Mantapkan Kepengurusan Maspolin Kota Bojonegoro, Ketua Korwil Jatim Serahkan ID Card Pada Anggota

Bojonegoro,Maspolin.id – Kepala Maspolin Korwil Jatim  Agus Setiyadi (Gus Gondrong)  menyerahkan beberapa Atribut Keanggotaan Maspolin diantaranya ID Card, KIP, Surat Tugas Dan SK dari Maspolin Pusat Jakarta. Jum’at 6 September 2019.

Acara yang penuh kesederhanaan ini dihadiri oleh 12 Anggota Maspolin Bojonegoro yang aktif dan dilaksanakan di Sekber Maspolin Indonesia Sakti Gg. Sawo No. 16 Desa Plesungan Kecamatan Kapas Bojonegoro Jawa Timur. 

Dalam Kesempatannya Gus Gondrong selaku Kepala Maspolin Korwil Jawa Timur mengucapkan Terima Kasih kepada semua anggota Maspolin Kota Bojonegoro yang sudah memenuhi undangan malam ini dalam rangka Rapat Koordinasi dan Penyerahan Kelengkapan Atribut dari Pusat. 

“Saya Ucapkan Banyak Terima Kasih Kepada semua anggota Maspolin Kota Bojonegoro yang sudah hadir malam ini, dan Yang hadir saat ini nantinya akan menjadi pengurus Inti untuk Maspolin Kota Bojonegoro kedepan, Selain itu Saya berharap Kepada semua anggota Maspolin Kota Bojonegoro untuk terus mengembangkan Maspolin Di wilayah Kota Bojonegoro Khususnya, ujar Gondrong. 

Dihubungi terpisah S Stanley Sumampouw selaku Ketua DPP Maspolin Indonesia Sakti yang sekaligus juga sebagai Pemimpin Redaksi Maspolin mengatakan Banyak terima kasih kepada seluruh anggota maspolin Jatim Khususnya Maspolin Kota Bojonegoro yang sudah mulai terbentuk kepengurusannya. 

“Saya Ucapkan Banyak terima Kasih kepada semua anggota Maspolin Jatim yang sudah mulai terbentuk kepengurusannya, dan mudah mudahan setelah terbentuknya Kepengurusan Maspolin Kota Bojonegoro bisa Menular di wilayah lainnya di Jawa Timur untuk segera Bergerak membentuk kepengurusan, Pungkas Ketua Maspolin Pusat yang akrab dipanggil Babe. 

Adapun Kelengkapan Atribut Maspolin Yang diserahkan hari ini adalah milik, Teguh Imam Waluyo, Imam Musholin, Kusprianto,S.T, Eko Prayitno, Agus Setiyadi.

Kusprianto

Danramil Kedungreja Cek Alsintan, Siapkan untuk MT 1 Tahun Depan

Cilacap, Maspolin.id – Danramil 12/Kedungreja Kapten inf Tasino dan dua anggotanya melakukan pengecekan alat mesin pertanian (alsintan) pemanen padi combene. Pengecekan tersebut dilakukan di sekretariat Kelompok Tani (Poktan) Tani Makmur di Dusun Awiluar, Desa Kedungreja, Kecamatan Kedungreja, Rabu (4/9/2019).

Dalam pengecekan alat tersebut, Danramil dan anggotanya didampingi Ketua Poktan Tani Makmur Suparjo dan anggota BP2K Kecamatan Kedungreja.

Alsintan combene merek Lovol Gatra buatan Tiongkok itu memiliki karakteristik cukup baik sebagai alat pemanen padi. Dengan berat kosong 2.75 ton dengan power 63 KW dan model 4LZ-4G ini dalam waktu 1 jam bisa memanen 1 hektar di medan tanah kering.

Pengecekan oleh Danramil dilakukan untuk meningkatkan kemampuan dan ketertiban alsintan guna mendukung program Upsus ketahanan pangan nasional, sekaligus untuk meyakinkan bahwa alat combene tetap terpelihara dengan baik setelah dipakai untuk musim panen masa tanam (MT) 2 tahun 2019 ini.

Setelah dicek bersama, alsintan tersebut dalam keadaan bersih, lengkap, dan tidak ada kendala baik sistem motor penggeraknya maupun sistem tleser, dan aksesoris lainnya masih berfungsi dengan baik. “Pengecekan ini kita lakukan supaya mesin ini bisa digunakan lagi untuk musim panen MT 1 yang akan datang,” kata Kapten Inf Tasino.

