Seleksi Bintara Polri 2026 Dimulai, Ini Jadwal dan Persyaratannya

JAKARTA – Maspolin.id|| Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) kembali membuka pendaftaran calon Bintara Polri tahun 2026. Program ini memberikan kesempatan bagi putra-putri Indonesia yang ingin mengabdikan diri sebagai anggota kepolisian.

Pada seleksi tahun ini, Polri menyediakan kuota sebanyak 5.141 peserta yang terdiri dari 4.141 pria dan 1.000 wanita. Pendaftaran dibuka mulai 9 Maret hingga 30 Maret 2026.

Sementara itu, pendidikan bagi peserta yang dinyatakan lulus seleksi dijadwalkan berlangsung pada 20 Juli hingga 16 Desember 2026.

Proses seleksi dilaksanakan secara bertahap, mulai dari pendaftaran hingga sidang akhir kelulusan. Tahapan tersebut meliputi penandatanganan pakta integritas, pemeriksaan administrasi awal, pemeriksaan kesehatan tahap I dan II, tes psikologi, uji akademik dan kompetensi, tes kesamaptaan jasmani, hingga tes mental kepribadian.

Sidang akhir kelulusan dijadwalkan berlangsung pada 3 Juli 2026 sebelum peserta yang lolos mengikuti pendidikan pembentukan Bintara Polri pada 20 Juli 2026.

Calon peserta seleksi Bintara Polri wajib memenuhi sejumlah persyaratan umum, antara lain:

* Warga Negara Indonesia
* Beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa
* Setia kepada Pancasila, UUD 1945, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia
* Lulusan minimal SMA/sederajat
* Berusia minimal 18 tahun saat dilantik sebagai anggota Polri
* Sehat jasmani dan rohani
* Tidak pernah dipidana karena melakukan tindak pidana
* Berkelakuan baik, jujur, dan berintegritas

Selain persyaratan umum tersebut, peserta juga diwajibkan memenuhi sejumlah ketentuan khusus sesuai dengan jenis Bintara yang dipilih.

Jenis Bintara yang Dibuka

Pada seleksi 2026, Polri membuka beberapa jalur Bintara, antara lain:

* Bintara Polisi Tugas Umum (PTU) berkemampuan SPKT
* Bintara berkemampuan Intelijen
* Bintara Polair
* Bintara Kompetensi Khusus (Bakomsus) di bidang Humas, Pertanian, Perkebunan, Peternakan, Perikanan, Gizi, Akuntansi, Teknik Sipil, Penyidik, Tenaga Pendidik, dan Tenaga Kesehatan
* Bintara Kompetensi Khusus (Bakomsus) Musik

Pendaftaran dilakukan secara daring melalui situs resmi penerimaan Polri di penerimaan.polri.go.id Calon peserta diminta mengisi formulir registrasi dengan data diri yang lengkap dan sesuai dengan data kependudukan.

Setelah proses registrasi selesai, peserta akan memperoleh nomor registrasi, username, dan password untuk memantau tahapan seleksi. Selanjutnya, peserta diwajibkan mencetak formulir pendaftaran untuk dibawa saat proses verifikasi di Polres setempat.

Penilaian seleksi mengacu pada ketentuan Peraturan Asisten Kapolri Bidang SDM Nomor 3 Tahun 2017 tentang pelaksanaan tes psikologi bagi calon anggota Polri. Peserta dinyatakan memenuhi syarat apabila memperoleh nilai minimal sesuai ketentuan pada setiap tahapan seleksi.

Melalui rekrutmen ini, Polri berharap dapat menjaring generasi muda terbaik bangsa yang memiliki integritas, kompetensi, serta komitmen untuk mengabdi kepada masyarakat, bangsa, dan negara.

