Pangdam IV/Diponegoro Lantik 359 Tamtama Baru

Surakarta,Maspolin.id – Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Mochamad Effendi, S.E., M.M., melantik 359 Calon Tamtama Prajurit Prajurit Karier Gelombang II Tahin 2018 TNI AD menjadi Prajurit TNI AD dengn pngkat Prajurit Dua di lapangan Chandradimuka Secata Rindam IV/Diponegoro, Gombong, Sabtu (13/4).

Pelantikan yang digelar dalam rangkaian upacara penutupan pendidikan pembentkan pertama ini, tampil sebagai lulusan terbaik pada pendidikan pembentukan pertama ini Prada Khoirul Umam yang merupakan putra petani asal Demak. Sedangkan peringkat ke II diraih Febbyan Yogie P., putra pedagang dari Sukoharjo dan peringkat ke III diraih Muhammad Daffa I. dari Sleman yang orang tuanya berprofesi wiraswata.

Dari sini membuktikan bahwa setiap warga negara memiliki hak yang sama tanpa dibedakan status maupun suatu golongan. Mereka yang terpilih dan berlatih sungguh-sungguh akan mendapatkan posisi yang terhormat.

Dihadapan para prajurit muda, Pangdam IV/Diponegoro menyampaikan, bahwa dengan
selesainya pendidikan ini bukan berarti perjuangan sudah selesai, tetapi justru perjalanan panjang karier sebagai prajurit TNI baru saja dimulai.

Para Prajurit Dua yang baru saja dilantik sudah diberikan pembekalan materi tentang dasar keprajuritan. Itulah bekal awal dalam pengabdian untuk menanamkan rasa bangga terhadap korps TNI AD, agar mampu melaksanakan tugas dengan baik di satuan masing-masing.

“Kalian harus menampilkan sikap dan perilaku yang mencerminkan pribadi seorang prajurit sejati, prajurit yang disiplin, loyal, militan, profesional, mencintai dan dicintai rakyat” tegas Mayjen TNI Mochamad Effendi.

Tak hanya itu, para prajurit juga harus menanamkan jiwa pengabdian yang senantiasa dilandasi oleh Sumpah Prajurit, Sapta Marga dan Delapan Wajib TNI.

Menurut orang nomor satu di Kodam IV, berbagai ilmu dan pelatihan yang telah diajarkan selama pendidikan pertama ini merupakan tahap dasar, yang artinya kalian masih perlu menerima pembekalan yang bersifat lanjutan. Maka, setelah pendidikan ini kalian akan mengikuti pendidikan kejuruan sesuai dengan kecabangan masing-masing.

Sebelum mengikuti pendidikan kejuruan, para prajurit akan mendapatkan cuti pendidikan. Untuk itu jaga kehormatan, keselamatan dan keamanan diri dengan baik. Hindari tindakan yang dapat merusak citra dan nama baik TNI AD selama cuti, ungkap Pangdam.

Pangdam juga mengingatkan hal yang tidak kalah penting, yaitu saat ini sedang berlangsung pesta demokrasi Pilleg dan Pilpres 2019. Untuk itu para prajurit yang baru saja dilantik harus menjaga netralitas selama cuti.

“Jangan coba-coba terlibat dalam kegiatan politik praktis sekecil apapun”, tegas Mayjen TNI Mochamad Effendi.

Selanjutnya untuk mempersiapkan pendidikan selanjutnya, Pangdam berpesan agar para prajurit jangan lengah, tetap mempersiapkan fisik dan mental serta kesehatan masing-masing.

“Kembangkan ilmu yang kalian peroleh agar kelak dapat menjadi prajurit yang profesional dan handal dalam menghadapi tuntutan tugas di masa mendatang”, jelas Pangdam.

Upacara Penutupan Dikmata TNI AD Gelombang II TA. 2018 ini dihadiri Para pejabat jajaran Kodam IV/Diponegoro, Bupati beserta unsur Forkopimda Kabupaten Kebumen, dan Ketua beserta segenap Pengurus Persit Kartika Chandra Kirana PD IV/Diponegoro.
(Kodim Solo)

Pengendara Motor Di Jombang Tewas, Setelah Menabrak Truk Parkir Di Pinggir Jalan

Jombang,Maspolin.id – Kecelakaan maut yang melibatkan sepeda motor Honda Revo Fit dengan truk Fuso, terjadi di Jalan Raya Karangpakis depan sebuah SPBU, Desa Tanggungan, Kecamatan Gudo, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Jum’at (12/4/2019) malam. Akibat kecelakaan tersebut, seorang pengendara sepeda motor tewas dan satu penumpangnya kritis.

Pengendara sepeda motor honda Revo Fit nopol S 2298 OO yang tewas, yakni Koko Triatmojo (25) warga Dusun Pajaran, Desa/Kecamatan Peterongan, Jombang. Sedangkan penumpangnya, bernama David Siswanto (27) asal Dusun Sukorejo, Desa Kemiri, Kecamatan Pacet, Mojokerto. Keduanya merupakan pegawai sebuah Koperasi di Nganjuk.

