Kerap Bertransaksi Narkoba, Dua Lelaki Asal Sunur Terciduk….

Padan Pariaman, Maspolin.id – Diduga sebagai pelaku penyalahgunaan narkotika jenis sabu, dua orang pria ditangkap Tim Reskrim Narkoba Polres Padang Pariaman pada Selasa (6/8/2019) sekitar pukul 10.30. Wib.

Adapun TKP, di Jorong Teluk Nibung Nagari Sunur Barat Kecamatan Nan Sabaris Kabupaten Padang Pariaman dan di Jorong Olo Sunur Nagari Sunur Tengah, Kecamatan Nan Sabaris.

Identitas tersangka, SE alias Asep (30) Jorong Teluk Nibung Nagari Sunur Barat dan RM (21) Jorong Olo Sunur Nagari Sunur Tengah.

Adapun Barang Bukti (BB) 1 paket menengah diduga narkotika jenis sabu yang dibungkus plastik klip warna bening, 16 paket kecil diduga narkotika jenis sabu yang dibungkus dengan plastik warna bening didalam plastik klip warna bening, 1 buah timbangan digital warna silver, 7 buah plastik klip warna bening, 10 buah plastik kecil warna bening yang dibungkus dengan plastik klip warna bening.

Selanjutnya, 1 buah pipet warna bening yang sudah di runcingkan, 1 buah kaca pirex yang berisikan jarum yang di tutupi oleh kompeng warna merah, 2 unit handphone merk xiomi warna ping putih dan samsung lipat warna hitam, 1 buah korak rokok merk umile dan 1 buah plastik warna bening.

Kronologi kejadian, Kapolres Padang Pariaman AKBP Rizki Nugroho yang diwakili Kasat Res Narkoba Polres Padang Pariaman IPTU Edi Harto, SH berdasarkan informasi dari masyarakat diketahui SEP pangilan Asep sering melakukan transaksi narkoba di Jorong Teluk Nibung Nagari Sunur Barat

Kemudian, pada (6/8/ 2019) sekitar pukul 09.00 Wib, Tim Opsnal Kilat satresnarkoba polres padang Pariaman melakukan penyelidikan di rumah tersangka SEP di Jorong Teluk Nibung Nagari Sunur B

Tepat pukul 10.30 Wib, tim opsnal Kilat Sat Narkoba Polres Padang Pariaman langsung mengamankan tersangka SEP di depan rumahnya.

Kemudian dilakukan penggeledahan terhadap SEP ditemukan 1 paket menengah diduga narkotika jenis sabu di dalam kantong celana depan sebelah kanan SEP dan handphone merk Samsung warna hitam.

Kemudian dilakukan introgasi terhadap SEP, narkotika jenis sabu miliknya masih ada di tangan RM di Jorong Olo, Nagari Sunur Tengah.

Tepat pukul 11.30 Wib, Tim Opsnal Kilat Satres Narkoba Polres Padang Pariaman mengamankan RM di rumahnya.

Setelah dilakukan interogasi terhadap RM dengan BB jenis Sabu tersebut disimpan di belakang rumahnya.

Tim Opsnal Kilat Sat Resnarkoba langsung mengambil BB tersebut di belakang rumahnya, disaksikan oleh Wali Nagari dan Wali Jorong setempat.

Saat itu ditemukan satu buah kotak rokok merk umile yang dibungkus dengan plastik warna bening. Dalam kotak rokok tersebut terdapat 16 paket kecil diduga narkotika jenis sabu dibungkus dengan plastik warna bening didalam plastik klip warna bening dan 1 buah kaca pirex yang berisikan jarum yang di tutupi kompeng warna merah.

“Kemudian ke 2 Tersangka sep dan RM beserta BB diamankan dan dibawa ke Polres Padang Pariaman guna proses penanganan perkaranya lebih lanjut,” tutup AKBP Rizki Nugroho.

(Zaidina/Kp)

Tersangka Kasus Sabu Seberat 8 Kg Diserahkan Ke Kejari Semarang

Semarang,Maspolin.id – Polrestabes Semarang, Jawa Tengah, melimpahkan kasus jaringan bisnis narkotika jenis sabu-sabu seberat delapan kilogram (kg) ke Kejaksaan Negeri Semarang, setelah penyidikan perkara itu dinyatakan lengkap.