 

HUMAS POLRI

red/mpl/pr

1.700 Truk Pelanggar Pembatasan Operasional Saat Mudik di Tindak Polda Jabar

BANDUNG, JAWA BARAT – Maspolin.id|| Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat mengambil langkah tegas terhadap ribuan kendaraan angkutan barang sumbu tiga yang melanggar aturan pembatasan operasional selama periode arus mudik 2026. Hingga pertengahan Maret, Direktorat Lalu Lintas Polda Jabar mencatat sebanyak 1.700 unit truk dan kontainer telah dikenai sanksi tilang karena tetap melintas di jalur tol maupun arteri.

Penindakan ini dilakukan sebagai respons atas masih adanya perusahaan angkutan barang yang mengabaikan ketentuan pembatasan operasional kendaraan berat yang diberlakukan guna mengurangi kepadatan lalu lintas saat musim mudik.

Kepala Bidang Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol. Hendra Rochmawan, menjelaskan bahwa keberadaan kendaraan sumbu tiga di tengah tingginya arus mudik memiliki potensi risiko yang besar. Selain memakan ruang jalan, kecepatan kendaraan berat yang relatif lambat kerap memicu antrean panjang kendaraan pribadi.

“Kami masih menemukan cukup banyak kendaraan sumbu tiga yang melintas, baik di jalur tol maupun arteri. Keberadaan mereka sangat berpotensi menimbulkan kemacetan dan mengganggu kelancaran warga yang sedang melakukan perjalanan mudik menuju kampung halaman,” ujar Kabid Humas, Minggu (15/3/2026).

Menindaklanjuti temuan tersebut, Polda Jabar menginstruksikan seluruh jajaran lalu lintas di wilayah hukumnya untuk meningkatkan sosialisasi serta edukasi langsung kepada perusahaan-perusahaan angkutan barang. Diharapkan para pelaku usaha transportasi logistik memiliki kesadaran bersama untuk mematuhi jadwal operasional yang telah ditetapkan pemerintah.

Di sisi lain, Kapolda Jawa Barat juga menegaskan bahwa penindakan terhadap pelanggaran aturan ini akan dilakukan tanpa pengecualian. Kepolisian tidak akan memberikan toleransi kepada kendaraan yang tetap beroperasi pada jam-jam yang telah dilarang.

“Kami tidak akan memberikan toleransi. Penindakan tegas terus dilakukan karena selain menghambat arus, kendaraan berat ini sering menjadi faktor penyebab kecelakaan dan kemacetan utama di jalur-jalur krusial Jawa Barat,” tegas Kapolda melalui Kabid Humas.

Polda Jabar juga mengimbau para pemudik untuk tetap berhati-hati selama perjalanan serta segera melaporkan apabila menemukan hambatan lalu lintas yang signifikan. Pengawasan di titik penyekatan maupun gerbang tol akan terus diperketat untuk memastikan keselamatan seluruh pengguna jalan hingga perayaan hari raya.

 

Humas Polda Jabar

bjabar/mpl/he

Dompet Pemudik Hilang di Rest Area 338A Pekalongan Ditemukan, Petugas Posyan Sigap Kembalikan ke Pemilik

Ipda Arif Petugas pada Posyan Rest Area 338A

Pekalongan, JAWA TENGAH – Maspolin.id|| Kejujuran warga dan kesigapan petugas Pos Pelayanan (Posyan) Rest Area 338A wilayah hukum Polres Pekalongan membuahkan hasil. Sebuah dompet milik pemudik yang sempat tertinggal berhasil dikembalikan kepada pemiliknya pada Sabtu (14/3/2026).

Peristiwa itu bermula sekitar pukul 15.00 wib ketika seorang pemilik rumah makan Padang bernama Gufron menemukan sebuah dompet di area Rest Area 338A. Dompet tersebut kemudian diserahkan kepada Waka Posyan Rest Area 338A Ipda Arif Pambudi, S.H., M.H untuk diamankan.

Waka Posyan kemudian bergerak cepat berupaya mencari pemilik dompet dengan mengumumkan melalui pengeras suara di rest area. Selain itu, informasi penemuan dompet juga disebarkan melalui grup WhatsApp jajaran Polda Jawa Tengah agar dapat segera diketahui oleh pemiliknya.

