Presiden Berikan Teguran kepada Utusan Khusus Presiden Miftah atas Ucapannya ke Pedagang Es Teh

JAKARTA – Maspolin.id|| Presiden Prabowo Subianto memberikan teguran kepada Utusan Khusus Presiden, Miftah Maulana Habiburrahman atau Gus Miftah, atas pernyataannya kepada pedagang es teh bernama Sunhaji yang sempat viral di media sosial.

Hal itu disampaikan Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan Hasan Nasbi dalam pernyataannya kepada wartawan melalui video yang diterima di Jakarta, Rabu.

“Presiden sudah memberikan teguran kepada yang bersangkutan melalui Sekretaris Kabinet untuk segera meminta maaf kepada Bapak Sunhaji yang mungkin saja dan sangat mungkin terluka perasaannya karena kejadian kemarin,” katanya.

Dalam keterangannya, Hasan menyampaikan bahwa Presiden Prabowo Subianto sangat menyayangkan kejadian tersebut dan menekankan pentingnya menghormati rakyat kecil, termasuk pedagang kaki lima, nelayan, dan petani yang bekerja keras mencari nafkah halal untuk keluarga mereka.

Hasan menjelaskan Kepala Negara meminta Miftah untuk menyatakan permintaan maaf secara personal dengan mendatangi Sunhaji di kediamannya di Desa Banyusari, Kecamatan Grabag, Kabupaten Magelang.

Dalam pertemuan tersebut, kata Hasan, Sunhaji telah menerima permintaan maaf dengan lapang dada dan bahkan menyatakan keinginan untuk mengundang Miftah mengadakan pengajian di desanya.

Hasan menegaskan kejadian ini menjadi pelajaran penting bagi seluruh jajaran pemerintah agar lebih berhati-hati dalam bersikap dan berbicara, terutama kepada rakyat kecil yang berjuang memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

“Presiden Prabowo berserta jajaran kabinet hari ini bekerja keras 7 hari seminggu untuk meringankan beban masyarakat kecil, untuk meringankan beban masyarakat secara keseluruhan supaya negara kita bisa menjadi lebih baik,” katanya.

Video yang viral dalam dua hari terakhir itu menunjukkan aksi Miftah mengolok-olok seorang penjual es teh saat acara di Magelang dan menuai tanggapan beragam dari publik.

Dalam video tersebut, Utusan Khusus Presiden Bidang Kerukunan Beragama dan Pembinaan Sarana Keagamaan itu memanggil penjual es teh dan melontarkan candaan yang disertai kata-kata yang dinilai kasar. Namun ekspresi penjual es teh yang terlihat berubah memperlihatkan ketidaknyamanan atas ucapan tersebut.

Setelah video tersebut menjadi perbincangan publik, Miftah segera menyampaikan permintaan maaf secara terbuka, menyatakan bahwa ucapannya hanya bercanda dan menyadari kekhilafannya.

“Saya juga minta maaf kepada masyarakat atas kegaduhan ini, yang merasa terganggu atas candaan saya, yang dinilai oleh masyarakat berlebihan. Untuk itu, saya juga minta maaf,” kata Miftah.

 

Antara

RED/Mpl/PR

Pergerakan Masyarakat saat Libur Nataru Diprediksi Capai 110 Juta Orang

KORLANTAS POLRI – Maspolin.id|| Korlantas Polri memproyeksikan lonjakan besar pergerakan masyarakat Indonesia selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) tahun ini. Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi III DPR RI, Kepala Korlantas Polri Irjen Pol. Aan Suhanan mengungkapkan data survei dari Badan Kebijakan Transportasi (BKT) Kementerian Perhubungan yang mencatat potensi pergerakan masyarakat secara nasional mencapai 110,67 juta orang. Angka ini mengalami peningkatan sebesar 2,8% dibandingkan dengan tahun lalu yang hanya mencapai 107 juta orang.

