Meriah, Karnaval Budaya Tingkat Dusun Di Kesongo

Bojonegoro, Maspolin.id – Memeriahkan HUT RI ke-74 Dusun Mundu Desa Kesongo Kec. Kedungadem, Kabupaten Bojonegori Menggelar kegiatan Karnaval Budaya Tingkat Dusun, Minggu (01/09/2019).

Kegiatan Karnaval Budaya Mengambil Start Di lapangan Kesongo Dan Mengambil Finish di Lapangan Kemantren Dusun Mundu dengan Jarak Tempuh 4 KM.

Kepala Desa Kesongo Suto didampingi Ibu Kades,Babinsa dan Katibmas, Kasun Dan Karangtaruna Desa Setempat Tepat pukul 08.00 wib mengibarkan bendera tanda Keberangkatan peserta Karnaval Budaya dengan Jumlah Sekitar 700 an peserta.

Dihadapan peserta, Suto selaku kepala Desa Kesongo menyampaikan, memang kegiatan karnaval tingkat Dusun mundu ini Setiap Tahunnya dilaksanakan, untuk memeriahkan kemerdekaan Republik Indonesia Ke- 74, tahun 2019.

“Saya selaku Kepala Desa sangat terimakasih partisipasinya kepada warga Masyarakat Dusun Mundu, Pemuda Karang Taruna, pemuda pemuda Dari berbagai Perguruan Silat yang Ada Di Desa Kesongo, dewan guru serta masyarakat yang telah mengikuti memeriahkan Agustusan yang ada di Dusun Mundu, Semoga Selalu Diberikan Kesehatan Agar Bisa Sampai Finish, ujar Kades.

Ditambahkan Oleh Suto Dengan adanya kegiatan karnaval tingkat Dusun Mundu ini mengharapkan agar dapat menghibur masyarakat dan semoga kegiatan karnaval tingkat Dusun bisa berjalan dengan lancar aman dan tertib.

“Tidak ketinggalan juga mengucapkan terima kasih kepada petugas Polri TNI dan limas yang telah membantu mengatur jalan lalulintas sampai acara kegiatan selesai, “ Pungkasnya.

Agus Kuprit

JAGA KONDUSIFITAS, BHABINKAMTIBMAS DESA PERTIMA POLSEK KARANGASEM SAMBANGI PUSKESMAS.

Bali, Maspolin.id – Polda Bali, Polres Karangasem, Polsek Karangasem.
Dalam rangka menjaga situasi yang kondusif di wilayah hukum Polsek Karangasem Polres Karangasem, Bhabinkamtibmas Desa Pertima Aiptu I Nyoman Suweden, S.E., bersama Babinsa Desa Pertima melakukan patroli malam hari dengan sasaran perkantoran ke Puskesmas Karangasem 1, Br. Perasi Desa Pertima Karangasem, Jumat (30/08/2019) pukul 20.00 Wita.

Dalam kesempatan patroli kali ini Bhabinkamtibmas Desa Pertima Aiptu I Nyoman Suweden, S.E., bersama Babinsa Desa Pertima melakukan sambang ke kantor Puskesmas Karangasem 1 yang membuka layanan 24 jam, guna memberikan himbauan dan pesan kamtibmas kepada yang piket malam agar senantiasa waspada dan hati-hati dalam bertugas dan segera melapor ke Polsek Karangasem bilamana menjumpai hal-hal yang yang dapat mengganggu Kamtibmas.

Dalam kesempatan tersebut Bhabinkamtibmas menyampaikan bahwa, “Kegiatan patroli sambang ini kami lakukan adalah bentuk tindakan preemtif dan pencegahan jika ada aksi maupun hal-hal yang dapat menimbulkan gangguan Kamtibmas terutama pada malam hari”, ungkap Bhabinkamtibmas.

Kapolsek Karangasem Kompol I Nengah Berata, S.H., dikonfirmasi melalui hand phone mengatakan, “Upaya kami dalam menjaga Kamtibmas di wilayah Hukum Polsek Karangasem dengan patroli sambang ke semua tempat Pelayanan masyarakat serta menyampaikan pesan Kamtibmas, agar tercipta situasi aman dan kondusif di wilayah Kecamatan Karangasem, “ujarnya.

