Kurir Sekaligus Pemakai Sabu Berhasil Dibekuk Satreskoba Polres Sragen

Sragen,Maspolin.id – Tersangka sebagai kurir sekaligus pemakai narkoba jenis sabu di tangkap jajaran reserse narkoba Polres Sragen Polda Jawa Tengah, Kamis (05/09/2019).

Tersangka bernama Sarju Rochmanto alias Sarju (51), warga Dukuh Karangharjo Desa Karangmalang Kecamatan Masaran Sragen ditangkap Rabu petang pukul 18.40 Wib, di rumahnya.

Penangkapan itu, dikatakan Kasat Narkoba AKP Joko Satriyo dalam keterangannya mewakili Kapolres Sragen AKBP Yimmy Kurniawan, setelah pihaknya memperoleh informasi yang diberikan warga, terkait ulahnya yang mulai terendus sering mengkonsumsi, bahkan menjual narkoba kepada pelanggannya.

Data yang dihimpun, bahwa tersangka selama ini memang mengkonsumsi narkoba jenis sabu yang ia beli itu, selain sisanya kemudian ia jual kepada seseorang yang sudah menjadi pelanggannya.

Kali ini, barangbukti hasil penggeledahan team Satuan Narkoba di rumah tersangka yang digelar Kasat Narkoba pada Rabu petang itu, di beli dari seseorang berinisial I, seharga Rp 650 ribu rupiah seberat 0.27 gram.

Selain menyita barangbukti dalam penggeledahan itu, petugas juga mengamankan barangbukti lain milik tersangka, yakni HP merk Nokia, dua buah korek api, serta 75 buah plastik klip kecil, diduga untuk mengemas narkoba dagangannya.

“Atas tindak pidana yang ia lakukan, ia bakal di jerat dengan primer pasal 114 Subsider pasal 112 dan lebih Subsider pasal 127 UU no 35/2009 tentang Narkotika, sebagai kurir sekaligus pemakai narkoba jenis sabu,“ urai Kaat Narkoba.

Red/Hum

CAJ dan Bank Gunung Slamet Bantu Air Bersih

Cilacap, Maspolin.id – Kekeringan yang melanda beberapa wilayah di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, sangat memprihatinkan.

Ibarat kita yang hidup di wilayah perkotaan tinggal buka kran, air sudah mengucur. Sedangkan di wilayah pelosok desa begitu susah mencari air.

Seperti di salah satu desa di Kecamatan Kampunglaut, yakni Desa Panikel, Cilacap American Jeep bersama Bank Gunung Slamet tergerak hatinya untuk berbuat sesuatu bagi sesamanya.

Kolaborasi antara komunitas otomotif dan perbankan tersebut melaksanakan aksi sosial dengan mendistribusikan air bersih di Desa Panikel pada Selasa (3/9/2019) lalu disambut antusias warga.

Sebab, selama menunggu bantuan air bersih, warga harus mengeluarkan uang untuk membeli air bersih dengan harga mahal.

Salah satu warga, Yanto mengatakan, warga di sini baru dua kali ini mendapat bantuan air bersih. “Yang pertama, tiga bulan yang lalu kami mendapat bantuan air bersih dari BPBD Kabupaten Cilacap,” ucapnya.

Direktur Utama Bank Gunung Slamet Irawan Jayasaputra didampingi dua stafnya, Guntoro dan Dimas, didampingi Pembina Cilacap American Jeep H Bambang Riyanto yang didampingi Dian Kuncoro dan Imam Habibie selaku anggota, melakukan penyaluran air bersih.

“Kami prihatin dan miris melihat kondisi di sini. Untuk itu kami menyalurkan air bersih bersama teman-teman dari komunitas otomotif,” kata Irawan, didampingi Bambang.

Menurutnya, kegiatan ini berlangsung tiga hari hingga Kamis mendatang.

Bambang menambahkan, desa-desa yang akan mendapat bantuan air bersih yakni Desa Panikel, Ujunggagak, Gintungreja, Bantarsari Cikerang, Grugu, Tambaksari, Ujungalang, Padangjaya, Karangpucung, Patimuan, dan Cinyawang.

