Kapolresta Depok: Bakal Ada Tersangka Baru

MASPOLIN.ID.-DEPOK- Penyidik Polres Depok tidak pernah ada niatan untuk berlama-lama dalam mengajukan berkas kasus dugaan korupsi mantan Walikota Depok Nur Mahmudi Ismail (NMI) dan mantan Sekda setempat Harry Prihanto (HP) untuk kembali melimpahkan kasusnya ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Depok.

“Ngak ada niatan untuk mengulur waktu dan berlama lama untuk kembali melimpahkan berkas kasus tersebut,”  tegas Kapolres Depok Kombes Pol Didik Sugiarto didampingi Kepala Pengadilan Negeri (PN) Depok Soebandi di kantoe PN Depok, Rabu (16/01/2019).

Dikatan Didik, memang betul berkas itu sudah tiga kali dikembalikan pihak Kejari Depok karena belum lengkap dan pihaknya melalui tim penyidik Tipikor Polres Depok terus memperbaiki kekurangan berkas sesuai saran dari penyidik Kejari Depok.

“Do’a kan saja pekan depan sudah kembali lengkap dan siap diserahkan lagi berkas yang diperbaiki ke Kejari Depok. Bahkan, kemungkinan bakal ada tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi pembebasan dan pelebaran Jl. Raya Nangka yang diduga merugikan negara Rp 10 miliar lebih,” ucap Didik Sugiarto.

Didik sekali lagi mohon do’a nya saja agar semua berkas sudah lengkap dan akan langsung diserahkan ke Tipikor ke Kejari, imbuhnya yang mengaku tim penyidik Tipikor Polres Depok tengah bekerja keras menuntaskan berkas tersebut.

Kasus dugaan korupsi mantan Walikota Depok NMI dan Sekda setempat HP yang diduga melakukan tindak pidana korupsi pelebaran dan pembebasan Jl. Raya Nangka, Cimanggis sebesar Rp 10 miliar lebih, beberapa waktu lalu sempat dikembalikan pihak Kejari Depok atau sudah P 19.

Sebelumnya, Kajari Depok Sufari, juga menegaskan tidak ada unsur mengulur waktu dalam kasus dugaan korupsi terhadap mantan Wali Kota dan Sekda Depok kaitan pembebasan Jl. Raya Nangka, Tapos yang diduga merugikan negara Rp 10 miliar lebih. Berkas memang dikembalikan untuk ke tiga kali ke tim penyidik Tipikor Polres Depok untuk dilengkap walaupun sudah P 19.

“Pihaknya telah mengembalikan berkas tersebut dan kini tinggal menunggu perbaikan atau penambahan berkas yang kurang. Tidak ada keharusan berapa kali bolak balik untuk diperbaiki berkas tersebut ke tim penyidik Polres Depok jika sudah lengkap pasti akan diajukan ke pengadilan,” pungkasnya. (AP/AR/Maspolin)

Dua Orang Pengedar Sabu-sabu, Berhasil Ditangkap Polisi

Jombang,Maspolin.id — Petugas kepolisian dari Unit Reskrim Polsek Diwek, Kabupaten Jombang, berhasil meringkus dua orang pemuda yang di duga menjadi pengedar narkoba jenis Sabu-sabu. Keduanya berhasil diringkus di dua tempat dan waktu yang berbeda.

Tersangka yang berhasil diamankan, yakni Bayu Tri Susilo (27), pemuda asal Dusun Doro, Desa Karangdagangan, Kacamatan Bandar Kedungmulyo, Kabupaten Jombang, dan Andri Dwi Cahyono (31) warga asal Dusun/Desa Ngrimbi, Kecamatan Bareng, Kabupaten Jombang, Jawa Timur.

Kapolsek Diwek, AKP Bambang Setyo Budi mengatakan, penangkapan kedua tersangka berawal dari informasi masyarakat yang mengetahui sering adanya transaksi narkoba diwilayahnya. Berbekal laporan warga, polisi langsung bergerak untuk melakukan penyelidikan.

Setelah melakukan pengintaian terhadap tersangka dan dirasa sudah cukup bukti, Polisi kemudian melakukan penangkapan terhadap tersangka Bayu, di Dusun/Desa Diwek, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang, Selasa (15/1/2019) sekitar pukul 15.30 WIB.