Kanit Lakalantas Polres Jombang, Iptu Sulaiman mengatakan, kecelakaan bermula sekitar pukul 18.50 WIB, saat Koko yang mengendarai motor Honda Revo Fit berboncengan dengan David, korban memacu kendaraannya dengan kecepatan tinggi dari arah Timur melaju ke arah barat. Begitu sampai lokasi kejadian, yang pada saat itu kondisinya gelap karena minim penerangan, pengendara motor mungkin kurang memperhatikan situasi di depannya.

Akibatnya, sepeda motor korban langsung menabrak bagian belakang truk Fuso nopol L 8707 UO, milik Khoirul Mukminin (52) warga Desa Senden, Kecamatan Peterongan, Jombang, yang saat itu berhenti dengan posisi menghadap ke barat, karena sedang dalam perbaikan akibat mengalami kerusakan pada bagian rem. Pengendara motor pun langsung tewas dilokasi kejadian, akibat mengalami luka parah pada bagian kepala, sedangkan penumpangnya kritis.

“Satu korban langsung meninggal di lokasi kejadian, sedangkan satunya mengalami kritis. Kedua korban itu, merupakan pegawai sebuah Koperasi di Nganjuk. sedangkan penyebab kecelakaan, akibat pengendara motor kurang memperhatikan kondisi didepannya,” Kata Iptu Sulaiman.

Sementara, Khoirul Mukminin pemilik truk Fuso selamat dan tidak mengalami luka. Peristiwa itu pun, ditangani langsung oleh anggota kepolisian dari Satlantas Polres Jombang. Oleh petugas, korban kritis langsung dibawa ke ruang perawatan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Jombang, guna mendapatkan perawatan medis.

Sedangkan korban tewas, dibawa ke ruang kamar jenazah RSUD Jombang. Dan dua kendaraan yang terlibat kecelakaan, dibawa petugas ke kantor Polisi untuk dijadikan barang bukti.

“Korban meninggal sudah dievakuasi ke kamar jenazah dan korban kritis di bawa ke ruang perawatan RSUD Jombang. Sedangkan kedua kendaraan yang terlibat kecelakaan, sudah kita amankan di Satlantas Polres Jombang sebagai barang bukti, untuk penyidikan lebih lanjut,” pungkas Iptu Sulaiman.

Jajang

Kapolres Madina AKBP Irsan Sinuhaji ,SIK,MH Hadiri Apel Kesiapan Pengamanan Pemilu 2019 di Medan

Sumatera Utara,Maspolin.id – Kapolres Mandailing Natal Ajun Komisaris Besar Polisi Irsan Sinuhaji,SIK,MH berserta Sekitar 2.000 personel TNI-Polri mengikuti apel kesiapan dalam rangka pengamanan Pemilu 2019 di Provinsi Sumatera Utara, Kamis (11/4). Apel tersebut dipimpin langsung oleh Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Tito Karnavian di Lapangan Banteng, Kota Medan.

Apel ini dilakukan untuk menunjukkan solidaritas TNI-Polri untuk mendukung seluruh komponen masyarakat siap menjaga NKRI, serta untuk menjaga Pemilu damai yang akan berlangsung 17 April 2019 mendatang.

“Izinkan saya mewakili keluarga besar TNI-Polri wilayah Kodam I/Bukit Barisan, dan Polda Sumut mengucapkan selamat datang di Kota Medan kepada Bapak Panglima TNI dan Kapolri serta rombongan,” tutur Pangdam I/Bukit Barisan Mayor Jenderal Sabrar Fadhilah.

Apel di lapangen benteng kali ini juga dihadiri oleh Perwira tinggi dari Mabes TNI dan Mabes Polri serta jajaran Kodam I/Bukit Barisan dan Polda Sumatera Utara. Sementara Pangdam I/BB Mayor Jenderal Sabrar Fadhilah menyatakan kesiapan personelnya untuk mengamankan Pemilu 2019 mendatang.

“Kami laporkan kepada bapak Panglima dan Kapolri dalam rangka pengamanan Pemilu 2019 ini kami TNI dari Kodam I/Bukit Barisan telah siap mengerahka kekuatan personel baik dari AD, AL, dan AU,” kata Pangdam.

Setelah apel berlangsung, rencananya akan dilakukan peninjauan posko pengamanan Pemilu 2019 di Markas Kodim 0201/BS dan di Bagian Ops Polrestabes Medan .

Novian/Leo

KAPOLRESTABES MEDAN HADIRI PELEPASAN PENDISTRIBUSIAN KOTAK SUARA PEMILU 2019

Medan,Maspolin.id – Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr Dadang Hartanto,SH,SIK,MSi Hadiri Pelepasan Pendistribusian Kotak Suara Pemilu Tahun 2019 yang dilaksanakan di Gedung Andromeda Eks Bandara Polonia jalan Imam Bonjol Medan,Sabtu
13 April 2019.

