Plt. Deputi BNN Minta Publik Tak Ragu Laporkan Kasus Penyalahgunaan Narkotika

JAKARTA – Maspolin.id|| Pelaksana Tugas Deputi Pemberantasan Badan Narkotika Nasional (BNN) Budi Wibowo meminta publik tidak ragu melapor apabila melihat atau mengetahui adanya indikasi segala bentuk penyalahgunaan narkotika di tengah masyarakat.

“Apabila teman-teman semua melihat ada indikasi-indikasi yang di luar biasanya, khususnya terkait dengan peredaran gelap dan penyalahgunaan narkotika, mohon segera bisa berkoordinasi, diinformasikan kepada aparat BNN maupun aparat lainnya yang terdekat untuk bisa ditindaklanjuti,” ujar Plt. Deputi Budi, Selasa (6/1/2026).

Hal tersebut disampaikan Plt. Deputi Budi usai memberikan keterangan soal penggerebekan laboratorium pembuatan narkotika dalam bentuk liquid vape dan happy water, yang berlokasi di salah satu apartemen di wilayah Ancol, Jakarta.

Ia menekankan seluruh lapisan masyarakat punya tanggung jawab bersama untuk menekan serta menghindarkan generasi muda penerus bangsa dari paparan narkotika.

Plt. Deputi Budi menegaskan penggerebekan tersebut adalah bukti negara hadir untuk memenuhi komitmen memberantas penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika demi mewujudkan visi Indonesia Emas.

“Oleh sebab itu, kami mohon dukungan semua pihak untuk bisa bersama-sama kita berkolaborasi secara solid untuk menyatakan perang dan melakukan perlawanan terhadap para bandar, para kartel,” ujarnya.

Dalam penggerebekan tersebut, BNN bersama tim gabungan menangkap empat orang, yang saat ini telah ditetapkan sebagai tersangka dengan perannya masing-masing.

Tersangka HHS dan DM ditangkap atas dugaan membawa bahan baku narkotika jenis MDMA dan ethomidate. Sedangkan tersangka PS dan HSN, ditangkap atas dugaan berperan sebagai pengendali lapangan serta pengatur operasional jaringan.

Laboratorium pembuatan narkotika tersebut diduga merupakan bagian dari jaringan internasional peredaran gelap narkotika.

Para tersangka tersebut saat ini ditahan untuk menjalani pemeriksaan intensif dan dijerat dengan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, yakni Pasal 114 ayat (2) jo Pasal 132 ayat (1), dengan ancaman pidana penjara seumur hidup atau pidana mati, atau pidana penjara paling singkat 6 tahun dan paling lama 20 tahun serta pidana denda maksimal Rp10 miliar.

Kemudian, Pasal 112 ayat (2) jo Pasal 132 ayat (1), dengan ancaman pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun, serta pidana denda maksimal Rp8 miliar. (ndt/hn/rs)

 

Tribratanews

bjak/mpl/ay

dr Richard Lee ditetapkan Polda Metro Jaya Sebagai Tersangka

JAKARTA – Maspolin.id|| Polda Metro Jaya menetapkan dr. Richard Lee sebagai tersangka kasus dugaan penipuan produk kecantikan. Kasus ini berdasarkan laporan oleh Samira Farahnaz atau yang akrab disapa dr. Detektif (Doktif).

Laporan tersebut terdaftar dengan nomor LP/B/7317/XII/2024/SPKT Polda Metro Jaya, 2 Desember 2024. Pelaporan dilakukan atas dugaan pelanggaran perlindungan konsumen terkait produk dan treatment kecantikan dengan terlapor dr. Richard Lee.

“Kami sampaikan penetapan tersangka itu dilakukan penetapan pada 15 Desember 2025 pada saudara RL,” ujar Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Metro Jaya, Kombes Reonald Simanjuntak, kepada wartawan, Selasa (6/1/26).

Kombes Pol. Reonald mengatakan, setelah penetapan tersangka tersebut, tim penyidik telah melakukan pemanggilan kepada dr. Richard Lee pada 23 Desember 2025. Kendati demikian, tersangka meminta penjadwalan ulang pada pekan ini.