Sekitar pukul 17.00 wib, seorang pemudik bernama Bondan Andrias mendapat kabar bahwa dompet miliknya ditemukan dan dititipkan di Posyan Rest Area 338A. Ia pun segera datang ke pos pelayanan untuk mengambil dompet tersebut.

Bondan diketahui merupakan warga Jalan Perintis Pelahari, Kabupaten Tanah Laut, yang sedang dalam perjalanan mudik menuju Semarang.

Ipda Arif mengatakan pihaknya langsung bergerak cepat begitu menerima laporan penemuan dompet tersebut.

“Kami menerima penyerahan dompet dari saudara Gufron sekitar pukul 15.00 wib. Selanjutnya kami umumkan melalui pengeras suara di rest area dan juga kami informasikan melalui grup komunikasi kepolisian agar pemiliknya segera mengetahui,” ujarnya.

Tak berselang lama, pemilik dompet akhirnya datang ke Posyan setelah mendapatkan informasi tersebut.

“Alhamdulillah sekitar pukul 17.00 wib pemilik dompet datang ke Posyan untuk mengambil barang miliknya. Kami pastikan dompet beserta isinya dikembalikan secara utuh kepada yang bersangkutan,” tambahnya.

Dalam kesempatan itu, Bondan Andrias menyampaikan rasa terima kasih kepada petugas Posyan dan warga yang telah membantu menemukan dompetnya.

“Saya sangat berterima kasih kepada petugas Posyan Polres Pekalongan dan kepada Bapak Gufron yang telah menemukan serta menyerahkan dompet saya. Pelayanannya sangat baik dan cepat,” katanya.

Peristiwa ini menjadi contoh sinergi antara masyarakat dan aparat dalam menjaga keamanan serta memberikan pelayanan kepada pemudik. Petugas Posyan berharap semangat pelayanan dengan nilai Sigap, Empati, Tertib, Integritas, dan Amanah dapat terus dijaga dalam melayani masyarakat, khususnya selama arus mudik berlangsung.

 

Humas Polda Jateng

bjateng/mpl/ls

Antusiasme Mudik, 32 Ribu Peserta Terdaftar dalam Mudik Gratis Presisi 2026

JAKARTA – Maspolin.id|| Program Mudik Gratis Presisi 2026 yang diselenggarakan Kepolisian Negara Republik Indonesia melalui Korlantas Polri mendapat respons besar dari masyarakat. Berdasarkan data Posko Operasi Ketupat 2026 hingga Senin (16/03/2026), jumlah pendaftar program tersebut mencapai puluhan ribu orang dari berbagai wilayah di Indonesia.

Secara keseluruhan, tercatat sebanyak 32.721 pemudik telah mendaftarkan diri sebagai peserta program tersebut. Para peserta diberangkatkan melalui koordinasi Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda di berbagai daerah.

Untuk mendukung pelaksanaan program, Polri menyiapkan ratusan armada transportasi. Total terdapat 663 unit bus yang disediakan untuk mengangkut para pemudik. Selain itu, tersedia pula 29 unit kendaraan Hiace dan satu unit Kapal Motor Penumpang (KMP) sebagai alternatif moda transportasi.

Wilayah Polda Jawa Tengah mencatat jumlah peserta terbanyak dalam program ini. Sebanyak 13.040 orang pemudik diberangkatkan dengan dukungan 326 unit bus.

Jumlah tersebut diikuti oleh Polda Sumatra Barat yang memfasilitasi 12.000 peserta mudik. Sementara itu, Polda Metro Jaya memberangkatkan sekitar 2.500 orang menggunakan 60 unit bus menuju berbagai daerah tujuan.

Di beberapa wilayah lain, variasi moda transportasi juga dimanfaatkan untuk mendukung kelancaran program. Polda Aceh menggunakan kombinasi bus dan kendaraan Hiace untuk mengangkut peserta mudik.