Jalasenastri Cabang 10 Korcab V DJA II Laksanakan Syukuran HUT Ke-73 Jalasenastri Tahun 2019

Bali,Maspolin.id – Jalasenastri Cabang 10 Korcab V Daerah Jalasenastri Armada II memperingati HUT Ke-73  Jalasenastri tahun 2019 dengan menggelar Acara Syukuran yabg digelar di Gedung Serba Guna I.G.P. Dwinda Mako Pangkalan TNI AL (Lanal) Denpasar-Bali Jalan Raya Sesetan 331 Denpasar Bali, Jum’at.

Kegitan ini dipimpin langsung oleh Ketua Jalasenastri Cabang 10 Korcab V DJA II Lanal Denpasar- Bali Ny. Henricus Prihantoko didampingi oleh Komandan Pangkalan TNI AL (Danlanal) Denpasar-Bali Kolonel Laut (P) Henricus Prihantoko selaku Pembina Jalasenastri Cabang 10 Korcab V DJA II.

Tampak hadir pula seluruh Perwira Staf, Perwakilan Persit Kartika Chandra Kirana Kodam IX/Udy, Ketua Pia Ardya Gharini Lanud Ngurah Rai, Perwakilan Bhayangkari Polda Bali, Perwakilan BKOW, PNS Lanal Denpasar-Bali dan seluruh anggota Jalasenastri Cabang 10.

Dalam peringatan HUT Ke-73 Jalasenastri tahun ini mengambil tema  “Jalasenastri Berperan Aktif dalam Mencerdaskan dan Mensejahterakan Keluarga TNI Angkatan Laut serta Peduli Terhadap Kesehatan dan Pelestarian Lingkungan Hidup”.

Rangkaian kegiatan HUT Ke-73 Jalasenastri yang dilaksanakan oleh Jalasenastri Cabang 10 Korcab V DJA II Lanal Denpasar meliputi penanaman pohon bersama siswa-siswi SDN 13 Sesetan Denpasar, melaksanakan kunjungan ke YPAC (yayasan Penyandang Anak Cacat) Jimbaran Kuta Kab. Badung.

Selain itu digelar pula  aneka lomba diantaranya lomba mewarnai putra putri anggota Lanal Denpasar-Bali, mc, dirigen, memasak dan voli, anjangsana ke kediaman Ibu I Wayan Suarjaya, ziarah tabur bunga di TMP Pancaka Tirta Kab. Tabanan dan kegiatan donor darah. 

Dalam sambutannya Ketua Umum Jalasenastri Ny. Manik Siwi Sukma Adji, yang dibacakan Ketua Cabang 10 Korcab V Daerah Jalasenastri Armada lI menyampaikan tujuh puluh tiga tahun bukanlah waktu yang pendek, perjalanan panjang pengabdian Jalasenastri sebagai organisasi istri prajurit TNI Angkatan Laut, telah turut berkiprah dan mengambil bagian dalam upaya membangun bangsa.

Sebagai organisasi kemasyarakatan, Jalasenastri tetap konsisten dalam meningkatkan kepedulian sosial, pendidikan dan kesejahteraan prajurit TNI Angkatan Laut beserta keluarganya.

“Seraya terus bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa dan saya ingin mengajak seluruh ibu-ibu Jalasenastri pada momentum peringatan ulang tahun kali ini, karena masih diberikan kesempatan untuk melakukan intropeksi dan evaluasi diri terhadap peran dan pelaksanaan tugas organisasi, sehingga dapat meningkatkan semangat dan motivasi, serta komitmen pengabdian untuk kemajuan Jalsenastri di masa kini dan yang akan datang” ujarnya.

Puncak acara peringatan ditandai pemotongan tumpeng yang dilaksanakan pembina Cabang 10 didampingi Ketua Cabang 10 selanjutnya diserahkan kepada istri anggota yang akan memasuki purna tugas yaitu Ny. Ari Wihandoko, Ny. Ramiyanto dan Ny. I Gusti Made Kaler.

