Lima Pengedar Sabu Diciduk, Sabu 30 Paket dan Uang Jutaan Diamankan

Karo,Maspolin.id – Personel Satres Narkoba Polres Karo melakukan penangkapan terhadap lima orang pelaku tindak pidana penyalahguna narkotika baru baru ini sekitar pukul  20.00 WIB  di Desa Gurusinga Kecamatan Berastagi, tepatnya di dalam rumah Parlaungan Siregar.

Kelima tersangka yakni, Imanuel Bangun (38) dan Parlaungan Siregar (39) warga setempat, Joni Ginting (43) dan Sulastri (40) warga Desa Bandar Baru Kecamatan Sibolangit serta Dermawati Br Tarigan warga Desa Singamanik Kecamatan Munte, Karo.Dari tangan kelima pelaku disita barang bukti 30 (tiga puluh) paket plastik klip berles merah berisikan narkotika jenis shabu-shabu dengan berat keseluruhan brutto 31, 20 (tiga puluh satu koma dua puluh) gram. 

Kemudian, 1 (satu) buah plastik klip berles merah ukuran sedang dalam keadaan kosong,  1 (satu) bal plastik klip berles merah dalam keadaan kosong,  1 (satu) unit timbangan elektrik warna silver, 1 (satu) unit handphone Merk Mito warna hitam, 1 (satu) unit handphone Android Merk Evercoss warna putih serta uang tunai sebesar Rp 9.800.000 (sembilan juta delapan ratus ribu rupiah).Kasat Narkoba Polres Karo, AKP Sopar Budiman menyebut, awalnya pihaknya menangkap Imanuel Bangun dan Parlaungan Siregar di rumah kontrakan Parlaungan Siregar di Desa Gurusinga.

Dari lokasi, petugas mengamankan seluruh barang bukti. “Dari lokasilah kita dapat BB awal sabu sabu,” kata Sopar.

Namun saat diinterogasi, keduanya mengaku mendapatkan sabu tersebut dari Joni Ginting. Sehingga dilakukan penangkapan terhadap Joni Ginting yang sedang bersama dua orang perempuan tersebut.

“Kita tangkap di Bungalow R & B Bandar Baru. Saat melakukan penangkapan ditemukan barang bukti berupa 1 (satu) unit handphone Android Merk Evercoss warna putih dan uang tunai sebesar Rp 9.800.000 (sembilan juta delapan ratus ribu rupiah),” kata Kasat.

Saat ini kelimanya tersangka telah diboyong ke ruangan Satres Narkoba Polres Karo untuk diperiksa dan proses penyelidikan selanjutnya.

(John Ginting/Top Kota)

Satreskrim Polres Bojonegoro Berhasil Ciduk Komplotan Pencuri Gabah Dan Diesel

Bojonegoro,Maspolin – Sebanyak 3 kasus berhasil diungkap Satuan reserse dan kriminal (Satreskrim) Polres Bojonegoro, dijelaskan Kasatreskrim Polres Bojonegoro AKP Rifaldy Hangga Putra dalam press release pada hari Senin pukul 10:30 WIB di halaman Mapolres Bojonegoro.

Kepada awak media Kasatreskrim Polres Bojonegoro menjelaskan bahwa ada 3 kasus yang sudah berhasil diungkap oleh satreskrim Polres Bojonegoro diantara, Curanmor, Komplotan Pencuri gabah dan pencurian Diesel (Aki salah satu tower seluler).

Lebih lanjut Rifaldy menegaskan pelaku curnamor berinisial PD (59 Th) warga Desa Montongsekar, Kecamatan Montong Kabupaten Tuban. Tersangka diamankan dari amuk warga setelah gagal melakukan pencurian di Pasar Desa Sroyo, Kecamatan Kanor kabupaten Bojonegoro.

Sementara BI pria asal Desa Malingmati Kecamatan Tambakrejo Kabupaten Bojonegoro ini diamankan karena melakukan pencurian gabah dengan mengangkut gabah yang ditumpuk di pinggir jalan yang ditinggal pemiliknya dengan menggunakan kendaraan roda empat.

Masih Kasatreskrim dalam jumpa pers nya menambahkan,selain Curanmor dan Pencurian Gabah, ada lagi yakni pencurian diesel (Aki sebuah tower seluler di wilayah Mulyoagung Bojonegoro), yang terjadi pada awal tahun 2017, ada 4 pelaku sebelumnya 2 tertangkap dan saat ini 2 (Daftar Pencarian Orang) DPO yakni ES dan SRT warga kecamatan Parengan Tuban juga berhasil diamankan oleh petugas.