“Kalau yang kami dapat keterangan dari penyidik ini, dia minat reschedule apabila pada 7 Januari tidak ada informasi tidak ada pemberitahuan hadir atau tidak,” jelasnya. (ay/hn/rs)

 

Tribratanews

bjak/mpl/ay

Dari Target 389 Titik Sumur Bor Air Bersih, 208 Telah Terealisasi, Komitmen Polri Percepat Pemulihan Aceh Tamiang

Aceh Tamiang, ACEH – Maspolin.id|| Pasca-bencana banjir bandang yang melanda Kabupaten Aceh Tamiang, Polri terus menunjukkan komitmennya dalam mempercepat fase pemulihan masyarakat. Fokus utama kehadiran Polri saat ini adalah memastikan pemenuhan kebutuhan dasar yang paling krusial, yakni ketersediaan air bersih bagi warga terdampak.

Hingga Selasa (6/1/2026), Polri telah berhasil membangun dan mengaktifkan 177 titik sumur bor air bersih yang tersebar di 12 kecamatan dan 66 desa di wilayah Kabupaten Aceh Tamiang. Pembangunan ini menyasar lokasi-lokasi strategis seperti tempat ibadah, sarana pendidikan, fasilitas kesehatan, hingga pemukiman warga dan lokasi pengungsian.

Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, menegaskan bahwa langkah cepat ini diambil agar masyarakat dapat segera kembali menjalani aktivitas sehari-hari dengan layak dan aman.

“Penyediaan air bersih menjadi prioritas utama Polri dalam fase pemulihan pascabencana. Polri bergerak cepat memastikan masyarakat dapat segera mengakses air bersih melalui pembangunan sumur bor yang tersebar di berbagai fasilitas publik dan permukiman. Langkah ini dilakukan agar proses pemulihan berjalan lebih cepat,” ujar Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko dalam keterangannya.

Secara lebih luas di Provinsi Aceh, Polri menargetkan pembangunan total 389 titik sumur bor. Hingga data terakhir per Senin (5/1/2026) pukul 23.00 WIB, sebanyak 208 titik telah terealisasi di wilayah hukum Polda Aceh. Berikut adalah rincian capaian di Kabupaten Aceh Tamiang:

Fasilitas / Lokasi Jumlah Titik Sumur Bor
Sarana Pendidikan 62 Titik
Tempat Ibadah 48 Titik
Pemukiman Masyarakat 31 Titik
Rumah Kesehatan 18 Titik
Kantor Dinas / Pemerintahan 14 Titik
Area Publik & Tempat Pengungsian 4 Titik
Total Keseluruhan 177 Titik

Dari total tersebut, Polri membangun 3 titik sumur dalam (kedalaman 60–100 meter) dan 160 titik sumur dangkal (kedalaman 20–40 meter) untuk menyesuaikan kondisi geografis wilayah.

Selain Aceh Tamiang, pembangunan juga telah aktif di beberapa wilayah lain seperti Kota Langsa (7 titik), Aceh Timur (9 titik), Aceh Utara (9 titik), serta beberapa titik di Nagan Raya, Aceh Singkil, dan kabupaten lainnya yang masih dalam proses pengerjaan.

Upaya berkelanjutan ini merupakan wujud nyata kehadiran negara melalui Polri untuk melindungi dan melayani masyarakat. Polri memastikan pembangunan akan terus berlanjut hingga seluruh target terpenuhi, demi menjamin stabilitas kesehatan dan kesejahteraan warga Aceh pascabencana.

 

HUMAS POLRI

red/mpl/pr

Polri Selidiki Penyebab Banjir di Aceh Tamiang

BARESKRIM POLRI – Maspolin.id|| Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri turun langsung ke Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, untuk mengusut dugaan pembalakan liar yang diduga menjadi pemicu banjir bandang di wilayah tersebut. Penyelidikan difokuskan pada aliran sungai yang membawa gelondongan kayu hingga ke kawasan permukiman.

Dirtipidter Bareskrim Polri Brigjen Pol Mohammad Irhamni menjelaskan, tim penyelidik melakukan identifikasi dan pencocokan kayu-kayu yang ditemukan di sekitar Pesantren Darul Mukhlisin dengan kondisi di wilayah hulu sungai, guna memastikan sumber material kayu tersebut.

“Kami mencocokkan kayu-kayu yang ada di lokasi terdampak dengan kondisi di daerah hulu untuk mengetahui asal muasalnya,” ujar Irhamni, Selasa (6/1/2026).

Selain kayu gelondongan, penyelidikan juga menemukan sedimentasi yang sangat tinggi di kawasan terdampak. Kondisi tersebut dinilai memperparah dampak banjir hingga merusak rumah warga dan fasilitas umum.

