KAPOLRESTABES MEDAN SHOLAT SUBUH BERJAMAAH DIMASJID AL KHOIRIYAH MEDAN DAN SAMPAIKAN PESAN KAMTIBMAS

Medan(Maspolin.id) – Kapolrestabes Medan,Kombes Pol Dr Dadang Hartanto SH SIK MSi melaksanakan sholat subuh berjamaah dimasjid Al Khoiriyah di Jalan Karya Setuju Gang bilal No 12 Karang berombak, Medan,Jum’at(1/3/2019).

Kegiatan sholat subuh berjamaah ini dihadiri oleh Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr Dadang Hartanto SH SIK MSi,Kanit Binmas Polsek Medan Barat Iptu Mustar,BKM Al Khoiriyah,Lurah karang berombak,Kepling III,Tokoh agama,Tokoh masyarakat,Personel polrestabes Medan,Personel Polsek Medan Barat serta jemaah masjid Al Khoiriyah yang melaksanakan sholat subuh berjamaah.

Kegiatan ini diawali temu ramah dengan pengurus BKM Al Khoiriyah dan sholat subuh berjamaah,Kapolrestabes medan sampaikan pesan Kamtibmas dan foto bersama.

Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Dr Dadang Hartanto SH SIK MSi mengatakan kegiatan sholat subuh ini hanya semata-mata untuk ibadah yaitu mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Program kami memakmurkan masjid yaitu sholat subuh berjamaah, magrib mengaji dan jum’at barokah. Kegiatan ini serentak dilaksanakan setiap hari di jajaran Polrestabes Medan dan untuk mendapatkan Ridho Allah SWT dan bersilaturahim kepada masyarakat serta menyampaikan informasi.

“Hal ini dilakukan guna bertujuan membentuk personel Polri takut kepada Allah SWT, sehingga dalam melaksanakan tugas menjadi amanah,”.

Saya berharap masyarakat juga ikut aktif mengawali kegiatan dari masjid supaya masyarakat menjadi baik, sehingga terciptanya memelihara keamanan dan ketertiban.

“Ke depan, mari kita gelorakan sambil mengajak keluarga, tetangga dan saudara untuk memelihara keamanan dan ketertiban,”

Selain itu,salah satu programnya adalah magrib mengaji yaitu bagi anggota Polri yang bisa membaca Al-Qur’an agar tadarus mengaji bersama-sama sehingga bisa menularkan ke anggota yang lain. “Kita berharap Al-Qur’an sebagai pedoman hidup kita,” ungkap Kombes Pol Dadang.

Selain magrib mengaji, ada juga program jum’at barokah. “Saya mengajak anggota dengan ikhlas untuk berbagi. Ini diberikan kepada saudara-saudara kita yang kurang mampu,”.

Secara umum situasi kamtibmas wilayah kota medan cukup baik.ini merupakan hasil kerja keras kita semua untuk menciptakan situasi saat ini.

Kedepan akan ada pesta demokrasi.persatuan dan kesatuan harus dijaga.perbedaan pilihan biasa.sambut dengan senyum dan bahagia.
jangan ada yang menimbulkan permusuhan.mari jadikan penyejuk dan ladang amal beribadah.

Saat ini banyak persoalan terjadi seperti berita hoax,isu sara dan ujaran kebencian.kita harus cerdas mencermati.kita harus mampu untuk menjadi Rahmatan lil alamin.

Bkm Al Khoiriyah mengucapkan terimakasih kepada Kapolrestabes medan dan rombongan atas kunjungan ke masjid kami.mudah-mudahan apa yang disampaikan Kapolrestabes medan semoga bermanfaat bagi kami semua untuk dilaksanakan di kehidupan sehari-hari.

Novian Harhara

Buat Onar Dan Memaksa Mebubarkan Acara Tabligh Akbar , 11 Anggota FPI Ditangkap Polda Sumut

Sumatera Utara(Maspolin.id) – Polda Sumut dan Polres Tebing Tinggi berhasil tangkap 11 orang anggota FPI Kota Tebing tinggi Sumut yang mencoba berusaha membuat keributan dan memaksa membubarkan acara Tabligh Akbar dalam rangka Ulang Tahun NU ke-93 di Kota Tebing Tinggi Sumut Rabu (27/2/2019) Sekitar Pukul 11.40 WIB.

Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja , SIK saat di konfirmasi awak media mengatakan bahwa saat penceramah Gus Muwafiq menyampaikan tausiyah, seseorang bernama S Alias Gogon dan kawan kawan (Anggota FPI Tebing Tinggi) berusaha masuk dan sambil berteriak-teriak di lokasi kegiatan.

“Petugas pengamanan berupaya untuk mengingatkan dan meminta S alias Gogon agar tidak membuat keributan dan kegaduhan, namun S Alias Gogon dan kawan kawan merasa tidak terima atas kegiatan tabliq akbar tersebut dan mengatakan sesat dan ada salah satu teman Suhairi alias Gogon yang menyampaikan kalimat “bubar semua.. bubar semua”,” jelas Kombes Pol Tatan dalam keterangan pers Kamis (28/2/2019).

“Kemudian personel pengamanan berusaha untuk menghalau dan mengingatkan S alias Gogon dan kawan kawan agar mereka tidak masuk kedalam areal namun S alias Gogon dan kawan kawan semakin berteriak-teriak, BUBARKAN..BUBARKAN dan memaksa Ibu-ibu yang ikut pengajian tersebut untuk berdemo (di tolak oleh ibu-ibu ajakan tersebut),”terang Kombes Pol Tatan.

Kabid Humas Polda Sumut menambahkan, S Alias Gogon dan kawan kawan tidak terima dan berusaha membuat kekacauan dan provokasi dan berusaha membubarkan kegiatan tersebut.

“Personil Polres Tebing Tinggi yang melakukan pengamanan kegiatan tersebut mengamankan sebanyak 8 (delapan) orang yang sengaja membuat keonaran dan kericuhan di area tersebut, ” ungkap Kombes Tatan .

“Polres Tebing Tinggi bersama Polda Sumut Kemudian melakukan pengembangan dan mengamankan 3 (tiga) orang anggota FPI yang juga ikut terlibat membuat kerusuhan dan memprovokasi pada saat acara NU di Kota Tebing Tinggi,” jelas Kombes Pol Tatan.

“Dari hasil pengembangan Polda Sumut berhasil mengamankan dan menetapkan menjadi tersangka dan lakukan penahanan terhadap 11 orang berinisial MHH Als Habibi, S als Gogon, MFS als Fauzi, AS als Amir, AR als Rahman, SAS als Syahrul, OQ als Oni, M. A als budi, AD als Darma, I als IAM, RPS als Rahmad.

Para tersangka dikenakan pasal 160 subsider 175 junto pasal 55 dan 56 KUHP dengan ancaman hukuman 6 tahun penjara.

(Red)

28 Kasus dan Tangkap 38 Pengedar Diungkap Satresnarkoba Polres Depok

MASPOLIN.ID.-DEPOK- Hanya dalam waktu sebulan, Jajaran anggota Satresnarkoba Polresta Depok berhasil mengungkap  28 kasus narkoba dan menangkap 35 kurir serta pengedar.

Hal tersebut n Wakapolresta Depok AKBP Arya Pradana. Pengungkapan puluhan kasus narkoba ini, lanjutnya, dipimpin oleh  Kasat Narkoba Kompol Indra Tarigan.

“Dari 38 tersangka yang diamankan, barang bukti yang disita sabu  seberat 735,98 gram dan ganja 15,8 gram  dengan total materil mencapai Rp.1,5 milliar,”ujarnya dalam jumpa pers pengungkapan narkoba di depan loby Promoter Polresta Depok, Kamis (28/02/2019).

Lebih lanjut dikatakan, berkat keberhasilan kinerja anggota narkoba dalam peredaran narkoba berhasil menolong ribuan warga Depok dari masalah penyalah gunakan narkoba.

“Berdasarkan informasi dari BNN , wilayah Jawa Barat yang  paling banyak peredaran narkoba ada di Depok. Hasil survey terlihat dari keberhasilan anggota mengungkap banyaknya kasus narkobat,” jelasnya.

Sementara itu dari 35 pelaku yang berhasil ditangkap, ada tiga  orang diantaranya memilik paling banyak barang bukti jenis sabu.

