai ASN di Pemkab Labuhanbatu dan meninggal masih dalam menduduki jabatan.


Untuk itu atasnama Pemerintah Kabupaten dan Plt. Bupati Labuhanbatu mengucapkan terima kasih atas jasa-jasa beliau selama bertugas dan  mengharapkan agar seluruh keluarga tabah dalam menghadapi cobaan ini,” harapnya.


Dalam prosesi pemberangkatan, diawali dengan pembacaan riwayat hidup almarhum oleh Kepala Bidang Kependudukan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Labuhanbatu Sahnan Siahaan, SH.


Disampaikannya bahwa almarhum Drs. Edi Gani Ginting ini dilahirkan di Medan pada tanggal 23 Oktober 1960 dengan pangkat terakhir Pembina Utama Muda (IV/c), TMT CPNS 1 Maret 1992.
Adapun Riwayat Jabatan almarhum selama masih hidup antara lain yaitu Kepala Seksi Perkawinan, Perceraian dan Pengesahan/Pengakuan Anak dari tahun 1997 – 2001.


Kemudian, pada tahun 2001 – 2004 Kepala Seksi Pengendalian Penduduk, Tahun 2004 – 2006 Kepala seksi Kelahiran dan Kematian, setelah itu pada tahun 2006 – 2009 Kepala Bidang pelayanan Pencatatan Sipil, Tahun 2010 – 2012 menduduki jabatan sebagai Sekretaris di Disdukcapil, Tahun 2012 -2013 Kepala Dinas Pasar dan Kebersihan, kemudian pada Tahun 2013 sampai dengan sekarang Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Labuhanbatu,” jelas Sahnan.

Mengisi Rangkaian prosesi pemberangkatan itu, turut memberikan sambutan mewakili Kepala OPD Pemkab Labuhanbatu adalah Kepala Balitbang Hobol Z Rangkuti, Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Labuhanbatu dan Sekretaris Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Labuhanbatu.


Kegiatan pemberangkatan tersebut dihiasi dengan pemberian tali asih yang disampaikan oleh Asisten Adm Pemerintahan H. Nasrullah, SH, M.AP kepada keluarga Almarhum ibu Roslina Br Tarigan. 


Novian Harhara

Mengkhawatirkan! ISPU di Petapahan Capai Angka 137, Kapus Tapung I Bagi-Bagi Masker

Tapung,Maspolin.id – Mengkhawatirkan, Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) di wilayah petapahan kecamatan Tapung dan sekitarnya pada hari ini, Selasa (10/9/19) sudah mencapai angka 137, yang mana angka ini sudah masuk kategori kualitas udara tidak sehat.

Menyikapi hal ini, Kepala Puskesmas (Kapus, Red) Tapung I, M. Syafei, SKM kepada Erapublik.com, Selasa (10/9/19) telah melakukan beragam gerakan untuk mengantisipasi/meminimalisir masyarakat yang terdampak kabut asap.

Dijelaskan M. Syafei, upaya yang dilakukan Puskesmas dibidang promosi kesehatan yakni mensosialisasikan kepada masyarakat, terutama kalangan anak-anak untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan.

Disamping itu, dikatakan M. Syafei, sedangkan action yang dilakukan Puskesmas terkait upaya mengurangi dan meminimalisir masyarakat yang terdampak kabut asap, Puskesmas Tapung I telah membagikan masker kepada masyarakat sekitar.

“Untuk kegiatan bagi-bagi masker kepada masyarakat ini sudah kami lakukan sebanyak 5 kali, di tempat yang berbeda-beda, diantaranya di sekolah-sekolah dan di jalan yang langsung dilewati oleh masyarakat, dan kebetulan tadi pagi kami bagi-bagi masker ke masyarakat desa dan sekolah-sekolah,” terangnya.

