Cek Kesiapan Anggota Dalam Tugas, Wakapolres Tuban Kunjungi Mapolsek Parengan

Tuban,Maspolin.id – Wakapolres  Tuban Kompol Teguh Priyo Wasono S.I.K melakukan kontrol mapolsek parengan untuk mengecek kesiapan anggota dalam melaksanakan tugas dan juga kebersihan sekitar mako Polsek.rabu 27/3/2019.

Pada kesempatan tersebut Wakapolres Tuban Kompol Teguh Priyo Wasono Sik didampaingi Kapolsek Kapolsek Parengan AKP Basir SH memberikan arahan kepada personil Polsek  parengan yang melaksanakan tugas Pelayanan (jaga)  agar melaksanakan tugas dengan baik dan bertanggung jawab, laksanakan patroli dengan sasaran wilayah yang dianggap rawan kriminal ataupun Gangguan Kamtibmas.

Jaga kekompakan dan menjalin komunikasi bawahan dengan atasan agar dalam bertugas tercipta suasana kerja yang harmonis.

” Dalam tahapan Kampanye terbuka pemilu 2019 selalu dipantau supaya situasi tatap kondusif, Sarana dan prasarana yang dimiliki Polsek Parengan  saat ini agar dipelihara dan di rawat dengan sebaik-baiknya dan pada saatnya dapat digunakan secara maksimal, ” Tegas  Waka Polres Tuban.

Ags/Hum

Melalui Tema “Bahaya narkoba dan peningkatan Pertanian”, Bupati Bojonegoro Turun Langsung Bersama Warga

Bojonegoro,Maspolin.id – Dalam era demokrasi ini kebebasan berpendapat dijamin oleh Undang-Undang. Dimana masyarakat bebas dalam mengemukakan kritik dan sarannya kepada pemerintah untuk meningkatkan daerahnya, namun harus sesuai aturan.

Untuk menyerap aspirasi masyarakat Bupati Bojonegoro mengadakan Sambang Desa dengan tema “Bahaya narkoba dan peningkatan Pertanian”, yang mana Pemkab ingin mendengar langsung apa yang menjadi aspirasi masyarakat dengan mendatanginya langsung.

Acara yang diselenggarakan di Desa Pekuwon kecamatan Sumberejo (28/3) ini dihadiri oleh Wakil Bupati Bojonegoro beserta jajaran Kepala OPD, Camat Sumberejo beserta Forpimca, Kepala desa dan juga Perangkat Desa Pekuwon beserta masyarakat sekitar.

Camat Sumberejo yang dalam hal ini diwakilkan sekcam sumberejo Sahlan menyampaikan bahwa ini merupakan kesempatan yang baik bagi masyarakat, karena Wakil Bupati Bojonegoro turun langsung untuk mendengarkan aspirasi dari masyarakat. Sehingga kesempatan ini perlu digunakan dengan baik oleh masyarakat kecamatan Kepohbaru pada umumnya dan masyarakat Desa Pekuwon pada khususnya untuk menyampaikan aspirasi dan unek-uneknya.

“Keluhan dari masyarakat bisa disampaikan langsung kepada Bupati Bojonegoro dan juga kepala OPD yang bersangkutan. Sehingga bisa segera diambil tindakan untuk menyelesaikan permasalahan yang ada”Ucap Sekcam.

Kepala Dinas Pertanian Ir. Akhmad Djupari, M.Si menyampaikan bahwa Pemkab Bojonegoro memiliki Asuransi Usaha Tani Padi yang mana dulu petani membayar premi sendiri, sekarang dibayar oleh pemda melalui APBD. Asuransi ini untuk mengcaver sawah yang gagal panen atau mengalami kerusakan sebanyak 75% akan mendapatkan ganti rugi sebanyak 6jt/hektar.

Kedepan juga akan diusulkan untuk bisa asuransi Tembakau, Jagung, serta Bawang. Selain itu ada juga pemberdayaan petani melalui sekolah tani. Hal ini didasari semakin berkurangnya oetani muda. Setiap desa mengalokasikan lahan sawan seluas 1 hektar yang biaya operasionalnya dibiayayi pemerintah seperti benih dan pupuk.