Sementara menurut operator alsintan Ali Maskuri menjelaskan alat combene ini termasuk jenis baru. “Di wilayah Kedungreja masih pro-kontra, dan pemakaiannya belum banyak,” katanya.

Ali menambahkan, pada musim tanam 2 saat ini banyak petani yang menggunakan mesin tleser atau alsintan manual, karena cuaca cerah lahan sawah kering sehingga combene ini hanya dipakai 3 kali,” tutur Ali Maskuri.

Namun dia meyakini, pada MT 1 nanti jika panen raya dilaksanakan serentak dan dihadapkan dengan musim penghujan, petani dipastikan akan banyak yang membutuhkan alsintan ini. (Estanto)

Aplikasi SIMPAS PRO Diresmikan

Aplikasi SIMPAS PRO Diresmikan

Sergai, Maspolin.id—Bupati Sergai Ir H Soekirman diwakili Assisten II Ekbangsos Ir H Kaharuddin meresmikan aplikasi proyek perubahan Sistem Pemanfaatan Data Prestase Atlet Prasarana Olah raga (SIMPAS PRO) berbasis elektronik Dinas Pemuda Olahraga Pariwisata dan Budaya (Poraparbud) Sergai.

Peresmian itu ditandai dengan pemukulan gong sebagai tanda peresmian oleh Asisten II Ir H Kaharuddin didampingi Kadis Poraparbud Drs. Sudarno S.Sos, Kabid Pora Samsudin Tarigan, Kabid Budaya, Searca Agung Laksono di Aula kantor Dinas Poraparbud Kelurahan Tualang Kecamatan Perbaungan, Kamis (5/9).

“Aplikasi SIMPAS PRO ini dapat mengakses seperti data atlet, pelatih, tingkat prestasi yang telah dicapai oleh para atlet, dan kejuaraan maupun kompetisi even yang telah diikuti disetiap daerah, sehingga semua data dapat ter update di dalam aplikasi ini,” kata Asisten II Ir H Kaharuddin disela-sela sambutannya.

Tentunya, dengan adanya SIMPAS PRO berbasis elektronik ini dapat menjawab semua permasalahan kekurangan dan kebutuhan para atlet akan data-data olahraga yang ada, bilang Kaharuddin.

Menurut Kaharuddin, dengan adanya sistem data base ini kedepannya tidak ditemukan lagi kesimpangsiuran maupun kesalahan dalam pendataan atlet. 

Aplikasi ini sangat bermanfaat untuk diterapkan agar informasi data base para atlet dapat terintegrasi. Sehingga aplikasi SIMPAS PRO ini dapat memenuhi kebutuhan data bagi stakeholder seperti Komite Olahraga Nasional Indonesia (Koni) Sergai, Badan Olah Raga Pelajar Seluruh Indonesia, NPC, dan Cabor di Kabupaten Sergai, tutur Kaharuddin.

Sementara itu Kepala Dinas (Kadis) Poraparbud Sergai Drs Sudarno S.Sos mengapresiasikan atas peresmian Aplikasi SIMPAS PRO ini, karena dapat bermanfaat bagi stekholder yang tergabung 26 Cabor yang ada diKabupaten Sergai. 

“Tentunya Dinas Poraparbud sangat terbantu dengan adanya aplikasi SIMPAS PRO untuk melihat perkembangan prestasi olahraga di Sergai, sebagai salah satu nomenklatur Dinas Poraparbud Sergai. Aplikasi ini juga dapat digunakan untuk menyusun perencanaan hingga pelaporan tentang kebutuhan data atlet di Sergai,” kata Kadis Sudarno.

Pada kesempatan itu Kabid Pemuda dan Olahraga Samsuddin Tarigan S.Pd,M.Pd mengatakan, aplikasi SIMPAS PRO ini dapat membantu stake holder tentang data atlet berprestasi, even kejuaraan yang diikuti, serta Cabor unggulan yang direkomendasikan untuk peningkatan sarana dan prasarana dimasing-masing Kecamatan. 

Sehingga sarana dan prasarana untuk ke 26 Cabor dapat ditingkatkan berdasarkan prestasi atlet yang diraih,” kata Samsuddin peserta Diklat Pim III LAN RI di Aceh.

