Kompak Babinkamtimas dan Babinsa Berantas Sarang Nyamuk

MASPOLIN.ID.-PANCORAN MAS, DEPOK- Untuk mengantisipasi munculnya penyakit demam berdarah, Babinkamtibmas Polsek Pancoran Mas, Aiptu Sarpin dan Babinsa Koramil 01/Pancoran Mas, Kodim 0508/Depok Serma Suwarno bersama Tim Pemberantas Sarang Nyamuk (PSN) turun langsung mengecek kebersihan rumah warga di wilayah RT06 dan 07 RW 12, Kelurahan Depok, Kecamatan Pancoran Mas, Kota Depok, Jum’at (01/02/2019) lalu.

Aiptu Sarpin mengatakan, pengecekan ke rumah warga meliputi pengecekan tempat penampungan air seperti bak mandi, penampungan air di kulkas dan dispenser. Barang bekas yang menjadi tempat genangan air juga tak luput dari pengecekan.

“Pengecekan Jumantik ini demi mencegah banyaknya warga terserang penyakit demam berdarah,” ujar Sarpin.

Sementara Serma Suwarno menambahkan, dari hasil pengecekan tersebut, ditemukan beberapa sarang dan jentik nyamuk diantaranya pada bak mandi rumah warga, di saluran air dan di peralatan rumah tangga yaitu dispenser.

“Kami imbau pada warga untuk selalu menjaga kebersihan dengan mengecek semua tempat penampungan air yang berpotensi menjadi sarang nyamuk,” pungkasnya. (ADLLY/Maspolin)

Aceh Sepakat Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW 1440 H di Hadiri Ribuan Jemaah

Medan,Maspolin.id—Masyarakat Sumatra Utara(Sumut) Khususnya warga Aceh yang berdomisili di Medan dan diluar kota Medan menghadiri peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW 1440 H yang diselenggarakan DPP Acah Sepakat Sumatra Utara pada Sabtu (02/02/2019) di Jalan Mengkara No.2 Medan.

Hadir dalam acara tersebut, Gubernur Sumut H.Edy Rahmayadi, Wakil Gubernur H.Musa Rajekshah, M.Hum Beserta Rombongan, Plt, Gubernur Aceh (diwakili) Iskandar, Datok.H.Mansyor Bin Usman(Komunity Acheh Malaysia) Suriadin Noernikmat, ST.MM(Ketum DPP Sumut Aceh Sepakat) H.Arbei Abdul Gani(Bendahara Umum DPP Aceh Sepakat) Mahyani Muhammad, SH, Mkn(Sekretaris Umum DPP Aceh Sepakat) Jajaran TNI juga Polri, Unsur ormas dan Yayasan Aceh Sepakat Sumut, Kaum Muslimin dan Muslimat Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat se Sumut.

Acara dimulai dengan Pembacaan ayat suci Al Quran oleh H.Awaluddin.M.Pd(Qori Nasional).

Sementara itu, H.Akbar Himawan Buchari,SH Selaku Ketua plaksana menyampaikan laporan kegiatan Maulid mewakili seluruh unsur kepanitiaan, menyampaikan ucapan terimakasih yang tak terhingga atas partisipasi Masyarakat Aceh Sumatra Utara yang telah meluangkan waktu dan tenaga juga materi sehingga terlaksana acara peringatan Maulid Nabi pada tahun ini,”ungkapnya.

Selanjutnya, Akbar juga mengucapkan terimakasih terhadap jemaah dan terkhusus  kepada Pejabat-pejabat Daerah yang berhadir dan segenap jajaran TNI/Polri, Tokoh agama, Tokoh Masyarak dan Unsur terkait yang berkenan meluangkan waktu hingga dapat menghadiri perayaaan Maulid Nabi Muhammad SAW yang diadakan setiap Tahunnya di Aceh Sepakat Sumut,”ujarnya.