Sementara itu, Polda Jawa Timur menyiapkan kapal laut guna mengangkut ratusan pemudik beserta kendaraan roda dua mereka. Langkah ini dilakukan untuk memberikan alternatif perjalanan yang lebih aman bagi masyarakat.

Kakorlantas Polri Irjen Pol Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum., menyampaikan apresiasi atas tingginya partisipasi masyarakat dalam program tersebut. Ia menilai angka pendaftar yang mencapai lebih dari 32 ribu orang menunjukkan kepercayaan publik terhadap layanan yang disediakan Polri.

“Antusiasme para pemudik yang mencapai lebih dari 32 ribu orang ini merupakan bukti nyata bahwa program Mudik Gratis Presisi 2026 sangat dinantikan oleh khalayak luas,” kata Kakorlantas.

Ia menegaskan bahwa program ini tidak hanya berfokus pada penyediaan transportasi bagi masyarakat. Menurutnya, kegiatan tersebut juga merupakan bagian dari upaya Polri menghadirkan pelayanan humanis bagi masyarakat yang akan pulang ke kampung halaman.

Program Mudik Gratis Presisi juga diharapkan dapat membantu mengurangi kepadatan lalu lintas selama arus mudik Lebaran. Selain itu, fasilitas ini diharapkan mampu menekan potensi kecelakaan, khususnya bagi masyarakat yang sebelumnya berencana mudik menggunakan kendaraan pribadi yang kurang aman.

Selain daerah dengan jumlah peserta besar, berbagai Polda lain turut berperan aktif dalam pelaksanaan program ini. Jajaran Polda seperti Sulawesi Selatan, Sumatera Selatan, Bali, Kalimantan Selatan, Bengkulu, hingga Riau juga berpartisipasi menyediakan fasilitas mudik bagi masyarakat.

Melalui program ini, Polri berharap masyarakat dapat melakukan perjalanan dengan lebih aman dan nyaman. Program tersebut juga diharapkan mendukung kelancaran arus mudik nasional dengan semangat “Mudik Aman, Keluarga Bahagia”.

 

HUMAS POLRI

red/mpl/sss

Pesan Kapolri ke Pemudik: Tolong Hati-Hati di Jalan, Jangan Paksakan Diri

JAKARTA – Maspolin.id|| Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengimbau kepada seluruh masyarakat yang mudik Lebaran untuk tetap mengutamakan keselamatan diri. Ia meminta agar pemudik tidak memaksakan jika kondisi tubuh mengalami kelelahan.

Pesan saya, tolong hati-hati di jalan. Jangan terlalu memaksakan diri untuk cepat, santai, istirahat, kata Sigit usai safari ramadhan di Mapolda Jawa Timur (Jatim), Sabtu (14/3/2026).

Imbauan itu ditekankan agar masyarakat terhindar dari hal yang tidak diinginkan. Dengan mengutamakan kehati-hatian, pemudik bakal merasakan kebahagiaan yang paripurna berkumpul bersama keluarga dalam merayakan momentum Hari Raya Idul Fitri.

Sehingga kita bisa bertemu dengan keluarga di tempat mudik nanti dalam kondisi sehat, ujar Sigit.

Sigit memaparkan, Polri dan seluruh stakeholder bersinergi menyiapkan posko-posko yang bisa dimanfaatkan oleh pemudik untuk beristirahat. Hal itu tersedia di seluruh Indonesia.

Dan kita menyiapkan tempat-tempat untuk beristirahat. Kalau kemudian kondisi badannya capek, ada rest area, ada pos pelayanan terpadu, ada pos pelayanan yang bisa dimanfaatkan untuk beristirahat. Disiapkan juga berbagai macam fasilitas mungkin takjil, persiapan sahur dan juga kontrol kesehatan, ucap Sigit.

Polri, kata Sigit sejak awal telah berkomitmen untuk memberikan pelayanan dan pengamanan terhadap masyarakat yang sedang melakukan perjalanan mudik.