“Sedimentasi yang luar biasa di TKP Darul Mukhlisin dan sekitarnya menjadi salah satu faktor utama terjadinya kerusakan bangunan dan fasilitas umum di Aceh Tamiang,” jelasnya.

Tim Dittipidter juga menelusuri wilayah Desa Pante Kera, Kabupaten Aceh Timur, hingga Kecamatan Simpang Jernih. Dari penelusuran tersebut, ditemukan sejumlah fakta, antara lain debit air yang tetap tinggi, curah hujan lebat yang mudah memicu banjir, serta banyaknya kayu berserakan di sepanjang sungai dan ruas jalan.

Irhamni menegaskan, Kecamatan Simpang Jernih turut menjadi wilayah terdampak bencana. Dugaan sementara, sumber kerusakan lingkungan berasal dari kawasan hulu di Kampung Lesten, Kecamatan Pining, Kabupaten Gayo Lues, serta Desa Lokop, Kabupaten Aceh Timur.

“Kemungkinan identifikasi kami mengarah pada kegiatan pembukaan lahan di kawasan hutan lindung, termasuk hutan lindung serba guna dan hutan lindung Simpang Jernih. Kami berupaya mengumpulkan informasi untuk meningkatkan statusnya ke tahap penyidikan,” ungkapnya.

Lebih lanjut, penyelidik juga mendalami dugaan pelanggaran lingkungan hidup terkait sedimentasi. Irhamni menyebut, pembukaan lahan yang tidak disertai dokumen Upaya Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Upaya Pemantauan Lingkungan Hidup (UKL-UPL) berpotensi memicu longsor dan banjir.

“Pembukaan lahan yang legal wajib memiliki UKL-UPL. Di dalamnya diatur batasan lahan yang boleh dibuka. Lahan dengan kemiringan di atas 40 derajat tidak diperbolehkan karena berisiko longsor dan menimbulkan sedimentasi,” jelasnya.

Menurut Irhamni, sedimentasi dari wilayah hulu menyebabkan sungai kehilangan daya tampung, sehingga hujan dengan intensitas singkat sekalipun dapat memicu banjir besar di wilayah hilir.

“Di Kuala Simpang, lumpur dari hulu masuk ke rumah warga dan sungai mengalami sedimentasi tinggi. Inilah yang kami maksud sebagai indikasi kerusakan lingkungan atau dugaan tindak pidana lingkungan hidup,” pungkasnya.

 

HUMAS POLRI

red/mpl/pr

Dalam Puncak Acara Natal 2025, Presiden Prabowo Umumkan Indonesia Capai Swasembada Beras

Presiden Prabowo menyampaikan bahwa Indonesia telah resmi mencapai swasembada beras per 31 Desember 2025 di Tennis Indoor Senayan, Jakarta, pada Senin, 5 Januari 2026.

JAKARTA – Maspolin.id|| Presiden Prabowo Subianto menyampaikan bahwa Indonesia telah resmi mencapai swasembada beras per 31 Desember 2025. Pernyataan tersebut disampaikan Kepala Negara dalam sambutannya pada acara Puncak Peringatan Natal Nasional Tahun 2025 di Tennis Indoor Senayan, Jakarta, pada Senin, 5 Januari 2026.

“Saudara-saudara, di Perayaan Natal ini saya dengan bangga, hari ini saya bisa menyampaikan begitu lewat 31 Desember 2025, Bangsa Indonesia sekarang sudah swasembada beras,” ungkap Kepala Negara.

Presiden Prabowo mengungkapkan bahwa swasembada beras merupakan target strategis nasional yang sebelumnya ditetapkan untuk dicapai dalam waktu empat tahun. Namun, berkat kerja keras dan kolaborasi seluruh pihak, target tersebut berhasil diwujudkan jauh lebih cepat.

“Saya beri target kepada tim saya, kita harus swasembada beras empat tahun. Itu target saya, empat tahun,” ujar Presiden Prabowo.

Lebih lanjut, Kepala Negara dengan penuh kebanggaan menyampaikan capaian penting tersebut kepada seluruh rakyat Indonesia dalam momentum perayaan Natal. Presiden Prabowo menegaskan bahwa sepanjang tahun 2025 Indonesia tidak melakukan impor beras sama sekali. Hal ini menandai tonggak sejarah baru dalam ketahanan pangan nasional.

“Tahun 2025, kita tidak impor beras sama sekali. Tahun 2025. Target empat tahun, kita bisa capai dalam waktu satu tahun,” imbuh Presiden Prabowo.

