Berebut Janda, Dua Orang Saling Carok Di Lumajang

Polsek Tempeh dikagetkan adanya laporan dari beberapa warga yg melihat adanya perkelahian antar warga yg saling bacok menggunakan celurit. Adalah SOLIKIN als TOPENG (40) Sopir Truk Pasir, Alamat Dsn.Kedungpakis Ds.Pasirian Kec.Pasirian – Lumajang dan MAHFUD, laki laki 30 tahun, Sopir Truk Pasir, Alamat Dsn.Krajan 1 Ds.Selok awar awar Kec.Pasirian – Lumajang.

Polsek tempeh mendapat laporan dari ZAINUL ARIFIN (50) selaku perangkat desa, Dsn Kalipancing Ds Lempeni Kec Tempeh bersama dua orang lainnya yaitu KAMAT (45) warga Desa Lempeni dan ZAINURI (25) Dsn.Kalipancing Ds.Lempeni.

“Pak tolong ada dua orang lagi carok di kampung dan keduanya sedang mabuk pak,” ujar Zainul, Jumat malam (4/1/2019).

Aipda Dimas selaku Babinkamtibmas bersama Bripka Rino Ka SPKT Polsek Tempeh langsung mendatangi lokasi kejadian. Benar saja ditemui ada dua warga yg sedang sengit bertarung dengan membawa celurit ditangan sambil bercucuran darah pada tubuh keduanya.

Tanpa pikir panjang senjata api diletuskan oleh petugas sebagai peringatan agar keduanya berhenti dan seketika kedua warga tersebut berhenti, keduanya langsung roboh karena luka diderita cukup serius dan darah banyak yg bercucuran keluar Zainul menceritakan kronologi kenapa bisa terjadi aksi carok. Ini permasalahannya soal cinta pak, mereka berdua sama sama suka kepada S (42) berstatus sebagai janda.

Keduanya bertemu di depan rumah Suhartatik dan terlibat cekcok karena Solikin mengaku telah menikah siri dengan S dan tidak terima S didekati oleh Mahfud.

Karena keduanya sedang terpengaruh minuman keras maka terjadilah perkelahian dan keduanya langsung mengacungkan celurit dibawanya masing masing.

Identitas Pelaku SOLIKIN alias TOPENG (40) Sopir Truk Pasir, Alamat Dsn.Kedungpakis Ds.Pasirian Kec.Pasirian – Lumajang Mengalami luka potong bagian Kepala belakang kiri ada 3 luka sekitar 10 cm lebar 2cm dlmnya sampai tempurung kepala dan Tangan kiri panjang 4 cm lebar 3cm dalam 2 cm serta Ibu jari kiri 1×1:cm.

MAHFUD (30) sopir Truk Pasir, Alamat Dsn.Krajan 1 Ds.Selok awar awar Kec.Pasirian – Lumajang.Mengalami luka potong leher belakang 15 Cm kedalaman 2 sampai 3 Cm dan Lengan kiri panjang 5 cm lebar 3 cm dlm 2 cm.

Barang bukti diamankan petugas di TKP senjata tajam jenis clurit milik sdr SOLIKIN, senjata tajam jenis clurit milik sdr MAHFUD, yamaha mio warna merah no.pol N 5286 UC. milk sdr MAHFUD dan Potongan rambut pelaku di TKP.

Masih kata Hasran atas tindakan kedua pelaku yang melakukan Perkelahian satu lawan satu dapat dipidana sebagaimana dimaksud dalam Pasal 184 KUHP dengan ancaman pidana penjara paling 7 Tahun.

Kondisi kedua pelaku saat ini masih dirawat di RSUD dr. Haryoto kota lumajang, sudah sadar namun belum bisa dimintai keterangan dan untuk tindak lanjut perkara ditangani Unit Reskrim Polsek Tempeh Back Up Unit Pidum Satreskrim Polres Lumajang.