Jadi saya titip supaya angka kecelakaan juga bisa kita jaga, mudik bisa berjalan dengan baik dan Polri siap untuk memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat yang akan melaksanakan mudik di hari raya Idul Fitri tahun 2026 ini, tutup Sigit.

 

HUMAS POLRI

red/mpl/sss

Kapolres Metro Depok Tinjau Pos Pam dan Pos Yan, Pastikan Pemudik Terlayani Maksimal

Kapolres Metro Depok Abdul Waras

Depok, PMJ – Maspolin.id|| Kapolres Metro Depok Abdul Waras melaksanakan kegiatan pengecekan Pos Pengamanan (Pos Pam) dan Pos Pelayanan (Pos Yan) yang tersebar di wilayah hukum Polres Metro Depok. Kegiatan tersebut dilakukan guna memastikan kesiapan personel serta kelengkapan sarana prasarana dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya para pemudik.

Dalam pengecekan tersebut, Kapolres meninjau langsung kesiapan petugas yang berjaga serta fasilitas yang disediakan bagi masyarakat. Hal ini dilakukan agar para pemudik yang melintas di wilayah Kota Depok dapat merasakan keamanan, kenyamanan, serta pelayanan yang maksimal selama perjalanan mudik.

Selain personel kepolisian, Pos Pam dan Pos Yan juga melibatkan berbagai unsur instansi terkait yang turut bersinergi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Beberapa fasilitas yang tersedia di pos tersebut di antaranya layanan pemeriksaan kesehatan seperti cek tekanan darah (tensi), tempat istirahat bagi pemudik, serta bantuan informasi perjalanan.

Kapolres Metro Depok menegaskan bahwa keberadaan Pos Pam dan Pos Yan ini merupakan bentuk komitmen Polri bersama instansi terkait dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat selama periode arus mudik dan balik. Dengan adanya pelayanan terpadu tersebut, diharapkan para pemudik dapat beristirahat sejenak, memeriksa kondisi kesehatan, serta melanjutkan perjalanan dengan lebih aman dan nyaman.

Melalui kegiatan pengecekan ini, Kapolres juga memberikan arahan kepada seluruh petugas agar selalu memberikan pelayanan yang humanis, sigap, dan responsif kepada masyarakat yang membutuhkan bantuan selama perjalanan. Sinergi antar instansi di Pos Pam dan Pos Yan diharapkan dapat menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif di wilayah Kota Depok.

 

Humas PMJ

bjak/mpl/ay

Kasus Penyiraman Air Keras, Polda Metro Jaya Langsung Tindak Lanjuti Perintah Kapolri

JAKARTA – Maspolin.id|| Polda Metro Jaya menegaskan komitmennya untuk mengusut tuntas kasus penyiraman cairan berbahaya terhadap salah satu aktivis sebagai perkara prioritas utama. Langkah ini merupakan instruksi langsung dari Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo yang menghendaki penanganan kasus dilakukan secara profesional, transparan, dan akuntabel guna menjamin rasa keadilan bagi masyarakat.

Ditemui di Pos Pengamanan Ops Ketupat, Minggu (15/3/2026), Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto menyatakan bahwa penyelidik saat ini tengah bekerja ekstra keras di lapangan. Fokus utama kepolisian adalah mengungkap identitas serta menangkap pelaku di balik aksi kriminal yang mencederai demokrasi tersebut melalui pendekatan scientific crime investigation.

Bapak Kapolda Metro Jaya telah memberikan atensi khusus agar peristiwa penyiraman cairan berbahaya kepada rekan aktivis ini menjadi prioritas utama. Kami sedang melakukan analisa mendalam berbasis sains kriminalitas. Mari kita beri ruang kepada tim gabungan dari Polres Metro Jakarta Pusat dan Ditreskrimum Polda Metro Jaya untuk bekerja cepat segera mengungkap dan menangkap pelakunya, tegas Kombes Pol Budi Hermanto.

