Polda Metro Jaya Pastikan Seleksi Masuk Akpol Transparan dan Humanis

JAKARTA – Maspolin.id|| Polda Metro Jaya menegaskan komitmennya dalam menjaga integritas proses penerimaan calon taruna/taruni Akademi Kepolisian (Akpol) Tahun Anggaran 2026. As SDM Kapolri Irjen Pol. Anwar menekankan bahwa rekrutmen Akpol bukan sekadar proses seleksi, tetapi bagian dari upaya strategis membangun Polri yang profesional, berintegritas, dan dipercaya masyarakat.

Seluruh panitia pun diminta menjalankan prinsip BETAH yakni Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis, serta memastikan tidak ada ruang bagi praktik percaloan maupun joki. Karo SDM Polda Metro Jaya Kombes Pol. Muh. Dwita Kumu Wardana menegaskan kesiapan jajaran Polda Metro Jaya untuk mengawal seluruh tahapan seleksi secara objektif dan profesional.

“Kami pastikan proses rekrutmen Akpol 2026 dilaksanakan secara bersih, transparan, akuntabel, dan humanis. Tidak dipungut biaya dan tidak ada ruang bagi calo maupun joki,” jelasnya, Senin (4/6/26).

Ia menegaskan, tahun ini penerimaan Akpol hanya dibuka melalui satu jalur, yakni jalur reguler. Oleh sebab itu, masyarakat diminta tidak mudah terpengaruh oleh pihak-pihak yang mengaku bisa membantu meluluskan peserta seleksi dengan imbalan tertentu.

“Kelulusan sepenuhnya ditentukan oleh kemampuan peserta dalam mengikuti seluruh tahapan seleksi. Kami mengimbau masyarakat agar tidak lagi percaya kepada pihak-pihak yang mengaku dapat meluluskan peserta, karena seluruh proses dilakukan secara objektif, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Karo SDM.

Adapun rangkaian seleksi jalur Akpol Tahun Anggaran 2026 telah dimulai sejak 9–30 Maret 2026 dengan tahapan pendaftaran online dan verifikasi. Kemudian, dilanjutkan 31 Maret pakta integritas serta 31 Maret–4 April rikmin awal.

Tahapan berikutnya meliputi rikkes tahap I pada 7–11 April, CAT Psikologi pada 23–25 April, kemudian CAT Akademik, Uji Komputer, CAT Pengisian Inventory PMK, dan CAT AMI pada 6–7 Mei serta 9–11 Mei. Selanjutnya, peserta akan mengikuti Uji EKG pada 17–19 Mei, UKJ dan Antropometri pada 21–24 Mei, lalu sidang menuju rikkes tahap II pada 4 Juni.

Setelah itu, tahapan berlanjut dengan rikkes tahap II pada 5–6 Juni, PMK dan PSI tahap II pada 13–15 Juni, rikmin akhir pada 16–17 Juni, hingga sidang akhir tingkat Panda pada 26 Juni 2026. Untuk jalur Akpol, seleksi masih berlanjut pada tahapan tingkat Panpus mulai 3 hingga 27 Juli 2026, menjadikannya jalur dengan rangkaian seleksi paling panjang dan paling lengkap. (ay/hn/rs)

 

Tribratanews

red/mpl/ay

Wapres Gibran Hadiri Festival Paskah di Bundaran Tirosa disambut Irjen Rudi Darmoko

Kapolda NTT Irjen Pol. Rudi Darmoko, menyambut langsung kunjungan kerja Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka di Kota Kupang,

KUPANG, NTT – Maspolin.id|| Kapolda NTT Irjen Pol. Rudi Darmoko, menyambut langsung kunjungan kerja Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka di Kota Kupang, Senin (6/4/2026). Kunjungan tersebut menjadi bagian dari agenda nasional yang dirangkaikan dengan kehadiran Wakil Presiden dalam kegiatan Festival Paskah di Bundaran Tirosa.