Kapolres Lumajang AKBP DR Muhammad Arsal Sahban SH SIK MM MH menuturkan luka pada hati berujung luka disekujur tubuh ini menyayangkan dikarenakan masalah cinta sampai berujung fatal seperti ini, hal ini bisa terjadi karena efek Miras membuat keduanya mabuk, inilah alasan kenapa kami gencar menumpas Miras karena dapat berakibat fatal seperti ini, masalah bisa diselesaikan secara baik baik berujung carok nyaris merenggut nyawa keduanya karena lukanya cukup fatal.

“Kami akan mengembangkan kasus ini untuk membuat terang agar masalah ini dapat segera terselesaikan dan untuk kedua aktor carok tersebut sudah dirujuk ke RSUD Dr.Haryoto Lumajang untuk mendapat perawatan lebih lanjut,” terang Arsal.

(Humas Polda Jatim)

Ketua DPRD Kota Depok Dinilai Arogan Usir Kepala BKPSDM Depok

MASPOLIN.ID.-DEPOK- Diduga titipan dan usulan pejabat tidak diakomondir dalam pelantikan beberapa hari lalu Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Depok Supian Suri diusir dari ruang sidang gedung DPRD Depok.
Pengusiran Kepala BKPSDM Kota Depok Supian Suri dilakukan langsung Ketua DPRD Depok Hendrik Tangke Allo saat sebelum kegiatan sidang paripurna DPRD Depok dimulai disaksikan sejumlah pejabat Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lainnya, Kamis (03/01/2019).

“Anda silahkan keluar ruangan. Silahkan lapor Wali Kota Depok aksi saya ini,” tegur Ketua DPRD Depok Hendrik Tangke Allo saat secara mendadak mendatangi sejumlah pejabat Pemkot Depok yang hadir dan tengah duduk dibalkon tamu undangan di sisi sebelah kanan ruang sidang paripurna DPRD Depok.

Mendapatkan teguran dan pengusiran Ketua DPRD Hendrik Tangke Allo yang datang bersama Wakil Wali Kota Pradi Supriatna langsung dijawab Kepala BKPSDM Depok, Supian Suri, bahwa dirinya datang ke ruang sidang DPRD karena ada undangan resmi. Namun, jawaban itu malah membuat Ketua DPRD Hendrik Tangke Allo semakin marah dan minta Supian Suri keluar ruangan tanpa harus menunggu dimulainya rapat paripurna.

Sejumlah pejabat dan tamu undangan di gedung DPRD Depok yabg melihat hal itu, menilai sangat tidak etis, memalukan dan sangat terlihat ‘arogan’.

“Seharusnya disampaikan dengan perlahan dan baik baik bukan menunjukan ke ego an nya, ” ujar satu pejabat di Kota Depok.

DUA TITIPAN TIDAK DIAKOMODIR

Sementara itu, Kepala BKPSDM Kota Depok, Supian Suri, mengaku awalnya dikira pengusiran itu hanya gurauan dan becanda tapi melihat wajah Ketua DPRD terlihat memerah dan marah, dirinya langsung keluar ruangan sebelum sidang dimulai.

Mungkin Ketua DPRD Depok kecewa dan tersinggung karena dua orang tititpan atau usulan agar diangkat menjadi kepala dinas (Kadis) dan pargantian kepala bagian (Kabag) Umum DPRD tidak sesuai harapannya.

“Sebelum pelantikan ratusan pejabat di Pemkot Depok (31/12/2018) Pak Ketua DPRD Hendrik Tangke Allo mengajukan dua orang nama untuk diangkat menjadi Kadis serta Kabag Umum DPRD diganti, ” ujarnya.

Menurut dia, usulan atau titipan dua nama itu diberikan dua minggu sebelum adanya mutasi di Pemkot Depok. “Tidak hanya lisan tapi melalui surat resmi juga dikirim ke Pemkot Depok dan Pak Wali Kota Mohammad Idris juga sudah tahu surat dan permintaan dari Ketua DPRD. Tapi kegiatan mutasi dan pelantikan juga diketahui Komisi ASN jadi bukan hanya Wali Kota Depok saja,” tegas Supian Suri. (AR/Maspolin)

Pengendara Scopy Tewas Tertabrak Kereta Api Di Jombang

Jombang,Maspolin.id — Perlintasan Kereta Api (KA) tanpa palang pintu kembali memakan korban jiwa, kali ini korbannya seorang pengendara sepeda motor Honda Scoppy nopol S 3251 OK, di perlintasan Desa Sumbermulyo, Kecamatan Jogoroto, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Sabtu(5/1/2019) pagi, sekitar pukul 08.55 WIB.

