Security Wajib Waspadai Tempat Rawan dan Hindari Bentuk Pelanggaran

Cilacap – Letkol Inf Robertus Agus Prananto Akoso, Section Head Security Pertamina RU IV memimpin apel gabungan TNI-Polri dan Security Pertamina RU IV di Gedung Patra Graha, Cilacap, Senin (31/12/2018) pagi.

Apel gabungan ini dalam rangka kesiapan akhir tahun 2018, dan dihadiri Head Group III Security Pertamina Mayor Inf M Aziz, Pjs Pasops Lanal Cilacap Kapten Laut (P) Yana H, Kepala Non Physical Pertamina RU IV Ristanto Heru Widodo, dan Manager HSE Pertamina RU IV Ian.

Adapun peserta apel terdiri dari 1 pleton anggota Lanal Cilacap, 1 pleton anggota Polres Cilacap, 1 pleton anggota Kompi Brimob Kroya, 1 pleton anggota Non Physical Pertamina RU IV, dan 2 pleton security Pertamina RU IV.

Dalam kegiatan tersebut juga dilakukan penyerahan piagam penghargaan kepada security berprestasi 2018.

Robertus mengatakan, apel gabungan yang dilaksanakan pada akhir tahun 2018 ini untuk melihat kesiapan personel dan pendukung lainnya dalam rangka pengamanan pergantian tahun baru di area Pertamina RU IV terhadap adanya ancaman, gangguan, dan hambatan terhadap Pertamina RU IV.

Bagi personel TNI dan Polri yang terlibat secara aktif, dia mengharapkan dapat membantu satuan pengamanan terhadap ganggunan, ancaman, dan hambatan di area Pertamina RU IV. “Pertamina RU IV merupakan salah satu obyek vital (obvit) aset negara yang memproduksi BBM untuk memenuhi kebutuhan Pulau Jawa dan bagian timur Indonesia,” ungkap dia.

Dia berharap, apel kesiapan menjelang akhir tahun ini masing-masing ketua dapat mengecek dan memberi arahan kepada anggotanya sesuai prosedur, agar apabila ada kendala dapat ditangani secara cepat

“Bagi security Pertamina RU IV agar melaksanakan penanganan masalah secara preventif dan persuasif sesuai SOP,” imbuhnya.

Untuk itu, yang harus dipedomani antara lain pelihara komunikasi dan koordinasi yang baik dengan instansi lain, jaga fisik, mental, dan disiplin, waspadai tempat-tempat rawan, bertindak cepat dan tepat dalam melaksanakan pengamanan sesuai SOP, dan hindari bentuk pelanggaran. (Estanto)

Jago Merah Kembali Hanguskan Sepeda Motor Dan Avansa Di SPBU Wonorejo Kediri

Kediri,Maspolin.id Kebakaran terjadi malam ini di SPBU Dusun Biro, Desa Wonorejo, Kecamatan Puncu, Kabupaten Kediri, sekitar pukul 19.00 wib. Akibat kebakaran tersebut, 1 unit sepeda motor jenis Beat milik Joko (33 tahun), beralamat di Desa Satak, Kecamatan Puncu dan 1 unit mobil jenis Avanza milik Sutono (51 tahun), beralamat Desa Besowo, Kecamatan Kepung, terbakar habis.

Sebagaimana dilaporkan Danramil Puncu, Kapten Inf Sutrisno, akibat kebakaran tersebut, mengakibatkan kerugian materiil, yang diperkirakan mencapai Rp 700.000.000,- ,sudah termasuk sepeda motor, mobil serta SPBU. Tidak ada korban jiwa, akibat kebakaran yang terjadi SPBU Desa Wonorejo tersebut. Kebakaran terjadi diantara pengisian bahan bakar premium dan pertalite.

Seangkan menurut keterangan Kiki (22 tahun), penjaga SPBU, kebakaran diduga disebabkan percikan api bersumber dari salah satu sepeda motor (pembeli bbm yang sedang membawa jirigen ukuran kecil). Kemudian, selang beberapa detik, muncul api kecil dan membesar begitu cepat.

Seketika itu juga, api membakar sepeda motor, ditambah jirigen si pemilik yang berada tepat didekat kendaraan. Upaya untuk memadamkannya dilakukan, tetapi api kian membesar dan penjaga maupun pemilik sepeda motor menjauh dari lokasi kebakaran.

