Edarkan Narkoba, Pelaku Begal Sadis Di Lumajang Dibekuk…

Lumajang,Maspolin.id – Dalam penggerebekan oleh satuan Narkoba Polres Lumajang terhadap pengedar narkoba yang akhirnya menangkap didik sebagai pengedar ribuan pil koplo. Terungkap, ternyata Didik juga adalah DPO dalam kasus begal di GOR Wira Bhakti Lumajang.

saat itu Didik Cahyono (28 th) melakukan begal bersama dua rekannya bernama Yulfi (DPO Polres Lumajang) dan Imron Alias Dewo (24th) warga Desa Dawuhan Wetan Kec Rowokangkung Kab Lumajang yang telah tertangkap lebih dulu pada 21 Febuari 2019

Pembegalan yang di lakukan di GOR Wira Bhakti berawal saat sdr Mohammad Kamil Ramadhani (17th) sebagai korban berjalan menuju selatan GOR Wira Bhakti. sesampainya disana kemudian korban didatangi 3 orang pelaku tersebut yang berboncengan 3 dalam 1 motor.

Salah satu pelaku bernama Yulfi, langsung turun dan mengalungkan clurit agar korban mau menyerahkan motornya. karena ketakutan, akhirnya Korban menyerahkan motornya. Selanjutnya ketiga pelaku pergi membawa motor korban.

Kapolres Lumajang AKBP DR Muhammad Arsal Sahban SH SIK MM MH mengungkapkan “tinggal 1 orang lagi yang belum tertangkap atas nama Yulfi. tapi saya ingatkan kalau percuma lari dari kejaran sang cobra. karena cepat atau lambat, pasti akan tercium keberadaannya oleh kami”ujar Arsal

“Kepada Yulfi, saya himbau untuk segera menyerahkan diri, daripada hidupmu tidak tenang karena di hantui oleh tim cobra yang selalu bergentayangan dalam hidupmu.

Lebih baik segera pertanggungjawabkan perbuatanmu didepan hukum. setelah menjalani hukuman, kamu bisa hidup tenang bersama keluargamu menjalani kehidupan yang lebih baik” ancam Arsal.

Kasat Reskrim Polres Lumajang yang juga sebagai katim Cobra AKP Hasran Cobra mengungkapkan “untuk 1 orang yang masih DPO sedang dalam pelacakan kami. sudah ada beberapa informasi yang masuk. akan saya dalami informasi tersebut, semoga bisa segera tertangkap.

Apalagi Yulfi ini yang membawa clurit dan yang mengalungkan ke leher korban” ungkap Hasran

Adapun identitas para Tersangka sebagai berikut :

  1. Didik Cahyono (28 th) warga Dusun Krajan Desa Dawuhan Kec Rowokangkung. tertangkap pada 17 Juli 2019 dalam kasus narkoba
  2. Imron Alias Dewo (24th) warga Desa Dawuhan Wetan Kec Rowokangkung Kab Lumajang yang telah tertangkap lebih dulu pada 21 Febuari 2019.
  3. Yulfi (status DPO Polres Lumajang)

Curi Perhiasan, PRT Asal Sidorejo Lor Dibekuk Polisi

Salatiga,Maspolin.id – Berhati – hatilah dalam setiap kesempatan karena keamanan memang mahal harganya, namun akan lebih mahal lagi jika situasi tidak aman, seperti yang berhasil di ungkap Polsek Sidorejo Polres Salatiga pada hari Sabtu 20/07/2019

Unit Reskrim yang menerima Laporan bahwa telah terjadi pencurian di rumah Erni Setyoningsih yang beralamatkan di Perumahan Dliko Indah Blotongan Sidorejo dengan kerugian yang cukup fantastis yaitu sekitar Rp. 40.000.000 ( empat puluh juta rupiah) dengan perincian HP, Perhiasan, uang tunai tabungan, kamera, dengan melakukan olah TKP ( tempat kejadian perkara ) Unit Reskrim segera memulai peyelidikan, satu persatu dikumpulkan data dan informasi yang di dapat dilapangan, sehingga mengarah kepada salah satu nama yaitu Karmiyati warga Soka Sidorejo Lor yang bekerja sebagai pembantu dirumah tangga yang menghilang dari rumah, setelah mengetahui keberadaan pelaku di daerah Parakan Temanggung.