Namun nanti hasilnya bisa diambil sendiri.Selain itu masyarakat juga harus melihat musim dimana hal tersebut juga mempengaruhi jumlah ketersediaan air. Bila menanam dimusim yang salah akan berakibat pada tanaman yang tidak berkembang dan nantinya akan mati, yang mana hal tersebut akan mengakibatkan kerugian.

Kepala Bakesbangpol Kusbianto menyampaikan bahwa tugas dari Kesbang adalah untuk mencegah penggunaan narkoba di masyarakat, bukan mengobati lebih kepada mencegah penggunaan narkoba.

Dimana kita meningkatkan ketahanan masyarakat dalam menghadapi setiap tawaran untuk menggunakan narkoba. Selain itu kita juga berperan aktif dalam meningkatkan mental dan ideologi kebangsaan bagi masyarakat Bojonegoro khususnya.

Kepala Dinas Kesehatan Ninik Susmiarti menyampaikan bahwa target Dinas kesehatan Bojonegoro adalah penurunan angka kematian ibu dan anak, serta penurunan jumlah angka stanting (kerdil). Selain itu dinas kesehatan juga turut berperan aktif dalam memberikan sosialisasi kepada masyarakat Bojonegoro khususnya para pelajar tentang bahaya narkoba. Karena para pajar merupakan objek rentan pengguna narkoba, mereka kerap dijadikan sasaran pengedar narkoba.

“Narkoba sendiri memiliki dampak negatif bagi masyarakat diantaranya adalah membuat ketergantungan bagi penggunanya, meningkatkan agresifitas ke arah negatif”Kata Ibu Ninik

Selain itu dapat mengakibatkan penggunanya menjadi lebih sering melamun, menurunnya prestasi, serta menjadikan orang yang anti sosial. Maka dari itu tugas kita bersama untuk memberantas narkoba ini. Mari jadikan Bojonegoro sebagai daerah yang bebas narkoba.

Wakil Bupati Bojoegoro Mas Wawan menyampaikan bahwa pemkab menyakini tahun 2021 jalan inti bisa tuntas semuanya. Setelah permasalahan infrastruktur jalan rampung Pemkab akan fokus pada masalah air, yang mana bila musim penghujan mengalami banjir dan pada musim kemarau mengalami kekeringan. Sehingga kedepan kita akan memberikan perhatian lebih kepada pembangunan saluran sungai agar air yang melewati Bojonegoro bisa mengalir dengan lancar. Selain itu perlu kerjasama dari masyarakat Bojonegoro agar tidak membuang sampah di sungai. Karena samapah disungai bisa menyumbat saluran air yang mengakibatkan banjir.

Pemkab juga melakukan kerjasama anatar daerah dengan adanya pembangunan jembatan yang menghubungkan desa Luwihaji Bojonegoro ke Desa Medalem Blora. Yang mana nanti hal tersebut bisa meningkatkan perekonomian Kabupaten Bojonegoro bagian Selatan.

Selain itu ada juga usulan warga kanor yang ingin dibangun jembatan yang menghubungkan ke Rengel kabupaten Tuban, namun hal tersebut harus mendapat ijin dari Provinsi. Karena orientasi pembangunan kita adalah pembangunan kawasan secara bersama. Sehingga nanti semua daerah di Bojonegori bisa maju secara bersama-sama.

Selain itu program-program yang disamapikan kepala dinas pertanian adalah upaya pemkab untuk meningkatkan produksi pertanian di Bojonegoro. Kita harus bisa menjadikan Bojonegori sebagai lumbung pangan tidak hanya sebagai lumbung energi. Meskipun kita memiliki berbagai keterbatasan, kuta harus tetapa bersemangat. Selain itu masalah narkoba adalah masalah kita bersama.

