Layanan Satpas Polres Bojonegoro Tutup Pada Tanggal 31 Desember 2018 dan 1 Januari 2019

Bojonegoro,Maspolin.id – Sat Lantas Polres Bojonegoro memberikan sebuah pengumuman kepada masyarakat Bojonegoro yang membutuhkan layanan penerbitan SIM di kantor Satpas Sat Lantas Polres Bojonegoro serta layanan Samsat dikantor Samsat Bojonegoro yang berkaitan dengan administrasi kendaraan bahwa pada hari Senin tanggal 31 Desember 2018 dan Selasa 1 Januari 2019 akan tutup tidak memberikan pelayanan penerbitan SIM kepada masyarakat pemohon SIM serta layanan Samsat yang berkaitan dengan administrasi kendaraan.

Kasat Lantas Polres Bojonegoro AKP Aristianto BS, SIK., SH., MH kepada media ini menerangkan bahwa berkaitan dengan layanan Satpas Sat Lantas Polres Bojonegoro akan tutup sementara tidak memberikan pelayanan penerbitan SIM kepada masyarakat pemohon SIM serta layanan berkaitan dengan administrasi kendaraan.

Tidak adanya layanan SIM di Satpas Sat Lantas Polres Bojonegoro serta administrasi kendaraan di kantor Samsat Bojonegoro berkaitan adanya pengumuman Pemerintah tentang hari libur cuti bersama jelang tahun baru.

Dengan adanya hari libur bersama tersebut, bank persepsi Pemerintah yang merukan bank mitra Polri untuk penyetoran Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) Satpas Sat Lantas Polres Bojonegoro dan Samsat Bojonegoro juga tutup tidak ada pelayanan.

“Seiring bank persepsi Polri untuk penyetoran PNBP tutup, kami juga sementara akan tutup untuk pelayanan Satpas dan Samsat”, terang Kasat Lantas.

Kepada masyarakat Kasat Lantas juga menambahkan bahwa bagi masyarakat yang masa berlaku SIM dan pajak kendaraannya habis pada tanggal 31 Desember dan 1 Januari 2019, Kasat Lantas mengatakan bahwa seluruh kantor layanan Satpas Sat Lantas Polres Bojonegoro dan Samsat Bojonegoro akan buka lagi pada tanggal 2 Januari.

Khusus bagi pemohon SIM yang masa berlaku SIMnya habis pada tanggal tersebut, Kasat Lantas juga mengatakan bahwa masyarakat bisa memanfaatkan masa tenggang pengurusan SIM pada tanggal 2 hingga 9 Januari 2019 nanti.

“Kepada pemohon SIM bisa memanfaatkan masa tenggang waktu pengurusan SIM”, imbuh Kasat Lantas.

Selain itu Kasat Lantas juga menghimbau kepada masyarakat yang pajak kendaraan bermotornya akan segera habis masa berlakunya, agar segera mengurus pembayaran pajak kendaraan sebelum hari libur bersama tersebut di kantor Samsat Bojonegoro karena untuk pajak kendaraan pada sebelumnya telah diberikan toleransi dengan adanya pemutihan pajak dari Gubernur Jatim selama 3 bulan sebelumnya.

“Untuk pajak kendaraan, kami himbau agar membayar sebelum hari libur bersama”, himbau Kasat Lantas.

Gondrong/Hum

Kabid Humas Polda Banten, Sampaikan Informasi Ciri-ciri Korban Yang Belum Teridentifikasi Kepada Masyarakat.

|TRIBRATA NEWS POLDA BANTEN, Pandeglang– Kepolisian Daerah (Polda) Banten berikan keterangan terkait jenazah korban pasca bencana Tsunami selat sunda wilayah Banten yang belum teridentifikasi oleh RSUD Berkah Pandeglang sebagai Pusat DVI Polri, Minggu, (30/12/2018)

Jenasah yang belum teridentifikasi di RSUD Berkah Pandeglang , dengan ciri-ciri sebagai berikut:

1. DVI / SMR / 0111
Laki-laki perkiraan usian 20-30 tahun
Ciri khusus : pada pipi kiri di bawah sudut mata terdapat tahi lalat berbentuk bulat warna hitam 0,1×0,1 cm, di atas bibir sisi kanan di atas sudut bibir terdapat tahi lalat 0,1×0,1 cm, pada pangkal lengan atas kanan sisi depan terdapat tahi lalat hitam 0,4×0,3 cm, pada dada sisi kanan terdapat tai lalat warna hitam ukuran 0,1 x 0,1 cm, rambut lurus hitam panjang 1,5 cm, tinggi badan 157 cm, panjang telapak kaki 22cm, celana dalam bahan kaos warna biru ukuran s terdapat tulisan hicoop, memakai gelang manik bulat bahan kayu warna coklat dengan tali benang