Dalam penyambutan tersebut, turut hadir Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena, Wakil Gubernur NTT Johannes Asadoma, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Rangkaian kegiatan dipusatkan di Bundaran Tirosa, Kota Kupang, di mana Wakil Presiden dijadwalkan menghadiri Festival Paskah yang menjadi salah satu agenda utama dalam kunjungan tersebut. Dalam kesempatan itu, Wapres Gibran memberikan sambutan, menyerahkan Obor Perdamaian, sekaligus melepas peserta Festival Paskah.

Kegiatan berlangsung selama kurang lebih satu jam, dengan pengamanan ketat dari jajaran Polda NTT dan instansi terkait guna memastikan seluruh rangkaian acara berjalan aman dan lancar.

 

Humas Polda NTT

red/mpl/pr

Akpol 90 Batalyon Dhira Brata Rayakan Halal Bihalal dengan Penuh Persaudaraan

Halalbihalal ini dipimpin langsung oleh Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo

Kelapa Dua, Cimanggis, JAWA BARAT – Maspolin.id|| Suasana hangat penuh kebersamaan dan semangat silaturahmi mewarnai acara Halalbihalal Akademi Kepolisian (Akpol) Angkatan 90 Batalyon Dhira Brata yang digelar di Gedung Satya Haprabu, Mako Korbrimob, Kelapadua, Cimanggis, Depok, Jawa Barat. Sabtu, 4 April 2026.

Halalbihalal ini dipimpin langsung oleh Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo, dihadiri Komjen Pol. Eddy Hartono selaku Ketua Angkatan Dhira Brata, Dankorbrimob Polri Komjen Pol. Ramdani Hidayat, Wadankorbrimob Polri Irjen Pol. Reza Arief Dewanto, Teknisi KBRN Utama Tk. I Korbrimob Irjen Pol. Rudy Harianto, Bhayangkari dan Warakawuri, serta seluruh Akpol 90 Dhira Brata yang hadir.

Tak hanya itu sejumlah pejabat utama Korbrimob Polri turut menghadiri acara halalbihalal diantaranya, Karorenminops Korbrimob Polri Brigjen Pol. Yuri Karsono, Kabagops Rorenminops Korbrimob, Kombes Pol. Heru Novianto, Dansat Intel Brimob Korbrimob Kombes Pol. Mokhamad Alfian Hidayat, Kabid Propam Korbrimob Kombes Pol. Mujianto, Kabid Kesjas Korbrimob Kombes Pol. Bambang Wiji Asmoro, Kabid TIK Korbrimob Polri Kombes Pol. Hendrik Budhi Prasetyo.

Acara dimulai pukul 11.00 WIB dengan pembacaan doa yang menghadirkan nuansa khidmat sebagai pembuka rangkaian acara. Semangat kebanggaan sebagai insan Bhayangkara semakin terasa saat para peserta bersama-sama menyanyikan Hymne Taruna dan Mars Dhira Brata, menggugah kembali jiwa korsa dan solidaritas angkatan.

Momentum semakin istimewa disaat Komandan Korps Brimob Polri sebagai tuan rumah memberikan sambutan yang penuh makna.

Dalam sambutannya, Dankorbrimob mengungkapkan rasa syukur atas terselenggaranya Halalbihalal keluarga besar Dhira Brata di Gedung Satya Haprabu. Momentum ini dinilai sebagai ruang penting untuk mempererat silaturahmi dan menjaga kebersamaan yang telah terjalin sejak masa awal pengabdian.

Beliau juga mengenang perjalanan dan pengalaman bersama rekan-rekan seangkatan yang telah membentuk karakter, solidaritas, serta kekuatan keluarga besar Korps Brimob, sekaligus menegaskan pentingnya silaturahmi lintas generasi sebagai warisan nilai kebersamaan.

Di akhir sambutannya, Dankorbrimob menyampaikan permohonan maaf atas segala kekurangan dalam penyelenggaraan acara serta mengapresiasi kerja keras panitia. Penghormatan juga diberikan kepada keluarga warakawuri, disertai kabar penghargaan anumerta bagi salah satu rekan yang telah berpulang.