SURYA. HSB

BERITA FOTO:
PUKUL GONG: Asisten II Ekbangsos Ir H Kaharuddin bersama Kadis Poraparbud Drs Sudarno S.Sos memukul gong tanda peresmian, aplikasi SIMPAS PRO, Kamis (5/9).

Referendum Papua, Mungkinkah?

Oleh : Dr. Syahganda Nainggolan

Jokowi telah melakukan “touring” di Papua, dengan sepeda motor yang canggih, beberapa tahun lalu. Berbagai pembangunan juga dibanggakan Jokowi bahwa dia sebagai pemilik prestasi terbesar membangun jalan yang terpanjang selama Papua bersama Indonesia. Buzzer-buzzer Jokowi malah memposting-posting jalanan yang indah mirip di negara-negara maju sebagai jalan yang dibangun Jokowi di Papua. Rakyat Papua juga mencintai Jokowi dengan memilih Jokowi sebagai capres hampir 100%.
Apakah rakyat Papua lalu semakin cinta Indonesia? atau cinta NKRI? Setelah dinyatakan bergabung dengan Indonesia pada tahun 1969?. Saya baru saja melihat video ribuan atau puluhan ribu massa di depan kantor Gubernur Papua, acara kemarin, seorang ibu berpidato. Ibu itu mengatakan bahwa anak-anak Papua yang di Jawa adalah anak-anak yang dia lahirkan, bukan anak monyet. Dia berkeringat membesarkan anak-anak itu. Dalam keringat itu mengalir darah Papua. Tapi mengapa Jawa dan NKRI menindas anak-anak Papua? Lalu ibu itu meneriakkan yel-yel, setelah berhenti menghela nafas, teriaknya: Papua!, puluhan ribu rakyat langsung meneriakkan, “MERDEKA!, sambutnya lagi, Referendum!, sahutan massa, YES!
Teriakan Merdeka yang saya lihat bukan seperti 21 tahu lalu, ketika saya menanyakan hal itu kepada alm. Theys Eluay dan Toha Al Hamid. Beberapa hari sebelum Theys Eluay dibunuh, pemimpin Bangsa Papua itu bersama sekjennya, Toha, sempat makan siang bersama alm. Adi Sasono, Yorrys R, dan saya. Keinginan mereka merdeka masih mix antara perluasan otonomi sebesar-besar demi kemakmuran rakyat (rakyatnya yang merdeka bukan Papua) vs. merdeka. Namun, setelah Theys di bunuh di era Presiden Megawati, beberapa tahun kemudian, Toha mengatakan pada saya Bangsa Papua sudah sulit untuk bersama Indonesia . Menurutnya seluruh negara-neghara Melanesia di Pasifik dan jaringan Gereja di Amerika semakin bulat mendukung Papua berpisah. Paska kematian Theys, kecenderungan Papua tidak pernah lagi mix antara merdeka vs. atau ragu-ragu. Kecenderungan keinginan merdeka semakin dominan. Bendera bendera Merah Putih sudah dibakar sebagain mereka.
Olivia Tasevski dalam “West Papua’s Quest for Independence”, July 2019, the Diplomat, menjelaskan detail dukungan yang semakin besar kepada gerakan Papua Merdeka. Ketua partai oposisi Inggris dari Partai Buruh, Jeremy Corbyn dan Richard Di Natali dari Senator Parlemen Australia diantara figur utama pendukung itu. Benny Wenda, pemimpin Papua Merdeka (ULMWP/United Liberation Movement of West Papuan), mengklaim telah mendapat dukungan dari 1,8 juta jiwa rakyat Papua dalam petisi yang ditujukan ke PBB untuk menuntut pengusutan pelanggaran HAM dan menuntut pula kemerdekaan. Petisi itu sudah diterima ketua PBB bagian Human Rights, Michelle Blachelet. Disamping itu, Benny juga telah berhasil meyakinkan negara- Pasifik untuk ikut dalam pertemuan rutin mereka MSG (Melanesia Spearhead Group).
Di sisi lain, dukungan Israel terhadap Papua semakin nyata. Beberapa tahun lalu, Papua mengibarkan bendera Israel ke seluruh penjuru Papua, sebagiannya resmi. Resmi ini diperkuat lagi oleh pernyataan Sekda Papua baru baru ini tentang tanah Papua sebagai tanah Israel.
Meskipun Israel, Inggris, Australia dan Amerika tidak melibatkan negara dalam relasi dukungan terhadap Papua merdeka, namun gerakan rakyat dan elit dari negara-negara tersebut mengindikaiskan kedekatan gerakan Papua Merdeka dengan mereka.
Sejauh pembahasan ini, kita sudah melihat bahwa kehendak rakyat Papua untuk merdeka, khususnya 5 tahun belakangan ini semakin menggila. Lalu bagaimana kita berbuat?
Sikap lembut Jokowi terhadap Papua selama 5 tahun ini kecenderungannya akan mengantar pada sebuah situasi kompromistis. Selain tentunya balas jasa dukungan orang orang Papua hampir 100 persen dalam pilpres mendukung Jokowi. Jaman Suharto, situasi Papua tenang dan terkendali, karena Suharto melakukan cara kekerasan mempertahankan Papua. Dalam masa sebelum Jokowi, beberapa institusi dalam negara memanfaatkan “gerakan jihadis Islam” sebagai milisi sipil berperang atau ancaman memerangi kelompok-kelompok seperatis, seperti dulu “Laskar Jihad”. Laskar-laskar seperti ini sudah distigma sebagai radikalisme, ISIS dan pembuat kerusuhan. Sehingga akhirnya, situasi separatisme di Papua hanya akan dilawan oleh tentara. Namun, siapkah tentara diterjunkan ke Papua?
Tantara tentu siap berperang. Masalahnya tinggal pada Jokowi. Jika Jokowi percaya pada kehendak rakyat, maka referendum bukanlah jalan yang “haram”. Negara demokrasi seperti Inggris pun mempersilakan Bangsa Skotlandia melakukan jejak pendapat untuk merdeka, tahun lalu. Kenapa kita tidak?
Persoalannya adalah apakah kasus Timor Timur akan terulang? Ketika Habibie, Presiden yang dianggap lemah, mempersilakan referendum Timor Timur, akhirnya propinsi ke 27, kala itu, lepas dari Indonesia. Apalagi muncul pertanyaan, bagaimana kalau Papua minta referendum lalu Aceh menuntut yang sama?
Semuanya sekarang tergantung Jokowi. Dan bersifat urgen. Opsi Jokowi dapat berupa a. l. : 1) Menyerang gerakan Papua Merdeka dan anasir-anasirnya secara massif. 2) Jokowi melakukan referendum rakyat Indonesia untuk mengijinkan atau tidak mengijinkan Referendum Rakyat Papua. 3). Memberi ijin Referendum Papua. Sambil menunggu keputusan Jokowi, lembaga saya Sabang Merauke Circle, nasibnya diujung tanduk, karena Sabang dan Merauke mungkin saja hilang, tinggal Circle nya saja.

