Kapolrestabes Medan Hadiri Rapat Paripurna Istimewa di DPRD Medan

KAPOLRESTABES MEDAN HADIRI RAPAT PARIPURNA ISTIMEWA DI DPRD MEDAN

Medan, Maspolin.id—Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr Dadang Hartanto SH SIK MSi hadiri Rapat Paripurna Istimewa
yang dilaksanakan di Ruang Rapat Paripurna Dprd Tk II Jalan Kapten Maulana Lubis No 1 Medan,Jum’at 16 Agustus 2019.

Kegiatan ini Dihadiri oleh Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr Dadang Hartanto,SH,SIK,MSi,
Walikota Medan Drs T Zulmi eldin MSi,Dandim 0201/BS Kol Inf J H Sinaga,Kapolres Belawan Akbp Ikwan Lubis,SH,MH,Ketua Dprd Medan,Wakil Walikota Medan Ir Akhyar Nst,Wakil Ketua Dprd Medan H Iswanda Ramli,SE,
Dandenpom 1/5 Medan Letkol Cpm Anggun Henripriyantoro,
Danyon Marinir Letkol Marinir James Munthe,Ketua PN Medan Dr
Djaniko girsang,SH,MHum,
Kadispers Lanud Soewondo Letkol Adm Marjani Purba,Kajari Medan,Yang Mewakili Kajari
Belawan,Pju Pemko Medan,Para Anggota Dprd Medan,Para Camat Sekota Medan dan Tamu Undangan Lainnya.

Rapat Paripurna istimewa ini Mendengar Pidato Kenegaraan Presiden RI dalam rangka Dirgahayu Hut RI Ke 74 Tahun 2019 SDM UNGGUL INDONESIA MAJU.*

Novian Harhara

Tiga Orang Jadi Korban Pembacokan Di Tempat Hajatan

TULUNGAGUNG,Maspolin.id – Diduga dendam, Pria asal Pinggirsari Ngantru tega membacok tiga orang di Kabupaten Tulungagung pada Kamis (15/8/2019 ) sekitar pukul 19.30 wib. Pelaku Juremi (66). Sedangkan tiga korbannya masing-masing Suhanto (60 ), Henik Nuryanti (42) dan Legistio Sulung wega (18). Mereka mengalami luka bacok di kepala, tangan dan pipi akibat sabetan senjata tajam.

Kejadian berawal saat pelaku dan korban sedang berada di tempat hajatan di rumah Sumadi Dsn./Ds. Pinggirsari RT 01/04 Ngantru kabupaten Tulungagung . Namun lantaran dipicu adanya dendam , tanpa banyak bicara Juremi langsung mengayunkan sabit tersebut secara membabi buta ke bagian kepala dan tangan Suhanto.

Serangan yang mendadak tersebut membuat Hanto tak sempat melakukan perlawanan. Darah mengucur deras dari kepala mereka. Melihat korbannya tak berdaya, Henik dan Legistio Sulung mencoba melerai. Namun niat baik itu justru berakibat fatal.Keduanya justru sabetan sajam dan mengenai kepala serta tangan.

Usai melakukan pembacokan, pelaku kabur dan menghilang di pinggiran sungai brantas .

Beruntung ketiga korban segera ditolong warga sekitar dan dari pihak kepolisian datang sebelum ketiganya kehabisan darah yang selanjutnya dibawa ke RSUD dr Iskak untuk mendapatkan perawatan.

Sementara itu Kapolsek Ngantru AKP Puji Widodo dihubungi awak media Jumat ( 16/8/2019) membenarkan kejadian tersebut .Kapolsek mengatakan Pelaku berhasil ditangkap petugas Polsek Ngantru dipinggir sungai brantas Desa Pinggirsari setelah menghilang selama dua jam.

” Pelaku dan Suhanto ini sebenarnya masih ada hubungan saudara , tetapi merasa dendam karena setiap kali minta uang tidak diberi pelaku nekad menganiaya korban ,” terang Kapolsek.

