Lakukan Curas, Tujuh Anak Ingusan Dibekuk Satreskrim Polres Kudus Dan Dua DPO

Kudus,Maspolin.id – Unit Resmob Sat Reskrim Polres Kudus telah berhasil melakukan pengungkapan tindak pidana Curras sebagaimana dimaksud dalam pasal 365 KUHPidana yang melibatkan Tujuh Anak Yang masih Dibawah Umur, sedangkan dua anak masih DPO.

Adapun kronologis kejadian adalah Pada hari Selasa tanggal 02 April 2019 sekira pukul 17.00 Wib pelapor menjemput korban (pacarnya) di rumahnya di desa Tumpangkrasak, kemudian sekira pukul 19.30 wib korban dan pelapor berboncengan mengendarai spm Honda Beat warna hitam milik pelapor untuk pergi ke warung kerang Ruko Agus salim.
Selanjutnya sekira pukul 22.00 wib, mereka meninggalkan warung kerang tersebut menuju rumah korban kembali, pelapor bermaksud pulang dan karena spm pelapor kehabisan bensin, pelapor yang mengendarai spm Honda Beat di antar/di temani oleh korban dengan mengendarai spm Suzuki satria FU warna pink tanpa plat nomor untuk membeli bensin di Pom Bacin, setelah membeli bensin, selanjutnya korban bermaksud mengantar pulang pelapor (ds Karangbener) dan dalam perjalanannya (tepatnya di sebelah timur taman oasis / depan klinik Medistra) tiba tiba ada sekelompok pelaku yang berjumlah 9 orang mengendarai 3 unit spm diantaranya Honda Beat dan Suzuki Satria hitam dari arah berlawanan salah satu pelaku berteriak ” eh mandek, tak pateni kowe !” (eh berhenti tak bunuh kamu) dan para pelaku menghentikan korban di jalan dan langsung mengeroyok korban dengan menggunakan senjata tajam (sabit) yang mengenai kepala dan bahu korban.

Akibatnya pelapor berteriak minta tolong tapi tida ada yang mau menolong, kemudian pelapor berjalan ke arah barat untuk meminta tolong kepada Satpam yang sedang melintas di jalan tersebut, pelapor melihat korban yang sudah tergeletak di jalan, selanjutnya ada mobil patroli polsek Bae melintas dan kemudian para pelaku kabur kearah barat dan ke arah selatan dan salah satu pelaku membawa spm korban dengan ciri ciri : Suzuki satria FU modifikasi warna pink tanpa plat nomor dan tanpa STNK.

Berikut Nama nama Tersangka Curas :

  1. AAS Bin ANTIO (16) asal Ds. Bacin Kudus (Pelaku Pembacok Korban)
  2. MAZ (16) asal Kudus
  3. GA (16) asal kudus
  4. MB (17) asal Kudus
  5. AZW (16) asal Kudus
  6. AAS (16) asal Kudus
  7. MZS (16) asal Kudus

Dua tersangka yang masih dalam DPO :
1. BW Alamat Ds.Bacin Rt.6/1 Kec.Bae Kudus. (DPO).

2. NA alamat Ds.Bacin Rt.4/1 Kec.Bae Kab.Kudus. (DPO)

Atas kejadian tersebut korban mengalami luka bacok di bagian kepala sepanjang 14 cm dan bahu sebelah kanan sepanjang 3 cm serta kehilangan Spm Suzuki Satria FU warna pink tanpa plat nomor, untuk saat ini korban opname di RS Aisyiyah Kudus.   
Selanjutnya tim 1 Resmob Satreskrim melakukan penyelidikan dengan pulbaket disektar TKP dan berdasarkan dari keterangan saksi-saksi selanjutnya pada hari Jumat tanggal 5 April 2019 pukul 23.50 WIB dapat mengamankan pelaku MAZ Bin SUPARMAN dirumhanya alamat Dk. Pringsewu Rt. 03/03 Ds. Bakalan Krapyak Kec. Kaliwungu Kab. Kudus.

