Dalam Waktu 15 Hari, Satresnarkoba Polres Jombang Berhasil Ungkap 22 Kasus Narkoba

Jombang,Maspolin.id — Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Jombang, berhasil mengungkap 22 kasus narkoba dalam kurun waktu selama 15 hari sejak tangal 1 hingga 15 januari 2019. Dengan jumlah 23 tersangka kasus narkotika dan obat-obatan terlarang (narkoba).

Dari jumlah tersangka tersebut, terdiri dari 21 laki-laki dan 2 tersangka perempuan, 14 diantaranya sebagai pengedar serta 9 sisanya adalah pemakai atau pengguna. Untuk pengungkapan 16 kasus dengan 17 tersangka dari Satresnarkoba Polres Jombang, sedangkan yang 6 kasus dan 6 tersangka dari Polsek jajaran.

“Jajaran kita berhasil mengungkap 22 kasus dengan 23 tersangka dalam waktu 15 hari, mulai dari tanggal 1 hingga 15 januari 2019,” kata AKP Moch Mukid, Kasat Resnarkoba Polres Jombang, Kamis (17/1/2019) siang, saat rilis di Gedung Bhakti Bhayangkara (GBB) Polres Jombang.

Lanjutnya, para tersangka ini mayoritas masih berusia produktif, bahkan satu diantaranya adalah residivis yang pernah divonis 5 tahun penjara dan baru keluar tiga bulan lalu dengan kasus yang sama, dengan usaha sampingannya sebagai raja copet dan sering beraksi diluar kota.

Selain menangkap para tersangka, petugas pun berhasil mengamankan ribuan barang bukti, beserta sejumlah alat hisap, uang tunai dan alat komunikasi untuk transaksi narkoba.

“Barang bukti yang berhasil kita sita, diantaranya Sabu-sabu krang lebih 7,53 Gram, pil doubel L sebanyak 8,756 butir, 27 unit Handphone berbagai merk, 8 buah alat hisap, 7 buah korek api, 1 buah timbangan, serta uang tunai sebesar Rp 3.650 juta,” terangnya.

Ditambahkan, semua tersangka sekarang sudah ditahan di balik jeruji besi Mapolres Jombang, dan akan dijerat dengan pasal yang berbeda sesuai dengan status hukumnya.

“Ancaman undang-undang tentang narkotika untuk pengedar 20 tahun, kalau pengguna 12 tahun penjara. Sementara tersangka pil doubel L, akan kita jerat dengan Pasal 197 Sub Pasal 196 UU RI No 36 tahun 2009 tentang kesehatan,” pungkas AKP Moch Mukid.

Jajang

Gandeng “Avengers”, Satlantas Gelorakan Sosialisasi Millennial Road Safety Festival

Gresik,Maspolin.id – Pelaksanaan kgiatan Millenial Road Safety Festival (MRSF) semakin dekat. Satlantas Polres Gresik semakin menggencarkan sosialisasi. Tujuannaya, agar partisipasi masyarakat, khususnya generasi millenial, semakin tinggi untuk turut serta menyemarakkan kegiatan tersebut.

MRSF dilaksanakan mulai 2 Februari sampai dengan 31 Maret 2019. Ada 34 Provinsi se-Indonesia yang menggikutinya. “Pelaksanaannya nanti bertahap. Mulai di tingkat lokal, regional sampai nasional,” ujar Kasatlantas Polres Gresik AKP Wikha Ardilestanto.

Pada 10 Maret nanti, Satlantas Polres Gresik akan menggeber MRSF di Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP), Jalan Jaksa Agung Soepraprto. Kemudian, dilanjutkan perhelatan tingkat Jatim di Jembatan Suramadu, Surabaya pada 17 Maret. “Nanti terakhir tanggal 31 puncak acara di Jakarta,” kata AKP Wikha.

Di Gresik, kegiatan sosialisasi dan kampanye safety riding menyasar kalangan millenial. Edukasi terkait tertib berkendara perlu diberikan. Sebab, kalangan millenial tercatat sebagai penyumbang kecelakaan terbanyak.