Sementara itu, Komjen Pol. Eddy Hartono selaku Ketua Angkatan Dhira Brata menyampaikan apresiasi atas kebersamaan yang terus terjaga, sekaligus rasa syukur atas penghargaan anumerta bagi almarhum rekan sebagai bentuk penghormatan atas pengabdian. Beliau juga mengucapkan terima kepada Dankorbrimob atas terselenggaranya kegiatan ini, dengan harapan semangat persaudaraan, produktivitas, dan kebersamaan terus terpelihara.

Kemudian disusul sambutan Wakapolri yang menjadi refleksi perjalanan panjang pengabdian serta eratnya ikatan persaudaraan yang telah terjalin selama puluhan tahun.

Pada kesempatan tersebut, Wakapolri menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya Halalbihalal Akpol Angkatan 90 Tahun 2026. Beliau mengapresiasi peran Dankorbrimob beserta seluruh panitia yang telah memfasilitasi terselenggaranya kegiatan silaturahmi tersebut.

Wakapolri menekankan bahwa momentum berkumpulnya para perwira Akpol 90 bukan hanya menjadi ajang melepas rindu, tetapi juga menguatkan nilai kebersamaan yang telah terbangun sejak masa pendidikan.

Beliau juga menyinggung bahwa sebagian besar Angkatan 90 sedang memasuki masa menjelang purna tugas, sehingga penting menjaga hubungan dan silaturahmi yang telah terjalin. Komjen Pol. Dedi menegaskan bahwa kontribusi para perwira tidak berhenti ketika pensiun, karena “sekali Bhayangkara tetap Bhayangkara.” Pernyataan Wakapolri.

Wakapolri berharap kegiatan silaturahmi semacam ini terus dilanjutkan, baik oleh yang masih aktif maupun yang sudah memasuki purnawirawan, sebagai bentuk kecintaan kepada institusi serta pengabdian kepada bangsa dan negara.

Usai sambutan Wakapolri, kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pemberian Kenaikan Pangkat Luar Biasa Anumerta (KPLBA) kepada almarhum Kombes Pol. Selamet Setiono menjadi Brigjen Pol (A), sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi dan pengabdian yang telah diberikan kepada institusi Polri.

Memasuki sesi tausiyah, para peserta diajak untuk memperdalam nilai-nilai spiritual dan memperkuat makna halalbihalal sebagai sarana introspeksi dan mempererat ukhuwah. Kebersamaan semakin terasa saat seluruh peserta mengikuti sesi foto bersama, mengabadikan momen berharga dalam bingkai persaudaraan.

Acara kemudian berlanjut dengan ramah tamah yang diiringi hiburan dari brigade band dan artis, menciptakan suasana santai namun tetap penuh keakraban. Interaksi hangat antar peserta menjadi gambaran nyata soliditas Akpol Angkatan 90 yang tetap terjaga hingga kini.

Sebagai penutup, sesi salam-salaman menjadi puncak emosional yang mempererat tali silaturahmi, sebelum akhirnya rangkaian acara ditutup secara resmi.

Kegiatan Halalbihalal ini bukan sekadar tradisi tahunan, melainkan simbol kuatnya persatuan, loyalitas, dan nilai kekeluargaan yang terus hidup dalam setiap langkah pengabdian Akpol Angkatan 90 kepada bangsa dan negara.

 

HUMAS POLRI

red/mpl/pr

Komisi III DPR RI Dukung Lemdiklat Polri Perkuat SDM melalui Kampus Unggul, Modern, dan Berintegritas

Komisi III DPR RI menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Lemdiklat) Polri dan Akademi Kepolisian (Akpol), Kamis (2/4/2026), di Ruang Rapat Komisi III DPR RI.