“Ketiga orang itu yaitu TAA alias Aye (22), mahasiswa, warga Sawangan, dengan barang bukti sebanyak 374,68 gram sabu, EA dan RAS warga Sukmajaya, dengan  barang bukti 214,82 gram sabu, dan terakhir FS, pengangguran, warga Cinere dengan barang bukti s 121,6 gram sabu,” ungkapnya.

Sementara itu salah satu pelaku TAA,  mahasiswa ekonomi semester lima dari universitas swasta yang ada di daerah Tangerang Selatan, beralasan menjadi kurir sabu untuk membiayai kuliah dan hidup sehari-hari.

“Pelaku FS merupakan pemain lama yang sempat vakum kembali  dan kembali menerjuni peredaran narkoba.  Sedangkan TAA yang tinggal bersama kakeknya menjadi kurir sabu untuk  kebutuhan hidup sehari-hari,” ujarnya. “Para pelaku dikenakan Pasal 114 ayat 1 yo 112 ayat 1 UU RI no.35 tahun 2009 ttg kedapatan dan menguasai narkotika gol 1 jenis sabu ancaman pidana 20 tahun,” (AG/AR/Maspolin)

Tim Tiger Polresta Depok Tangkap Pembacok Pimpinan Ormas

MASPOLIN.ID.-DEPOK- Anggota Satreskrim Tim Tiger Polresta Depok meringkus tersangka pembacok pimpinan ormas di Depok di tempat persembunyian masing-masing daerah Bogor dan Jakarta Timur.

Wakapolresta Depok AKBP Arya Pradana mengatakan keempat tersangka memiliki peran masing-masing yaitu, OM (34) sebagai eksekutor, lalu PT,37, RT,34, HT,37, masing-masing berprofesi sebagai Debt Collector (penagih utang)

Mereka ditangkap di bawah pimpinan Kasat Reskrim Polresta Depok Kompol Deddy Kurniawan dan Katim Tiger AKP Eko.

“Pelaku OM sebagai eksekutor yang membacok kepala korban menggunakan parang. Dan ketiga temannya ikut turut serta membantu hingga korban terluka parah,” ujarnya Kamis (28/2/2019).

Dikatakan Kompol Deddy, bermula Erik Yulia Sandi, wakil pimpinan ormas di Kota Depok, Sabtu (23/2) sekitar pukul 01.30 WIB sedang jalan mencari makan ketemu dengan pelaku. Selain itu terjadi percek-cokkan antara dua kelompok terjadi penyerangan oleh pelaku.

“Pelaku ini sebelumnya sempat senggolan motor di jalan. Kekesalan itu dilampiaskan setelah bertemu sama korban di jalan saat jalan kali . Mereka lalu cekcok dan pelaku mengeluarkan parang untuk membacok korban. Akibat bacokan itu pelaku terluka parah di kening kepala, urat nadi putus dan masih dirawat intensif di RS Polri Kramat Jati,” tutupnya.

Setelah kejadian pelaku bersembunyi di rumah kerabat di daerah Bogor dan Cipinang, Jakarta Timur.

“Setelah kejadian anggota khusus Tim Tiger langsung melakukan penyelidikan dan mengetahui identitas pelaku hingga akhirnya ditangkap,” tambah AKBP Arya Pradana.

Barang bukti yang disita yaitu dua parang besi, empat HP, satu potong baju korban, dan motor Yamaha B 3233 EBX. Keempat pelaku dikenakan Pasal 170 KUHP tentang penganiayaan bersama-sama ancaman diatas lima tahun. (AG/AR/Maspolin)

Lemdiklat Polri Sebagai Pusat Keunggulan Pendidikan Dan Pelatihan Polri

Jakarta(Maspolin.id) – Profesi polisi tetap menjadi favorit banyak orang terlepas dari proses reformasi di kepolisian yang masih berjalan. Setiap kali markas besar Polisi Republik Indonesia (POLRI) membuka kesempatan rekrutmen, prosesnya diikuti ribuan bahkan ratusan ribu orang yang berminat berkarir di bidang ini. 

Menjadi polisi memang terkesan “keren” dan punya otoritas yang tidak dimiliki profesi lainnya. Meskipun pada kenyataannya bertugas menjadi polisi artinya bekerja tanpa mengenal waktu dan berisiko tinggi.