“Berdasarkan survei, potensi pergerakan masyarakat selama libur Nataru meningkat menjadi 110,67 juta orang. Ini tentu membutuhkan perhatian khusus dalam pengelolaan arus lalu lintas,” ujar Irjen Pol. Aan Suhanan, Rabu (4/12).

Survei tersebut juga mengungkapkan bahwa pergerakan masyarakat terbagi menjadi dua kategori utama, yaitu perjalanan antarprovinsi sebesar 19,84% atau setara dengan 55,86 juta orang dan perjalanan dalam provinsi sebesar 19,46% atau sekitar 54,81 juta orang.

Irjen Pol. Aan Suhanan menambahkan, daerah asal tertinggi masyarakat yang akan melakukan perjalanan selama Nataru adalah Jawa Timur. Provinsi ini juga menjadi daerah tujuan utama, diikuti oleh Jawa Tengah, Jabodetabek, Jawa Barat, dan Sumatera Utara.

“Jawa Timur tetap menjadi daerah asal dan tujuan tertinggi, seperti tahun lalu. Setelah itu ada Jawa Tengah, Jawa Barat, DIY, dan Sumatera Utara. Ini data yang sangat penting bagi kami untuk mempersiapkan pengelolaan arus lalu lintas,” jelasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Kakorlantas Polri juga memaparkan pilihan moda transportasi yang akan digunakan masyarakat. Sebanyak 36,7% masyarakat memilih mobil pribadi sebagai sarana utama perjalanan mereka, disusul sepeda motor sebesar 17,71%. Moda transportasi lainnya seperti bus mencapai 15,04%, kereta api antar kota 12,85%, dan pesawat 8,85%.

“Kami melihat mobil pribadi masih menjadi pilihan utama masyarakat, diikuti sepeda motor. Ini menjadi tantangan tersendiri dalam pengelolaan lalu lintas, terutama di jalur-jalur padat,” tegasnya.

Polri akan terus berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas selama libur Nataru. Data survei ini akan menjadi acuan utama dalam penempatan personel, rekayasa lalu lintas, serta pengaturan prioritas di jalur-jalur utama.

“Kami akan fokus pada pengelolaan arus lalu lintas di titik-titik rawan kemacetan dan memastikan keamanan masyarakat selama perjalanan,” tutup Irjen Pol. Aan Suhanan.

Dengan potensi lonjakan pergerakan masyarakat yang cukup signifikan, persiapan matang dari semua pihak menjadi kunci utama kelancaran dan keselamatan libur akhir tahun ini.

 

HUMAS POLRI

RED/Mpl/PR

Kapolres Sukabumi Kota Salurkan Bantuan Bagi Warga Terdampak Bencana Longsor

SUKABUMI KOTA – Maspolin.id|| Kapolres Sukabumi Kota AKBP Rita Suwadi didampingi Kapolsek Cikole, Kasat Lantas dan BPBD Kota Sukabumi meninjau lokasi bencana alam yang terjadi di Dua lokasi di wilayah Kecamatan Cikole Kota Sukabumi, Rabu (4/12/2024) sore.

Hujan deras dengan intensitas tinggi yang sempat terjadi pada Selasa hingga Rabu sore (4/12) menimbulkan bencana alam tanah longsor hingga menutupi Akses jalan perkampungan warga, tepatnya di RT. 01/08 Kampung Ciaul menuju Kampung Pasir Ipis Subangjaya Cikole, serta mengakibatkan satu unit rumah warga RT. 04/13 Subangjaya Cikole roboh dan tertimpa material longsor.

Selain meninjau lokasi bencana, AKBP Rita turut menyalurkan bantuan sosial berupa paket sembako kepada warga yang terdampak bencana alam.

“Pada hari Rabu kemarin (4/12), ibu Kapolres didampingi Kapolsek Cikole, Kasat Lantas dan BPBD meninjau lokasi bencana alam tanah longsor di Dua lokasi di wilayah Kecamatan Cikole,” ujar Kapolres Sukabumi Kota AKBP Rita Suwadi melalui Kasubsi PIDM Ipda Ade Ruli Bahtiarudin, Kamis (5/12/2024).

