Kompolnas Terima Keluhan dan Pengaduan Secara Digital pada 2026

JAKARTA – Maspolin.id|| Anggota Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) Yusuf mengatakan bahwa komisi tersebut menargetkan akan menerima keluhan dan pengaduan masyarakat secara digital pada 2026.

“Pada tahun 2026 ini, target Kompolnas di dalam penerimaan dan menjalankan pengaduan-pengaduan masyarakat menargetkan bisa 100 persen secara digital karena lebih efektif dan lebih efisien,” ujar Anggota Kompolnas Yusuf, Senin (5/1/2025).

Ia mengatakan, dengan menerima aduan secara digital, diharapkan proses tindak lanjutnya bisa lebih cepat dari yang sebelumnya 21 hari, menjadi 11–14 hari.

“Malah lebih di bawah, bisa 11 hari apabila menggunakan sistem elektronik atau sistem digital di dalam penerimaan dan pengaduan masyarakat,” ungkapnya.

Nantinya, sistem digital tersebut akan dinamakan e-SKM (Saran dan Keluhan Masyarakat). Masyarakat hanya tinggal mendaftarkan identitas dan menyampaikan keluhan serta menambahkan dokumen-dokumen pendukung laporan.

Adapun Kompolnas pada 2026 juga menargetkan penguatan independensi. Anggota Kompolnas Mochammad Choirul Anam mengatakan bahwa ide untuk memperkuat independensi Kompolnas sejatinya sudah ada sejak lama.

Pada akhir 2025, Kompolnas pun memutuskan untuk memindahkan kantor dari yang sebelumnya berada di kawasan STIK-PTIK Polri, ke sebuah gedung di kawasan Pancoran, Jakarta Selatan, sebagai salah satu bentuk penguatan independensi lembaga.

“Jadi, pindah kantor itu salah satunya memang, ya, kritiknya masyarakat begitu: kalau Kompolnas mau independen, gimana kantornya di kompleks kepolisian?” katanya.

Perpindahan kantor ini diharapkan dapat menciptakan lingkungan kerja yang lebih representatif, profesional, dan independen, sehingga Kompolnas semakin efektif dalam menjalankan peran strategisnya sebagai lembaga pengawas fungsional kepolisian yang lebih independen. (ndt/hn/rs)

 

Tribratanews

red/mpl/nn

Polri Hadir untuk Kemanusiaan, Pengungsi Banjir di Bireuen Terima Layanan Kesehatan Gratis

Bireuen, ACEH – Maspolin.id|| Kepolisian Resor Bireuen melalui Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Sidokkes) menghadirkan layanan kesehatan gratis bagi masyarakat pengungsi terdampak banjir di Desa Pulo Pineng Dua Meunasah, Kecamatan Jangka, Kabupaten Bireuen. Kegiatan bakti kesehatan ini menjadi wujud nyata kepedulian Polri dalam membantu pemulihan kondisi kesehatan warga pascabencana.

Bakti kesehatan difokuskan pada pemeriksaan kesehatan serta pemberian obat-obatan secara gratis kepada para pengungsi. Kehadiran layanan medis ini disambut antusias oleh masyarakat yang selama ini mengalami keterbatasan akses pelayanan kesehatan akibat banjir dan kondisi lingkungan yang belum sepenuhnya pulih.

Kabag Penum Divhumas Polri Kombes Pol Erdi menyampaikan bahwa Polri berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat, khususnya dalam situasi darurat pascabencana.

“Melalui bakti kesehatan ini, Polri berupaya memastikan kondisi kesehatan masyarakat pengungsi tetap terjaga. Pelayanan kemanusiaan seperti ini merupakan bagian dari tugas Polri untuk membantu masyarakat bangkit dan pulih setelah bencana,” ujar Kombes Pol Erdi.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, sebanyak 101 orang pengungsi tercatat menerima layanan kesehatan. Keluhan terbanyak yang ditemukan meliputi demam sebanyak 22 orang, batuk 19 orang, tinea pedis 13 orang, hipertensi 12 orang, dermatitis 9 orang, gastritis 7 orang, influenza 7 orang, arthritis 6 orang, serta luka lecet 1 orang. Jenis penyakit tersebut umumnya dipicu oleh kondisi lingkungan pascabanjir yang lembap dan kurang higienis.