Rapat yang dipimpin oleh Ketua Komisi III DPR RI Dede Indra Permana Soediro tersebut dihadiri oleh jajaran pimpinan dan anggota Komisi III DPR RI. Sementara dari pihak Polri, hadir Plt. Kalemdiklat Polri Irjen Pol. Andi Rian R. Djajadi bersama pejabat utama Lemdiklat Polri dan Akpol.

Dalam rapat tersebut, Komisi III DPR RI menyampaikan dukungan terhadap program strategis Lemdiklat Polri Tahun 2026 yang berfokus pada pembangunan kampus berintegritas, modern, dan unggul. Program tersebut diarahkan untuk mencetak sumber daya manusia (SDM) Polri yang berkualitas, inovatif, serta memiliki standar nasional dan internasional.

Selain itu, Komisi III DPR RI juga mendorong dilakukannya evaluasi secara menyeluruh dan berkelanjutan terhadap sistem pendidikan dan pelatihan di lingkungan Polri. Evaluasi tersebut mencakup kurikulum, peningkatan kompetensi tenaga pendidik, pemenuhan sarana dan prasarana, serta penguatan kerja sama dengan perguruan tinggi.

Langkah tersebut diharapkan mampu mewujudkan SDM Polri yang bermoral, adaptif, dan profesional dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

 

HUMAS POLRI

red/mpl/pr

751 Atlet Bertanding di Nasional KASAL Cup V 2026, Bripda Petra dari Polri Raih Emas

JAKARTA – Maspolin.id|| Di tengah ketatnya persaingan 751 atlet dari 82 kontingen TNI, Polri, dan umum dalam ajang KASAL Cup V 2026, seorang anggota Polri berhasil mencuri perhatian dengan meraih medali emas. Ia adalah Bripda Petra Julio Alexandro Sihombing, personel Subdit Cakal Ditpolsatwa Korsabhara Baharkam Polri.

Kejuaraan Nasional karate bergengsi tersebut dibuka langsung oleh Laksamana Madya TNI Edwin, S.H., M.Han Secara Langsung Membuka kejuaraan KASAL CUP V Tahun 2026. Dalam Rangka Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-80 POMAL. Kejuaraan tersebut dilaksanakan pada 4–5 April 2026 di GOR Ciracas, Jakarta Timur.

Di balik keberhasilan meraih medali emas kelas Kumite Perorangan TNI/Polri -60 Kg Putra, terdapat keseharian yang penuh disiplin dan tanggung jawab. Bripda Petra bukan hanya seorang atlet, tetapi juga handler K9 “Alma”, satwa Polri yang memiliki kemampuan deteksi bahan peledak (handak).

Setiap hari, Bripda Petra memulai tugas dengan memastikan kondisi kesehatan Alma, memberikan pakan, menjaga kebersihan kandang, serta melaksanakan latihan rutin untuk mempertajam kemampuan deteksi. Dalam pelaksanaan tugas operasional, ia memastikan Alma selalu dalam kondisi siap digunakan untuk mendukung pengamanan maupun penanganan situasi berisiko tinggi.

Ikatan antara handler dan satwa menjadi fondasi utama keberhasilan. Ketelitian, kesabaran, serta konsistensi latihan menjadikan Alma sebagai K9 yang andal, sekaligus mencerminkan kualitas sumber daya manusia Polri yang profesional dan presisi.

Selain Bripda Petra, prestasi juga diraih oleh rekan satuannya, Bripda Salma Aulia, yang berhasil meraih medali perunggu pada kelas Kumite Perorangan TNI/Polri -68 Kg Putri.

Keberhasilan ini menegaskan bahwa personel Polri mampu menjaga keseimbangan antara pelaksanaan tugas operasional dan pengembangan kapasitas diri. Disiplin yang dibangun dalam keseharian menjadi modal utama dalam meraih prestasi di berbagai bidang.

Kakorsabhara Baharkam Polri, Irjen Pol Drs. Mulya Hasudungan Ritonga, M.Si. menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut. “Polri melalui fungsi Korsabhara akan terus berkomitmen dalam membangun sumber daya manusia unggul serta kesiapsiagaan operasional, guna memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ungkap Kakorsabhara dalam keterangannya.