Selain pemotongan tumpeng, acara juga dimeriahkan dengan pemutaran video sejarah singkat Jalasenastri beserta ucapan HUT Ke-73 Jalasenastri dan tarian Janger yang diperagakan oleh putra-putri anggota Lanal Denpasar, Paduan suara diiringi dengan music kolintang dari Tim Kolintang Jalariama, pemberian hadiah kepada pemenang lomba, pemberian tali asih kepada putra-putri yang berprestasi serta pemberian santunan kepada Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) dari putra-putri anggota Lanal Denpasar.

Kadispen Mayor Rohman Arif

Coffee Morning Lanal Banyuwangi Bersama Pokmasmas Pokdarwis Kab. Bayuwangi

Banyuwangi,Maspolin.id – Komandan Pangkalan TNI AL (Lanal) Banyuwangi, Lantamal V, Koarmada II, Letkol Laut (P) Yuliuz Azz Zaenal,S.H., M.Tr.Hanla., M.M bersama Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan, Kepala Dinas Pariwisata, serta Ketua Kelompok Masyarakat Pengawas (PokMasWas), Ketua Kelompok Sadar Wisata (PokDarWis) se-Kabupaten Banyuwangi menggelar coffee morning di Ruang Rapat Wisma Bahari.

Coffe morning ini diadakan sebagai wujud kepedulian Lanal Banyuwangi terhadap potensi Maritim terkait   Keamananan Laut, Potensi Maritim dan Perikanan.

Dalam sambutannya Danlanal Banyuwangi menyampaikan, bahwa  keamanan laut dan menjaga sumber daya ikan adalah tanggung jawab bersama antara pihak penegak hukum laut dan intansi terkait serta masyarakat.

Ia meyakini, tanpa bantuan pengawasan dari masyarakat maka pihak Lanal Banyuwangi dengan luasnya wilayah mulai dari Kota Madya Probolinggo, kab. Probolinggo, kab. Situbondo, kab. Banyuwangi, kab. Jember akan mengalami kesulitan dalam pengawasannya.

“Dengan bantuan dan peran aktif masyarakatlah mendukung Lanal Banyuwangi akan mampu menangani semua masalah pelanggaran hukum laut,” jelasnya.

Keberadaan potensi maritim diantaranya yaitu pariwisata dan SDA ikan sehingga terpadu dalam wisata kuliner SeaFood di pantai – pantai wilayah maritim Kabupaten Banyuwangi yang menjadi tantangan tersendiri bagi pemerintah daerah dan forpimda serta masyarakat dalam menjaga sumber penghidupan sehari – harinya.

Sejak awal Pokmaswas Perikanan dan Pokdarwis terbentuk, hampir semua Pokmaswas di Banyuwangi melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya cukup maksimal, dimana pengawasan secara partisipatif sudah baik dilakukan.

Hasil identifikasi Intelijen Maritim, mendapati bahwa sebagian besar kepengurusan Pokmaswas Perikanan sudah terstruktur dengan cukup baik aktivitas pengawasan dilaksanakan dengan sungguh – sungguh mengawasi dan kemampuan anggotanya dalam mengolah informasi sudah cukup baik juga.

Kadispen Mayor Rohman Arif

Penuh Khidmah, Peringatan Malam 1 suro Di Desa Tanjungrejo

Kudus,Maspolin.id – Peringatan malam 1 Suro atau yang lebih dikenal dengan sebutan Tahun Baru Islam ( Hijriah ) atau 1 Muharam. Pada tahun 2019 ini 1 Suro jatuh pada hari Sabtu ( 31/8/2019) 1441 Hijriah. Bulan Suro dimaknai sebagai bulan pertama dalam kalender Jawa-Islam. Kata Suro berasal dari kata ” Asyuro” dalam bahasa Arab, yang di cetuskan oleh pemimpin Islam pada era Kesultanan Mataram Islam, Sultan Agung.

Tujuan Sultan Agung memadupadankan penanggalan Hijriah dengan Tarikh Saka, supaya saat merayakan Tahun Baru Islam bisa di lakukan bersama sama dengan dengan seluruh masyarakat di pulau Jawa. Antara yang sudah Islam murni dan Islam yang masih memegang teguh adat istiadat Jawa.