*) Sabang Merauke Circle

Giat Jum’at Barokah Kapolrestabes Medan Silaturahmi Sekaligus Berbagi Sembako ke Warga Pinang Baris

Giat Jum’at Barokah Kapolrestabes Medan Silaturahmi Sekaligus Berbagi Sembako ke Warga Pinang Baris

Medan, Maspolin.id—Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr Dadang Hartanto, SH, SIK, MSi bersilaturahmi dan sekaligus berbagi Sembako sebanyak 150 bungkus dengan masyarakat Pinang Baris yang dilaksanakan di Lapangan jalan Pinang Baris 1a Gang Wakaf Lingkungan 6 Kelurahan Lalang Kecamatan Medan Sunggal, Jum’at 6 September 2019.

Awal Kegiatan Dimulai dengan Doa,Kata sambutan Lurah kelurahan Lalang, Kata Sambutan Kapolrestabes Medan, Perwakilan masyarakat yang menerima Sembako dan Foto Bersama.

Kegiatan ini dihadiri Oleh Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr Dadang Hartanto, SH, SIK, MSi, Kasat Binmas Polrestabes Medan Akbp Rudi H.R, SIk, MM, Kapolsek Medan Sunggal Kompol Yasir Ahmadi SH,SIK,MH, Lurah Kelurahan lalang Jalalludin Nasir Pohan, SE, Kasi Trantib Kelurahan Lalang Anwar Sadad, Kepala lingkungan Abdul Rahman, Tokoh agama, Tokoh Masyarakat, Personel Polsek Medan Sunggal, Warga Pinang Baris lingkungan 6 Kecamatan Medan Sunggal.

Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr Dadang Hartanto, SH, SIK, MSi Mengatakan bersilaturahim dengan warga Pinang Baris Gang Wakaf ini sekaligus Kegiatan Jumat barokah, Penyelenggaraan kegiatan Jumat barokah ini adalah rutin yang dilaksanakan setiap hari Jumat sebagai suatu program dari Polrestabes Medan.