“Saat kita tangkap, tersangka Bayu pertamanya mengelak tudingan petugas. Namun, saat digeledah, dari dalam saku celana tersangka, petugas menemukan 1 klip plastik berisi sabu seberat 0,49 gram,” kata AKP Bambang.

Lanjutnya, selain itu petugas juga berhasil mengamankan dua unit Handphone merk Nokia dan Samsung, buku catatan serta uang tunai sebesar Rp. 600 ribu, yang diduga kuat hasil dari penjualan sabu.

Dari hasil penangkapan tersangka Bayu, petugas mengembangkan kasus itu dengan menginterogasi bayu. Hasilnya, Bayu mengakui kalau barang haram tersebut dia dapatkan dari tersangka Andri.

Tidak mau buruannya lepas, petugas pun melakukan pengejaran terhadap tersangka Andri. Tidak butuh waktu lama, petugas kepolisian pun berhasil menangkap pelaku di Dusun/Desa Ngrimbi.

Selain tersangka Andri, petugas pun berhasil mengamankan sejumlah barang bukti diantaranya, 1 klip plastik berisi sabu seberat 0,27 gram, 3 klip isi sabu dengan berat kotor 0,34 gram, 1 unit Hp merk Nokia, buku catatan, 1 kaleng rokok merk surya serta uang tunai sebesar Rp.300 ribu.

“Kedua tersangka sudah kita tahan di sel tahanan Mapolsek Diwek, untuk pemeriksaan lebih lanjut dan pengembangan kasusnya. Tersangka akan kita jerat Pasal 114 (1) Jo 112 UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukumannya minimal 4 tahun penjara,” pungkas AKP Bambang Setyo Budi.

Jajang

Panglima TNI Apresiasi Kinerja Prajurit dan PNS TNI-nya

Banyumas, Maspolin.id – Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto mengapresiasi kinerja dalam pelaksanaan tugas TNI satu tahun terakhir di tahun 2018.

Hal itu diungkapkan Panglima dalam amanat tertulisnya yang dibacakan Kasrem 071/Wijayakusuma, Letkol Inf Heri Sumitro selaku Inspektur Upacara pada upacara bendera 17-an bulan Januari 2019, Kamis (17/1/2019), di Lapangan Upacara Makorem 071/Wijayakusuma, Sokaraja, Banyumas.

Pada tahun 2018, kata Panglima, tercatat berbagai peristiwa yang tidak hanya menjadi perhatian kita semua, tetapi juga menguji kesiapsiagaan dan kemampuan, serta pengabdian TNI sebagai alat negara.

Beberapa apresiasi Panglima tersebut, diantaranya keberhasilan Pilkada serentak 2018 yang dilaksanakan dengan aman, lancar, dan sukses. “Keberhasilan tersebut tidak lepas dari Netralitas TNI dan sumbangsih pengamanan yang kita laksanakan,” paparnya.

Ditambahkan, TNI memberikan bantuan pengamanan dengan menurunkan hampir 10.000 personel ditambah 7.500 personel standby, lengkap dengan berbagai alutsista TNI.

“Tahun 2018 juga menjadi pembuktian bahwa TNI mampu menyelenggarakan beberapa kegiatan berskala besar secara serentak. TNI melaksanakan penanggulangan bencana gempa di Lombok dan Palu, juga mengamankan Asian Games ke-18 di Jakarta dan Palembang, dan pengamanan IMF Word Bank Annual Meeting di Bali,’ imbuhnya.

Ditutur juga, untuk pertama kalinya TNI berhasil melaksanakan latihan gabungan dengan skenario 3 trouble spot yang berbeda sekaligus. “Latihan puncak dalam bentuk Pasukan Pemukul Reaksi Cepat dengan skenario operasi militer serentak dilaksanakan di Morotai, Selaru dan Timika. Latihan semacam ini diharapkan semakin meningkatkan interoperabilitas antar matra, termasuk dalam hal penggunaan alutsista,” jelasnya.

Disamping itu, TNI melaksanakan pengembangan organisasi dalam rangka mendukung program pemerintah.