Setelah itu melakukan pengembangan terhadap pelaku lainnya dan dilakukan penangkapan ditempat yang berbeda selanjutnya dapat mengamankan Barang bukti berupa 1 (satu) unit SPM Suzuki Satria FU warna hitam milik korban yang dikuasai oleh pelaku MAZ dan selanjutnya di bawa ke Polres Kudus untuk proses penyidikan.

BARANG BUKTI :

– 1 (satu) unit Spm Satria hitam tanpa plat Nomor (milik korban yang dikuasai oleh MAZ)

– 1 (satu) unit SPM Honda Beat warna putih (sarana milik GA).

–  1 (satu) unit SPM Honda Scopy warna merah, Nopol K-4305-AGB milik MAZ (sarana)

– 1 (satu) buah sabit (DPB)

Akibat Perilakunya tersebut Ke tujuh tersangka Di jerat dengan undang pasal 365 KUHPidana tentang perkara pencurian dengan kekerasan, dengan Hukuman Pidana kurang lebih 12 tahun kurungan.

Red

Tiga Bulan Ngekos di Cilacap, Dua Begal Bersenpi Asal Lampung “Koleksi” Puluhan Motor

Cilacap, Maspolin.id – Tiga bulan merantau dan ngekos di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, dua pemuda berinisial AY (39) dan MS (24), yang diduga sebagai begal dan bersenjata api dalam melakukan aksinya ini, bisa mengoleksi puluhan motor.

Motor-motor jenis matic itu didapat bukan dari hasil berdagang atau bekerja, namun mereka dapat dari mencuri dan membegal.

Tetapi petualangan mereka berakhir di tangan petugas Sat Reskrim Polres Cilacap.

Dua pelaku merupakan warga Desa Negara Batin, Kecamatan Jabung, Kabupaten Lampung Timur.

Kapolres Cilacap AKBP Djoko Julianto mengungkapkan, dua pelaku pencurian kendaraan bermotor ini sudah melakukan aksi pencurian di 57 lokasi di Kabupaten Cilacap dan Banyumas. Pelaku menyasar kendaraan bermotor di kampung-kampung saat penghuni rumah sedang istirahat atau di jalanan yang sepi. Bahkan, di beberapa TKP pelaku juga nekat melakukan kekerasan terhadap korban.

“Sebagian kejadian, pelaku melakukan penodongan atau membegal. Beberapa TKP di jalan raya di wilayah Cilacap dan Banyumas serta lokasi-lokasi yang dianggap sepi,” jelas Kapolres saat jumpa media, Jumat (5/4/2019) siang.

Dalam melakukan aksinya, kata Djoko, kedua pelaku juga membawa senjata api rakitan jenis revolver berwarna silver.

Dari tangan pelaku, petugas berhasil mengamankan satu pucuk senjata api rakitan dengan empat amunisi, dan 30 unit sepeda motor matic.

Senjata api tersebut didapatkan pelaku dari sindikat para pelaku curanmor di Jakarta. Pelaku juga menggunakan kunci letter T.

“Mereka sudah beraksi selama tiga bulanan, hasil kejahatannya berupa kendaraan bermotor roda dua yang nantinya dijual ke penadah. Pelaku dan sindikat lainnya masih kita kembangkan,” ungkap dia.

Sementara, pelaku mengaku, senjata api rakitan didapatkannya dari teman yang berada di Jakarta. Mereka menyewa senjata dengan empat peluru aktif itu seharga Rp 300.000 per minggu.

“Kami gunakan hanya dalam keadaan tertentu, tetapi belum pernah ditembakkan sama sekali,” aku salah satu pelaku.

Menurut Kapolres, pihaknya akan terus mengembangkan kasus ini, TKP, termasuk jaringan yang bersangkutan.

“Pelaku ini dari Lampung, jaringan lintas provinsi, sedang dikembangkan apakah mereka yang selama ini meresahkan masyarakat,” ujar Djoko.

Dan, pelaku akan dikenakan Pasal 365 KUHP dengan ancaman hukuman lebih dari lima tahun.