Kepala Satuan Reserse Narkotika Polrestabes Semarang AKBP Bambang Yugo di Semarang, Selasa, mengatakan, penyidikan perkara atas nama Rudy Rahman, warga Banjarmasin, Kalimantan Selatan itu sudah selesai.

“Sudah lengkap, termasuk petunjuk dari jaksa yang harus dilengkapi,” katanya. Selain tersangka, polisi juga melimpahkan berkas penyidikan dan barang bukti.

Kepala Subseksi Penuntutan Seksi Pidana Umum Kejaksaan Negeri Semarang Ardhika Wisnu mengatakan, tersangka dan barang buktinya telah dilimpahkan oleh penyidik kepolisian.

Barang bukti yang akan digunakan dalam persidangan, kata dia, seberat 700 gram setelah sisanya dimusnahkan. Selanjutnya, menurut dia, kejaksaan akan menyiapkan rencana tuntutan sebelum akhirnya dilimpahkan ke pengadilan.

Sebelumnya diberitakan, Polrestabes Semarang membongkar bisnis narkotika di Ibu Kota Jawa Tengah dengan barang bukti delapan kg sabu-sabu pada April 2019 dan menangkap tersangka Rudy saat menginap di sebuah apartemen di Semarang.

Edy Supriyadi

Sekdes Sikampuh Resmi Dilantik

Cilacap, Maspolin.id – Sekretaris Desa (Sekdes) Sikampuh Futikhati Fauziah SPd, resmi dilantik dan diambil sumpah di balai desa setempat, Rabu (7/8/2019).

Hadir dalam kegiatan tersebut, Camat Kroya Muhammad Najib, Danramil 03/Kroya Kapten Inf Tugirun, unsur Forkopimcam Kroya, Kepala Desa Sikampuh Misno, Ketua BPD Sikampuh Fathudin, perangkat Desa Sikampuh, tokoh masyarakat, serta ketua RT dan RW se-Desa Sikampuh.

Camat Kroya Muhammad Najib mengucapkan selamat kepada Futikhati Fauziah sebagai Sekretaris Desa Sikampuh. Dengan adanya pelantikan ini, dia berharap roda pemerintahan desa berjalan baik dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Saya mengimbau untuk segera menyesuaikan diri dan bekerja secara profesional, fokus dalam melaksanakan tugas sehari-hari sesuai dengan fungsinya, dan mampu mengoptimalkan potensi desa yang ada di Desa Sikampuh untuk kemakmuran masyarakat desa,” tegas Najib.

Sementara, Danramil 03/Kroya Kapten Inf Tugirun juga mengucapkan selamat atas dilantiknya sekretaris desa ini, sehingga melengkapi tugas-tugas Kepala Desa Sikampuh, Misno. (Estanto)

Kapolrestabes Medan Sholat Subuh Berjamaah di Masjid Al-Mahmudiyah Medan

KAPOLRESTABES MEDAN SHOLAT SUBUH BERJAMAAH DIMASJID Al MAHMUDIYAH MEDAN

Medan, Maspolin.id—Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr Dadang Hartanto,SH,SIK,MSi melaksanakan sholat subuh berjamaah di Masjid Al Mahmudiyah Jalan Brigjend Zein Hamid No 1 Titi Kuning Medan,
Kamis 8 agustus 2019.

Kegiatan Sholat Subuh ini Dihadiri oleh Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr Dadang Hartanto,SH,SIK,MSi,Ketua Bkm Al Mahmudiyah Ali Sofyan,
Tokoh agama,tokoh masyarakat,Personel Polsek Deli tua serta jamaah yang melaksanakan sholat Subuh.

Kegiatan ini Diawali temu ramah dengan pengurus Bkm Mahmudiyah,Sholat Subuh berjamaah,Arahan Kapolrestabes Medan dan Foto Bersama.

Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr Dadang Hartanto,SH,SIK,MSi mengatakan Kegiatan Sholat Subuh ini Rutin Dilaksanakan Setiap Hari.
ini merupakan salah satu Program
memakmurkan masjid yaitu menyapa subuh,magrib mengaji dan jum’at barokah.

Sholat subuh berjamaah ini bagi kepolisian bertujuan ingin membangun personel yang memiliki keimanan dan ketaqwaan serta keikhlasan sehingga dalam pelaksanaan tugas dapat terkontrol dengan baik.

