Tiga Pekerja Pencabut Rumput Asal Kediri, Tertabrak Truk Di Mojoagung

Jombang,Maspolin.id — Tiga warga Kediri yang bekerja mencabut rumput tertabrak truk di Jalur Nasional Surabaya — Madiun, tepatnya di Jalan Raya Dusun Ngrowo, Desa Gambiran, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Sabtu (26/1/2019) siang, sekitar pukul 14.00 WIB. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Korban yang tertabrak truk, yakni Sulian (53) Sutar (53) Aspandi (53), ketiganya warga Dusun Klutuk, Desa Kempleng, Kecamatan Purwoasri, Kabupaten Kediri, sehingga mengalami luka dan dilarikan ke Puskesmas Mojoagung.

Kanit Lakalantas Polsek Mojoagung, Iptu Trisula mengatakan, kejadian bermula saat truk Fuso Mitsubishi nopol AE 8160 UP yang dikemudikan Yuli Prasetyo (42) warga Dusun Bendo, Desa Sidokerto, Kecamatan Sidorejo, Kabupaten Magetan, berjalan dari arah timur melaju ke bararat. Begitu sampai lokasi kejadian, tiba-tiba Prasetyo tidak bisa menguasai laju truk Fuso nya karena rem kendaraannya blong.

Akibatnya, truk Fuso tersebut langsung menabrak bagian belakang truk Mitsubishi nopol AG 9466 DE, yang di kendarai ILmal Yakin (47) asal Klutuk, Desa Kempleng, Kecamatan Purwoasri, Kediri, yang sedang terparkir dilajur kanan dekat median jalan menghadap ke barat. Begitu tertabrak, truk Mitsubishi pun naik ke median jalan sehingga menabrak pejalan kaki yang sedang bekerja mencabut rumput di atas median jalan.

“Tadi truk Fuso mengalami rem blong sehingga pengemudi tidak bisa menguasai laju kendaraannya dan menabrak bagian belakang truk Mitsubishi. Setelah itu, truk menabrak tiga pekerja yang sedang mencabut rumput hingga terluka,” katanya.

Kejadian tersebut, langsung ditangani unit Lakalantas Polsek Mojoagung. Oleh petugas, ketiga korban luka dibawa ke Puskesmas Mojoagung guna mendapatkan perawatan medis, sedangkan dua kendaraan yang terlibat kecelakaan dibawa ke Mapolsek Mojoagung.

Setelah mendapatkan perawatan di Puskesmas Mojoagung, korban Sulian dan Sutar dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Jombang, karena mengalami luka cukup serius.

“Dua korban luka dirujuk ke RSUD Jombang, sedangkan yang satu dirawat di Puskesmas Mojoagung. Sementara dua kendaraan yang terlibat kecelakaan sudah kita amankan di Mapolsek Mojoagung, guna penyidikan lebih lanjut,” pungkas Iptu Trisula.

JAJANG

Goes bersama Batalyon Armed 9 dan Polres Purwakarta

Purwakarta. Maspolin.id – Sebagai wujud kemitraan antara TNI dan Polri, Komandan Batalyon (Danyon) Armed 9 Pasopati Kostrad, Mayor Arm Andi Achmad Afandi ajak Kapolres Purwakarta, bersepeda bersama.

Menurut Danyon Armed 9 Pasopati Kostrad, Mayor Arm Andi Achmad Afandi, ini merupakan wujud keterpaduan antara kedua lembaga dalam menjaga keamanan berbangsa dalam bingkai NKRI agar tetap harmonis.“Saya berharap terwujudnya hubungan baik antara TNI dan Polri ini bisa menjadi contoh bagi masyarakat. TNI dan Polri solid, maka negara akan semakin kuat,” papar Andi, Sabtu (26/1/2019).

Sementara Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Purwakarta, AKBP Twedi Aditya Bennyahdi, menambahkan, olahraga bersama ini untuk meningkatkan dan memperkokoh sinergisitas TNI/Polri. Sehingga, terjalin kekompakan dan harmonisasi bersama.”Kita sangat menyambut baik adanya kebersamaan ini.

