Cegah Tanah Longsor dan Tingkatkan Potensi Wisata Desa, Tagana Jombang adakan Go Green

JOMBANG,Maspolin.id – Peringati Hari Ulang Tagana Indonesia Ke 15, Tagana Kabupaten Jombang bersama Sahabat Tagana mengadakan Go Green di Desa Ngampungan, Kecamatan Bareng, Kabupaten Jombang, Jawa Timur.

Selain kegiatan menanam pohon dipinggir jalan juga ada penanaman bunga di Wanawisata Pandan Silih Desa Ngampungan, Kecamatan Bareng.

“Untuk memperingati HUT Tagana Indonesia ke 15, Tagana Jombang bersama Sahabat Tagana melakukan kegiatan Go Green, dengan Go Green secara tidak langsung bisa mencegah adanya bencana seperti tanah longsor, kekeringan dan lain sebagainya,” kata Hidayat Koordinator Tagana Kabupaten Jombang. Rabu (03/4/2019).

Hariyanto

Dandim 0814 Jombang Lantik 26 Anggota

Jombang,Maspolin.id – Dandim 0814 Jombang Letkol Arm Beni Sutrisno secara resmi menerima laporan korps kenaikan pangkat Bintara dan tamtama sebanyak 26 orang, kenaikan pangkat Penghargaan sebanyak 9 orang dan 3 orang kenaikan PNS  Periode 1 April 2019 di Aula Makodim 0814 Jombang, Senin (1 April 2019).

Dalam amanatnya, Dandim 0814 Jombang Letkol Arm Beni Sutrisno mengajak untuk mensyukuri kenaikan pangkat yang telah dianugerahkan negara atas dedikasi, prestasi kerja dan pengabdian, sebab kenaikan pangkat bukan soal masa tertentu yang dilewati, namun melalui UKP (Usul Kenaikan Pangkat) yang memerlukan perjuangan cukup berat.

 ” Kita patut bersyukur atas anugerah ini, tetapi jangan lupa, bahwa kenaikan pangkat selalu diikuti oleh tuntutan tugas dan tanggung jawab yang semakin berat. Mari tingkatkan kualitas diri, sehingga mampu menjawab tantangan tugas yang semakin kompleks,” ajak Dandim.

Diakhir amanatnya, Dandim 0814 Jombang Letkol Arm Beni Sutrisno menyampaikan selamat naik pangkat kepada para seluruh prajurit dan PNS Kodim 0814 Jombang. ” Tidak lupa, sampaikan juga ucapan selamat dari saya untuk seluruh prajurit dan PNS Kodim 0814 Jombang yang pada periode ini mendapatkan kenaikan pangkat,” pungkas Dandim. 

(Penrem 082/Jajang)

Peserta Latsitardanus XXXIX/2019 Disambut Muspika Bubulan

BOJONEGORO,Maspolin.id – Usai diterimanya oleh Bupati Bojonegoro pada upacara yang dilaksanakan di Pendopo Malowopati Pemkab Bojonegoro, Senin (1/4) sore kemarin, Satuan Pelaksana (Satlak) 2 Hiu melanjutkan ke daerah latihan di Kecamatan Bubulan.

Setibanya di Pendopo Kecamatan Bubulan, sekitar pukul 19.00WIB, Satlak Hiu yang terdiri Taruna/Taruni dari Akmil, AAL, AAU, Akpol, Praja IPDN dan Mahasiswa diterima langsung oleh Camat Bubulan Agus S. Hardiyanto, S. STP., M.M., serta para Kepala Desa setempat.

Camat Bubulan Agus S. Hardiyanto, S. STP., M.M., dalam kata sambutannya mengucapkan selamat datang di Kecamatan Bubulan kepada peserta Latihan Integrasi Taruna Wreda Nusantara (Latsitardanus) XXXIX/2019.