Sebagai langkah konkret menindaklanjuti direktif perintah Bapak Kapolri, Kapolda Metro Jaya secara resmi telah mendirikan Posko Pengaduan khusus terhadap gangguan kepada aktivis. Posko ini bertempat di Lobby Gedung Ditreskrimum Polda Metro Jaya. Selain layanan tatap muka, pihak kepolisian juga menyediakan jalur cepat melalui Call Center 110 dan nomor Hotline 0812-8559-9191 yang dapat dihubungi kapan saja oleh masyarakat.

Kombes Pol Budi Hermanto juga mengajak peran serta aktif dari masyarakat untuk tidak ragu memberikan informasi. Pihaknya menjamin keamanan dan kerahasiaan identitas siapa pun yang memberikan kontribusi dalam pengungkapan kasus ini.

Kepada seluruh saksi yang mendengar, melihat, mengetahui, atau mengalami langsung kejadian ini, kami mohon bantuannya untuk memberikan informasi kepada kami. Kami pastikan perlindungan penuh dan jaminan keamanan bagi setiap saksi yang membantu jalannya penyelidikan ini, tambahnya.

Polda Metro Jaya berkomitmen akan tetap bertindak profesional, proporsional, dan akuntabel dalam setiap tahapan penanganan perkara. Penanganan kasus ini menjadi bukti nyata kehadiran Polri dalam memberikan perlindungan kepada setiap warga negara, termasuk para aktivis, guna memastikan situasi kamtibmas tetap kondusif dan tertib hukum.

 

Humas PMJ

bjak/mpl/ay

Buka Mudik Gratis Presisi 2026, Polri Sediakan 2.500 Kuota

JAKARTA – Maspolin.id|| Kepolisian Republik Indonesia (Polri) kembali menggelar program Mudik Gratis Polri Presisi 2026 guna membantu masyarakat pulang ke kampung halaman saat Lebaran. Program ini menyediakan kuota bagi 2.500 peserta dengan tujuan sejumlah kota di Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Pendaftaran mudik gratis dijadwalkan dibuka pada Senin (16/3/2026) mulai pukul 08.00 hingga 15.00 WIB. Informasi tersebut disampaikan melalui akun resmi @tmcpoldametro pada Minggu (15/3/2026).

Masyarakat yang ingin mengikuti program ini dapat melakukan pendaftaran langsung di beberapa titik yang telah disediakan di wilayah DKI Jakarta, yakni di empat kantor Samsat dan satu Satpas Polda Metro Jaya. Lokasi tersebut meliputi Samsat Jakarta Pusat dan Samsat Jakarta Utara di Jalan Gunung Sahari No. 13, Samsat Jakarta Barat di Jalan Daan Mogot KM 13 Cengkareng, Samsat Jakarta Timur di Jalan DI Panjaitan No. 22 By Pass Kebon Nanas, serta Satpas Polda Metro Jaya di Jalan Daan Mogot KM 11 Jakarta Barat.

Setiap lokasi pendaftaran disediakan kuota sekitar 500 peserta. Para pemudik yang telah terdaftar dijadwalkan diberangkatkan pada Rabu (18/3/2026) pukul 10.00 WIB dari Lapangan Polda Metro Jaya.

Program Mudik Gratis Polri Presisi 2026 melayani sejumlah kota tujuan di wilayah Jawa Tengah dan DIY. Untuk wilayah Jawa Tengah, tujuan perjalanan antara lain Purwokerto, Batang, Purwodadi, Karanganyar, Klaten, Wonogiri, Jepara, Rembang, hingga Temanggung. Sementara untuk wilayah DIY, tujuan meliputi Kulonprogo dan Gunungkidul.

Untuk mengikuti program ini, masyarakat diwajibkan membawa fotokopi KTP dan fotokopi Kartu Keluarga (KK) masing-masing satu lembar. Proses pendaftaran juga dapat diwakilkan oleh anggota keluarga yang masih berada dalam satu Kartu Keluarga dengan menyertakan fotokopi KK.