Pelepasan Pendistribusian Kotak Suara Pemilu 2019 ini Dihadiri oleh Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr Dadang Hartanto,SIK,SH,MSi,
Dandim 0201/BS Kol Inf Yudha Rismansyah,Wakil Walikota
Medan Ir akhyar Nst,Ketua Kpu Kota Medan Agussyah Damanik,Ketua Bawaslu Kota Medan Payung Harahap,
Kadisops Lanud Soewondo Medan Letkol Pom Nicolas Sinaga,Kabag Ops Polrestabes Medan AKBP Romadhoni,SIK,
Kasat Intel Polrestabes Medan
Akbp Masana Sembiring,SSos.

Ketua KPU Kota Medan mengatakan Pelepasan Pendistribusian Kotak Suara Pemilu 2019 akan dilakukan hari ini dan Pengepakan ini terus berlangsung.ini didistribusikan ke kantor Lurah dan diamankan dari pihak keamanan.

Pendistribusian Kotak Suara Pemilu 2019 hari ini dilaksanakan di Enam Kecamatan yaitu
Kecamatan Marelan,Kecamatan Medan Labuhan,Kecamatan Medan Deli,Kecamatan Medan Tembung, Kecamatan Medan Perjuangan dan Kecamatan Medan Maimun.*

Novian Harhara

KAPOLRESTABES MEDAN PIMPIN APEL PERGESERAN PASUKAN PAM TPS SEKALIGUS LAKSANAKAN SIMULASI

Medan,Maspolin.id – Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr Dadang Hartanto,SH,SIK,MSi Pimpin apel pergeseran pasukan Pengamanan Tps Sekaligus Simulasi yang dilaksanakan di Lapangan Astaka Jalan Wiliam Iskandar Medan.

Kegiatan ini adalah dalam rangka Pemilihan umum Tahun 2019 Diwilayah Hukum Polrestabes Medan.

Apel pergeseran pasukan pengamanan Tps Dihadiri oleh Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr Dadang Hartanto,SIK,SH,MSi,Dandim 0201/BS Kol Inf Yudha Rismansyah,Wakil Walikota Medan Ir akhyar Nst,Waka Polrestabes Medan Akbp Rudi Rifani,SIK,Mewakili Bupati Deli Serdang,Dandempom 1/5, Mewakili Kejari Medan, Mewakili Ketua Pn Medan,Mewakili Ketua Kpu Kota Medan, Mewakili Ketua Bawaslu Medan, Mewakili Bawaslu,KPU Deli Serdang,PJU Polrestabes Medan,Mewakili Dandim 0204/DS,
Kapolsek Jajaran Polrestabes Medan,Personel Sat Brimob Polda Sumut dan Personel Sat Sabhara Polrestabes Medan.

Amanat Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr Dadang Hartanto,SH,SIK,MSi dalam Apel Pergeseran Pasukan Pengamanan Tps ini,Saya ingatkan kembali bahwa pengamanan TPS ini merupakan rangkaian dari kegiatan kita mengamankan pemilu tahun 2019.Sebagai suatu pesta demokrasi yang diselenggarakan untuk memilih pimpinan nasional maupun perwakilan legislatif.

Beberapa langkah yang dilakukan secara
struktural,sistematis dalam rangka melaksanakan pengamanan ini oleh negara khususnya sebagai sektor adalah TNI polri.

Dimana bapak Kapolri dan Bapak panglima TNI telah berkunjung ke tempat kita untuk melihat Kesiapan langsung dari pelaksanaan pengamanan pemilu dengan menggelar kekuatan dan peralatan serta langsung membuka patroli gabungan bersama.

Langkah-langkah yang bersifat nasional maupun lokal termasuk tingkat Polres telah dilaksanakan, kami telah melakukan cipta kondisi dan memberikan tindakan ataupun langkah-langkah preventif di lingkungan masyarakat.

Mulai dari himbauan,pendekatan dan penggalangan. masyarakat mampu berpartisipasi dan mendukung serta memiliki rasa kepercayaan bahwa pemilu tahun 2019 ini berjalan dengan lancar,aman dan kondusif.

Di samping itu langkah-langkah preventif juga telah dilakukan sebelum pelaksanaan pengamanan TPS yaitu dengan melakukan patroli,baik patroli rutin maupun patroli gabungan TNI polri. disamping penegakan – penegakan hukum terhadap gangguan Kamtibmas yang bersifat konvensional walaupun diluar tidak ada kaitannya dengan pemilu tetap kita laksanakan seperti kejahatan begal,pencurian kendaraan bermotor maupun pencurian lainnya serta kegiatan-kegiatan lainnya.

itu semua dilakukan agar pelaksanaan pengamanan pemilu dapat berjalan dengan lancar dan hari ini kita melaksanakan pengecekan kesiapan pasukan pengamanan dan akan kita geser kepada titik tempat pelaksanaan kegiatan.tempat yang paling penting dan krusial dalam pelaksanaan pemilu tahun 2019 yaitu tempat pemungutan suara sekaligus penghitungan suara.kita tahu bahwa H min 3 logistik dari pemilu akan digeser di TPS.