Adapun dalam Tertib acara, Ketua umum Aceh Sepakat DPP Sumut Suriadin Noernikmat,ST.MMdalam kesempatan tersebut dihadapan jemaah yang hadir juga warga Komunity Acheh Malaysia yang dipimpin Datuk H.Mansyor Bin Usman juga mengucapkan terimakasih dengan berlangsungnya acara dapat juga sekaligus bersilaturahmi bagi kita semua sesama muslim.”ucapnya.

“khusus juga untuk segenap unsur plaksana dalam kepanitiaan yang telah menghimpun dan menyusun semua rangkaian acara dari mulai awal hingga terlaksana dengan baik kami ucapkan rasa syukur dan terimakasih,”ucap Ketum DPP Aceh Sepakat.

Gubernur Sumut Edy Rahmayadi pada acara, menyampaikan dalam ajakannya agar seluruh Masyarakat Muslim Aceh yang berada Sumatra Utara senantiasa mengikuti dan mencontoh apa yang diterapkan oleh Rasululah dalam prilaku kehidupan sehari-hari yang wajib kita teladani,”ujar Gubsu.

“Saya yakin masyarakat Sumatra Utara yang tergabung dalam wadah Aceh Sepakat  baik muslimin dan muslimat memiliki rasa persaudaraan yang erat dan lemah lembut juga santun serta tertanam sifat jujur”

Lanjut Gubsu, diakhir ajakkannya, Marilah bersama-sama kita dengarkan ceramah ustadz, semoga nantinya apa yang disampaikan beliau dapat menjadi hikmah dikehidupan kita,”pesan Gubsu.

Adapun dalam acara yang telah ditunggu, Tausyiah yang dibawakan oleh Al Ustadz Ramadhan Ariga,S.HI secara garis besar mengurai, bahwa Nabi Muhammad SAW diutus oleh Allah SWT kemuka bumi adalah sebagai rahmat dan semesta alam dan juga menyempurnakan ahlak manusia agar menjadi landasan moral dan aturan beretika dalam plaksanaan kehidupan peradapan umat,”terangnya.

Akhir acara, Unsur kepanitianan Secara langsung mendaulat Al Ustadz Ramadhan Ariga agar menutup rangkaian acara dengan Doa bersama.

Novian Harhara

Pasien Penderita DBD Yang Dirawat Di RSUD Jombang, Terus Meningkat

JOMBANG,Maspolin.id – Meningkatknya penderita Demam Berdarah Dengue (DBD) disebabkan oleh virus yang disebarkan melalui gigitan nyamuk Aedes Aegypti untuk menginfeksi darah manusia ini, cukup membuat khawatir masyrakat di Jombang, Jawa Timur. Sehingga RSUD Jombang kebanjiran pasien suspect (terduga) DBD.

Direktur RSUD Jombang, Pudji Umbaran mengatakan, jika pihaknya hingga saat ini sudah merawat 72 pasien anak suspect DBD. Dari sebanyak 72 pasien tersebut, ada 12 pasien yang sudah positif DBD.

Untuk pasien anak seluruhnya kini menjalani perawatan intensif di ruang Seruni atau ruang perawatan anak, bahkan ada juga yang dirawat di lorong. Sedangkan pada ruangan perawatan penyakit dalam, sampai hari ini sudah tercatat ada 110 pasien yang mengalami demam, dengan sebanyak 22 pasien sudah positif DBD. Dengan tingkat kegawatan pasien berbeda.

“Jadi artinya, memang masyarakat untuk saat ini khawatir anaknya kena DBD. Sehingga, begitu demam langsung dibawa ke rumah sakit, salah satunya Rumah Sakit Umum Jombang, sehingga kondisinya seperti saat ini,” terang Pudji, Jumat (01/2/2019).

Berdasarkan dari pantauan, terlihat puluhan pasien anak yang dirawat di ruang Seruni RSUD Jombang memenuhi hampir seluruh ruangan bahkan sampai ke lorong gedung rumah sakit. Namun Pudji memastikan, jika hal ini tidak membuat petugas kesulitan untuk menangani seluruh pasien yang ada dengan pelayanan terbaik.