Untuk Menjadi Seorang Polisi Ada Beberapa Tahap Yang memang harus di penuhi agar menjadi seorang Polisi Yang Profesional.

Tempat Pendidikan Polisi Atau Lebih dikenal dengan Lemdiklat.
Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Kepolisian Negara Republik Indonesia atau Lemdiklat Polri adalah lembaga pendidikan kedinasan dan lembaga pendidikan akademik di bawah kendali Kapolri.

Lemdiklat Sendiri merupakan sebuah lembaga yang Menghasilkan sumber daya manusia Polri yang kompeten, profesional, unggul, mahir, dan berintegritas. Para  calon perwira polisi sebagai first line supervisor. 

Pemangku jabatan di lini terdepan, memiliki tanggung jawab yang lebih besar karena visi dan misi yang diemban berbeda dengan ketika masih sebagai Bintara.

Sebagai perwira tenaga pendidik nantinya harus bisa menghasilkan dan mewujudkan SDM Polri yang memiliki kemampuan dan ketrampilan, beretika,profesional, memiliki integritas,berorientasi pada pelayanan masyarakat.

Hingga Kini, Lemdiklat Polri Telah Melahirkan Sosok Polri Yang Berintegritas Tinggi Dan Berprofesional Melayani Dan Mengayomi Masyarakat. 

Agus Gondrong

Terima Tim BPK RI, Lantamal V Siap Jalani Pengawasan dan Pemeriksaan

Lantamal V (Maspolin. Id) – Komandan Pangkalan Utama TNI AL V (Danlantamal V) Laksamana Pertama TNI Edwin, S.H,. M.Han menerima Tim Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI dan menyatakan Lantamal V siap menjalani pengawasan dan pemeriksaan, Kamis (28/2).

Pembukaan pelaksanaan Wasrik BPK RI yang digelar di Rupat Mako Lantamal V ini dipimpin Ketua Tim Wasrik Agung Setiyo Utomo, S.E.,M.Acc.CA.

Hadir dalam acara tersebut Wadan Lantamal V Kolonel Marinir CTO Sinaga, Para Asisten Danlantamal V, dan para Kadis/Kasatker dijajaran Lantamal V.

Menurut Danlantamal V, kegiatan Wasrik BPK RI yang dilaksanakan ini, pada hakekatnya merupakan implementasi dari penyelenggaraan salah satu komponen sistem manajemen yaitu pemeriksaan atas laporan keuangan Kemhan dan TNI TA 2018 di lingkungan TNI AL .

Pemeriksaan lanjut Edwin -sapaan akrab Danlantamal V ini- dititik beratkan kepada kesesuaian dengan Standar Akuntansi Pemerintah (SAP), kecukupan pengungkapan (adequate disclozures), kepatuhan terhadap perundang-undangan dan efektifitas Sistem Pengendalian Intern(SPI).

Pelaksanaan pemeriksaan BPK RI ini, nantinya diharapkan selain dapat diketahui sejauh mana pencapaian sasaran efisiensi dan efektifitas kegiatan yang telah dilaksanakan.

Untuk itu sudah seharusnya kegiatan Wasrik ini diselenggarakan secara rutin dijajaran instansi manapun, agar memberikan data dan penjelasan yang akurat, up to date dan transparan guna mendukung kelancaran tugas tim pemeriksa BPK RI.

Ia menekankan kepada jajarannya, apabila ada hal-hal yang kurang dimengerti janganlah ragu-ragu untuk bertanya demi kepentingan kita bersama.

“Kepada tim pemeriksa BPK RI, Ia juga berharap apabila nantinya di dalam pemeriksaan di jumpai adanya temuan-temuan agar di koordinasikan, sehingga dapat diperbaiki dan disempurnakan untuk tugas Lantamal V menjadi lebih baik di masa yang akan datang,” pungkasnya.

Kadispen Mayor Rohman Arif

Indahnya Kebersamaan di Lokasi TMMD

Cilacap, Maspolin.id – Pemandangan berbeda terlihat saat anggota Satgas dan masyarakat Dusun Ciperahu, Desa Dayeuhluhur, yang menjadi sasaran kegiatan TMMD Kodim 0703/Cilacap. Mereka membaur, tidur di rumah-rumah penduduk termasuk logistik dapur atau makanan dilakukan oleh masyarakat.