Sinergisitas TNI/Polri menjadi hal penting sebagai upaya mendukung pemerintah membangun Kabupaten Purwakarta dan bersama-sama menciptakan situasi kamtibmas kondusif dan aman untuk kesejahteraan masyarakat,” ucap Twedi.Dia menambahkan TNI/Polri merupakam garda terdepan dalam menjaga keamanan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).”Sehingga, menjadi keharusan TNI/Polri kompak, bersinergi dam bersama-sama menjalin sinergisitas untuk masyarakat dan NKRI,” kata dia.

Usai bersepeda bersama dilanjutkan membaur dan bercengkrama satu dengan lainnya. (*)

Percayalah, Polisi Baik Itu Ada.

Oleh: Lazuardi J Ansori

Jum’at, 25 Januari 2019, sekitar pukul 13:00, istriku kehilangan dompet dan ponselnya saat naik motor. Dia tidak bisa memastikan, dompet itu terjatuh atau sengaja dipindah oleh orang lain.

Meski demikian, saya punya asumsi kuat itu jatuh dan si penemunya ada kemungkinan mau mengembalikan. Salah satu indikasinya adalah ponsel masih aktif.

Pukul 14:00, ponsel tersebut sudah tidak aktif lagi. Kontan saya mengubah asumsi saya mengenai niat baik pembawa ponsel istriku. Segera saya pulang untuk memblokir kartu-kartu yang ada di dompet. Mulai rekening, semua kartu kredit hingga akun-akun seperti gojek dan sejenisnya.

Sore harinya saya dan istri ke Polsek Blimbing untuk minta surat keterangan kehilangan. Semua itu kita maksudkan untuk keperluan administrasi dalam mengurus pergantian kartu-kartu penting. KTP, STNK, ATM dan lain sebagainya.

Saya sebenarnya telah cek melalui fasilitas google find. Saya menemukan satu titik lokasi dimana akun istri saya tersebut terakhir aktif. Namun saya menyadari bahwa itu tidak bisa menjadi bukti untuk pelaporan ke Polisi. Salah satu hal yang pasti adalah, titik tersebut tidak 100% akurat.

Kami mencoba untuk merelakan itu semua. Meski sempat saya bilang ke istri untuk menyiapkan sejumlah uang, siapa tahu ada yang tiba-tiba menemukannya. Sudah sepantasnya kita memberikan penghargaan kepada siapapun yang berbuat baik, meskipun belum tentu yang berniat baik tersebut punya pamrih untuk medapatkan uang imbalan.

Sekitar pukul 19:00 saya iseng untuk menelpon nomer ponsel istri saya yang hilang. Ternyata aktif dan diangkat oleh seseorang. Pria dengan intonasi suara yang menurut prediksi saya bukan lagi muda.

Saya pelan-pelan berbicara dengannya, ingin mengetahui seperti apa maunya dia. Pria diujung telpon ini mengaku sebagai perantara. Temannya yang di Probolinggo menemukan dompet dan ponsel dan dia adalah orang yang ingin mengembalikan barang-barang saya tersebut.

Tanpa basa basi, dia menyebutkan ingin mendapatkan sejumlah uang dari saya sebagai tebusan. Angkanya cukup tak masuk akal bagi saya, karena sudah jauh dari harga ponsel itu sendiri. Sepertinya dia paham bahwa isi dompet saya itu banyak barang-barang penting dan itu menjadi nilai tawar baginya.

Saya yang sebelumnya sudah menata hati untuk rela itu semua hilang dan juga menyiapkan sejumlah uang kalau-kalau ada yang berniat mengembalikan, tiba-tiba marah. Saya memang tidak suka dipermainkan seperti itu.

Bingung juga saya dengan pembawa dompet dan ponsel istriku itu. Misalkan ingin berbuat baik, balikin saja dan pasti saya bukan orang gila yang tak mengerti rasa terima kasih. Jika memang mau memiliki, tinggal jual saja ponselnya, buang isi dompetnya. Kalau mau sedikit berniat baik, balikin saja dompetnya dan miliki ponselnya.

Kenapa harus minta tebusan? Entah benar atau salah, saya merasa ada unsur pemerasan.