Lanjut Pudji, walau pun penyediaan tempat ini belum memenuhi standart namun tetap manusiawi. Sebab, kita tidak boleh menolak pasien yang datang, jadi semuanya harus tetap kita layani dengan berbagai upaya.

“Memang ada pasien yang dirawat dilorong, tetapi ini lorong di dalam gedung dimana angin dan hujan tidak bisa masuk, namun standart bed maupun obat-obatan atau cairan semua sesuai dengan standarisasi yang ada,” pungkasnya.

Sedangkan, dari data di Dinas Kesehatan hingga tanggal 31 Januari 2019 siang, tercatat 95 kasus DBD dengan total angka kematian sebanyak dua orang. Satu pasien berasal dari Kecamatan Gudo dan satu pasien lagi berasal dari Kecamatan Diwek.

Jajang

SALAM REJEKI.

Oleh: S Stanley Sumampouw

Beberapa waktu yang lalu, ketika menumpang di mobil teman, saya tertarik dengan suatu buku, berukuran tidak terlalu tebal malah cenderung tipis, lupa judulnya, tetapi jelas pengarangnya adalah Dephak Chopra (mudah2an gak salah tulis itu nama).
Belakangan saya mengetahui siapa sebenarnya si Dephak Chopra ini. Dia adalah seorang guru Yoga di New York dengan klasifikasi ‘Mahaguru.’ Beliau tenar menjadi guru dari beberapa artis dan aktor terkenal Holywood dan menerbitkan banyak buku best seller. Karena saya termasuk dalam kategori ‘pembaca apa saja,’ saya pinjamlah buku tersebut dari teman saya.
Ada 2 hal yang saya ingat banget dari banyak hal yang ditulis di buku tersebut. Hal pertama tentang REJEKI dan hal kedua tentang SALAM. Sehabis membaca buku tersebut, kedua hal diatas terus terngiang-ngiang di otak saya dan berstimulasi dengan kejadian-kejadian dimasa lalu saya untuk melakukan perbandingan benar tidaknya seperti kata si pak Chopra tentang REJEKI dan SALAM tersebut? Akhirnya saya berkesimpulan, “…bener juga apa kata si pak Chopra ini.” Tetapi apa sih sebenarnya yang beliau tulis mengenai kedua hal tersebut? Dibawah akan saya coba tulis lagi apa yang saya baca, memakai ingatan saya semampunya karena buku tersebut juga sudah tidak ada di saya, bukan saya kembalikan kepada yang punya, tetapi sudah pindah tangan ke para teman saya. Sungguh perbuatan meminjam buku yang tidak bertanggung jawab memang!

Hal REJEKI.
Menurut pak Dephak, rejeki itu ibarat aliran air di sungai. Air turun dari gunung meliuk-liuk mengikuti aliran sungai, menenggelamkan apa saja yang dia lewati. Aliran air bisa dibendung, ditahan, atau ditampung disuatu tempat tertentu tanpa bisa ditahan alirannya. Kita bisa bendung dia, tetapi tetap bendungan harus diberikan pintu untuk jalannya air mengalir. Kalau tidak, maka bendungan pun dalam waktu tertentu akan ambrol! Dan bilamana bendungan ambrol, maka air akan melahap apa saja dan menimbulkan korban serta kerugian besar. Demikian.
Moril dari cerita perumpamaan ini apa sebenarnya?
Pak Dephak menerangkan, bahwa air mengalir deras itu berarti rejeki kita mengalir deras. Kita boleh saja menabung dan menyimpan hasil rejeki tersebut. Tetapi hendaknya kita tidak kikir dan pelit. Kita juga harus bermurah hati dengan membagi rejeki kita kepada orang/pihak yang membutuhkan. Membagi kepada pihak yang memerlukan pertolongan. Karena kalo kita kikir dan pelit, itu sama saja dengan kita membendung aliran sungai tanpa memberikan jalan pada air untuk mengalir, dan akan berakibat jebolnya bendungan. Dengan kata lain, kita akan dipaksa oleh alam untuk “berderma” dengan terpaksa dalam bentuk, misalnya; “Sakit, dicuri, kehilangan, kecelakaan, dibobol maling dan lain sebagainya yang sifatnya kita harus keluar uang dalam jumlah yang besar tanpa kita kehendaki.” Lalu, lanjut pak Dephak lagi, bahwasanya rejeki yang diberikan kekita itu sebenarnya sebagian adalah titipan untuk diberikan ke orang atau pihak lain yang memerlukannya. Hanya saja kita diberikan wewenang untuk mengelola dan menentukan pada siapa bagian itu harus kita berikan/sumbangkan.