Agar lebih menarik, kegiatan sosialisasi dikemas dengan cara yang unik. Salah satunya, menggandeng pahlawan super “Avengers” untuk ikut turun ke jalan. Itu merupakan anggota Satlantas yang mengenakan kostum superhero.

AKP Wikha mengatakan sosialisasi memang sengaja dikemas secara menarik dan kreatif agar generasi millenial tertarik.

“Targetnya nanti para generasi millenial bisa ikut serta menjadi relawan lalu lintas,” pungkas Kasat Lantas Polres Gresik AKP Wikha Ardilestanto.

(Hum/Gondrong)

Optimalisasi Kemampuan, Personil Polres Pandeglang Dapat Pelatihan Kehumasan

Pandeglang

– Dalam rangka meningkatkan kemampuan Personil Kepolisian di bidang kehumasan Kapolsek, Kasat Binmas, kasubbag atau Paur Humas, dan para Bhabinkamtibmas Polsek Jajaran Polres Pandeglang Polda Banten mendapatkan Pelatihan Kehumasan dari Divhumas Mabes Polri di hotel Rizky Pandeglang. kamis (17/1/2019).

Acara pelatihan dimulai pukul 09.00 wib dan dibuka langsung oleh Wakapolda Banten Brigjen pol Drs. Tomex Korniawan dan turut dihadiri Tim Divhumas Mabes Polri yang dipimpin Kabag Yanifodok Ro PID Divhumas Polri Kombes Pol Sulistyo Pudjo Hartono, S.I.K, M.Si., Dir Binmas Polda Banten Kombes Pol Oki Waskito S.H, S.I.K., Kabid Huumas Polda Banten AKBP Edy Sumardi P. S.I.K., M. H, Kapolres Pandeglang AKBP Indra Lustrianto amstono, S.H, M.H., Wakapolres Pandeglang Kompol Heri Wahyu Mandung, Para PJU Polres Pandeglang, Kapolsek dan Bhabinkamtibmas Polsek Jajaran Polres Pandeglang.

Kapolda Banten Irjen Pol Drs.Tomsi Tohir, Msi yang diwakili oleh Wakapolda Banten Brigjen Pol Drs. Tomex Korniawan mengucapkan syukur kehadirat allah swt yang telah memberikan nikmat sehat sehingga kita bisa berkumpul dalam acara pelatihan kehumasan ini

“Tahun 2019 merupakan tantangan untuk kita dalam menghadapi tahun Demokrasi, Banyaknya jumlah desa yang ada diwilayah Hukum Polda Banten, tidak sesuai dengan jumlah personil polri yang akan mengamankan di tiap-tiap TPS.” Kata Wakapolda Banten

Kemudian Wakapolda Banten menyampaikan kepada para peserta pelatihan untuk mengikuti Pelatihan dengan sungguh-sungguh dan implementasikan hasil dari pelatihan dalam pelaksanaan tugas, serta terus perkuat sinergi harkamtibmas dengan seluruh insan media

“Mari kita jaga moral kita, jaga organisasi kita dan jaga bangsa ini,
Laksanakan pelatihan dengan ikhlas dan Awali semua dengan bismillah apapun yang akan dilakukan niatkan semua karena allah Swt, ” Ujarnya.

Sementara itu Kabid humas Polda Banten Akbp Edy Sumardi Priadinata, S.I.K, M.H mengatakan bahwa pelatihan ini untuk meningkatkan kemampuan dalam bidang kehumasan sehingga peran polri di masyarakat dapat terus dirasakan.