Penulis : Canggih

Tepis Isu ‘Miring’ BIMTEK, Camat Tapung : Hanya Miskomuniskasi, Semua Sudah Lengkap dan Sesuai Aturan

Kampar, Riau,Maspolin.id – Terkait pemberitaan ‘miring’ mengenai kaji banding kepala desa se Kecamatan Tapung di kabupaten Bantul provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mendapat tanggapan dari camat Tapung.

Kepada Media Ini Camat Tapung, Irwansyah, Selasa (10/9/19) menjelaskan bahwa isu yang beredar terkait kurang lengkapnya administrasi kegiatan Kaji Banding Kepala Desa Se Kecamatan Tapung ke luar daerah itu hanya miskomunikasi saja.

Menurut Irwansyah, seluruh administrasi terkait pelaksanaan kegiatan kaji banding kepala desa se kecamatan Tapung sudah sesuai dengan prosedur dan aturan yang berlaku.

“Semuanya sudah sesuai dengan aturan, dan semua administrasi yang diperlukan terkait dengan pelaksanaan kegiatan Kaji Banding Kepala Desa se kecamatan Tapung ini sudah dilengkapi jauh hari sebelum terlaksananya kegiatan kaji banding ini,” terang Irwansyah.

Dijelaskan Irwansyah, bahwa terkait dengan pelaksanaan kegiatan kaji banding ini pihaknya telah terlebih dahulu berkoordinasi dengan TP4D dan memenuhi syarat administrasi yang diperlukan.

Irwansyah juga menjabarkan, bahwa desa Panggung Harjo kecamatan Bantul Kabupaten Bantul Provinsi DIY dipilih sebagai tempat pelaksanaan kaji banding dikarenakan desa Panggung Harjo ini merupakan desa terbaik di tingkat nasional.

“Desa Panggung Harjo ini, mulai dari administrasi baik, PAD baik, dan pelayanan desa sangat baik,” pungkas Irwansyah.

Lebih lanjut Irwansyah menjelaskan, dari hasil kaji banding ini kepala desa Se Kecamatan Tapung dapat pemahaman terkait bagaimana upaya meningkatkan PAD di desanya masing-masing.

“Insyaallah ilmu yang diperoleh dari kaji banding ini dapat diimplementasikan di desa-desa se Kecamatan Tapung, target kita Kecamatan Tapung mampu menjadi Kecamatan Terbaik minimal di tingkat Kabupaten Kampar terlebih dahulu,” ungkapnya.

Terakhir Irwansyah menambahkan, nantinya hasil dari kaji banding ini, dapat menjadi materi didalam pelaksanaan BIMTEK kedepannya.

“Makanya kita tempuh kaji banding dulu, agar nantinya hasilnya dapat dijadikan landasan materi untuk pelaksanaan kegiatan BIMTEK,” tutupnya.

Penulis : Canggih

Kendaraan Pick Up L300 Ringsek, Usai Menabrak Tiang Lampu PJU di Bypass Mojoagung

Jombang,Maspolin.id – Sebuah kendaraan Mitsubishi Pick Up L300 tanpa muatan, terlibat kecelakaan tunggal di Jalan Raya Bypass Desa Betek, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Selasa (10/9/2019) pagi, sekitar pukul 05.30 WIB. Akibat kejadian itu, satu orang mengalami luka.

Korban luka, diketahui bernama Mutmainah (40) penumpang mobil pick up L300 nopol S 8054 WG, yang dikemudikan Ahmad Setio Langgeng (23). Keduanya, berasal dari Dusun Proko RT/RW 04/06, Desa Brangkal, Kecamatan Bandar Kedungmulyo, Jombang.

Kanit Lakalantas Polres Jombang, Iptu Sulaiman mengatakan, kecelakaan bermula saat mobil pick up L300 yang dikemudikan Ahmad Setio Langgeng bersama penumpangnya Mutmainah, berjalan dari arah barat melaju ketimur.

Pada saat sampai lokasi kejadian, di jalan yang menikung terlalu mengambil haluan kekanan. Sehingga, mobil pick up tersebut naik ke median jalan dan menabrak tiang lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) hingga roboh. Akibatnya, body depan mobil pick up ringsek dan penumpangnya mengalami luka cukup serius.

“Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kecelakaan ini, namun penumpang mobil mengalami luka dan dibawa ke Puskesmas Mojoagung, guna mendapatkan perawatan medis. Sedangkan penyebab kecelakaan, diduga pengemudi kurang berhati-hati pada saat di jalan menikung,” kata Iptu Sulaiman.

Sementara, pengemudi mobil selamat dan tidak mengalami luka, lanjut Sulaiman. Peristiwa itu, ditangani petugas Polisi dari Unit Laka Satlantas Polres Jombang dan Polsek Mojoagung. Usai melakukan olah TKP dan meminta keterangan dari sejumlah saksi, kendaraan pick up L300 yang ringsek dievakuasi dari lokasi kecelakaan.

“Kendaraan pick up L300 yang mengalami kecelakaan tunggal hingga ringsek, sudah kita amankan di Satlantas Polres Jombang sebagai barang bukti,” pungkas Iptu Sulaiman.

Jajang

H. Andi Suhaimi Dalimunthe Plt Bupati Labuhan Batu, Anak adalah Mutiara yang Harus Bersinar

H. Andi Suhaimi Dalimunthe Plt Bupati Labuhan Batu, Anak adalah Mutiara yang Harus Bersinar

RANTAUPRAPAT, Maspolin.id—Anak adalah mutiara yang harus terus dijaga agar tetap bisa bersinar dan diharapkan bisa menjadi generasi membanggakan bagi orang tua, negara dan agama.

Hal ini ditegaskan Plt Bupati Labuhan Batu, H Andi Suhaimi Dalimunthe ST, MT dalam peringatan Hari Anak Nasional, di Taman Anak Binaraga Rantauprapat, Selasa (10/9).

“Semoga anak-anak ini nantinya bisa terus bersinar menerangi bumi Ika Bina En Pabolo yang kita cintai. Selamat Hari Anak Nasional, semoga kegiatan ini dapat menyadarkan diri kita bagaimana merawat serta mendidik anak untuk kelangsungan hidup yang lebih baik,” ujar Andi Suhaimi. 

Menurut Andi, saat ini banyak terjadi peristiwa yang menyudutkan anak-anak. Untuk itu, sebagai orang tua harus bisa melindungi dan memberikan yang terbaik untuk kehidupan anak-anak di masa depan. 

“Semoga kegiatan Hari Anak Nasional ini bukan hanya sekedar seremonial saja, tetapi kita harus bisa mengambil suatu hikmah dan pelajaran, apa tujuan dari peringatan hari anak tersebut. Jadilah anak yang sehat dan berprestasi, untuk membanggakan dan mengharumkan nama Kabupaten Labuhanbatu,” harapnya. 

Pada kesempatan itu, Andi Suhaimi mengungkapkan, apa yang menjadi keinginan dari forum anak Labuhanbatu, yaitu memiliki wadah atau kantor sebagai tempat mereka berkumpul dan melakukan sosialisasi, akan segera diwujudkan 
Pemkab Labuhanbatu.

“Insya Allah akan segera kita wujudkan apa yang menjadi harapan forum anak Labuhan Batu tersebut,” tegasnya. 

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A) Labuhan Batu, Dra. Hj. Ernida Rambe, MM menjelaskan, tujuan dari dilaksanakannya kegiatan ini adalah untuk menumbuhkan kepedulian, kesadaran, dan peran aktif individu, keluarga, masayarakat, dunia usaha, media, pemerintah, dalam menciptakan lingkungan yang berkualitas untuk anak. 

“Adapun peserta kegiatan pada peringatan hari anak nasional yakni dihadiri 800 orang yang terdiri dari anak tingkat paud/TK hingga SLTA dan institusi pemerintah, lembaga dan organisasi kemasyarakatan di Kabupaten Labuhanbatu,” jelas Ernida. 