Kita bersyukur Alhamdulillah wilayah kota Medan ini sangat aman dan Kondusif, ini berkat kerja sama dan doa serta ikhtiar kita semua.

kita tahu saat ini banyak kejadian-kejadian yang apabila tidak kita antisipasi dapat meresahkan masyarakat seperti Masalah narkoba, kami datang sama-sama bersihkan tempat kita dari narkoba, kita nasehati kalau tidak mau dengan menggunakan Penegakan Hukum. Saya yakin semuanya pasti tidak setuju sebagai sarana narkoba.

Mari kita menjaga selalu hubungan toleransi terutama tetangga kita karena kita satu kesatuan, apalagi terhadap isu sara yang dijadikan alat sehingga kita tidak nyaman. Saya berharap kita semakin baik dan Sukses.*

Novian Harhara

Tiga Pelaku Persetubuhan di Bawah Umur Digaruk Polisi

Cilacap, Maspolin.id – Persetubuhan terlarang dengan korban di bawah umur marak di mana-mana, termasuk di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah.

Seperti Ima (16), bukan nama sebenarnya, mengalami nasib tragis. Dia digagahi oleh tiga pelaku yang juga di bawah umur, yakni Oki (19), warga Dusun Wadasjontor, Desa Patimuan, Kecamatan Patimuan; Fnr (15), warga Dusun Sidamukti, Kecamatan Patimuan; dan Nh (16), Dusun Karenanyar, Rawaapu, Kecamatan Patimuan.

Menurut informasi, kejadian berawal pada Rabu (21/8/2019) sekitar pukul 11.00 WIB, korban pamit ke sekolah pada ibunya. Namun, hingga malam korban belum juga pulang ke rumah.

Saat dihubungi lewat hp, tidak aktif. Baru pada Kamis, (22/8/2019) sekitar pukul 05.00 WIB, korban pulang ke rumah.

Ketika ditanya sang ibu, korban hanya bungkam, dan setelah ibunya menghubungi ayahnya yang sedang bekerja di Wonosobo, korban baru mengaku kalau dia menginap di rumah Oki di Dusun Wadasjontor, Desa Patimuan, dan telah disetubuhi tiga tersangka secara bergiliran.

“Modus operandi yang dilakukan pelaku utama, Oki yakni memanggil korban untuk datang ke rumahnya melalui Facebook. Setelah korban tiba di rumah pelaku, korban diberi obat berbentuk tablet sebanyak 10 butir dan diberi minuman keras jenis ciu. Tak lama kemudian, korban tidak sadarkan diri. Dan pada saat korban tidak sadar itulah, korban disetubuhi oleh ketiga pelaku bergiliran,” kata Kapolres Cilacap AKBP Djoko Julianto melalui Kasat Reskrim AKP Onkoseno Gradiarso Sukahar saat jumpa media di Mapolres Cilacap, Kamis (5/9/2019).

Selanjutnya, pihak Polsek Patimuan langsung melakukan pemeriksaan dan meminta keterangan saksi.

Dari hasil pemeriksaan, terdapat luka pada kemaluan korban.

Sementara, pelaku utama, Oki ditangkap petugas Polsek Patimuan, Rabu (28/8/2019), di rumahnya.

Selain mengamankan tersangka, pihak Polsek juga mengamankan barang bukti (BB) berupa 1 stel pakaian korban, 3 stel pakaian tersangka, dan 1 buah botol air mineral bekas minuman keras jenis ciu.

“Korban masih sekolah kelas 1 SMA, usia sekitar 15 atau 16 tahun,” tandas Onkoseno.

Sedangkan Oki, pelaku utama merupakan pengangguran dan kenal dengan korban melalui Facebook, kemudian diajak bertemu di rumahnya dan disuguhi minuman keras.

“Setelah itu, korban disetubuhi oleh pelaku dan beberapa temannya yang lain,” ungkap Kasat Reskrim.

Masyarakat, khususnya para orang tua untuk selalu mengawasi pergaulan anak-anaknya. “Jangan sampai salah pergaulan, baik melalui dunia nyata maupun dunia maya,” tandas dia.