Selain memperkuat ketahanan pangan dalam negeri, capaian swasembada beras Indonesia juga memberikan dampak positif bagi perekonomian global. Presiden Prabowo menyebutkan bahwa keputusan Indonesia untuk tidak mengimpor beras turut menurunkan harga beras dunia secara signifikan.

“Kita bantu tidak hanya bangsa Indonesia, kita membantu dunia. Kenapa? Dengan kita tidak impor beras, harga beras dunia turun. Turun ratusan dolar seluruhnya. Jadi banyak negara berterima kasih sama kita,” ujar Kepala Negara.

Pemerintah berkomitmen untuk terus menjaga keberlanjutan swasembada beras melalui penguatan sektor pertanian, peningkatan kesejahteraan petani, serta pemanfaatan teknologi dan inovasi demi ketahanan pangan nasional yang berkelanjutan.

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan bahwa Indonesia telah resmi mencapai swasembada beras per 31 Desember 2025. Pernyataan tersebut disampaikan Kepala Negara dalam sambutannya pada acara Puncak Peringatan Natal Nasional Tahun 2025 di Tennis Indoor Senayan, Jakarta, pada Senin, 5 Januari 2026.

“Saudara-saudara, di Perayaan Natal ini saya dengan bangga, hari ini saya bisa menyampaikan begitu lewat 31 Desember 2025, Bangsa Indonesia sekarang sudah swasembada beras,” ungkap Kepala Negara.

Presiden Prabowo mengungkapkan bahwa swasembada beras merupakan target strategis nasional yang sebelumnya ditetapkan untuk dicapai dalam waktu empat tahun. Namun, berkat kerja keras dan kolaborasi seluruh pihak, target tersebut berhasil diwujudkan jauh lebih cepat.

“Saya beri target kepada tim saya, kita harus swasembada beras empat tahun. Itu target saya, empat tahun,” ujar Presiden Prabowo.

Lebih lanjut, Kepala Negara dengan penuh kebanggaan menyampaikan capaian penting tersebut kepada seluruh rakyat Indonesia dalam momentum perayaan Natal. Presiden Prabowo menegaskan bahwa sepanjang tahun 2025 Indonesia tidak melakukan impor beras sama sekali. Hal ini menandai tonggak sejarah baru dalam ketahanan pangan nasional.

“Tahun 2025, kita tidak impor beras sama sekali. Tahun 2025. Target empat tahun, kita bisa capai dalam waktu satu tahun,” imbuh Presiden Prabowo.

Selain memperkuat ketahanan pangan dalam negeri, capaian swasembada beras Indonesia juga memberikan dampak positif bagi perekonomian global. Presiden Prabowo menyebutkan bahwa keputusan Indonesia untuk tidak mengimpor beras turut menurunkan harga beras dunia secara signifikan.

“Kita bantu tidak hanya bangsa Indonesia, kita membantu dunia. Kenapa? Dengan kita tidak impor beras, harga beras dunia turun. Turun ratusan dolar seluruhnya. Jadi banyak negara berterima kasih sama kita,” ujar Kepala Negara.

Pemerintah berkomitmen untuk terus menjaga keberlanjutan swasembada beras melalui penguatan sektor pertanian, peningkatan kesejahteraan petani, serta pemanfaatan teknologi dan inovasi demi ketahanan pangan nasional yang berkelanjutan. (BPMI Setpres)

red/mpl/sss

Dalam Puncak Acara Natal, Presiden Prabowo: Natal Nasional Cerminkan Jati Diri Bangsa Indonesia yang Majemuk dan Harmonis

Dalam acara Puncak Peringatan Natal Nasional Tahun 2025 di Tennis Indoor Senayan, Jakarta, pada Senin, 5 Januari 2026, Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa peringatan Natal Nasional menjadi bukti nyata jati diri bangsa Indonesia sebagai bangsa yang majemuk dan besar.

JAKARTA – Maspolin.id|| Dalam acara Puncak Peringatan Natal Nasional Tahun 2025 di Tennis Indoor Senayan, Jakarta, pada Senin, 5 Januari 2026, Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa peringatan Natal Nasional menjadi bukti nyata jati diri bangsa Indonesia sebagai bangsa yang majemuk dan besar. Kepala Negara menyampaikan bahwa Indonesia merupakan bangsa yang terdiri atas beragam suku, etnis, ras, agama, dan budaya.

