SEMARANG, JAWA TENGAH – Maspolin.id|| Aksi penyampaian pendapat di muka umum bertema “Dapur Umum Mengkritisi Program Makan Bergizi Gratis (MBG)” yang digelar sejumlah elemen masyarakat sipil di depan Kantor DPRD Jawa Tengah, Jalan Pahlawan, Kota Semarang, Selasa (23/6/2026), berlangsung aman, tertib, dan kondusif di bawah pengamanan aparat kepolisian.

Sekitar 30 peserta dari berbagai organisasi masyarakat sipil seperti Reaksi Kolektif, LBH Semarang, WALHI Jawa Tengah, Maring Institut, dan Bara Puan mengikuti kegiatan tersebut sebagai bentuk penyampaian aspirasi terhadap kebijakan publik yang tengah berjalan. Aksi dikoordinatori oleh Fathan Hakim dari Reaksi Kolektif/Aksi Kamisan Semarang dan Aditya Pramandira dari WALHI Jawa Tengah.
Dalam kegiatan tersebut, peserta membawa berbagai alat peraga berupa perangkat sound system, perlengkapan memasak, bahan makanan, serta poster berisi aspirasi dan pandangan kritis terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Selain menyampaikan orasi dan pembacaan puisi, peserta juga menggelar kegiatan memasak bersama sebagai simbol penyampaian pesan kepada pemerintah terkait isu pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat.
Rangkaian kegiatan dimulai sekitar pukul 5 Sore dengan persiapan perlengkapan aksi, dilanjutkan penyampaian aspirasi secara bergantian oleh peserta. Suasana berlangsung tertib dan damai, mencerminkan semangat demokrasi yang menghargai perbedaan pandangan serta menjunjung tinggi kebebasan berekspresi secara bertanggung jawab.
Sebagai bentuk kepedulian sosial, hasil masakan yang telah disiapkan kemudian dikemas menjadi sekitar 50 paket makanan dan dibagikan kepada masyarakat di sejumlah titik di Kota Semarang. Kegiatan tersebut menjadi simbol bahwa penyampaian aspirasi dapat berjalan berdampingan dengan aksi kemanusiaan dan kepedulian terhadap sesama.
Selama kegiatan berlangsung, personel Polsek Semarang Selatan bersama unsur pengamanan terkait melaksanakan pengamanan secara humanis dan profesional. Kehadiran aparat tidak hanya bertujuan menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga memastikan hak konstitusional masyarakat untuk menyampaikan pendapat dapat terlaksana dengan baik.
Kapolsek Semarang Selatan, Kompol Sucipto, S.H., menegaskan bahwa Polri berkomitmen mengawal setiap kegiatan penyampaian aspirasi masyarakat selama dilakukan secara damai dan sesuai ketentuan yang berlaku.
“Polri hadir untuk memberikan pelayanan dan pengamanan agar seluruh rangkaian kegiatan penyampaian aspirasi masyarakat dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan sesuai ketentuan yang berlaku. Alhamdulillah, kegiatan aksi unjuk rasa di depan DPRD Jawa Tengah berjalan lancar, situasi tetap kondusif, serta tidak ditemukan gangguan kamtibmas selama kegiatan berlangsung,” ujar Kompol Sucipto.
Menurutnya, kebebasan berpendapat merupakan hak setiap warga negara yang dijamin oleh undang-undang. Oleh karena itu, Polri senantiasa mengedepankan pendekatan persuasif, dialogis, dan humanis dalam setiap pengamanan kegiatan masyarakat.
Kapolsek juga memberikan apresiasi kepada seluruh peserta aksi yang telah menyampaikan aspirasi secara damai, santun, dan tertib sehingga kegiatan dapat berlangsung tanpa mengganggu keamanan maupun aktivitas masyarakat di sekitar lokasi.
“Terima kasih kepada seluruh peserta aksi yang telah menjaga ketertiban selama kegiatan berlangsung. Kami juga mengapresiasi seluruh personel pengamanan yang melaksanakan tugas secara profesional, humanis, dan mengedepankan pelayanan kepada masyarakat,” tambahnya.
Sekitar pukul 20.00 WIB, seluruh rangkaian kegiatan berakhir dan peserta membubarkan diri dengan tertib. Situasi di kawasan DPRD Jawa Tengah maupun wilayah hukum Polsek Semarang Selatan terpantau aman dan kondusif, sementara aktivitas masyarakat kembali berjalan normal.
Keberhasilan pengamanan ini menjadi wujud komitmen Polri dalam menjaga keseimbangan antara perlindungan hak demokratis warga negara dan pemeliharaan keamanan serta ketertiban masyarakat, sehingga ruang dialog dan penyampaian aspirasi dapat terus berlangsung dalam suasana yang damai, toleran, dan bermartabat.
Humas Polda Jateng
red/mpl/ls