“Kami juga sedang telusuri asal senpi yang digunakan,” imbuh Kapolres. (Estanto)

Nekad Menggelapkan Uang Perusahaan, Gadis Cantik Asal Perak Jombang Di Tangkap Polisi

Jombang,Maspolin.id – Diduga menggelapkan uang perusahaan, kepala gudang PT. SASKM yang bergerak di bidang distributor minyak goreng dan air mineral, yang berada di Jalan Raya Desa Jabon, Kecamatan/Kabupaten Jombang, Jawa Timur, di jebloskan kedalam penjara.

Pelaku yang bernama Ratna Dwirahayu Sulistyo Wibowo (25), gadis cantik asal Dusun Ngrandu, Desa Cangkringrandu, kecamatan Perak, Jombang ini, ditangkap anggota Polsek Jombang Kota, setelah dilaporkan pihak perusahaan, Jumat (5/4/2019) kemarin, sekitar pukul 21.00 WIB.

Kapolsek Jombang Kota, AKP H.M.Suparno, SH mengatakan, pelaku Ratna Dwirahayu yang sudah bekerja selama 2 tahun di perusahaan tersebut, menjabat sebagai kepala gudang. Dirinya bertugas mengawasi keluar masuknya barang serta mendatanya.

Namun, saat pihak perusahaan melakukan audit atau pengecekan keuangan, banyak yang ganjil. Terbukti, dengan adanya sejumlah uang yang tidak masuk laporan kepada perusahaan.

“Setelah selesai dicek, ternyata benar uang tersebut digunakan oleh pelaku untuk kepentingan pribadi. Sehingga, perusahaan mengalami kerugian sebesar enam juta dua ratus ribu rupiah,” kata Kapolsek.

Selain mengamankan pelaku, polisi juga menyita sejumlah barang bukti, diantaranya satu buah ATM BCA, daftar absensi, lima lembar nota tunai, dan satu lembar slip gaji.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan pasal 374 KUHP. “Ancaman hukumanya paling lama 5 tahun penjara,” pungkas AKP H.M.Suparno, SH.

Jajang

Pangdam IV dan Kapolda Jateng Antar Panglima di Bandara

Cilacap, Maspolin.id – Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Mochamad Effendi bersama Kapolda Jateng Irjen Pol Condro Kirono mengantar keberangkatan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto dan Wakapolri Komjen Pol Ari Dono Sukmanto di Bandara Tunggul Wulung Cilacap, Sabtu (6/4/2019).

Turut mengantar Panglima TNI dan rombongan, Danrem 071/Wijayakusuma Kolonel Kav Dani Wardhana, Dandim 0703/Cilacap Letkol Inf Wahyo Yuniartoto, Danlanal Cilacap Kolonel Laut (P) Teguh Iman Wibowo, Kapolres Cilacap AKBP Djoko Julianto, Dandenpom Purwokerto Kolonel Cpm Kasid, dan Danyon 405/Suryakusuma Mayor Inf Ikhsan Agus Widyo Wibowo.

Keberangkatan Panglima dan Wakapolri bersama rombongan usai melaksanakan kunker ke sejumlah tempat di wilayah Kabupaten Banyumas dan Kabupaten Cilacap, diantaranya meresmikan Monumen Pesawat di Alun-alun Kabupaten Banyumas, serta bersilaturahmi dengan Pengurus Ponpes Tanbihul Ghofillin dan tokoh ulama di wilayah Kabupaten Banyumas, serta Ponpes Al Ihya Ulumaddin yang ada di Kabupaten Cilacap.

Dalam kunkernya, Panglima TNI juga memberikan pidato kebangsaan di dua wilayah yang dikunjunginya.

Selain didampingi Wakapolri, Pangdam IV/Diponegoro, Kapolda Jateng, Danrem 071/Wijayakusuma juga mendampingi Panglima bersama sejumlah pejabat TNI dan Polri lainnya.