“Kita adalah bangsa yang sangat besar. Para pakar ada yang hitung kelompok etnis yang ada di Indonesia itu 1.700, dengan bahasa daerah yang sangat banyak. Kita di bumi Nusantara ini, suku-suku kita menganut agama-agama yang berbeda-beda tapi kita bisa bersatu, kita bisa hidup sebagai satu bangsa, satu Nusa yang memiliki satu bahasa karena kita punya niat yang sama. Kita ingin meraih kehidupan yang baik bersama,” ujar Presiden Prabowo.

Kepala Negara juga menekankan bahwa keberadaan bangsa Indonesia merupakan takdir Tuhan yang patut disyukuri. Menurut Presiden Prabowo, setiap warga bangsa tidak dapat memilih dilahirkan di mana dan dari siapa, namun dari takdir itulah lahir bangsa Indonesia yang kini menjadi negara dengan jumlah penduduk terbesar keempat di dunia.

“Saya merasa besar hati, saya merasa bangga mendapat kehormatan besar menjadi presiden dari sebuah negara yang sangat besar, jumlahnya keempat terbesar di dunia. Negara sebesar Eropa, Eropa 27 negara, kita satu negara,” imbuh Kepala Negara.

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo juga mengajak seluruh elemen bangsa untuk bersyukur atas kondisi Indonesia yang relatif damai di tengah situasi dunia yang diliputi ketidakpastian dan konflik di berbagai kawasan. Meski sebagai negara besar Indonesia tidak lepas dari perbedaan pandangan dan persaingan, Presiden menilai bahwa secara umum bangsa Indonesia mampu hidup harmonis, saling menghormati, dan saling mencintai.

“Kita mengerti, negara sebesar ini pasti ada perselisihan paham, ada konflik, ada perseteruan, ada persaingan. Tetapi secara umum, bangsa-bangsa lain mulai melihat bangsa Indonesia, bahwa bangsa sebesar ini dapat hidup dengan harmoni, dengan saling menghormati dan saling mencintai,” ungkap Presiden Prabowo.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo menyampaikan komitmennya bersama jajaran Kabinet Merah Putih untuk terus bekerja keras melayani rakyat Indonesia. “Karena itu saya bersama pembantu-pembantu saya bekerja sangat keras,” imbuh Kepala Negara.

Puncak Peringatan Natal Nasional Tahun 2025 berlangsung khidmat dan penuh sukacita, sekaligus menjadi simbol kuatnya persatuan dan keharmonisan bangsa Indonesia dalam keberagaman. (BPMI Setpres)

red/mpl/sss

Hadiri Puncak Natal Nasional 2025, Presiden Prabowo Tekankan Kerukunan dan Persatuan Bangsa

Presiden Prabowo Subianto menghadiri Puncak Peringatan Natal Nasional Tahun 2025 yang diselenggarakan di Tennis Indoor Senayan, Jakarta, pada Senin, 5 Januari 2026.

JAKARTA – Maspolin.id|| Presiden Prabowo Subianto menghadiri Puncak Peringatan Natal Nasional Tahun 2025 yang diselenggarakan di Tennis Indoor Senayan, Jakarta, pada Senin, 5 Januari 2026. Puncak peringatan Natal Nasional tahun ini mengusung tema “Allah Hadir Menyelamatkan Keluarga”, yang merefleksikan makna Natal sebagai momentum penguatan iman, harapan, dan ketahanan keluarga sebagai fondasi utama kehidupan bermasyarakat dan berbangsa.

Dalam sambutannya, Kepala Negara menyampaikan ucapan Selamat Natal 2025 kepada seluruh umat Kristiani di Indonesia. Presiden Prabowo menekankan bahwa nilai-nilai Natal seperti kasih, pengorbanan, dan kepedulian terhadap sesama, sejalan dengan jati diri bangsa Indonesia yang menjunjung tinggi kemanusiaan dan persaudaraan.

Presiden Prabowo juga mengajak seluruh elemen bangsa untuk terus menjaga kerukunan, memperkuat persatuan, dan bergotong royong menghadapi berbagai tantangan nasional.

“Saya ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kehormatan yang diberikan kepada saya untuk hadir di sini dan menyampaikan langsung ucapan Selamat Hari Raya Natal kepada saudara-saudaraku umat kristiani se-bangsa dan se-tanah air di manapun engkau berada. Semoga damai natal membawa kebaikan, berkah, kasih, pengharapan dan kekuatan bagi kita sekalian,” ujar Presiden Prabowo.