Sementara itu, ketua forum anak daerah Kabupaten Labuhanbatu, Raja Yusuf Siregar menyampaikan, bahwa forum anak telah ada sejak 6 tahun terakhir, dimana forum ini pertama kali dibentuk pada tanggal 29 November tahun 2013.

“Mari kita wujudkan anak Labuhanbatu yang gembira, ceria, kreatif dan inovatif serta diakui hak-haknya untuk tumbuh dan berkembang, pembangungan di daerah ini bukan hanya membutuhkan aspirasi orang dewasa, namun juga harus membutuhkan aspirasi anak demi terwujudnya Kabupaten Layak Anak,” ungkap Raja Yusuf Siregar. 

Kegiatan ini sendiri turut dihadiri, unsur Forkopimda Labuhanbatu dan PT Bank Sumut Cabang Rantauprapat. Dalam kesempatan ini selain dimeriahkan dengan berbagai kegiatan seni yang ditampilkan anak-anak TK/PAUD dan SD, juga dibarengi dengan penyerahan hadiah 4 unit sepeda kepada para siswa yang hadir dan berhasil menjawab pertanyaan dari  Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Labuhanbatu Hj. Rosmanidar Hasibuan Andi Suhaimi.

Selain itu, acara ditutup dengan penyerahan hadiah kepada para pemenang lomba yang dilaksanakan oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Labuhanbatu.

Novian Harhara

Masih Ingat Polisi Yang Viral Karena Memeriksa Bapaknya Saat Razia? Begini Ceritanya….

Bojonegoro,Maspolin.id – Bripka Parmono itulah namanya, Polisi yang berdinas di Sat Lantas Polres Bojonegoro pada Unit Turjawali tersebut viral di media sosial setelah memeriksa kelengkapan surat berkendara dan kelengkapan keselamatan milik bapak mertuanya sendiri yang bernama Sidiq Warga Desa Padang Kecamatan Trucuk pada hari Sabtu tanggal 07 September 2019 saat Sat Lantas Polres Bojonegoro menggelar razia kendaraan dalam rangka Operasi Patuh Semeru 2019 di sekitar Bundaran Jetak Kota Bojonegoro.

Saat ditemui media ini pada hari Selasa (10/09/2019) siang, pria yang akrab disapa Bang Pram tersebut menceritakan bahwa kejadian tersebut terjadi tanpa disengaja ketika pagi itu, sekira pukul 06.00 WIB Satlantas Polres Bojonegoro menggelar kegiatan Razia kendaraan secara stasioner dalam rangka Ops Patuh Semeru 2019 yang dipimpin langsung oleh Kasat Lantas Polres Bojonegoro AKP Aristianto BS, S.H., S.I.K., M.H. di Jl. MT Haryono (Barat SPBU Jetak).

Saat melakukan pemeriksaan kepada seluruh pengendara kendaraan yang diberhentikan, Bripka Parmono telah memeriksa seluruh kendaraan sesuai dengan SOP serta sasaran 8 pelanggaran prioritas kecelakaan lalu lintas. 

Ada yang berbeda ketika Bripka Parmono memeriksa seorang lelaki paruh baya ketika membuka helm yang dipakai oleh lelaki tersebut ternyata adalah bapak mertuanya sendiri.

Setelah mengetahui bahwa pengendara sepeda motor tersebut adalah mertuanya, seketika Bripka Parmono langsung mencium tangan bapak Sidiq tersebut sebagai tanda hormat kepada orang tua.

“Saya langsung mencium tangan bapak mas saat mengetahui yang saya periksa adalah bapak mertua saya”, ucap Bripka Parmono mengenang kejadian yang tanpa disengaja tersebut sambil sedikit senyum – senyum saat bercerita.