Dijelaskan lebih lanjut, Dari ketiga kasus pencurian tersebut masing- masing Pelaku dijerat dengan pasal 363 ayat 1 ke 4 e yang berbunyi pencurian yang dilakukan 2 orang atau lebih, dengan ancaman kurungan penjara selama-lamanya 7 tahun penjara.

Sementara untuk pengembangan kasus pencurian tersebut Rifaldy menegaskan bahwa akan mencari penadahnya. Disinggung terkait modus pencurian, Kasatreskrim menegaskan bahwa motif dari pencurian tersebut masing-masing selain untuk kebutuhan sehari-hari ada juga yang mengatakan untuk berfoya-foya serta mabuk-mabukan.

Ags/Hum

KAPOLRESTABES MEDAN DAMPINGI KAPOLDASU PEMBUKAAN RAPAT PLENO TINGKAT PROVSU PEMILU 2019

Medan,Maspolin.id – Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr Dadang Hartanto,SH,SIK,MSi Dampingi Kapolda Sumut Irjen Pol Drs Agus Andrianto,SH,MH Dalam Rangka Pembukaan Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Hasil Penghitungan Perolehan Suara Tingkat Provinsi Sumatera Utara Pemilu 2019 yang Dilaksanakan di California Room Lt 1 Dan Ball Room Lt 2 Hotel JW Marriott Jalan Putri Hijau No 10 Kesawan Medan,
Senin 6 Mei 2019.

Kegiatan ini dihadiri Oleh Kapolda Sumut Irjen Pol Drs Agus Andrianto,SH,MH,Kasdam I/BB Brigjen TNI Hassanudin,
S.IP,Ketua KPU Sumut Yulhasni,
Ketua Bawaslu Sumut Johan Alamsyah,PJU Kodam I/BB,PJU PoldaSumut,Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr Dadang Hartanto,SIK,SH,MSi,Yang Mewakili Pangkosek Hanudnas III,
Mewakili Danlantamal I/Belawan, Mewakili Kajatisu,
Ketua KPU Sesumatera Utara,
Para Kapolres jajaran Polda Sumut,FKUB Sumut, Para Pimpinan Partai Serta Seluruh
Peserta Rapat Pleno

Kegiatan Diawali dengan Menyanyikan lagu Indonesia raya,Mengheningkan Cipta,Doa,
Kata Sambutan Ketua KPU Sumut Sekaligus Membuka Rapat Pleno Terbuka Tingkat Provsu Pemilu 2019.

Ketua KPU Provinsi Sumut Mengatakan Hasil penghitungan suara tingkat provinsi Sumatera Utara Alhamdulillah berjalan dengan aman dan lancar dan Puncak pesta demokrasi pada
tanggal 17 April 2019 yang lalu meski terdapat beberapa persoalan Namun Berkat kerjasama semua pihak berjalan aman dan lancar.

KPU Sumatera Utara juga berterima kasih kepada Masyarakat Sumut yang sangat Antusias Menggunakan hak pilihnya.Pada Pemilu tahun 2019 menjadi sejarah bagi Sumatera Utara sebagaimana kita ketahui pada Pemilu tahun 2014 tingkat partisipasi hanya berkisar 69% sedangkan pada tahun 2019 diperkirakan mencapai 79,91%.Angka ini melampaui target nasional yaitu sebesar 77,5% dan target Sumatera Utara sebesar 70%.

Novian Harhara

Babinsa Kelurahan Jayengan Ikuti Pembagian Bubur Banjar Samin Di Masjid Darussalam

Surakarta,Maspolin.id – Babinsa Kelurahan Jayengan Koramil 03/Serengan Kodim 0735/Surakarta Sertu Priyanto memantau kegiatan pembagian bubur banjar samin bersama Wakil Walikota Surakarta bertempat di masjid Darussalam jl.gatot subroto no.161 kelurahan jayengan, kec Serengan Kota Surakarta.

Pembuatan bubur banjar samin di lakukan selama bulan puasa setiap tahunya sudah tradisi turun temurun dengan dibagikan warga sekitar masjid darussalam maupun warga luar jayengan dengan pembagian setelah sholat ashar, bubur banjar samin merupakan makanan khas masyarakat banjarmasin dimana bahan pokokya adalah beras dengan bumbu rempah2 juga daging sapi yang khas sehingga dari aroma sudah tercium rempah rempahya.