Sutono, pemilik mobil, menjelaskan awal mula kebakaran tersebut terjadi. Api diketahui membesar secara tiba-tiba dan ia sendiri berupaya memadamkannya. Dalam waktu singkat, api menyambar mobil miliknya dan khawatir keselamatan jiwanya, iapun menjauh dari lokasi kebakaran tersebut. Tak begitu lama, terjadi ledakan kecil, diduga ledakan itu bersumber dari tangki bahan bakar sepeda motor atau mobil yang terbakar tersebut.

Dari keterangan Joko, pemilik sepeda motor, tiba-tiba ada percikan api dari sepeda motornya dan ia mengaku tidak mengetahui apa penyebabnya. Upaya memadamkannya, juga sudah dilakukan, tetapi tak kunjung padam. Api begitu cepat muncul dan membesar, iapun segera menjauh dari lokasi kebakaran untuk menyelamatkan diri.

Sementara itu, Babinsa Wonorejo, Serda Baderi menjelaskan upaya pemadaman kebakaran tersebut dan menurut keterangannya, satuan pemadam kebakaran tiba dilokasi sekitar pukul 19.30 wib dengan membawa 2 unit mobil pemadam kebakaran. Api baru bisa dijinakkan sekitar pukul 20.00 wib oleh satuan pemadam kebakaran, setelah lebih dari 30 menit berupaya memadamkannya. Diduga kebakaran tersebut, bersumber dari salah satu kendaraan yang antri membeli bahan bakar di SPBU.

Kejadian ini segera ditindaklanjuti oleh pihak kepolisian, dalam hal ini Polsek Puncu, terkait penyebab sebenarnya dari kebakaran tersebut dan dipastikan, tidak ada korban jiwa saat kebakaran itu terjadi.

Gondrong/Hum

Persiapkan Tahun Baru Aman, Polsek Jatirogo Himbau Bengkel Tak Layani Pemasangan Knalpot Brong

TUBAN,Maspolin.id – Anggota Polsek Jatirogo sambangi bengkel sepeda motor diwilayah Kecamatan Jatirogo Tuban. Polisi memberikan himbauan kepada pemilik bengkel agar tidak menyediakan dan tidak menerima pemasangan knalpot brong. Senin,(31/12/2018).

Dalam kegiatan tersebut petugas juga menitipkan pesan Kamtibmas terkait malam pergantian tahun baru 2018-2019 agar masyarakat terutamanya pemuda untuk tidak mengadakan konvoi kendaraan, tidak menggunakan knalpot brong, mematuhi rambu-rambu lalulintas, mentaati alih arus oleh petugas Kepolisian dan tidak buang sampah sembarangan.

“Kami melakukan sosialisasi agar pemilik bengkel tidak menerima pemasangan knalpot brong menjelang tahun baru ini,” kata Bripka Sugianto anggota Polsek Jatirogo.

Tindakan itu dilakukan petugas untuk mengantisipasi banyaknya motor berknalpot brong, serta meminimalisir terjadinya pelanggaran maupun kecelakaan lalulintas serta Tindak Kriminalitas lainnya.

‌Terpisah, Kapolsek Jatirogo AKP Budi Santoso,S.H.,M.H. mengatakan bahwa bila nanti didapati yang menggunakan knalpot Brong akan kami tindak tegas, karena melanggar pasal 285 ayat 1 UULLAJ.

‌(Hum/Gondrong)

SURAT AKHIR TAHUN DARI PENDIRI MASPOLIN

Depok, 31 Desember 2018.

Salam sejahtera bagi kita semua.
Tinggal beberapa jam lagi kita akan meninggalkan tahun 2018 menuju tahun yg baru 2019.

Sebagai pribadi, saya banyak memperoleh kenangan di tahun 2018. Sudah sewajarnya jika kenangan tersebut terdiri dari kenangan yg buruk maupun yang baik. Tetapi sebagai pribadi yang selalu optimis, saya lebih suka berbicara hal yang baik daripada yang buruk.
Hal yang baik selalu menjanjikan harapan dan kecerahan. Selalu menyenangkan dan menyimpan harapan-harapan untuk kemajuan bagi diri sendiri maupun bagi orang lain, untuk menjadi yang lebih baik lagi.
Selalu….