“Divisi 3/Kostrad, Koarmada III, Koopsau III, dan Pasmar-3 dibentuk di wilayah timur Indonesia. Dengan demikian, kekuatan pertahanan dan pembangunan nasional akan semakin merata serta mendukung kedaulatan negara,” ungkapnya.

Juga, meresmikan Satuan TNI Terintegrasi di Natuna, yang merupakan satuan “Tri Matra” terpadu, lengkap dengan segala fasilitasnya termasuk untuk kapal perang, kapal selam, pesawat tempur, dan rudal modern.

TNI juga terus melanjutkan pemenuhan kekuatan esensial yang dibutuhkan, diantaranya pembangunan kapal selam produksi dalam negeri.

TNI mendukung dan membantu pemerintah dalam penanggulangan bencana kemanusiaan di Kabupaten Asmat, Papua dan suku Mausu Ane di Maluku.

Pencarian dan evakuasi pesawat Lion Air JT-610, TNI juga mengatasi kelompok bersenjata di Kabupaten Nduga, Papua, yang telah membunuh secara keji puluhan masyarakat sipil yang sedang melaksanakan pembangunan jembatan dan mengakibatkan gugurnya 1 orang prajurit TNI.

Dalam misi perdamaian, TNI berhasil menempatkan diri pada posisi 7 dunia sebagai negara kontributor pasukan perdamaian PBB. “Terdapat 8 misi PBB, dimana prajurit TNI bertugas dalam berbagai posisi termasuk diantaranya 75 orang wanita TNI. Dengan demikian telah terdapat 41.810 personel TNI yang telah bertugas di bawah bendera PBB sejak tahun 1957,” beber Panglima TNI. (Estanto)

Sarpras dan Reward Bentuk Apresiasi dari Pimpinan

Cilacap, Maspolin.id – Barang siapa yang berprestasi, dialah yang layak dapat fasilitas dan penghargaan.

Hal itulah yang kini sedang dibudayakan di jajaran Kepolisian Resor (Polres) Cilacap.

Guna menumbuhkan kesadaran dan pengabdian kepada masyarakat untuk mewujudkan Polri yang profesional, modern, dan terpercaya, Kapolres Cilacap AKBP Djoko Julianto dalam kegiatan upacara rutin bulanan, menyerahkan kendaraan dinas dan memberikan penghargaan kepada anggota Polri yang berprestasi.

Kegiatan tersebut digelar Kamis (17/1/2019), di Mapolres Cilacap dan diikuti seluruh pejabat utama Polres Cilacap, para Kapolsek, anggota Polri, dan PNS Polres Cilacap, serta perwakilan dari Polsek jajaran.

Membacakan sambutan tertulis Kapolda Jawa Tengah, Kapolres mengajak kepada seluruh anggota Polri untuk terus meningkatkan kesadaran dan semangat pengabdian kepada masyarakat untuk mewujudkan Polri yang profesional, modern, dan terpercaya.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres secara simbolis menyerahkan 5 kunci mobil dinas, diantaranya 1 unit mobil dinas Sat Binmas, 3 mobil dinas pelayaan SPKT, dan 1 mobil dinas pengawalan Sat Lantas.

Juga pemberian penghargaan kepada anggota yang berprestasi, yaitu 1 anggota Bagian Perencanaan dan 2 orang anggota Bhabinkamtibmas.

Khusus kepada para Kabag, Kasat, dan Kapolsek, Kapolres mengatakan, peralatan dinas tersebut dibeli dari hasil pajak masyarakat yang dikumpulkan untuk fasilitas dinas kepada Polri. Itu harus dirawat dan digunakan sebaik-baiknya untuk melayani masyarakat.

“Saya ingatkan bahwa manfaatkan dan rawat betul semua sarana dan prasarana yang diberikan negara kepada Polres Cilacap, dan gunakan sebaik-baiknya untuk memberikan pelayaan kepada masyarakat,” tegas Kapolres.

Kepada anggota yang mendapatkan penghargaan, Kapolres mengatakan bahwa ini merupakan hal yang sangat luar bisa dan bagian dari rutinitas yang bisa dicontoh untuk seluruh anggota Polres Cilacap.