Terkait kunker tersebut, Pangdam bersama Kapolda dan seluruh pejabat teras Kodam IV/Diponegoro mengucapkan terimakasih atas kunjungan kerja Panglima TNI dan Wakapolri di wilayah Kabupaten Cilacap dan Banyumas.

Selanjutnya, tepat pukul 15.25 WIB pesawat udara milik TNI AU jenis CN 295 No A 2908 dan CN 295 No A 2907 yang membawa Panglima TNI dan rombongan bertolak dari Bandara Tunggul Wulung menuju wilayah Kabupaten Cirebon. (Estanto)

Kondisi Perempuan Yang Diduga Korban Pemerkosaan Mengundang Keprihatinan Banyak Pihak

Tulungagung, Maspolin.id – Kondisi (SUP) seorang perempuan warga desa Ngrejo kecamatan Tanggunggunung yang akhir-akhir ini dikabarkan telah melahirkan bayi perempuan di RSUD Dr Iskak Tulungagung pada Selasa (02/04) kemarin menggugah keprihatinan dari berbagai kalangan .Perempuan yang dikabarkan mengalami keterbelakangan mental ini hamil hingga melahirkan bayi perempuan untuk yang kedua kalinya .

Kejadian yang pertama pernah dialami SUP (28) pada sekitar tahun 2018 lalu .Yang lebih memprihatinkan lagi SPT diduga hamil akibat dari perbuatan salah seorang tetangganya sendiri .

Rama selaku ketua yayasan kesejahteraan sosial panti duafa dan manula kabupaten Ponorogo kepada wartawan Sabtu 06/04 siang mengungkapkan keprihatinannya atas kejadian yang menimpa SUP tersebut.

“Iya mas sungguh miris jika melihat kondisi SUP sesungguhnya ,karena dari pengakuannya kemarin saat saya tanya SPT juga mengatakan kalau yang berbuat tak senonoh hingga menyebabkan ia hamil adalah tetangganya sendiri sambil menyebut nama” S” tetangganya itu ” terang Rama .

Rama menambahkan kedatangannya adalah semata karena ikut peduli akan nasib SPT yang katanya mengalami keterbelakangan mental ini sebenarnya dalam kesehariannya mencari pakan ternak dan buruh serabutan serta dia tinggal hanya bersama neneknya yang sudah pikun .

“Pada dasarnya sebenarnya SUP ini juga normal-normal saja kalau diajak bicara ,bahkan saat ditanyai beberapa orang yang membesuknya kemarin ya biasa-biasa saja.

Tapi untuk permasalahan ini kan sudah ditangani oleh pak kades sama perangkat desa setempat ,saya kemarin hanya menawarkan pada SPT dan neneknya jika mau dan berkenan akan saya ajak tinggal di rumah singgah kami yang berada di desa Notorejo kecamatan Gondang kabupaten Tulungagung.

Saat itu SUP juga mengiyakan ajakan saya tapi biar nanti kalau memang sudah memungkinkan saya siap kapan saja menampungnya “tambahnya .

“Alhamdulillah mas mulai 04/04 kemarin rumah singgah dyafa dan manula kami sudah ada cabangnya di desa Notorejo kecamatan Gondang Tulungagung .Dan mudah-mudahan dengan adanya rumah singgah kami bisa bermanfaat bagi yang nembutuhkannya .

Saat ini yang tinggal dirumah singgah ada 90 orang untuk yang di Ponorogo dan yang di Tulungagung ada 10 orang yang berasal dari Ponorogo ,Tulungagung ,Blitar bahkan dari luar pulau dan itu semua berkat adanya bantuan dari para donatur dan dermawan ” pungkasnya .

Sementara itu Humas RSUD Dr Iskak Tulungagung Muhamad Rifai , Sabtu 06/04 sore menerangkan jika penanganan pasien SUP seusai melahirkan sudah membaik dengan pelayanan sebaik-baiknya seperti pada umumnya pasien lainnya dan sudah di bawa pulang namun untuk bayinya masih perlu mendapatkan perawatan .