Perayaan yang berlangsung khidmat tersebut dimulai dengan doa bagi bangsa yang dipimpin oleh Aras Gereja Nasional, sebagai ungkapan syukur sekaligus permohonan kepada Tuhan Yang Maha Esa agar Indonesia senantiasa dianugerahi kedamaian, persatuan, serta kesejahteraan bagi seluruh rakyat.

Perayaan semakin khidmat dengan penampilan Teatrikal Natal oleh Persekutuan Gereja-gereja Indonesia (PGI) dan Konferensi Waligereja Indonesia (KWI). Teatrikal tersebut menggambarkan kehadiran kasih Tuhan yang menyelamatkan dan menguatkan keluarga di tengah berbagai tantangan kehidupan sesuai dengan tema Perayaan Natal Nasional tahun ini. Setelahnya, disampaikan juga Pesan Natal oleh Ketua Umum PGI.

Suasana hangat menyelimuti saat Menteri Agama Nasaruddin Umar menyampaikan sambutannya bahwa peringatan Natal Nasional bukan hanya perayaan keagamaan, tetapi juga momentum untuk mempererat persaudaraan lintas iman. Nasaruddin menyampaikan bahwa pesan Natal selaras dengan semangat moderasi beragama yang terus digaungkan pemerintah, yakni membangun kehidupan beragama yang rukun, damai, dan saling menghormati.

“Perayaan Natal Nasional ini menjadi sangat istimewa karena dihadiri langsung oleh Bapak Presiden Republik Indonesia. Hal ini menjadi tanda nyata bahwa perhatian dan komitmen negara terhadap kehidupan keberagaman keagamaan di Indonesia, untuk bersama umat beragama merawat kerukunan serta menempatkan nilai-nilai spiritual dan kemanusiaan sebagai fondasi utama kehidupan berbangsa dan bernegara,” ungkap Nasaruddin.

Turut hadir dalam perayaan yakni Wakil Presiden Gibran Rakabuming, Ketua Dewan Perwakilan Daerah Sultan Bachtiar Najamudin, para menteri Kabinet Merah Putih, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, para Kepala Staf Angkatan, tokoh nasional, dan para tokoh agama. (BPMI Setpres)

red/mpl/sss

Demokrat Laporkan Sejumlah Akun Medsos yang Diduga Tebar Hoaks ke SBY

JAKARTA (ANTARA) – Maspolin.id|| Partai Demokrat melaporkan sejumlah akun di media sosial YouTube karena diduga menyebarkan konten hoaks terkait Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ke Polda Metro Jaya.

“Benar, semalam Badan Hukum dan Pengacara Partai Dewan Pimpinan Pusat (BHPP DPP) Partai Demokrat, diwakili saya selaku Kepala BHPP membuat LP (laporan polisi),” kata Ketua BPHP DPP Partai Demokrat, Muhajir, saat dikonfirmasi, di Jakarta, Selasa.

Muhajir menjelaskan laporannya terkait dugaan tindak pidana penyebaran berita bohong atau pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 Tentang KUHP sebagaimana dimaksud dalam Pasal 263 Ayat 1 UU 1/2023 Dan Atau Pasal 263 Ayat (2) dan atau Pasal 264 KUHP.

Dalam laporannya, ia juga menyebutkan kejadian tersebut terjadi pada 30 Desember 2025 yakni adanya unggahan pada beberapa akun media sosial yang diduga menyebarkan konten berita bohong.

Akun tersebut yaitu YouTube @AGRI FANANI: Video berjudul “Anak emas SBY korupsi terbesar sepanjang Sejarah RI”.

Akun ​YouTube @Bang bOy YTN: Video berjudul “KEBONGKAR SIASAT BUSUK SBY DIBALIK SOMASI KE KETUA YOUTUBER NUSANTARA, TERNYATA U/ TANGKIS AIB INI”.

Akun ​YouTube @Kajian Online: Video berjudul “SBY RESMI JADI TERSANGKA BARU FITNAH IJAZAH SBY LANGSUNG PINGSAN SAMPAI DILARIKAN KE RUMAH SAKIT”.

Akun ​TikTok @sudirowibudhiusmp: Narasi mengenai “Sepuluh Bukti Demokrat Bermain Di Ijazah Pak Jokowi” dan tuduhan penggunaan isu ijazah untuk menjatuhkan lawan politik melalui pihak tertentu.

Atas kejadian tersebut, Muhajir sebagai pelapor merasa dirugikan dan melaporkan hal tersebut ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Metro Jaya guna kepentingan penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut.