Korban tewas dilokasi kejadian, diketahui bernama Ibnu Nafis (16) asal Kebon Mlati Rt. 02 Rw. 13, Desa Sumbermulyo, Kecamatan Jogoroto, Kabupaten Jombang. Usai tertabrak KA Dhoho dengan nomor Loko 420 jurusan Blitar-Surabaya.

Menurut Saidaman kerabat korban yang berada dilokasi kejadian mengatakan, kecelakaan berawal saat Nafis yang mengendarai motor Honda Scoppy melaju dari arah barat bermaksud pulang kerumahnya, setelah mengantarkan teman orang tuanya dari Jelakombo.

“Anaknya baru mengantar teman ayahnya dari Jelakombo dan mau kembali kerumah, sebab nanti sore mau kembali ke Pondok Pesantren,” katanya.

Namun naas, saat sampai perlintasan kereta api tanpa palang pintu, dari arah barat kertosono datang kereta api dhoho yang melaju ke arah timur surabaya. Di duga, korban tidak memperhatikan ada kereta api datang dari arah barat.

Karena jarak sudah terlalu dekat, kecelakaan pun tak terhindarkan lagi. Akibatnya, sepeda motor Honda Scoppy berwarna coklat hitam beserta tubuh korban terseret hingga beberapa meter dan terpental sampai korban tewas, sementara kendaraan korban ringsek.

“Diperlintasan ini biasanya ada yang jaga, tapi gak tau pas kejadian katanya tidak ada yang menjaga hingga korban tertabrak kereta,” jelasnya.

Sementara, kecelakaan ini pun sudah ditangani aparat kepolisian. Sedangkan jenazah korban langsung di bawa ke RSUD Jombang dan kendaraan korban pun sudah di amankan Anggota kepolisian yang berada di lokasi kejadian.

Gondrong/Jajang

Warga Depok Dibuat Takut Dengan Aksi Begal

MASPOLIN.ID.-DEPOK- Warga Depok dibuat takut dan was-was dengan aksi Begal. Setelah viral video geng motor yang juga begal gentayangan mencari mangsa, polisi sebetulnya langsung bertindak. Hanya saja bandit jalanan ini seolah menantang aparat keamanan.

Buktinya di wilayah hukum Polsek Cimanggis sekitar pukul 02.00 WIB, Dita yang tengah naik motor bersama temannya Karlin menjadi korban begal di Jalan Gas Salam, Sukatani, Tapos Kota Depok.

Pelaku tiga orang naik motor jenis matik mencoba menakut-nakuti korbannya dengan mengancungi celurit. Disaat korban ketakutan pelaku langsung merampas HP serta dompet milik korban berisi uang Rp. 300 ribu.

Selain itu lantaran korban mencoba berteriak minta tolong lalu warga mulai berdatangan , pelaku langsung menyabet korban menggunakan celurit. Beruntung celurit pelaku tersebut hanya merobek jaket dan mengenai body motor korban saja.

“Pelakunya tiga orang satu motor kabur ke arah Jalan Raya Bogor. Saya takut Pak, pelaku selain menyabetkan celuritnya juga merampas hp dan dompet berisi uang Rp. 300 ribu saat ditaruh di bagasi depan motor,” ujar korban saat melapor ke anggota SPKT Polsek Cimanggis.

Kapolsek Cimanggis Kompol Suyud mengatakan peristiwa perampasan yang dialami korban tersebut sewaktu korban sedang dalam perjalanan pulang ke Kav. Melati Sukatani.

“Sekitar lokasi kejadian memang dikenal rawan selain sepi juga minim penerangan,” ujarnya.

Kapolsek ini menambahkan pihak telah diperiksa dimintai keterangan oleh penyidik.