Dalam kesempatan pertama kali di bulan puasa pembagian bubur banjar samin secara simbolis Wakil Walikota surakarta Ahmad Purnomo, di harapkan dengan adanya pembagian bubur banjar samin di Masjid darussalam bisa menjadi tradisi sendiri masyarakat banjar juga memperkenalkan kepada masyarakat luar untuk menjadi wisata kuliner khususya pada bulan puasa karena di bagikan kepada masyarakat yang ingin mencicipi bubur banjar samin tersebut, kegiatan tersebut juga berkaitan dengan kampung ramadhan jayengan yang dilaksanakan disepanjang jl.gatot subroto selama bulan puasa dengan adanya stand2 yang sudah disediakan untuk menjual makanan maupun takjil untuk berbuka puasa.

(Agus Kemplu Pendim Solo)

Pelihara Stabilitas Keamanan, Babinsa Rangkul Bhabinkamtibmas Komsos di Wilayah Binaanya

Surakarta,Maspolin.id – Bintara Pembina Desa (Babinsa) Kel Joyotakan Koramil 03/Serengan Kodim 0735/Surakarta, Koptu Catur Handoko, bersama Bhabinkamtibmas, Brigadir Fajar, melaksanakan Komunikasi Sosial (Komsos) dengan warga, bertempat di RT:4 RW:IV Kel Joyotakan kec Serengan Kota Surakarta, Senin (06/05/2019).

Menurut Koptu Catur kegiatan ini dilaksanakan untuk menjaga dan memelihara keamanan dan kenyamanan di wilayah binaan, supaya situasi keamanan di kelurahan Joyotakan tetap stabil dan terjaga.

Dikatakan, maraknya kejadian pencurian oleh oknum yang tidak bertanggung jawab di berbagai daerah, maka Ia mengingatkan kepada warga, untuk terus tingkatkan kewaspadaannya, seperti tingkatkan Siskampling, agar kejadian itu tidak terjadi di wilayah kelurahan Joyotakan.

“Pentingnya menjaga Stabilitas keamanan di wilayah kita, supaya kejadian-kejadian seperti pencurian dan lain-lain tidak terjadi di wilayah kita, sehingga stabilitas keamanan di tempat kita tetap terjaga,” tutur Koptu Catur.

(Agus Kemplu Pendim Solo)

Inilah identitas Kakek yang diduga korban tabrak lari

Tulungagung,Maspolin.id – Seorang kakek ditemukan tewas tergeletak di jalan raya tepatnya masuk wilayah desa Jatimulyo kecamatan Kauman kabupaten Tulungagung pada Minggu malam sekirar pukul 23.45 wib . Kakek tersebut diduga menjadi korban tabrak lari , karena di lokasi kejadian Petugas Kepolisian hanya mendapati sepeda ontel milik korban yang kondisinya rusak .

Kanit Laka Lantas Polres Tulungagung, Iptu Diyon Fitrianto menuturkan, pihaknya menerima laporan tentang adanya dugaan korban tabrak lari. Polisi kemudian mendatangi TKP dan menemukan jenazah korban berada di jalan raya.

“Dari hasil pemeriksaan, korban berjenis kelamin laki-laki dan diperkirakan sudah berusia lanjut dengan identitas nama : Kliwon (76) warga RT 06 RW 01 kelurahan Bujel kecamatan Mojoroto kota Kediri ” terang Diyon Senin (6/5/2019).

Setelah Jenazah korban di bawa ke rumah sakit Dr Iskak Tulungagung untuk dilakukan identifikasi. Polisi juga melakukan oleh TKP di lokasi kejadian.Hingga kini polisi masih melakukan penyelidikan terkait penyebab kematian korban .

“Apakah motor atau mobil yang menabrak korban masih kita selidiki,” tambahnya

Diyon juga menghimbau bagi pengguna jalan yang melintas di kawasan tersebut ,selain rawan terjadi kecelakaan jalur tersebut juga minim penerangan sehingga gelap .

“Kita mengimbau kepada penngguna jalan yang melintasi jalan tersebut saat malam hari harap waspada dan berhati-hati,” pungkasnya .