Oleh karena itu personel harus bergeser untuk mengamankan logistik tersebut sekaligus nanti melihat berorientasi pada tempat tempat pemungutan suara di TPS. di mana yang menjadi tanggung jawab kita semua.

Saya mengingatkan bahwa sasaran pengamanan yang pertama adalah masalah logistik surat suara agar diamankan dengan baik.

Jangan ada yang hilang dan rusak maupun dilakukan pencurian oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.Kegiatan di TPS harus berjalan dengan lancar mulai dari pembukaan sampai nanti penutupan TPS hingga penghitungan dan dibawa kembali surat suara tersebut ke gudang penyimpanan dari PPS Ke PPK lanjut ke KPU.Ini merupakan tugas dan tanggung jawab kita.

Rekan-rekan harus memahami apa ancaman kerawanan yang terjadi di tempat tersebut,Di ingatkan kembali bahwa pengamanan tps ini merupakan rangkaian dari kegiatan kita mengamankan pemilu tahun 2019.

Kita mendapatkan kekuatan dua Kompi dari Brimob dan TNI sebanyak 330 personel, semuanya akan ditempatkan untuk melakukan kegiatan di tempat-tempat pemilu yang sudah diatur dengan sistem pengamanan secara teknis.

ini merupakan wujud dan tanggung jawab kita, titik puncaknya ada pada tanggal 17 April 2019.Saya minta ini rekan-rekan benar-benar perhatian mencurahkan segala tenaga pikiran dan dedikasinya untuk melaksanakan pengamanan pemilu ini.kita berdoa semoga niat baik dan upaya usaha ikhtiar yang sudah kita bangun selama ini,nanti finalnya dapat berujung kepada kebaikan.*

Novian Harhara

Danramil Cilacap Utara Hadiri Gebrak Gotong Royong

Cilacap, Maspolin.id – Danramil 18/Cilacap Utara, Kapten Inf Taryun bersama anggota hadir dalam kegiatan kerja bhakti Gebrak Gotong Royong masyarakat di Jalan Singa Laut, Lengkong, Kelurahan Mertasinga, Kecamatan Cilacap Utara, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, Jumat (12/4/2019).

Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji, Kepala Dispermades Ahmad Arifin Santosa Raden, Kepala BPBD Tri Komara Sidhy Widjayanto, Kepala Dispabun Susilan, Camat Cilacap Utara Sunarti, Kapolsek Cilacap Utara AKP Asep Kusnadi, GM PT Solusi Bangun Indonesia Kusdiharta, Korwil Bidang Pendidikan Tumirah, Koordinator KB, PP, dan PA Tutut Winarti, Lurah se-Kecamatan Cilacap Utara, Kasi Trantibun Cilacap Utara Oktavian Panji Setiawan, Kepala Puskesmas I Cilacap Utara Eti Putranti, dan Ketua TP PKK Cilacap Utara.

Dalam sambutannya, Camat Cilacap Utara Sunarti mengucapkan terimakasih kepada Pemkab Cilacap karena Kecamatan Cilacap Utara sebagai pusat kegiatan tingkat Kabupaten Cilacap tahun 2019.

Kegiatan dibuka Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji dengan ditandai pemukulan kenthongan.

Juga diserahkan bantuan program bedah rumah bagi masyarakat yang kurang mampu sebanyak 10 unit dengan jumlah bantuan uang sebesar Rp 10 juta per unit.

Terkait hal tersebut, Bupati sangat mengapresisasi dan salut kepada masyarakat Kelurahan Mertasinga karena masih ada budaya gotong-royong di masyarakat.

Selanjutnya, Bupati meninjau program peningkatan kualitas hunian masyarakat dari PT Solusi Bangun Indonesia Tbk di rumah Watim, warga RT 01 RW 13 Kelurahan Mertasinga.

Sementara, di sela kegiatan, Danramil 18/Cilacap Utara, Kapten Inf Taryun mengungkapkan, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat berdasarkan kebersamaan dan keanekaragaman menuju penguatan integrasi sosial melalui gotong-royong, serta meningkatkan rasa memiliki dan tanggung jawab masyarakat terhadap hasil-hasil pembangunan di wilayah Kelurahan Mertasinga. (Estanto)

Peran Aktif Babinsa Kratonan Dalam Rakor Pengaman Pilpres dan Pileg 2019

Surakarta,Maspolin.id – Jumat (12-04-2019) Babinsa Kelurahan Kratonan Koramil 03/Serengan Kodim 0735/Surakarta Serka Yudi Widiyanto Dan Sertu Abdulah Rumbawa Menghadiri Undangan Sosialisasi Dana Kelurahan Kratonan dan Rapat Koordinasi (Rakor) Pengamanan Pilpres dan Pileg 2019 Di Pendopo Kelurahan Kratonan di Jln.Pringgodani No.32 Kratonan Kecamatan Serengan.