Dalam Sholat Subuh ini dari sisi eksternal ingin membangun silaturahim yang bertujuan Habluminnanas bersilaturahim sesama muslim dan ingin berinteraksi minimal mengetahui wajah – wajah baru,wajah yang bahagia yang insyaallah kita bisa diberikan kenikmatan untuk menyempatkan waktu yang hadir disini dan saling bersalaman dan saling tegur sapa.Saya yakin doa inilah yang masih menjaga kita,menjaga masyarakat dan menjaga negara ini tetap berdiri dengan aman dan damai.

Secara umum wilayah kita Kondusif.ini berkat doa kita semua dan ikhtiar.ini tidak terjadi begitu saja.ini kita lakukan semua dengan doa dan ikhtiar maka Kekuatan terbesar untuk menjadikan wilayah kita kondusif seperti saat ini yaitu bagaimana masyarakat tidak menjadi pelaku kejahatan dan tidak menjadi korban kejahatan dan menjadi polisi bagi dirinya sendiri.Kita rasakan saat ini wilayah kita kondusif.yang perlu di waspadai yaitu narkoba dan Isu Sara.ini harus sama – sama kita atasi.

Ada beberapa hal yang perlu dilakukan yaitu

1.Mari kita pegang amanah dan amanah ini akan dipertanggung jawabkan kepada Allah Swt. Kuncinya jadilah manusia yang sebaik – baiknya dan bermanfaat bagi lingkungannya serta menjadikan Rahmatan lil alamin.mari ajak orang lain untuk berbuat baik dan harus bermanfaat serta ajak keluarga kita,saudara kita untuk berbuat baik karena amal ibadahnya sangat besar dan berupaya hasil akhir kehidupan dengan harapan Khusnul khotimah.

2.Selalu belajar yaitu banyak membaca dan membaca situasi.umat muslim dituntut untuk selalu pintar dan cerdas sehingga tidak terombang ambing dan dijadikan alat. Dengan pintar dan cerdas akan menjadikan kita manusia yang seutuhnya dan bisa memberikan manfaatnya.

3.Selalu ingat kepada Allah Swt.kita yakin dan selalu berdoa,insyaallah memberikan kita yang terbaik.

Ketua Bkm Al Mahmudiyah Ali Sofyan Mengucapkan Terima Kasih Sekali atas Kedatangan Bapak Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr Dadang Hartanto,SH,SIK,MSi dan Rombongan yang telah hadir dalam Sholat Subuh berjamaah dimasjid Al Mahmudiyah ini dan kami bangga sekali kepada Bapak kapolrestabes Medan yang memberikan Pencerahan Kepada Kami.

Semoga Kami mendapatkan hidayah dari allah Swt untuk Berdakwa dan memberikan Semangat kepada Kami.kami rasakan dengan Kehadiran Bapak Kapolrestabes Medan dan Rombongan merasa adanya kedekatan kepada kepolisian.Semoga Pertemuan ini menjadikan Amal ibadah bagi kita semua.

Novian Harhara

Polres Temanggung Beri Penyuluhan Bahaya Narkoba Kepada Pelajar SMP

Temanggung,Maspolin.id – Satuan Pembinaan Masyarakat (Sat Binmas) Polres Temanggung memberikan penyuluhan sebagai salah satu langkah antisipasi penyalahgunaan narkoba dan kenakalan remaja di Sekolah Menengah Pertama Muhamadiyah Kaloran Kabupaten Temanggung, Rabu (07/08/2019).

Kapolres Temanggung Polda Jateng AKBP Wiyono Eko Prasetyo melalui Kasat Binmas AKP Abu Dardak mengatakan, seiring beredarnya narkoba dan obat – obatan berbahaya membuat masyarakat mulai resah, apalagi yang menggunakan narkoba dan obat – obatan tersebut anak – anak atau remaja dibawah umur terutama di kalangan pelajar.

“Beredarnya narkoba tersebut maka kita sigap mengantisipasi hal tersebut dengan melakukan pembinaan dan penyuluhan di SMP Muhamadiyah Kaloran Kabupaten Temanggung dengan umlah peserta 85 siswa”, terangnya.

Ia juga mengatakan bahwa Sat Binmas Polres Temanggung akan rutin melaksanakan kegiatan penyuluhan dan pembinaan ini dengan harapan remaja dikalangan pelajar lebih mengerti dan kembali mengingat dampak buruk dari penyalahgunaan narkoba serta kenakalan remaja.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMP Muhamadiyah Kaloran Bapak Zaenal Arifin mengapresiasi dan sangat mendukung dengan adanya penyuluhan dari Sat Binmas Polres Temanggung, karena dengan adanya kegiatan seperti ini dapat menambah wawasan tentang bahaya penyalahgunaan narkoba serta kenalakan remaja.