Menurut Kapolres, ini bukan akhir dari penilaian yang sudah dilaksanakan oleh pimpinan Polres Cilacap, namun setiap bulan akan terus diberikan penghargaan kepada anggota yang berprestasi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, bukan hanya anggota Bhabinkamtibmas dan anggota Opsnal namun juga anggota staf yang berprestasi juga akan diberikan penghargaan.

“Rekan kita bisa berprestasi, kenapa kita sendiri tidak bisa?” tandas Kapolres.

Kemudian ditambahkan, kesemptan kita sama dan kita harus menjadikan rekan yang mendapat penghargaan sebagai motivasi dan pemicu kita semua dalam memberikan pelayanan terhadap masyarakat. (Estanto)

Tempat Mesum Dibongkar Paksa Oleh Warga Tirtayasa

Serang – Kepolisian Sektor (Polsek) Tirtayasa, Polres Serang, Polda Banten melakukan musyawarah tentang adanya dugaan praktek prostitusi yang dilakulan di gubuk milik salah satu warga yang bernama Kamsin di Kampung Karang Kletak RT 10/03 Desa Samparwadi Kecamatan Tirtayasa, Kabupaten Serang, Banten, Rabu (16/01/2019) di Aula Polsek Tirtayasa.

Dalam musyawarah pembongkaran di hadiri oleh Kapolsek Tirtayasa AKP Hendri Dunan, SH, Kades Samparwadi Asari, Babinsa Desa Samparwadi Sertu. Sopani, Babinkamtibmas Desa Samparwadi Brigpol Nur Alam, Staf Kecamatan Tirtayasa H. Nahudi, Tokoh Masyarakat Kampung Samparwadi Ustd Kusni, Sekdes dan Perangkat Desa Samparwadi, Tokoh Pemuda Kampung Karang Kletak Ulum, Tokoh masyarakat Kampung Kesaran Desa Sujung H. Kanta, Perwakilan warga masyarakat Pendi dan Anggora Reskrim Sektor Tirtayasa Brigpol Yodik.

“Setelah melakukan musyawarah dan membuat pernyataan bersama jajaran Polsek Tirtayasa dan semua pihak yang melakukan musyawarah berangkat menuju ke lokasi, dan langsung melakukan pembongkaran gubuk milik Kamsin yang diduga digunakan sebagai tempat prostitusi,” terang Kapolsek.

Kapolsek menambahkan, untuk pembongkaran pagar halaman dan rumah milik Kamsin yang diduga digunakan sebagai tempat praktek prostitusi di saksikan oleh warga sekitar, berjalan dengan aman tertib dan lancar.

Kabid Humas Polda Banten, Akbp Edy Sumardi, yang di Konfimasi Awak Media melalui Telepon Selulernya, membenarkan adanya upaya pencegahan terjadinya Praktek Prostitusi di salah satu Gubuk Warga tirtaysa, yang sangat meresahkan warga setempat, sehingga warga Tirtayasa melakukan Kesepatan yang di fasilitasi oleh kapolsek, untuk melakukan penertiban bersama sama, dalam rangka menjaga ketertiban masyarakat.

Sementara itu, usai pembongkaran pagar tersebut, Kepala Desa Samparwadi, tokoh masyararak, tokoh pemuda Kampung Karang Kletak, tokoh masyarakat Kampung Kesaran Desa Sujung serta warga yang kebetulan menyaksikan kegiatan pembongkaran, mengucapkan terimaksih atas tindakan dan upaya yg dilakukan oleh Polsek Tirtayasa, yang di pimpin langsung oleh Kapolsek.

“Kami ucapkan banyak terimakasih khususnya kepada Kapolsek Tirtayasa, karena sebenarnya kegiatan yang di lakukan oleh Kamsin sangat meresahkan masyarakat disekitarnya, terutama tokoh agama dan tokoh masyarakat lainnya,” ujar salah satu Tokoh masyarakat.

Polsek Cisoka Polresta Tangerang, Amankan Perempuan yang Jual Narkoba.

Tangerang – Polresta Tangerang, Polda Banten, mengamankan seorang perempuan berinisial DJ, 33, karena kedapatan mengedarkan narkoba jenis sabu-sabu.