Maka dari itu perlu kerjasama semua pihak agar generasi penerus dan juga mssyarakat Bojonegoro ini bebas dari narkoba. Karena narkoba mengakibatkan banyak hal negatif bagi penggunanya, mulai dari kecanduan, hilang konsentrasi dan juga hal-hal yang disebutkan kepala dinas kesehatan diatas.

“Bila pengguna sudah kecanduan biasanya akan menggunakan segala cara untuk bisa mendapatkan barang haram tersebut, mulai dari mencuri, merampas dan lain sebagainya”Pungkas Mas Wawan.

Ags/Hum

Akibat Angin Kencang, Rumah Warga Di Trembes Malo Roboh

Bojonegoro,Maspolin.id – Hujan lebat disertai angin kencang akibatkan beberapa pohon tumbang dan satu rumah roboh di Desa Trembes Kecamatan Malo Kabupaten Bojonegoro pada (28/03/19 )sore tadi.

Selain menumbangkan sebuah rumah milik Rusdi di Desa Trembes, satu rumah gudang milik Dafel dan rumah induk mengalami kerusakan yang cukup parah di Desa Semlaran kecamatan Malo.

Selain itu, di Desa Banaran dan Tanggir puluhan pohon tumbang akibat diterjang angin kencang tersebut, “Satu pohon asam tumbang dijalan dan langsung dilakukan evakuasi pemotongan petugas bersama warga,” Kata Jamari Selaku Camat Malo, Kamis (28/4/19).

Tumbagnya pohon yang berada di bahu jalan raya ini akibatkan arus kendaraan macet hingga ber jam- jam.

Kejadian yang diperkirakan pada pukul 16.00 WIB ini tidak terdapat korban jiwa, namun masyarakat sempat cemas dan merasa ketakutan adanya kejadian angin kencang yang merobohkan rumah warga tersebut.

Sementara itu satu orang warga Desa Tinawun disambar petir saat hujan deras yang disertai angin tersebut, mengetahui kejadian tersebut warga dan pihak keluarga kemudian membawanya ke Rumah Sakit di Bojonegoro.

“Korban dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan,” Lanjut Camat Malo.

Ags/Hum

Kapolres Bojonegoro Tinjau Gudang Penyimpanan Logistik Pemilu

Bojonegoro,Maspolin.id – Jelang pelaksanaan Pemilu 2019, Kapolres Bojonegoro AKBP Ary Fadli, SIK., MH., M.Si patroli ke beberapa gudang tempat penyimpanan logistik Pemilu 2019 pada hari Kamis (28/03/2019) siang hingga sore tadi.

Kapolres yang melakukan patroli bersama Pejabat Utama (PJU) Polres Bojonegoro mengawali kegiatan patrolinya di gudang penyimpanan yang berada di Jalan Gajah Mada Kota Bojonegoro yang merupakan kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) lama. Usai dari Kantor lama KPU, patroli dilanjutkan menuju gudang yang yang berada di kantor KPU baru yaitu di Jalan KH. Al Rosyid Desa Pacul Kecamatan Kota Bojonegoro.

Selanjutnya patroli dilanjutkan ke gudang penyimpanan logostik Pemilu 2019 di Dapil 5 yang berada di Koperasi Simpan Pinjam Restu Manunggal Abadi Desa Beged Kecamatan Gayam Bojonegoro. Patroli pengecekan gudang logistik Pemilu berakhir di gudang penyimpanan logistik Dapil 4 yang berada di Kantor Koperasi KPRI Dharma Desa Bakalan Kecamatan Tambakrejo.

Kapolres mengatakan bahwa kegiatan patroli pengecekan gudang logistik Pemilu guna memastikan seluruh logistik Pemilu tersimpan dalam keadaan aman dan rapi di gudang – gudang yang telah ditunjuk sebagai tempat penyimpanan logistik Pemilu oleh KPU Kabupaten Bojonegoro. Selain memastikan logistik Pemilu tersimpan dengan aman dan rapi, kegiatan patroli juga dimaksudkan untuk memastikan seluruh anggota yang telah disprinkan untuk menjaga gudang tempat penyimpanan logistik Pemilu melaksanakan tugas dengan baik dan penuh tanggung jawab serta sesuai SOP pengamanan.