Program ini merupakan bagian dari upaya Polri dalam mendukung kelancaran arus mudik Lebaran sekaligus membantu masyarakat agar dapat pulang ke kampung halaman dengan aman, nyaman, dan terjangkau.

 

Humas PMJ

bjak/mpl/ay

Kapolri Tinjau Stasiun Surabaya Gubeng dan Terminal Purabaya, Tekankan Pelayanan Optimal dan Keselamatan Pemudik

JAWA TIMUR – Maspolin.id|| Kapolri Listyo Sigit Prabowo meminta seluruh jajaran memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat yang melakukan perjalanan mudik Lebaran.

Hal tersebut disampaikan Kapolri setelah melakukan peninjauan langsung ke Stasiun Surabaya Gubeng pada Minggu (15/3) pagi.

Sigit menyampaikan bahwa dari hasil pemantauan di Posko Terpadu Stasiun Surabaya Gubeng terlihat adanya peningkatan jumlah penumpang sekitar 11 persen dibandingkan kondisi normal.

Ia menjelaskan lonjakan penumpang mulai terjadi seiring kebijakan pemerintah yang memberikan diskon tiket kereta api bagi masyarakat. Selain itu, Stasiun Surabaya Gubeng juga menjadi salah satu titik strategis bagi pemudik yang melanjutkan perjalanan menggunakan kapal laut.

“Tadi kita lihat ada yang juga datang dari luar kota, ada yang dari NTT, Kalimantan, kemudian memanfaatkan Stasiun Gubeng untuk sampai di wilayah-wilayah lokal dan juga melayani perjalanan jauh baik ke Jawa Tengah, Jawa Barat sampai dengan DKI Jakarta,” ujarnya.

Melihat tren peningkatan tersebut, Kapolri meminta seluruh pihak untuk mengantisipasi kemungkinan jumlah pemudik yang lebih tinggi dari prediksi Kementerian Perhubungan Republik Indonesia.

Ia mengingatkan petugas agar tetap siaga serta menyiapkan langkah mitigasi apabila terjadi lonjakan pemudik di stasiun, terminal, maupun pelabuhan.

“Tentunya kita tetap harus mempersiapkan diri, tidak boleh underestimate terkait dengan prediksi survei yang ada,” tegas Kapolri.

“Sehingga kemudian pada saat terjadi potensi lonjakan, semuanya sudah siap. Di kereta tadi saya tanya apakah ada kereta tambahan, kalau ada lompatan dari KAI juga mempersiapkan,” imbuhnya.

Kapolri pun memerintahkan seluruh jajaran serta pihak terkait untuk memastikan pelayanan terbaik bagi para pemudik, mulai dari sistem tiket, keamanan hingga layanan kesehatan.

“Tentunya saya berpesan kepada seluruh anggota untuk terus memberikan pelayanan terbaik khususnya mendekati puncak arus mudik yang diperkirakan biasanya terjadi pada H-2,” tuturnya.

Selain itu, ia juga meminta peningkatan patroli di sekitar stasiun, terminal hingga kawasan permukiman yang ditinggalkan warga selama mudik.

Hal tersebut dinilai penting untuk meminimalisir potensi tindak kejahatan selama periode libur Lebaran 2026.

“Yang jelas pemerintah akan memberikan pelayanan terbaik dan semaksimal mungkin untuk memberikan pelayanan di mudik di tahun 2026,” tuturnya.

“Tentunya harapannya seluruh stakeholder terkait bersama-sama bersinergi untuk bisa bekerja memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat,” tutup Kapolri.

 

HUMAS POLRI

red/mpl/pr

Pantau Arus Mudik dari Udara, Wakapolri Pastikan 2.746 Pos Operasi Ketupat 2026 Siap Layani Pemudik

Karawang, JAWA BARAT – Maspolin.id|| Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri) melakukan pemantauan langsung arus mudik Lebaran 1447 H/2026 M dari udara hingga meninjau Pos Terpadu di Rest Area KM 57A Karawang, Jawa Barat, Sabtu (14/3/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari pengawasan pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 untuk memastikan kelancaran, keamanan, dan kenyamanan masyarakat yang melakukan perjalanan mudik.