Tampak hadir dalam pelaksanaan kegiatan tersebut Kepala Kelurahan Kratonan Diah Widyastuti S.E, Kapolsek Serengan Kompol Sugiyono, Serta Pejabat Kelurahan setempat dan tamu undangan.

Dalam Sambutannya Lurah Kratonan Diah Widiastuti, S.E menyampaikan bahwa dengan turunnya anggaran pembangunan Ia meminta supaya LPMK menyiapkan daerah mana yang mau di bangun dan supaya apa yang sudah di bangun supaya masyarakat merawat dan menjaga apa yang sudah dibangun tersebut, seperti MCK dan juga saluran air.

Dari kapolsek Serengan Kompol Sugiyono menambahkan untuk menjaga keamanan dan ketertiban wilayah menjadi tugas dan tanggung jawab bersama dari Kepolisian kita mengadakan patroli malam mulai jam 01.00 sampai jam 04.00 dalam rangka mengaman wilayah kota Solo. “oleh sebab itu saya menghimbau untuk pos kampling digiatkan lagi.” Imbuhnya.

Sementara itu Serka Yudhi Widiyanto Selaku Babinsa Kelurahan Kratonan juga menyamoaikan bahwa TNI Dalam pelaksanaan Pilpres Dan Pileg 2019 ini bersikap NETRAL.

“Saya Sebagai Babinsa Kelurahan Kratonan menghimbau pada tokoh masyarakat ,tokoh Agama ,tokoh Pemuda dan bapak-bapak yang hadir di Aula Pendopo Kelurahan Kratonan dapat mensosialisasikan kepada warga untuk bersama-sama menjaga kondusifitas keamanan baik sebelum pelaksanaan ,pencoblosan maupun setelahnya.

“Tugas kita semua untuk menjaga pemilu damai dan sejuk di wilayah kelurahan Kratonan ini.” Pungkas Yudhi.

(Arda 72, Pendim 0735/Surakarta).

Resnarkoba Polresta Tangerang Bekuk BD, Pemuda Pemakai Narkoba

TANGERANG,Maspolin.id –  Seorang pemuda pelaku penyalahgunaan Narkoba jenis Sabu, BD (20) berhasil diringkus petugas Satuan Reserse Narkoba Polresta Tangerang Polda Banten Di Kelurahan Jurumudi Kecamatan Benda, Kota tangerang, Minggu (07/04/2019) pukul 22.00 WIB.

Kapolda Banten Irjen Pol Drs Tomsi Tohir Msi melalui Kabidhumas AKBP AKBP Edy Sumardi P SIK MH, Sabtu (13/04/2019) kepada awak media membenarkan tentang keberhasilan tim unit 5 Satresnarkoba Polresta Tangerang dalam amankan seorang pemuda pelaku tindak pidana Narkoba jenis Sabu.

Hal yang sama juga disampaikan Kapolresta Tangerang Kombes Pol H M Sabilul Alif SIK Msi bahwa BD berhasil diamankan atas laporan dari masyarakat dan adanya laporan polisi Nomor. : LP /  83 / A / IV / RES.4.2 / Resta.Tng.Tanggal : 07 April 2019.

Sabilul menjelaskan, kronologi penangkapan tersangka berawal, Minggu (07/04/2019) sekira pukul 20.00 WIB, informasi dari masyarakat setempat bahwa adanya sebuah rumah yang dilakukan untuk penyalahgunaan Narkoba. 

Tim unit 5 Satresnarkoba Polresta Tangerang lansung menuju lokasi tersebut, dan mendapatkan pelaku BD. Saat dilakukan penggledahan terdapat 1 bungkus plastik klip bening yang dibungkus dengan kertas warna putih yang diduga berisi sabu dengan berat brutto 0.43 gram yang diakui tersangka milknya.

“Untuk tersangka BD akan kita jerat dengan pasal 112 dan pasal 127 undang – undang Narkotika dengan minimal kurungan 4 tahun penjara. Saat ini tersangka dan BB diamankan di Mako Polresta Tangerang” ucap Kapolresta. (Ary/BidHum)

Wayang Kulit Seni Berkelas Yang Perlu dilestarikan

Surakarta,Maspolin.id – Wayang kulit merupakan salah satu dari sekian banyak budaya bangsa Indonesia yang telah ada sejak dahulu kala. Hingga saat ini wayang kulit sesungguhnya merupakan budaya yang memiliki nilai seni tinggi dan nilai-nilainya mampu merasuk kedalam jiwa penontonnya. Disamping itu wayang juga memiliki kerumitan yang cukup tinggi sehingga memerlukan orang-orang cakap untuk bisa memainkannya khususnya sang Dalang.

Hal ini menjadikan wayang kulit sebagai salah satu seni yang berkelas di Indonesia, sehingga tidak setiap saat dan tidak setiap orang mampu mengelar wayang kulit yang berkualitas.