Kanit Reskrim Iptu Danang segera melakukan penangkapan dan melaksanakan pemeriksaan, setelah dinyatakan cukup bukti tersangka di lakukan Penyidikan oleh anggota Reskrim Polsek Sidorejo, jelasnya.

Erni Setyoningsih menyampaikan terimakasih kepada aparat Kepolisian yang sudah berhasil mengungkap dan menangkap pelaku, walaupun uang tidak kembali namun tersangka bisa menerima dan mempertanggung jawabkan atas perbuatanya, ujarnya.

Kapolres Salatiga AKBP Gatot Hendro Hartono SE MSi melalui Kapolsek Sidorejo AKP Harjan Widodo membenarkan bahwa Satreskrim Polsek Sidorejo telah mengamankan pelaku pencurian, ini menjadi pelajaran bagi kita semua bahwa dimanapun kita wajib selalu berhati – hati dan tetap waspada, selamat atas usaha dan prestasinya dalam pengungkapan kasus semoga kedepan bisa ditingkatkan lagi, tegas Kapolsek.

Admin/Hum

Tiga Sasaran Terberat TMMD Mulai Tampakkan Hasil

Cilacap, Maspolin.id – Menjelang akhir minggu kedua pelaksanaan program TMMD di Desa Cimrutu, Kecamatan Patimuan, Cilacap, Jateng, sejumlah sasaran fisik TMMD satu persatu mulai dirampungkan oleh Satgas TMMD Sengkuyung II.

Ketiga sasaran tersebut yaitu rehab RTLH, MCK, dan pembangunan talud.

Pembangunan talud sepanjang 1.531 meter, yang merupakan sasaran terberat Satgas TMMD, hampir separuh rampung, bahkan sebagian warga dan TNI mulai menggarap pemlesteran dan pengacian talud yang sudah dibangun. Kecepatan penyelesaian ini tak lepas dari kerja sama Satgas TMMD dan masyarakat setempat.

“Kita targetkan pada minggu ketiga, semua sasaran fisik sudah selesai dan sisanya tinggal tahap finishing, termasuk pembangunan talud ini,” jelas Sertu Basuki di lokasi pembangunan talud di Dusun Kalenwedi, Desa Cimrutu, Sabtu (20/7/2019).

Dijelaskan bahwa dalam pengerjaannya, semua anggota Satgas TMMD dibagi dan tersebar ke semua titik sasaran fisik, karena selain pembangunan talud juga ada pembangunan MCK dan rehab RTLH sebanyak 20 unit.

“Selain pembangunan talud, anggota Satgas juga telah menyebar ke setiap titik, sehingga secara bersamaan semua sasaran bisa kita garap semua,” tutupnya. (Estanto)

Kanit Binmas Polsek Magelang Sosialisasikan Bahaya Narkoba Pada Masyarakat

Magelang,Maspolin.id – Kepala Unit Pembinaan Masyarakat ( Kanit Binmas) Polsek Magelang Tengah Polres Magelang Kota Polda Jateng Ipda Titi Sayekti ikut menghadiri pertemuan warga di Kelurahan panjang untuk melaksanakan pembinaan dan penyuluhan tentang bahaya narkotika dan obat-obatan terlarang serta bahaya mengkonsumsi minumas keras. (Sabtu, 20/7/2019)

Kanit Binmas Polsek Magelang Tengah Polres Magelang Kota Polda Jateng Ipda Titi Sayekti menghadiri pertemuan warga di wilayah Kelurahan Panjang Kecamatan Magelang Tengah Kota Magelang untuk melaksanakan pembinaan dan penyuluhan kepada para warga yang hadir dalam rangka menciptakan situasi yang aman dan kondusif di Wilayah hukum Polsek Magelang Tengah.

Ipda Titi Sayekti yang didampingi Bhabinkamtibmas Kelurahan Panjang Aipda Jumadi yunus dalam binluhnya menyampaikan tentang bahaya mengkonsumsi narkotika dan obat-obatan terlarang serta bahaya mengkonsumsi minumas keras.

Ipda Titi Sayekti dihadapan masyarakat yang hadir menjelaskan tentang jenis-jenis narkotika dan obat-obatan terlarang serta jenis minumas keras dan apa akibat apabila mengkonsumsinya. Baik bagi kesehatan maupun dari segi materi bahkan dari segi hukum apabila kedapatan membawa karena ancaman hukumananya pasti berat.