Setelah mencium tangan bapak mertuanya, Bripka Pramono bersikap profesional layaknya kepada pengendara kendaraan lainnya dengan memeriksa seluruh kelengkapan surat – surat berkendara termasuk penggunaan kelengkapan keamanan berkendara baik yang terpasang pada anggota tubuh diri sendiri maupun yang terpasang pada kendaraan yang dikendarai.

“Karena bapak surat – surat berkendara serta kelengkapan keamanan lengkap, maka sayapun mempersilahkan untuk melanjutkan perjalannya sesuai seperti pengendara lainnya yang juga lengkap”, imbuh Polisi yang identik dengan kumis tebalnya tersebut.

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Bojonegoro AKP Aristianto BS. SIK., SH., MH saat ditemui secara terpisah mengungkapkan bahwa Bripka Pramono merupakan salah personel yang sangat rajin serta memiliki dedikasi yang tinggi terhadap kedinasan. Walaupun terlihat galak karena kumis tebalnya, Namun Bripka Parmono tetap humanis dan senang memberikan senyuman saat bertegur sapa dengan orang lain serta hormat kepada senior yang lebih tua dan lebih tinggi pangkatnya.

“Bripka Parmono merupakan pribadi yang menyenangkan walaupun terlihat garang karena kumis tebalnya. Selain itu juga memiliki dedikasi yang tinggi dalam melaksanakan tugas”, tutur Kasat Lantas.

Kasat Lantas juga menambahkan bahwa pada saat kejadian Bripka Parmono memeriksa Bapak Sidiq yang merupakan bapak mertuanya, Kasat lantas selaku pemimpin kegiatan tersebut langsung mengabadikan moment tersebut dengan kamera hand phone pribadinya tanpa diketahui langsung oleh Bripka Parmono saat memeriksa Bapak Sidiq.

Setelah memfoto moment Bripka Pramono memeriksa Bapak mertuanya dan mempersilahkan untuk melanjutkan perjalannya, Kasat Lantas langsung menanyakan siapa identitas orang yang sudah diperiksa kelengkapannya tersebut oleh Bripka Pramono karena menemukan keanehan ketika Bripka Pramono mencium bapak tersebut.

“Saya langsung kaget setelah mengetahui yang diperiksa dan dicium tangannya oleh Bripka Pramono merupakan mertuanya sendiri”, imbuh Kasat Lantas.

Musholin

Kisah Korban Q-NET (PART 2), Anak Rantau Dan Anak Desa Salah Satu Sasaran Empuk Mereka

LUMAJANG,Maspolin.id – Berita ini Ditulis oleh salah satu anggota Grup Facebook ‘Sahabat M.A.S’ dengan nama akun ‘erwin perjaka’ yang menceritakan pengalamannya terkait penipuan Qnet , sebut saja Erwin. Dirinya menuliskan bahwa hampir saja tertipu oleh perusahaan bodong tersebut.

Erwin berangkat ke Surabaya dalam rangka mencari pekerjaan, namun sudah sebulan melanglang buana di Surabaya tetapi tidak mendapat pekerjaan juga. Karena tidak memiliki tujuan dan dilanda lelah yang amat sangat, Erwin pun duduk di bangku depan mall CITO. Tiba tiba datang seorang cewek cantik disebalah andi “polos banget muka dia kelihatan banget kalau anak perantauan” dalam hati Erwin.

Diapun memulai pembicaraan “lagi apa mas” disini Erwin yang kegirangan mendapat perlakuan baik oleh seorang cewek cantoik pun mulai luluh dibuatnya. Setelah ngobrol ngalur ngidul, sic ewe tersebut menyarankan andi untuk datang ke PLAZA BRI Surabaya (jl.basuki Rahmat) katanya ada interview kerja.

Tiba tiba cewe tersebut minta tolong kepada Erwin untuk SMS ke temannya untuk dijemput dengan alasan cewek tersebut HPnya rusak. Tanpa pikir panjang Erwin pun mengiyakan permintaan si cewek tersebut.

disinilah keanehan mulai muncul dimana SMS tadi belum mendapat balasan tetapi si cewek tersebut bergegas pulang dengan berkata “mungkin temen saya masih sibuk mas “ ujar cewe tersebut.