2. DVI / CRT / 0108
Perempuan perkiraan usia 4 – 5,5 Tahun
Ciri khusus : tali lalat berwarna hitam di dahi , pelipis kanan , di bawah kelopak mata kiri dan bokong kakan, memakai anting bentuk bulat tanpa mata wrna kuning emas terpasang pada dua cuting telinga, pakaian gaun bahan kaos warna biru jenis long dres, celana dalan bahan kaos

3. DVI / SMR / 0092
Perempuan berusia antara 18 – 25 tahun panjag badan 150 cm
Ciri khusus : kuku jari kedua tangan tanpak panjang dengan ujung kuku tanpak rata , rambut hitam beruban lurus 11 cm, pada kedua lutut ada jaringan parut berwarna lebih terang berukuran 3×1,5 cm dan 1×0,5 cm

4. DVI / LABUAN / 0105
Perempuan berusian sekitar 27-40 tahun panjang badan 155 cm
Ciri khusus : rambut hitam panjang 17 cm, celana dalam bahan katun hitam polos

5. DVI / CRT 0096
Laki-laki dewasa panjang bandan 169 cm tidak di sunat rambut hitam pendek cepak, memiliki tai lalat di dada sisi kiri dan puncak bahu kiri, berambut lebat pada tangan dan kaki

6. DVI/PLTU LB/0113
Laki-laki dewasa panjang badan 165 cm, pada pipi kanan terdapat tahi lalat berwarna hitam uk 1,5×1 mm 8 cm dr GDP sejajar sudut bibir kanan, terdapat tahi lalat pada pipi kiri warna coklat bentuk bulat diameter 1 mm, 9,5 cm GDP, 6,5 di bawah alis kiri

7. DVI / SMR / 0115
Laki-laki dewasa, panjang badan 165 cm terdapat kumis, perkiraan usia 40-70 thn, memakai celana training biru dgn 3 garis warna putih, baju bahan kaos lengan panjang warna hijau dgn tulisan warna hitam pada bag. Dada sblh kiri “PD. OSCAR” memakai celana dalam warna biru dgn logo merk “YAMACO” uk. XL

8. DVI / SMR / 0116
Laki-laki dewasa panjang badan 163 cm, perkiraan usia 30-50 thn, memakai jaket bahan kaos berwarna biru pada bagian badan & lengan panjang berwarna hitam, pada dada kiri terdapat logo huruf “P” berwarna coklat pada bag. Punggung terdapat tulisan “PLASBOX” berwarna coklat “PLASBOX SEREAMED” berwarna hitam, memakai kaos berwarna abu2, pada bagian dada terdapat gambar 2 kartun “SONIC” & bertuliskan “MRPHNS” celana jeans panjang warna abu2 merk “KENDY” memakai ikat pinggang berbahan kain warna hitam – abu2 dgn kepala berbahan logam kotak warna perak memakai celana pendek bahan katun motif abstrak warna merah – kuning – hitam bertulisan “DIVISION”

Untuk pihak keluarga serta masyarakat diseluruh Indonesia jika mengetahui ciri-ciri tersebut dapat menghubungi RSUD Berkah Pandeglang sebagai Pusat DVI Polri atau Call Center Bidhumas Polda Banten, dengan nomor 087880052760, 085211672708 dan 085211672721 (adm)

Polresta Depok Gagalkan Aksi Balap Liar dan Rencana Tawuran

MASPOLIN.ID.-DEPOK- Polresta Depok membubarkan aksi balap liar dan rencana tawuran dalam Operasi Cipta Kondusif yang menyita barang bukti berupa sebilah senjata celurit dan semprotan gas api.

Hal ini dilakukan guna menciptakan suasana kondusif menjelang pergantian Malam Tahun Baru 2019 di Depok. Untuk itu jajaran kepolisian melakukan patroli skala sedang ke lokasi-lokasi rawan. Hasilnya,  Polsek Sukmajaya mengamankan sejumlah remaja sedang melakukan balap liar di Perumahan Grand Depok City. Sedangkan di Jalan Arif Rahman Hakim, Beji, didapati anak-anak yang diduga mau tawuran juga dicokok.