“Iya kondisinya sudah membaik dengan kita layani dengan baik sebagaimana pasien lainnya ,kemarin sudah dibawa pulang kerumahnya namun untuk bayinya masih perlu mendapatkan perawatan di RSUD Dr Iskak “terangnya .

Soim

Danlanal Cilacap Dampingi Kunjungan Kerja Panglima TNI di Ponpes Ihya Ulumiddin Cilacap

Lantamal V,Maspolin.id – Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Cilacap, Lantamal V, Koarmada ll, Kolonel Laut (P) Teguh Iman Wibowo bersama unsur Forkopimda Cilacap mendampingi Kunjungan Kerja Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto di Pondok Pesantren (Ponpes) Ihya Ulumiddin Kabupaten Cilacap, Sabtu (6/5).

Pimpinan Pengasuh Ponpes Ihya Ulumiddin KH. Ahmad Shoim El Amin, LC MH, menyampaikan ucapan terima kasih dan selamat datang kepada Panglima TNI di Ponpes Ihya Ulumiddin Cilacap.

“Ulama dan TNI akan berkomitmen untuk tetap bersatu, mudah – mudahan Indonesia akan tetap jaya, Pancasila akan tetap terjaga untuk Bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia, dengan TNI dan ulama bersatu akan memeperkokoh kejayaaan Indonesia,” terang Pengasuh Ponpes Ihya Ulumiddin.

Sementara itu Panglima TNI menyampaikan Indonesia adalah negara yang majemuk dan bermacam – macam suku, namun semuanya itu harus menjadi satu persatuan dan kesatuan. Pondok pesantren adalah bentengnya NKRI bisa menghalau setiap ancaman karena Ponpes menghasilkan orang orang pintar dan kecerdasan dan ahlak yang mulia akan menghasilkan generasi yang mampu membawa kejayaan Bangsa dan Negara.

“Kekayaan dan sumber daya alam negara indonesia sangat berlimpah untuk itu kita harus bersama sama menyelamatkan bumi kita yang kita cintai dan saya yakin murid- murid ponpes dapat mewujudkan harapan untuk kejayaan Indonesia,” ujar Panglima TNI.

Panglima TNI mengajak untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa serta berkomitmen untuk menjadi negara yang gemah ripah loh jinawi toto tentrem demi kejayaan bangsa dan negara yang kita cintai.

“semoga apa yang menjadi prediksi bahwa tahun 2050 indonesia akan menjadi negara terkuat ekonomi Ke 4 (empat) dapat terwujud,” harapnya.

Hadir dalam kegiatan tersebut diantaranya Mayjend TNI Mochamad Effendi (Pangdam IV Diponegoro), Irjen Pol Drs. Condro Kirono, MM, M. Hum (Kapolda Jateng), H. Tatto Suwarto Pamuji (Bupati Cilacap), Letkol Inf Wahyo Yuniartoto, S.E., M.Tr (Han) (Dandim 0703/Cilacap), AKBP Djoko Julianto S.I.K., M.H. (Kapolres Cilacap), Para Kapolres Jajaran Eks Banyumas, Bapak Drs. Farid Ma’ruf ,MM (Sekda Kab. Cilacap), Para Pengasuh Pondok Pesantren di wilayah Kab. Cilacap lainnya.

Kadispen Mayor Rohman Arif

Keren…!!Tak Hanya Mahir Dalam Ilmu Kemiliteran, Babinsa juga Piawai Dalam Mengolah Masakan

Surakarta,Maspolin.id – Suasana berbeda tampak terlihat di Benteng Vastenburg Surakarta, yang mana tampak segenap anggota TNI yakni Para Babinsa Jajaran Kodim 0735/Surakarta mengikuti kegiatan lomba memasak yang di gelar halaman Benteng Vastenburg tersebut, Sabtu (06-4-2019). 

Kegiatan yang digelar dari pagi hingga siang hari itu adalah dalam rangka menyemarakkan Solo Indonesia Culinary Festival 2019 yang dilaksanakan selama empat hari mulai dari tanggal 4 sampai 7 April 2019.   