“Kami sangat mendukung kegiatan Polri tentang blusukan ke sekolah, karena dapat memantau kegiatan secara langsung di lingkungan pelajar dan kami berharap kegiatan ini bisa rutin dilaksanakan minimal sebulan dua kali”, pintanya.

Admin/Hum

Anggota Satrenarkoba Polres Rembang Dites Narkoba, Hasilnya….

Rembang,Maspolin.id – Ada pemandangan berbeda di Waroeng Pinggier Kalie Jalan Panglima Sudirman No.151 Rembang, Selasa (06/8) kemarin. Puluhan polisi khususnya Sat Narkoba dites urin. Tes itu digelar secara mendadak.

Secara bergantian anggota ke kamar kecil sambil membawa gelas plastik ukuran kecil. Mereka diminta mengumpulkan urine untuk tes konsumsi narkoba. Pelaksanaan tes urine tersebut dilaksanakan oleh Sie Profesi dan Pengamanan (Propam) bekerja sama dengan bagian Dokkes.

Kapolres Rembang AKBP Pungky Bhuana Santoso melalui Kasi Propam Iptu Suroso menegaskan, tes urine dilakukan untuk polisi yang bertugas di Sat Resnarkoba. Tujuannya, untuk memastikan bahwa anggota Sat Resnarkoba bersih dari pengaruh narkoba.

”Test itu diadakan bukan untuk menjebak atau mempermalukan anggota. Tapi untuk menunjukan bahwa anggota Polri khususnya Sat Resnarkoba, punya integritas yang tinggi, hingga tidak ikut terjebak dalam lingkaran setan,” tambahnya.

Lebih lanjut dikatakan, tes urine ini dilakukan sebagai wujud tanggung jawab sebagai penegak hukum dan menunjukkan keseriusan polisi dalam memerangi peredaran narkoba. Dengan bersihnya anggota maka pemberantasan narkoba benar-benar bisa berjalan di wilayah hukum Polres Rembang. Oleh sebab itu, sebelum menangkap para pelaku narkoba, petugas terlebih dahulu harus menjalani tes urine.

”Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh Tim Dokkes Polres Rembang, tak ada temuan adanya anggota yang terindikasi memakai narkoba. Kalau memang hasil tes ada yang terbukti menggunakan narkoba maka akan diambil tindakan tegas, termasuk pemecatan,” tandasnya.

Admin/Hum

Terlibat Transaksi Online Narkoba, Dua Remaja Diamankan Polres Sragen

Sragen,Maspolin.id – Polres Sragen Polda Jawa Tengah membongkar sindikat penjualan narkoba secara online, Rabu (07/08/2019). Petugas juga berhasil menangkap dua tersangka yang masih remaja, diantaranya berinisial DM (22), warga Desa Blangu, Gesi, Sragen dan BYM (19), warga Desa Gesi Kecamatan Gesi, Sragen.

Selain itu, dalam penangkapan yang di lakukan di depan agen pengiriman barang J & T , jalan raya sukowati pilangsari Sragen, petugas juga menyita rajangan tembakau gorila seberat 12,3 gram, sebagai barang bukti.

Penangkapan mereka berdua berawal, saat anggota Sat narkoba melakukan control delivery terhadap agen pengiriman barang di Pilangsari , Ngrampal Sragen.

Saat itu, diketahui kedua tersangka yang tengah dicurigai mengambil paketan. Namun belum sempat pergi, keduanya di sergap petugas.

Mereka diminta membuka paketan yang diterima. Karena diketahui tembakau Gorila sejenis ganja, para tersangka langsung diamankan dan barang bukti disita.

Kapolres Sragen AKBP Yimmy Kurniawan melalui Kasubag Humas AKP Agus Jumadi mengatakan barang jenis narkoba itu diperoleh tersangka melalui media online seharga Rp 910 ribu. Barang itu dibeli dengan patungan berdua. Tersangka DM sebesar Rp 510 ribu dan tersangka BYM sebesar Rp 400 ribu.

“Rencana tembakau gorrila tersebut akan dipergunakan sendiri oleh kedua tersangka. Mereka telah melakukan transaksi pembelian sebanyak dua kali,”papar AKP Agus Jumadi.