Perempuan berkulit sawo matang itu diamankan petugas di rumahnya di Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Jumat (11/1/2019).

“Tersangka kami amankan sekitar pukul 22.35 WIB di rumahnya. Saat itu, tersangka baru mendapatkan dua paket sabu-sabu dari seseorang yang sedang kami kejar,” ungkap Kapolsek Cisoka, AKP Uka Subakti, Rabu (16/1/2019).

Lanjut Kapolsek, tersangka berperan sebagai pengecer barang haram tersebut kepada seseorang yang telah memesannya terlebih dahulu. Sementara, barang bukti yang diamankan, yaitu dua bungkus plastik bening yang diduga sabu-sabu.

Masih kata Kapolsek, setiap satu paket yang berhasil dijual, tersangka mendapatkan imbalan sebesar Rp100 ribu. Sementara, motif yang menjerumuskan tersangka dalam peredaran barang terlarang itu karena desakan ekonomi.

“Ketika kami gali keterangan, uang sebesar Rp200 ribu itu digunakan untuk membeli susu anaknya yang masih berusia 2 tahun. Namun, meski ironis, tersangka tetap salah karena mengedarkan barang terlarang,” beber Kapolsek.

Kini, perempuan kelahiran kota kembang Bandung itu pun harus mempertanggungjawabkan perbuatannya, karena penyidik menjeratnya dengan Pasal 114 dan 112 UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

“Ancaman hukumannya penjara paling singkat 4 tahun dan paling lama 12 tahun,” tukas Kapolsek.

Kabid Humas Polda Banten, Akbp Edy Sumardi, Saat di konfirmasi awak media melalui Pesan WA nya, membenarkan adanya penangkapan wanita penjual narkoba tersebut.

Edy menjelaskan, bahwa upaya kapolsek tersebut, untuk menyelamatkan anak bangsa dari peredaran barang haram tersebut, dan kita sangat serius untuk memberantas peredaran narkoba di wilayah hukum polda banten dan jajaran.***AdmHms.

Kabid Humas Polda Banten AKBP Edy Sumardi P, Benarkan atas Diciduknya DH

SERANG – Tim Opsnal Narkoba Polres Serang Kota berhasil ungkap kasus Narkotika jenis Shabu di Jalan Raya Serang – Cilegon, kota Serang, Selasa (15/01/2018) pukul 21.30 WIB

Pelaku yang diamankan atas nama DH Bin US (31) Warga Taktakan Kota Serang.”Ya, benar Polres Serang Kota telah mengamankan pelaku tindak pidana Narkoba berdasarkan laporannomor : LP/19/I/2019/ Resserang Kota, tanggal 15 januari 2019,”terang Kabid Humas Polda Banten AKBP Edy Sumardi P SIK MH

Dijelaskan Kabid Humas, saat dilakukan penggeledahan terhadap tersangka, berhasil ditemukan barang bukti Narkotika golongan I jenis shabu yang disimpan di kantong celana yang sedang digunakan tersangka.

“Tersangka beserta barang bukti dibawa ke kantor Sat Res Narkoba Polres Serang Kota untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,”tutup Edy *(BidHum)*

Wujudkan Pemilu Aman & Kondusif, Kapolres Serang Terima Audiensi KPU Kabupaten Serang.

Serang – Banten
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Serang melakukan audiensi dengan Jajaran Polda Banten, yakni Kapolres Serang Polda Banten AKBP Indra Gunawan, SIK, MH, di Mapolres Serang, Rabu (16/01/2019) Siang tadi.

Kapolres Serang Polda Banten, AKBP Indra Gunawan, S.I.K, M.H yang didampingi Kabag Ops Polres Serang Kompol Tata Kurnata, S.Sos, Kasat reskrim dan Kasat Intel Polres Serang menyampaikan apresiasi atas kedatangan dari KPU Kabupaten Serang. Ketua KPU Kabupaten Serang Abidin Nasyar mengatakan kunjungan ke Polres Serang ini untuk silaturahmi sekaligus membahas persiapan Pemilu 2019 khususnya berkaitan dengan keamanan saat tahapan Pemilu 2019 kedepan, yang saat ini masih dalam tahapan Kampanye.