“Pada kesempatan yang sama, beliau juga menyalurkan bantuan berupa paket sembako terhadap sejumlah warga yang terdampak bencana alam,” lanjutnya.

Ade juga menyebut pihaknya telah berkoordinasi dengan pemerintah Kota Sukabumi untuk memberikan penanganan lokasi bencana dan penyaluran bantuan terhadap warga yang terdampak bencana alam.

“Kemarin juga, saat di lokasi, ibu Kapolres berkoordinasi dengan Penjabat Wali Kota melalui Video Call untuk mempercepat penanganan dan pemberian bantuan bagi warga yang terdampak bencana alam,” sebutnya.

“Semoga dengan kesigapan dari semua pihak, bencana alam maupun warga yang terdampak dapat ditangani dengan cepat.” pungkasnya.

 

Humas Polda Jabar

BJabar/Mpl/PR

PIA Ardhya Garini Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Bencana di Desa Kadupandak Kabupaten Cianjur

BANDUNG – Maspolin.id|| PIA Ardhya Garini Daerah I Koopsud I bersama PIA Ardhya Garini Cabang 4/D.I Lanud Husein Sastranegara memberikan bantuan kemanusiaan untuk korban bencana alam di Desa Kadupandak, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Penyerahan bantuan secara simbolis dilaksanakan di Kantor PIA Ardhya Garini Cabang 4/D.I Lanud Husein Sastranegara, Kamis (5/12/2024).

Bantuan diserahkan langsung oleh Ketua PIA Ardhya Garini Cabang 4/D.I Lanud Husein Sastranegara, Ny. Annisa Alfian, kepada Komandan Lanud Husein Satranegara Kolonel Pnb Alfian, S.E., M.Han., yang selanjutnya akan didistribusikan kepada warga Desa Kadupandak yang terdampak bencana alam. Bantuan ini sebagai wujud kepedulian PIA Ardhya Garini terhadap masyarakat yang terdampak bencana.

Ketua PIA Ardhya Gari Cabang 4/D.I Lanud Husein Sastranegara, menyampaikan pengiriman bantuan ke Kabupaten Cianjur selain aksi kemanusiaan juga sebagai bentuk nyata komitmen PIA Ardhya Garini dalam memberikan dukungan sosial bagi lingkungan sekitar seperti yang disampaikan oleh Ketua Umum PIA Ardhya Garini pada sambutan di perayaan HUT ke-68 PIA Ardhya Garini.

Lebih lanjut Ketua PIA Ardhya Garini Cabang 4/D.I Lanud Husein Sastranegara , menyampaikan harapannya agar bantuan ini dapat meringankan beban para korban dan menjadi motivasi untuk bangkit dari situasi sulit.

“Kami berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat serta menjadi bentuk dukungan moral bagi saudara-saudara kita di Desa Kadupandak yang sedang menghadapi masa-masa sulit akibat bencana alam,” ungkap Ny. Annisa Alfian.

Bantuan yang diberikan berupa bahan kebutuhan pokok, perlengkapan bayi berupa pampers dan perlengkapan sehari-hari, serta bantuan logistik lainnya yang dibutuhkan oleh para korban. Penyerahan bantuan ini merupakan salah satu bentuk nyata dari kepedulian sosial PIA Ardhya Garini dalam membantu masyarakat yang membutuhkan.

Melalui kegiatan ini, PIA Ardhya Garini juga mengajak masyarakat untuk terus meningkatkan rasa solidaritas dan kebersamaan, khususnya dalam menghadapi bencana.

Kegiatan sosial seperti ini menjadi salah satu agenda rutin PIA Ardhya Garini untuk terus berkontribusi secara aktif dalam mendukung masyarakat, baik di bidang sosial maupun kemanusiaan.

 

(Kapen Lanud Husein Sastranegara/Sus/TNI-AU)

BJabar/Mpl/HF

Sekjen PDIP dan Mantan Pacar Kaesang Saling Tukar Informasi Berharga

JAKARTA – Maspolin.id|| Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto mengaku saling bertukar informasi berharga dengan mantan pacar Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep, Felicia Tissue dan sang ibu.