“Yang satu mahir deteksi bom, yang satu jago karate,” ujarnya.

Pernyataan tersebut mencerminkan sosok personel Polri yang tidak hanya unggul dalam pelaksanaan tugas, tetapi juga berprestasi sebagai individu.

Prestasi ini menjadi bukti nyata bahwa pembinaan di lingkungan Korsabhara Baharkam Polri berjalan selaras antara peningkatan kemampuan operasional dan pengembangan potensi personel. Polri akan terus mendorong lahirnya anggota yang tangguh, berprestasi, serta siap memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat, bangsa, dan negara.

 

HUMAS POLRI

red/mpl/sss

Polri Kirim 21 Personel Terbaik Berlaga di Indoor Skydiving World Cup 2026 di Perancis

JAKARTA – Maspolin.id|| Tim Nasional Indonesia Indoor Skydiving yang diperkuat oleh personel Polri resmi bersiap mengikuti ajang bergengsi 6th World Cup Indoor Skydiving yang akan digelar di Lille, Prancis, pada 9 hingga 11 April 2026. Keikutsertaan ini menjadi bagian dari komitmen Polri dalam mendukung prestasi olahraga dirgantara sekaligus mengharumkan nama bangsa di kancah internasional.

Kontingen Timnas Indonesia Indoor Skydiving berjumlah 21 personel yang dipimpin oleh Teknisi KBRN Utama Tk. I Korbrimob, Irjen Pol. Almas Widodo Kolopaking, selaku Ketua Kontingen. Personel tersebut terdiri dari 2 Personel Mako Korbrimob, 4 Personel Pasukan Gegana, 6 Personel Pasukan Pelopor, 5 Personel Satlat Brimob, 1 Personel Pasbrimob II Korbrimob, 2 Personel Satbrimob Polda Metro Jaya dan 1 Personel Ditkrimsus Polda Metro Jaya.

Adapun komposisi kontingen meliputi satu Ketua Kontingen, satu Manajer Tim, dua Ketua Tim Atlet, satu official, satu pelatih, serta 15 atlet yang terdiri dari 10 atlet putra dan 5 atlet putri. Mereka akan bertanding dalam tiga nomor utama, yakni 4 Way VFS Open, 4 Way FS Open, dan 4 Way FS Female.

Sebelum keberangkatan, seluruh personel telah melaksanakan doa bersama pada 3 April 2026 di Gedung Soemardhi, Fasilitas Wind Tunnel Brimob Cikeas, sebagai bentuk ikhtiar spiritual untuk memohon keselamatan dan kesuksesan selama mengikuti kejuaraan. Selanjutnya, pada hari ini tanggal 5 April 2026 sebanyak 19 personel berangkat menuju Prancis.

Keikutsertaan Timnas Indonesia dalam ajang ini diharapkan mampu memberikan hasil terbaik sekaligus menjadi kebanggaan bagi institusi Polri, bangsa, dan negara di pentas dunia. Selain itu, partisipasi ini juga menjadi momentum untuk menunjukkan profesionalisme serta dedikasi personel Polri dalam berbagai bidang, termasuk olahraga internasional.

 

HUMAS POLRI

red/mpl/sss

Tarik Pulang Pasukan Kita dari Lebanon

(Gambar ilustrasi dibuat oleh AI bernama Nadapdap)

Oleh S Stanley Sumampouw

Keputusan untuk mengirim pasukan perdamaian ke luar negeri selalu dilandasi niat mulia: menjaga stabilitas global, menunjukkan komitmen terhadap perdamaian dunia, serta memperkuat posisi diplomatik Indonesia di mata internasional. Namun, kebijakan luar negeri tidak boleh dilepaskan dari realitas domestik dan kepentingan nasional yang lebih mendesak.

Dalam konteks keterlibatan Indonesia dalam misi UNIFIL di Lebanon, sudah saatnya dilakukan evaluasi mendasar, bahkan jika perlu, penarikan pasukan secara bertahap.