Laporan tersebut telah teregister dengan ​Nomor: STTLP/B/97/I/2026/SPKT/POLDA METRO JAYA tanggal 05 Januari 2026 pukul 23.16 WIB, dengan terlapor dalam penyelidikan (lidik).

 

Pewarta: Ilham Kausar
Editor: Edy Sujatmiko

bjak/mpl/ma

Tewas Dianiaya Anggota TNI AL Keluarga Tidak Terima Gerudug Polrestro Depok

keluarga korban pemnganiayaan anggota TNI AL geruduk Polres Depok. (Liputan6.com/Dicky Agung Prihanto)

Liputan6.com, Jakarta – Maspolin.id|| Sejumlah massa dari kerabat keluarga korban penganiayaan anggota TNI AL menggeruduk Polres Metro Depok. Massa yang mengenakan pakaian putih menyampaikan sejumlah tuntutan keadilan.

Kuasa Hukum Korban, Azis Talalu kecewa lantaran lokasi penganiayaan atau tempat kejadian perkara (TKP) belum diberikan police line. Padahal korban meninggal pada Jumat (2/1/2026). Melihat hal itu, pihaknya menduga ada pembiaran dari kepolisian.

“Ini bukan delik aduan, ini delik biasa, semestinya TKP pelaku itu di police line dulu untuk memastikan jangan sampai ada barang bukti yang dihilangkan,” ujar Azis saat menenangkan massa di Polres Metro Depok, Senin (5/1/2025).

Kekecewaan itu yang membuat keluarga korban bergerak di Polres Metro Depok. Mereka meminta polisi segera menangkap tersangka penganiayaan yang berasal dari warga sekitar di TKP.

“Ada dua terduga tersangka, satu oknum dari anggota yang berkasnya sudah dilimpahkan kepada POM dan satu warga sipil,” tegas Azis.

Diberitakan sebelumnya, dua orang pria berinisial WAT (24 tahun) asal Maluku dan DN (39 tahun), menjadi korban penganiayaan oknum anggota TNI AL. Kejadian tersebut terjadi di wilayah Tapos, Kota Depok, Jumat (2/1/2026).

Korban WAT meninggal dunia karena luka sayatan benda tajam yang diduga dilakukan anggota TNI AL. Adapun untuk korban lainnya, yakni DN menjalani perawatan intensif di RS Brimob, Depok.

Kejadian penganiayaan tersebut dibenarkan Kasi Humas Polres Metro Depok, AKP Made Budi. Kejadian itu telah sempat ditangani Polsek Cimanggis usai mendapatkan laporan sekitar pukul 04.30 WIB.

“Polsek Cimanggis menerima laporan adanya dua korban penganiayaan yang berada di mobil boks,” ujar Made, Senin (5/1/2025).

Pada saat kejadian kedua korban sempat dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan. Namun salah satu korban dinyatakan meninggal dunia usai sempat menjalani perawatan medis.

“Setelah melakukan perawatan, satu korban meninggal dunia dan satu lagi selamat, masih dalam perawatan,” jelas Made.

Setelah dilakukan penyelidikan, tersangka penganiayaan diketahui berpangkat Serda dan telah ditangani Polisi Militer Angkatan Laut atau POM AL. Kasus ini telah dilaporkan ke Polres Metro Depok.

“Tadi pagi sudah buat laporan tentu akan dilakukan pemeriksaan para saksi,” terang Made.

Kronologi Penganiayaan Berujung Kematian

Sementara, Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut (Kadispenal) Laksamana Pertama TNI Tunggul mengakui, salah satu tersangka merupakan anggota TNI AL.

“Benar salah satu dari terduga pelaku adalah oknum anggota TNI AL atas nama Serda M,” ujar Tunggul dalam keterangan tertulis yang diterima awak media pada Sabtu (3/1/2026).

Tunggul menjelaskan, penganiayaan bermula saat Serda M bersama warga mencurigai dua orang yang datang ke wilayah tempat tinggalnya di Tapos, Depok. Kedua orang yang dicurigai diduga akan melaksanakan transaksi ilegal pada Jumat (2/1/2026) dini hari.

Namun, Serda M bersama sejumlah tersangka lainnya main hakim sendiri hingga menyebabkan salah satu korban meninggal dunia.

“Serda M bersama warga melakukan tindakan kekerasan fisik secara berlebihan kepada kedua korban yang berakibat satu orang meninggal dunia setelah sempat dibawa ke RS Bhayangkara Brimob, sementara satu korban lainnya mengalami luka berat,” ucap Tunggul.