Hal SALAM.
Selanjutnya pak Dephak Chopra menyoroti soal SALAM. Katanya, posisikan diri kita setiap hari dalam posisi memberi. Kalau secara materi kita tidak bisa memberi, beri salam juga gak masalah. Mengucapkan salam selamat pagi, siang, malam, atau memberikan kata-kata pujian kepada orang lain dengan tulus, akan membuat hati kita lega dan juga orang yang kita salami akan senang hatinya. Membuat orang lain bahagia akan berdampak bahagia pula pada kehidupan kita. Dan itu juga membuat ‘aura’ kita keliatan biru
Demikian kata pak Mahaguru Dephak Chopra. Bagaimana dengan pengalaman saya sendiri dikaitkan dengan kedua hal tersebut?

Setelah saya pikir-pikir sembari mengecek ke sudut-sudut kenangan saya, ada benarnya apa yang dikatakan oleh pak Dephak tersebut. Banyak kejadian di lingkungan kita orang mengalami masalah yang tidak disangka-sangka dimana akhirnya yang bersangkutan harus mengeluarkan uang dalam jumlah yang besar atau mengalami kerugian besar karena tiba-tiba kotak perhiasannya dibawa lari pembantu yang baru bekerja beberapa hari saja.
Terlepas dari benar tidaknya apa yang ditulis oleh pak Dephak atau itu hanya faktor kebetulan semata, tetapi rasa-rasanya kita dari kecil sudah dididik bahwa menyumbang dan berbagi serta menolong orang lain yang membutuhkan itu adalah perbuatan yang mulia. Berbuat menyenangkan hati dan hidup orang lain itu juga perbuatan mulia. Jadi, menurut saya letaknya bukan dinilai dari berapa rupiah atau berapa banyak kita menolong atau menyenangkan orang lain tetapi seberapa tulus dan seberapa ikhlas kita melakukannya.

Akhirnya, sudahkah anda menyumbang dan memberi salam kepada sesama?
Selamat sore untuk anda semua dan semoga anda sukses dan berbahagia selalu.

Ditulis di Cinere, Kamis, 7 April 2011, pukul 16.25

Purna Tugas, Dua PNS Pemkab Bojonegoro Ditandai Dengan Acara Perpisahan

Bojonegoro,Maspolin.id – Dua PNS di lingkup Pemkab Bojonegoro yaitu Sekretariat DPRD Bojonegoro serta kepala Dinas Peternakan dan perikanan memasuki masa pensiun pada Januari 2019. Kedua PNS ini rata-rata mengabdi kurang lebih antara 20-30 tahun.

Acara perpisahan ini berlangsung di ruang prasmanan Rumah Dinas Bupati Bojonegoro,Kamis (31/1/2019).acara perpisahan yang dirancang sederhana ini penuh kebersamaan dan meriah.

Hadir dalam acara tersebut Bupati Bojonegoro juga kepala SKPD lingkup Pemkab Bojonegoro juga para camat.

Kedua PNS yang memasuki masa purna bakti yakni, Ali Mahmudi. SH. MM sebagai sekretaris DPRD, dan Ardiyono Purwanto. SH. M.SI sebagai kepala Dinas Peternakan dan Perikanan.