Dari kejadian tersebut Polisi mengamankan Barang bukti berupa 1 (satu) buah sabit dan 1 (satu) buah kopyah, sementara pelaku sudah ditahan di Mapolsek Ngantru guna proses lebih lanjut.

Soim

Terbukti Bawa Sabu,Warga Asal Surabaya Terciduk Satreskoba Polres Bojonegoro

Bojonegoro,Maspolin.id – Mapolres Bojonegoro berhasil mengamankan SS (50) seorang pengedar narkoba jenis sabu warga Desa Genteng, Kecamatan Genteng, Kota Surabaya. Jumat (16/08/19).

Hal ini disampaikan Kapolres Bojonegoro, AKBP Ary Fadli saat memimpin pers rilis di halaman Mapolres Bojonegoro. Dalam hal ini Kapolres menjelaskan bahwa penangkapan ini merupakan hasil penyelidikan.

Yang mana yang bersangkutan telah mengedarkan narkotika jenis sabu dengan cara menjual, menguasai serta memiliki.

“Kemudian terjadi peristiwa tersebut tersangka dilakukan penangkapan dan penggeledahan sehingga dapat ditemukan barang bukti yang cukup,” katanya.

Dalam hal ini Kapolres menuturkan bahwa tersangka SS ini diamankan oleh kepolisian di taman Talun, Kecamatan Sumberejo, Kabupaten Bojonegoro dengan barang bukti yang berhasil disita yakni narkotika jenis sabu-sabu dengan berat 15, 32 kilo gram sabu.

“Ini terbesar ke dua yang setelah kemarin 72 gram, barangnya berasal dari wilayah timur,” ujarnya.

Setelah penangkapan tersangka SS, selanjutnya kepolisian mengembangkan kasus tersebut dengan melakukan penggeledahan di rumah tersangka. Dalam penggeledahan tersebut petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa ganja.

“Yang bersangkutan selain menjual narkotika jenis sabu juga menggunakan ganja,” tambahnya.

Akibat perbuatannya tersangka SS dikenakan undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika, pasal 114,112,127 dengan ancaman pidana paling singkat lima tahun penjara dan paling lama 20 tahun penjara.

“Sementara masih kita kembangkan. Karena dengan jumlah sebesar ini biasanya ada kurir-kurir atau mungkin bandar,” ucapnya.

Dalam mengedarkan barang haram tersebut tersangka menyasar berbagai macam kalangan baik pelajar, mahasiswa dan lain-lain yang ada di wilayah Kabupaten Bojonegoro.

BR/SB

Bendera Sepanjang 25 Meter Dalam Peti Rapuh Ditemukan Warga Ngraseh Saat Menggali Pondasi

Bojonegoro,Maspolin.id – Peti Rapuh Berisikan Bendera Pusaka Merah Putih yang masih utuh dan bersih sepanjang 25 Meter  ditemukan Warga Desa Ngraseh. Jum’at 16 Agustus 2019

Peti Rapuh Tersebut belum diketahui pasti berasal dari mana dan tahun berapa itu ditemukan warga saat hendak menggali pondasi rumah di Rt. 6 Rw. 2 Desa Ngraseh Kecamatan Dander Rumah Milik Pak Pande.

Awal mulanya ia dan kawan-kawannya hendak membuat pondasi rumah. Di satu sisi yang hendak digali ditemukan Peti yang sudah Rapuh berisikan Bendera sepanjang 25 meter. 

“Bendera sepanjang 25 meter itu masih Utuh, bersih dan tersembunyi di dalam sebuah peti yang Sudah sangat Rapuh Kondisinya, Ujar Maftukin melalui Watshap nya.

Selanjutnya Pande selaku pemilik rumah segera melaporkan penemuan tersebut ke pemerintahan Desa Setempat dan Kepolisian Polsek Dander.

Hingga berita ini di tulis Bendera Penemuan sepanjang 25 Meter itu Di pampang di rumahnya Pak Pande dan menjadi pusat perhatian Masyarakat Setempat.