Peringatan malam malam 1 Suro atau Tahun Baru Islam di awali dengan pembacaan doa Ahir Tahun dan Awal Tahun, yang di lakukan secara berjamaah di Masjit dan Mushola – Mushola yang ada di sekitar perkampungan warga di Kecamatan Jekulo Kabupaten Kudus Jawa Tengah.

Untuk peringatan Malam Tahun Baru Islam Tahun Ini, Desa Tanjungrejo mengadakan peringatan Malam 1 Suro dengan mengadakan acara spesial yang berbeda dari tahun – tahun sebelumnya.

Acara peringatan Tahun Baru Islam di Dukuh Beji Desa Tanjungrejo, di awali pembacaan doa awal tahun dan Ahir tahun dilanjutkan dengan pembacaan kisah kisah Maulid Nabi Agung Mohammad SAW, secara berjamaah di Area lapangan Bulutangkis.

Acara yang sangat khidmat dan sakrat tersebut di lanjutkan dengan mengenang perjuangan tokoh – tokoh Islam di masa lalu, dengan di lanjutkan acara nonton bareng film layar tancep yang mengisahkan perjuangan Wali Songo dalam melakukan penyebarkan ajaran Agama Islam di tanah Jawa.

Tujaan yang di sasar dari peringatan Malam Tahun Baru Islam, adalah untuk lebih mengenalkan kepada para gemerasi muda arti malam 1 Suro yang sebenarnya. Hal tersebut di perjelas oleh pernyataan salah satu tokoh muda di desa tersebut saat kita konfermasi.

” mengenalkan arti malam 1 suro atau tahun baru islam kepada generasi muda sanagatlah penting sekali. Peringatan malam tahun baru Islam adalah mengenang kesalahan kita di tahun kemarin, untuk bekal melangkah menjadi lebih baik di tahun baru yang akan datang. Membuang yang jelek dan meningkatkan perbuatan – perbuatan baik di tahun yang akan datang” ucap Anwar Sadat

Dalam kesempatan yang berbeda salah satu tokoh di Desa tersebut menyampaikan apresiasi positifnya terkait kegiatan yang di gawangi oleh para pemuda di Dukuh beji tersebut

” Saya sangat bangga dengan para pemuda di Desa Beji, yang begitu antusias melaksakan Peringatan Malam Tahun Baru Islam dengan kegiatan – kegiatan yang positif dan sangat mendidik seperti ini. Saya berharap kegiatan seperti ini akan terus bisa di lanjutkan untuk tahun – tahun selanjutnya” ucap salah satu tokoh di Desa tersebut yang identitasnya tidak mau di publikasikan.

Report: Rudy Syafii

Finalis Mas dan Mbak Duta Wisata Wajib Bikin Vlog

Cilacap, Maspolin.id – Para finalis Pemilihan Mas dan Mbak Duta Wisata Cilacap tahun 2019 ini diwajibkan bikin vlog. Persyaratan tersebut merupakan salah satu pembeda dalam penilaian pada ajang grand final kali ini.

“Para finalis kami minta untuk membuat vlog agar mereka mempromosikan pariwisata yang ada di Kabupaten Cilacap melalui media sosial (medsos), seperti Youtube, Instagram, Twitter, dan medsos lainnya,” terang Chandra Pribadi, ketua panitia penyelenggara, usai pergelaran Grand Final Pemilihan Mas dan Mbak Duta Wisata Cilacap 2019, Sabtu (31/8/2019).

Gelaran ini terlaksana atas kerja sama Paguyuban Mas dan Mbak Cilacap (Pambaca) dengan Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Cilacap di Gedung Griya Patra, Jalan Ir H Juanda, Cilacap.

Grand final diikuti 30 peserta yang terbagi menjadi 15 pasangan Mas dan Mbak Duta Wisata terpilih.

Chandra menambahkan, ke-15 pasangan Mas dan Mbak Duta Wisata ini sebelumnya telah lolos mengikuti tahap seleksi dari 58 peserta, dan di grand final ini akan ditentukan pemenangnya.