Kehadiran tim Sidokkes Polres Bireuen mendapat apresiasi dari tenaga kesehatan setempat. Bidan Pustu Pulo Pineng Dua Meunasah, Munasiah, mengungkapkan rasa terima kasih atas bantuan layanan kesehatan yang diberikan kepada masyarakat pengungsi.

“Kami sangat terbantu dengan adanya bakti kesehatan dari Sidokkes Polres Bireuen. Banyak warga yang membutuhkan pengobatan, terutama lansia dan anak-anak. Kehadiran tim medis ini sangat meringankan beban kami di lapangan,” ujar Munasiah.

Melalui kegiatan bakti kesehatan ini, Polres Bireuen menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga memberikan pelayanan kemanusiaan guna mendukung pemulihan masyarakat terdampak bencana.

 

HUMAS POLRI

red/mpl/nn

Kompolnas Dorong Transparansi dan Kepastian Hukum melalui Capaian Kinerja 2025 dan Rencana Kerja 2026

Sekretaris Kompolnas, Drs. Arief Wicaksono, SSA.

JAKARTA – Maspolin.id|| Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) memaparkan Capaian Kinerja Tahun 2025 dan Rencana Kerja Tahun 2026 sebagai bagian dari upaya memperkuat transparansi, akuntabilitas, serta publikasi kinerja kelembagaan. Kegiatan tersebut berlangsung pada Senin, 5 Januari 2026, pukul 10.24 WIB, bertempat di Kantor Kompolnas.

Sekretaris Kompolnas, Drs. Arief Wicaksono, SSA., hadir sebagai narasumber dan menyampaikan apresiasi kepada jajaran komisioner serta insan media yang selama ini berperan aktif mendukung kinerja Kompolnas dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.

Ia menegaskan bahwa peran media sangat penting dalam memberikan pencerahan kepada publik terkait kinerja Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri). “Kami mengucapkan terima kasih atas kebersamaan media yang selalu mendukung performance daripada Kompolnas, yang selalu mengundang kami dalam setiap memberikan pencerahan kepada masyarakat tentang performance dan kinerja daripada Kepolisian Negara Republik Indonesia,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Arief Wicaksono juga menyoroti sejumlah peristiwa penting yang menjadi tonggak sejarah di bidang hukum nasional. Salah satunya adalah diberlakukannya Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) yang baru.

“Pada tanggal 2 Januari ini sejarah telah terjadi, yaitu dengan diundangkannya Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang pelaksanaan KUHP yang baru. Ini merupakan sejarah,” jelasnya.

Selain itu, ia menyampaikan perubahan mendasar dalam hukum acara pidana nasional. “Dengan diberlakukannya Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2025 yang menggantikan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1981 tentang hukum acara pidana, ini juga merupakan peristiwa bersejarah,” tambahnya.

Ke depan, Kompolnas juga menantikan rekomendasi dari Komisi Percepatan Reformasi Polri yang akan disampaikan kepada Presiden Republik Indonesia. “Nanti akan ada rekomendasi dari Komisi Percepatan Reformasi Polri yang akan menyampaikan kepada Bapak Presiden Republik Indonesia tentang apa-apa yang harus diperbaiki, baik tata kelola maupun yang perlu direformasi dari segi kepolisian,” ungkapnya.

Menutup pemaparannya, Sekretaris Kompolnas mengajak seluruh pihak untuk menyongsong tahun 2026 dengan semangat pembaruan hukum yang berkeadilan dan transparan.

“Mari kita jalani tahun 2026 ke depan secara lebih berkepastian hukum, berkeadilan, dan transparansi untuk kita semua,” pungkasnya.

 

HUMAS POLRI

red/mpl/sss

Kakorlantas Bahas Kondisi Arus Balik Libur Nataru, Efektivitas Kebijakan WFA hingga Pembatasan Kendaraan Sumbu Tiga

Bogor, JAWA BARAT – Maspolin.id|| Kakorlantas Polri Irjen Pol Drs. Agus Suryonugroho, S.H, M.Hum. menjelaskan bahwa puncak arus balik pada 4 Januari 2026 tidak menunjukkan lonjakan signifikan. Dari proyeksi sekitar 2,9 juta kendaraan, sebanyak 96 persen yang telah keluar dari Jakarta.