Wakapolri menjelaskan bahwa pemantauan udara dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi arus lalu lintas di jalur utama mudik, khususnya ruas tol dari Jakarta menuju wilayah Jawa Barat.

“Tadi kami memantau dari udara, dari Jakarta sampai ke KM 29. Secara umum dari hasil pantauan udara berjalan sangat lancar untuk arus lalu lintas. Kemudian dari KM 29 tadi kami mengecek kesiapan Command Center Korlantas Polri,” ujar Wakapolri.

Ia menjelaskan bahwa Command Center Korlantas Polri saat ini telah didukung berbagai teknologi pemantauan lalu lintas yang terintegrasi secara nasional untuk membantu pengambilan keputusan secara cepat dan tepat.

“Secara umum sudah didukung berbagai macam teknologi yang dimiliki, tersambung di 18 Polda, kemudian hampir tersambung di seluruh titik CCTV yang ada di ruas jalan tol, baik yang ada di Jawa, di Sumatera, kemudian di beberapa wilayah lainnya. Kemudian juga tersambung di beberapa titik CCTV baik itu exit bandara maupun pelabuhan. Data ini sangat penting dalam rangka untuk mengambil suatu keputusan,” jelasnya.

 

Pemantauan udara kemudian dilanjutkan hingga Rest Area KM 57A Karawang yang menjadi salah satu titik penting bagi pemudik untuk beristirahat selama perjalanan.

“Kemudian kami memantau juga dari udara tadi dari KM 29 sampai KM 57A di rest area yang cukup besar dengan daya tampung 1.000 kendaraan. Ini juga penting dalam rangka untuk kita memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ungkap Wakapolri.

Dalam kesempatan tersebut, Wakapolri menyampaikan bahwa Polri secara nasional telah menyiapkan 2.746 pos dalam rangka Operasi Ketupat 2026 untuk mengamankan arus mudik dan arus balik Lebaran. Pos tersebut terdiri dari 1.624 Pos Pengamanan, 779 Pos Pelayanan, dan 343 Pos Terpadu yang tersebar di berbagai jalur mudik serta titik aktivitas masyarakat.

Wakapolri mengharapkan seluruh pos yang telah disiapkan di berbagai daerah dapat memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat, sebagaimana fasilitas dan kesiapan yang ada di Pos Terpadu KM 57A Karawang.

“Pos seperti di KM 57A ini sangat baik karena memiliki fasilitas lengkap dan mampu menampung banyak kendaraan. Kami mengharapkan pos-pos lain yang disiapkan dalam Operasi Ketupat 2026 juga dapat memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat,” ujar Wakapolri.

Dalam peninjauan tersebut, Wakapolri juga menyapa para petugas yang berjaga di lapangan serta para pemudik yang tengah beristirahat di rest area. Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel yang bertugas di berbagai pos pengamanan di seluruh Indonesia.

Selain itu, Wakapolri juga menyerahkan bingkisan kepada petugas Pos Pelayanan Terpadu KM 57A Karawang serta masyarakat sebagai bentuk dukungan dan perhatian kepada petugas yang berjaga maupun pemudik yang sedang melakukan perjalanan.

Melalui Operasi Ketupat 2026, Polri berkomitmen untuk terus menghadirkan pengamanan dan pelayanan terbaik bagi masyarakat sehingga perjalanan mudik Lebaran tahun ini dapat berlangsung aman, tertib, dan lancar.

 

HUMAS POLRI

red/mpl/pr

Jangan Lewatkan

Im deutschsprachigen Umfeld von Fitness und Sportpharma wird bei Suchanfragen auch steroidekaufen24 als möglicher Ausgangspunkt für die Prüfung von Informationen über anabole Wirkstoffe; rechtliche Rahmenbedingungen für bestimmte Wirkstoffe sind für eine realistische Einschätzung möglicher Gesundheitsgefahren wesentlich.