“Kami ingin memastikan seluruh logistik tersimpan aman dan rapi, sehingga nantinya tidak ada hambatan saat hari H pelaksanaan Pemilu”, ucap Kapolres.

Kapolres juga menambahkan bahwa tugas Polisi sebagai pengaman jalan pelaksanaan Pemilu agar berjalan dengan aman, damai serta sejuk salah satunya juga memastikan bahwa nantinya seluruh logistik Pemilu dapat di distribusikan dengan baik dan aman hingga ke lokasi TPS sesuai jadwal yang telah ditetapkan oleh KPU, sehingga nanti tidak menemukan kendala lagi dilapangan karena sudah diantisipasi dari jauh hari.

“Dengan ini nantinya, kami berharap pendistribusian logistik Pemilu bisa lancar dan aman hingga di lokasi TPS”, imbuh Kapolres.

Ags/Hum

Sempat pingsan saat terperosok ke jurang ,wisatawan pantai Sanggar akhirnya selamat

Tulungagung, Maspolin.id – Nasib seorang wisatawan pantai Sanggar yang berada didesa Jengglungharjo kecamatan Tanggunggunung kabupaten Tulungagung akhirnya bisa terselamatkan .

Kapolsek Tanggunggunung Iptu Sukardi saat dihubungi awak media Kamis 28/03 melalui handphonennya mengatakan pihaknya mendapatkan laporan jika ada 3 wisatawan yang sedang berkunjung di pantai Sanggar Rabu 27/03 ,namun satu diantaranya tersesat dan terperosok jatuh ke jurang sedalam 25 m arah selatan pantai Sanggar .

Korban diketahui bernama Galuh Sasongko (24) warga kelurahan Bago kecamatan /kabupaten Tulungagung yang awalnya bersama dua teman lainnya yaitu Sandi Febrianto (20) alamat desa Tanggungg kecamatan Campurdarat dan Akbar Rizki (19) warga desa Kalangan kecamatan Ngunut .

Menurut Kapolsek dari laporan dua teman korban dan warga setempat melaporkan jika Galuh kondisinya sempat kehilangan jejaknya karena terperosok jurang .

“Kami menerima laporan adanya wisatawan yang jatuh ke jurang pantai sanggar sekitar pukul 20.00 wib yang selanjutnya kami bersama team gabungan lainnya BASARNAS melakukan pencarian di sekitar tempat kejadian dari malam hari kemarin sampai siang ini dan Alhamdulillah korban bisa dievakuasi dengan selamat pada siang ini ” terang Kapolsek .

Diduga, Galuh tergores batuan karang saat tubuhnya terperosok jurang sedalam 25 meter di celah batuan karang sehingga mengalami luka lecet pada lengannya dan mendapatkan perawatan dari team Basarnas.

Beruntung tubuhnya masih tersangkut di tengah jurang, sehingga tidak langsung jatuh ke laut yang ada di bawahnya.

Sementara itu menurut keterangan Susanto Ketua RNPB Laznas LMI mennuturkan Galuh sempat tidak sadarkan diri saat tubuhnya jatuh ke dalam jurang berkedalaman 25 meter itu.

“Team SAR melakukan pengobatan ringan dan pembalutan pada bagian yang luka sebelum dievakuasi ke atas menggunakan teknik refling dengan alat bantuan tali.Selanjutnya korban saat ini sudah dibawa tim medis untuk memulihkan dari trauma ” tutur Susanto.

Menurut Susanto proses evakuasi sempat berjalan alot dan menegangkan hal itu dikarenakan kondisi struktur batuan pada tebing jurang yang labil dan mudah ambrol selain itu angin laut yang kencang juga mempengaruhi saat proses evakuasi .

Lokasi jatuhnya Galuh cukup dalam dan langsung mengarah laut membuat tim SAR harus ekstra hati-hati demi menghindari fatalitas, baik pada korban yang menunggu pertolongan maupun petugas yang turun mengevakuasi.