Pertama, Indonesia hari ini masih dihadapkan pada beragam persoalan domestik yang kompleks dan belum sepenuhnya terselesaikan. Mulai dari ketimpangan ekonomi, pengangguran, kualitas pendidikan, hingga tantangan keamanan dalam negeri. Fokus negara seharusnya diarahkan untuk memperkuat fondasi internal ini. Mengalokasikan sumber daya, baik anggaran, personel, maupun perhatian strategis ke luar negeri, sementara persoalan di dalam negeri masih menganga, berisiko menciptakan ketidakseimbangan prioritas nasional.

Kedua, narasi bahwa Indonesia harus mengambil peran sebagai negara penengah dalam konflik global perlu ditinjau ulang secara realistis. Menjadi mediator konflik internasional bukan hanya soal goodwill, tetapi juga soal kapasitas geopolitik, kekuatan ekonomi, pengaruh militer, serta leverage diplomatik yang kuat. Indonesia, meskipun dihormati sebagai negara berkembang dengan prinsip non-blok dan politik luar negeri bebas aktif, belum memiliki posisi tawar yang cukup signifikan untuk menjadi penengah efektif dalam konflik kompleks seperti di Timur Tengah. Tanpa kekuatan yang memadai, peran tersebut berisiko menjadi simbolik semata tanpa dampak nyata.

Ketiga, fakta bahwa hingga saat ini tiga prajurit Indonesia yang tergabung dalam pasukan UNIFIL telah gugur di Lebanon harus menjadi perhatian serius. Di balik setiap angka, ada keluarga yang kehilangan, ada anak yang tumbuh tanpa ayah, dan ada duka yang tidak tergantikan. Pengorbanan tersebut tentu patut dihormati, namun negara juga memiliki kewajiban moral untuk memastikan bahwa setiap risiko yang diambil benar-benar sepadan dengan kepentingan nasional yang diperjuangkan. Jika kehadiran pasukan kita di sana tidak memberikan kontribusi strategis yang signifikan, maka mempertahankan mereka di zona konflik menjadi keputusan yang patut dipertanyakan.

Keempat, dinamika konflik di Lebanon dan kawasan sekitarnya tidak menunjukkan tanda-tanda stabilitas dalam waktu dekat. Eskalasi yang terjadi justru meningkatkan risiko bagi pasukan penjaga perdamaian. Dalam situasi seperti ini, langkah yang lebih bijak adalah melakukan reposisi kebijakan bukan dengan menarik diri dari komitmen internasional secara total, tetapi dengan menyesuaikan bentuk kontribusi yang lebih aman dan relevan, seperti melalui diplomasi, bantuan kemanusiaan, atau dukungan logistik dari dalam negeri.

Pada akhirnya, kebijakan luar negeri harus selalu berpijak pada kepentingan nasional yang rasional dan terukur. Indonesia tidak kehilangan martabatnya jika memilih untuk memprioritaskan rakyatnya sendiri. Justru sebaliknya, negara yang kuat di dalam negeri akan lebih dihormati di panggung global.

Menarik pulang pasukan dari Lebanon bukan berarti mundur dari komitmen perdamaian dunia. Ini adalah langkah strategis untuk memastikan bahwa setiap kebijakan luar negeri benar-benar selaras dengan kepentingan nasional, keselamatan prajurit, dan kesejahteraan rakyat Indonesia.

 

** Penulis adalah Pemred www.maspolin.id dan www.tabloidrealita.id, Pengusaha dan Ketua Umum Masyarakat Polisi Indonesia

Terkait Unggahan Foto AI, Lurah Kalisari Minta Maaf dan Petugas di Sanksi

Kelurahan Kalisari, Pasar Rebo, Jakarta Timur memohon maaf atas viralnya di media sosial soal penanganan parkir liar di Jalan Damai, yang ditindaklanjuti menggunakan foto editan. Pihak kelurahan langsung memberikan sanksi pada oknum PPSU yang telah membuat heboh di jagat maya itu.