“Proses seleksi yang diikuti peserta meliputi seleksi wawancara, seleksi promosi wisata, dan setelah diseleksi, terpilih 15 pasangan untuk menjalani proses karantina pembekalan photoshoot, presentasi, dan wawancara,” jelasnya.

Ditanya perbedaan penilaian dan yang harus dilakukan para finalis, Chandra menandaskan, disamping kemasan proses pembekalannya berbeda, untuk tahun ini para finalis diminta membuat vlog sesuai tema Digital Transformation Tourism and Millenial.

“Untuk finalis dengan konten medsos yang paling bagus akan diberi penghargaan berupa gelar Mas dan Mbak Digital Tourism,” ucapnya.

Dia berharap agar Mas dan Mbak Duta Wisata yang menjadi brand ambassador Cilacap ini bisa menjadi pioner dan contoh salah satu produk remaja di Kabupaten Cilacap yang memiliki energi dan kegiatan positif, serta dapat mempromosikan wisata di Kabupaten Cilacap.

Sementara, Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Cilacap Heroe Harjanto mengatakan, pelaksanaan Mas dan Mbak Duta Wisata Cilacap ini untuk menjadi agen pariwisata di Kabupaten Cilacap.

“Destinasi wisata harus dieksploitasi dan disampaikan ke masyarakat luas melalui generasi penerus, yaitu Mas dan Mbak ini yang memiliki wawasan luas, kemampuan bicara serta memiliki pengetahuan tentang Cilacap,” ungkapnya. (Estanto)

Lagi, Peradi Cilacap Gelar Ujian Profesi Advokat

Cilacap, Maspolin.id – Sejumlah 63 calon advokat mengikuti ujian profesi advokat (UPA) tahun 2019 yang diselenggarakan DPC Peradi Kabupaten Cilacap di Ruang Rapat Paripurna Lt 1 Gedung DPRD Kabupaten Cilacap, Sabtu (31/8/2019).

UPA kali ini diikuti peserta dari Cilacap, Banyumas, Purbalingga, Kebumen, Riau, Makassar, dan Banten, merupakan penyelenggaraan kedua bagi DPC Peradi Cilacap.

Penyelenggaraan di Cilacap ini menjadi istimewa karena Kabupaten Cilacap ditunjuk oleh DPN Peradi sebagai tempat UPA tahun 2019 dari 26 kabupaten/kota di seluruh Indonesia.

Menurut Ketua DPC Peradj Kabupaten Cilacap Sarijo SH MH, penunjukan tempat ujian yang akhirnya disetujui pihak outsourcing yang ditunjuk DPN Peradi berdasarkan survei pihak ketiga, yakni Indonesia International Education Foundation (IIEF) Jakarta, Gedung DPRD Cilacap layak menjadi tempat pelaksanaan UPA.

“Kita dari DPN Peradi dan DPC Peradi Cilacap hanya sebagai pengamat,” tandas dia.

Menjawab isu adanya pelaksanaan Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA) tak lagi ditangani Peradi melainkan Kemristekdikti, dia menerangkan memang ada wacana ke sana namun belum tahun ini karena aturannya sedang di-godog. “Jika diatur oleh Peradi kan cuma 39 SKS atau materi dengan 38 mata kuliah, namun jika diatur Ristekdikti harus menempuh 124 SKS dan pelaksanaannya selama dua tahun, seperti kita menempuh S-2,” terang Sarijo.

Dia berharap, setelah para peserta lulus semua mereka bisa magang di kantor advokat yang diinginkan selama dua tahun untuk meningkatkan profesionalisme advokat di Indonesia dan bisa membantu masyarakat pencari keadilan di sidang pengadilan.

Sarijo juga menjelaskan, sejak UU No 18 Tahun 2003 tentang Advokat disahkan, hal ini juga merupakan upaya terus menerus DPN Peradi untuk menyeragamkan standar kualitas profesi dan kode etik bagi advokat.

“Untuk menjadi seorang advokat, berdasarkan Pasal 3 ayat (1) UU No 18 Tahun 2003 tentang Advokat, calon advokat harus terlebih dahulu lulus UPA yang diselenggarakan oleh organisasi advokat. Peradi sebagai organisasi advokat terbesar di Indonesia bertanggung jawab menyelenggarakan ujian profesi advokat,” ucap dia.