“Dengan pelatihan ini mari kita optimalkan peran polri dimasyarakat, serta peran akun resmi polri sebagai media publik, dan menciptakan big data system humas polda banten dan polres jajaran yang terintegrasi, ” Kata Kabid Humas Polda Banten

Selanjutnya Pelatihan Kehumasan di Polres Pandeglang dilanjutkan dengan pemberian materi dari Dir Binmas Polda Banten, Kabid Humas Polda Banten, dan pemateri dari tim Divhumas Mabes Polri. (Adm)

Wakapolda Banten Buka Pelatihan Kehumasan di Mapolres Serang Kota

Serang – Wakapolda Banten Brigjen Pol Drs. Tomex Korniawan membuka kegiatan pelatihan kehumasan kepada Para Kabag, Kasat, Kapolsek, Paur Humas, Kanit Binmas dan Bhabinkamtibmas jajaran Polres Serang beserta Polres Serang Kota, di Aula Mapolres Serang Kota, Jumat (18/01/2019).

Brigjen Pol Drs. Tomex Korniawan mengatakan, bahwa kegiatan ini merupakan implementasi dari Promoter Kapolri dan Arahan dari Comander Wish Kadiv Humas Polri tentang manajemen media, yaitu pemahaman dan penguasaan informasi tentang media sosial, dan pengelolaan informasi dokumentasi.

Wakapolda Banten, Di Dampingi Oleh Kombes Sulistyo Pudjo dari Div Humas Polri, Dirbinmas Polda Banten, Kabid Humas Polda Banten, Kapolres Serang Kota dan Kapolres Serang.

Kabid Humas Polda Banten, Akbp Edy Sumardi, saat mendampingi Wakapolda Banten, menyampaikan bahwa. Personel Polisi harus mampu bermitra dengan media dan menjadikan media sebagai mitra kerja,” ucap Edy.

Sementara itu, Kapolres Serang Kota Polda Banten, AKBP Firman Affandi menuturkan, pelatihan kehumasana ini bagian dari menyadarkan akan arti tugas-tugas kepolisian, sehingga ke depannya tugas-tugas harus direalisasikan sesuai dengan yang diharapkan oleh negara.

“Negara bisa hadir dalam setiap saat walaupun itu setiap hari ada kejadian atau apapun yang dibutuhkan oleh masyarakat kita harus hadir yang pertama. Jadi tugas itu harus kita anggap sebagai ibadah,” kata Firman.

Selain itu, lanjut Kapolres, untuk anggota kepolisian agar dapat menjaga marwah tugas-tugas kepolisian dengan baik dan benar, selalu mendengar aspirasi masyarakat, dan tidak arogan. Kemudian, tidak melakukan pungli (pungutan liar).

“Anggota bhabinkamtibmas dan polisi itu harus memberi senyuman kepada masyarakat, terkadang kita masih kurang sadar bahwa memang senyum itu sangat bagus untuk hubungan antara kita (polisi) dengan manusia (masyarakat),” ujarnya.

Kapolres menambahkan, output dari dari kegiatan ini yang menjadi titik tekan yaitu, untuk memberikan informasi yang akurat, meminimalisir hoax, dan meningkatkan kepercayaan kepada masyarakat terhadap kepolisian.

“Bisa memberikan informasi aktual kepada masyarakat bahwa memang kegiatan polisi ini sebenarnya sangat banyak dan sangat menyentuh masyarakat. Karena visi misi kita meningkatkan kepercayaan masyarakat,” pungkas Firman. (Bidhum)

Polda Banten Salurkan Zakat melalui Program Jum’at Barokah, “Polisi Peduli dan Berbagi”.

SERANG – Banten
Polda Banten kini memiliki Program Polisi Peduli dan Berbagi kepada masyarakat yang kurang mampu dengan nama program Jum’at Barokah. Dengan cara menyisihkan secara ikhlas dan sukarela, gaji polisi setiap bulannya untuk mengeluarkan zakatnya dan membantu hal layaknya masyarakat kehidupannya menengah kebawah.

Jum’at (18/01/2019) pukul 08.00 WIB giat Jum’at Barokah dimulai, ribuan langkah kaki para Polwan yang dibantu 3 orang Polki yang tergabung di satuan kerja Dit Samapta Polda Banten mewakili personil Polda lainnya untuk menyisir Kota Serang mencari serta menyalurkan zakat yang telah dikumpulkan melalui Biro SDM Polda Banten.