Soim

127 Casis Diklaba TNI AL Laksanakan Pantukhir di Kodiklatal

Kodiklatal,Maspolin.id – Setelah sebelumnya melaksanakan tes kesehatan dan kesamaptaan jasmani, sebanyak 127 Bintara TNI AL dari berbagai Komando Utama (Kotama) TNI AL, mengikuti sidang Penentuan Akhir (Pantukhir) seleksi program Pendidikan Lanjutan Bintara (Diklaba) TNI AL TA. 2019 yang dipusatkan di Gedung Moeljadi, Kesatrian Bumimoro, Komando Pembinaan Doktrin Pendidikan dan Latihan TNI Angkatan Laut (Kodiklatal), Surabaya.

Hadir dalam sidang pantukhir tersebut pejabat terkait diantaranya Paban III Dikpersal Kolonel Laut (P) Beny Sukandar, S.E., M.M, CHRMP mewakili Kadisdikal, Paban I Rendik Ditdiklat Kodiklatal Kolonel Laut (P) Fadelan, Paban III Pers Ditum Kodiklatal Kolonel Laut (P) R. Joko Heriyanto, S.E., M.M., CHRMP.

Dari jumlah tersebut, merupakan Bintara multi korps yang selanjutnya menempuh pendidikan di tiga Komando Pendidikan (Kodik) di bawah Kodiklatal. Ketiga Kodik tersebut adalah Komando Pendidikan Operasi Laut (Kodikopsla) yang mendidik kejuruan Navigasi, Bahari, Komunikasi, Senjata Atas Air dan Senjata Bawah Air, Komando Pendidikan Dukungan Umum mendidik kejuruan tehnik, elektronika, Suplay, Kesehatan dan Pomal, sedangkan Kodik lainya adalah Kodikmar yang mendidik bintara kejuruan Marinir.

Adapun Diklaba ini merupakan pendidikan yang diperuntukan bagi para bintara TNI AL sebagai pendidikan lanjutan untuk mengembangkan kemampuan kejuruan dasar yang sudah dimiliki tiap personel. Selanjutnya para Binatara ini akan dijuruskan sesuai dengan kejuruan dasar masing-masing dan dibekali dengan pengetahuan yang diperlukan untuk menghadapi berbagai permasalahan dalam pelaksanaan tugas. Sekaligus memberikan kontribusi yang positif terhadap kemajuan organisasi TNI Angkatan laut.

Hum/Admin

Jaga Kepunahan Penyu Laut, Komandan Kodiklatal Lepas Ratusan Tukik

Kodiklatal,maspolin.id – Guna menjaga ekosistem biota laut sekaligus mencegah kepunahan penyu laut, Komandan Komando Pembinaan Doktrin Pendidikan dan Latihan TNI Angkatan Laut (Dankodiklatal) Laksda TNI Dedy Yulianto didampingi Ketua Pengurus Gabungan (PG) Jalasenastri Kodiklatal Ny. Anti Dedy Yulianto melepas ratusan Tukik (anak penyu) di pesisir pantai Kuta Bali.

Adapun kegiatan pelepasan tukik tersebut dalam rangkaian kegiatan Lattek Layar Gabungan Siswa Kodiklatal Wira Jala Yudha IX/2019. Tampak hadir pada acara tersebut Para Direktur Kodiklatal, Dankodikopsla, pejabat utama Kodiklatal, Dirlat dan Dansatgas Satgas Wira Jala Yudha IX/2019 serta Komandan Lanal Denpasar Bali.

Lattek Wira Jala Yudha IX di ikuti 1.296 siswa dari Komando Pendidikan Operasi Laut (Kodikopsla), Komando Pendidikan Dukungan Umum (Kodikdukum) dan Komando Pendidikan Marinir (Kodikmar) yang tengah menempuh pendidikan di Kodiklatal.

Dalam pelaksanaan Lattek yang dimulai tanggal 23 April hingga 28 April 2019 ini melibatkan dua unsur KRI Koarmada II Surabaya yaitu KRI Teluk Banten-516 dan KRI Teluk Ende-517. Ke dua KRI tersebut merupakan jenis kapal Amfibi yang berada di bawah Satuan Kapal Amfibi (Satfib) Koarmada II. Sedangkan Route yang dilalui antara lain Surabaya-Banongan-Benoa-Surabaya.

Tujuan dari pelaksanaan Lattek Wira Jala Yudha ini adalah memberikan pengetahuan kepada siswa tentang tugas-tugas di kapal antara lain dinas jaga laut pada saat kapal berlayar, jaga anjungan, jaga komunikasi, jaga masak, jaga mesin, jaga pantri dan jaga pengawas atau caraka.