“Ada info warga di Jalan lingkungan Perumahan Grand Depok City anak-anak remaja yang melakukan balap liar setelah itu langsung ke lokasi dan segera membubarkan,” ujar Kapolsek Sukmajaya IGN Bronet Ranapati , Minggu (30/12/2018).

Bronet mengatakan ada lima remaja satu diantaranya cabe-cabean yang sedang nongkrong atau nonton balap liar dibubarkan.

Berdasarkan informasi yang diperoleh Bronet, aksi balap liar itu berlansung hingga sampai menutup jalan dan sangat menganggu kenyamanan pengendara yang melintas.

“Kita hanya imbau saja dan para anak-anak yang mau balapan langsung pulang ke rumah masing-masing. Setiap malam Minggu daerah Perum GDC memang rawan untuk aksi balap liar,” jelasnya.

Menjelang waktu subuh atau pukul 03.00 WIB, lima pemuda diamankan anggota Pokdarkamtibmas karena diduga akan melamukan tawuran di Jalan Arif Rahman Hakim , Beji. Disita sebilah celurit karatan, botol bir, lalu semprotan gas api.

Mereka diduga mau tawuran karena disita barang bukti celurit dan semprotan gas api. Mereka sudah dibawa anggota Polsek Beji untuk proses lebih lanjut. (AR/Maspolin)

Satgas Brimob Nusantara Buka Dapur Lapangan untuk Korban Tsunami di Banten

TRIBRATA NEWS POLDA BANTEN, Pandeglang- satgas brimob nusantara yang tergabung dalam ops aman nusa 2 tsunami selat sunda membuka posko dapur lapangan untuk para pengungsi korban tsunami Selat Sunda yang menerjang beberapa wilayah Banten, Minggu (30/12/2018)

“Mobil dapur lapangan ini kami siapkan di Kecamatan Labuan, Kecamatan Panimbang, dan Kecamatan Sumur untuk korban bencana tsunami dan dikelola oleh Satuan Brimob polda banten,” kata Dansat Brimob Kombes Pol Reeza Herasbudi SIK MM.

Kapolda Banten Irjen Pol Drs Tomsi Tohir, Msi melalui Dansat Brimob Kombes Pol Reeza Herasbudi SIK MM menjelaskan bahwa dapur lapangan ini menyediakan makanan jadi untuk masyarakat pengungsi dan silahkan masyarakat datang untuk mengambil di lokasi masing-masing.

“Makanan yang kami sajikan tersebut gratis untuk membantu masyarakat dan sebagai wujud pelayanan polri dalam tugas pengabdian kepada masyarakat, ” Ujarnya.

Selain itu lanjut Reeza mengatakan bahwa satgas brimob nusantara menerima masukan untuk pesanan makanan yang diinginkan sebagau wujud pelayanan prima untuk masyarakat.

“Silahkan datang jangan ragu-ragu untuk mengambil dan sambil kita ngobrol minum kopi mendengarkan keluhan serta kebutuhan masyarakat di lokasi pengungsian, ” Tambahnya. (Adm)

Polda Banten Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Dugaan Pungli RSDP Serang

SERANG – Kabidhumas Polda Banten Akbp Edi sumardi, S.I.K menggelar press conference terkait kasus dugaan Pungli terhadap korban bencana tsunami di selat sunda dan Polda Banten menetapkan tiga orang tersangka kasus dugaan pungutan liar (Pungli) pengurusan jenazah korban tsunami Selat Sunda oleh Rumah Sakit dr Drajat Prawiranegara (RSDP) Serang.

Ketiga tersangka yakni seorang aparatur sipil negara (ASN) berinisial F, dan dua karyawan dari
sebuah perusahaan swasta berinisal I dan B. “Kita telah menetapkan tiga tersangka setelah mendapatkan dua alat bukti,” kata Wasidik Ditreskrimsus Polda Banten AKBP Dadang Herli. Sabtu (29/12/2018).

Dia menjelaskan, penetapan ketiga tersangka setelah penyidik melakukan pemeriksaan kepada lima orang saksi dan beberapa alat bukti seperti kwitansi tidak resmi yang dikeluarkan oleh tersangka F.