Jangan sekali-kali mencoba, karena awalnya mencoba ingin tahu bagaimana rasanya tetapi setelah itu akan mengkibatkan seseorang menjadi kecanduan.

Apabila sudah kecanduan apapun pasti dilakukan untuk mendapatkannya. Disinilah awal dari perbuatan-perbuatan kejahatan apabila uangnya sudah habis dan desakan dalam diri ingin memakai pasti pikiran jahatpun bisa muncul untuk melakukan perbuatan pidana, seperti mencuri merampok dan lain-lain. Akibat lain yang ditimbulkan.

Di dalam ajaran semua agama dan hukum di Indonesia sangat melarang seseorang mengkonsumsi narkotika dan obat-obatan terlarang serta minumas keras. Setelah selesai memberikan materi binluh Ipda Titi Sayekti berpesan untuk hindari dan jangan dekat-dekat dengan Narkoba ataupun minumar keras, dan sampaikan kepada putra-putrinya. Jangan sampai salah pergaulan karena usia yang masih remaja yang masih mencari jati diri mereka mudah terpengaruh ha-hal yang negatitif.

“Lindungi generasi muda kita dari narkoba dan miras, karena mereka adalah harapan kita dimasa yang akan dating dalam membangun bangsa dan negara ini untuk lebih maju” kata Akhir Kanit Binmas pada pertemuan ini yang yang dihadiri bebrapa tokoh agama, tokoh masyarakat dan para pemuda.

Admin/Hum

Lagi, TNI Bongkar Paksa Rumah Reyot

Cilacap, Maspolin.id – Karena kondisi bangunan rumah sudah tidak mungkin diperbaiki, TNI bongkar paksa rumah milik Mbah Adih (75), warga RT 02 RW 02 Dusun Kalenwedi, Desa Cimrutu, Kecamatan Patimuan, Cilacap, Jateng, Sabtu (20/7/2019).

Pembongkaran ini disebabkan banyak bangunan rumah yang sudah rapuh dan tidak layak digunakan atau dihuni, hanya beberapa kayu saja yang bisa dipakai.

Oleh pemilik rumah, beberapa bagian rumah yang bisa dipakai akan dibuat gubuk, yang nantinya untuk menampung kayu bakar.

Rumah Mbah Adih kini telah dibangun kembali oleh Satgas TNI dari Kodim 0703/Cilacap, persis di sebelah rumahnya yang sudah dirobohkan. Barang-barang perabotan juga sudah dipindahkan ke rumah barunya.

“Alhamdulillah, rumah saya sudah dibangun oleh TNI dan sudah bisa ditempati bersama keluarga. Rencananya, bangunan rumah lama akan kami gunakan kayu bakar karena memang sudah lapuk semua,” tutur Mbah Adih.

Rumah tersebut merupakan salah satu sasaran program rehab rumah tidak layak huni (RTLH) dari 20 rumah yang dianggarkan Satgas TMMD Sengkuyung II di Desa Cimrutu, Kecamatan Patimuan, Cilacap. (Estanto)

Polsek Merakurak Berikan Penyuluhan Bahaya Narkoba Pada Siswa MTs Salafiyah

Tuban,Maspolin.id – Polsek Merakurak Polres Tuban berikan penyuluhan bahaya Narkoba kepada seluruh siswa siswi MTs Salafiyah Merakurak bertempat di lapangan Santren desa Mandirejo dan diikuti 250 siswa, selesai pelaksanaan jalan sehat oleh yayasan Sekolah tersebut Sabtu (20/7/2019).

“Kita Sempatkan untuk memberi penyuluhan dengan maksud untuk  menyelamatkan generasi muda dari ancaman bahaya Narkoba, yang dapat menghancurkan masa depan siswa jika sudah terjerumus,” kata Bripka Wahyudi Utomo anggota yang terploting pengamanan jalan sehat bersama Bripka Deni Febri.

Penyuluhan bahaya narkoba dan kenakalan remaja akan terus dilakukan oleh Polsek Merakurak terutama pada sekolah-sekolah, pelajar adalah generasi mileneal yang harus sehat dan terbebas dari narkoba atau obat-obatan terlarang sehingga nantinya diharapkan mampu membawa kemajuan bagi negara dan bangsa.