Selain itu, Lattek ini bertujuan untuk pengenalan berbagai peran di kapal diantaranya peran operatif, peran administratif dan peran darurat lannya. Tujuan lainnya adalah memberikan pengetahu tentang peraturan Dinas Dalam (PDD) KRI meliputi penaikan bendera, apel pagi, apel siang, apel divisi jaga, parade anjungan, ronda malam dan ronda rakit.

Kegitatan yang telah dilaksanakan antara lain pendaratan amfibi oleh siswa kejuruan marinir di pantai Tanjung Jangkar Banongan dilanjutkan Lattek Layar ke Benoa Bali. Sesampai di Bali dilanjutkan kunjungan ke pejabat setempat, donor darah, promosi ke sekolah-sekolah, olah raga bersama dan malam prajurit.

Hum/Admin

Danrem 071/Wijayakusuma: Pemilu 2019 Tertib, Aman, dan Damai, TNI Tetap Waspada dan Netral

Cilacap, Maspolin.id – Menjadi inspektur upacara pada upacara awal bulan Mei 2019, di halaman Makodim 0703/Cilacap, Senin (6/5/2019), Kasdim Mayor Inf Ahmad Rofik Alfian membacakan amanat tertulis Danrem 071/Wijayakusuma Kolonel Kav Dani Wardhana.

Dia mengatakan, pelaksanaan pemilu legislatif, presiden dan wakil presiden, yang sudah dilaksanakan pada 17 April 2019 lalu berjalan dengan tertib, aman, dan damai.

Namun, prajurit diminta tetap netral dan selalu waspada, karena proses pemilu belum selesai dan masih berlangsung.

“Pelaksanaan pemilu yang sudah berlangsung berjalan tertib, aman, dan damai. Namun kita harus tetap waspada, karena sampai dengan saat perhitungan suara hasil pemilu yang dilakukan oleh KPU masih berlangsung. Kita selaku prajurit TNI tetap bersikap netral,” papar Danrem.

Siapa pun yang nantinya akan menang dan diberi mandat oleh rakyat Indonesia menjadi presiden dan wakil presiden pada 22 Mei 2019, TNI tetap loyal.

“Sikap TNI dalam pemilu legislatif, presiden dan wakil presiden adalah netral. Tugas TNI mendukung agar penyelenggaraan pemilu dapat berjalan dengan lancar, aman, damai, dan konstitusional,” jelasnya.

Di tengah kepadatan tugas-tugas keamanan negara dan pengamanan pasca pemilu, Danrem kembali mengingatkan agar program kerja dan anggaran tahun 2019 terus berjalan dengan baik, dimana saat ini telah memasuki Triwulan II Semester I.

Berbagai evaluasi dan informasi juga disampaikan Danrem, mulai dari intelijen, operasi, personel, logistik, teritorial, dan renprograr.

Di akhir amanatnya, Danrem mengucapkan selamat menjalankan ibadah puasa kepada segenap prajurit dan PNS jajaran Korem 071/Wijayakusuma yang beragama Islam serta keluarganya.

“Mari kita manfaatkan momentum bulan Ramadhan yang penuh rahmat, hidayah, dan magfirah ini untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kita kepada Allah SWT, serta berlomba-lomba dalam berbuat kebaikan, sehingga kita masuk dalam golongan orang-orang yang muttaqin,” tutup Danrem. (Estanto)

Jelang Ramadhan Harga Sembako Di Pasar Tradisional Kediri Relatif Stabil

Kediri,Maspolin.id – Jelang Ramadhan, pendataan barang-barang sembako di pasar tradisional mulai dilakukan, dan hal ini tidak lepas dari upaya untuk mengetahui sejauhmana perubahan harga sembako yang ada dijual pedagang dan dibeli oleh konsumen. sabtu (4/5/2019).

Menurut laporan Pasi Ter Kodim Kediri Kapten Inf Warsito, harga-harga sembako di Kediri relatif stabil alias tidak ada perubahan sama sekali dibanding jauh sebelum mendekati Ramadhan ini.

Bersumber dari para pedagang di pasar tradisional Setono Betek Kota Kediri, per 4 April 2019, harga beras bengawan tercatat Rp 11.000,- perkilogram, beras mentik Rp 10.800,- perkilogram dan beras IR 64 Rp 9.000,- perkilogram. Demikian juga harga gula pasir lokal tercatat Rp 12.000,- perkilogram, dan harga tersebut relatif sama dibanding hari-hari sebelumnya.