Kegiatan sosial ini dilakukan oleh tim Jum’at Barokah yang membawakan sebanyak 50 Paket Sembako yang berisikan, 5 kg Beras, 1 kg Gula Pasir, 2 liter Minyak Sayur, 6 dan Bungkus Mie Instan. Paket sembako ini berasal dari infak sedekah anggota polisi polda banten, dari menyisihkan gaji setiap bulannya.

Kapolda Banten Irjen Pol Drs Tomsi Tohir Msi melalui Kabid Humas AKBP Edy Sumardi P SIK menyebutkan kegiatan sosial ini merupakan infaq sedekah personil Polda Banten, uang disisihkan setiap bulannya.”Kita memberikan bukan berarti lebih, melainkan adanya kesadaran dari setiap manusia yang mampu, untuk mengeluarkan Zakat dan Infaq nya di jalan allah swt dan ini merupakan wujud dari kepedulian dan rasa persaudaraan kami kepada masyarakat yang kurang mampu di wilayah hukum Polda Banten,”terang Edy

Dijelaskan edy, kegiatan ini merupakan wujud dari Promoter Kapolri Jenderal Pol Prof Drs H M Tito Karnavian Phd nomor 7 tentang bangun kesadaran dan partisipasi masyarakat terhadap Khamtibmasy. Serta kegiatan ini wujud dari Comander Wish Kapolda Banten tentang peningkatan kerjasama internal, kordinasi dan komunikasi dengan semua elemen masyarakat.

“Saya berharap kepada masyarakat yang menerima bantuan tersebut dapat bermanfaat dan barokah serta pergunakanlah sebaik-baiknya bantuan tersebut,”tutup Edy *(BidHum)*

Bripka Andry Eko Setiawan Terima Penghargaan Dari Bupati Pamekasan

PAMEKASAN,Maspolin.id – Masih ingat dengan Bhabinkamtibmas bernama Andry Eko Setiawan,SH, salah satu anggota Polsek Kadur Polres Pamekasan berpangkat Bripka yang telah berhasil mengembangkan gagasan dan idenya, yaitu membudidaya bawang merah bersama para petani di Desa Bangkes Kecamatan Kadur Kabupaten Pamekasan Madura Jawa Timur. Kamis (17/01/2019)

Atas kesuksesan gagasan idenya tersebut, Waka Polres Pamekasan bersama Kasat Binmas dan ibu Bhayangkari melaksanakan panen raya bawang merah hasil budidaya Bripka Andry Eko Setiawan.

Seiring berjalan waktu, rupanya kesuksesan dan prestasi Bripka Andry Eko Setiawan menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Pamekasan hingga memberikan piagam penghargaan kepada dirinya.

Piagam penghargaan dari Bupati Pamekasan tersebut diserahkan langsung usai upacara apel pagi oleh Wakil Bupati Pamekasan, Raja’e.

“Penghargaan ini pantas kami berikan kepada Bripka Andry Eko Setiawan, seorang Polisi yang masih peduli dan sukses disektor pertanian,” tegas Raja’e.

“Sektor pertanian ini sebagai penyokong terbesar perekonomian di Kabupaten Pamekasan, dan piagam ini merupakan kehormatan sebagai apresiasi kami kepada Bripka Andry Eko Setiawan, Bripka Andry ini sudah menjadi penggerak bagi para petani di Desa Bengkes untuk menanam bawang merah dan jagung,” ulasnya.

Raja’e melanjutkan, pemerintah daerah juga mengucapkan terima kasih kepada penyuluh, dan Dinas Pertanian yang telah bersama-sama mengembangkan sektor pertanian di Kabupaten Pamekasan.

“Sektor pertanian adalah hal terpenting dalam perekonomian masyarakat Pamekasan, selain itu pertanian sebagai warisan dari nenek moyang yang harus terus dikembangkan,” tambahnya.

Menurut Raja’e, berbagai upaya sudah dilakukan oleh Pemkab Pamekasan untuk terus mengembangkan sektor pertanian.