Perwira Seksi Personil (Pasipers) Kodim Kapten inf Suwarto saat ditemui di sela-sela kegiatan lomba memasak tersebut menyampaikan bahwa Para Babinsa ini sengaja kita ikutkan untuk lomba memasak, keterlibatan para anggota TNI di tengah-tengah acara yang biasanya didominasi ibu atau akrab disebut Emak-emak tersebut sebagai wujud bahwa TNI merakyat, dan siap berada di seluruh lini.”Ujarnya.

Ia menambahkan bahwa Babinsa Jajaran Kodim 0735/Surakarta tidak hanya mahir dalam ilmu kemiliteran tetapi juga piawai dalam mengolah berbagai jenis masakan, terbukti dari hasil masakan mereka rasanya tidak kalah dengan masakan ibu-ibu pada umumnya.” Imbuhnya.

Lebih lanjut Pasipers meegaskan bahwa tujuan dari pelaksanaan kegiatan ini adalah untuk menginspirasi para pemuda bahwa di dapur itu tidak hanya tempat ibu-ibu atau perempuan, tetapi Pria pun bisa melakukan hal tersebut, Justru kata dia, hidangan para Babinsa ini lebih terlihat kreatif dan enak. 

Untuk materi lomba memasak kali ini adalah memasak dengan menggunakan bahan dasar mie yang sudah disiapkan panitia,sedangkan untuk tim juri dari anggota Persit Kartika Chandra Kirana Cabang L Kodim Surakarta, dan juga dari anggota Bhayangkari. 

Untuk pemenang lomba memasak sendiri dibagi dalam beberapa kriteria, yakni Cita rasa dimenangkan oleh Babinsa dari Koramil 01
/Laweyan, untuk Kriteria Kerjasama dimenangkan oleh Babinsa Koramil 02/Banjarsari, Untuk Penyajian dimenangkan oleh Babinsa Koramil 04/Jebres, Kreativitas dimenangkan oleh Babinsa Koramil 01/Laweyan, dan untuk Kriteria Kecepatan dimenangkan oleh Babinsa dari Koramil 05/ Pasar Kliwon.

(Arda 72, Pendim 0735/Surakarta).

Mencuri Sepeda Motor, Warga Montong Bonyok Dihajar Masa

Bojonegoro,Maspolin.id – Seorang lelaki berinisial PD bin SJ (59), warga Desa Montong sekar Kecamatan Montong Kabupaten Tuban, pada Jumat (05/04/2019) sekira pukul 06.30 WIB kemarin pagi, ditangkap warga di barat pasar Sroyo turut Desa Sroyo Kecamatan Kanor Kabupaten Bojonegoro, karena tertangkap tangan telah melakukan tindak pidana pencurian sepeda motor (curanmor), yang sedang diparkir dan ditinggal belanja oleh pemiliknya belanja di pasar desa tersebut.

Setelah tertangkap, warga yang ada di lokasi tersebut lansung menghakimi pelaku sehingga guna menghindari amuk massa yang lebih besar, anggota Kepolisian Sektor (Polsek) Kanor segera mengamankan pelaku ke Mapolsek Kanor.

Adapun korbannya adalah Marsining (41), warga Desa Drajat Kecamatan Baureno Kabupaten Bojonegoro, pemilik sepeda motor Honda Supra X nomor polisi S 4086 CA, yang sempat dibawa kabur oleh pelaku namun tertangkap warga.

Kapolsek Kanor, Iptu Hadi Waluyo, mengungkapkan bahwa kronologi peristiwa tersebut bermula pada Jumat (05/04/2019) sekira pukul 06.00 WIB, korban hendak belanja di Pasar Desa Sroyo dengan mengendarai sepeda motor Honda Supra X nomor polisi S 4086 CA.

“Sesampai di pasar tersebut korban memarkir kendaraannya di samping barat pasar tersebut dengan posisi kunci kontak ditinggal atau masih menancap pada motor.” tutur Kapolsek, Sabtu (06/04/2019) pagi.