Hal itu disampaikan Hasto merespons pertemuan dirinya dengan Felicia yang tengah ramai di media sosial.

“Saya dihubungi karena dari Ibu Mei, mamanya Felicia, menghubungi saya dan mengatakan bahwa ketika keluarganya menjadi korban, maka mereka mengalah dan hanya memohon ia diberikan keadilan,” kata Hasto menjawab pertanyaan awak media di Sekolah Partai PDIP, Jakarta, Rabu.

Dia mengatakan seharusnya rakyat Indonesia tidak boleh diperlakukan seperti itu. Meski tidak menyebutkan secara jelas bentuk perlakuan yang diterima Felicia, Hasto menyampaikan mantan pacar Kaesang itu mencari keadilan.

“Mereka kemudian bergerak dan menyampaikan banyak informasi berharga kepada saya,” ujarnya.

Kendati demikian, dirinya mengaku enggan mengungkapkan apa informasi berharga yang disampaikan Felicia beserta ibunya.

Hasto menilai informasi yang disampaikan sangat rahasia. Oleh karena itu, politisi asal Yogyakarta ini memastikan informasi berharga itu akan digunakan PDIP dalam proses menegakkan kebenaran.

“Karena beliau-beliau ini juga terpanggil dengan melihat Indonesia yang begitu besar, dengan ide-ide kemerdekaan yang luar biasa sebagai bangsa besar, itu tidak boleh seharusnya diperlakukan seperti ini oleh keluarga Pak Jokowi,” jelas politikus asal Yogyakarta ini.

Di lain sisi, Ia menegaskan bahwa informasi yang didapat dari Felicia dan ibunya itu juga dianggap sebagai suatu energi besar bagi PDIP.

Terkhusus energi untuk terus berjuang menegakkan kebenaran dan menyelamatkan demokrasi dari rakyat, untuk rakyat dan untuk rakyat.

Terakhir, Hasto menjelaskan soal jaket PDIP yang dikenakan Felicia maupun ibunya dalam pertemuan itu.

Jaket itu sengaja dibawa langsung karena Felicia yang memintanya sebagai oleh-oleh PDIP.

“Kebetulan mereka memberikan apresiasi terhadap perjuangan PDI Perjuangan. Ya, sejak zaman Bung Karno, Ibu Mega ketika melawan pemerintahan otoriter, bahkan kemudian ketika PDI Perjuangan diperlakukan seperti ini, mereka memberikan dukungan dan sebagai simbol dari dukungan dan rasa cintanya, minta saya bawa oleh-oleh jaket PDI Perjuangan. Jadi, begitu saya ketemu, saya kasihkan, jaket langsung dipakai,” pungkas Hasto.

 

Antara

RED/Mpl/SSS

Jokowi Resmi Dipecat dari PDIP

JAKARTA – Maspolin.id|| Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto menegaskan bahwa Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) sudah tidak lagi menjadi bagian dari partai berlambang banteng moncong putih.

Tidak hanya Jokowi, dia mengatakan Wakil Presiden Periode 2024–2029 Gibran Rakabuming Raka beserta mantan Wali Kota Medan Bobby Nasution juga sudah tidak menjadi kader PDIP.

“Saya tegaskan kembali Bapak Jokowi dan keluarga sudah tidak lagi menjadi bagian dari PDI Perjuangan,” kata Hasto dalam konferensi pers di Sekolah Partai PDIP, Jakarta, Rabu.

Ia menjelaskan Jokowi dan keluarga tidak lagi selaras dengan cita-cita partai yang diperjuangkan sejak zaman Presiden Pertama RI Soekarno berada di Partai Nasional Indonesia (PNI).

“PDI Perjuangan digerakkan oleh suatu cita-cita dan itu dibuktikan dengan pengiriman surat dari DPC Kota Surakarta, tempat kartu tanda anggota (KTA) Mas Gibran berasal yang memberitahukan bahwa berdasarkan undang-undang partai politik dan AD/ART partai, keanggotaannya secara otomatis berhenti,” ujarnya.