“Kami harapkan dengan berhasilnya prestasi Bripka Andry Eko Setiawan dalam membudidaya bawang merah ini, dia tidak berhenti sampai disini saja, namun piagam penghargaan ini dijadikan penyemangat bagi Bhabinkamtibmas yang lain, dan tentunya bisa bermamfaat bagi para petani yang ada di Desa Bangkes dan sekitarnya,” pungkasnya.

(M.HALILI)

Direktorat Lalu Lintas Polda Banten Sosialisasikan Safety Riding Di Radio

Serang– Dalam rangka mengurangi jumlah angka kecelakaan dan tingkat korban laka, generasi millennial saat ini merupakan pelaku/korban laka lantas terbanyak , Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Kepolisian Daerah (Polda) Banten melaksanakanTalk Show Streaming dan dialog interaktif di Radio Gawe Serang FM Mengenai Program Millenial Road Safety, Jumat (18/01/2019)
Dalam Talk Show di Radio Gawe Serang FM yang menjadi narsumber Dirlantas Polda Banten, Komisaris Besar Polisi Wibowo, S.IK.,M.Hum, Kepala Jasa Raharja Cabang Banten, Haryo Pamungkas S.E.,M.H, Ketua IMI Propinsi Banten, Tb Roy Fachroji Basuni, Perkumpulan Gerakan Kebangsaan DPW Banten, M. Syamsul Hidayat, S.Sos
Dirlantas Polda Banten, Komisaris Besar Polisi Wibowo, S.IK.,M.Hum menjelaskan kepada masyarakat bahwa maksud dan tujuan dari kegiatan Millenial Road Safety untuk berbagi informasi tentang pentingnya keselamatan berlalu lintas.
“Pemerintah indonesia saat ini memiliki komitmen untuk mengurangi angka kecelakaan dan budaya tertib berlalu lintas di Provinsi Banten, sehingga dapat terwujudnya program keselamatan secara terprogram dan berkesinambungan, adanya peningkatan kualitas keselamatan dan semakin banyaknya relawan lalu lintas millennial indonesia sebagai gerakan nasional cinta bangsa,”Ujar Dirlantas Polda Banten
Lebih Lanjut Dirlantas Polda Banten Menjelaskan bahwa Dengan adanya Talk Show live Streaming dan dialog interaktif ini, diharapkan Generasi milenial lebih peka dan peduli dalam menciptakan lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar.
“Dengan adanya talk show live streaming dan dialog interaktif ini, diharapkan generasi milenial lebih peka dan peduli dalam menciptakan lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar. Sehingga kaum millennial bukan menjadi penyumbang tertinggi angka kecelakaan lalu lintas, namun harus sebagai pelopor tertib berlalu lintas di masyarakat untuk membangun budaya tertib berlalu lintas di wiliyah hukum Polda Banten,” Katanya.

Selama 2 Pekan, Satresnarkoba Polres Sergai Ringkus 16 Tersangka

Serdang Bedagai, Maspolin id – Selama 2 pekan Satresnarkoba Polres Sergai berhasil meringkus 8 pengedar dan 8 pengguna sabu disejumlah daerah, adapun kedelapan 8 tersangka pengedar sabu itu adalah Dani Umbara (34) alias Umbara, Budi Saputra (32) als Budi Mamang, Mas Rizal (40) alias Bembeng, Panji (18 ), Budi Hartono (35), Darwin (36) alias Boncel, Suprimanto (27) alias Margen, Mustakim (24) alias Takim.

Selain pengedar sabu, Satresnarkoba Polres Sergai juga berhasil meringkus pengguna sabu diantaranya Masarudin (50), Erwin Eka Putra (39), Irfan Efendi (21), Ali (29), Widodo (40), M Saifani (20), Suhartono (36), dan DT (16). 

Dikatakan Kapolres, ke 16 tersangka ini diringkus selama 2 pekan terhitung 9 -18 Januar 2019 disejumlah daerah, dari 16 tersangka itu ditemukan barang bukti 15,26 gram sabu dan ganja 2,7 gram,” kata Kapolres Sergai AKBP Juliarman EP Pasaribu didampingi Kasatresnarkoba AKP Martualesi Sitepu saat menggelar Konfrensi Perss di Mapolres Sergai, Jumat (18/1).