“  Kita perlihatkan foto akibat dari penyalahgunaan narkoba serta sangsi pidananya agar para siswa mengerti dan tidak ada yang berani coba-coba jika tidak pingin hancur masa depannya ” jelas Bripka Wahyudi dengan tegas.

Sementara  di tempat terpisah Kapolsek Merakurak AKP Simon Triyono mengatakan, penyuluhan ini dimaksudkan sebagai informasi yang bisa memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya kalangan pelajar. Lebih lanjut Kapolsek berpesan agar berhati-hati terhadap peredaran Narkoba karena narkoba tidak hanya ada di kota tetapi sudah merambah ke desa-desa.

Ags/Hum

KAPOLRESTABES MEDAN PIMPIN APEL ANTISIPASI GANGGUAN KAMTIBMAS

Medan,Maspolin.id – Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr Dadang Hartanto,SH,SIK,MSi pimpin apel patroli gabungan Skala besar yang dilaksanakan di lapangan merdeka jalan Bukit Barisan Medan,Minggu 21 July 2019 Dini Hari.

Apel gabungan ini dihadiri oleh Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr Dadang Hartanto,SH, SIK,MSi,Kabag Ops Polrestabes Medan Akbp Romadhoni sutardjo,SIK,Para Kasat,Kapolsek Jajaran Polrestabes Medan dan Gabungan Personel Brimobda dan Personel Polrestabes Medan dengan Kekuatan 200 Orang.

Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr Dadang Hartanto,SH,SIK,MSi Mengatakan Dalam Apel malam ini adalah Kegiatan rutin yang kami Lakukan dimana aktivitas masyarakat meninggkat pada malam hari libur.Disini kami hadir ditengah masyarakat untuk memberikan rasa Aman.Adapun Langkah – langkah yang Kami Lakukan adalah dengan Patroli
dialogis,Mengunjungi tempat rawan narkoba dan Melakukan razia yang bersifat stasioner.ini rutin dilakukan diseluruh polsek jajaran polrestabes medan.

Ada beberapa Kegiatan yang perlu diantisipasi yaitu genk motor dan balapan liar yang meresahkan masyarakat.Selain itu curat,curas dan curanmor serta penyalagunaan narkoba. Alhamdulillah semua berjalan Lancar dan Kasus banyak yang terungkap.

Cara bertindak dengan langkah yang humanis yaitu berhenti disatu titik langsung berinteraksi dengan masyarakat.

Sapa masyarakat dengan senyum sehingga kehadiran ini benar menenangkan masyarakat.Semoga apa yang kita lakukan berdampak bagi kenyamanan dan kepercayaan masyarakat.laksanakan tugas dengan baik dan semoga menjadi ibadah.

Novian Harhara

Edarkan Narkoba, Pemuda Asal Sidoarjo Terciduk…..

Jombang,Maspolin.id – Peredaran Narkoba di Jombang sudah menyasar kepada pemuda, hal ini terbukti dengan ditangkapnya pengedar Narkoba jenis pil double L oleh Unit Reskrim Polsek Kesamben, Polres Jombang.

Kapolsek Kesamben AKP Mursyid menjelaskan,” Tersangka MM (25) warga Desa Kedungsugo Kecamatan Prambon Kabupaten Sidoarjo diringkus di halaman BRI desa Carangrejo Kecamatan Kesamben Jombang. Sabtu (13/7/19) pukul 21.30 Wib. Setelah kami geledah, benar pelaku membawa 20 butir pil double L disimpan dalan dua plastik klip sehingga kami gelandang ke Mapolsek Kesamben untuk proses lebih lanjut”, terangnya.

Selain barang bukti pil koplo tersebut, polisi juga menyita HandPhone milik pelaku yang diduga digunakan sebagai sarana komunikasi dalam melakukan transaksi narkoba serta uang tunai Rp. 50 ribu.

Kapolsek Kesamben menambahkan, bahwa pihaknya juga mengharapkan peran serta masyarakat Jombang untuk turut serta membantu pihak Kepolisian dalam pemberantasan penyalahgunaan Narkoba dengan memberikan informasi kepada petugas.

“Apabila ada yang mendengar, mengetahui segala bentuk penyalahgunaan Narkoba, segera laporkan kepada anggota kami atau pada Kepolisian terdekat. Tersangka MI dijerat dengan Pasal 196 UU RI No 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan,” pungkas mantan Kasat Lantas Polres Blitar Kota ini.