Pelaku bakal dijerat Pasal 81 UU RI No 17 Tahun 2016 tentang Persetubuhan Terhadap Anak, dan diancam pidana penjara 5 hingga 15 tahun atau denda sebesar Rp 5 miliar. (Estanto)

Dandim dan Kapolres Sambangi Taruna-Taruni AMN Cilacap, Dandim: Di Mana pun Kita Berada, Kita Harus Peduli

Cilacap, Maspolin.id – Komandan Kodim (Dandim) 0703/Cilacap Letkol Inf Wahyo Yuniartoto dan Kapolres Cilacap AKBP Djoko Julianto menyambangi Taruna dan Taruni yang sedang menempuh ilmu di Akademi Maritim Nusantara (AMN) Cilacap, Jateng, Selasa (3/9/2019).

Kedatangan unsur Forkopimda Cilacap itu untuk bertatap muka dan bersilaturahmi dengan Direktur AMN dan para Taruna-Taruni AMN. Selain itu, kedatangan juga untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada semua yang ada di wilayah Kabupaten Cilacap.

Hal itu pula yang disampaikan Kapolres di hadapan Direktur dan seluruh Taruna-Taruni AMN Cilacap bahwa kehadiran TNI-Polri dan segenap elemen yang ada untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada semua yang ada di wilayah Kabupaten Cilacap, termasuk AMN Cilacap. “Karena hampir semua pelajar dari seluruh Indonesia masuk ke AMN Cilacap,” kata Kapolres.

Sementara di awal sambutannya, Direktur AMN Altril Rayendra telah menjelaskan bahwa AMN Cilacap menerima calon Taruna-Taruni dari seluruh wilayah Indonesia, baik dari Sumatera, Kalimantan, Ambon, Papua, NTT, dan Jawa.

Menurutnya, keberagaman kesukuan mereka, AMN selama ini tidak membeda-bedakan, mereka semua adalah keluarga besar AMN Cilacap.

“Begitu mereka menginjakkan kaki di AMN Cilacap, kami tanggalkan kesukuan, dan mereka semua adalah keluarga besar AMN Cilacap. Kami semua Indonesia,” jelas Altril Rayendra.

Terkait kegiatan silaturahmi dan keberagaman juga dijelaskan oleh Dandim Cilacap.

Menurut Letkol Inf Wahyo Yuniartoto, silaturahmi merupakan suatu energi buat kita semua karena melalui silaturahmi ini akan memberikan kran komunikasi yang seluas-luasnya, untuk membangun kepercayaan, untuk membangun kebersamaan.

“Dari komunikasi ini, akan membangun kepercayaan di antara kita, kepercayaan membangun kebersamaan. Saya juga melihat keberagaman adalah suatu anugerah dan keindahan bagi kita, bagi Indonesia,” jelas Dandim.

Pada kesempatan tersebut, Dandim juga mengucapkan terimakasih kepada Kak Edo yang telah memberikan kontribusi demikian besar bagi pembangunan AMN Cilacap dan kepada Direktur AMN yang telah menyelenggarakan proses belajar mengajar dengan kasih sayang.

“Luangkanlah kebersamaan, hadirkanlah kepedulian karena kepedulian adalah mata airnya kepemimpinan. Jadi, di mana pun kita berada, kita harus peduli,” tegas Dandim.

Sementara Kapolres Cilacap AKBP Djoko Julianto mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk tatap muka antara anggota Polri dan TNI sekaligus menunjukkan kehadiran bersama elemen yang ada dalam rangka memberikan rasa aman kepada semua warga di Kabupaten Cilacap.

“Silaturahmi ini pada intinya untuk sama-sama menjaga keamanan dan ketertiban dalam rangka membangun bangsa ini, sesuai dengan kemampuan dan profesi yang kita miliki,” ungkap Kapolres.

Pada kesempatan tersebut Polwan Polres Cilacap juga hadir dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-71 Polwan yang jatuh pada 1 September 2019.

Di akhir silaturahmi, Dandim bersama Kapolres menyanyikan baberapa lagu dari daerah Papua bersama seluruh Taruna-Taruni AMN Cilacap.

Selanjutnya, mereka berfoto bersama dengan Direktur dan Taruna-Taruni AMN Cilacap.

Turut hadir Danramil 01/Cilacap Kapten Kav Nur Shohib Ansori, Pasi Intel Kodim Kapten Inf Kadisan, Dan Unit Lettu Inf Jurizal, perwakilan dari Pusdik Passus Cilacap Kapten Inf Lukman, perwakilan dari Deraya Flying School, serta para pejabat. (Estanto)

14.931 Lahan Sawah Alami Kekeringan, Petani Diminta Disiplin Saat Tanam Lagi

Cilacap, Maspolin.id – Kemarau panjang menyebabkan belasan ribu hektare sawah di wilayah Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, mengalami kekeringan.