Dijelaskan AKP Agus Jumadi, para tersangka melanggar Primer pasal 114 ayat (1) Jo Pasal 132 ayat (1) jo Pasal 111 UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

Admin/Hum

Sebanyak 43 ASN di Lingkup Pemkab Bojonegoro Purna Tugas

Bojonegoro,Maspolin.id – Wakil Bupati Bojonegoro melepas 43 purna tugas pegawai TMT 1 Agustus 2019 di ruang Angling Darma, Pemkab Bojonegoro pada Rabu (07/08).

Hadir dalam acara pelepasan sekaligus penyerahan SK CPNS, yaitu Muhammad Rizal selaku Kabid Umum dan SDM yang mewakili Cabang Utama PT. Taspen Surabaya, Djoko Lukito selaku Plt. Kepala BKPP Bojonegoro, serta perwakilan OPD.

Penyerahan SK Pensiun PNS ini adalah bentuk apresiasi dari pemerintah dalam meningkatkan pelayanan dan penghormatan kepada para PNS yang telah purna, yang telah selesai mengabdikan diri kepada Pemerintah.

Muhammad Rizal mengatakan PT. Taspen akan melayani serta memberikan pelayanan prima kepada para purna tugas pegawai.

“KamI berusaha semaksimalnya untuk memberikan pelayanan serta kesejahteraan agar anda sekalian dapat menikmati masa pensiun dengan tenang.”, Jelasnya

Wakil Bupati, berpesan kepada ASN purna tugas pegawai untuk tetap melakukan tugas kemasyarakatan dilingkungan.

“Kami berharap anda sekalian tetap berpartisipasi aktif mendukung program pembangunan di Bojonegoro. Pensiun hanya sebagai batas kerja, bukan akhir dari produktivitas kita.”, Tutur wabup

Senada juga disampaikan oleh Sunhadi sebagai perwakilan purna tugas yang memberikan kesan dan pesan, Kami menghaturkan terima kasih kepada Pemda Bojonegoro karena telah menerima pengabdian kami.

“Semoga kedepan kita dapat memanfaatkan waktu dengan lebih baik lagi.”, Ungkapnya.

Ags/Hum

#SENGON

(catatan Dahlan Iskan)

Sepele sekali. Kelihatannya. Hanya gara-gara satu pohon sengon. Listrik seluruh Jakarta padam. Juga Jabar. Dan sebagian Jateng. Minggu-Senin lalu.

Pohon sengonnya ada di Desa Malon. Nun jauh di Gunung Pati, 28 km selatan Semarang. Mati listriknya sampai Jakarta.

Maka pohon sengon itu perlu diabadikan. Fotonya. Untuk dipasang di seluruh kantor PLN. Sebagai monumen. Yang harus diajarkan turun-temurun. Dari satu generasi ke generasi berikutnya.

Betapa mahalnya pohon sengon itu. Sampai membuat berjuta-juta orang menderita. Pun kereta bawah tanah. Yang masih baru. Ikut lumpuh. Penumpangnya harus dievakuasi. Presiden Jokowi sampai marah karenanya.

Bahkan PLN sendiri sampai harus mengeluarkan ganti rugi kepada konsumen. Nilainya sampai Rp 1 triliun.

Satu pohon sengon. Di sebuah desa. Mampu menggegerkan mayapada.

Pohon sengon itu tidak salah. Tumbuhnya di dalam pagar penduduk. Tapi menjulang sangat tinggi.

Tinggi tiang SUTET itu 40 meter. Tapi bentangannya menggelayut. Tinggi 18 meter. Tinggi sengon itu sekitar 15 meter. Sudah mencapai medan magnet SUTET.

Tapi sengon itu juga berhak bertanya:

– Mengapa dibiarkan tumbuh tinggi di situ?

– Mengapa tidak ada yang tahu?

– Apakah tidak ada lagi anggaran untuk patroli pohon?

– Mengapa ada kebijakan anggaran ini –bahwa biaya operasi dan pemeliharaan harus di bawah anggaran SDM?

– Mengapa SUTET itu begitu rapuh? Hanya kesenggol satu pohon sudah pingsan?

Itulah. Mengapa tidak boleh ada pohon dekat SUTET (Saluran Utama Tegangan Ekstra Tinggi). Jangankan sampai nyenggol. Memasuki medan magnetnya pun sudah mengganggu. Bisa korsleting. Yang mengakibatkan arus listrik terhenti.