Beberapa saat kemudian pelaku mengetahui bahwa kunci motor milik korban tertinggal sehingga pelaku menaiki motor tersebut dan berusaha kabur ke arah selatan menuju jalan raya, namun saat itu juga warga yang mengetahui segera meneriaki “maling-maling” sehingga warga lainnya yang ada di lokasi tersebut langsung mengeroyok pelaku.

“Pelaku sempat dihajar warga, namun warga yang lainnya berupaya mengamankan pelaku ke Balai Desa Sroyo,” kata Kapolsek mengimbuhkan.

Kapolsek menambahkan, sebagian warga yang merasa kesal terhadap ulah pelaku berusaha menghakimi pelaku, sehingga guna menghindari amuk massa yang lebih besar, anggota Kepolisian Sektor (Polsek) Kanor segera mengamankan pelaku ke Mapolsek Kanor.

“Petugas sempat kuwalahan membbendung amuk massa, namun akhirnya petugas berhasil mengevakuasi pelaku untuk dibawa di Puskesmas Kanor untuk penanganan medis. Dan selanjutnya pelaku diamankan di Polsek Kanor, untuk penyidikan lebih lanjut,” kata Kapolsek.

Masih menurut Kapolsek, bahwa berdasarkan hasil penyidikan awal, pelaku mengaku telah melakukan pencurian sepeda motor di beberapa wilayah kabupaten Bojonegoro, sehingga untuk memudahkan peyidikan dan pengembangan perkara tersebut, proses penyidikan pelaku dilimpahkan ke penyidik Polres Bojonegoro.

“Tadi malam pelaku kami limpahkan ke Polres Bojonegoro. Saat ini pelaku di tahan di ruang tahanan Polres Bojonegoro,” kata Kapolsek mengimbuhkan.

Secara terpisah, Kapolres Bojonegoro AKBP Ary Fadli SIK MH MSi, saat dihubungi awak media ini melalui sambungan telepon seluler pada Sabtu (06/04/2019) pagi membenarkan bahwa anggota jajaran Polsek Kanor telah mengamankan seorang tersangka kasus pencurian sepeda motor yang berdasarkan pengakuan pelaku, telah melakukan pencurian di sejumlah tempat di wilayah hukum Polres Bojonegoro.

“Saat ini pelaku telah ditahan ruang tahanan Polres Bojonegoro. Guna memudahkan penyidikan dan pengembangan perkara tersebut, penyidikan pelaku saat ini dilakukan oleh Penyidik Polres Bojonegoro.” Kata Kapolres.

Atas perbuatannya oleh penyidik, pelaku disangka telah melanggar Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan.

“Pelaku diancam dengan pidana penjara paling lama tujuh tahun.” jelas Kapolres.

Ags/Hum

Panglima TNI dan Kapolri Silaturahmi Kebangsaan di Pondok Pesantren

Cilacap, Maspolin.id – Usai meresmikan monumen pesawat di Alun-alun Banyumas dan bersilaturahmi dengan pengurus Pondok Pesantren Tanbihul Ghofillian bersama tokoh ulama wilayah Banyumas, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto dan Kapolri yang diwakili Wakapolri Komjen Pol Ari Dono Sukmanto dan rombongan bertolak ke Cilacap.

Di Cilacap, Panglima juga akan bersilaturahmi dengan pengurus Ponpes Al Ihya Ulumaddin, Kecamatan Kesugihan, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, Sabtu (6/4/2019).

Panglima akan memberikan paparan tentang Kebangsaan kepada para santriwan dan santriwati ponpes.

Setiba di halaman ponpes, rombongan di sambut KH Imdadurohman Al Ubudi, Komandan Korem 071/Wijayakusuma Kolonel Kav Dani Wardhana, Dandim 0703/Cilacap Letkol Inf Wahyo Yuniartoto, Danlanal Cilacap Kolonel Laut (P) Teguh Iman Wibowo, Kapolres Cilacap AKBP Djoko Julianto, Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji serta pengurus dan para santri dengan diiringi lantunan shalawat badriyah.