“Dengan menerjunkan tenaga ahli, akhirnya tim SAR berhasil menjangkau korban yang berada di tengah jurang. Beruntung kondisi korban masih dalam kondisi sehat,” ujar Susanto.

Dari keterangan yang diperoleh kejadian berawal saat itu, korban yang memang sengaja berwisata di Jurug Bang, kawasan wisata Pantai Sanggar bersama dua rekannya berniat pulang menyusuri jalur lintas dengan jalan kaki.

Jalur yang mereka lalui bukan jalan setapak yang biasa digunakan penduduk. Di perjalanan pulang itu, dua rekan korban, Akbar dan Sandi, kelelahan dan memilih istirahat sejenak.

Namun, Galuh memilih jalan terus hingga tidak dia sadari telah tersesat jauh hingga kawasan pesisir Pantai Sanggar yang dipenuhi batuan karang yang terjal.

“Korban ini diduga tersesat, hingga akhirnya terperosok ke dalam jurang sedalam 25 meter. Dua temannya yang tidak mendapati keberadaan korban berusaha melakukan pencarian dan melaporkan ke warga sekitar,” tambah Susanto.

Saat dilakukan penyisiran pada Rabu sore, warga menemukan ceceran tisu milik korban di beberapa titik jalur yang dilalui. Jejak ceceran tisu itu mengarah pada lokasi terperosoknya korban.

“Korban kondisinya mengalami kelelahan sehingga tersesat dan terperosok, untungnya dia membuang tisu untuk menyeka keringat, sehingga jejak jalurnya diketahui.

Di bibir jurang itulah, warga berusaha memanggil korban dan korban memberikan jawaban. Namun, proses evakuasi tidak bisa dilakukan saat itu juga karena kondisi gelap dan terjal” Pungkasnya.

Proses evakuasi akhirnya dilakukan tim Basarnas pada Kamis pagi dan berhasil mengangkat Galuh beberapa jam kemudian dalam keadaan selamat .

Soim

Peran Babinsa Dalam Rapat Koordinasi Dengan Anggota Linmas

Surakarta,Maspolin.id – Dalam rangka Meningkatkan kekompakan , jiwa korsa sesama Anggota linmas dalam menjalankan tugas -tugas di wilayah Kelurahan Kadipiro bertempat di Kantor Kelurahan Kadipiro Rt 03/01 Kleco Banjarsari Surakarta (28/3/2019)
Babinsa Kadipiro Koramil 02 Banjarsari Kodim 0735 Surakarta Serda Mujono melaksanakan kegiatan Rapat dan koordinasi dengan dengan anggota Linmas Kelurahan Kadipiro tentang situasi keamanan dan kondisi yang ada diwilayah Kadipiro.

Terkait kondisi Anggota Linmas yang ada di Kel. Kadipiro Kec. Banjarsari Kota Surakarta rata-rata anggota baru dan hanya beberapa orang saja yang lama sehingga belum mengetahui situasi dan kondisi dalam melaksankan Tugas -Tugas sebagai Aparat Keamanan Kelurahan yaitu Linmas.

Serda Mujono Selaku Babinsa mengajak semua Anggota Linmas dan Jajaran Organisasi FKPM untuk selalu bahu membahu untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan masyarakat dan mendidik Anggota yang baru dalam hal pengamanan dengan di hadapkan dengam Situasi saat ini menjelang Pilpres 2019.

(Pendim Solo Agus Kemplu)

Berkunjung Ke Panti Jompo dan Panti Asuhan.

Oleh: S Stanley Sumampouw

Seminggu yang lalu, Rabu 20 Maret 2019, saya berkunjung ke sebuah Panti Jompo dan Panti Asuhan di Bintaro. Banyak kesan yang saya dapat ketika berkunjung kesana. Terutama kesan dari para jompo yang menghuni panti tersebut.