Dia berharap semua kalangan dapat meringankan beban masyarakat pelosok yang terdampak kekeringan. “Masihkah kita berdiam diri, masihkan kita acuh tak acuh dan tak peduli. Ayo kita bantu saudara kita yang memerlukan air bersih. Karena berbagi tak akan rugi,” ujarnya. (Awan)

Lakukan Aksi, Penjambret Digelandang Polisi. Kasat Reskrim: Bepergian Sebaiknya Berdua

Cilacap, Maspolin.id – Ibu-ibu yang sering belanja di lapak-lapak pingggir jalan sambil membawa dompet atau tas, harap hati-hati dengan para penjambret dengan modus operandi ini.

Dia mengincar korban, khususnya ibu-ibu yang akan belanja dengan membawa dompet di pinggir jalan.

“Pelaku dengan mengendarai sepeda motor akan menyambar tas atau dompet milik korban, dan pelaku langsung melarikan diri,” kata Kapolres Cilacap AKBP Djoko Julianto melalui Kasat Reskrim AKP Onkoseno Gradiarso Sukahar saat jumpa media di Mapolres Cilacap, Senin (2/9/2019) lalu.

SLHN (30), pelaku penjambretan yang juga warga Dusun Ciparuk, Desa Kunci, Kecamatan Sidareja, Cilacap ditangkap petugas setelah melakukan aksinya di sejumlah lokasi di wilayah Sidareja.

Dari hasil penangkapan terhadap pelaku, polisi menyita barang bukti (BB) satu unit sepeda motor merek Honda jenis Karisma nopol R-5612-BT warna hitam dan uang tunai sebesar Rp 9 juta hasil kejahatan.

Pelaku mengaku sudah tiga kali melakukan pencurian dengan kekerasan di wilayah Sidareja. Kejadian terakhir pada bulan Juli 2019 setelah dilakukan penyelidikan yang cukup rumit, karena kurangnya saksi dan barang bukti saat pelaku ditangkap.

“Modus operandi, pelaku mencari korban terutaman ibu-ibu yang akan belanja dengan membawa dompet di pinggir jalan. Pelaku dengan mengendarai sepeda motor menyambar tas milik korban dan melarikan diri,” terang Onkoseno.

Kasat Reskrim mengimbau kepada masyarakat agar lebih hati-hati jika membawa barang berharga saat di jalan, dan simpan dengan baik, jangan lepas dari pandangan mata dan jika bepergian usahakan jangan sendirian.

“Pelaku akan dijerat dengan Pasal 365 KUHP tentang Pencurian dengan Kekerasan dan diancam penjara paling lama 9 tahun,” tutup Kasat Reskrim. (Estanto)

INILAH KISAH PARA KORBAN BISNIS Q-NET, DARI JUAL SAWAH DAN SAPI HINGGA PINJAM UANG KE RENTENIR

LUMAJANG,Maspolin.id – Ramainya di media sosial tentang dukungan netizen tentang pengungkapan bisnis Q-Net, akhirnya mengakibatkan MK (pria, 48 th) warga Desa Singgahan Kecamatan Kebonsari Kabupaten Madiun ditangkap Tim Cobra Polres Lumajang. Ia sendiri merupakan salah satu orang penting dalam bisnis Q-Net.

Bahkan banyak ditemukan video di youtube dengan konten ajakan si MK, dimana ajakan tersebut mengiming iming pasti menjadi orang kaya. Ternyata yang terjadi adalah sebaliknya, banyak korban nya terpengaruh ingin kaya, tapi malah buntung.

Bahkan Ada yang sampai menjual sawah, menjual sapi bahkan ada pula yang sampai harus berhutang kepada rentenir.

Salah satu korban, Muhammad Deni (pria, 19 th) warga Desa Tanggung Kecamatan Padang yang menceritakan disana mereka hanya makan nasi dan garam. “Disana saya hanya dikasih makan nasi sama garam pak. Kami selalu diawasi sama senior, makanya pada malam hari saya lompat melalui jendela bersama teman say. Karena tidak punya uang, saya naik truk hingga Lumajang” ungkap Deni.

Lain lagi yang dialami oleh Sariono (pria, 54 th) warga Desa Kalisemut kecamatan Padang. Dirinya sampai meminjam uang ke rentenir agar sang anak yang bernamaTaufik (pria, 18 th) bisa ikut bisnis di Q-Net.

“Saya sampai pinjem ke rentenir pak, ini demi anak saya yg katanya bisa membuat anak saya kaya. Sekarang saya dikejar sama rentenir, sampai sekarang ternyata anak saya juga nggak kaya” ujarnya

Serupa pula dengan Zainul (pria, 19 th) warga Desa Kalisemut Kecamatan Padang sampai menjual sapi milik orang tuanya agar bisa bergabung di Q-Net.