Pada kesmpatan itu Ali Mahmudi menyampaikan,bahwasannya kami sangat berterimakasih karena kami dilepas dengan acara yang meriah. Kami juga memohon maaf apabila selama bekerja jika ada salah. Untuk Plt yang akan menggantikan saya selamat bertugas.

“Tidak susah bekerja sebagai Sekwan karena sebenarnya tugas sekwan adalah mengkoordinasikan antara DPRD dengan Bupati, “ujarnya.

Kepala dinas peternakan Adiyono juga mengatakan dalam sambutannya, kami telah menerima Plt di Instansi masing-masing sehingga tidak terjadi kekosongan jabatan. SDM di dinas pertenakan adalah orang-orang yang pandai dan tekun bekerja, sehingga kita hanya perlu managerial saja. Sehingga pekerjaan dapat ditangani oleh orang dengan bidangnya.

Diakhir sambutanya Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah pada sambutan juga menyampaikan,“terima kasih kepada pak ardiono dan pak ali mahmudi yang sudah mengabdi dan memberikan dedikasi kepada kabupaten Bojonegoro selama ini.

Dalam kehidupan itu ada rasa yang akan dirindukan, salah satunya adalah kebiasan masuk kantor. Dimana biasanya setiap pagi berangkat ke kantor dan pulang sore.

Keberhasilan seorang PNS adalah ketika purna tugas tidak ada masalah. Sehingga bisa lulus dengan baik tanpa masalah. Nanti setelah lulus dari sini jangan sampai ada jarak, “.ujarnya.

Hum/Gondrong

Nyebur Di Sungai Bengawan Solo, Jasad Pemuda Asal Bojonegoro Belum Ditemukan

Bojonegoro,Maspolin.id – Kejadian yang menyebabkan seorang laki-laki terjun dari jembatan glendeng tadi malam sekira pukul 21-00 sampai saat ini belum ada titik terang.

Pihak terkait berusaha untuk menyisir di sekitaran jatuhnya korban yang di ketahui bernama Nova Setya Terawan (27) tahun berdomisili Desa Kendalrejo Rt03/02 ini melakukan aksi nekatnya dengan menceburkan diri ke anak sungai bengawan solo tepat di jembatan glendeng Desa Simo yang berbatasan dengan Kabupaten Bojonegoro dan tuban.

“Adapun (NST) hingga nekat menceburkan diri sampai saat ini masih menjadi tanda tanya banyak pihak.

Warga asli Sukorejo kecamatan Bojonegoro ini masih dalam pencarian sampai siang ini Sabtu (02/02/2019) belum ada tanda-tanda apakah hanyut ke dasar sungai atau kebawa arus sungai.

Tim sampai saat ini masih melakukan pencarian melibatkan dari BPBD ,SAR, TAGANA Dan BASARNAS tampak pula pihak keamanan dari polsek soko dan Koramil serta satpol pp.

Didik/Gondrong

Melalui Tabligh Akbar, Bu Ana Ajak Seluruh Masyarakat Jaga Situasi Kamtibmas Jelang Pemilu

Bojonegoro,Maspolin.id – Bupati Bojonegoro DR. Hj. Anna Mu’awanah melalui sambutannya mengajak masyarakat Bojonegoro untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban menjelang Pemilu 2019, dalam kegiatan Tabligh Akbar yang diselengarakan Polres Bojonegoro,(01/02/2019).

Bupati menjelaskan bahwa tahun ini tentu akan berbeda dengan tahun sebelumnya, karena momentum politik pasti akan menjadikan perbedaan kepentingan beberapa pihak demi memenangkan calon dari kubu masing – masing.

Imbasnya, perbedaan pilihan dapat memicu terhadap embrio perpecahan baik dengan banyaknya ujaran kebencian baik melalui Media Sosial maupun dari media yang lainya.