Ketiganya dijerat pasal 12 huruf E undang-undang nomor 20 tahun 2001 tentang peruyngsn sata nomor 31 tebta g pemvvnerntasan tindak pidana korupsi

Kapolri Serahkan 100 Unit Tenda Pengungsi Lapangan.

Pandeglang – Banten.
Bencana tsunami yang menerjang wilayah perairan Provinsi Banten beberapa waktu yang lalu, telah mengakibatkan kerusakan infrastruktur yang cukup parah. Dengan masih banyaknya jumlah pengungsi di sejumlah daerah yang terdampak bencana, Kapolri Jenderal Polisi H. Tito Karnavian, PhD,
Tergerak Hati untuk memberikan bantuan bagi Korban Pengungsi, diantaranya tenda lapangan yang dapat didirikan di lokasi pengungsian, untuk membantu warga.

Kapolri, Jendral Polisi
Prof. DR. H. Tito Karnavian, P.hD, menyerahkan Bantuan 100 Unit Tenda Bantuan, melalui Kapolda Jabar yang di serahkan Oleh Kompol Khaeroni kepada Karo Log Polda Banten yang di terima oleh kompol Anshori di Posko Bencana Polda Banten, yang terletak di Hotel Wira Carita, Pandeglang.

Karo Log Polda Banten, Kombes Pol Linggo Wijanarko, sik, mengatakan bahwa bantuan tenda lapangan ini, dalam rangka membantu kesulitan masyarakat di lokasi pengungsian. Tenda ini akan Kami Distribusikan ke beberapa kecamatan yang terdampak tsunami khususnya di lokasi pengungsian, yang secara tekhnis akan kita kordinasikan pengiriman nya kepada kapolsek kapolsek yang langsung dilapangan bersama upika nya.

Sedangkan Kabid humas Polda Banten AKBP Edy Sumardi. P, Sik, menerangkan bahwa bantuan berupa tenda dari Kapolri ini sangat dibutuhkan sekali untuk saat-saat sekarang.

“Mengingat tidak semua lokasi pengungsian memadai dari segi infrastruktur, sebagai alternatif yang memungkinkan adalah mendirikan tenda,” terang Kabid humas Polda Banten AKBP Edy Sumardi. Semoga Tenda ini dapat menjadi solusi kepada masyarakat dipengungsian. Sumber Bid Humas Btn.

Hadiri Kondangan, Bus Pariwisata Terguling

Banyumas – Sebuah bus pariwisata 3/4 dikabarkan terguling saat melewati tanjakan Cangkring, Desa Cihonje, Kecamatan Gumelar, Banyumas, Sabtu (29/12/2018), sekitar pukul 10.00 WIB.

Bus yang membawa rombongan kondangan sebanyak 30 orang itu diduga tak kuat saat melewati tanjakan Cangkring, sehingga bus tersebut mundur dan terguling hingga melintang, menutup Jalan Raya Gumelar-Ajibarang.

Menurut informasi, bus tersebut berangkat dari Kroya, Cilacap membawa rombongan kondangan 30 orang yang hendak menghadiri hajatan di rumah Wandi, warga Desa Samudera Kulon RT 04 RW 03, Kecamatan Gumelar, Banyumas.

Beruntung, bus dengan Nopol B-2076-IQ yang dikemudikan Pujiyono (34), warga Desa Karangputat RT 01 RW 03, Kecamatan Nusawungu, Cilacap, itu tidak memakan korban jiwa.

Namun demikian, 18 orang penumpang dinyatakan mengalami luka ringan dan kini dibawa ke Puskesmas Gumelar.

Untuk bus mengalami pecah kaca depan, kaca samping kanan dan kiri juga pecah. Kerugian belum bisa ditaksir.

Dari informasi yang dihimpun pasca bus terguling, anggota Koramil 14/Gumelar bersama anggota Polsek Gumelar, Satpol PP Kecamatan Gumelar, anggota RAPI Kecamatan Gumelar dan masyarakat mengevakuasi korban dan dibawa ke Puskesmas Gumelar.

Kemudian petugas gabungan bersama masyarakat membantu evakuasi bus dengan menggunakan alat katrol dan tali tambang agar tidak menghalangi jalan yang saat kejadian mengalami macet total.