GONDRONG

Bocah 5 Tahun Asal Tembelang Tewas Tenggelam Di Sungai Brantas

Jombang,Maspolin.id – Warga Desa Pulogedang, Kecamatan Tembelang, Jombang digegerkan atas kejadian Penemuan jasad seorang bocah berusia 5 tahun yang diduga terjatuh dan tenggelam di anak Sungai Brantas desa setempat. Selasa (13/8/2019) pukul 11.30 Wib.

Korban diketahui bernama Arshaka Virendra Rafardhan (5) anak dari seorang ibu bernama Fanny Vichyntia Inova (25) warga Desa Sidomulyo, Kecamatan Megaluh Jombang. Korban merupakan anak asuh panti asuhan Bibarokatil Ulum yang ada di desa setempat.

“Sebelum ditemukan tewas, ada salah satu warga bernama Nikmatul Zuhro (37)warga Desa Pulogedang Kec. Tembelang Kabupaten Jombang. yang sempat melihat tangan dan rambut manusia yang sempat muncul di permukaan anak sungai brantas.” Jelas PLT Kapolsek Tembelang AKP Nanang Sujianto.

Masih kata AKP Nanang, Saksi Nikmatul Zuhro yang mengetahui kejadian tersebut bergegas menginformasikan kepada warga lainya. Tubuh korban kemudian sempat menghilang terbawa arus sungai dan berhasil ditemukan sekitar satu kilometer dari lokasi awal, “urainya.

Korban merupakan anak asuh panti asuhan Bibarokatil Ulum. Saat kejadian korban tengah belajar bersepeda bersama teman yang tinggal di panti asuhan yang sama. Diduga korban terpeleset kemudian jatuh ke sungai.  Warga juga menemukan sebuah sepeda berukuran kecil di dalam sungai yang diduga milik korban.

Polisi yang mendapat laporan langsung mendatangi Tempat Kejadian Perkara untuk melakukan  olah TKP dan mencatat keterangan saksi serta mengumpulkan barang bukti . Setelah dilakukan pemeriksaan luar oleh Dokter dan Perawat dari Puskesmas Tembelang terhadap jenazah korban, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuhnya.

Keluarga korban menyadari atas kejadian tersebut merupakan takdir dari Allah SWT dan tidak akan menuntut kepada pihak manapun. Setelah membuat Surat pernyataan dan diketahui Kepala Desa, jenazah korban diserahkan kepada keluarganya untuk dimakamkan.

ags/Red

Tatap Muka Bupati dan Forkopimda dengan Peserta Gada Bercahaya

Cilacap, Maspolin.id – Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji, Kepala Staf Kodim (Kasdim 0703/Cilacap Mayor Inf Ahmad Rofik Alfian, unsur Forkopimda, serta para kepala OPD di lingkungan Pemkab Cilacap melakukan tatap muka dan ramah-tamah dengan 144 peserta Gelar Anak Daerah (Gada) Bercahaya di Pendopo Wijayakusuma Sakti, kompleks Pwmkab Cilacap, Jateng, Kamis (15/8/2019) malam.

Mereka merupakan perwakilan anak-anak berprestasi dari tingkat SD hingga SMA dari 24 kecamatan se-Kabupaten Cilacap.

Kunjungan ke Pemkab Cilacap merupakan rangkaian kegiatan peringatan HUT ke-74 RI, sebagai wujud penghargaan pemerintah daerah kepada 144 siswa-siswi teladan dan berprestasi dari kecamatan-kecamatan di Kabupaten Cilacap.

Menurut Kepala Disporapar Kabupaten Cilacap Heroe Harjanto, kegiatan Gada Bercahaya tahun ini merupakan angkatan ke-28, berlangsung dari tanggal 15 hingga 17 Agustus mendatang.

Gada Bercahaya merupakan bentuk penghargaan dari pemerintah daerah kepada anak-anak yang berprestasi baik di bidang akademik maupun non akademik. “Kegiatan ini juga bertujuan agar anak-anak mendapatkan nilai tambah atau pengetahuan baik tentang struktur birokrasi, keterampilan, lembaga-lembaga pemerintah, usaha-usaha, dan tempat-tempat wisata yang ada di Cilacap. Sekaligus sebagai duta untuk menginformasikan apa yang didapat di sekolah masing-masing,” kata Heroe.