“Peradi yang diberikan kepercayaan menyelenggarakan ujian profesi advokat secara terus menerus berusaha meningkatkan kualitas dan penyempurnaan pelaksanaan ujian,” tandasnya.

Lulus ujian merupakan salah satu syarat untuk dapat diangkat menjadi advokat oleh Peradi, kemudian diambil sumpah oleh Pengadilan Tinggi (PT) setempat.

“Bagi peserta ujian yang lulus, selanjutnya diwajibkan mengurus persyaratan sesuai undang-undang untuk ditindaklanjuti oleh Peradi, dengan melakukan pengangkatan dan permohonan untuk bersumpah kepada Pengadilan Tinggi di seluruh Indonesia,” beber dia.

Sementara itu, pelaksana Ujian Profesi Advokat (UPA) dari IIEF Wahidin mengatakan, pihaknya merupakan lembaga profesional yang ditunjuk DPN Peradi untuk melaksanakan UPA di Cilacap. “Hari ini serentak dilaksanakan di seluruh Indonesia. Di Jawa Tengah digelar di Purwokerto dan Cilacap,” ucapnya.

Tentang kehadiran, di Cilacap ada 63 peserta, satu tidak hadir. Dia berharap semua peserta bisa lulus. Sehingga setelah ini mereka bisa mengabdi kepada bangsa dan negara sebagai advokat yang profesional, memiliki integritas, membela kebenaran dan keadilan untuk bangsa ini.

Salah satu peserta dari Samarinda, Rosa Maria mengaku senang dengan adanya UPA di Cilacap ini. “Materi ujiannya lumayan sulit, tetapi karena sudah dipersiapkan jadi bisa menyelesaikan semua soal yang diberikan,” katanya.

Perempuan pebisnis ini mengaku sedang berada di Cilacap, dan tertarik dengan UPA sehingga langsung mendaftar untuk ikut.

Rosa juga mengatakan bahwa Peradi Cilacap profesional dalam melaksanakan ujian ini. “Harapan saya ke depan Peradi harus mempersiapkan kader-kader yang berbobot dan profesional,” ungkapnya.

Setelah ini, dia akan menekuni profesi advokat ini yang menurutnya menjanjikan karena dia tahu kasus-kasus di Cilacap begitu banyak dan perlu ditangani. (Estanto)

Madani Islamic Forum Bahas Kritik Ibnu Taimiyah Terhadap Logika Aristoteles

Makassar,Maspolin.id – Madani Institute (Center For Islamic Studies) mengadakan Madani Islamic Forum (MIF) dengan tema “Kritik Ibnu Taimiyah Terhadap Logika Aristoteles”, bertempat di Aula lantai 3 Warung Bakso Mas Cingkrang Pettarani Makassar, Sabtu (31/08/19).

Filsafat dan Islam adalah dua hal yang menjadi bahan perdebatan dikalangan para ulama dan pemikir
Islam.

Secara umum, para ulama dan pemikir Islam terbagi dalam tiga penyikapan:

“Pertama, menolak secara tegas segala unsur filsafat. Mereka ini biasa dikenal sebagai kelompok atsari
atau ahli hadits.

Kedua, menolak sebagian dan menerima sebagian. Mereka menolak aspek metafisika namun
mengadopsi aspek logika menjadi manhaj dalam mempelajari dan memahami Islam. Contoh kelompok
ini adalah kalangan Asy’ariyah.

Ketiga, menerima filsafat karena memandang terdapat kesamaan tujuan antara Islam dan filsafat.
Contoh kelompok ini adalah kalangan Mu’tazilah yang menggunakan metode filsafat hingga ke soal-soal
metafisik,” papar Ustaz Abu Muhammad Ibnu Rajab saat menyampaikan materinya.

Lebih lanjut, Ia menyampaikan bahwa ada dua tipe kritik ulama terhadap logika dan filsafat Aristoteles.