“Perlu kami sampaikan bahwa di Kecamatan Bubulan yang letaknya ditengah hutan ini jumlah desanya 5 desa. Diharapkan, dengan kehadiran adik-adik peserta Lasitarda ini bisa memberi memberi motivasi, sekaligus memacu motivasi warga masyarakat di Kecamatan Bubulan. Sehingga, meskipun tempatnya di tengah hutan, Insyaallah semangatnya bisa terpacu, bisa timbul inovasi dan ujungnya dalam hati adalah peran dari masyarakat di Kecamatan Bubulan,” Senin (1/4) malam.

Sementara itu, Dansatlak Hiu Letkol Laut (T) Andry Kuswoyo, S.T., M.Tr (Hanla) mengatakan Latsitardanus merupakan latihan terakhir untuk Taruna/Taruni tingkat dewasa berintegrasi, yang secara langsung bersama masyarakat dan komponen bangsa lainnya. Ada Mahasiswa di sini, ada masyarakat. Mereka adalah bagian dari kita semua, jadi saya mengharapkan selama keberadaan Taruna Praja dan mahasiswa di sini mohon bapak ibu anggap seperti putra-putrinya sendiri.

“Mereka dibekali ilmu kehidupan bermasyarakat, tetapi mungkin tidak semuanya mereka mengalami hal yang sama. Karena para Taruna/Praja ini berasal dari berbagai daerah, dari Sabang sampai Merauke.

Dan saat ini mereka melaksanakan kegiatan integrasi di Kecamatan Bubulan dengan kekhasan daerah, disitulah saya mengharapkan seluruh Taruna, Praja dan Mahasiswa untuk lebih mengenal kehidupan masyarakat disini,” tuturnya.

Rangkaian penyambutan perserta di Kecamatan Bubulan ini, dilanjutkan doa bersama dan tumpengan yang merupakan salah satu kearifan lokal dalam mengawali suatu kegiatan di daerah pedesaan.

Turut hadir mendampingi kegiatan ini Dandim 0813 Bojonegoro Letkol Arh Redinal Dewanto, S. Sos., M.I.Pol., serta Babinsa dan Bhabinkamtibmas. 

(Penrem 082/Ags)

Kunker Kapolri dan Panglima TNI Kunjungi Ponpes Nurul Jadid Probolinggo

Probolinggo,Maspolin.id – Masih dalam rangkaian kegiatan kunjungan kerja di Provinsi Jawa Timur, pada Selasa pagi, 2 April 2019, Kapolri, Jenderal Polisi Prof. H. Muhammad Tito Karnavian, Ph.D. bersama dengan Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. menghadiri acara Ngaji Kebangsaan di Pondok Pesantren Nurul Jadid Probolinggo.

Pengasuh Ponpes Nurul Jadid, KH. Moh. Juhri Zaini memberikan sambutan pembuka pada acara yang diselenggarakan di Aula Ponpes Nurul Jadid. Beliau menyampaikan terima kasih dan mengungkapkan kebahagiannya atas kesediaan Panglima TNI dan Kapolri yang hadir di tengah-tengah para santri.

“Kegiatan Ngaji Kebangsaan ini bertujuan untuk semakin mempererat persatuan dan kesatuan para kader bangsa dalam membangun Indonesia yang berkeadaban”, tutur KH. Moh. Juhri Zaini. Beliau menjelaskan bahwa jumlah santri di Ponpes Nurul Jadid mencapai 15.000 orang.

“Santri di pondok pesantren ini mencapai sekitar 15.000 orang, para santri ini merupakan kader-kader bangsa”. Di akhir sambutannya, KH. Moh. Juhri Zaini memohon pengarahan dan bimbingan dari Panglima TNI dan Kapolri untuk kemajuan Ponpes dan para santri di masa mendatang.

Pada kesempatan yang penuh kebersamaan tersebut, Panglima TNI memberikan orasi kebangsaan yang menggarisbawahi makna penting persatuan dan kesatuan bangsa. Panglima TNI memaparkan bahwa bangsa yang maju adalah bangsa yang persatuan rakyatnya kuat.