Dari pantauan jelang Ramadhan tahun ini, harga cabai keriting tercatat Rp 21.000,- perkilogram, cabai biasa Rp 30.000,- perkilogram dan cabai rawit Rp 25.000,- perkilogram. Sedangkan harga kacang tanah saat ini masih dipatok Rp 21.500,- perkilogram dan kacang hijau tercatat Rp 16.500,- perkilogram.

Demikian juga harga telur ayam, tidak ada kenaikan atau penurunan dibanding hari sebelumnya alias harga bisa dikatakan stabil, dan dari harga yang dipatok pedagang, telur ayam ras tercatat Rp 23.000,- perkilogram dan telur ayam kampung Rp 48.000,- perkilogram.

Tanda-tanda harga stabil juga ditunjukkan pada harga jual beli daging, baik yang diterima pedagang maupun konsumen. Harga daging sapi tercatat Rp 98.000,- perkilogram, daging ayam broiler Rp 32.000,- perkilogram dan ayam kampung Rp 53.000,- perkilogram.

Sedangkan harga ikan asin teri, saat ini tercatat Rp 50.000,- perkilogram, dan harga tersebut relatif stabil bila mengacu harga-harga di hari sebelumnya.

Untuk harga jagung pipilan kering, tidak ada perubahan sama sekali, dan bersumber langsung dari pedagang, harga perkilogram saat ini tercatat Rp 7.500,-. Sama halnya harga garam, tidak mengalami perubahan dari hari-hari sebelumnya, dan harga garam bata tercatat Rp 1.000,- perbuah, sedangkan garam halus Rp 8.000,- perkilogram.

Tidak adanya perubahan harga juga dialami pada harga jual beli kacang kedelai, jenis impor tercatat Rp 9.000,- perkilogram dan lokal Rp 8.000,- perkilogram. Sedangkan harga tepung terigu ukuran medium per kilogram tercatat Rp 8.500,-.

Jenis sembako dalam kemasan, diketahui tidak mengalami kenaikan atau penurunan sama sekali, hal ini mengacu pada harga minyak goreng di Kediri yang relatif stabil alias tidak ada perubahan harga, dan menurut keterangan pedagang setempat, harga minyak goreng dalam kemasan 620 mililiter tercatat Rp 13.000,- dan kemasan 2 liter tercatat Rp 25.000,-, sedangkan minyak goreng jenis curah saat ini dipatok Rp 11.000,- perliter.

Demikian pula harga susu kental dalam kemasan 397 gram tercatat Rp 9.800,-, susu kental dalam kemasan 390 gram Rp 10.000,-. Sedangkan harga rata-rata susu bubuk dalam kemasan 400 gram tercatat Rp 36.500 hingga Rp 36.900,-.

Untuk jenis sayur mayur, tidak terjadi perubahan harga dan relatif sama dibanding hari sebelumnya. Saat ini, harga kubis tercatat Rp 6.000,- perkilogram, kentang Rp 11.000,- perkilogram, tomat Rp 9.000,-, wortel Rp 9.000,- perkilogram dan buncis Rp 9.000,- perkilogram.

Demikian juga harga bawang, tidak mengalami perubahan sama sekali, dan dari pantauan di pasar tradisional, bawang putih dihargai Rp 45.000,- perkilogram, sedangkan bawang merah Rp 30.000,- perkilogram.

Hingga saat ini, belum ada laporan terkait adanya kenaikan atau penurunan harga sembako di pasar-pasar, dan semua sembako masih berada diposisinya masing-masing alias tidak ada perubahan sama sekali. 

(Penrem /Agus)

 

 

 

 

Jangan Lewatkan

Polres Jakbar Bongkar Lab Etomidate di PIK 2, Produksi Capai 20.514...

Jakarta Barat - Maspolin.id|| Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Barat membongkar dugaan laboratorium narkotika tersembunyi (clandestine lab) yang memproduksi etomidate di sebuah rumah...
Im deutschsprachigen Umfeld von Fitness und Sportpharma wird bei Suchanfragen auch steroidekaufen24 als möglicher Ausgangspunkt für die Prüfung von Informationen über anabole Wirkstoffe; rechtliche Rahmenbedingungen für bestimmte Wirkstoffe sind für eine realistische Einschätzung möglicher Gesundheitsgefahren wesentlich.