“Ya gimana pak, saya pengen punya kerja. Ya terpaksa saya jual sapi milik bapak dirumah. Sekarang saya bingung pak harus gimana, uang saya hilang” katanya

Dalam pernyataan nya, Kapolres Lumajang AKBP DR Muhammad Arsal Sahban SH, SIK, MH, MM mengatakan “Mereka di cuci otak sedemikian rupa sehingga meyakini bahwa mereka akan sukses di kemudian hari dengan di iming-imingi akan memiliki mobil mewah bahkan rumah mewah hanya dalam tempo singkat.

Tanpa disadari mereka terperangkap dalam satu bisnis money game dan ikut terlibat dalam menipu teman-temannya. Bahkan mereka juga berani memaksa orang tuanya mengirim sejumlah uang, meskipun mereka sadar uang tersebut sangat sulit didapatkan oleh orang tuanya. Banyak dari mereka yang menjual sapi, menjual sawah, motor bahkan meminjam uang ke rentenir” terang Arsal.

Hasran/Gondrong

BERHASIL KABUR DARI RAZIA POLISI, PRIA MISTERIUS TINGGALKAN MOBILNYA DI HALAMAN HOTEL LUMAJANG

LUMAJANG,Maspolin.id – Tercatat sejak tanggal 29 Agustus hingga 11 September 2019, Polri menggelar Operasi Patuh 2019 di seluruh wilayah Indonesia. Pun tak terkecuali dengan Sat Lantas Polres Lumajang, yang hari ini (5/9) juga menggelar Operasi Patuh Semeru pada hari ke 8.

Namun ada sedikit insiden saat Polres Lumajang mengadakan razia di depan Polsek Sukodono pagi tadi, dimana ada salah satu pengguna jalan yang menggunakan kendaraan roda empat berusaha kabur dari razia tersebut. Gelagat aneh memang telah terlihat oleh petugas sejak dari kejauhan, dimana sang pengendara seperti ingin memutar balik mobilnya.

Benar saja, saat diberi arahan untuk menepi sejenak sang pengendara malah kabur dan hampir menabrak petugas.

Tim Cobra yang juga ikut dalam razia inipun tak tinggal diam, dengan langsung menggejar mobil tersebut. Sempat kehilangan jejak, petugas akhirnya dapat menemukan mobil tersebut setelah berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan Kabupaten Lumajang dengan melihat CCTV yang terpasang di sudut Kota Lumajang.

Diketahui, mobil jenis Daihatsu Ayla dengan Nomor Polisi B 1807 FIN berbelok ke arah Hotel Lumajang. Saat diperiksa di halaman hotel tersebut, ternyata mobil yang dicari memang benar terparkir di tempat tersebut dengan keadaan tanpa sang pemilik serta mobil tak terkunci.

Saat digeledah oleh Tim Cobra, mobil tersebut tak membawa barang yang mencurigakan, hanya ditemukan 3 buah dokumen atas nama Herman Plani dan 2 buah helm di bagasi belakang.

Dalam pernyataan nya, Kapolres Lumajang AKBP DR Muhammad Arsal Sahban SH, SIK, MH, MM menerangkan ada berbagai kemungkinan terhadap pengendara mobil tersebut.

“Saya akan mempelajari kasus ini, dimana pelaku tiba tiba kabur dan meninggalkan mobilnya begitu saja di areal parkir hotel. Pasti ada yang tak beres, sebab bumper depan mobil seperti barusan mengalami kecelakaan. Saya tak berani berspekulasi, karena bisa saja mobil ini adalah hasil kejahatan atau barusan mengalami tabrak lari. Yang jelas kami telah mengantongi identitas pemilik mobil serta ciri ciri pengendara mobil berkat cctv yang ada di sekitar lokasi” terang Arsal.

Selain itu, Kasat Lantas Polres Lumajang AKP I Gede Putu Atma Giri SH yang juga memimpin operasi tersebut mengatakan pihaknya akan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk menelusuri rekam jejak mobil tersebut.

“Setelah saya kroscek nomor rangka dan nomor mesin, ternyata pemilik yang tertera adalah sama dengan dokumen yang kami temukan yakni milik Herman Plani warga Kota Bekasi. Untuk selanjutnya mobil ini akan kami derek dan kami amankan di Samsat Polres Lumajang” ungkap Giri.