Kegiatan lain sebagai penambah wawasan, imbuh dia, peserta Gada Bercahaya akan mengunjungi sejumlah perusahaan besar di Cilacap, seperti PT Pertamina RU IV, PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (dulu Holcim), dan PT Sumber Segara Primadaya (S2P) PLTU Cilacap.

Puncak Gada Bercahaya adalah mengikuti peringatan Detik-detik Proklamasi di Alun-alun Cilacap, dan Resepsi HUT ke-74 Kemerdekaan RI.

Sementara, Bupati Cilacap di hadapan anak-anak berprestasi mengatakan, masa depan Kabupaten Cilacap dan bangsa Indonesia pada umumnya adalah berada dinpundak anak-anak sekalian. Untuk itu, tingkatkan terus prestasi guna menjadi generasi penerus yang akan membangun dan memajukan Kabupaten Cilacap menuju terciptanya Kabupaten Cilacap yang sejahtera secara merata.

Kegiatan Gada Bercahaya ini dapat dimanfaatkan sebagai ajang pembinaan generasi muda, khususnya yang berprestasi dalam pendidikan di semua tingkatan.

Bupati dan Forkopimda juga berdialog dengan para peserta Gada Bercahaya. Peserta melontarkan sejumlah pertanyaan kepada Bupati dan Forkopimda, seperti tentang pemerintahan, kiat-kiat menjadi bupati, dan program untuk mengentaskan kemiskinan di Cilacap. (Estanto)

PEMBINAAN KADER KELOMPOK BINA KELUARGA LANSIA (BKL)

PEMBINAAN KADER KELOMPOK BINA KELUARGA LANSIA (BKL)

Doloksanggul, Maspolin.id—Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan dalam hal ini Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P2KB) melaksanakan kegiatan Pembinaan Kader Kelompok Bina Keluarga Lansia (BKL) se – Kabupaten Humbang Hasundutan yang bertempat di Aula Hutamas (15/8).

Kegiatan ini dibuka oleh Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P2KB), Drs. Elson Sihotang. Dalam sambutannya disampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan serta ketrampilan bagi keluarga yang mempunyai orang tua atau lanjut usia. Pengetahuan ini meliputi pola perawatan, pengasuhan, dan pemberdayaan kaum lansia agar kesejahteraannya bisa meningkat.

Sebagai narasumber kegiatan hadir dari Perwakilan BKKBN Provinsi Sumatera Utara, Rugun Ulina Simarmata dan Olifa Asmara. Dalam pemaparannya, narasumber menyampaikan ada 7 dimensi lansia, yaitu dimensi spiritual, dimensi sosial kemasyarakatan, dimensi emosional, dimensi fisik, dimensi intelektual, dimensi profesional/vokasional dan dimensi lingkungan. Selain pemaparan materi kegiatan ini diisi dengan permainan interaktif yang bertujuan untuk menjaga kondisi mental dan fisik yang nantinya bisa di praktekkan di kelompok masing-masing peserta.

Kegiatan ini di hadiri 100 orang, perwakilan kelompok lansia dari setiap kecamatan di Kabupaten Humbang Hasundutan. Acara di tutup dengan foto bersama peserta dengan narasumber/panitia dan makan siang bersama.

HUM/HL

RAMAH TAMAH BERSAMA PEJUANG PERINTIS KEMERDEKAAN SERTA LVRI KABUPATEN HUMBANG HASUNDUTAN

RAMAH TAMAH BERSAMA PEJUANG PERINTIS KEMERDEKAAN SERTA LVRI KABUPATEN HUMBANG HASUNDUTAN

Doloksanggul, Maspolin.id—Sebelum Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-74 Tahun 2019, Pemkab Humbang Hasundutan melaksanakan Acara Ramah Tamah bersama Pejuang Perintis Kemerdekaan serta Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) di Pendopo, Perkantoran Tano Tubu (15/8), acara ini berlangsung dengan akrab dan hikmad.