Pria asal Yogyakarta itu juga menyampaikan keanggotaan sebagai kader tidak hanya terletak pada KTA, akan tetapi pada komitmen di dalam menanggung kehidupan berbangsa dan bernegara yang baik.

PDIP percaya pada nilai-nilai satyam eva jayate di mana mereka yang menanam angin akan menuai badai.

“Itulah yang kita yakini sebagai suatu bangsa, karena di dalam sejarah peradaban umat manusia, tidak ada kekuasaan otoriter sekuat apa pun mampu bertahan, kecuali mereka-mereka akhirnya menjadi sisi-sisi gelap dalam sejarah,” jelas Hasto.

Sebelumnya, Selasa (3/12), Presiden ke-7 RI Jokowi tak menjawab dengan tegas dan hanya melemparkan senyum kepada awak media ketika ditanya terkait status keanggotaannya di PDIP. Dirinya mengaku masih memegang KTA PDIP.

“Ya masih,” kata Jokowi saat ditemui di kediamannya di Surakarta, Jawa Tengah, Selasa.

 

Antara

RED/Mpl/SSS

27 Kader PDIP akan Dijatuhi Sanksi Pada 17 Desember 2024

JAKARTA – Maspolin.id|| Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengungkapkan bahwa partainya pada 17 Desember 2024 akan menjatuhkan sanksi tegas kepada 27 orang kader yang terbukti melanggar disiplin.

Hal ini disampaikan Hasto dalam konferensi pers di Sekolah Partai PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Rabu.

Hasto awalnya menegaskan komitmen PDIP terhadap demokrasi di Indonesia.

“Mengingat pentingnya demokrasi yang berkeadilan agar otak pemerintahan bisa mewujudkan cita-cita bangsa tersebut, partai terus-menerus melakukan evaluasi terhadap disiplin partai,” kata Hasto.

“Kepada seluruh jajaran DPD dan DPC untuk melakukan evaluasi siapapun yang melanggar disiplin partai akan kita kenakan sanksi organisasi,” ujarnya.

Menurutnya, langkah ini merupakan bagian dari upaya konsolidasi ideologi dan organisasi menjelang Kongres PDIP tahun 2025.

“Sehingga tersaringlah kader-kader partai yang militan. Kader-kader partai yang menegakkan kebenaran. Kader-kader partai yang tidak pernah takut dalam menghadapi berbagai bentuk intimidasi,” tegas politikus asal Yogyakarta ini.

Hal ini membuat DPP PDIP akan mengadakan rapat tertutup untuk mendeteksi kader-kader yang indisipliner dalam pelaksanaan Pilkada Serentak 2024.

“Nantinya partai akan memberikan sanksi yang begitu tegas. DPP sudah menerima masukan setidaknya sudah ada 27 orang yang akan dikenakan saksi pemecatan,” jelas Hasto.

Dia juga menegaskan bahwa penegakan disiplin akan disampaikan pada acara resmi partai tanggal 17 Desember 2024. Proses ini diharapkan menjadi pembelajaran bagi seluruh kader agar lebih sadar akan tanggung jawab politik mereka.

“Nanti akan diumumkan tanggal 17 Desember bersama-sama sekaligus. Jadi, nanti dalam upacara partai itu kita akan umumkan, sudah ada protokol partai, supaya proses penegakan disiplin itu betul-betul nanti menjadi kesadaran bagi seluruh kader-kader partai,” ucapnya.

Menurut Hasto, ketika seseorang sudah bergabung dengan partai politik maka harus mendahulukan kepentingan partai, rakyat, bangsa, dan negara.

“Disiplin adalah kunci untuk mewujudkan cita-cita tersebut,” tambah Hasto.

Hasto pun menyampaikan apresiasi kepada masyarakat, akademisi, dan media massa yang terus mendukung perjuangan PDIP dalam menegakkan demokrasi dan hak asasi manusia dalam setiap pergerakan politiknya.