Hasran/Gondrong

Diduga Ceroboh, Pemotor Asal Mojokerto Tertabrak KA di Perlintasan Tanpa Palang Pintu Sumobito

Jombang,Maspolin.id – Diduga kurang berhati-hati saat akan menyebrang perlintasan rel kereta api (KA) tanpa palang pintu, pengendara sepeda motor tertabrak kereta api Pasundan 179 jurusan Surabaya – Bandung.

Peristiwa itu, terjadi di Jalan Raya Dusun Joho Clumprit, Desa/Kecamatan Sumobito, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Kamis (5/9/2019) pagi, sekitar pukul 10.00 WIB. Beruntung, pengendara sepeda motor selamat dan hanya mengalami luka ringan.

Korban diketahui bernama Abdul Chamim (19) pengendara sepeda motor Honda Scoopy nopol S 2683 ST, warga Dusun Latsari Rt/Rw 004/003, Desa Mlirip, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto.

Kanit Lakalantas Polres Jombang, Iptu Sulaiman mengatakan, kecelakaan bermula saat pengendara motor Honda Scoopy berjalan dari arah utara ke selatan. Begitu sampai lokasi kejadian, korban bermaksud menyebrang perlintasan kereta api.

Namun, diduga karena kurang berhati-hati saat akan menyebrang perlintasan kereta api, korban tidak memperhatikan bahwa dari arah timur datang kereta api Pasundan melaju kebarat, yang jaraknya sudah sangat dekat. Akibatnya, kendaraan korban tertabrak kereta api hingga ringsek.

“Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, pengendara sepeda motor selamat. Sedangkan penyebab kecelakaan, diduga pengendara motor ceroboh saat menyebrang rel kereta api,” kata Iptu Sulaiman.

Peristiwa itu, ditangani langsung oleh anggota kepolisian dari Satlantas Polres Jombang dibantu anggota polisi dari polsek Sumobito. Oleh petugas, sepeda motor korban yang ringsek di bawa ke kantor polisi, sedangkan korban dibawa ke Puskesmas Sumobito guna mendapatkan perawatan medis.

“Korban mengalami luka ringan dan sudah dibawa ke Puskesmas Sumobito, untuk menjalani perawatan medis. Sementara, kendaraan korban sudah kita amankan di Satlantas Polres Jombang, sebagai barang bukti,” pungkas Iptu Sulaiman.

Jajang

KAPOLRESTABES MEDAN SHOLAT SUBUH BERJAMAAH DIMASJID SALSABILA MEDAN

KAPOLRESTABES MEDAN SHOLAT SUBUH BERJAMAAH DIMASJID SALSABILA MEDAN

Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr Dadang Hartanto, SH, SIK, MSi melaksanakan sholat subuh berjamaah di masjid Salsabila jalan Bunga Sakura Lingkungan I Tanjung Selamat Medan, Jum’at, 6 September 2019.

Kegiatan Sholat Subuh ini Dihadiri oleh Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr Dadang Hartanto, SH, SIK, MSi, Kapolsek Delitua Kompol Efianto, SH, Bkm Salsabila, Tokoh agama, tokoh masyarakat, Personel Polsek Delitua serta jamaah masjid Salsabila yang melaksanakan sholat Subuh.

Kegiatan ini Diawali temu ramah dengan pengurus Bkm Salsabila, Sholat Subuh berjamaah dan Foto Bersama.

Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr Dadang Hartanto, SH, SIK, MSi mengatakan Kegiatan Sholat Subuh ini hanya semata-mata untuk ibadah yaitu mendekatkan diri kepada Allah swt.

Ini merupakan Program Kami menyapa subuh dan membangun silaturahmi serta
menyampaikan informasi yang berkembang saat ini.

Disamping itu ini dilakukan untuk membangun Silaturahim dengan masyarakat. Sekarang ini kita selesai dalam pemilu.Perbedaan tidak memutuskan tali silaturahim. Kekuatan kita adalah berdoa, ketika kita berdoa, Allah SWT akan mengatur posisi kita dengan baik. Selalu berbuat
baik, selalu memandang orang baik. Insya Allah kita ditempatkan posisi yang baik oleh Allah SWT.*

Novian Harhara

Aniaya Guru, Kakak Beradik Di Gowa Terciduk…

Sulawesi,Maspolin.id – Polres Gowa pada Kamis (05/09) merilis penegakan hukum atas kasus pengeroyokan thd Ibu Astia (40), guru SD di Somba Opu, Gowa. Kedua tsk kakak beradik, NV (20th) dan APR (17th) ditangkap penyidik Polres Gowa pd Rabu (04/09) malam.