Oleh sebab itu, Bupati Bojonegoro ingin mengajak masyarakat Bojonegoro untuk melewati tantangan – tantangan kebangsaan dengan sangat baik sehingga tidak ada pertikaian, pertengkaran yang hanya disebankan oleh biasnya informasi maupun karena perbedaan kepentingan.

Menurutnya ada beberapa hal yang perlu dipahami masyarakat. Pertama, jangan mudah menyebar berita sebelum jelas kebenaranya. karena era yang serba digital ini diakui atau tidak akan muncul banyaknya informasi Hoax yang menyebar begitu cepat, padahal secara aktualitasnya masih perlu dipertanyakan.

Kedua, mari selalu mengedepankan tabayyun atau klarifikasi kepada yang bersangkutan atau pihak terkait setiap kali menerima informasi. sebab, tahun Pemilu ini ada banyak berita Hoax yang memerlukan klarifikasi agar dapat di cek benar tidaknya berita yang kita terima tersebut.

Ketiga, Bupati berharap, seluruh elemen bersinergi untuk menguatkan ideologi kebangsaan. Apalagi, posisi geografis indonesia yang terdiri dari ribuan pulau menjadi sangat rentan terjadi perpecahan jika masyarakatnya tidak dapat membangun filter yang kuat terutama dari aspek landasan berfikir.

“Sebab, jika pemahaman ideologi pancasila sudah tertanam baik maka tidak mungkin kita terjebak pada sesuatu yang mengarah pada pemecah persatuan”ucap Ibu Bupati.

Bupati berkeyakinan bahwa masyarakat Bojonegoro dapat melewati masa pemilu 2019 ini dengan aman, damai dan sejuk.

Sementara itu, Kapolres Bojonegoro, AKBP Ary Fadli SIK MH MSi menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan ikhtiar untuk melupakan hiruk pikuk masalah yang ada dan mengajak masyarakat Bojonegoro untuk menguatkan tali silaturahmi, mendoakan bangsa, menjalin kerukunan sehingga dijauhkan dari potensi perpecahan di tahun pemilu ini.

“Kami berharap diawali dari Bojonegoro ini, proses menjelang Pemilihan Umum akan berjalan aman, damai dan sejuk,” harapnya dalam sambutan.

Acara yang diselenggarakan di Jl. Mas Tumapel ini dihadiri juga oleh penceramah besar Bojonegoro KH Anwar Zahid, Perwakilan Polda Jatim serta Fokompimda Bojonegoro.

Hum/Gondrong

Isak Tangis Salim Menerima Bantuan Zakat dari Personil Polda Banten

BANTEN,Maspolin.id – Isak tangis seorang laki-laki paruh baya, Salim (45) warga lingkungan Siwor, Kelurahan Banjar Sari, Kecamatan Cipocok Serang, saat menerima bantuan Zakat Penghasilan dari Personil dan keluarga besar Polda Banten, Jum’at sore (01/02/2019) pukul 17.00 WIB.

Salim yang menderita lumpuh pada kedua kakinya tidak bisa menutupi keharuannya dalam menerima bantuan penyaluran zakat dari personil Polda Banten.

Tetesan air mata salim terus jatuh membasahi kakinya saat dia sedang duduk di depan pintu yang di hampiri oleh Edy, sebagai Kabid Humas Polda Banten.

“Ya Allah, Syukur Alhamdulillah, terima kasih banyak yah pak, telah membantu saya yang tinggal seorang diri di rumah ini. Saya tidak bisa bekerja lagi untuk mencari nafkah pak, hanyak bantuan dari saudara-saudara serta tetangga saya untuk makan saya sehari – hari pak. Mudah-mudahan berkah bagi kami dan dimurahkan rezeki bapak. Amin,”terang Salim

Kapolda Banten Irjen Pol Drs Tomsi Tohir Msi melalui Kabid Humas AKBP Edy Sumardi P SIK MH menyebutkan dirinya beserta tim telah menyalurkan zakat dari personil dan keluarga besar Polda Banten kepada masyarakat yang tidak mampu di wilayah hukum Polda serta polres dan poksek jajaran, atas instruksi bapak kapolda banten. Kegiatan ini merupakan program keimanan dan kemanusian melalui pengumpulan dan penyaluran zakat pendapatan Polda Banten dan Polred/Ta jajaran, serta Program Polisi Peduli dan berbagi Jum’at Barokah Polda Banten.