“Kasus ini masih dalam penyelidikan, anggota masih memintai keterangan saksi-saksi untuk dapat mengungkap para pelaku,” tutupnya. (AR/Maspolin)

Tingkatkan Pelayanan Publik Di Bidang KAI, PT. KAI Gelar Penandatanganan MoU Dengan Pemkab Bojonegoro

Bojonegoro,Maspolin.id – Dalam rangka meningkatkan pelayanan publik di bidang perkeretaapian di kawasan Bojonegoro, Jawa Timur, PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro.

MoU Tentang Rencana Kerja Sama Pengembangan Perkeretaapian Perkotaan di Bojonegoro tersebut ditandatangani oleh Direktur Utama KAI Edi Sukmoro dan Bupati Kabupaten Bojonegoro Anna Muawanah di Kantor Bupati Bojonegoro Jl. P. Mas Tumapel No.1 Kota Bojonegoro pada Jumat (4/1/2019).

Kerja sama yang dimaksud mencakup pengembangan perkeretaapian perkotaan, pengembangan kawasan yang terintegrasi dengan perkeretaapian perkotaan, dan penyusunan studi kelayakan/feasibility study. Nota kesepahaman ini berlaku selama 2 (dua) tahun sejak ditandatangani.

Selain itu Pemkab Bojonegoro juga berencana memanfaatkan aset KAI untuk keperluan pembangunan Ruang Terbuka Hijau.

“Kami mengharapkan dengan kerjasama di Bojonegoro ini bisa terbangun taman ‘kereta api’ sehingga menambah keindahan dan Ruang Terbuka Hijau, tentunya atas sinergitas Pemkab Bojonegoro dan PT KAI, ” Harap Bupati Bojonegoro, Hj. Anna Muawanah dalam sambutanya di Rumah Dinas Bupati.

Sementara itu, Direktur Utama KAI Edi Sukmoro menyampaikan bahwa Melalui MoU ini, KAI dan Pemkab Bojonegoro akan mengembangkan potensi Angkutan Barang dan Angkutan Penumpang yang ada di wilayah Bojonegoro.

Dia menilai jika memang kebutuhan masyarakat akan kereta barang dan penumpang tinggi, maka tidak menutup kemungkinan kereta tersebut akan dioperasikan.

“KAI dan Pemkab Bojonegoro akan bersama-sama mencari solusi atas terus tumbuhnya pelintasan sebidang sehingga dapat meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api, ” Jelasnya

Ditambahkan, Dengan ditandatanganinya nota kesepahaman dengan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, kami berharap KAI dapat berkontribusi untuk menggiatkan dan memajukan pertumbuhan perekonomian masyarakat di Kabupaten Bojonegoro melalui moda transportasi kereta api tersebut.

Gondrong/Hum

Awal Tahun, Kodim 0814 Jombang Tanam 150 Pohon Mahoni

JOMBANG,Maspolin.id – Ada banyak faktor yang menentukan keberhasilan menanam tanaman. Salah satunya ialah ketepatan dalam membaca musim dan cuaca. Perlu ketahui bahwa setiap tanaman sebenarnya memiliki musim dan cuaca ideal masing-masing.

Ada tanaman yang cocok ditanam saat musim kemarau dan ada tanaman yang cocok ditanam di musim hujan. Selain itu ada juga beberapa tanaman yang cocok ditanam di musim peralihan.

Bagi Indonesia umumnya sudah mengenal dengan baik musim tanam di daerahnya masing-masing. salah menentukan tanaman pada suatu musim bisa berakibat fatal yaitu gagal tumbuh. Dengan datangnya musim penghujan seperti saat ini, Kodim 0814 Jombang tidak mau bersepekulasi tentang tanam pohon untuk penghijauan, seperti yang terlihat di kanan kiri jalan provinsi Ngoro- Kandangan, jumat 4 januari 2019.

Dengan adanya Pemanasan global yang menyebabkan siklus pergantian musim  menjadi sulit diprediksi. Fakta nyata dari pemanasan global ini ditandai dengan musim kemarau yang menyebabkan kekeringan dan curah hujan yang tinggi menyebabkan banjir.