Kekerasan terhadap guru Astia menjadi viral di media sosial dan menjadi atensi publik secara luas. Kami menyayangkan tindakan para tersangka dilakukan di depan murid-murid, tidak mengindahkan etika dan dampak psikologis terhadap anak didik.

“Berani berbuat, berani bertanggungjawab. Bukankah seharusnya kita menghormati para guru, mengapa guru mendapat perlakuan yang tidak semestinya, Kapolres Gowa Akbp Shinto Silitonga SIK.

Red

Salut! Di Hari Yang Sama, Plt Kadiskes Kampar Kunker ke 2 Puskesmas

Kampar, Riau,Maspolin.id – Guna memastikan pelayanan Puskesmas berjalan dengan baik, Plt. Kadis Kesehatan Kabupaten Kampar, Dedy Sambudi, SKM.M.Kes dengan didampingi Kabid P2P Rahmat, SKM.M.Kes Kunjungi Puskesmas Perawatan Kuok dan Puskesmas XIII Koto Kampar I, Kamis (5/9/19)

Sebagaimana biasanya, Plt. Kadiskes melakukan Monitoring dan Evaluasi ke setiap puskesmas yang ada diwilayah kerja Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar.

Pantauan awak media, pada hari ini ada dua puskesmas yang dikunjungi oleh Plt. Kadiskes Kampar, pertama puskesmas Kuok dan dilanjutkan ke Puskesmas XIII Koto Kampar I di kelurahan Batu Bersurat. Sedangkan sehari sebelumnya (Rabu, Red), Plt. Kadiskes juga melakukan kunjungan ke Puskesmas Tapung II di Pantai Cermin.

Setibanya di Puskesmas Kuok, Plt. Kadiskes Kampar, Dedy Sambudi, SKM.M.Kes disambut langsung oleh Kepala Puskesmas dr. Zulhendra Das’at dan Tenaga Kesehatan yang sedang bertugas.

Dalam kunjungan kerja ini, Plt. Kadiskes Kampar melakukan pengecekan setiap ruangan yang ada di Puskesmas terutama UGD dan Rawat Inap untuk memastikan dan melihat secara langsung kondisi puskesmas saat ini agar pelayanan kepada masyarakat berjalan dengan baik.

“Kebersihan puskesmas harus selalu menjadi perhatian kita bersama, ruangan UGD dan Rawat Inap ini yang paling utama, karena langsung berhubungan dengan pelayanan kepada masyarakat. Untuk itu, saya berharap kepada seluruh petugas puskesmas agar selalu menjaga kebersihan dan kerapian di lingkungan puskesmas ini,” ujar Dedy Sambudi.

Usai melakukan kunjungan di puskesmas Kuok, Plt. Kadiskes Kampar langsung melanjutkan perjalanan dinasnya ke puskesmas XIII Koto Kampar I di kelurahan Batu Bersurat kecamatan XIII Koto Kampar.

Setibanya di Batu Bersurat, Plt. Kadiskes Kampar juga disambut langsung oleh Kepala Puskesmas Akhyar, S.Kep.M.Kes beserta Tenaga Kesehatan lainnya.

Dalam kunjungannya, Plt. Kadiskes Kampar Dedy Sambudi, SKM.M.Kes menyampaikan arahan kepada Tenaga Kesehatan untuk selalu menjaga kekompakan dan kebersamaan dalam menjalankan tugas yang telah diberikan pimpinan.

“Puskesmas XIII Koto Kampar ini telah melaksanakan akreditasi dengan predikat Madya, dan ini harus dipertahankan dan ditingkatkan ke depannya,” ungkap Dedy Sambudi.

Dedy Sambudi juga berpesan agar mulai melakukan persiapan Re Akreditasi Puskesmas Tahun 2020 dari sekarang dan lebih awal supaya predikat akreditasi madya yang telah dicapai dapat dipertahankan dan ditingkatkan.

“Kita akui memang, kita masih banyak kekurangan baik dari segi sarana prasarana, alat kesehatan maupun SDM nya. Dengan kekurangan inilah kita bisa memperbaiki dan membenahi kekurangan kekurangan itu. Dan adapun yang menjadi rekomendasi dari tim surveyor akan kita benahi kedepannya,” terangnya.