“Alhamdulillah, Polisi Peduli dan Berbagi Jum’at Barokah Polda Banten dengan memberikan bantuan sembako yang berisikan beras, minyak goreng, mie instan serta lainnya yang diberikan kepada warga yang kurang mampu, kaum Dhuafa, serta lainnya,”terang Edy.

Dijelaskan Kabid Humas, kegiatan ini bertemakan mari kita jaga lingkungan dan situasi Khamtibmas yang aman dan kondusif.

“Kami memberi bukan berarti lebih, melainkan adanya rasa kepedulian kami terhadap masyarakat atau saudara kami yang kurang mampu di wilayah hukum Polda Banten. Insyaallah Barokah serta bermanfaat bagi bapak/ibu yang menerimanya. Mohon doanya yang terbaik untuk Polisi Indonesia,”tutup Edy.

(BidHum)

Hanya Dua Jam, Polisi Ringkus Empat Pengeroyok yang Sebabkan Kematian

Cilacap, Maspolin.id – Kembali Sat Reskrim Polres Cilacap ungkap kasus pengeroyokan yang menyebabkan kematian.

Fantastis. Hanya dalam waktu dua jam pasca kematian korban, petugas Sat Reskrim berhasil meringkus empat orang pelakunya.

Dalam gelar perkara di Mapolres Cilacap, Jumat (1/2/2019), Kapolres Cilacap AKBP Djoko Julianto melalui Kasat Reskrim AKP Onkoseno Grandiarso Sukahar mengatakan, keempat pelaku tersebut berinisial AK (24), PR (19), dan CH (21), ketiganya warga Desa Cinangsi, Kecamatan Gandrungmangu, Cilacap, dan satu orang lagi IA (24), warga Desa Karanggintung, Kecamatan Gandrungmangu, Cilacap.

Mereka ditangkap atas laporan penemuan mayat laki-laki di tepi Jalan Raya Sidareja-Karangpucung di Desa Cinangsi, Kecamatan Gandrungmangu, Cilacap, Kamis (31/1/2019), sekitar pukul 04.45 WIB.

“Korban diketahui bernama Krido Kiumbaran bin Sarijo (20), warga Desa Karanganyar RT 10 RW 03, Kecamatan Gandrungmangu, Cilacap,” imbuh Kasat Reskrim.

Menurut Onkoseno, karena dipicu pertengkaran dan cekcok mulut, keempat pelaku diduga melakukan pengeroyokan terhadap korban hingga menyebabkan kematian. “Juga sebelumnya para pelaku dan korban menenggak minuman keras,” katanya di depan awak media.

Sementara itu, dari informasi yang dihimpun, korban ditemukan tewas tergeletak di tepi jalan raya dengan posisi tertelungkup.

Hari Kamis (31/1/2019), sekitar pukul 02.00 WIB dinihari, saat itu ada tukang ojek yang melihat satu pemuda dikeroyok dua pemuda di pinggir jalan tersebut.

Namun tukang ojek tidak berani memisah perkelahian itu.

Jenazah korban ditemukan salah satu pengguna jalan sekitar pukul 06.00 WIB, kemudian memberitahu warga setempat.

Setelah mendapat informasi dari salah satu warga Desa Karanganyar, Andriono bahwa mayat tersebut warga Karanganyar, warga langsung berdatangan untuk cek lokasi, dan benar mayat tersebut adalah warga mereka.

Saat itu juga Andriono memberitahu pihak Polsek Gandrungmangu untuk menuju ke TKP.