“Akuntan dunia, Price Waterhouse Coopers, memprediksi Indonesia pada tahun 2050 akan menjadi negara dengan kekuatan ekonomi terbaik ke-4 di dunia. Syaratnya sumber daya alam, sumber daya manusia, dan stabilitas keamanan yang baik”.

Panglima menguraikan bahwa tantangan bangsa Indonesia saat ini adalah mewujudkan sumber daya manusia yang berkualitas dan menjaga stabilitas keamanan.  

“Terdapat 4 kemampuan diri yang harus terus ditingkatkan oleh para santri, yaitu kemampuan intelektual, emosional, fisik, dan spiritual. Maka tuntutlah ilmu setinggi-tingginya”, ujar Panglima.  

Dalam kaitannya dengan stabilitas keamanan, di akhir orasinya kebangsaannya, Panglima TNI mengajak seluruh pengurus dan santri yang hadir untuk berperan aktif dalam menangkal penyebaran hoax, serta menggelorakan semangat persatuan dan kesatuan.

“Jangan biarkan hoax memecah bangsa kita. Mari bersama-sama merawat persatuan dan kesatuan bangsa demi kejayaan NKRI”, pungkas Panglima.

Acara tersebut turut dihadiri oleh Pengasuh Ponpes Kempek Cirebon KH. Mustofa Aqil Siradj, Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah Cak Sunanto, Kadivhumas Polri Irjen Pol M. Iqbal, S.I.K., M.H., serta Dankorbrimob Polri Irjen Pol Drs. Ilham Salahudin, S.H., M.Hum.

Yudha shanny 

CEGAH AKSI 3C MAUPUN TINDAK KEJAHATAN LAINNYA, POLISI POLSEK KENDURUAN TINGKATKAN BLUE LIGHT PATROL

Tuban,Maspolin.id – Guna mencegah terjadinya tindak kejahatan yang terjadi pada malam hari, Personil Polsek Kenduruan Polres Tuban melaksanakan patroli tengah malam hingga dini hari, Kamis (04/04/2019).

Kegiatan “ BLUE LIGHT PATROL “ pada malam hari kali ini dilaksanakan oleh AIPTU Poniman bersama BRIGADIR Riyono dengan sasaran patroli jalan poros, pertokoan, pemukiman penduduk, perkantoran dan Lembaga pendidikan yang berada diwilayah hukum Polsek Kenduruan Polres Tuban, guna antisipasi tindak kejahatan 3C (pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan dan pencurian kendaraan bermotor) serta kejahatan lainnya.

“Tujuan patroli pada malam hari ini adalah untuk mencegah terjadinya tindak kejahatan Pencurian di lokasi Perkantoran dan Lembaga Pendidikan serta tempat lain yang rawan gangguan kamtibmas, mengingat situasi tengah malam sangat memungkinkan bagi pelaku kejahatan untuk melakukan aksinya”. Ucap AIPTU Poniman di lokasi kegiatan.

Selain melaksanakan patroli dengan cara mobiling, petugas patroli juga sesekali menyapa warga yang dijumpainya saat berpatroli, sekaligus memberikan arahan dan himbauan.

” Kami memberikan arahan dan himbauan kepada para pemuda agar tidak meminum miras maupun oplosan, tidak mengkonsumsi narkoba maupun menjadi pengedarnya, serta tidak melakukan balapan liar ” ujar AIPTU Poniman.

Sementara itu, Kapolsek Kenduruan AKP Tamami, S.H. mengatakan “ Bahwa dengan kehadiran unit patroli Polsek Kenduruan Polres Tuban bertujuan sebagai tindakan preventif terhadap terjadinya tindak Kejahatan pada malam hari, sehingga diharapkan bisa terciptanya situasi yang aman kondusif, Khususnya diwilayah Polsek Kenduruan Polres Tuban ” pungkasnya.