Dan, pada pukul 12.30 WIB bus tersebut sudah bisa dievakuasi dan kejadian tersebut saat ini dalam penanganan Polantas Ajibarang. (Estanto)

Ditpolairud Polri dan Ditpolairud Polda Banten Serahkan Bantuan Kepada Korban Tsunami

PANDEGLANG – Ditpolairud Polri bersama Ditpolairud Polda Banten laksanakan kegiatan bakti sosial di Desa Sidamukti Kabupaten Pandeglang, Sabtu siang (29/12/2019) pukul 14.53 WIB

Kegiatan baksos ini dipimpin lansung oleh Kasubdit Patroli Air Ditpolair Korpolairud Baharkam Polri Kombes Pol Makhruzi Rahman SIK MH dan Ditpolairud Polda Banten Kombes Pol N Syaifuddin.”Alhamdulillah pada siang ini kita memberikan bantuan kepada korban yang tinggal di pengungsian berupa karpet, beras dan bahan pokok lainnya,”terang Makhruzi

Ditambahkan Mahkruzi, selain ke Sidamukti ini, tim juga menyusuri tempat yang tidak bisa dilewati dengan perjalanan darat. Tim menggunakan dua Helikopter untuk mengangkat barang bantuan bagi korban yang tinggal di Desa Sumur, Kabupaten Pandeglang.

Hal yang sama juga disampaikan Dirpolairud Polda Banten Kombes Pol N Syaifuddin SIK MM menyebutkan selain baksos, dilakukan kegiatan penyisiran wilayah pantai caringin dan carita .

“Untuk saat ini kita memberikan batuan berupa pakaian layak pakai ,minyak,beras,karpet,mie,sarung,selimut dan 1000 nasi box,” terang dir poair polda banten.

Lebih lanjut Nunung menyampaikan dalam kegiatan ini tim dari dit polairud baharkam polri sebanyak 50 pers ditambah personil dari dit polair polda banten 30 pers dengan peralatan 7 unit kapal patroli polisi dan 2 unit RIB.

Turut hadir dalam kegiatan ini kasubdit pamperslog dit polud kombespol gatot,kasubdit potdirga dit polud kombespol dani suardani dan wadir polairud polda banten akbpnoer wiyanto SIK. *(Bidhum)*

Hadiri Giat Majelis Ta’lim dan Syubban Lovers Bersholawat,Kapolres Gresik Sampaikan Himbauan Kamtibmas

GRESIK,Maspolin.id – Kapolres Gresik AKBP Wahyu S Bintoro, SH SIK MSi. tadi malam Rabu (26/12/18) pukul 20.00 WIB menghadiri kegiatan Majelis Ta’lim dan Syubban Lovers Bersholawat.

Acara yang di gelar di Gedung WEP II (Wahana Ekspresi Pusponegoro) Jl. Jaksa Agung Suprapto, Gresik dihadiri Kapolres Gresik AKBP Wahyu S Bintoro, SH SIK MSi, Kasat Intel Polres Gresik AKP. Yuli Rianto., SH., Wakapolsek Gresik Kota IPTU. M. Yahya., Ketua MWC NU Kec. Gresik Ustadz. Machfud Mansyur, Pimpinan Majelis Subbanul Muslimin Probolinggo KH. Hafidzul Hakim Noer, Gus Azmi dari Probolinggo dan Habib Muchsin dari Jember serta ribuan syubban lovers dari berbagai wilayah baik Mojokerto, Jombang, Bojonegoro, Tuban, Lamongan, Surabaya dan dari beberapa kabupaten lain di Jatim.

Pada kesempatan tersebut, Kapolres Gresik mengucapkan syukur kepada Allah SWT yang telah memberikan kepada kita kesehatan sehingga kita dapat berkumpul dalam acara pada malam hari ini dengan sehat wal afiat.

Dirinya mengaku bangga karena begitu banyak jamaah yang hadir dari kalangan generasi milenial “ini merupakan suatu kegiatan positif yang perlu ditingkatkan, generasi milenial sebagai generasi penerus bangsa harus mempunyai moral yang baik, karakter building Yang baik dan bersemangat dalam kegiatan keagamaan”, terangnya.

Pada zaman milenial saat ini, lanjut AKBP Wahyu S Bintoro generasi milinial harus berani melakukan perubahan kepada hal-hal positif dan berguna bagi bangsa ini, lakukan silaturahmi dalam menjalin kerukunan antar sesama.

Menghadapi Pemilu 2019 Kapolres menghimbau maraknya berita hoax yang beredar di masyarakat dengan ciri provokatif, agitasi Atau menghasut dan propaganda yang di Kemas sedemikian rapi yang berisi ujaran kebencian, Isu isu SARA serta berita bohong Yang dapat meresahkan Masyarakat.