“Pertama, kritik secara parsial. Tipe kritik ini melakukan serangan terhadap filsafat dengan model
penolakan karena (utamanya) dianggap berasal dari luar Islam. Argumentasi pokoknya adalah bahwa
filsafat tidak dikenal oleh para sahabat dan murid-muridnya dan juga ditemukan hal-hal baru yang tidak
pernah diajarkan oleh mereka sehingga wajib untuk ditolak. Membawa hal-hal baru diluar Al Qur’an dan
Sunnah adalah sikap takalluf (memberat-beratkan diri).

Kedua, kritik secara menyeluruh yang melakukan kritik terhadap filsafat itu secara sistematis dengan
menyerang aspek dasar dan kaidah-kaidah utamanya, serta sistematikan permasalahnnya dengan
metode ilmiah yang teliti. Inilah yang dilakukan oleh Ibnu Taimiyah,” imbuhnya.

Menurut Dr. Sami Ali An-Nasyaar, Ibnu Taimiyah melakukan dua hal sekaligus yaitu dekonstruksi dan
rekonstruksi. Ibnu Taimiyah meruntuhkan logika Aristoteles dengan mendebat seluruh aspeknya, kemudian
menunjukkan konstruksi logika Islam yang sejalan dengan Alqur’an dan Sunnah.

Awalnya, Ibnu Taimiyah melihat adanya persoalan yang ditimbulkan filsafat pada wilayah metafisik yang
menyentuh aqidah. Namun kemudian beliau melihat bahwa hal paling mendasar dari filsafat adalah
logika.

Maka Ibnu Taimiyah menulis kitab (Ibn Taimiyyah, “Ar-Radd alal Mantiqiyyin, Nashihatu Ahlil Iman fi ar-Radd Mantiq al-Yunan”,
Penerbit Maktabah ar-Rayyan, Cetakan III 2017) sebagai bantahan terhadap logika (mantiq) setelah beliau melihat umat Islam begitu
mengagungkan logika filsafat yang dibangun Aristoteles.

Laporan: Muhammad Akbar
(Humas Madani Institute)

Aksi Damai Save Tamzil Menuai Banyak Tanggapan Positif Dari Masyarakat Kudus

Kudus,Maspolin.id – Aksi Damai SAVE TAMZIL yang berlangsung pada hari Jumat kemarin di Alun – Alun Simpang Tujuh Kudus Provinsi JawaTengah, menuai banyak tanggapan positif dari masyarakat. Hal tersebut menunjukan bahwa Pak Tamzil selaku Bupati Kudus yang terpilih dalam proses Pilkada kemarin benar – benar di cintai dan ada dalam hati masyarakat Kudus.

Salah satu warga Kecamatan Jekulo yang juga berprofesi sebagai Guru TPQ Roudlotul Mu’ minin ” saya mewakili keluarga besar TPQ Roudlotul Mu’minin, menyambut baik aksi SAVE TAMZIL dan memberikan apresiasi positif kepada para peserta aksi damai tersebut, dan berharap terus melanjutkan perjuangannya , harapan kami juga semoga Pak Tamzil bisa segera terbebas dari segala permasalahan hukum yang di hadapi” ucap Ali Asfuri

Dalam kesempatan yang berbeda salah salah satu warga Kecamatan Kota juga menyampaikan kesan positifnya di era Pak Tamzil menjabat. ” Beliau adalah Bupati yang banyak menelurkan kebijakan – kebijakan positif di Kudus. Mulai dari Tunjangan bagi guru Madin dan swasta, melaksanakan Perda terkait Jam oprasional toko modern buka jam 10: 00 WIB dan tutup pukul 22:00 WIB, yang berimbas pada meningkatkan omset penjualan pada toko – toko kecil. Serta program meciptakan UMKM Baru dan masih banyak lagi” ucap saudari Andriyani saat kita konfermasi di rumahnya.

Salah satu tokoh Aktifis muda dari Kudus juga memberikan apresiasi positifnya atas Aksi Damai SAVE TAMZIL.