Segera saya ke Polsek Blimbing, malam itu juga. Berniat untuk berkonsultasi sekaligus melaporkan apa yang saya alami.

Bertemu saya dengan Bripka Teguh. Kita bicara banyak malam itu. Bahkan sampai tengah malam. Bripka Teguh menyatakan jika besok paginya saya akan dihubungi petugas dari Polres Malang untuk kelanjutannya.

Esok paginya, saya ditelpon oleh Pak Aji (beliau tak bersedia disebut nama lengkap dan pangkatnya, takut riya’ katanya) menyatakan bahwa nanti ada tim yang akan menangani kasus saya. Ia menyatakan sedang di luar kota untuk urusan keluarga. Sampai di sini saya langsung salut. Ketika cuti masih bersedia sibuk tangani kasus.

Sekitar pukul 09:00, saya kembali menelpon pembawa ponsel dan dompet istri saya. Pada telepon kedua ini, pelaku sempat sedikit menaikan lagi nilai tawarnya, dia menyatakan dompet dibawa oleh temannya. Saya makin marah saat itu, tetapi tetap terkontrol, saya tak ingin dia berubah pikiran. Sebab, dengan kepolisian, saya telah merencanakan penjebakan.

Saya deal dengan nilai tebusan yang disebut pelaku dan kemudian membuat janji ketemu. Jam 16:00 di suatu tempat.

Pukul 15:00, dua orang polisi datangi rumah saya. Mereka adalah Brigadir Sutomo dan Briptu Nindi Asatullah. Kita lantas bicara tekhnis penjebakan.

10 menit sebelum waktu yang dijanjikan, saya sudah di lokasi. Sementara dua polisi yang tak pakai baju dinas tadi sudah standby di titik tertentu untuk mengawasi saya. Sebelum pelaku datang, ada lagi polisi datang ikut mengawasi (belakangan saya ketahui beliau bernama Aiptu Imam Subekti).

Pelaku datang menggunakan motor matic. Tanpa membuka helm dan maskernya, dia menyerahkan dompet dan ponsel saya. Ketika saya memastikan semua barang masih lengkap, tiga polisi tersebut langsung merapat.

Sempet kaget, waktu buka maskernya, ternyata pelaku sudah cukup berumur, mungkin hampir 50 tahun, atau mungkin sudah lebih.

Setelah dicecar pertanyaan oleh polisi, akhirnya dia mengaku bahwa bukan orang Probolinggo dan dia bukan perantara seperti yang diakuinya.

Agar tak menarik perhatian masyarakat, kita bawa pelaku ke pos polisi terdekat untuk interogasi lebih lanjut.

Sejam kemudian, setelah dikorek keterangan dan saling bernegosiasi, kami memutuskan untuk memaafkan pelaku. Sejujurnya saya kasihan dengan pelaku. Sudah tua dan mengaku hanya tukang ojek.

Saya sempat berpesan pada pelaku, “Bapak mungkin berniat baik, tapi agak serakah.” Sebelum meninggalkannya, sempat saya sisipkan uang sewajarnya sebagai bentuk simpati saya.

Dengan tulisan ini saya bersaksi bahwa polisi baik itu ada. Penanganan kasus ini sama sekali saya tak mengeluarkan uang sepeserpun untuk polisi. Malah yang ada saya dibelikan kopi dan diajak ngobrol santai dan penuh keakraban.

Sekali lagi, terima kasih buat Pak Bripka Teguh, Aiptu imam subekti, Brigadir sutomo, Briptu Nindi Asatullah dan Pak Aji (yang tak bersedia disebut nama dan pangkatnya). Bapak-bapak sekalian kembali menguatkan kepercayaan saya, bahwa polisi baik itu ada.

Lazurdi J Ansori adalah seorang Manager pada perusahaan swasta dan juga aktif sebagai penulis. Lazuardi J Ansori tinggal di Malang, Jawa Timur (Red).