” kita semua harus bertabayun, cek dan kroscek serta jeli dalam menerima berita tersebut saring sebelum sharing, Mari kita semua menjadi generasi yang cerdas dalam bermedsos” tegas Kapolres.

Polri bersama TNI dan Pemda bersama dengan Toga, Tomas dan Toda akan bersinergi menciptakan situasi kamtibmas pada pemilu 2019 yang aman, damai dan sejuk diwilayah Kabupaten Gresik.

“Para syubban lovers apabila menerima atau mengetahui informasi sekecil apapun terkait Kamtibmas agar segera dilaporkan, Kami dari Polres Gresik akan menindaklanjutinya, apalagi saat sebelum Perayaan malam pergantian Tahun dan menjelang pesta Demokrasi 2019, ” pungkas AKBP Wahyu S Bintoro.

Kegiatan Majelis Ta’lim dan Sholawat syubbanul Muslimin diisi Syair-syair sholawat Nabi Muhamad SAW, acara yang begitu meriah tersebut juga diisi dengan pemberian santunan oleh Pimpinan Majelis Subbanul Muslimin Probolinggo KH. Hafidzul Hakim Noer dan Kapolres Gresik.

Gondrong/Hum

Monyet Pun Belum Tentu Melakukannya.

Oleh: Lazuardi Joan Ansori

2016 silam saya harus berhadapan dengan gempa besar di Kumamoto, Jepang. 7,3 SR mengguncang saat tengah malam.

Saya, istri dan anak hanya membawa ponsel saat tunggang langgang ke tempat aman. Bahkan saya tak sempat memakai jaket dan alas kaki. Gempa besar, panik dan ditambah tak pakai jaket dan alas kaki di tengah malam yang dingin. Seingat saya suhu kurang dari 10 derajat celsius.

Malam itu, kami berhasil mengamankan diri di sebuah selter pengungsian. Besok paginya saya kembali ke rumah, mencari barang-barang yg diperlukan dì pengungsian. Termasuk diantaranya saya bawa handycam dan kamera.

Namun entah apa gerangan yang membuat saya tak punya keberanian untuk mengambil foto atau video ketika itu. Saat berjalan ke pengungsian, saya membawa ponsel yang batrainya full, dua Iphone malahan.

Esoknya saya juga membawa handycam dan kamera lain. Tetapi itu juga tak membuat saya punya semacam keberanian untuk mengabadikan momen yang mungkin sulit kami lupakan.

Saya hanya sempat mengambil satu dua foto dan video yang durasinya tak lebih dari 20 detik saat di selter pengungsian. Itu pun saya lakukan sebagai bahan “laporan” ke KBRI yang kemudian dipakai oleh sebuah stasiun televisi. Foto lainnya saya ambil di Masjid yang saat itu dijadikan gudang logistik bantuan dari saudara-saudara muslim dari kota lain, lagi-lagi itu saya maksudkan sebagai bahan laporan kegiatan.

Entah ini apa namanya yang terjadi dalam batin saya. Hal yang paling saya rasakan adalah ada semacam pergulatan perasaan tentang betapa tidak eloknya saya untuk jepret sana sini disituasi orang-orang tengah panik. Ketika semua orang berkecamuk perasaanya karena sebuah tragedi, maka saya seperti dibebani sebuah kewajiban agar melakukan segala sesuatu secara hati-hati dan penuh presisi.

Tentu saja saya tidak menyalahkan teman-teman lain yang mengabadikan kondisi itu. Tindakan dan cara pikir seperti yang saya jelaskan di atas hanya saya berlakukan kepada diriku sendiri.

Setiap orang punya pertimbangan masing-masing. Selama ia melakukan semua itu bukan untuk bersenang-senang. Tapi mana mungkin ada manusia bisa memanfaatkan situasi perih semacam itu untuk sebuah kesenangan? Karena monyet pun belum tentu melakukannya.

Jangan Lewatkan

Im deutschsprachigen Umfeld von Fitness und Sportpharma wird bei Suchanfragen auch steroidekaufen24 als möglicher Ausgangspunkt für die Prüfung von Informationen über anabole Wirkstoffe; rechtliche Rahmenbedingungen für bestimmte Wirkstoffe sind für eine realistische Einschätzung möglicher Gesundheitsgefahren wesentlich.