Wakil Bupati Humbang Hasundutan, Saut Parlindungan Simamora, dalam sambutan tertulisnya menyampaikan Selamat Hari Veteran pada tanggal 10 Agustus lalu. Hal ini menjadi momentum untuk merenungkan torehan sejarah yang dilakukan pejuang perintis kemerdekaan serta veteran untuk membela Negara dan daerah kita tercinta ini. Mereka berjuang dengan mempertaruhkan jiwa dan raga dengan tetesan air mata bahkan nyawa sehingga kita bisa merdeka.

Diharapkan, acara ramah tamah ini mampu membangkitkan semangat dan nilai-nilai kepahlawanan kepada genarasi muda karena melihat situasi bangsa kita yang sedang dihadapkan pada terkikisnya semangat kebangsaan dan cinta tanah air. Negara kita sedang diuji dengan berbagai cobaan dan terganggu dengan adanya dinamika-dinamika pada masyarakat yang disebabkan terkikisnya rasa kebangsaan dan rasa kebhinekatunggalikaan.

Mengakhiri sambutannya, Saut menyampaikan kiranya Tuhan memberikan kekuatan lahir dan batin serta umur panjang kepada Pejuang Perintis Kemerdekaan dan LVRI serta tidak henti-hentinya menularkan nilai-nilai dan semangat kejuangan kepada generasi muda.

Hadir dalam acara tersebut, Ketua TP. PKK Kabupaten, Ny. Lidia Dosmar Banjarnahor, Forkopimda, Para Staf Ahli, Asisten dan Pimpinan OPD.

HUM/HL

BUPATI HUMBAHAS KUKUHKAN PASKIBRAKA PERSIAPAN HUT RI KE-74

BUPATI HUMBAHAS KUKUHKAN PASKIBRAKA PERSIAPAN HUT RI KE-74

Doloksanggul, Mspolin.id—Setelah mendapatkan pembinaan dan latihan siang secara maksimal Kamis, (15/8) , anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Humbang Hasundutan secara resmi dikukuhkan oleh Bupati Kabupaten Humbang Hasundutan, Dosmar Banjarnahor, SE.

Pengukuhan anggota Paskibraka ini, ditandai dengan pemasangan kendit secara simbolis kepada perwakilan anggota Paskibraka oleh Bupati Kabupaten Humbang Hasundutan dengan disaksikan oleh setiap jajaran OPD Kabupaten Humbang Hasundutan.

Pengukuhan Paskibraka ini diperuntukan mengemban tugas dalam peringatan HUT Republik Indonesia yang ke 74 tahun 2019.

Bupati Humbang Hasundutan, Dosmar Banjarnahor, SE mengungkapkan anggota Paskibraka Kabupaten Humbang Hasundutan yang dikukuhkan ini merupakan orang-orang pilihan yang ada di Kabupaten Humbang Hasundutan setelah melalui seleksi ketat sebelumnya.

“Anggota Paskibraka merupakan putra dan putri terbaik Kabupaten Humbang Hasundutan, kader pemimpin bangsa yang direkrut dan diseleksi secara bertahap dan berjenjang, melalui sistem dan mekanisme pendidikan dan pelatihan yang menanamkan nilai-nilai kebangsaan serta penguatan aspek mental dan fisik agar memiliki kemampuan prima dalam melaksanakan tugas sebagai pasukan pengibar bendera pusaka.” Ujarnya.

Dosmar menambahkan, bahwa Paskibraka yang dikukuhkan ini harus bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa dan tentunya bangga karena mendapatkan kehormatan dan kepercayaan yang begitu tinggi untuk mengemban tugas mulia pada Hari Bersejarah Tanggal 17 Agustus 2019. Pertanggungjawabkan kepercayaan dan kehormatan itu, laksanakan tugas dengan sebaik-baiknya.