JAKARTA – Maspolin.id|| Lurah Kalisari, Siti Nurhasanah menyampaikan permohonan maaf atas viralnya unggahan foto hasil Artificial Intelligence (AI) terkait penanganan parkir liar di Jalan Damai melalui aplikasi Jakarta Kini (JAKI). Insiden tersebut turut memicu perhatian publik di media sosial.

“Menjadi pembelajaran bagi kami”

Lurah Kalisari, Siti Nurhasanah menegaskan, sudah memberikan sanksi berupa Surat Peringatan Pertama (SP1) kepada petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) yang mengunggah foto tersebut.

“Kami memohon maaf sebesar-besarnya atas kejadian ini. Ini menjadi pembelajaran bagi kami agar ke depan tidak terulang. Petugas yang bersangkutan telah diberikan SP1 dan membuat pernyataan tidak mengulangi perbuatannya,” ujarnya, Senin (6/4).

Siti menjelaskan, petugas PPSU tersebut menindaklanjuti laporan masyarakat terkait parkir liar yang masuk melalui aplikasi JAKI. Namun, dalam prosesnya, yang bersangkutan justru mengunggah foto hasil rekayasa seolah-olah lokasi telah ditertibkan dan bebas dari parkir liar.

“Tindakan ini kemudian viral di media sosial. Saya sudah minta nantinya saat ada permasalahan atau kendala di lapangan untuk segera melapor agar bisa dicarikan solusi,” terangnya.

Siti menambahkan, laporan terkait parkir liar di wilayahnya memang kerap terjadi. Penanganan biasanya dilakukan bersama Satpol PP, namun dalam beberapa kasus juga ditangani oleh petugas PPSU, terutama ketika laporan yang diteruskan ke Suku Dinas Perhubungan dikembalikan ke pihak kelurahan.

Untuk mencari solusi, pihak kelurahan akan menggelar rapat koordinasi dengan menghadirkan pemilik bengkel, pemilik kendaraan, serta Satuan Pelaksana Perhubungan Kecamatan Pasar Rebo.

“Permasalahan ini akan kami bahas bersama agar tidak terulang di kemudian hari,” ucapnya.

Ia menuturkan, saat ini di lokasi masih terdapat empat kendaraan yang terparkir, dua di antaranya dalam kondisi rusak dan sedang menunggu perbaikan di bengkel setempat.

“Kami minta agar Suku Dinas maupun Satpel Perhubungan dapat melakukan penindakan karena parkir di badan jalan melanggar aturan dan menggangu warga lainnya,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Suku Dinas Perhubungan Jakarta Timur, Harlem Simanjuntak memastikan, sudah menginstruksikan petugas untuk melakukan pengecekan di lapangan.

“Kami menunggu hasil rapat di kelurahan karena ini menyangkut kewilayahan,” imbuhnya.

Ia menambahkan, pihaknya siap melakukan penindakan berupa penderekan kendaraan apabila diperlukan.

“Langkah ini harus disertai kejelasan penanggung jawab kendaraan untuk menghindari persoalan baru di kemudian hari,” tandasnya.

 

Pemprov DKI

bjak/mpl/sss

Polisi Lakukan Olah TKP Dilokasi 4 Pekerja Meninggal

Jakarta Selatan – Maspolin.id|| Kecelakaan kerja terjadi di proyek bangunan bertingkat di Jalan TB Simatupang, Tanjung Barat, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Jumat (3/4/2026) sekitar pukul 10.00 WIB. Empat pekerja meninggal dunia setelah terjatuh ke dalam penampungan air bersih (ground tank) di area basement proyek saat proses pengurasan berlangsung.

Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto membenarkan peristiwa tersebut. Ia mengatakan insiden terjadi ketika para pekerja sedang membersihkan penampungan air yang berada di lokasi proyek.

“Benar, terjadi kecelakaan kerja di proyek bangunan di Jagakarsa saat proses pengurasan penampungan air,” kata Budi Hermanto dalam keterangannya, Jumat (03/04/2026).