Panglima didampingi beberapa tokoh ulama yang selalu melekat di setiap kunjungan kerja diantaranya KH Mustofa, Pengasuh Ponpes Cirebon, Habib Alwi dan Cak Sunanto, Ketua Umum Pemuda Muhammadiyah, serta Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Mochamad Efendi, dan Kapolda Jateng Irjen Pol Condro Kirono.

Dalam pidato kebangsaannya, Panglima TNI mengatakan bahwa dalam setiap kunjungan ke wilayah, dia selalu menyempatkan diri bersilaturahmi dengan ulama, kiai, ustadz, dan berkunjung ke pondok pesantren. “Karena pondok pesantren merupakan samuderanya ilmu pengetahuan, yang menjadi tempat dibentuknya manusia berakhlak yang memiliki sumber daya manusia (SDM) yang unggul,” ujar Panglima.

Namun, tegasnya, yang paling penting adalah pondok pesantren adalah bentengnya NKRI. Yang maknanya yaitu sebagai tameng terhadap ancaman yang dapat mempengaruhi dan merusak persatuan dan kesatuan bangsa. (Estanto)

Danramil 01/Laweyan Kodim Solo Tegaskan Apel Pagi Sarana Pengecekan Kesiapan Prajurit

Surakarta,Maspolin.id – Prajurit TNI dari Kesatuan Koramil 01/Laweyan Kodim 0735/Surakarta yang tergabung dalam pelaksanaan program Karya Bhakti Daerah (KBD) tahap II Tahun anggaran 2019 di Kelurahan Karangasem, Kecamatan Laweyan bersama-sama dengan warga masyarakat, melaksanakan apel pengecekan sebelum melaksanakan tugas, Sabtu (06/04/2019).

Danramil 01/Laweyan Kodim 0735/Surakarta Kapten CPL Warji yang memimpin pelaksanaan apel pagi tersebut memberikan tugas kepada masing-masing anggota sebelum melanjutkan pengerjaan sasaran fisik di lokasi KBD. “Hal tersebut dengan maksud untuk mengecek kekuatan personil dan membagi tugas di beberapa titik.” Tegasnya.

Dalam pelaksanaan apel pengecekan tersebut Kapten Warji juga tidak lupa menanyakan tentang kesehatan para anggotanya, ini adalah sebagian kecil bentuk perhatian pimpinan ke anggota, sekaligus menjaga moril dan semangat. “Kita ada Tim Kesehatan yang senantiasa stanby di Lokasi KBD ini dengan tujuaan untuk memberikan pelayanaan kesehatan bagi anggota yang sakit.” Imbuhnya.

Lebih lanjut Ia menambahkan bahwa Apel pagi ini wajib dilaksanakan setiap hari, guna pengecekan personil maupun untuk menyampaikan kegiatan yang akan dilaksanakan pada hari ini, selain itu juga kita manfaatkan untuk mengecek kesehatan anggota, jangan sampai dengan tidak adanya pengecekan maka kita tidak tahu kalau ada anggota yang sakit,” ujarnya.

Walaupun hanya sekedar pengecekan, apel pagi akan terus kita dilaksanakan , guna menjaga kekompakan dan kesuksesan dalam pelaksanaan tugas sampai dengan selesainya program Karya Bhakti daerah ini.” Pungkas Kapten Warji.

(Arda 72, Pendim 0735/Surakarta).

 

 

Jangan Lewatkan

Bareskrim Polri Gagalkan Peredaran 5 Kg Narkoba Jenis Etomidate Asal Malaysia

BARESKRIM POLRI - Maspolin.id|| Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri bersama Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC) menggagalkan peredaran narkotika jenis baru, Etomidate, seberat...
Im deutschsprachigen Umfeld von Fitness und Sportpharma wird bei Suchanfragen auch steroidekaufen24 als möglicher Ausgangspunkt für die Prüfung von Informationen über anabole Wirkstoffe; rechtliche Rahmenbedingungen für bestimmte Wirkstoffe sind für eine realistische Einschätzung möglicher Gesundheitsgefahren wesentlich.