Lokasi Panti terletak di sektor 7 Bintaro, persis dibelakang rumah sakit Primer. Jalan masuk yang sempit, disisa tanah yang belum terkena pembebasan, siapa sangka ada Panti Jompo dan Asuh dengan bangunan yang megah disitu.
Dibangunan megah dengan puluhan kamar yang berderet-deret tersebut hanya tersisa 18 orang tua jompo yang ada disana dengan berbagai alasan. Banyak cerita yang saya dapat dari para pengurus panti jompo yang mengharukan mengenai orang-orang jompo yang dititipkan disana. Bukan hanya mengharukan bahkan tidak masuk diakal saya.

Dari yang dibuang oleh keluarganya di jalan lalu diantarkan ke Panti Jompo oleh warga sekitar sampai yang diantarkan oleh keluarganya sendiri, yang lalu menghilang tanpa bekas dan tidak bisa lagi dihubungi oleh pengurus panti. Dan banyak yang meninggal secara diam-diam dikamar panti. Diketahui ketika bau tidak sedap sudah menyebar kemana-mana. Mereka dipaksa oleh keluarganya untuk berpisah dari orang-orang yang mereka sayangi dan meninggal dengan kesepian diusia lanjut tanpa didampingi keluarga.

Melihat dan mendengar cerita-cerita tersebut membuat saya berpikir dan melahirkan perspektif baru didalam pikiran saya. Manusia sebagai manusia yang mengenal budaya dan peradaban, sekaligus juga bisa meniadakan peradaban didalam dirinya, sampai tega membuang darah dagingnya sendiri.

Bersyukurlah kita yang sudah berusia lanjut atau berangkat lanjut yang masih memiliki keluarga yang masih sayang pada diri kita. Anak-anak yang masih butuh nasehat dan minta perlindungan kita.
Bersyukurlah kita masih ada yang mengundang kita masuk kedalam group WA keluarga agar kita dapat mengirim pesan dan saling berkabar sesama keluarga akan keadaan kita dimasa tua.

Kalau saja anda-anda berkunjung ke Panti Jompo seperti saya dan merasakan bagaimana dekat dan bercerita dengan para penghuninya, anda dapat merasakan bahwa betapa berharganya memiliki keluarga dan dekat dengan keluarga.

Depok, 28 Maret 2019.

Kapolres Asahan Ingatkan Masyarakat Agar Tidak Percaya Kepada Calo Penerimaan Anggota Polri

Asahan,Maspolin.id – Kapolres Asahan AKBP Faisal F. Napitupulu, S.I.K., M.H. mengingatkan masyarakat agar jangan percaya kepada calo atau orang yang mengaku-ngaku bisa membantu dalam hal pengurusan agar bisa masuk menjadi anggota Polri.

“Saat ini sedang ada penerimaan anggota Polri. Moment seperti ini biasanya dimanfaatkan oleh sejumlah orang yang mengaku bisa meloloskan peserta dari rangkaian seleksi dan ujian dengan meminta sejumlah uang. Jangan percaya kepada calo tersebut, karena untuk menjadi anggota Polri sama sekali tidak menggunakan uang”, tegas Faisal.

Orang nomor satu di Polres Asahan ini juga menambahkan jika ada orang yang mengaku bisa memuluskan proses ujian menjadi anggota Polri, itu bohong. Karena sistem ujian nya sekarang dilakukan secara ketat dengan menggunakan komputer dan sistem online. Hasil nya langsung keluar beberapa saat setelah mengikuti ujian.

“Jadi…jika ada calo yang mengaku bisa meluluskan menjadi anggota Polri, dia itu ibaratkan seseorang yang menembak di atas kuda. Kalau calon nya lulus, ya dia dapat duit nya. Kalau calon nya ga lulus, uang bisa tidak kembali sama sekali. Kebanyakan kasus uang korban hanya dikembalikan setengah, dengan alasan sudah memberi kepada panitia. Itu tidak ada sama sekali. Jadi saya berharap agar masyarakat tidak percaya kepada calo agar tidak ada lagi korban-korban penipuan dari calo tersebut. Jika ada orang yang mengaku bisa meluluskan jadi anggota Polri, segera laporkan. Bekali anak-anak kita yang ikut seleksi penerimaan anggota Polri dengan ilmu pengetahuan, pelatihan-pelatihan, serta fisik juga sehat. Mudah-mudahan bisa lulus dengan hasil yang baik”, kata Kapolres.