“Kami sekali lagi mengucapkan terima kasih kepada seluruh rakyat Indonesia, seluruh masyarakat sipil, perguruan tinggi, para lawyer yang menyatakan dukungan kami, juga kepada rekan-rekan pers, mari kita bangun Indonesia Raya, jangan korbankan pengorbanan dari jiwa raga rakyat Indonesia demi kemerdekaan Indonesia kita,” ujarnya.

 

Antara

RED/Mpl/SSS

Polres Sukabumi Berikan Bansos dan Evakuasi Korban Banjir Bandang

Sukabumi, JAWA BARAT – Maspolin.id|| Tingginya intensitas hujan yang melanda Kabupaten Sukabumi sejak awal pekan ini menyebabkan sejumlah wilayah mengalami bencana alam seperti banjir, tanah longsor, hingga kerusakan infrastruktur.

Polres Sukabumi, melalui jajaran Polsek di berbagai kecamatan, merespons cepat kejadian tersebut dengan melakukan evakuasi, pendataan, dan koordinasi dengan pihak terkait untuk meminimalisir dampak yang terjadi. Rabu (04/12/2024).

AKBP Samian juga menegaskan pentingnya mitigasi bencana untuk mencegah Bencana serupa terulang di masa depan.

“langkah-langkah yang kami lakukan seperti mengevakuasi korban bencana dan memberikan sembako kepada korban terdampak. Hal ini sangat penting agar masyarakat tidak terus menjadi korban banjir,” tambahnya.

Kapolsek Palabuhanratu, Kompol Roni Haryanto, S.IP, M.H., menjelaskan bahwa wilayah palabuhanratu mengalami banjir yang merendam sejumlah kawasan akibat meluapnya sungai Cisawo dan Jigangsa.

“Kami telah mengevakuasi 50 warga ke tempat aman, termasuk mendirikan posko siaga bencana di kantor kelurahan dengan dibantu dari Tim Samapta Polres Sukabumi. Upaya koordinasi dengan BPBD dan instansi terkait terus kami lakukan untuk membantu warga terdampak,” ungkapnya.

Kapolsek Ciemas, AKP Deni Miharja, S.H., M.H., mengatakan bahwa banjir terjadi di beberapa titik seperti Desa Mekarsakti, Desa Mandrajaya, Desa Tamanjaya, Desa Ciwaru, dan Desa Ciemas.

“Hujan deras sejak beberapa hari lalu menyebabkan luapan sungai dan tanggul jebol di beberapa wilayah. Ketinggian air di beberapa lokasi mencapai hingga dua meter, sehingga sebagian warga harus dievakuasi ke tempat yang lebih aman,” ungkap AKP Deni.

Humas Polda Jabar

BJabar/Mpl/HF

Respon Cepat Polres Sukabumi Dalam Menangani Bencana Alam

Sukabumi, JAWA BARAT – Maspolin.id|| Bencana banjir melanda Kecamatan palabuhanratu Kabupaten Sukabumi, Rabu (04/12/2024).

Hujan yang terus mengguyur sejak kemarinsemakin meningkat hingga pukul 23.00 WIB menyebabkan banjir dengan ketinggian air mencapai 20-80 cm.

Mendapat laporan bencana ini, Sat Samapta Polres Sukabumi yang dipimpin oleh AKP Dadi, Tim Rescue dari berbagai Instansi dan Masyarakat bergerak cepat membantu warga terdampak.

Mereka melakukan evakuasi barang-barang berharga milik warga untuk mengurangi akibat genangan air.

“Kami mengutamakan keselamatan warga dan memastikan barang-barang berharga dapat diamankan, ” ucap AKP Dadi, Minggu (04/12).

“Kami mengevakuasi Korban banjir seperti Lansia, Ibu Menyusui dan bayi guna dievakuasi ke tempat yang lebih aman” Ujar AKP Dadi.

Hingga saat ini, petugas gabungan tetap siaga di lokasi untuk memastikan keamanan warga serta memantau potensi banjir susulan.