Salah satu hal yang terbaik yang saya alami adalah berdirinya kembali Maspolin. Dimana saya bisa memiliki sahabat-sahabat terbaik selain juga bisa mengenal dan bekerja sama dengan teman-teman Polri dan sahabat Maspolin yang luar biasa.
Dimulai dari bergabungnya saya di Halo Dunia ditahun 2016 yang akhirnya mengantarkan saya mendirikan Maspolin yaitu Masyarakat dan Polisi Indonesia.
Sejak berdirinya di tanggal 22 September 2016, Maspolin telah mengalami kemajuan pesat dan juga mati suri panjang.

Mungkin dalam sejarah media online didunia, inilah kali pertama ada media online yang manajemennya di kelola oleh para sukarelawan, tidak memiliki kantor, dan anggota redaksinya tersebar diberbagai kota di Indonesia. Banyak yang bilang dan memprediksi bahwa Maspolin bisa menjadi besar banget bila berhasil menghimpun berita2 langsung tangan pertama dari para Kapolres atau Kabid Humas diberbagai Polda yang bermitra dengan Maspolin. Buat saya, hal tersebut bisa terjadi bilamana SDM Maspolin siap. Selain SDM ada lagi yang perlu dilakukan oleh Maspolin, yaitu kemitraan. SDM yang baik tetap membutuhkan kemitraan yang kuat. Untuk itu saya ingin selalu membangun pengertian dan kepercayaan dengan teman-teman Polri. Saya meyakini bahwa tingkat tertinggi daripada suatu kemitraan atau partnership adalah Kepercayaan lalu sesudahnya adalah Pengertian.

Dalam perjalanan Maspolin yang baru seumur jagung, Maspolin juga sudah mengalami berbagai cobaan layaknya sebuah organisasi media besar. Keberadaan Maspolin selalu di curigai karena non profit. Apakah bisa bertahan tanpa ada gaji atau honor bagi pengelolanya? Berbagai pihak, bahkan kawan2 media banyak mencurigai kemunculan Maspolin. Meragukan berbagai hal dan segi dari Maspolin atau bahkan menjadi ngeri melihat sepak terjang Maspolin akhir2 ini, yang baru seumur jagung, tetapi mampu dengan gencar membanjiri medsos dengan berita2nya.

Satu hal yg lebih membuat gonjang ganjing lagi, adalah larangan yang saya keluarkan sejak awal berdiri ditahun 2016, untuk anggota Maspolin agar tidak minta-minta uang kepada para Kapolres atau mitra Maspolin dengan alasan apapun. Semua kegiatan yang diselenggarakan oleh Maspolin dilakukan secara free tanpa imbalan apapun.
Saya tidak main-main dengan aturan larangan ini, dan sudah banyak teman2 Maspolin yg terkena kartu kuning maupun kartu merah. Saya tidak percaya bahwa trust bisa kita bangun bilamana orientasi di kepala kita mengedepankan money oriented.
Seharusnya uang kita peroleh sebagai dampak daripada kepercayaan yang tumbuh dan bukan sebaliknya.
Pertanyaan besarnya adalah, bagaimana kita mau membangun citra polisi yang baik bilamana kita sendiri sudah terkesan mempunyai citra yang buruk?
Untuk itulah saya ingin kita sebagai Maspolin’ers mempunyai integritas untuk menjadi lembaga pembela Polri dengan citra yang baik, diusahakan tanpa cacat.

Menyongsong tahun 2019 saya ingin minta maaf, baik kepada para sahabat Maspolin dan sahabat2 mitra Polri bilamana ada kesalahan dan ketersinggungan yang saya buat. Dan yakinlah bahwa itu bukan kesengajaan.
Sejak lama saya sudah meyakini bahwa membuat keputusan pasti tidak bisa menyenangkan dan memuaskan semua pihak. Karena menjadi pemimpin juga bukan menjadi alat pemuas bagi semua orang.