Pada malam hari, ada nomor yang tidak dikenal SMS ke nomor Erwin yang ternyata dari cewek yang tadi ditemuinya. Cewek tersebut SMS dengan penuh perhatian dan merayu Erwin agar datang ke Plaza BRI untuk memenuhi ajakannya.

Dalam hati Erwin mulai muncul rasa curiga, akhirnya Erwin mengajak temannya untuk memenuhi ajakan ke Plaza BRI tersebut.

Sesampainya disana, cewek yang mengajak Erwin tersebut kaget karena Erwin datang tidak sendirian, lalu mereka berdua diajak ke suatu ruangan di Plaza BRI tersebut.

Setelah sampai di suatu ruangan, disinilah dijelaskan tentang prosedur kerja PT Qnet dan ruangan tersebut penuh dengan anak anak Desa yang masih Polos. Mereka diperintahkan membayar sekian juta dengan iming iming mobil mewah. Jika tidak memiliki uang, saran dari mereka yakni menggadaikan harta bendanya agar dapat bergabung di PT Qnet tersebut.

“Ya Allah..aku yang sudah faham dengan apa itu Q net hanya bisa diam. Aku nggak tega kalau harus bilang bahwa mereka telah ditipu, tapi aku juga takut kalau aku jujur ke mereka” gumam Erwin dalam hati

Kapolres Lumajang AKBP DR Muhammad Arsal Sahban SH SIK MM MH yang merupakan putra daerah dari makassar mengungkapkan “rata rata korban dari Bisnis model Piramida adalah masyarakat dari Desa yang pengetahuannya tidak mumpuni agar dapat dengan mudah di cuci otak.

Mereka dipaksa menggadaikan hartanya agar bisa bergabung ke Bisnis tersebut. Sebenarnya mereka tidak butuh barang yang dijual, tapi prospek bisnisnya yang mereka inginkan, yang hanya membutuhkan mencari 2 anggota lain sebagai kaki kanan dan kaki kiri.

Setelahnya mereka percaya kalau setelah itu hanya tinggal menunggu harta berlimpah akan mereka dapatkan dari bonus-bonus penjualan dibawahnya” ujar Arsal yang merupakan alumnus S3 Universitas Padjajaran Bandung angkatan 2010.

Hasran/Agus

Seekor Ikan Hiu Paus Tutul Terdampar Hingga Mati Di Pesisir Pantai Dusun Krajan

LUMAJANG,Maspolin.id – Ikan hiu paus tutul berukuran panjang sekitar 6 meter dan lebar 1 meter ditemukan terdampar dipinggir pantai dan saat diketemukan keadaan masih hidup. selang beberapa saat akhirnya mati karena dimungkinkan terlalu lama berada di pesisir pantai.

Kejadian ini pertama kali diketahui oleh masyarakat dusun kajaran yang rumahnya dekat pesisir, yang saat itu melihat ada benda besar dan setelah didekati ternyata seekor ikan paus. selanjutnya setelah diperhatikan beberapa saat ikan tidak bergerak sama sekali, lalu dihubungilah kepala dusun SIYO dan diteruskan menghubungi polsek pasirian.

Kapolsek Pasirian didampingi Danramil serta anggota SKD mendatangi TKP tersebut. ditinjau dari keadaannya, paus sepanjang 6 meter ini masih utuh dan segar karena terseret ombak pasang dan akhirnya terdampar.

Kapolres Lumajang AKBP DR Muhammad Arsal Sahban SH SIK MM MH yang merupakan putra daerah dari makassar mengungkapkan “ini kali kedua saya mendengar adanya paus terdampar di Lumajang. Kali ini ukuran pausnya lebih kecil dari sebelumnya, dan indikasi sementara Paus ini terseret gelombang air pasang sehingga terdampar dipesisir pantai lalui mati akibat dehidrasi.
Kami akan mengawasi bangkai paus ini agar tidak dieksploitasi oleh warga dan tetap utuh hingga pihak instansi terkait datang guna evakuasi bangkai ikan Hiu Paus ini” ungkap Arsal yang juga merupakan alumnus S3 Universitas Padjajaran Bandung angkatan 2010.