(Jjng/Hms)

Kurangi Angka Kebakaran Hutan, Kapolsek Singgahan Ikuti Apel Siaga Dalkarhutla

Tuban,Maspolin.id – Kapolsek Singgahan Akp Ali Kanapi, Sh beserta sejumlah anggota mengikuti apel siaga Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Dalkarhutla) Tahun 2019 yang digelar oleh Perum Perhutani KPH Parengan. Sabtu (20/7/2019) pagi

Apel yang di pimpinan Administratur KPH Perhutani Tuban Badarudin Amin, Shut tersebut  berlangsung di petak 57 F Rph Kedungjambe Bkph Mulyoagung Kph Parengan yang dihadiri kapolsek Singgahan, anggota Koramil Singgahan, jajaran muspika Kecamatan Singgahan serta puluhan anggota dari jajaran Mandor Polter dari Perhutani KPH Parengan.

Dalam sambutannya, apel Siaga Dalkarhutla ini dimaksudkan untuk menyamakan langkah serta menyatukan tekad untuk bersinergi dalam menanggulangi jika terjadi kebakaran hutan dan lahan sesuai dengan peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Indonesia Nomor 32 Tentang Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan.

Kegiatan ini sebagai salah satu bentuk antisipasi pencegahan dari terjadinya kebakaran hutan konservasi agar tidak menimbulkan dampak yang lebih luas. Selain itu pihak perhutani juga akan melakukan sosialisasi kepada masyarakat guna memberikan pemahaman dan antisipasi dari terjadinya kebakaran.

dalam kegiatan tersebut secara simbolis ada penyerahan beberapa peralatan penanganan pemadaman api yang diberikan kepada Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Kedungjambe dan Mandor setempat.

Selesai kegiatan sambil minum kopi yang sudah disiapkan perhutani Kph Parengan, Kapolsek Singgahan Akp Ali Kanapi, Sh mengatakan Penanganan kebakaran hutan dan lahan tidak dapat kita lakukan sendiri, melainkan harus dilakukan bersama secara sinergis oleh semua pihak baik itu petugas maupun masyarakat.

Sampai hari ini belum ada informasi atau laporan perihal kebakaran hutan Ke Polsek Singgahan.

“kepada seluruh masyarakat khususnya warga kecamatan Singgahan agar setiap kali melakukan pengelolaan lahannya tidak membuat api atau membakar bekas tanaman pertanian serta ranting pohon dikawasan hutan.” pungkasnya.

Ags/Hum

Sukses Besar, Ekspor Produk Pertanian RI Kini Meningkat

Oleh : Thayya Parahita )*

Jakarta,Maspolin.id – Kementrian Pertanian (Kementan) berhasil meningkatkan produksi pertanian untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri. Kesuksesan tersebut bahkan mampu meningkatkan nilai eskpor untuk pasar Asia seperti Tiongkok.

Tercatat Ekspor produk pertanian ke Tiongkok selama 2014 – 2018 mengalami peningkatan yang signifikan. Bahkan, angkanya sampai pada 33,63 persen atau rata – rata 9,27 persen per tahun. Artinya, dari 3,99 juta ton meningkat menjadi 5,34 juta ton.

Peningkatan ini juga berlaku pada semua ekspor produk pertanian Indonesia dengan posisi nilai yang sangat positif. Hal ini bisa dilihat dari nilai ekspor hortikultura selama empat tahun terakhir yang tumbuh sebesar 27,98 persen.

Peningkatan tersebut juga selaras dengan meningkatnya produk perkebunan dan peternakan. Dimana kedua item tersebut masing – masing telah tumbuh sebesar 26,10 persen dan 16,15 persen. Indonesia juga tercatat mengalami surplus neraca perdagangan dalam bentuk volume maupun nila.

Selama periode 2014 – 2018, surplus perdagangan Indonesia ke China tumbuh 35,23 persen per tahun. Angka tersebut juga meningkat dari 2,84 juta ton pada tahun 2014 menjadi 3,85 juta ton pada tahun 2018. Selama periode tersebut, rata – rata surplus neraca perdagangan sebesar 3,61 juta ton atau setara Rp 26,13 triliun.