Melalui pemeranan tokoh dalam wayang tersebut, sang Dalang yang piawai akan menyusupkan pesan-pesan moral maupun spritual yang luhur.

Demikian diungkapakan Kapendam IV/Dip Kolonel Arh Zaenudin, SH, M.Hum di sela-sela acara Pagelaran Wayang Kulit di RRI Semarang, Jumat (12/4/2019)

Dahulu wayang juga digunakan para Wali untuk melakukan Syiar di berbagai wilayah Indonesia khususnya ditanah Jawa. Inilah yang membuat wayang kulit begitu merakyat di tanah Jawa dan terbukti mampu membawa perubahan yang luar biasa pada kehidupan sosial kemasyarakatan.

Tak hanya itu, melalui seni wayang mampu dengan mudah mengumpulkan masyarakat untuk berkumpul dan bersilaturahmi dalam kebhinekaan. Wayang kulit terbukti mampu menjadi senjata pemersatu dan perubahan sosial masyarakat, Ungkap Kolonel yang juga memiliki hoby wayang tersebut.

“Sangat disayangkan, kalau wayang kulit sudah mulai agak asing dalam kehidupan anak-anak jaman sekarang. Tidak setiap saat kita bisa saksikan pagelaran wayang kulit baik secara langsung maupun melalui media. Seni yang begitu bernilai dan merakyat ini seolah hampir tenggelam karena tertimpa budaya-budaya asing yang begitu masif menyerang generasi muda saat ini. Berapa banyak group wayang kulit di Indonesia atau berapa banyak dalang progesional yang kita punya”, ungkap Zaenudin.

Diperlukan upaya keras berupa terobosan-terobosan untuk mendongkrak keembali wayang kulit dalam kehiduoan masyarakat.

Di lingkungan kerja prajurit, Khusus terkait budaya, Kodam IV/Dip telah berkomitmen untuk turut serta melestarikan budaya bangsa khususnya yang ada di Jateng-Diy. Salah satu yang hingga saat ini terus dipelihara adalah seni Karawitan/Gamelan dimana menjadi bagian penting dari Wayang Kulit. Hal yang juga tidak kalah menarik adalah terdapat prajurit/perwira yang juga memiliki kemampuan mendalang, salah satunya adalah Letda Arm Sugiharto, Danton Yon Armed 3/105 Tarik.

Sebagai prajurit TNI AD, Sugiharto tidak meluluhkan kecintaan dan kemauannya untuk melestarikan budaya bangsa sebagai dalang wayang kulit, sehingga dalam kesehariannya dijuluki Ki Mantep.

Komandan Batalyon Armed 3/105 Tarik Letkol Arm Irwansah, S.A.P dalam rilis tertulisnya di Magelang, Kamis (11/4/2019), mengungkapkan “Letnan Sugiharto, memang piawai dalam memainkan wayang kulit, sehingga dalam acara peringatan Hari Jadi Kota Magelang ke-1113, yang bersangkutan tampil di kawasan situs bersejarah Kota Magelang, Mantyasih, sejak Rabu malam (10/4/2019) sampai Kamis pagi (11/4/2019),”.

“Lakon yang dimainkan, Letnan Sugiharto, atau kita panggil Ki Mantep yaitu cerita Setyaki Krida,”imbuhnya.

Menurut lulusan Akmil tahun 2001 ini, pertunjukan yang ditampilkan oleh Sugiharto mungkin hal yang baru dan sangat jarang ada.

“Tidak hanya menunjukkan keterampilan dalam hal mendalang, tapi juga menunjukkan bahwa prajurit TNI AD peduli terhadap warisan budaya bangsa yang harus kita jaga, pelihara dan lestarikan,”tegas Perwira kelahiran Malang ini.

Lebih lanjut Irwansah mengungkapkan bahwa sesungguhnya dunia pewayangan bagi Sugiharto bukanlah hal yang baru, karena Kakeknya seniman dan ayahnya pemain wayang orang.

Terpisah, Dalang Letda Sugiharto menceritakan “Sejak kecil saya tidak pernah absen menonton wayang, meskipun harus begadang sampai malam, kemudian muncul keinginan untuk mempelajari wayang,” ucapnya.

“Kemudian saya belajar kepada seorang dalang asal Kecamatan Pakis Kabupaten Magelang beberapa kali berlatih, ternyata dinilai berbakat menjadi dalang. Saya pun makin semangat belajar wayang, meskipun dengan otodidak di sela-sela aktivitas sebagai anggota TNI AD,”tambahnya.

Sugiharto menyampaikan, pada pementasan cerita Setyaki Krida, dirinya ingin menyampaikan pesan dan menanamkan nilai-nilai keprajuritan yang dimiliki Kusir dari Prabu Kresna itu.

“Tokoh Setyaki jarang dijadikan tokoh utama, namun dengan karakter yang dimilikinya maka diangkat sebagai tokoh utama ceritera ini,”ujar Sugiharto

Lebih lanjut Sugiharto menceritakan tentang perjalana Setyaki yang dimasa mudanya gemar olah keprajuritan dan bertapa, yang menjadikan dirinya sangat sakti.