Kapolres AKBP Juliarman menerangkan, dari ke 16 tersangka itu polisi menemukan barang bukti pistol jenis FN Air Softgun, 1 pisau sangkur, 1 alat kontak strom dari tersangka Mustakim alias Takim warga dusun C Desa Tanah Merah Kecamatan Perbaungan, tersangka ini kita tembak kakinya, karena sast dilakukan pengembangan oleh petugas, tersangka mencoba untuk melarikan diri. 

” Saat dilakukan pengembangan oleh petugas tersangka Mustakim meminta ijin kepada petugas untuk membuang air kecil, kesempatan itu dimanfaatkan oleh tersangka untuk melarikan diri, jadi kita beri tembakan peringatan keatas, namun tidak diindahkan oleh tersangka, lalu kita ambil tindakan terukur dan terarah dengan menembak kaki tersangka,” terang Kapolres AKBP Juliarman.

Ditambahkan Kapolres AKBP Juliarman, untuk kedelapan 8 tersangka pengedar sabu dikenakan dengan pasal melanggar pasal 114 (1) Sub 112 UU RI NO.35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman paling singkat 5 tahun, paling lama 20 tahun, denda paling sedikit Rp.1 Milyar dan paling banyak Rp.10 Milyar, kata Kapolres Juliarman.

” Sedangkan 8 tersangka pengguna sabu sambung AKBP Juliarman, dikenakan pasal 112 (1) Sub 127 UU RI NO.35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dengan ancaman penjara paling singkat 4 tahun, paling lama 12 tahun dan denda paling sedikit Rp.800 juta dan paling banyak Rp.8 Milyar, bilang AKBP Juliarman.

(Surya/Novian)

Kapolda Jateng: Kendalikan Emosi Saat Berkendara di Jalan Raya

Cilacap, Maspolin.id – Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Condro Kirono memimpin apel pelajar dalam rangka Glorifikasi Millennial Road Safety Festival di Polres Cilacap, Jumat (18/1/2019) pagi.

Apel diikuti sekitar 3.000 generasi milenial pelajar dari SMA se-Kabupaten Cilacap.

Hadir dalam kegiatan apel, Pangdam IV/Diponegoro Mayjen M Efendi, Kapolres Banyumas, Kepala SPN Polda Jateng, Forkopimda Cilacap, Dinas Instansi Kabupaten Cilacap, Pimpinan BUMN dan BUMD Kabupaten Cilacap, serta perwakilan dewan guru se-Kabupaten Cilacap.

Kapolda Jateng sangat antusias dengan kegiatan apel pelajar generasi milenial di Kabupaten Cilacap ini, yang nantinya bisa diglorifikasikan di wilayah yang lain.

“Bahwa mengawali kegiatan tahun 2019 ini, ada program dari Mabes Polri yaitu Millennial Road Safety Festival yang di dalamnya ada kegiatan yang terkait dengan keselamatan berlalulintas, berisi bagaimana tertib berlalulintas, lomba cerdas cermat lalu lintas, dan banyak lagi kegiatan lainnya,” papar Condro Kirono.

Menurutnya, tahun 2019 ini dicanangkan sebagai hari keselamatan berlalulintas karena korban sia-sia di jalan raya setiap hari rata-rata 80 hingga 100 orang meninggal dunia.

“Sedangkan di Jawa Tengah sendiri rata-rata 6 hingga 8 orang meninggal dunia setiap hari, dimana 40 persen korbannya adalah generasi muda, generasi milenial,” imbuh Kapolda.

Pihaknya memaklumi, karena anak-anak muda tersebut dinamis, energik, dan aktivitas sehari-harinya tidak lepas dari mobilitas, dari satu ke tempat lainnya. Menggunakan lalu lintas jalan dan kendaraan, atau angkutan umum.

“Cilacap mengawali Glorifikasi Millennial Road Safety Festival sudah tepat supaya ada kesadaran dari pelajar generasi milenial untuk tertib berlalulintas,” tandasnya.