Empat korban meninggal dunia masing-masing berinisial YN (32), MW (62), TS (63), dan MF (19). Sementara itu, tiga pekerja lainnya, yakni U (41), AJ (37), dan S (63), mengalami sesak napas dan saat ini masih menjalani perawatan medis di rumah sakit.

Berdasarkan keterangan saksi, peristiwa bermula saat beberapa pekerja menguras penampungan air yang tertutup. Saat penutup dibuka, salah satu pekerja terjatuh ke dalam lubang. Rekan kerja yang mencoba menolong tanpa alat keselamatan kemudian ikut terjatuh.
“Saat evakuasi, saksi merasakan kondisi di sekitar lokasi pengap dan panas,” ujarnya.

Para korban kemudian dievakuasi ke RSUD Pasar Rebo. Namun empat orang dinyatakan meninggal dunia setibanya di rumah sakit. Sementara korban selamat masih menjalani perawatan.

Guna mendalami penyebab pasti tragedi ini, jajaran kepolisian telah bergerak cepat di lapangan. Tim penyidik telah melakukan olah TKP secara mendalam serta memeriksa sejumlah saksi mata guna mengumpulkan bukti-bukti primer di lokasi kejadian, jelas Kombes Pol. Budi Hermanto.

Ke depan, pihak kepolisian akan terus mengawal penuntasan kasus ini secara profesional. Selain memantau perkembangan kesehatan para korban yang tengah dirawat, kami juga melakukan penyelidikan intensif terkait unsur kelalaian maupun kepatuhan terhadap standar keselamatan kerja yang diterapkan di area proyek tersebut, tutupnya.

 

Humas PMJ

bjak/mpl/ay

370 Personel Gabungan Amankan Kebaktian Rohani di Indonesia Arena

Jakarta Pusat – Maspolin.id|| Sebanyak 370 personel gabungan dikerahkan untuk mengamankan kegiatan ibadah Kebaktian Kebangunan Rohani di Indonesia Arena, Kelurahan Gelora, Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat, Jumat (3/4/2026).

Apel pengamanan dipimpin Wakapolres Metro Jakarta Pusat, Eko Yulianto, sejak pukul 06.00 WIB dengan melibatkan unsur Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, Polsek jajaran, serta instansi terkait seperti Satpol PP dan Dinas Perhubungan.

Pengamanan dilakukan secara menyeluruh mulai dari ring dalam hingga ring luar lokasi kegiatan. Personel juga ditempatkan di sejumlah titik strategis guna mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas dan mengatur arus lalu lintas di sekitar lokasi.

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Reynold E.P. Hutagalung, mengatakan selain pengamanan terbuka dan tertutup, pihaknya juga melakukan sterilisasi lokasi sebelum kegiatan dimulai.

“Kami melakukan sterilisasi objek di seluruh area kegiatan sebelum ibadah dimulai untuk memastikan tidak ada potensi gangguan, sehingga jemaat dapat beribadah dengan aman dan nyaman,” ujar Reynold.

Ia menambahkan, sinergi lintas instansi menjadi kunci keberhasilan pengamanan kegiatan masyarakat, khususnya dalam kegiatan keagamaan yang melibatkan banyak peserta.

“Kami menurunkan 370 personel gabungan dan mengedepankan pendekatan humanis agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan tertib dan kondusif,” imbuhnya.

Selama kegiatan berlangsung, situasi di Indonesia Arena terpantau aman dan terkendali tanpa adanya gangguan yang berarti.

 

Humas PMJ

bjak/mpl/ay

Jangan Lewatkan

Im deutschsprachigen Umfeld von Fitness und Sportpharma wird bei Suchanfragen auch steroidekaufen24 als möglicher Ausgangspunkt für die Prüfung von Informationen über anabole Wirkstoffe; rechtliche Rahmenbedingungen für bestimmte Wirkstoffe sind für eine realistische Einschätzung möglicher Gesundheitsgefahren wesentlich.