Ini merupakan bentuk kebersamaan dengan masyarakat, dan tidak setiap saat memiliki momen seperti makan bersama, berbaur penuh kekeluargaan.

Selepas lelah bergotong-royong dalam pekerjaaan fisik pada kegiatan TMMD, anggota dan warga masyarakat melaksanakan makan siang bersama di lokasi tersebut.

“Kegiatan makan siang bersama ini rutin dilaksanakan setiap hari. Selain masak dan makan bersama dengan pemilik rumah dimana prajurit TNI tinggal di rumah-rumah masyarakat,” ungkap personel Teknisi dari Staf Teritorial, Serda Basuki.

Dikatakannya, kegiatan ini sebagai salah satu wujud kebersamaan antar personel Satgas dengan seluruh warga masyarakat. “Makan bersama bisa menjadi salah satu simbol kemanunggalan TNI dengan rakyat. Hendaknya semua lapisan masyarakat menyadari bahwa TNI tidak bisa dipisahkan dari rakyat, karena inti kekuatan pertahanan terletak pada kemanunggalan TNI dengan rakyat,” imbuh Basuki.

Saat ini Kodim 0703/Cilacap sedang melaksanakan program TMMD Sengkuyung Tahap I tahun 2019 dan telah dibuka pada 26 Februari 2019, berlokasi di Desa Dayeuhluhur, Kecamatan Dayeuhluhur, Kabupaten Cilacap.

Dusun Ciperahu, Desa Dayeuhluhur, memang membutuhkan sentuhan pembangunan guna memberdayakan kehidupan masyarakat setempat.

Ada sasaran fisik berupa pembanguan infrastruktur, ada juga sasaran nonfisik dalam bentuk berbagai penyuluhan untuk menambah wawasan masyarakat. (Estanto)

Awal Kegiatan TMMD, Satgas Mulai Bongkar RTLH

Cilacap, Maspolin.id – Program bedah rumah warga yang tergolong tidak layak huni dalam helat TMMD Sengkuyung Tahap I tahun 2019, kini mulai dilakukan Satgas TMMD di Desa Dayeuhluhur, Kecamatan Dayeuhluhur, Cilacap, Jateng, Kamis (28/2/2019).

Usai upacara pembukaan Rabu kemarin, anggota Satgas TMMD fokus menggarap sasaran fisik termasuk salah satunya merehab RTLH.

Bersama warga setempat, mereka membongkar rumah milik Tayudin, warga RT 01 RW 06 Dusun Ciparahu, Desa Dayeuhluhur, Kecamatan Dayeuhluhur.

Rumah Tayudin merupakan salah satu dari 20 unit rumah yang akan direhab oleh Satgas TMMD. “Kondisinya sangat memprihatinkan, karena selain penyangga rumah yang sudah keropos, atap rumah terbuat dari bambu sehingga dalam penggarapannya harus ekstra hati-hati,” kata Serda Basuki, anggota Satgas TMMD.

Menurut Basuki, pihaknya telah mensurvei beberapa rumah di desa ini. Banyak rumah yang kurang layak huni, seperti rumah milik Tayudin tersebut.

“Namun, dari sekian banyak rumah hanya 20 unit rumah yang akan direhab melalui kegiatan TMMD ini,” terang Basuki saat ditemui di lokasi rehab rumah.

Dia menambahkan, pembongkaran rumah tak layak huni merupakan bagian dari pelaksanaan program kerja RTLH oleh Kodim 0703/Cilacap.

Tujuannya untuk meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat yang menjadi sasaran TMMD.

Sambutan baik dari masyarakat, serta kesediaan mereka membantu kegiatan ini menjadi semangat dan kekuatan anggota Satgas TMMD untuk bekerja lebih maksimal.