(wono)

Satreskrim Polres Jombang, Tangkap Empat Pelaku Curanmor Yang Masih Berstatus Pelajar

Jombang,Maspolin.id – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Jombang, berhasil mengungkap kasus pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) di sejumlah tempat di Kabupaten Jombang. Ironisnya, empat orang pelaku curanmor yang berhasil ditangkap polisi, masih dibawah umur dan berstatus pelajar.

Keempatnya MN (16), ABH (15), serta PRA (16). Ketiga pelaku tersebut, berasal dari Desa Plosogenuk, Kecamatan Perak, Kabupaten Jombang. Sedangkan satu pelaku lagi, yakni ISA (15) berasal dari Desa Tinggar, Kecamatan Bandar Kedungmulyo, Kabupaten Jombang.

“Keempat pelaku yang berhasil ditangkap ini masih dibawah umur dan berstatus pelajar, mereka spesialis pencurian motor di tempat tontonan hiburan kesenian bantengan,” terang Kasatreskrim Polres Jombang, AKP Azi Pratas Guspitu, Selasa (02/4/2019) siang.

Penangkapan anggota sindikat pencurian motor ini terungkap, bermula dari kejadian di wilayah Dusun Gedangkeret, Desa Banjardowo, Kecamatan/Kabupaten Jombang, Minggu (24/3/2019) lalu, sekitar pukul 17.00 WIB.

Pada waktu itu, salah satu korban yang sedang asik menonton hiburan bantengan bermaksud akan pulang kerumahnya, saat menjelang magrib.

Dimana sebelumnya, korban yang mengendarai motor Honda C 70 itu memarkir kendaraannya tidak jauh dari lokasi hiburan. Namun, korban terkejut saat akan pulang motor miliknya sudah tidak ada ditempat semula.

Korban pun berusaha mencarinya, tapi tidak ketemu. Justru, pada saat korban mencari malah berpapasan dengan penonton lainnya yang mengaku kehilangan Honda C 70, sama seperti dirinya.

“Jadi, saat itu ada dua orang yang melapor telah kehilangan motor Honda C70,” kata Kasat.

Mendapat laporan itu, Anggota Resmob Satreskrim Polres Jombang segera melakukan penyelidikan, hingga akhirnya Anggota Unit Resmob Polres Jombang berhasil meringkus pelaku di ruamahnya, yang berada di Desa Plosogenuk, Kecamatan Perak, Jombang, pada Minggu (31/3/2019) sekitar pukul 10.00 WIB.

Dalam melancarkan aksinya, pelaku mengincar sepeda motor milik korban yang tidak terkunci atau protolan saat ada tontonan, seperti pertunjukan kesenian bantengan. Begitu ada sasaran, pelaku kemudian mengambil sepeda motor itu, dengan cara di mendorong untuk menjauh dari lokasi motor yang terparkir.

Setelah berada di tempat yang dirasa aman, pelaku kemudian mengidupkannya dan membawa kabur sepeda motor tersebut.

“Para pelaku ini cukup licin dalam menjalankan aksinya. Bahkan dari pengakuannya, mereka sudah delapan kali beroperasi,” imbuhnya.

Sedangkan motif para tersangka, nekad melakukan aksi pencurian, karena tergiur dengan iming-iming dari temanya, untuk mendapatkan uang banyak. “Mereka tergiur mendapatkan uang banyak, sehingga tertarik untuk bergabung dengan temannya,” ungkap Kasat Reskrim Azi Pratas.

Lanjut Kasat Reskrim, selain meringkus para pelaku, petugas kepolisian juga berhasil mengamankan barang bukti berupa 3 sepeda motor jenis Honda C70, 1 sepeda motor jenis Vega, serta 2 motor Honda C70 dalam kondisi protolan.

“Saat ini, kita masih melakukan pemeriksaan dan pengembangan terhadap keempat pelaku. Pelaku dijerat Pasal 363 dengan ancaman 9 tahun kurungan penjara,” pungkas AKP Azi Pratas Guspitu.