Mengapa yang korsleting di selatan Semarang, padamnya di Jakarta dan Jabar?

Orang Jakarta itu makan listriknya paling besar. Apalagi ditambah daerah industri sekitarnya: Tangerang, Bogor, Bekasi, Karawang.

Padahal pembangkit listrik terbesarnya ada di Jatim. Di Paiton.

Maka harus ada pengiriman listrik dalam jumlah besar. Dari Jatim ke Jakarta. Sekitar 3000 MW. Tepatnya saya sudah lupa.

Listrik sebesar itu hanya bisa dikirim lewat SUTET –yang tegangannya 500 kVA. Ibarat kirim air, selangnya harus sangat besar.

Kian tinggi tegangannya kian luas medan magnetnya. Karena itu harus ada sempadan yang lebar. Di sepanjang jalur SUTET tidak boleh ada tanaman tinggi. Dalam istilah listrik sempadan itu disebut ROW –Right of Way.

Dulu selalu ada patroli. Yang mengawasi ROW itu –apakah mulai ada gejala pohon yang mengganggu. Tidak harus tiap hari. Pohon tidak bisa mendadak tinggi.

Pertanyaannya: apakah anggaran patroli masih ada? Atau manajemen patrolinya yang lemah? Atau patroli sudah dilakukan, laporan sudah dibuat, tapi tidak ada anggaran penebangan pohon?

Sesederhana itu.

Tapi ada juga unsur nasib.

Jawa itu sebenarnya sudah aman. Biar pun sebagian besar pembangkitnya ada di Jatim. Di Jawa sudah punya dua jalur SUTET. Jalur Utara (yang lewat Ungaran, Semarang itu) dan jalur tengah. Membentang dari ujung timur ke ujung barat Jawa.

Kalau pun ada gangguan di jalur utara seperti itu sebenarnya tidak ada masalah. Arus listriknya bisa otomatis pindah ke SUTET jalur tengah.

Pohon sengon itu bukan satu-satunya tersangka.

Memang nasib PLN lagi apes. Terutama Plt Dirutnya. Masih baru. Belum 24 jam.

Hari Minggu itu ada perbaikan SUTET jalur tengah. Di timur Tasikmalaya. SUTET-nya dimatikan. Dengan pertimbangan sangat rasional: pada hari Minggu beban listrik di sekitar Jakarta turun drastis. Cukup dilayani jalur utara.

Sayang, kok sengon itu begitu jahatnya –bergoyang di hari Minggu itu.

SUTET Utara kena sengon. SUTET tengah lagi diperbaiki.

Akibat hilangnya pasokan dari dua SUTET tadi beban listrik kacau sekali.

Pembangkit-pembangkit listrik di wilayah barat mati satu-persatu.

Terjadilah bencana itu.

Kenapa begitu lama? Ini sudah menyangkut manajemen recovery. Hanya PLN yang tahu.

Ada pertanyaan kecil: ke mana pasukan ‘Kopassus’-nya P2B? Yang dibentuk dulu itu? Yang bisa memelihara SUTET tanpa harus mematikan sistem itu?

Dibubarkan? Tidak diteruskan? Tidak cukup? Tidak dikembangkan? Tidak ada anggaran?

Saya masih ingat. Peresmian pasukan itu dilakukan besar-besaran. Di Monas. Dengan demo cara-cara memelihara SUTET. Tanpa mematikannya.

Memang sangat berisiko. Peralatannya khusus. Bajunya khusus. Kepandaiannya khusus. Karena itu kita juluki ‘Kopassus’-nya PLN.

Di PLN juga ada satu departemen khusus: namanya P2B. Itulah yang mengatur seluruh sistem listrik di Jawa. Isinya orang-orang istimewa. Ahli-ahli listrik.

Saya menyebutnya ‘otak’-nya listrik. Lembaga itulah yang mengatur seluruh sistem di Jawa. Kadang saya dikritik. Terlalu mengistimewakan P2B. Saya tidak peduli. Saya sudah biasa mengistimewakan redaksi. Dalam seluruh organisasi surat kabar.

SUTET di bawah P2B itu. Tapi P2B di bawah siapa?

Organisasi PLN sekarang sudah beda. Di Jawa ada tiga direksi. Direktur Jatim/Bali, Direktur Jateng/DIY dan direktur Jabar/DKI.

P2B bisa punya posisi yang tidak jelas –di bawah koordinasi direktur yang mana. Mungkin sudah diatur. Orang luar seperti saya tidak bisa melihat.