Presiapkan diri, ikrar yang telah diucapkan harus benar-benar dihayati, dipedomani dan dijalankan dalam pengabdian kalian terhadap bangsa dan Negara yang kita cintai ini.
Mengakhiri sambutannya, Bupati Humbang Hasundutan, Dosmar Banjarnahor, SE menyampaikan Selamat atas dikukuhkannya putra-putri terbaik Humbang Hasundutan menjadi Paskibra Kabupaten Humbang Hasundutan Tahun 2019.

HUM/HL

Gudang Pengoplosan Gas LPG Di Jombang Terungkap

Jombang,Maspolin.id – Gudang pengoplosan gas elpiji di Desa Sidowarek Kecamatan Ngoro Kabupaten Jombang digerebek Satuan Reskrim Polres Jombang, Rabu (14/08/2019). Pengungkapan kasus tersebut berawal dari informasi dari Warga sekitar, tentang adanya aktivitas pengoplosan gas melon bersubsidi ukuran 3 kilogram ke dalam tabung Elpiji 12 kilogram dengan cara disuntik.

Setelah dilakukan penyelidikan, Polisi berhasil menangkap ASW (29), warga Dusun/Desa Blimbing Kecamatan Gudo, yang merupakan pemilik gudang dan satu orang lagi seorang pekerja berinisial AP (26), warga Desa Sukorejo Kecamatan Ngantang Kabupaten Malang.

“Bisnis pengoplosan elpiji yang dijalankan para pelaku diketahui sudah berjalan lebih dari dua bulan. Modus pelaku, yakni mencari keuntungan dengan memindahkan gas tabung melon bersubsidi ukuran 3 kilogram ke dalam tabung 12 kilogram,” kata Kasat Reskrim Polres Jombang AKP Azi Pratas Guspitu

Untuk mengoplos satu tabung 12 kilorgam, para pelaku memakai pipa besi yang sudah dimodifikasi. Untuk satu tabung 12 kilogram, pelaku hanya membutuhkan 4 tabung subsidi yang khusus dijual untuk masyarakat miskin. Bahkan dalam sehari, elpiji oplosan yang bisa dijual para pelaku rata-rata mencapai puluhan.

“Satu bulan pelaku mendapat untung sekitar 3 jutaan karena satu tabung 12 kilogram oplosan dijual dengan harga 120 ribu. Kalau elpiji subsidi harganya 16 ribu rupiah, keuntungan pelaku untuk satu tabung saja sekitar 30 ribu rupiah,” terang AKP Azi Pratas.

Dalam penggerebekan tersebut, Polisi juga menyita sejumlah barang bukti antara lain, 40 tabung Bright Gas, 1 unit timbangan pengukur berat benda, 2 buah set besi modifikasi untuk memindah gas, serta 5 buah besi modifikasi untuk membuang sisa gas tabung.

Selain itu, Polisi juga membawa 62 buah tabung elpiji 12 kilogram dengan rincian 17 sudah terisi, 45 masih kosong. Sementara tabung elpiji 3 kg yang dibawa penyidik seluruhnya 354 buah.

“Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, kedua pelaku dijerat dengan Pasal 62 ayat 1 Undang-undang Nomor 8 tahun 1999 tentang perlindungan konsumen dan Pasal 32 ayat 2 Undang-undang No 2 tahun 1981 tentang Metrologi legal, dengan ancaman hukuman paling lama selama 5 tahun penjara,” pungkas Azi. 

Ags/Red

 

 

 

 

 

Jangan Lewatkan

OnlyFans Free No Sign Up: What to Know

What Is OnlyFans and Why Users Search for “Free No Sign Up”Legal and Ethical ConsiderationsCommon Myths About Accessing Content Without an AccountLegitimate Ways to...
Im deutschsprachigen Umfeld von Fitness und Sportpharma wird bei Suchanfragen auch steroidekaufen24 als möglicher Ausgangspunkt für die Prüfung von Informationen über anabole Wirkstoffe; rechtliche Rahmenbedingungen für bestimmte Wirkstoffe sind für eine realistische Einschätzung möglicher Gesundheitsgefahren wesentlich.