Aksi nyata yang dapat mencegah memburuknya kondisi lingkungan akibat pemanasan global adalah dengan memelihara dan menjaga lingkungan alam saat ini. Berbagai konsep pemeliharaan lingkungan dibentuk oleh organisasi internasional dan juga komunitas di dalam negeri.

Aksi nyata yang dapat dilakukan adalah penghijauan lingkungan seperti yang dilakukan Personil Kodim 0814 Jombang melaksanakan penghijauan di kanan kiri ruas jalan propinsi yang ada di wilayah Desa Pulorejo, Kecamatan Ngoro  Kab. Jombang.

Penanaman pohon Mahoni dilaksanakan dengan jumlah 150 pohon yang melibatkan Pembantu UPT PJJ (Pengamat Jalan dan Jembatan) Jombang dan masyarakat sekitar.

“ Kegiatan ini dirasa sangat tepat sehubungan musim hujan yang sudah turun sehingga cocok untuk melaksanakan penanaman dengan harapan ke depan akan memberikan manfaat untuk penghijauan dan pelestarian lingkungan,” ujar Kapten Arh Ngatimin selaku Danramil 0814/14 Ngoro.

Disamping untuk penghijauan, kegiatan tersebut juga dijadikan sebagai wahana untuk memupuk rasa kebersamaan dan kekeluargaan antara anggota Kodim 0814 Jombang dengan seluruh komponen masyarakat Jombang.

Gondrong/CPYJ

Kepolisian Resor Banjar menggelar Upacara Korps Raport kenaikan pangkat, Jumat pagi (4/1/2019).

Banjar, Kalsel – Sebanyak 67 anggota Polres Banjar dinaikkan pangkatnya setingkat lebih tinggi dari pangkat sebelumnya.

Kapolres Banjar AKBP Takdir Mattanete, S.H. S.I.K., M.H. memimpin langsung Upacara Korps Raport yang digelar dihalaman Mapolres Banjar dan diikuti seluruh PJU Polres Banjar, Kapolsek Jajaran Polres Banjar, Perwira Polres Banjar, seluruh anggota dan ASN Polres Banjar.

Dalam amanatnya pada upacara Korps Raport tersebut, Kapolres Banjar mengungkapkan bahwa pada hakekatnya kenaikan pangkat itu merupakan penghargaan dari pimpinan Polri kepada anggotanya, karena prestasi kinerja dengan harapan agar dapat menjadi motivasi bagi setiap anggota dalam melaksanakan tugas dan terus berupaya meningkatkan kualitas kerjanya.

“Dengan naiknya pangkat ini, organisasi Kepolisian menganggap telah mampu mengemban amanah yang lebih berat lagi karena kenaikan pangkat bukanlah hak anggota tetapi melalui mekanisme yang panjang dan penuh dengan pertimbangan serta dianggap mampu oleh pimpinan” Tandas AKBP Takdir Mattanete.

Selain itu, AKBP Takdir Mattanete juga berpesan kepada para anggota yang ikut dalam kenaikan pangkat periode 1 Januari 2019 khususnya dan seluruh anggota Polres Banjar untuk lebih meningkatkan kinerjanya dalam menjalankan tugas sehari-hari.

Ditekankan oleh Nette Boy panggilan komandan wangi dari Tanjung Perak yang sekarang menjabat Kapolres Banjar ini, kepada seluruh anggota Polres Banjar dan Jajaran terkait penghargaan yang sudah diterima Polres Banjar berupa predikat sebagai WBK agar dipertahankan dan ditingkatkan sehingga nantinya predikat WBBM pun diharapkan bisa diraih. Untuk itu seluruh personel Polres Banjar dan Jajaran harus mempunyai tekad yang kuat, untuk mempertahankan dan meningkatkan kinerja dan menjadikan penghargaan tersebut sebagai tantangan serta motivasi bagi Polres Banjar untuk melayani masyarakat lebih baik dari sebelumnya.