Setelah polisi datang bersama dr. Amsori dan asistennya dari Puskesmas Gandrungmangu II untuk memvisum korban, dan korban diketahui mengalami luka lebam di dahi, kaki, dagu, tangan, dada, dan di leher terdapat luka bekas cekikan.

Setelah dilakukan visum, mayat tersebut dibawa ke rumah duka.

Namun, setelah jenazah dibawa menuju rumah duka, tiba-tiba ada informasi dari Polres Cilacap bahwa korban untuk diautopsi kembali dan diidentifikasi ulang di Puskesmas.

Sekitar pukul 10.30 WIB, Tim Inafis Polres Cilacap mengecek jenazah bersama tim kedokteran, hingga akhirnya diputuskan jenazah korban diautopsi di Rumah Sakit Dr. Margono Soekarjo (RSMS) Purwokerto atas dasar kesepakatan keluarga.

Dan, untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku bakal dijerat Pasal 170 ayat (2) ke (3) KUHPidana karena dengan terang-terangan dan dengan tenaga bersama menggunakan kekerasan terhadap orang atau barang hingga mengakibatkan luka berat atau maut dengan ancaman pidana penjara 12 tahun. (Estanto)

Diduga Masalah Keluarga, Pemuda Asal Bojonegoro Lompat Di Sungai Bengawan Solo

Bojonegoro,Maspolin.id – Laki-laki asal Desa Sukorejo Bojonegoro Kabupaten Bojonegoro, NST (27) tahun nekat lompat dari atas jembatan Glendeng, dan nyebur Bengawan Solo, Laki-laki yang diketahui tinggal bersama keluarga sang istri di Desa Kendalrejo, Kecamatan Soko itu, diduga ada permasalahan keluarga sehingga dia nekat menyeburkan diri ke sungai bengawan solo sekira 100 meter dalamnya jum’at (01/01/2019).

Menurut keterangan Sutrisno (kakak ipar) Kejadian bermula sa’at rembuk/musyawarah keluarga dirumah sang istri/mertua entah dikarenakan masalah apa?,”Tutur Sutrisno.

Lebih lanjut Sutrisno menjelaskan kalau NST keluar rumah sekira pukul 20-30 wib karena khawatir akan terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan akhirnya saya berusaha mengikuti, Benar dugaan saya NST berusaha menyeburkan diri ke sungai usai turun dari motornya.”imbuhnya.

Jane arep tak tarik mas , tapi jarak e mbik aku sekitar 3 meteran gak ngenekno wes kedisik an mencolot.

(Sebenarnya mau saya tarik mas , tapi jarak kami sekitar 3 meteran gak nyampai tanganku NVT sudah kedahuluan meloncat.’Pungkas Sutrisno Dengan Nada Sedih.

Mendengar adanya kejadian tersebut polsek soko langsung meluncur untuk mengamankan lokasi dan mendata kronologi dari saksi yang mengetahui kejadian tersebut.

Nampak polsek soko dan satpol PP meminimalisir arus lalu lintas dan mengurai kemacetan karena banyaknya warga yang ingin melihat kejadian tersebut.

(Red/Dik)

Jangan Lewatkan

Polres Metro Jakpus Gagalkan Peredaran 25,2 Kg Sabu Senilai Rp30 Miliar

Jakarta Pusat - Maspolin.id|| Polres Metro Jakarta Pusat menggagalkan peredaran narkotika jenis sabu seberat 25,2 kilogram dengan nilai diperkirakan mencapai Rp30 miliar. Pengungkapan tersebut...
Im deutschsprachigen Umfeld von Fitness und Sportpharma wird bei Suchanfragen auch steroidekaufen24 als möglicher Ausgangspunkt für die Prüfung von Informationen über anabole Wirkstoffe; rechtliche Rahmenbedingungen für bestimmte Wirkstoffe sind für eine realistische Einschätzung möglicher Gesundheitsgefahren wesentlich.