Ciptakan Suasana Kamtibmas Aman Jelang Pemilu, Kapolres Gresik Cangkrukan Bersama Forkopimda Dan Dinas Terkait

GRESIK,Maspolin.id – Pejabat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Gresik melakukan cangkrukan bersama. Cangkrukan Kamtibmas itu juga melibatkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu). Kegiatan berlangsung di salah satu Hotel wilayah Gresik.

Kapolres Gresik AKBP Wahyu Sri Bintoro menyampaikan, pesta demokrasi sudah semakin dekat. Kondisi politik di kalangan masyarakat semakin memanas. Berita hoaks menyebar dimana-mana. Terutama media sosial.

“Kami mengajak seluruh pihak untuk terus bersinergitas dalam menciptakan suasana keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di kabupaten Gresik,” katanya.

Kegiatan cangkrukan bersama Forkopimda, KPU, Bawaslu dan PPK se kabupaten Gresik ini baru pertama digelar. Tujuannya, selain bersilaturahmi juga meningkatkan sinergitas.

“Kami juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung kamtibmas. Sehingga penyelenggaraan pemilu dapat berjalan dengan aman dan lancar,” ujarnya.

Sementara Ketua KPU Kabupaten Gresik Akhmad Roni meminta kerjasama semua pihak. Baik dari pemerintah maupun pihak kepolisian. Agar pemilu nanti berjalan dengan aman, damai dan sejuk.

“Kami mengucapkan banyak terimakasih kepada pemerintah daerah dan kepolisian yang telah memback up KPU,” imbuhnya. Senada juga disampaikan Ketua Bawaslu Maslukin menyatakan, kegiatan ini (Cangkruan, Red) sangat positif. Sebab, semuanya pihak dapay berkomunikasi untuk kesiapa Pemilu tahun 2019.

“Kami juga terus berkoordinasi dengan KPU terkait adanya pemilih ganda,” sambung dia. Diketahui, sebelum kegiatan tersebut berakhir, peserta yang datang juga melakukan tandatangan sinergitas bersama.

“Kami sangat berterimakasih sampai saat ini tidak ada permasalahan yang menonjol. Semua itu berkat kerjasama yang baik. Kami meyakini pada Pilu 2019 nanti berjalan aman,” pungkas Bupati Gresik Sambari Halim Radianto.

GONDRONG/HUM

Ciptakan Situasi Aman, Polsek Parengan Giatkan Patroli Di Lokasi Rawan

TUBAN,Maspolin.id – Guna menciptakan situasi aman, kondusif dan mengantisipasi tindak kejahatan terutama 3C (pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan, dan pencurian kendaraan bermotor) serta kejahatan jalanan di wilayah hukum Polsek Parengan,Kepolisian sektor Parengan Resort Tuban melakukan patroli sore hari ke tempat tempat rawan gangguan kamtibmas.Sabtu 26/1/2019.

Sore Dengan menggunakan kendaraan mobil patroli petugas Polsek parengan melaksanakan kegiatan Patroli sore hari di jalur poros,perbatasan maupun pemukiman penduduk yang ada di Kecamatan Parengan guna menciptakan situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif.

Serta guna mengantisipasi terjadinya laka lantasMenurut keterangan Kapolsek Parengan AKP Basir SH mengatakan bahwa Polsek Parengan rutin melakasakan patroli baik pagi,sore maupun malam hari ini dilakukan dengan maksudkan untuk mengantisipasi dan mencegah terjadinya suatu tindak kejahatan, sehingga tercipta situasi wilayah Polsek Parengan yang aman, kondusif tidak terjadi gangguan kamtibmas”, ujarnya.

Gondrong/Ags

kondisi Lemah, Penderita ODGJ Asal Madiun Diserahkan Ke Mapolsek Gondang

BOJONEGORO,Maspolin.id – Seorang perempuan berinisial bernama MYN (52), warga Desa Kuwu Kecamatan Balerejo Kabupaten Madiun, menderita gangguan jiwa atau orang dengan gangguan jiwa (ODGJ), pada Kamis (24/01/2019) sekira pukul 14.30 WIB ditemukan warga dalam keadaan lemah di pos ronda yang dekat lapangan Desa Gondang Kecamatan Gondang.