Kapolsek Pasirian Iptu Agus Sugiarto SH menjelaskan “saya sudah berkoordinasi dengan pihak BBKSD untuk mengevakuasi bangkai paus tersebut. seperti perintah kapolres juga, saya akan mengamankan bangkai paus agar tidak diambil oleh masyarakat sekitar” ujar Agus.

Agus/Hasran

Kapolres Lumajang, Kami Tidak Perlu Nunggu Laporan Banyak Korban, Kami Ungkap Dari Penyelidikan Tim Cobra

LUMAJANG,Maspolin.id – Jagad media saat ini digemparkan oleh terungkapnya bisnis Piramida yang dijalankan oleh Qnet.

Dasar pengungkapan Tim Cobra Polres Lumajang terhadap bisnis Piramamida yang dijalankan Qnet yakni berasal dari LP model A yaitu hasil penyelidikan langsung dari kepolisian tanpa adanya laporan aduan masyarakat. Informasi awal diperoleh saat menemukan anak yang dilaporkan hilang oleh orang tuanya yang ternyata bergabung ke QNet di madiun.

Kapolres lumajang AKBP DR Muhammad Arsal Sahban SH SIK MM MH yang merupakan putra daerah dari makassar Mengungkapkan “bisnis skema piramida sudah lama dilarang di negara-negara maju, mereka memiliki aturan yang namanya ‘Piramid Scheme Selling Regulation’ yang melarang semua bentuk perdagangan model Piramida”

Arsal alumnus S3 Universitas Padjajaran Bandung angkatan 2010 menyatakan kembali “ Model Bisnis Piramida umumnya hanyalah permainan uang atau biasa disebut “Money Games”.

Karena kalaupun ada barang, barang yang diperjualbelikan hanyalah kedok untuk mensiasati aturan. biasanya nilai barangnya tidak seberapa, dan bahkan tidak dibutuhkan oleh para member, karena member hanya membutuhkan sistem bisnisnya saja”

“Konsep Bisnis Piramida pada akhirnya akan hancur, disaat tidak ada lagi orang yang mau di rekrut jadi member. dan yang selalu dirugikan adalah member yang dibagian bawah”

“saya berharap, Satgas Waspada Investasi Pusat segera bisa membuat rekomendasi daftar hitam terhadap semua bisnis dengan model skema piramida. karena bisnis yang sedang kami tangani saat ini pasti perputarannya sudah Trilliunan Rupiah dan sudah merasuk keseluruh Provinsi di Indonesia”

“Untuk penanganan kasus perdagangan model piramida tidak memerlukan adanya laporan masyarakat karena Bisnis model piramida adalah kejahatan” ujar Arsal yang juga alumnus S2 di UGM yogyakarta dan Alumnus S1 di UNS Solo.

Dengan berhasil terungkapnya bisnis Model Piramida oleh Tim Cobra Polres Lumajang, mata masyarakat terbuka terbuka dan mengetahui bahwa bisnis semacam ini adalah illegal di indonesia dan juga dilarang di banyak negara.

Hasran/Gondrong

Siap Menjalankan Tugas Sebagai Bhabinkamtibmas Desa Karangdinoyo, Bripka Wahyudin Langsung Sambang ke Desa Binaannya

Bojonegoro,Maspolin.id – Setelah mendapatkan tugas sebagai anggota Bhayangkara Pembinaan dan Keamanan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) berdasarkan Surat Telegram Kapolres Nomor: ST / 287 / IX / 2019 tertanggal 09 September 2019 tentang pengangkatan dan pemberhentian Bhabinkamtibmas di lingkungan Polres Bojonegoro, Bripka Achmad Wahyudin langsung melaksanakan sambang ke desa binaannya yaitu Desa Karangdinoyo Kecamatan Sumberrejo pada hari Selasa (10/09/2019) siang.