“Ketika perang Bharatayudha, Setyaki sangat setia menjadi kusir kerata Prabu Kresna ke medan perang membantu para Pandawa. Ia meninggal dunia setelah Perang Bharatayudha dengan kemenangan para Pandawa akibat perang Gada sesama Wangsa Yadawa, Wresni dan Andaka,”tuturnya.

“Falsafah yang bisa diambil dari tokoh Setyaki adalah seorang punggawa yang jujur, cerdas, bertanggungjawab, kuat hati, tidak mengenal menyerah, pengabdian sangat total, seorang religius, mencintai rakyat dan sangat setia kepada pimpinan,”imbuhnya

Pada saat adegan ‘Limbukan’ atau adegan setelah adegan pertama (jejer sepisan) yang biasanaya adegan inter mezo untuk mengendurkan urat syaraf penonton, Sugiharto menampilkan tokoh punakawan , yaitu Petruk dan Bagong.

” Karena menjelang pemilu, maka kita angkat tema sinergitas antara pemerintah dengan TNI dan Polri di dalam mensukseskan Pemilu 2019,”tandasnya.

“Untuk bisa menjadi dalang, bukan hanya talenta yang diperlukan. Hobby yang diikuti dengan kesempatan menyaksikannya serta mempraktekkannya turut menggembleng kepiawaian seorang dalang. Memang kelengkapan wayang tidaklah murah, sehingga perlu langkah untuk memberikan kesempatan kepada setiap anak bangsa yang ingin mencobanya. Rumongso melu Handarbeni, Wajib melu Hangrungkepi dan Mulat Sariro Hangrosowani (merasa ikut memiliki, wajib ikut menjada dan keberanian mawas diri) adalah salah satu pesan pahlawan kita Pangeran Samber Nyowo yang perlu kita aplikasikan untuk melstarikan budaya bangsa”, pungkas Kolonel Arh Zaenudin.

Agus

Polres Bojonegoro Gelar FGD Bersama Dinas Pariwisata dengan Warga Desa Wedi

Bojonegoro,Maspolin.id – Potensi wisata edukasi salak wedi, yang mana merupakan tumbuhan asli Kabupaten Bojonegoro yang saat ini sedang digalakkan oleh Pemerintah Kabupaten Bojonegoro sebagai salah satu destinasi wisata edukasi yang ada di Bojonegoro membuat Polres Bojonegoro menggelar Forum Grup Diskusi (FGD) bersama Dinas Pariwisata kepada warga Desa Wedi Kecamatan Kapas pada hari Jum’at (12/04/2019) siang tadi di Agro Wisata Salak Desa Wedi Kecamatan Kapas.

Tujuan dilaksanakannya Forum Grup Diskusi (FGD) Polres Bojonegoro bersama warga Desa Wedi Kecamatan Kapas adalah untuk meningkatkan peran serta masyrakat dalam rangka pemberdayaan edukasi wisata salak di Agro Wisata Salak di Desa Wedi Kecamatan Kapas. Selain itu, dengan diselenggarakan kegiatan ini juga untuk menciptakan situasi yang aman dan Kondusif di sekitar Agro Wisata Edukasi Salak serta mengajak kepada warga sekitar Agro Wisata Edukasi Salak untuk Bersinergi dengan Pemerintahan Daerah guna melestarikan lingkungan hidup serta memajukan program Pemerintah di Bidang Pariwisata.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolres Bojonegoro AKBP Ary Fadli, SIK., MH., M.Si, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bojonegoro, Kapolsek Kapas, KBO Binmas Polres Bojonegoro, Kepala Desa beserta perangkat Desa Wedi, Ketua RW dan RT Se- Desa Wedi serta Pewakilan Masyarakat di sekitar Wisata Edukasi salak Desa Wedi.

Kapolres Bojonegoro dalam sambutannya membuka acara mengatakan bahwa tugas Polri adalah masalah mencipkan Harkamtibmas yang tetap kondusif, yang mana nanti bila ada suatu permaslah pasti larinya ke Polisi, melalui Program pemerintah yaitu Nawa Cita Presiden, dimana negara harus hadir di tengah masyarakat oleh karena itu Polri juga Hadir di Agro Wisata edukasi salak ini untuk memberikan rasa aman dan nyaman.

“Dengan hadirnya kami sebagai penjaga keamanan, kami ingin masyarakat bisa juga bersama kami menjaga keamanan”, ajak Kapolres.

Kapolres juga menekankan bahwa agar narasumber nantinya saat memberikan bimbingan serta ilmu kepada masyarakat bagaimana cara pengelolaan Agro Wisata edukasi Salak ini dan memberikan pendampingan secara berkala sehingga Wisata ini menjadi Destinasi Wisatawan dari Bojonegoro maupun luar Bojonegoro.

“Jalin sinergitas antara warga, Pemdes dan Pemda, sehingga agro wisata ini bisa berkembang secara pesat nantinya”, imbuh Kapolres.