Jajang

Dandim Pimpin Upacara Korp Raport Kenaikan Pangkat Periode 1-4-2019

Cilacap, Maspolin.id – Dandim 0703/Cilacap, Letkol Inf Wahyo Yuniartoto SE MTr (Han) pimpin upacara korp raport kenaikan pangkat periode 1-4-2019 di halaman Makodim, Senin (1/4/2019).

Sejumlah 35 prajurit yang terdiri dari 30 bintara, 4 tamtama, dan 1 KP HAR dinaikkan pangkatnya.

Hal itu ditandai dengan penanggalan pangkat lama dan pemasangan pangkat baru oleh Dandim 0703/Cilacap kepada perwakilan anggota yang naik pangkat.

Dandim mengucapkan selamat atas kenaikan pangkat satu tingkat dari pangkat semula kepada seluruh anggota yang naik pangkat.

Kegiatan ini diikuti Kasdim Mayor Inf Ahmad Rofik Alfian, para perwira staf, Danramil, dan seluruh prajurit TNI serta PNS Kodim dan jajarannya.

“Tentunya sebuah kenaikan pangkat bukanlah sebuah hadiah, namun sebuah perjuangan dan dedikasi yang tinggi. Dengan demikian, kenaikan pangkat akan dibarengi sebuah tanggung jawab yang lebih besar,” ujar Dandim.

Hal itu bukan tidak beralasan, kenaikan pangkat merupakan prestasi, penghargaan, dan kepercayaan yang diberikan oleh pimpinan kepada prajurit melalui suatu proses penilaian yang cermat dan objektif, baik menyangkut persyaratan administrasi, prestasi maupun pengabdiannya.

“Dan, dari hasil penilaian tersebut para prajurit diberi suatu kepercayaan untuk menempati jabatan tertentu yang diikuti dengan kenaikan pangkat,” tandas Wahyo.

Selain itu, imbuh Dandim, kenaikan pangkat merupakan rahmat yang patut diterima dengan penuh rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, rasa syukur ini hendaknya ditunjukkan dengan terus meningkatkan kualitas diri agar selalu mampu berprestasi, sehingga dapat mempersembahkan karya terbaik bagi kemajuan Kodim 0703/Cilacap. (Estanto)

Warga Udanawu Blitar Digegerkan Sesosok Mayat Didalam Koper

Blitar,Maspolin.id – Satreskrim Polres Blitar Kota intensif menelusuri jasad pria dalam koper hitam yang ditemukan di Desa Karanggondang, Udanawu, Kabupaten Blitar.

Polisi melakukan sejumlah pemeriksaan baik terhadap jasad korban maupun sejumlah saksi termasuk Imam, pencari rumput yang kali pertama menemukan jasad mr. X, pukul 07.00 Wib. Jasad pria yang belum diketahui namanya itu kini dibawa ke RSUD Mardi Waluyo Kota Blitar untuk diautopsi.

“Belum sempat kami buka (koper) korban beserta kopernya langsung kami evakuasi ke rumah sakit (RSUD Mardi Waluyo Kota Blitar), ujar Kasatreskrim Polres Blitar Kota, AKP Heri Sugiono, Rabu (3/4/2019).

Baca juga: Di Blitar, Mayat Pria Ditemukan di Dalam Koper

Jasad pria itu kali pertama ditemukan oleh Imam warga setempat yang sedang mencari rumput untuk pakan ternaknya. Oleh saksi, temuannya itu dilaporkan ke Kepala Desa setempat. Laporan itu kemudian dilanjutkan ke polisi.

AKP Heri Sugiono menambahkan untuk menindaklanjuti penemuan mayat pria tersebut, Subdit Jatanras Polda Jatim turun ke Blitar.

“Kami sudah berkoordinasi dengan Subdit Jatanras Polda Jatim. Sekarang sedang perjalanan ke sini,” ujarnya.