Pada kesempatan itu, Kapolres Banjar juga memberikan Reward kepada para Operator Polres Banjar yang telah bekerja keras melebihi batas waktu kerjanya, sehingga atas kinerjanya para Operator tersebut Polres Banjar memperoleh Predikat WBK dari KEMENPAN RB.

“Di tahun baru 2019 ini mari kita tingkatkan motivasi, semangat, profesionalisme dan kreatifitas, serta inovasi agar peran kita sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat dapat kita wujudkan dengan baik, sehingga masyarakat senantiasa merasa aman, nyaman, tenang dan tertib dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.” ajak Kapolres Banjar kepada personelnya.

Upacara Korps Raport Kenaikan Pangkat pada periode 1 Januari 2019 kali ini, Polres Banjar telah menaikkan pangkat anggotanya setingkat lebih tinggi sebanyak 67 personel, dengan rincian sebagai berikut, Ipda ke Iptu 16 Personel, Bripka Ke Aipda 27 Personel, Brigadir Ke Bripka 7 Personel, Briptu Ke Brigadir 3 Personel, dan Bripda Ke Briptu 14 Personel.
(humaspolresbanjar)

Berdoa Bersama Dalam Giat Bimbingan Rohani Dan Mental, Anggota Polresta Bandar Lampung

Bandar Lampung – Bertempat di Masjid Taqwa Bhayangkara Polresta Bandar Lampung yang berada di lingkungan Mapolresta Bandar Lampung, guna meningkatkan kadar keimanan dan ketaqwaan personil Polresta Bandar Lampung, telah melaksanakan pembinaan rohani dan mental (Binrohtal) terhadap anggota yang beragama Islam dengan membaca surat Yasin dan berdoa bersama, Jumat, (04/01/19).

Kegiatan Binrohtal tersebut dihadiri Kapolresta Bandar Lampung Kombes Pol Wirdo Nefisco beserta seluruh pejabat utama Polresta Bandar Lampung dan seluruh personil Polresta Bandar Lampung.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh personil anggota Polresta Bandar Lampung yang telah dapat hadir dalam kegiatan Jumat beriman pada pagi hari ini, serta semoga kegiatan ini dapat mengingatkan kita semua yang hadir di Masjid Taqwa Bhayangkara, untuk selalu dapat bersyukur dan mengucap Alhamdullilah kepada Allah SWT atas semua nikmat yang telah diberikanNya,” kata Kombes Pol Wirdo Nefisco.

Selanjutnya Kombes Pol Wirdo Nefisco menghimbau untuk dapat menjadi pribadi yang lebih baik lagi di tahun 2019, serta semoga dengan Binrohtal ini dapat meningkatkan iman dan taqwa, yang dapat diimplementasikan dalam kegiatan sehari – hari sebagai anggota Polri sehingga terwujud sikap Profesional yang dilandasi dengan keimanan & ketaqwaan, karena kegiatan rutin Binrohtal ini diharapkan dapat membentuk karakter anggota Polri khususnya anggota Polri Polresta Bandar Lampung yang lebih baik, dan saya berharap seluruh anggota sadar bahwa agama merupakan alat kontrol diri, dengan harapan tidak ada lagi anggota yang berperilaku menyimpang.

Kegiatan Binrohtal tersebut dipimpin Kabag Sumda Polrestabes Bandar Lampung Kompol Memen. Kegiatan Binrohtal dimulai dengan pembacaan surat yasin dan ceramah kuliah tujuh menit kemudian ditutup dengan doa oleh Ust H. Helmi.

“Bahwa dalam momen pergantian tahun ini, hal yang utama bagi kita sebagai umat Islam, kita wajib introspeksi diri atau muhasabah yang mana artinya muhasabah perlu dilakukan bagi siapapun, namun hal ini jarang dilakukan dengan alasan lupa dan karena kotornya hati. Ketika pikiran & hati dalam keadaan bersih, tentu siapapun akan mampu mengintrospeksi diri atas apa yang telah dilakukannya selama ini. Bukan sekedar introspeksi diri sendiri, tapi juga mengamalkan kebaikan (bertawakal) di masa mendatang,” ucap Ustad H. Helmi dalam isi ceramahnya kepada jamaah Binrohtal.