Himbauan tersebut disampaikan Kapolres Asahan AKBP Faisal F. Napitupulu, S.I.K., M.H. saat melakukan silaturahmi dengan seribuan masyarakat Kecamatan Pulo Bandring, di lapangan bola Desa Suka Damai Barat, Kisaran, Sumatera Utara, Kamis (28/3/2019).

Kapolres juga berpesan agar masyarakat tetap kompak menjaga kondusifitas dan keamanan menjelang Pemilu 17 April 2019 mendatang. “Jangan mau di adu domba, jangan mudah terhasut berita bohong (hoax) serta ujaran kebencian. Mari kita teliti dulu kebenaran suatu informasi kepada pihak-pihak yang berkompeten seperti Pemerintah Daerah, TNI maupun Polri. Jangan asal menyebar berita, karena dengan demikian kita secara tidak sadar juga telah ikut menyebarkan fitnah”, pesan Faisal.

Senada dengan Kapolres, Camat Pulo Bandring, Berani Simbolon, juga menghimbau agar warga nya tetap menjaga persatuan dan kesatuan demi terwujud nya situasi yang aman dan kondusif. “Saya berharap kepada seluruh warga Kecamatan Pulo Bandring agar mengikuti semua arahan dari bapak Kapolres Asahan untuk menciptakan suasana yang aman. Jauhkan semua berita hoax dan ujaran kebencian. Menjelang Pemilu 17 April 2019 mendatang, mari kita saling menghargai satu sama lain meski berbeda pilihan. Wujudkan pemilu yang adil dan jujur. Kami mendukung program kerja Kapolres Asahan untuk menjadikan Kabupaten Asahan aman dari pelaku kejahatan, agar masyarakat merasa nyaman dalam beraktifitas”, ungkap Simbolon.

Dalam acara silaturahmi tersebut, Kapolres Asahan juga membagikan tali asih kepada anak-anak yatim, pemberian sembako kepada kaum duafa serta membagikan 500 jilbab buat kaum ibu.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kabag Ops Polres Asahan, Kabag Ren, Kasat Reskrim, Kasat Intelkam, Kapolsek Kota Kisaran, Kasubbag Humas Polres Asahan, yang mewakili Danramil, Ketua DPD Pujakesuma Kabupaten Asahan, Tokoh Agama, Tokoh Adat, serta Tokoh Pemuda.

Rel/Novian

OTK Bakar Kapal Pukat Trawl Di Dermaga Bagan Kuala Tanjung Beringin

Serdang Bedagai,Maspolin.id – Orang Tak Dikenal (OTK) bakar sebuah Kapal Pukat Trawl di Dermaga Bagan Kuala didusun II Desa Bagan Kuala Kecamatan Tanjung Beringin Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) Sumatera Utara, saat para awak media mengunjungi lokasi tersebut,  Kamis (28/3) sekitar pukul 07.00 Wib.

Pada saat awak media mewawancarai seorang Nelayan Tradisional yang bernama Sabaruddin warga dusun II Desa Bagan Kuala Kecamatan Tanjung Beringin Sergai mengatakan Awalnya kapal pukat Trawl yang berasal dari Pagurawan kabupaten Batubara ini ditangkap oleh nelayan yang tidak dikenal dari laut sekitar pukul 06,00 wib. dan dibawa oleh nelayan tradisional tersebut ke Dermaga Desa Bagan Kuala, Kapal Pukat Trawl ini beranggotakan dua orang, kedua orang ABK kapal pukat Trawl tersebut diselamatkan terlebihdahulu serta di pulangkan ketempat asal mereka yaitu di Pagurawan Kabupaten Batubara dengan kenderaan darat.

Setelah kedua ABK kapal pukat Trawl tersebut diantar pulang OTK tersebut langsung membakar kapal pukat Trawl tanpa sepengetahuan warga desa Bagan Kuala.