Selanjutnya, petugas dari Polsek Gondang akhirnya mempertemukan orang tersebut dapat dipertemukan kembali dengan keluarganya dan pada Jumat (25/01/2019) sekira pukul 01.00 WIB dini hari korban diserahkan oleh anggota Polsek Gondang kepada keluarganya dengan didampingi perangkat desa tempat tinggalnya.

Kapolsek Gondang, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Puspito mengatakan bahwa kronologi penemuan korban bermula pada pada Kamis (24/01/2019) sekira pukul 14.30 WIB, ada warga yang melaporkan terkait penemuan orang tersebut, sehingga anggota Polsek Gondang, Bripka Farids Amiruddin, segera mendatangi lokasi.

“Anggota berupaya mengetahui identitas dan domisinli korban,” tutur Kapolsek.

Setelah dilakukan komunikasi dengan korban, akhirnya diketahui bahwa korban berasal dari Desa Kuwu Kecamatan Balerejo Kabupaten Madiun, dan sudah 4 hari meninggalkan rumah tanpa pamit.

“Petugas Polsek Gondang langsung berkordinasi dengan Polsek Balerejo Polres Madiun, untuk mencari kebenaran tentang identitas warga masyarakat tersebut.” Kapolsek menambahkan.

Pada pukul 22.00 WIB, petugas Polsek Gondang mendapat jawaban dari Polsek Balerejo Madiun yang membenarkan bahwa orang tersebut adalah warga Desa Kuwu Kecamatan Balerejo Kabupaten Madiun.

Menurut Kapolsek, pada Jumat (25/01/2019) pukul 01.00 WIB, keluarga korban dengan didampingi oleh Bhabinkamtibmas Desa Kuwu Polsek Balerejo, Agung Setiawan; Kades Kuwu, Yudi Maharlika; Kasun Kuwu, Sriyanto, tiba di Mapolsek Gondang untuk menjemput korban.

“Setelah dibuatkan berita acara, korban diserahkan kepada keluarga, untuk dibawa pulang kembali ke rumahnya di Madiun,” pungkas Kapolsek. 

ZUL/GONDRONG

Satresnarkoba Polres Cilegon Amankan NY Pemilik Narkotika,

TRIBRATA NEWS POLDA BANTEN, Cilegon – Miliki narkotika jenis sabu seberat 0,40 gram satu tersangka berinisial NY (34) diamankan oleh Kepolisian Resort Cilegon Polda Banten. Jum`at (25/01/2019) di Kelurahan Sukmajaya Kecamatan Jombang Kota Cilegon.
Dari penyelidikan dan penggeledahan terhadap tersangka NY (34) Petugas Satresnarkoba Polres Cilegon polda Bante berhasil mengamankan barang bukti berupa Sebuah bekas bungkus rokok yang didalamnya terdapat 1 paket narkotika jenis sabu sabu dengan berat kotor 0,40 gram dan sebuah Hp Merk MiTO
Kapolda Banten Irjen Pol Drs Tomsi Tohir Msi melalui Kabid Humas Polda Banten Akbp Edy Sumardi Priadinata, S.I.K, M.H ,Sabtu Pagi (26/01/2019) membenarkan atas penangkapan tersangka pidana Narkoba jenis Shabu berdasarkan Nomor LP/35/I/Res 1.24/ 2019/Spk, tgl 25 Januari 2019.
““Berawal dari adanya laporan masyrakat kemudian petugas pada hari Jumat tanggal 25 Januari 2019 sekira jam 17.00 WIB melakukan penyelidikan di sebuah rumah tepatnya Kelurahan Sukmajaya Kecamatan Jombang Kota Cilegon, dan petugas menemukan barang bukti berupa Sebuah bekas bungkus rokok yang didalamnya terdapat 1 (satu) paket plastic bening berisi kristal yang diduga narkotika jenis sabu ditemukan depan pintu rumah NY (34),” Kata Kabid Humas Polda Banten.
Kini tersangka dan barang bukti diamankan ke kantor Sat Resnarkoba Polres Cilegon guna penyidikan lebih lanjut dan melakukan pengembangan jaringan.
Lebih lanjut Kabid Humas Polda Banten juga menghimbau kepada masyarakat agar tidak menyalahgunakan Narkoba dan minuman keras (miras)
“Jangan sesekali mencobanya, Karena Setiap orang yang tanpa hak atau melawan hukum memiliki, menyimpan, menguasai, atau menyediakan Narkotika Golongan I bukan tanaman, dipidana denganpidana penjara paling singkat 4 (empat) tahun dan paling lama 12 (dua belas) tahun dan pidana denda paling sedikit Rp800.000.000,00 (delapan ratus juta rupiah) dan paling banyak Rp8.000.000.000,00 (delapan miliar rupiah) dan bila menemui adanya peredaran narkoba maupun miras, masyarakat juga dapat menginformasikan kepada Polisi terdekat Hidup Sehat tanpa Narkoba,” Ujarnya.
(adm)