Di tahun 2019 saya ingin Maspolin di-sah-kan dan diakui secara hukum sebagai komunitas yang membantu kinerja Polri khususnya dalam bidang berita dan counter opini. Untuk itu sejak awal Desember 2018 saya sudah mendaftarkan Maspolin pada Menkumham dan pengesahan Maspolin sebagai Perkumpulan sedang diurus oleh:

Notaris dan PPAT:
Erry Yuliani, SH
Hp 0812-9696-5192

Dalam hal pengurusan pengesahan Maspolin sebagai perkumpulan yang sah diperlukan akte pendirian dimana terdapat 16 nama pendiri Maspolin yang bersama-sama dengan saya berjuang dan setia mendampingi saya membawa nama Maspolin hingga saat ini. Beberapa merupakan pendatang baru yang saya yakini akan menunjang dan loyal terhadap Maspolin. Siapakah mereka? Berikut nama-nama para pendiri:

1. Kombes Pol Drs Dwi Setiyadi
2. Akbp Soenardi, SIK
3. Akbp Edy Sumardi P, SIK
4. Kompol Bayu Suseno, SIK
5. Ji’an Wagiyanto
6. Ario Baskoro
7. Mukti Ali
8. Arinta P Lenggono
9. DP Handayani
10. S Stanley Sumampouw
11. Mpop Purnamasari
12. Denny Manayang
13. Firdaus AEN Bahwie
14. Medi Gusmarizal
15. Arif Rahman
16. Rochmulyati A Yun

Selanjutnya Perkumpulan Maspolin ini akan membawahi berbagai anak usaha media yang masing-masing usaha akan berbentuk Perseroan Terbatas atau PT

Saya juga tidak melupakan jasa teman-teman lain yg mengsupport berdirinya Maspolin, yang tidak dapat saya sebutkan satu per satu. Teman-teman Polri, jurnalis dan masyarakat umum.

Mari kita songsong tahun 2019 dengan harapan-harapan serta usaha yang keras dalam semangat yang tinggi untuk mewujudkan Maspolin dan Polri yang hebat.

SELAMAT TAHUN BARU 2019

Salam Maspolin dan Tribrata,

S Stanley Sumampouw,
Pendiri Maspolin.

Wakil Wali Kota Depok: Kondusif Perayaan Natal di Kota Depok

MASPOLIN.ID.-DEPOK- Wakil Wali Kota Depok, Pradi Supriatna menegaskan bahwa Perayaan Natal di Kota Depok berlangsung kondusif. Hal tersebut dikatakan Wakil Wali kota Depok Pradi Supriatna, di tengah masyarakat Kota Depok yang majemuk, terjaga hingga sekarang rasa tolerasi dan menghargai.

“Di Kota Depok, merupakan salah satu wilayah yang terbilang cukup aman dari masalah yang terjadi, dikarenakan SARA, pertikaian, ataupun konflik agama. Sebab, sesuai visi Kota Depok yaitu unggul nyaman dan religius , masyarakat ditanamkan untuk saling menghargai,” ujar Pradi Supriatna, Jumat (28/12/2018).

Dikatakan Pradi, dalam menjaga keamaanan dan konflik di wilayah, tentunya ada peranan masyarakat di dalamnya. Oleh karena itu, Pemerintah Kota Depok tidak dapat bekerja sendiri tanpa bantuan masyarakat sekitar.

“Ini bukan hanya tugas Pemerintah, Kepolisan, atau TNI saja. Masyarakatpun turut serta dalam menjaga wilayah, dengan melaporkan jika terjadi hal-hal yang memicu adanya konflik kepada pihak berwajib,” jelasnya.

Dirinya menambahkan,  perayaan keagaman seperti ini, sebaiknya menjadi momentum evaluasi diri, dengan apa yang sudah dikerjakan sebelumnya. Terlebih, saat ini Indonesia sedang berkabung, dengan banyaknya bencana alam yang merenggut banyak korban jiwa.

“Daripada memancing konflik, lebih baik  kita bersama-sama berdoa bagi  saudara kita yang tertimpa musibah. Salah satunya dengan doa bersama di wilayah, salat istikharah , ataupun kegiatan positif lainnya,” pungkasnya. (AR/Maspolin)

Cegah Narkoba Dan Berita Hoax, Polres Pamekasan Bersama Para Pemuda Dan Pelajar Gelar Kampanye

PAMEKASAN,Maspolin.id – Untuk mencegah beredarnya berita hoax dikalangan pemuda dan pelajar, Polres Pamekasan menggelar kampanye anti Hoax dan anti Narkoba di halaman Mako Polres Pamekasan. Minggu (30/12/2018)

Kegiatan yang dikemas dengan berolahraga bersama ini, dihadiri Kapolres Pamekasan AKBP. Teguh Wibowo S.I.K, Kasat Binmas, AKP Khoirul Anwar, SH. MH, Kasat Narkoba, AKP. M Sjaiful, Pejabat Utama lainnya, serta anggota Bhayangkari.