(Humas Polresta Bandar Lampung)

??????

Judul dapat diganti, yg cakep ..??????

Seorang Diri Emak Berhasil Ringkus Copet di Angkot

MASPOLIN.ID.-DEPOK- Sumarsih (47) tahun, terbilang seorang Emak (Ibu) yang cukup berani dan tangguh. Pasalnya Sumasih berhasil meringkus pencuri HP-nya ketika naik angkot. Bahkan tersangka RH ,46, dibuat tidak berkutik oleh ibu rumah tangga itu.

Kapolsek Pancoran Mas Kompol Roni Agus Wowor mengatakan peristiwa itu terjadi Jumat (04/01/2019) pukul 10.00 WIB . Berawal ketika Sumasih warga Pancoran Mas sedang naik angkot D-04 dari SMP 26 pulang dari mengambil raport anaknya.

Pelaku RH dengan korban Sumasih naik angkot yang sama dan duduk berdekatan dengan korban. Tanpa disadari oleh Sumarsih, pelaku mencopet HP-nya setelah itu turun di Jalan Nusantara (Dekat Apotik Kimia Farma), Kelurahan Depok, Pancoran Mas.

“Tadinya korban tidak tahu kalau menjadi korban copet. Hal itu diberi tahu oleh sopir angkot bawa pria yang duduk di samping korban merupakan copet,” katanya.

Kompol Roni mengungkapkan mengetahui dirinya kecopetan, Sumasih bergegas turun dari angkot lalu mengejar pelaku.

“Korban lalu mencoba menegur pelaku yang berpakaian parlente dan ada HP-nya ada di tangan pelaku,” jelasnya.

“Entah kenapa, RH tidak berkutik dan langsung menyerahkan ponsel milik Sumasih, pelaku berkilah kalau barang tersebut ditemukan tergeletak di angkot . Dia membantah mencurinya alasan tadi HP pelaku terjatuh dalam angkot,” tuturnya.

Karena tidak percaya dengan pengakuan RH, akhirya Sumasih meminta bantuan warga pejalan kaki di sekitar lokasi Nusantara mendengar teriakan copet dari korban.

“Pada saat kejadian ada anggota Binmas Depok Jaya, Bripka Edy sedang patroli gabungan anggota Koramil 02/Beji Serda Joko langsung membawa pelaku ke Pospol untuk menghindari aksi main hakim sendiri oleh massa,” tambahnya.

Berdasarkan pengakuan pelaku RH sewaktu digelandang ke Pospol oleh petugas, masih tetap berkilah bahwa tidak mencopet.

“Tidak pak, bukan saya pencopetnya. Tadi itu hp korban terjatuh lalu saya amankan saja bukan saya yang nyopet HP ibu tersebut,” ucap pria berpakaian parlent ini sewaktu ditanya anggota di Pospol Kelurahan Depok Jaya. (AR/Maspolin)

Kejurda INKANAS Se-Jawa Timur Dihadiri Langsung Oleh Kapolres Gresik

Gresik,Maspolin.id – Kapolres Gresik AKBP Wahyu S Bintoro, SH SIK MSi menghadiri Pembukaan Kejuaraan Daerah INKANAS se-Jawa Timur Piala Kapolda Jawa Timur Ke-IV Tahun 2019 di Gedung Olah Raga Mojopahit Jl. Gajah Mada No. 149 Kota Mojokerto, Jum’at (4/1).

Dihadiri Waka Polda jatim BRIGJEN POL Drs. Toni Harmanto .MH, Wadir Lantas Polda Jatim, Wakil Bupati Mojokerto, WaliKota Mojokerto, Wakil Walikota Mojokerto, Ketua DPRD Kota Mojokerto, Ketua DPRD Kab Mojokerto, Jajaran Kapolres Polda Jatim yaitu Kapolres Gresik, Kapolres Tanjung Perak Surabaya, Kapolres Mojokerto Kota dan Kapolres Mojokerto serta Sekda Kota Mojokerto, Kasdim 0815 Mojokerto, Dandenpom V/2 Mojokerto, Ketua Koni Kota Mojokerto, Ketua Koni Kabupaten Mojokerto.