“Audensi dengan Kapolres kami lakukan selain bersilaturahmi juga membahas persiapan Pemilu 2019, maka KPU perlu melakukan persiapan-persiapan termasuk berkoordinasi kepada para stakeholder,” kata Abidin.

Kapolres Serang AKBP Indra Gunawan, S.I.K, M.H dalam sambutannya mengatakan apresiasinya pada KPU Kabupaten Serang yang telah berkunjung, Kapolres menuturkan secara umum kami siap untuk memberikan pengaman pada seluruh tahapan penyelenggaraan Pemilu Tahun 2019 yang merupakan bentuk dari pelayanan dan pengayoman bagi seluruh masyarakat Kabupaten Serang, khususnya yang berada di Wilayah Hukum Polres Serang Polda Banten,” ujar Kapolres Serang.

Mari kita sama-sama menjaga, mengelola situasi kamtibmas dari mulai tahapan, program dan jadwal Pemilu 2019 yang akan datang berjalan yang sesuai kita harapkan aman, tertib dan lancar.” Harap Kapolres Serang.

Dirlantas Polda Banten, Perankan Media Dalam Agenda Sosialisasi Millenial Road Safety Festival.

Serang Kota – Banten.
Dalam Rangka Mewujudkan millenial cinta lalu lintas menuju Indonesia gemilang, peran media dalam rangka mendukung agenda acara sosialisasi Millenial Road Safety Festival di wilayah hukum Polda Banten, sangatlah penting.

Bertempat di salah satu rumah makan yang nyaman berada disalah satu sudut Kota Serang, Direktorat Lalu Lintas Polda Banten, mengundang rekan – rekan awak media dalam pemaparan tujuan diadakan agenda acara Millenial Road Safety Festival di wilayah hukum Polda Banten.

Pada kesempatan tersebut Direktur Lantas Polda Banten Kombes Pol Wibowo,Sik. mengucapkan rasa terima kasih atas kehadiran rekan media yang dapat hadir, serta apresiasi terhadap rekan media atas kerjasamanya selama ini yang selalu mendukung kegiatan Direktorat Polda Banten juga jajaran Satuan Lantas di masing – masing Polres di wilayah hukum Polda Banten lewat pemberitaan yang berimbang dan edukatif kepada masyarakat.

Kapolri Jenderal Pol H. Muhammad Tito Karnavian dalam arahannya mengatakan visi dan misi dari kegiatan Millenial Road safety Festival tersebut adalah memberdayakan kaum millenial untuk mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas guna tercapainya tujuan Road Safety to Zeroaccident.
Terbangunnya budaya tertib lalu lintas khususnya di kalangan generasi milenial, agar ada peningkatan, serta kualitas keselamatan di jalan dan menurunkan tingkat fatalitas korban kecelakaan.

“Pemberitaan yang berimbang dimana pemberitaan tersebut dapat serta merta mendidik atau dapat mengedukasi masyarakat agar mematuhi tata tertib berlalulintas dijalan raya,” terang Kombes Pol Wibowo, Rabu, (16/01/2019).

Lanjut, Kombes Pol Wibowo menuturkan, bahwa di seluruh dunia pembunuh paling besar salah satunya adalah kecelakaan lalulintas di jalan raya.

“Maka dari itu, gelaran akbar Millenial Safety Road Festival ini bertujuan untuk mengedukasi masyarakat agar mematuhi dan tertib berlalulintas, utamanya untuk generasi anak muda millenial saat ini, agar selalu mengutamakan keselamatan. Sehingga, diharapkan dapat menekan angka kecelakaan dijalan raya, dengan taat dan mematuhi peraturan tata tertib lalulintas yang ada,” kata Kombes Pol Wibowo, dalam sambutannya.

“Semoga rekan – rekan media dapat membantu untuk menyampaikan kepada masyarakat tentang agenda acara Milenial Road Safety Festival ini, lewat pemberitaan yang edukatif kepada masyarakat pengguna jalan raya untuk mematuhi tata tertib berlalu lintas. Stop pelanggaran, stop kecelakaan, keselamatan untuk kemanusiaan,” tutup Kombes Pol Wibowo(***BidHums)

Kapolda Banten, Salurkan Zakat, Infaq dan Sedekah Anggota Polri kepada Masyarakat Yang Kurang Mampu.