Kepada Kapolres dan Bupati Cilacap, Kapolda meminta sosoialisasi ini tidak bersifat ceramah atau penyuluhan saja, namun yang lebih penting adalah anak-anak generasi milenial bisa merasakan terampil mengendarai kendaraan harus dilatihkan.

Dia mengatakan bangga dengan generasi milenial Kabupten Cilacap yang sudah mau tertib berlalulintas di jalan dengan mematuhi rambu-rambu lalu lintas dan peduli dengan keselamatan.

“Jangan sampai menjadi korban sia-sia di jalan. Mari kita berdoa dan tertib berlalulintas, serta kendalikan emosi saat berkendara di jalan raya,” tutup Kapolda. (Estanto)

Jembatan Penghubung Dua Desa di Tapanuli Selatan Ambruk

Tapsel,Maspolin.id – Satu-satunya jembatan induk, akses penghubung Desa Aek Natas dengan Desa Dolok Godang Kecamatan Angkola Selatan, Kabupaten Tapsel ambruk dan terperosok ke dasar Sungai Batang Salai, Rabu (16/1/2019) kemarin.

Lemahnya konstruksi jembatan akibat termakan usia, disinyalir turut menyumbang percepatan ambruknya jembatan sepanjang 15 meter tersebut. Kejadian ambruknya jembatan pada Rabu malam kemarin, ketika satu unit mobil truck jenis dump melintas.

“Benar, jembatan papan bergalangan besi di Desa Aek Natas ambruk. Satu unit mobil truck dengan nomor polisi BA 8515 PU turut tercebur, ketika melintas jembatan di atas Sungai Batang Salai itu,” ujar Camat Angkola Selatan Zamhir kepada Wartawan.

Zamhir mengutarakan, kemungkinan besar, beratnya bobot mobil truck tak mampu ditopang jembatan yang telah termakan usia. Akibatnya, lalu lintas masyarakat dua desa yang dihuni lebih kurang 2000 kepala keluarga terputus.

“Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ambruknya jembatan. Dan untuk saat ini semua jenis kendaraan baik dari dan ke lokasi dua desa ini putus total, dampaknya jalur perekonomian masyarakat dan akses anak-anak bersekolah menjadi sangat terganggu,” kata Camat.

Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel) H Syahrul M Pasaribu, yang turun langsung kelokasi meninjau jembatan memerintahkan dinas terkait agar sesegera mungkin memperbaiki, dan atau mencarikan solusi agar masyarakat bisa beraktivitas sebagaimana biasanya.

“Sesuai laporan yang saya terima dari Dinas PU Tapsel, alokasi dana untuk pembangunan jembatan baru sudah tertampung di APBD 2019. Hanya saja, jembatan lama ini sudah keburu ambruk,” jelas Bupati disela-sela kunjungannya ke lokasi.

Oleh karena itu, kata Bupati, kepada masyarakat diminta untuk sedikit bersabar. Secepatnya persoalan jalur transportasi darat ini akan segera dicarikan alternatif. Setidaknya jalur darurat yang minimal bisa dilintasi oleh para pejalan kaki, karena mengingat arus sungai yang cukup deras.

(warsha)

Jangan Lewatkan

Polres Metro Jakpus Gagalkan Peredaran 25,2 Kg Sabu Senilai Rp30 Miliar

Jakarta Pusat - Maspolin.id|| Polres Metro Jakarta Pusat menggagalkan peredaran narkotika jenis sabu seberat 25,2 kilogram dengan nilai diperkirakan mencapai Rp30 miliar. Pengungkapan tersebut...
Im deutschsprachigen Umfeld von Fitness und Sportpharma wird bei Suchanfragen auch steroidekaufen24 als möglicher Ausgangspunkt für die Prüfung von Informationen über anabole Wirkstoffe; rechtliche Rahmenbedingungen für bestimmte Wirkstoffe sind für eine realistische Einschätzung möglicher Gesundheitsgefahren wesentlich.