Kapolres Pamekasan AKBP. Teguh Wibowo mengatakan bahwa, pemuda dan pemudi di Kabupaten Pamekasan harus siap perangi Narkoba dan perangi berita Hoax.

“Kegiatan Ini merupakan salah satu bentuk komitmen kami untuk memberantas Narkoba dan anti berita Hoax, terutama menjelang malam pergantian tahun dan pemilu 2019 mendatang,” tuturnya.

Sementara Kasat Binmas Polres Pamekasan, AKP. Khoirul Anwar, SH. MH. menambahkan bahwa kampanye seperti ini penting dilaksanakan dengan melibatkan para pemuda dan pelajar tingkat SMA dan MA yang ada di Pamekasan.

“Kegiatan ini bertujuan menyampaikan pesan kepada pemuda dan pemudi serta pelajar agar menjauhi Narkoba dan siap perangi Hoax, ada sekitar 300 pelajar setingkat SMA dan MA se Kabupaten Pamekasan yang ikut kegiatan ini dengan harapan, pemuda milenial kita mampu menjadi ikon untuk memerangi Hoax dan Narkoba,” pungkasnya.

Halili

Tim Dari Resmob Sat Reskrim Polres Lumajang Tembak Pencuri Avanza

LUMAJANG,Maspolin.id – Tim dari Resmob Sat Reskrim Polres Lumajang tembak pencuri mobil Avanza di wilayah hukum Polres Banyuwangi, Jumat (28/12/2018) sekitar pukul 18.00 WIB.

Pelaku Andri Kurniawan ( 31) alamat Jl.Letjen Suprapto XVI/65 Lingk. Krajan Ds. Kebonsari Kec. Sumbersari Kab. Jember dan Muchamad Sholeh (31) Alamat Jl.Kapten Piere tendean Ds. Gadingsari Kec. Lumajang Kab. Lumajang. Mereka dalang dibalik hilangnya Avanza bernopol N 1415 YT Th. 2012 dengan warna dasar kendaraan Silver metalik saat diparkir di Jln. Mayor kamari sampurno Kel. Ditrotrunan Kec. Lumajang Kab. Lumajang ini.

Petugas harus mengeluarkan tembakan peringatan beberapa kali agar pelaku menyerah. Hal tersebut tidak membuat takut dan malah semakin membjat pelaku berlari kencang. Akhirnya ada petugas yg berhasil mendekati pelaku dan menjegal kaki tersangka.

Dalam keadaan terdesak ini, pelaku masih memberontak dan mencoba melawan serta melukai petugas. Dengan terpaksa, petugas memberikan tindakan tegas terukur yakni menembakan timah panas kepada kaki pelaku. Akhirnya tersangka ambruk dan diborgol selanjutnya dibawa kedalam mobil.

Sedangkan pelaku satunya lagi juga harus ditembak karena tidak mengindahkan arahan lisan serta tembakan peringatan petugas untuk berhenti dan menyerah.

Kapolres Lumajang AKBP DR Muhammad Arsal Sahban SH SIK MH MM memang menginstruksikan perang terhadap pelaku kriminal.

“ Saya perintahkan jajaran saya untuk tidak segan-segan menembak pelaku kriminal yg meresahkan masyarakat. khususnya begal, curanmor maupun pecurian sapi. Apalagi jika sudah membahayakan jiwa petugas serta masyarakat luas, silahkan petugas dilapangan melumpuhkan dengan timah panas,” tegas Arsal.

Kedua pelaku sendiri diancam Pasal 363 KUHP, yakni secara bersama sama melakukan pencurian sebagaimana dimaksud dengan ancaman pidana penjara selama 7 tahun.

Gondrong/Hum

Juniah Warga Beji Korban Tsunami Banten Dimakamkan

MASPOLIN.ID.-BEJI, DEPOK- Juniah (62 tahun) warga RT 09/01, Kelurahan Beji, Kecamatan Beji, Depok yang mengalami luka serius saat Tsunami Banten akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya di Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Minggu (30/12/2018).

Juniah merupakan salah satu korban Tsunami Banten dari  rombongan g
Gathering Kemenpora di Cikadu, Tanjung Lesung, Kabupaten Pandeglang, Banten.