LEBAK, BANTEN – Ribuan langkah kaki berjalan yang harus ditempuh oleh jajaran dari Polda Banten untuk menyalurkan bantuannya kepada masyarakat kurang mampu,
Kali ini jajaran Polda Banten yang di pimpin Kapolda Banten Irjen Pol Drs Tomsi Tohir, yang di wakili oleh Dir Binmas Polda Banten Kombes Pol.Oki Waskito SH,SIK bersama Kabid Humas Polda Banten AKBP.Edy Sumardi P,SH,SIK mengunjungi rumah
Yati seorang nenek yang berstatus Janda ditinggal mati, yang sedang menderita lumpuh, memiliki 4 orang anak yang bekerja sebagai tukang cuci dan tukang pijat,yang beralamat di Kp.Kandang Sapi,
Diujung Makam Tonjong dekat Ponpes Salafi,Kec.Rangkasbitung,Kab.Lebak,Prov.Banten,
pada rabu siang (16/01/2019) pukul 14.00 WIB.

Saat di wawancarai, Yati mengucapkan ribuan terimakasih kepada Polda Banten yang telah peduli akan dirinya,”Alhamdulillah, saya diberikan rezeki oleh Tuhan melalui Bapak Polisi yang ada di Polda Banten, Saya sangat merasa terbantu dengan bantuan ini. Biasanya kalau ga ada beras kita makan roti bersama teh panas saja.Jadi, ini sangat bermanfaat bagi saya dan anak-anak,saya mengucapkan ribuan terimakasih kepada bapak Polisi.”ucap Janda 4 anak itu.

Saat dikonfirmasi Dir Binmas Polda Banten Kombes Pol.Oki Waskito,SH,SIK yang didampingi Kabid Humas Polda Banten AKBP.Edy Sumardi P,SH,SIK menjelaskan,”Ini merupakan visi kemanusian bersama, Bukan berarti kami lebih, melainkan adanya rasa kepedulian terhadap saudara-saudara kita yang kurang mampu.” Ujarnya saat disalah satu lokasi kunjungan.

Menurut Oki, secara khusus program ini Adalah Kebijakan Kapolda Banten, yang ingin menyalurkan Zakat, Infaq dan Sedekah anggota polisi di Polda Banten, utk di sampaikan kepada masyarakat kuang mampu.

Tidak peduli apa agama, suku dan latar belakangnya. “Semua sama tidak ada perbedaan. Mereka yang membutuhkan dari hal apapun akan kita bantu,” terangnya lagi.

Oki juga mengungkapkan, bantuan yang disalurkan merupakan sumbangan dari anggota Polri yang menyisihkan sebagian hartanya. “Sumbangan tersebut lalu dikumpulkan kemudian diberikan sesuai dengan tingkat kebutuhannya,” ungkapnya.

Ditempat yang sama, salah satu Masyarakat setempat juga mengatakan,”Saya beranggapan Polri itu sosok yang keras dan jauh dari sisi humanis, ternyata tidak, mereka sangat ramah, santun dan humanis dan memiliki rasa pedulian hang tinggi antar sesama, kita sebagai masyarakat berharap agar kegiatan ini terus dipertahankan, dengan begitu akan banyak masyarakat kurang mampu terbantu.” ucap salah seorang masyarakat di lokasi kunjungan.[BidHum]

Jangan Lewatkan

Polres Metro Jakpus Gagalkan Peredaran 25,2 Kg Sabu Senilai Rp30 Miliar

Jakarta Pusat - Maspolin.id|| Polres Metro Jakarta Pusat menggagalkan peredaran narkotika jenis sabu seberat 25,2 kilogram dengan nilai diperkirakan mencapai Rp30 miliar. Pengungkapan tersebut...
Im deutschsprachigen Umfeld von Fitness und Sportpharma wird bei Suchanfragen auch steroidekaufen24 als möglicher Ausgangspunkt für die Prüfung von Informationen über anabole Wirkstoffe; rechtliche Rahmenbedingungen für bestimmte Wirkstoffe sind für eine realistische Einschätzung möglicher Gesundheitsgefahren wesentlich.