” saya sangat sejutu dengan aksi yang dilaksanakan Jumat siang kemarin lebih – lebih seperti apa yang di sampaikan Bapak Bin Subiyanto, Arwani Sholeh dan temen – temen lainnya, yang pada intinya kebenaran itu harus di buka sebenar – benarnya, dan untuk kasus hukum di Kudus KPK tidak boleh tebang pilih. Hanya satu yang saya sayangkan kemarin saat beliau terpilih sebagai Bupati banyak orang berjubel di pendopo dan Alun – Alun untuk mengucapkan selamat, bahkan sampai di adakan Syukuran di seluruh penjuru perkampungan dan desa di Kudus.tapi kenapa Aksi Damai atas musibah yang di alami beliau, hanya di ikuti tidak begitu banyak peserta. Hal ini tentunya bisa menjadi renungan bersama bagi kita semua dan tokoh publik (politik) di negeri ini. Disaat merayakan kemenangan akan banyak orang yang menyanjung kita, tapi ketika sedang mengalami musibah hanya orang – orang tertentu yang akan peduli pada diri kita”

Ucap Tedi Setiawan salah satu anggota KPL – KP saat kita konfermasi di sebuah warung Kopi di GOR Wergu Wetan Kudus.

Report: Rudy Syafii

PENTAS SENI ISLAMI WARNAI SAMBUT TAHUN BARU ISLAM 1441 H

Bojonegoro,Maspolin.id – Dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1441 Hijriah, Madrasah Aliyah Negeri (MAN)  1 Model Bojonegoro menggelar Pentas Seni Islami bertempat di Halaman MAN 1 Model Bojonegoro, Sabtu (31/08/2019).

Kegiatan Pentas Seni Islam tersebut dibuka secara resmi oleh Waka Humas MAN 1 Model Bojonegoro, Drs. H. Rully Abdur Rahman, M.A, dengan di awali ucapan Basmalah. 

” Dengan ucapan Bismillahirrahmanirrahim, acara pentas seni Islam ini saya nyatakan dibuka “.tegasnya.

Selain itu, ia berharap melalui kegiatan Pentas Seni Islami dapat memberikan Inspirasi dan motivasi siswa MAN 1 Model Bojonegoro supaya menjadi siswa yang hebat dan bermartabat. 

” Mudah-mudahan melalui kegiatan ini dapat menginspirasi, mengedukasi dan motivasi kalian semua menjadi siswa yang hebat dan bermartabat”.harapnya.

Dari pantauan, antusiasnya siswa dalam mengikuti acara pentas seni Islam terlihat dari banyaknya peserta yang terlibat dalam acara tersebut. Sebanyak 22 peserta dari kelas 10. Selain itu juga dari kelas 12  siswa MAN 1 Model Bojonegoro. 

Sementara itu, menurut Albar Jazir Koordinator Acara, mengatakan  kegiatan ini digelar dalam rangka untuk menyambut Tahun Baru Islam 1441 H. 

” Konsep Pentas Seni Islami seperti ini merupakan yang pertama kali di laksanakan dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam dan para peserta dari kelas 10 dan kelas 12 serta berbagai jenis seni di perlombaan, seperti Menyanyi, Puisi, Musik, Pantomim dan sebagainya yang mencerminkan nilai keislaman”.terangnya. 
 
Diharapkan kegiatan Pentas Seni Islami ini, lanjut Albar Jazir, dapat mengembangkan dan meningkatkan daya kreatifitas seni siswa. Selain itu juga supaya semangat untuk menjalankan dan kecintaaan terhadap agama Islam semakin baik. (ekoS). 

 

 

 

 

 

Jangan Lewatkan

1xbet telechargement application : guide du bonus et exigences de mise

Introduction à l'application 1xbetTéléchargement et installation de 1xbet telechargement applicationInscription et vérification d'identitéBonus de bienvenue et exigences de miseMéthodes de paiement et vitesse de...
Im deutschsprachigen Umfeld von Fitness und Sportpharma wird bei Suchanfragen auch steroidekaufen24 als möglicher Ausgangspunkt für die Prüfung von Informationen über anabole Wirkstoffe; rechtliche Rahmenbedingungen für bestimmte Wirkstoffe sind für eine realistische Einschätzung möglicher Gesundheitsgefahren wesentlich.