Informasi dari anak korban, Supri Awaludin menjelaskan bahwa orang tuanya almarhumah Juniah ditemukan di lokasi wisata Tanjung Lesung pada Minggu sore (23/12/2018) sekira pukul 17.00 WIB pasca kejadian tsunami pada Sabtu (22/12/2018).

“Ibu saya ditemukan dalam kondisi hilang ingatan akibat luka benturan di bagian kepala, badan dan kaki. Setelah ditemukan langsung kita bawa ke RS Cibubur,” jelas Supri di kediaman ibunya.

Sekitar dua jam ditangani di RS Cibubur, lanjut Supri, kemudian di rujuk ke RS Polri Kramat jati untuk mendapatkan perawatan intensif. Namun selama tujuh hari dalam perawatan, kondisi kesehatan ibunya semakin memburuk, hingga akhir menghembuskan nafas terakhirnya pada Minggu (30/12/2018) pukul 06.30 WIB

Selanjutnya Jenazah Juniah dimakamkan di pemakaman Kramat Beji, Depok diantar ratusan warga, dan keluarga almarhum.

Almarhum Juniah meninggalkan 3 orang anak dan almarhum dikenal warga sangat aktif dalam berbagai kegiatan di lingkungan.

“Semasa hidupnya, almarhum sering bersosialisasi dengan warga dan aktif dalam berbagai kegiatan,” ucap Ketua RT09/01, Adi Gamur saat mengiringi jenazah ke tempat peristirahatan terakhirnya.(AR/WND/Maspolin)

Zero Miras, Polres Lumajang Berhasil Amankan 45 Botol Miras

LUMAJANG,Maspolin.id – Patroli berskala besar digelar Polres Lumajang setiap malam minggu berhasil menyita 45 botol miras dengan berbagai jenis seperti Arak, Mansion dan Vodka di dua tempat berbeda, Sabtu (29/12/2018).

Apel gelar pasukan Patroli skala besar dilakukan pada pukul 22.00 WIB dan kegiatan berakhir 01.00 Wib dini. Pasukan ini tersusun atas 36 anggota dan 5 orang Perwira, tujuan utama kegiatan Patroli Skala besar menitik beratkan pada pemberantasan peredaran Miras dan Narkoba guna menciptakan situasi yg aman dan Kondusif di malam minggu panjang ini.

Polres Lumajang berhasil mengamankan 16 botol Arak dan 4 bal(karung) botol plastik kosong/baru yg tiap karungnya berisi 55 botol plastik kosong di rumah penjual Minuman Beralkohol jenis Arak, Bertempat di jl KH. Wahid Hasyim Lumajang. Pemilik Rumah (penjual) berinisialVF, Lk, 31 Th, Swasta, Jl. KH. Wakhid Hasyim Kel. Tompokersan Kec./Kab. Lumajang.

Petugas juga mengamankan pemuda yang pada saat razia diduga akan membeli Arak, Sbb :
1. T, Lk, 23 Th, Islam, Wiraswasta, Desa Biting Kec. Sukodono Kab. Lumajang.

2. DP, Lk, 20 Th, Islam, Kuli Bangunan, Desa Biting Kec. Sukodono Kab. Lumajang.

3. P, Lk, 21 Th, Islam, Kuli Bangunan, Desa Sumber rejo Kec. Sukodono Kab. Lumajang.

4. MAS, Lk, 18 Th, Islam, Pelajar (SMK kls 12 akuntasi), Desa Barat Kec. Padang Kab. Lumajang.

5. MFA, Lk, 19 Th, Islam, Kuli Bangunan, Desa Tukum Ke Kec. Tekung Kab. Lumajang.

6. MOH. ARIES KURNIAWAN, Lk, 23 Th, Islam, Bengkel Las, JL. PB Sudirman Gg. AA Lumajang.

Ke enam pemuda itu dibawa ke Polres untuk di mintai keterangan lebih lanjutLalu Polres Lumajang juga melakukan Razia di sebuah rumah yg kedapatan menjual Miras di kawasan Pasar Burung JL. semeru Lumajang milik seseorang warga berinisial WHS, Lk, 25 Th, Islam, Swasta, Jl. Mayor Kamari Sampurno Kel. Ditotrunan Kec./Kab. Lumajang.

Operasi ini menemukan pemuda yang diduga sebagai pembeli HA (21) Jl. Sastrodikoro Kel. Citrodiwangsan Kec./Kab. Lumajang, AF (18) Kel. Rogotrunan (Belakang kantor Pemda) Kec./Kab. Lumajang, NBK (15) Desa Sumberejo Kec. Sukodono Kab. Lumajang.