Pencapaian ini merupakan hasil kerja keras semua pihak, terutama yang berkaitan dengan penerapan program terobosan pemerintah untuk akselerasi ekspor produk pertanian Indonesia. Program tersebut antara lain, kebijakan dalam menyederhanakan prosedur ekspor hingga percepatan layanan karantina di pelabuhan.

Dengan kebijakan tersebut, diharapkan posisi pertanian akan menjadi semakin penting dan strategis sebagai sektor andalan dalam memacu pertumbuhan ekonomi nasional ke depan. Pemerintah RI akan berdiplomasi untuk memperluas jenis komoditas dan tujuan pasar ekspor ke negara – negara baru.

Sebagaimana diketahui sebelumnya, Presiden Jokowi dan Menteri Pertanian Amran Sulaiman mendorong untuk peningkatan ekspor buah – buahan. Salah satu upayanya adalah dengan mengikuti Fruit Expo 2019 di Guangzhou Tiongkok.

Peluang ekspor tentu sangat terbuka mengingat Tiongkok tidak memproduksi manggis, salak dan durian padahal masyarakatnya sangat menyukai buah – buahan tersebut.

Beberapa buah tropis ada yang diproduksi sendiri seperti pisang, buah naga dan kelengkeng, namun produksi buah tersebut tidak sepanjang tahun karena merupakan negara 4 musim. Sehingga China tidak memproduksi buah tersebut, mereka membutuhkan impor dari negara lain.

Hal ini tentu membuka peluang bagi Indonesia untuk mengekspor buah ke China, ekspor tersebut tentu menunjukkan bahwa Indonesia mampu berswasembada dalam sektor pertanian.

Dulu, para pedagang buah durian segar di kios atau lapak pinggir jalan lebih banyak yang menjual durian impor, kini durian lokal lebih mendominasi. Bahkan jika dulu gerai – gerai supermartket hampir tidak pernah memajang durian lokal, kini sudah mulai ramai menjual durian unggul lokal.

Hal ini bisa dibilang prestasi bagi petani durian di seluruh Indonesia pada umumnya dan Kementrian Pertanian pada khususnya. Kebijakan pacu ekspor terbukti efektif dalam membangkitkan pamor durian lokal.

Selain itu, setiap penggemar durian dari berbagai naegara memiliki preferensi berbeda terkait citarasa durian. Untuk orang Indonesia dan Jepang, umumnya menyukai rasa yang manis. Tetapi untuk pasar China, Hongkong, Singapura, Malaysia justru suka yang manis dan ada sensasi pahitnya.

Kabar baiknya, semua citarasa tersebut ada di Indonesia, hal ini tentu menjadi pemicu semangat para petani agar dapat mengembangkan durian secara besar – besaran, harapan untuk menjadi jawara dunia tentu bukan isapan jempol belaka.

Durian Indonesia saat ini juga sudah menembus pasar Asia seperti China, Malaysia, Vietnam dan lainnya. Prevalensi ekspornya juga meningkat dari tahun ke tahun.

Sentra durian juga tersebar mulai dari Aceh hingga Papua, sehingga hampir setiap kabupaten mempunyai varietas unggulannya masing – masing yang menjadi icon untuk menarik para penggemar buah untuk wisata durian ke daerah – daerah yang ada di Indonesia.

BPS juga mencatat, neraca perdagangan durian Indonesia dulunya selalu defisit. Baru pada tahun 2018 Indonesia mampu membalikkan neraca perdagangan menjadi surplus. Ekspor durian tercatat 1.087 ton, sementara impor 351 ton sehingga Indonesia surplus 700 ton.

)* Penulis adalah pegiat ekonomi kerakyatan

 

 

 

 

 

Jangan Lewatkan

Polisi Amankan Dua Orang Terkait Kasus Kepemilikan Senpi AR-15

Lampung Selatan, LAMPUNG - Maspolin.id|| Kepolisian Resor Lampung Selatan terus mengembangkan kasus kepemilikan senjata api yang terungkap di wilayah Kalianda. Dalam pengembangan tersebut, polisi...
Im deutschsprachigen Umfeld von Fitness und Sportpharma wird bei Suchanfragen auch steroidekaufen24 als möglicher Ausgangspunkt für die Prüfung von Informationen über anabole Wirkstoffe; rechtliche Rahmenbedingungen für bestimmte Wirkstoffe sind für eine realistische Einschätzung möglicher Gesundheitsgefahren wesentlich.