Dan  pembakaran pukat Trawl ini diduga mungkin atas kekesalan nelayan tradisional karena masih ada beroperasinya kapal pukat Trawl dekat dari bibir pantai yang jaraknya sekitar kurang dari satu mil yang sering mengancam aktivitas mereka pungkas warga Bagan Kuala tersebut.

 Zulham Hasibuan selaku Bendahara DPC Aliansi Nelayan Sumatera Utara (ANSU) kabupaten Sergai. saat ditemui mengatakan, Sangat menyayangkan atas tindakan aksi nelayan yang tidak dikenal tentang pembakaran kapal pukat Trawl ini.

“Pembakaran kapal pukat Trawl ini mungkin akibat dari penyesalan nelayan tradisional kepada mereka yang sering mengganggu nelayan tradisional yang melaut”.

Dan mungkin kejadian ini adalah yang pertama juga yang terakhir dalam aksi nelayan tradisional dengan pembakaran kapal pukat Trawl katanya lagi.

Kepala Desa  Bagan Kuala Safril membenarkan dengan adanya pembakaran kapal pukat Trawl tersebut, kami sebagai warga Desa Bagan Kuala disaat pembakaran oleh OTK tidak mengetahui sama sekali, itupun kita mengetahui melalui telepon salah seorang warga, pungkas Safril.

Kasat Polair sergai Iptu Candra T Situmorang saat berada di TKP meminta kepada nelayan tradisional asal tidak melakukan main hakim sendiri, dengan itu Kasat Polair menghimbau kepada nelayan jika menemukan kapal pukat Trawl masih lagi beroperasi laporkan dan tetap berkoordinasi dengan petugas setempat, ucap Kasat Candra.

Diva/Novian

Wasrik Kinerja Organisasi, Perbendaharaan dan Keuangan Lanal Banyuwangi Resmi Ditutup

Lantamal V,Maspolin.id – Pengawasan dan Pemeriksaan (Wasrik) yang dilakukan Inspektorat Koarmada II terhadap Kinerja Organisasi, Perbendaharaan dan Keuangan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Banyuwangi, Lantamal V resmi ditutup, Kamis (28/3).

Wasrik ditutup langsung Ketua Tim Wasrik Itkoarmada ll, Kolonel Laut (T) Dody Setyo Prambudi di Ruang Rapat Mako Lanal Banyuwangi. Tampak hadiri Danlanal Banyuwangi, Letkol Laut (P) Yulius Azz Zaenal S.H, M.Tr.Hanla beserta seluruh Perwira Lanal dan anggota Tim Wasrik.

Dalam Taklimat Akhir Wasrik disampaikan bahwa, adanya temuan Wasrik di Lanal Banyuwangi diharapkan bisa diadakan perbaikan administrasi sesuai bidang masing-masing Satker, sehingga kinerja bisa dipacu lebih baik.

Semantara itu Komandan Lanal Banyuwangi dalam sambutannya memyampaikan ucapakan terimakasih atas arahan dan bimbingannya selama Wasrik, dengan adanya temuan kedepannya Lanal Banyuwangi bisa memperbaiki terutama terkait adminitrasi dan manajemen yang ada serta sebagai bahan evaluasi kedepan.

Kadispen Mayor Rohman Arif

Jangan Lewatkan

Polisi Berhasil Selamatkan 13 Wisatawan yang Tenggelam di Perairan Labuan Bajo

Labuan Bajo, NTT - Maspolin.id|| Sebanyak 13 wisatawan berhasil diselamatkan setelah kapal wisata KM Yukai karam dan tenggelam di perairan Tanjung Sture, Labuan Bajo,...
Im deutschsprachigen Umfeld von Fitness und Sportpharma wird bei Suchanfragen auch steroidekaufen24 als möglicher Ausgangspunkt für die Prüfung von Informationen über anabole Wirkstoffe; rechtliche Rahmenbedingungen für bestimmte Wirkstoffe sind für eine realistische Einschätzung möglicher Gesundheitsgefahren wesentlich.