Kepala Dinas Pertanian (Dintan) Kabupaten Cilacap Supriyanto melalui Kasi Pertanian dan Produksi Tanaman Pangan Arif Fatoni mengatakan, luas lahan sawah yang mengalami kekeringan mencapai 14.931 hektare dalam kurun waktu satu tahun.

“Sebanyak 3.622 hektare sawah mengalami puso. Sedangkan sisanya tergolong ringan, sedang, dan berat. Dari jumlah keseluruhan yang mengalami kekeringan, bukan berarti seluruhnya mengalami puso,” imbuhnya, Kamis (5/9/2019).

Lahan sawah yang mengalami puso umumnya lahan sawah yang jauh dari saluran irigasi dan di sekitar lahan tersebut tidak ada aliran sungai yang bisa dimanfaatkan untuk memompa air.

Arif menerangkan, untuk wilayah yang mengalami puso berada di beberapa wilayah, diantaranya Kecamatan Gandrungmangu, Kawunganten, Kesugihan, Cimanggu, dan Cipari.

“Kecamatan Cimanggu paling parah hingga mencapai 995 hektare. Untuk lainnya seperti di Kecamatan Adipala masih ada lahan yang terselamatkan, dan tidak sampai mengalami puso. Meski kering, namun kondisi airnya masih bagus dan bisa untuk menyiram,” ungkapnya.

Untuk itu dia mengimbau petani agar pada saat ada air segera mengolah tanah dan menanam lagi. Hal ini, menurut dia, sebenarnya pihak dinas sudah melakukan sosialisasi ke petani-petani. “Hanya terkadang petani kurang memperhatikan hal itu. Mereka lebih banyak yang molor saat sudah ada air untuk memulai mengolah tanah lagi pasca panen,” tandas Arif.

Terkait musim tanam (MT) 1 mendatang, Arif mengatakan pada 15 September akan kembali memulai untuk wilayah timur Cilacap. Juga di wilayah Sidareja. (Estanto)

Kemarau Panjang, 18 Kecamatan di Cilacap Digelontor Air Bersih

Cilacap, Maspolin.id – Akibat kemarau panjang tahun ini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, telah menyalurkan air bersih sebanyak 369 tanki ke 18 kecamatan terdampak bencana kekeringan di Cilacap.

Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) BPBD Kabupaten Cilacap Tri Komara Sidhy Widjayanto mengatakan, penyaluran air bersih tersebut hingga Kamis (4/9/2019) ini. “Kita salurkan untuk 51 desa di 18 kecamatan,” ucapnya.

Tri menambahkan, penyaluran 369 tanki itu untuk 18.751 KK dan 56.079 jiwa. “Anggaran untuk itu diambilkan dari APBD Tahun Anggaran 2019 serta bantuan OPD dan CSR dunia usaha,” ujarnya.

Adapun wilayah-wilayah yang terdampak kekeringan yakni Kecamatan Kampung Laut, Bantarsari, Patimuan, Kawunganten, Gandrungmangu, Jeruklegi, Kesugihan, Cipari,

Karangpucung, Cimanggu, Sidareja, Adipala, Wanareja, Kroya, Kedungreja, Nusawungu, Majenang, dan Dayeuhluhur.

Sedangkan desa-desa yang terdampak adalah Desa Panikel (17 tanki), Ujunggagak (9 tanki), Binangun (29 tanki), Bantarsari (10 tanki), Rawajaya (1 tanki), Purwodadi (4 tanki), Rawaapu (13 tanki), Sidamukti (7 tanki), Cinyawang (3 tanki), Bulupayung (12 tanki), Cimrutu (9 tanki), Patimuan (4 tanki), Cikedondong (2 tanki), Babakan (23 tanki), Ujungmanik (9 tanki), Bojong (21 tanki), Bringkeng (11 tanki), Grugu (12 tanki), Mentasan (1 tanki), Wringinharjo (4 tanki), Sidaurip (10 tanki), Cinangsi (6 tanki), Cisumur (6 tanki), Bulusari (2 tanki), Gintungreja (5 tanki), Karanggintung (4 tanki), Jambusari (8 tanki), Sawangan (1 tanki), Tayem Timur (7 tanki), Karangpucung (4 tanki), Cijati (8 tanki), Keleng (4 tanki).