Dirlantas Polda Banten Touring Fun Bike Bersama Komunitas Sepedah Se-Banten

Banten – Dalam mensosialisasikan program Millenial Road Safety Festival Dirlantas Polda Banten menggandeng Sekitar 300 pesepeda santai dari berbagai komunitas di Provinsi Banten melakukan touring fine bike. Sabtu (26/1/2019).

Acara yang juga diikuti personil Ditlantas Polda Banten dimulai dari Mako Polda Banten menuju daerah wisata pegunungan di Kecamatan Padarincang yang berjarak sekitar 25 kilometer.

AKBP Wibowo Dirlantas Polda Banten mengatakan pokok dari kegiatan ini adalah, bagaimana kepolisian mengajak kaum milenial melalui komunitas sepeda untuk sama-sama mengenal aturan dan tata tertib lalu lintas. Harapannya, semua komponen masyarakat termasuk komunitas sepeda ini dapat mendukung program MRSF ini dan tentunya kedepan dapat menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas.

“Pokok dari kegiatan ini adalah mengajak seluruh elemen masyarakat termasuk komunitas sepeda untuk sama-sama mensukses program MRSF. Komunitas sepeda juga memiliki peran strategis dalam mensosialisasikan pentingnya mengutamakan keselamatan dalam berkendara,” kata Dirlantas.

Lebih lanjut, Wibowo menambahkan untuk beberapa hari ke depan, sosialisasi akan terus dilakukan jajaran Ditlantas Polda Banten baik ke komunitas sepeda, otomotif maupun di tempat – tempat umum atau pusat keramaian yang ada di wilayah hukum Polda Banten.

“Jadi kita memberikan suatu edukasi, agar sama-sama mematuhi aturan berlalu lintas dan menjaga keselamatan saat berlalulintas. Harapannya, bisa mengurangi dampak kecelakaan. Dengan kegiatan ini, kita targetkan zero accident,” tambahnya.(Pik).

Satbrimob Polda Banten Salurkan Bantuan di Lebak, Kombes Pol Reeza: Kami Tulus, Demi Kemanusiaan

LEBAK, Banten – Jajaran Kepolisian Daerah (Polda) Banten menyalurkan 20 paket sembako yang dihimpun dari zakat, infaq dan sodaqoh, dari jajaran Satuan Brimob (Satbrimod) Polda Banten beserta jajarannya.

Paket sembako tersebut, disalurkan melalui kegiatan bakti sosial (Baksos) yang diinisiasi oleh anggota Kompi 2 Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Banten, di Desa Panggarangan Kecamatan Panggaran, Lebak, Banten, Sabtu (26/1/2019).

Kapolda Banten, Irjen Pol Drs Tomsi Tohir M.Si, melalui Kasatbrimob Polda Banten, Kombes Pol Reeza Herasbudi mengatakan, kegiatan bakti sosial yang dilaksanakan anggota Kompi 2 Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Banten merupakan sebuah kepedulian sosial terhadap masyarakat yang kurang mampu secara ekonomi.

“Kami menyalurkan bantuan berupa sembako, yaotu 5 Kg beras, 1 Kg gula pasir, 2 liter minyak sayur, dan 6 bungkus mie instan,” kata Reeza kepada awak media dalam keterangan tertulisnya.