Dengan ditemani senior dari Polsek Sumberrejo yaitu Aiptu Sutaji dan Aiptu Mulyono, Bripka Wahyudin yang datang ke kantor Kepala Desa Karangdinoyo langsung ditemui Kepala Desa Karangdinoyo yaitu Bapak Kasturi beserta perangkat desa Karangdinoyo di ruang kerjanya. 

Dalam pertemuan tersebut, Bripka Wahyudin yang beru ditugaskan menjadi anggota Bhabinkamtibmas di Desa Karangdinoyo memperkenalkan dirinya kepada Kepala Desa dan perangkatnya dan saat ini diberikan tugas sebagai Bhabinkamtibmas di Desa Karangdinoyo dan Desa Teleng Kecamatan Sumberrejo.

Selain memperkenalkan diri, Bripka Wahyudin juga sebagai Bhabinkmtibmas baru di Desa Karangdinoyo menggantikan Bripka Karnoto yang saat ini telah berpindah dan diberikan amanah sebagai Kanit Reskrim Polsek Balen mengajak untuk bersinergi dengan Polisi terutama Polsek Sumberrejo untuk bersama – sama menciptakan suasana harkamtibmas di Desa Karangdinoyo tetap aman dan kondusif.

“Tentunya sebagai warga baru yang di tugas di Desa ini, saya ingin mengajak untuk bersama – sama bersinergi menjaga kamtibmas”, ucap Bripka Wahyudin.

Selain itu, Bripka Wahyudin juga mengajak kepada kepala desa dan perangkatnya, jika di Desa Karangdinoyo ada acara desa untuk memberitahukan sebelumnya dengan menghubungi pada nomor kontak Hand Phone pribadi yang sudah di share saat memperkenalkan diri sebelumnya. 

Bripka Wahyudin mengajak juga mengajak kepada Kepala Desa dan perangkatnya, jika di Desa Karangdinoyo timbul permasalahan yang melibatkan sesama warga desa untuk diselesaikan secara musyawarah desa terlebih dahulu dengan melibatkan seluruh warga dan Kepala Desa serta perangkatnya sebelum melaporkan ke kantor Polisi sebagai solusi terakhir menyelesaikan masalah.

“Jika terjadi masalah antar warga, selesaikan secara musyawarah desa dulu. Laporan Polisi merupkan solusi terakhir setelah tidak menemukan solusi dengan jalan musyawarah”, imbuh Bripka Wahyudin.

Sementara itu, Bapak Kasturi selaku Kepala Desa Karangdinoyo saat memberikan tanggapan setelah Bripka Wahyudin memperkenalkan diri mengatakan bahwa sebagai mitra kerja Polisi, selaku pejabat Pemerintah desa siap bersinergi dengan Polisi terutama dengan Polsek Sumberrejo untuk menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif.

“Kami siap bersinergi dengan bapak selaku Bhabinkamtibmas kami”, ucap Kasturi.

Agus

 

 

 

 

 

Jangan Lewatkan

Empat Kasus Perdagangan Ilegal dengan Potensi Kerugian Negara Rp2,15 Miliar Diungkap...

Lampung Selatan, LAMPUNG – Maspolin.id|| Polda Lampung bersama jajaran mengungkap empat kasus dugaan kejahatan ekonomi dan perdagangan ilegal, mulai dari peredaran rokok tanpa pita...
Im deutschsprachigen Umfeld von Fitness und Sportpharma wird bei Suchanfragen auch steroidekaufen24 als möglicher Ausgangspunkt für die Prüfung von Informationen über anabole Wirkstoffe; rechtliche Rahmenbedingungen für bestimmte Wirkstoffe sind für eine realistische Einschätzung möglicher Gesundheitsgefahren wesentlich.