Humas Polda Jabar

BJabar/Mpl/SSS

Peran Polri Mendukung Ketahanan Pangan

MABES POLRI – Maspolin.id|| Tugas Polri tidak hanya menjaga stabilitas keamanan, tetapi juga berperan dalam menjaga ketahanan pangan. Dalam rangka mendukung program tersebut, Polri mengadakan pelatihan ‘Polisi Penggerak Ketahanan Pangan‘ secara virtual pada Rabu (4/12). Pelatihan ini berlangsung selama tiga hari, dari 4 hingga 6 Desember 2024, dengan diikuti oleh 6.601 peserta dari seluruh Indonesia.

Brigjen Polisi Langgeng Purnomo, Karo Binkar SSDM Polri sekaligus Wakil Ketua Posko Gugus Tugas Polri, menjelaskan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari strategi Polri untuk mendukung ketahanan pangan nasional. Langkah ini sejalan dengan visi pemerintah menjadikan Indonesia sebagai lumbung pangan dunia.

“Polri bukan hanya menjaga stabilitas keamanan, tetapi juga mengambil peran aktif dalam stabilitas ekonomi dan sosial melalui ketahanan pangan,” ujar Langgeng.

Pelatihan ini memanfaatkan platform Zoom Meeting dan YouTube Streaming, memungkinkan akses yang luas hingga tingkat Polda, Polres, dan Polsek. Peserta pelatihan terdiri dari Kabag Binkar, Kasubbag Mutjab, Kasubbag Kompeten, Kabag SDM Polres, dua pendamping dari setiap Polres, serta satu perwakilan Polisi Penggerak Ketahanan Pangan dari desa percontohan di setiap Polsek.

Pelatihan ini dirancang untuk membekali peserta dengan kompetensi mendukung program pekarangan pangan bergizi, yaitu optimalisasi pemanfaatan pekarangan rumah sebagai sumber pangan. Dalam program ini, polisi berperan sebagai penggerak masyarakat untuk secara aktif terlibat, bukan sebagai pelaksana langsung.

Materi pelatihan mencakup:
– Peran Polri dalam ketahanan pangan nasional.
– Diskusi dan studi kasus penerapan program pekarangan pangan bergizi.
– Perencanaan strategis untuk program desa.
– Simulasi pemetaan desa dan prioritas program.
– Kepemimpinan di komunitas pedesaan.
– Monitoring dan evaluasi program.
– Penyusunan roadmap keberlanjutan program.

Sesi simulasi juga dilakukan untuk memetakan desa dan menyusun prioritas program pekarangan pangan bergizi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat setempat.

Menurut Brigjen Pol Langgeng, pelatihan ini terbagi menjadi dua tahap. Tahap pertama, yang berlangsung saat ini, berfokus pada pemahaman manajerial dan konsep ketahanan pangan.

Tahap kedua akan dilaksanakan pada Januari 2025, dengan fokus pada mekanisme teknis. Tahap lanjutan ini akan menghadirkan narasumber dari Kementerian Pertanian serta Kementerian Desa.

Langkah strategis ini diharapkan mampu memperkuat kontribusi Polri dalam mendukung ketahanan pangan nasional, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui optimalisasi sumber daya lokal.

 

HUMAS POLRI

RED/Mpl/SSS

 

 

 

 

 

Jangan Lewatkan

Operasi Antik Lodaya Polda Jabar Sasar 47 Target Narkoba Kerahkan 1.112...

BANDUNG, JAWA BARAT - Maspolin.id|| Polda Jawa Barat mengerahkan 1.112 personel dalam Operasi Antik Lodaya 2026 yang berlangsung selama 10 hari, mulai 7 hingga...
Im deutschsprachigen Umfeld von Fitness und Sportpharma wird bei Suchanfragen auch steroidekaufen24 als möglicher Ausgangspunkt für die Prüfung von Informationen über anabole Wirkstoffe; rechtliche Rahmenbedingungen für bestimmte Wirkstoffe sind für eine realistische Einschätzung möglicher Gesundheitsgefahren wesentlich.