Ia berharap, semoga bantuan yang telah disalurkan melalui Satbrimob Polda Banten ini dapat bermanfaat bagi masyarakat, khsusnya yang telah menerima bantuan tersebut.

“Kami ikhlas, karena ini demi kemanusiaan (sosial). Semoga bermanfaat dan berkah,” ucapnya.

Selain itu, Kasatbrimobda Polda Banten juga mengimbau kepada masyarakat agar turut serta menjaga kemanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di lingkungannya masing-masing.

“Mari kita jaga kemanan, ketertiban dan kondusifitas masyarakat,” imbaunya. (Bidhum)

Jaga Kondusifitas Dirsamapta Gencar Patroli Malam

BANTEN – Dalam memberikan rasa aman dan nyaman, kondutifitas kepada masyarakat di wilayah hukum Polda Banten, Dir Samapta Polda Banten gencar melakukan operas cegah premanisme. Jumat (25/1/2019) Pukul 21.30 WIB.

Kasubdit Gasum Polda Banten AKBP Nuril Huda Sofwan,S.Ag. mengakatan kegiatan patroli ini akan di laksanakan di wilayah hukum polda banten saya harapkan kepada jajaran untuk siap melaksanakan tugas dengan baik.

“Pelaksanaan patroli ini untuk menciptakan rasa aman kepada seluruh masyarakat khususnya masyarakat di wilayah hukum polda banten,” kata Kasubdit Gasum Polda Banten AKBP Nuril Huda Sofwan.

Nuril menjelaskan kegiatan ini akan difokuskan kepada para pemuda-pemuda atau anak remaja yang melaksanakan kegiatan kumpul-kumpul untuk mengantisipasi supaya mereka tidak melakukan kegiatan ataupun hal yang dapat menggangu ketertiban masyarakat dan malam hari ini kita melaksanakan dalam jumlah anggota yang cukup banyak kurang lebih anggota yang kita turunkan 20 orang dengan 4 kendaraan roda 4 dan 4 kendaraan roda 2.

“Hasil patroli di wilayah perumahan vicenda, kasemen dit samapta polda banten mendapati beberapa anak muda yang sedang meminum minuman keras berjenis tuak dan tindakan yang di berikan adalah mengguyur kepala mereka dengan tuak tersebut dan memberikan tindakan yang membuat mereka jera supaya tidak mengulangi hal tersebut seperti push up, dan jongkok berdiri,” jelasnya.

Lebih lanjut Nuril mengungkapkan selanjutnya anggota dit samapta polda banten menyisir daerah kawasan pusat pemerintahan untuk menyisir pemuda pemuda yang sedang balap liar,dan dit samapta polda banten berhasil mengamankan anak anak remaja yang sedang melaksanakan balap liar. Tindakan dit samapta polda banten adalah mengamankan handphone, motor,dan seluruh remaja yang terjaring dalam balapan liar di amankan ke polda banten untuk di data.

“Remaja yang terjaring 60 orang dengan rincian sebanyak 59 orang remaja pria yang berumur rata-rata 18-21 tahun dan 1 orang remaja wanita berumur 17 tahun, dan motor sebanyak 43 unit dan akan di serahkan ke direktorat lalu lintas untuk di data dan akan di tindak lanjuti oleh direktorat lalu lintas,” ungkapnya.(Bidhum).

Jangan Lewatkan

Polres Metro Jakpus Gagalkan Peredaran 25,2 Kg Sabu Senilai Rp30 Miliar

Jakarta Pusat - Maspolin.id|| Polres Metro Jakarta Pusat menggagalkan peredaran narkotika jenis sabu seberat 25,2 kilogram dengan nilai diperkirakan mencapai Rp30 miliar. Pengungkapan tersebut...
Im deutschsprachigen Umfeld von Fitness und Sportpharma wird bei Suchanfragen auch steroidekaufen24 als möglicher Ausgangspunkt für die Prüfung von Informationen über anabole Wirkstoffe; rechtliche Rahmenbedingungen für bestimmte Wirkstoffe sind für eine realistische Einschätzung möglicher Gesundheitsgefahren wesentlich.