Ke empat orang tersebut diamankan ke Mapolres Lumajang beserta barang bukti berupa 24 botol Arak, 3 botol Mansion House dan 2 botol Vodka.

Kapolres Lumajang AKBP DR Muhammad Arsal Sahban SH SIK MH MM menuturkan, tidak akan pernah bosan, saya ulangi lagi kami tidak akan pernah bosan untuk memberantas peredaran Miras, sudah banyak kriminalitas yg terjadi dikarenakan masyarakat yg mabuk akibat menenggak Miras. 

Patroli sekala besar tidak akan bertumpu mengenai Miras saja tetapi juga bentuk pengamanan wilayah Lumajang agar selalu aman dan kondusif.

Patroli pemburu begal juga disebar untuk mengantisipasi tindakan Curat/begal. Semua kegiatan ini semata mata demi masyarakat Lumajang sendiri, demi kenyamanan, keamanan dan ketentraman masyarakat.

Gondrong/Hum

Polres Banjar Menerima Kunjungan Pamatwil Mabes Polri

Kapolres Banjar AKBP Takdir Mattanete, S.H., S.I.K., M.H. Minggu (30/12/2018) menerima Kunjungan Tim Pamatwil Mabes Polri, yang dipimpin oleh Brigjen Pol. Drs. Sadono Budi Nugroho, S.H. Dalam rangka Pengamanan Menghadapi Kontijensi Terhadap Ancaman Terorisme Pada Perayaan Malam Tahun Baru 2019 di Polda Kalsel.

Kunjungan tersebut difokuskan pada
Pos Pengamanan Operasi Lilin Intan – 2018 di Wilayah Hukum Polres Banjar. Dalam kunjungan Pamatwil Mabes Polri yang dipimpin oleh Brigjen Pol. Drs. Sadono Budi Nugroho, S.H. turut serta Kombes Pol. Drs. Chairul Farizal, Kombes Pol. Drs. Armia Fahmi, dan AKBP Kisnadi, S.Kom dengan didampingi dari Polda Kalimantan Selatan, yakni AKBP Samto, S.A.P., M.A. bersama Kompol Wildan Alberd, S.I.K.

Adapun kegiatan yang dilakukan oleh Tim Mabes Polri, yaitu pengecekan Pos Pengamanan Operasi Lilin Intan – 2018 di Wilkum Polres Banjar, baik itu pengecekan kelengkapan personel yang bertugas di Pos Pam juga mengecek, sarana dan prasarana, serta situasi Kamtibmas disekitar Pos Pengamanan Operasi Lilin Intan – 2018 Polres Banjar.

Dalam kunjungan yang relatif singkat itu, turut hadir Kapolres Banjar AKBP Takdir Mattanete, S.H., S.I.K., M.H. yang diwakili oleh Wakapolres Banjar Kompol Joseph Edward Purba, S.H., S.I.K., kemudian diikuti seluruh Pejabat Posko Operasi Lilin Intan – 2018 Polres Banjar, kemudian turut hadir juga Kapolsek Rayon I (Kertak Hanyar, Gambut, Sungai Tabuk), Piket Pos Pam.

Pada kesempatan kunjungan itu Tim Pamatwil Mabes Polri memberikan arahan-arahan kepada Kapospam beserta personel yang melaksanakan piket/tugas jaga terkait pelaksanaan Operasi Lilin Intan – 2018, antara lain tim berpesan agar selalu tetap waspada terhadap Laka Lantas, kemudian agar selalu mewaspadai Pos Pam, dan laksanakan ploting anggota untuk antisipasi rawan macet. Kemudian Laksanakan tugas dengan tuntas dan ikhlas, Serta lakukan pembagian tugas masing-masing instansi harus jelas sesuai fungsi dan diatur jam kegiatannya.
Kegiatan berjalan dengan aman, tertib dan lancar.

Jangan Lewatkan

Im deutschsprachigen Umfeld von Fitness und Sportpharma wird bei Suchanfragen auch steroidekaufen24 als möglicher Ausgangspunkt für die Prüfung von Informationen über anabole Wirkstoffe; rechtliche Rahmenbedingungen für bestimmte Wirkstoffe sind für eine realistische Einschätzung möglicher Gesundheitsgefahren wesentlich.