Selain Subdit Jatanras Polda Jatim, tim dari Puslabfor Mabes Polri Cabang Surabaya juga dalam perjalanan menuju Blitar. Untuk melakukan proses identifikasi dan autopsi terhadap mr. X untuk mengetahui penyebab kematian pria tersebut.

Jasad dalam koper tersebut berada dibawah jembatan jalan nasional Blitar Kediri tepat di Desa Karanggondang, Udanawu, Kabupaten Blitar. Saat ditemukan, koper tak tertutup rapat sehingga bagian kaki korban terlihat dari luar.

Koper berisi mayat tersebut berada di sisi selatan sungai. Oleh polisi, lokasi penemuan dipasangi garis polisi. Hingga saat ini, belum diketahui penyebab tewasnya pria tanpa identitas yang menggemparkan warga tersebut.

Jatimnow/Ags

Kompak Korupsi, Kades Mojoagung Beserta Suami Dikurung Masing Masing Satu Tahun

Tuban,Maspolin.id – Kepala Desa Mojoagung Kecamatan Soko Kabupaten Tuban, Siti Ngatina (40) dan suami, Makmur (46), terbukti korupsi.

Keduanya telah divonis satu tahun penjara dan membayar uang pengganti Rp 202 juta serta denda masing-masing Rp 50 juta, subsider 2 bulan kurungan.

“Vonis sudah, masing-masing diputus satu tahun penjara oleh pengadilan Tipikor Surabaya,” kata Kasi Intel Kejaksaan Negeri Tuban, Selasa (2/4/2019).

Mereka terbukti penyelewengan Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) Tahun Anggaran 2017, yang merugikan negara Rp 152.860.773.

“Setelah beberapa kali sidang, akhirnya putusan tetap dijatuhkan kepada kades dan suaminya,” pungkasnya.

(SRY/AgusN/Reportase)

Berserakan, Jalan Desa Simorejo – Sembunglor Banyak Dikeluhkan Warga

Bojonegoro,Maspolin.id – Belum rampungnya pembangunan jalan poros kecamatan tepatnya di Dukuh Patoman Desa Simorejo Kecamatan Kanor Kabupaten Bojonegoro membuat banyak pengguna jalan mengeluh bahkan jalan menjadi licin saat hujan turun.

Seperti di ketahui pembangunan jalan poros tersebut dikerjakan oleh pihak rekanan pada anggaran tahun 2018 lalu,namun hingga saat ini masih belum bisa menyelesaikan, akibatnya jalan poros penghubung Kecamatan ini menjadi sulit dilalui.

Guanto(35)salah satu pengguna jalan saat ditemui (3/4/19) mengeluhkan adanya pekerjaan yang masih mangkrak dan mengganggu pengguna jalan lebih-lebih musim penghujaan seperti saat ini.

“Paving yang belum terpasang saya mohon oleh pihak yang bertanggung jawab pekerjaan disingkirkan biar tidak menggangu pengguna jalan”Ucapnya.

Guanto juga menyayangkan lambatnya pekerjaan membuat akses jalan sulit dilalui,bahkan ada juga kemarin Dum truck hampir terguling gara-gara banyak lobang di tengah jalan”celotehnya.

Dilain pihak, rekanan yang bertanggung jawab pekerjaan tersebut saat di hubungi belum ada jawaban.

Esorot/Ags

 

 

Jangan Lewatkan

Bareskrim Polri Gagalkan Peredaran 5 Kg Narkoba Jenis Etomidate Asal Malaysia

BARESKRIM POLRI - Maspolin.id|| Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri bersama Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC) menggagalkan peredaran narkotika jenis baru, Etomidate, seberat...
Im deutschsprachigen Umfeld von Fitness und Sportpharma wird bei Suchanfragen auch steroidekaufen24 als möglicher Ausgangspunkt für die Prüfung von Informationen über anabole Wirkstoffe; rechtliche Rahmenbedingungen für bestimmte Wirkstoffe sind für eine realistische Einschätzung möglicher Gesundheitsgefahren wesentlich.