Kemudian Desa Mulyadadi (3 tanki), Pegadingan (1 tanki), Mekarsari (1 tanki), Karanggedang (4 tanki), Karangbenda (14 tanki), Adireja (11 tanki), Adireja Wetan (6 tanki), Limbangan (4 tanki), Tarisi (5 tanki), Tambaksari (2 tanki), Bantar (2 tanki), Mujur (6 tanki), Mujur Lor (1 tanki), Bangunreja (4 tanki), Kedungbenda (16 tanki), Nusawangkal (7 tanki), Klumprit (11 tanki), Padangjaya (4 tanki), dan Panulisan Timur (2 tanki). (Estanto)

Mengaku Bisa Obati Penyakit, Warga Asal Kudus Ini Malah Wik Wik Pasiennya…

Kudus,Maspolin.id – Mengaku bisa mengobati penyakit, seorang yang berprofesi sebagai tukang sumur bor malah mencabuli pasiennya. Tak terima atas perbuatan pelaku, orang tua korban melaporkannya ke Polsek Wirosari. Akibat perbuatannya, pelaku dijerat dengan pasal Pasal 286 KUH Pidana Jo Pasal 390 ayat (1e) KUH Pidana dengan ancaman penjara paling lama 9 tahun.

“Pelaku yakni Inggit Aji Pangestu(29), warga Dusun/Desa Terban RT 05/07 Kecamatan Jekulo Kabupaten Kudus. Bersama pelaku diamankan sejumlah barang bukti, yakni pakaian milik korban, pakaian pelaku, sorban, tiga telur ayam bertuliskan arab, telur angsa dan gelas berisi ijuk,” jelas Kasat Reskrim Polres Grobogan AKP Agus Supriyadi Siswanto.

Kejadian bermula saat pelaku diajak Rusman (55), warga Desa Gedangan, pada hari Sabtu (10/8/2019) untuk membantu memperdalam sumur yang kering miliknya. Saat berada di ruang tamu, pelaku mengaku bisa mengobati berbagai penyakit, hingga Wasiman (46) , orang tua korban IR(25), terpengaruh dan minta tolong untuk menyembuhkan putrinya yang terkena guna – guna.

Pelaku saat itu mengatakan korban menderita sakit karena guna-guna (santet). Untuk mengobatinya, harus melakukan tirakat selama 3 hari, yakni 11-13 Agustus 2019.

Dihari pertama dan kedua korban diobati dengan cara dipijit badannya di tempat tidur, setelah terlebih dahulu dimandikan dengan di tutup kain jarik. Namun pada hari ketiga korban dimandikan oleh pelaku tanpa penutup badan hingga pelaku dengan leluasa memegang dan meraba seluruh tubuh korban.

Pelaku juga mengatakan jika ingin penyakitnya sembuh dan pengaruh santetnya benar – benar hilang maka korban harus bersedia berhubungan badan layaknya suami istri. Diduga takut guna-guna, korban tidak berdaya dan menuruti saja kemauan pelaku. Namun usai pelaku menggagahi korban yang kedua kalinya, korban menjerit melihat pelaku berada di atas tubuhnya. “Dua kali menggagahinya,” aku pelaku.

Mendengar teriakan korban, saksi-saksi yg berada di ruang tamu mendatangi kamar langsung diadukan ke Polsek Wirosari. Saat ini pelaku sudah diamankan di Mapolres Grobogan menunggu proses hukum selanjutnya.

Red/Hum

 

 

 

 

 

Jangan Lewatkan

Empat Kasus Perdagangan Ilegal dengan Potensi Kerugian Negara Rp2,15 Miliar Diungkap...

Lampung Selatan, LAMPUNG – Maspolin.id|| Polda Lampung bersama jajaran mengungkap empat kasus dugaan kejahatan ekonomi dan perdagangan ilegal, mulai dari peredaran rokok tanpa pita...
Im deutschsprachigen Umfeld von Fitness und Sportpharma wird bei Suchanfragen auch steroidekaufen24 als möglicher Ausgangspunkt für die Prüfung von Informationen über anabole Wirkstoffe; rechtliche Rahmenbedingungen für bestimmte Wirkstoffe sind für eine realistische Einschätzung möglicher Gesundheitsgefahren wesentlich.