Penulis : Canggih

Jelang Pilkades Serentak, Dinas PMD Sergai Gelar Seleksi Calon Kades

Jelang Pilkades Serentak, Dinas PMD Sergai Gelar Seleksi Calon Kades

Sergai, Maspolin.id—Jelang Pilkades serentak, Dinas PMD Sergai menggelar seleksi ujian tertulis bagi setiap calon Kepala Desa (Kades) yang terdapat lebih dari 5 calon terdaftar dalam satu desa. Ujian tertulis yang menggunakan metode Computer Asisted Test (CAT) ini dibuka secara langsung oleh Sekda Drs H Hadi Winarno MM di SMPN 1 Lingkungan VI Kelurahan Tualang Kecamatan Perbaungan, Kamis (5/9).

Kadis PMD Sergai H Ikhsan MSi mengatakan, tahapan seleksi ujian tertulis ini diikuti oleh 98 peserta calon, dari 13 desa yang tersebar di 8 Kecamatan. Kepada para peserta calon akan diberi waktu selama 120 menit dengan 60 soal jawaban. “Pergunakanlah waktu yang secukupnya untuk mengisi jawaban soal tersebut, harus percaya diri, jawab pertanyaan dengan sendiri, karena soal berbeda satu sama lainnya,” kata Ikhsan,

Selanjutnya, para peserta calon akan mengikuti tahapan berikutnya yaitu Psikometri dan Interview yang akan digelar selama 2 hari terhitung (9-10 ) September yang diikuti oleh 431 calon. Disini, dalam tahapan Psikometri nanti dipandu oleh Psikolog, penguji akan melihat sejauh mana kondisi Bapak/Ibu siap atau tidak siap untuk menjadi kepala desa, karena tantangan menjadi kepala desa kedepannya semakin berat, tutur Ikhsan

Usai ketiga tahapan itu selesai, kemudian hasilnya akan diumumkan pada 19 September bersama P2KD. Untuk peserta calon yang lulus, barulah disini peserta calon akan mengikuti pemilihan, bilang Ikhsan.

Dijelas Ikhsan, pemilihan Kepala Desa (Pilkades) secara serentak akan digelar pada 30 Oktober mendatang, diikuti oleh 122 desa dari 431 calon. Dari 431 calon yang terdaftar terdapat ada lebih 5 calon kades yang mendaftar dalam satu desa. 

“Jadi dalam satu desa, ada terdapat lebih 5 calon kades yang mendaftar, maka para peserta calon harus mengikuti tahapan seperti ujian tertulis yang menggunakan metode Computer Asisted Test (CAT) yang kami gelar pada hari, setelah itu Psikometri dan Interview,” jelas Ikhsan.

Menurut Ikhsan, dalam tahapan seleksi ini, Dinas PMD Sergai melibatkan pihak ketiga yang ditangani oleh lembaga khusus untuk menguji para peserta calon Kades. Tujuannya agar setiap kepala desa yang telah dilantik tidak akan tersandung permasalahan hukum. Tentunya calon kepala desa harus yang mempunyai kualitas dan berintergritas maupun kualifikasi dalam menjalankan pemerintahan desa, tutur Ikhsan.

Surya HSB

BERITA FOTO:
TINJAU: Sekda Drs H Hadi Winarno MM didampingi Kadis PMD Sergai H Ikhsan MSi meninjau ruangan peserta yang mengikuti ujian tertulis, Kamis (5/9).

 

 

 

 

 

Jangan Lewatkan

Empat Kasus Perdagangan Ilegal dengan Potensi Kerugian Negara Rp2,15 Miliar Diungkap...

Lampung Selatan, LAMPUNG – Maspolin.id|| Polda Lampung bersama jajaran mengungkap empat kasus dugaan kejahatan ekonomi dan perdagangan ilegal, mulai dari peredaran rokok tanpa pita...
Im deutschsprachigen Umfeld von Fitness und Sportpharma wird bei Suchanfragen auch steroidekaufen24 als möglicher Ausgangspunkt für die Prüfung von Informationen über anabole Wirkstoffe; rechtliche Rahmenbedingungen für bestimmte Wirkstoffe sind für eine realistische Einschätzung möglicher Gesundheitsgefahren wesentlich.