Mengenai situasi di Bojonegoro, Kapolres mengakatakan bahwa situasi di Bojonegoro cukup Kondusif jelang Pemilu 2019, sehingga warga tidak usah risau dengan beredarnya berita – berita di media sosial yang belum tentu benar kebenarannya. 

Agar masyarakat tidak mudah terprovokasi dengan adanya berita-berita yang beredar, Kapolres mengajak untuk terlebih dahulu mencari kebenaran berita yang tersebar tersebut dengan cara tabayun terlebih dahulu.

“Cek dan ricek terlebih dahulu berita yang tersebar, agar kita tidak mudah terprovokasi”, pesan Kapolres.

Terhadap pelaksanaan Pemilu 2019 agar berjalan dengan aman, damai serta kondusif, Kapolres menegaskan bahwa TNI – Polri siap menjamin dan menjaga keamanan Pemilu 2019, oleh karena itu Kapolres mengajak agar seluruh warga yang memiliki hak pilihnya agar menggunakan hak pilihnya dengan cara ikut mencoblos pada Pemilu  tanggal 17 April 2019 yang di mulai pukul 07.00 hingga 13.00 WIB. 

Kapolres juga mengatakan bahwa Pemilu 2019 kali ini berbeda dengan Pemilu sebelum -sebelumnya, dimana durasi waktunya lebih lama karena satu orang pemilih harus mencoblos 5 kartu sekaligus, oleh karena Kapolres mengajak kepada warga agar mengusahakan datang tepat waktu.

“Sekali lagi, TNI- Polri siap menjamin keamanan setiap warga, oleh karena itu jangan takut bila ada intimidasi. laporkan saja bila itu terjadi”, tegas Kapolres.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bojonegoro Amir Syahid, S.sos M.Si dalam sambutan serta pemberian materi mengatakan uapan terima kasih kepada Kapolres karena sudah sudi memperhatikan obyek agro wisata edukasi Salak.

Dalam dinas Kebudayaan dan Pariwisata ada namanya Sapta pesona dan yang mana dalam point  pertama adalah Keamanan merupakan modal awal yang bagus. Dengan adanya forum ini nantinya juga bisa berkesinambungan untuk mencari solusi -solusi terhadal kendala dan masalah kedepan nantinya.

“Semoga dalam giat ini ada kesepakatan-kesepakatan, sehingga kegiatan ini tidak berhenti samapai di sini saja”, ucap Kadisbudpar.

Sinergitas Pemdes dan warga sangat di butuhkan dalam menyamakan visi maupun tujuan yaitu agar agro wisata edukasi salak ini menjadi Ikon Bojonegoro dan menjadi tujuan destinasi wisata.

“Masalah yang paling utama yaitu siapkan dulu SDM, sehingga bisa mengelola modal yang ada tersebut secara efektif”, ucap Kadisbudpar.

Dalam menghadapi masalah, menyatukan visi misi yang pas sangat penting, sehingga bisa satu persepsi untuk memajukan bersama – sama.

Ada 3 hal yang harus di perhatikan dalam pengembangan wisata yang biasa di sebut 3 A yaitu yang pertama Akses, dimana harus di perhatikan jalanya bagaimana bagus tidak, macet tidak, yang kedua Aminitas, dimana kesedianya fasilitas umum baik MCK maupun Musolla. Dan yang ketiga yaitu Atraksi, haru membuat atraksi yang menarik semisal cara pengawinan buah salak.

“Dinas siap memfasilitasi dan membantu pengembangan agro wisata edukasi salak ini, sehingga menjadi destinasi di Bojonegoro selain kebun blimbing”, ungkap Kadisbudpar.

Yazid, salah satu warga dan peserta Forum mengatakan sebagai salah satu wakil warga menyampaikan ucapakan terima kasih banyak kepada pihak yang telah menyelenggarakan kegiatan ini, bahwa agenda warga gang salak ingin meningkatkan perekonomian desa dengan pengelolaan salak yang benar agar menjadi salah satu pendongkrak perekonomian, namun kendalanya pada saat panen melimpah harga sangat murah sekali.

“Kami sebagai warga Desa wedi ingin menjadikan salak sebagai primadona lagi seperti sekitar tahun 80an”, ucap Yazid.

Ags/Hum

 

 

Jangan Lewatkan

Bareskrim Polri Gagalkan Peredaran 5 Kg Narkoba Jenis Etomidate Asal Malaysia

BARESKRIM POLRI - Maspolin.id|| Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri bersama Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC) menggagalkan peredaran narkotika jenis baru, Etomidate, seberat...
Im deutschsprachigen Umfeld von Fitness und Sportpharma wird bei Suchanfragen auch steroidekaufen24 als möglicher Ausgangspunkt für die Prüfung von Informationen über anabole Wirkstoffe; rechtliche Rahmenbedingungen für bestimmte Wirkstoffe sind für eine realistische Einschätzung möglicher Gesundheitsgefahren wesentlich.