Tunggul menegaskan, TNI AL melalui Polisi Militer Kodaeral III telah mengamankan terlapor Serda M dan telah menerima pelimpahan berkas perkara dari Polsek Cimanggis.

“Saat ini, Serda M sedang menjalani proses pemeriksaan intensif atas perbuatannya secara hukum militer,” ujar Tunggul.

Tak hanya itu, lanjut Tunggul, TNI AL menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga korban terkait insiden penganiayaan tersebut.

“TNI AL menyayangkan terjadinya insiden ini dan menegaskan bahwa proses hukum akan dilakukan secara transparan dan profesional serta akan mengawal kasus ini hingga tuntas,” pungkas Tunggul.

 

*** Berita ini dimuat juga di Liputan6.com, edisi 5 Januari 2026.

red/mpl/nn

Brimob Polda Sumut Gelar Upacara Sederhana Kenaikan Pangkat di Tengah Misi Kemanusiaan

Tapanuli Selatan, SUMUT – Maspolin.id|| Di tengah pelaksanaan tugas kemanusiaan membantu masyarakat terdampak bencana, personel Batalyon C Pelopor Satuan Brimob Polda Sumatera Utara tetap melaksanakan Upacara dan Syukuran Kenaikan Pangkat Terhitung Mulai Tanggal (TMT) Januari 2026.

Kegiatan tersebut digelar secara sederhana dan khidmat pada Sabtu sore, 3 Januari 2026, bertempat di Posko Brimob Desa Garoga, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan.

Pelaksanaan upacara di lokasi posko bencana ini mencerminkan komitmen dan konsistensi pengabdian personel Brimob, yang tidak hanya fokus pada tugas operasional penanganan bencana, tetapi juga tetap menjaga nilai-nilai disiplin, loyalitas, serta pembinaan internal satuan.

Upacara dipimpin langsung oleh Komandan Batalyon C Pelopor Sat Brimob Polda Sumut, Kompol Zaenal Muhlisin, selaku inspektur upacara sekaligus memimpin prosesi syukuran.

Kenaikan pangkat bagi personel Brimob di tengah situasi tugas kemanusiaan memiliki makna tersendiri. Momentum ini menjadi pengingat bahwa setiap pencapaian dalam karier kepolisian lahir dari dedikasi, pengorbanan, dan kesiapsiagaan anggota dalam melaksanakan tugas negara, termasuk saat berada di wilayah terdampak bencana.

Dalam amanatnya, Kompol Zaenal Muhlisin menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh personel yang menerima kenaikan pangkat. Ia menegaskan bahwa kenaikan pangkat bukan sekadar penghargaan institusi, melainkan amanah dan tanggung jawab yang harus diwujudkan melalui kinerja nyata di lapangan, khususnya dalam membantu masyarakat yang sedang menghadapi musibah.

“Kenaikan pangkat ini harus menjadi motivasi untuk semakin meningkatkan profesionalisme, disiplin, dan kepedulian sosial. Di tengah tugas kemanusiaan yang sedang kita jalani, kehadiran Brimob harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Kompol Zaenal Muhlisin.

Upacara dan syukuran yang dilaksanakan secara sederhana tersebut juga dihadiri unsur TNI, di antaranya personel dari Batalyon Marinir dan Batalyon TP. Kehadiran lintas satuan ini menegaskan kuatnya sinergitas TNI–Polri dalam pelaksanaan tugas kemanusiaan dan pengamanan wilayah, khususnya di daerah yang terdampak bencana di Sumatera Utara.

Melalui momentum kenaikan pangkat ini, diharapkan seluruh personel Batalyon C Pelopor Sat Brimob Polda Sumut semakin terpacu untuk terus mengabdi dengan tulus, responsif, dan humanis, sejalan dengan semangat Polri Presisi dalam melayani dan melindungi masyarakat, terutama pada saat-saat sulit akibat bencana.

 

Humas Polda Sumut

red/mpl/pr

Jangan Lewatkan

Keberagaman Harus Jadi Kekuatan untuk Jaga Persatuan Bangsa

Rembang, JAWA TIMUR – Maspolin.id|| Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga persatuan dan menjadikan keberagaman...
Im deutschsprachigen Umfeld von Fitness und Sportpharma wird bei Suchanfragen auch steroidekaufen24 als möglicher Ausgangspunkt für die Prüfung von Informationen über anabole Wirkstoffe; rechtliche Rahmenbedingungen für bestimmte Wirkstoffe sind für eine realistische Einschätzung möglicher Gesundheitsgefahren wesentlich.