P2B itu perlu terus berkoordinasi. Tiap tiga bulan mereka harus rapat. Untuk evaluasi perkembangan sistem di Jawa.

Adakah rapat itu masih ada? Atau sudah ditiadakan? Rapat-rapat P2B tidak boleh dianggap rapat biasa –yang bisa dihapus demi penghematan.

Demi laba.

Memang ironi: listrik itu baru diingat justru di saat ia mati.(Dahlan Iskan)

link aslinya https://www.disway.id/r/538/sengon-1-triliun

Lomba Dokter Kecil Award Berlangsung Seru, Siswi SDN 014 Koto Bangun Jadi Juara

Kampar, Riau,Maspolin.id – Perlombaan Dokter Kecil Award yang ditaja oleh Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Kampar dalam rangka memperingati Hari Bakti Dokter Indonesia (HDBI) ke 111 tahun, di aula kantor Bupati Kampar, Rabu (7/8/19) berlangsung seru.

Setelah berhasil menyisihkan 25 peserta lomba, akhirnya Siswi SDN 014 Koto Bangun ALMIRA SALWA KHAIRANI berhasil menjadi juara lomba Dokter Kecil tingkat kabupaten Kampar.

Lomba Dokter Kecil Award yang memperebutkan Piala Bergilir Bupati Kampar ini merupakan program unggulan IDI cabang Kabupaten Kampar yang akan dilaksanakan secara rutin pada setiap tahunnya.

Ketua IDI Cabang Kampar, dr. Nur Aisyah, M.Kes mengatakan, Dokter kecil adalah peserta didik yang dipilih guru guna ikut melaksanakan sebagian usaha pelayanan kesehatan terhadap diri sendiri, keluarga, teman sesama murid pada khususnya, dan sekolah pada umumnya.

Dijelaskan dr. Nur Aisyah, ada beberapa kriteria untuk menjadi pemenang dalam lomba ini, yaitu peserta harus memenuhi persyaratan sebagai dokter kecil dan harus mengikuti serangkaian tes seperti ujian tulis dan mengarang tentang tema-tema kesehatan yang sudah ditentukan, wawancara tentang program dokter kecil dan Usaha Kesehatan Sekolah (UKS), psikologi dan sikap serta wawasan kesehatan. Seluruh peserta juga melakukan penyuluhan dengan tema kesehatan dihadapan juri dan seluruh hadirin yang memenuhi ruangan aula Kantor Bupati Kampar.

“Seluruh peserta adalah pemenang lomba, karena telah menampilkan kelebihannya masing, hanya saja ada yang sedikit lebih baik dan siap sehingga akhirnya ananda Almira Salwa Khairani yang jadi pemenang,” terang dr. Nur Aisyah.

Sementara itu, Sekretaris IDI Cabang Kampar, dr. Firdaus P Sabri menuturkan, persyaratan menjadi dokter kecil adalah telah menduduki kelas 4 Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah, sudah 6 bulan mendapat pelatihan dan menjadi dokter kecil di sekolahnya, berprestasi, berbadan sehat, memiliki watak pemimpin dan bertanggung jawab, berpenampilan bersih dan berperilaku sehat serta berbudi pekerti baik dan suka menolong.

“Juara dokter kecil ini akan kembali dibina oleh Puskesmas bersama IDI Cabang Kampar untuk mengikuti lomba yang sama di tingkat Provinsi Riau, semoga juara dokter kecil kita bisa menjadi duta kesehatan dilingkungannya dan terus berprestasi sehingga bisa juga menjadi juara ditingkat Provinsi,” tutup Firdaus.

Penulis : Canggih

 

 

 

 

 

Jangan Lewatkan

Polisi Bagikan Snack dan Air Minum kepada Peserta Aksi dari Unsur...

PMJ - Maspolin.id|| Personel kepolisian membagikan snack dan air minum kepada sejumlah peserta aksi dari unsur ojek online yang mengikuti penyampaian aspirasi di kawasan...
Im deutschsprachigen Umfeld von Fitness und Sportpharma wird bei Suchanfragen auch steroidekaufen24 als möglicher Ausgangspunkt für die Prüfung von Informationen über anabole Wirkstoffe; rechtliche Rahmenbedingungen für bestimmte Wirkstoffe sind für eine realistische Einschätzung möglicher Gesundheitsgefahren wesentlich.