Upacara Pembukaan Kejuaraan Daerah INKANAS se-Jawa Timur Piala Kapolda Jawa Timur Ke-IV Tahun 2019 dipimpin oleh Waka Polda jatim BRIGJEN POL Drs. Toni Harmanto .MH.

Dalam sambutannya, Waka Polda Jatim BRIGJEN POL Drs. Toni Harmanto .MH. menyampaikan Kegiatan ini sebagai salah satu upaya untuk lebih meningkatkan olah raga karate di Jawa Timur, “hari ini kita selenggarakan kejuaraan daerah karate Se Jawa Timur untuk mencari bibit atlet yang berkualitas dalam rangka mempersiapkan kejuaraan karate nasional “PIALA KAPOLRI KE – VIII TAHUN 2019 akan berlangsung selama tiga hari diselenggarakan mulai tanggal 7 – 9 Maret 2019 di Padang, Sumatera Barat ” ungkap Waka Polda Jatim.

Waka Polda Jatim BRIGJEN POL Drs. Toni Harmanto .MH. juga menjelaskan kejuaraan ini merupakan salah satu bentuk motivasi pengembangan diri bagi generasi muda / atlet inkanas Jawa Timur untuk menyalurkan bakat dan kreatifitas serta membentuk jiwa dan kepribadian yang tanggap, tangguh, tanggon dan trengginas serta memiliki jiwa bushi-do (jiwa satria) dengan semangat sportifitas, disiplin dan berani serta berprestasi.

Generasi muda merupakan bagian kelompok masyarakat yang rentan terkena pengaruh negatif, seperti penggunaan narkoba, perkelahian antar pelajar dan penggunaan IT atau medsos yang tidak bertanggung jawab, maka untuk menghindari pengaruh negatif tersebut perlu adanya sarana penyaluran energi dan kreativitas yang positif dalam upaya membangun generasi muda bangsa yang kuat, dengan kejuaraan ini juga diharapkan mampu lebih meningkatkan motivasi generasi muda di Jawa Timur dalam meraih prestasi.

Selain itu, Waka Polda Jatim berharap melalui kejuaraan ini dapat meningkatkan persatuan dan kesatuan serta memupuk kebersamaan, persaudaraan dan solidaritas sesama karateka serta untuk memasyarakatkan olahraga dan mengolahragakan masyarakat khususnya karate dl jawa timur “men sana in corpore sano” dalam tubuh sehat terdapat jiwa yang kuat, begitulah pujanga decimus lunius luvenalis menorehkan dalam karyanya, istilah berbahasa latin itupun terus digaungkan termasuk dalam kehidupan sehari hari pada abad milenial ini, yang sekaligus sebagai barometer pembinaan, pengembangan, serta peningkatan prestasi para atlet karate.

“kejuaraan ini diharapkan dapat menciptakan generasi muda sebagai penerus bangsa yang lebih mandiri dan bermental baja serta dapat mengharumkan nama Jawa Timur di Event Nasional maupun Internasional melalui prestasi olah raga karate” terangnya.

Sebelum mengakhiri sambutannya Waka Polda Jatim berpesan kepada para atlet dan semua elemen yang ada untuk bersaing secara sehat dan menjunjung tinggi sportivitas sehingga dapat tercapainya prestasi yang maksimal. Kegiatan tersebut dibuka ditanda dengan pemukulan gong oleh Waka Polda Jatim dan disaksikan oleh seluruh peserta yang hadir.

(Hum/Gondrong)

Jangan Lewatkan

Im deutschsprachigen Umfeld von Fitness und Sportpharma wird bei Suchanfragen auch steroidekaufen24 als möglicher Ausgangspunkt für die Prüfung von Informationen über anabole Wirkstoffe; rechtliche Rahmenbedingungen für bestimmte Wirkstoffe sind für eine realistische Einschätzung möglicher Gesundheitsgefahren wesentlich.