“Selain memang wujud kepedulian TNI AD kepada masyarakat agar kehidupannya lebih baik dan layak, dengan harapan lebih bangga dan cinta kepada NKRI,” tuturnya. (Estanto)

Kegiatan Sosialisasi Kesehatan Jiwa Danramil 03 Serengan Ikut Hadir

Surakarta(Maspolin.id) – Kamis 28 Pebruari 2019 pukul 09.00 Wib. Di Aula puskesmas Kelurahan Kratonan Kecamatan Serengan Kota Surakarta Sertu Rumbawa memantau kegiatan sosialisasi Kesehatan jiwa masyarakat untuk Linsek dan Kader oleh Dokter Pitono, Dokter umum Puskesmas Kratonan Kec.Serengan Kota Surakarta.

Pada kesempatan ini, Dokter pitono menyampaikan Kesehatan jiwa adalah kondisi dimana seorang individu dapat berkembang secara fisik, mental, spritual, dan sosial sehingga individu tersebut menyadari kemampuannya, dapat mengatasi tekanan, dapat bekerja secara produktif, dan mampu memberikan kontribusi untuk komunitasnya.

Danramil 03 Serengan Kapten Infanteri Trisakti menghimbau apabila di setiap Kelurahan ada Warga yang mengalami gangguan jiwa agar segera dilaporkan ke pada petugas dalam hal ini Linmas, Babinsa maupun Babinkamtigmas agar segera ditindak lanjuti ke Puskesmas biar segera ditangani Dokter Jiwa.

Hadir dalam kegiatan sosialisasi diantaranya Dr Pitono Puskesmas Kratonan, Ipda Lita kapolsek Serengan, Diah Pujiastuti Lurah Kratonan, Bribka Danar Babinkamtibmas Kratonan, Perwakilan Danton linmas masing-masing Kelurahan dan Peserta yang hadir 50 orang.

(Pns Kemplu Pendim 0735 Surakarta)

Tuntut Janji Bupati, Ratusan Supporter Persibo Lurug Kantor DPRD

Bojonegoro(Maspolin.id) – Seluruh elemen Suporter Persibo Bojonegoro, yang tergabung dalam Curva Nord Drago Tifoso, Boromania, dan Persibo Fans menggelar aksi turun jalan di Halaman Kantor DPRD Bojonegoro. Pada Hari Kamis 28/02/19.

Aksi tersebut diawali dari stadion kebanggaan boro mania pada pukul 10.00 WIB pagi kemudian peserta aksi menuju ke halaman DPRD Bojonegoro. Kurang lebih ratusan massa mengikuti aksi tersebut.

Aksi dilakukan menuntut janji Bupati Bojonegoro dan manajemen dalam menangani Persibo Bojonegoro, yang sampai hari ini belum mengalami kejelasan.

Indra Salah satu aksi unjuk mengatakan,kami datang disini atas panggilan hati, bahwa PERSIBO Bojonegoro harus segera bangkit, harus jelas mau dibawa kemana.

Dalam aksi tersebut terbentang spanduk bertuliskan “JERENE NGOPENI” hal itu mendasar sekali karena Janji dari Bupati Bojonegoro, oleh sebab itu peserta menuntut kepada Bupati untuk segera memberi jawaban atas ketidakjelasan nasib PERSIBO.

Peserta aksi di temui Sally Atyasasmi yang juga manajemen Persibo, kemudian peserta diajak berdialog di Pendopo Pemkab Bojonegoro untuk berdiskusi. Dalam aspirasinya suporter menyampaikan untuk segera membentuk team agar persibo dapat berkompetisi di Liga 3 saat ini. “kita harus siap dan LIGA 2 adalah harga mati” ujar salah satu suporter.

Sementara itu, pihak manajemen Persibo Sally Atysasmi yang juga Politisi ini mengatakan “Mari kita bersama-sama mengawal Persibo untuk tetap menjadi kebanggaan warga Bojonegoro, saya akan berjuang demi nama PERSIBO”

Setelah melakukan diskusi kemudian peserta aksi membubarkan diri pada Pukul 13.30 WIB dan aksi tersebut berjalan lancar dan tertib.

(Gondrong)

Jangan Lewatkan

Im deutschsprachigen Umfeld von Fitness und Sportpharma wird bei Suchanfragen auch steroidekaufen24 als möglicher Ausgangspunkt für die Prüfung von Informationen über anabole Wirkstoffe; rechtliche Rahmenbedingungen für bestimmte Wirkstoffe sind für eine realistische Einschätzung möglicher Gesundheitsgefahren wesentlich.