Dengan kondisi tersebut, Korlantas Polri memutuskan tidak memberlakukan rekayasa lalu lintas. Hal ini dikarenakan parameter traffic counting belum memenuhi ambang batas yang ditetapkan.

“Puncak arus balik ini tidak terlalu signifikan, dan Korlantas Polri bersama stakeholder tidak melakukan contra flow karena memang ratio daripada traffic counting, parameter-parameter harus dilakukan rekayasa lalu lintas belum sampai. Jadi belum sampai 5.500 satu jam berturut-turut belum sampai sehingga tidak kita berlakukan contra flow,” kata Kakorlantas di Pos Pengamanan Libur Nataru, Bogor, Jawa Barat, Minggu (4/1/2026).

Kakorlantas juga menyinggung kebijakan pembatasan kendaraan sumbu tiga yang menjadi perhatian utama. Ia menjelaskan bahwa kendaraan sumbu tiga dilarang melintas di jalan tol selama periode tertentu.

“Kebijakan ini penting karena Operasi Nataru adalah operasi keselamatan. Yang paling utama adalah keselamatan dan kelancaran lalu lintas, termasuk keamanan dan ketertiban masyarakat,” tegasnya.

Di samping itu, Kakorlantas juga menekankan bahwa keberhasilan pengamanan Nataru tidak terlepas dari kolaborasi, koordinasi, dan sinergi seluruh stakeholder.

Ia menyebut peran kementerian, lembaga, Mabes Polri hingga jajaran kepolisian di daerah menjadi bagian penting dari upaya negara dalam menjamin harkamtibmas dan kamseltibcarlantas.

“Ini bagian dari kehadiran negara dalam menjamin keamanan dan kelancaran masyarakat, mulai dari perayaan Natal, Tahun Baru, hingga perjalanan mudik dan arus balik,” tutur Irjen Pol Agus. .

Perihal kebijakan Work From Anywhere (WFA), Kakorlantas menilai kebijakan tersebut efektif dalam mengurai kepadatan arus lalu lintas. Ia menyebut kebijakan serupa akan menjadi bahan kajian untuk diterapkan kembali pada Operasi Ketupat atau pengamanan arus mudik dan balik Lebaran mendatang.

“Efektif. Ini akan kita evaluasi dan pertimbangkan untuk operasi berikutnya,” pungkasnya.

 

Humas Korlantas Polri

red/mpl/nn

Layanan 110 Jadi Penyelamat, Polisi Evakuasi Warga Sesak Napas di Kabupaten Bekasi

Bekasi – Maspolin.id|| Respons cepat ditunjukkan jajaran kepolisian dalam menangani laporan darurat dari masyarakat. Pada Rabu, 31 Desember 2025, Operator Call Center 110 Polres Metro Bekasi menerima laporan dari seorang warga terkait gangguan pernapasan atau sesak napas yang dialami seorang perempuan di Perumahan Citaville, Kabupaten Bekasi.

Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas Operator 110 Polres Metro Bekasi segera menuju lokasi sambil tetap menjalin komunikasi melalui sambungan telepon dengan pelapor untuk memastikan kondisi korban serta memandu langkah awal penanganan.

Setibanya di rumah pelapor, petugas mendapati korban dalam kondisi tidak sadarkan diri di dalam kamar. Tanpa menunggu lama, petugas langsung mengevakuasi korban ke Rumah Sakit Permata Keluarga Jababeka untuk mendapatkan penanganan medis lanjutan.

Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan, langkah responsif tersebut merupakan bagian dari komitmen Polri dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya dalam situasi darurat yang menyangkut keselamatan jiwa.

“Alhamdulillah saat ini korban telah mendapatkan perawatan medis. Kami mengimbau masyarakat untuk tidak ragu memanfaatkan layanan 110 apabila membutuhkan bantuan kepolisian dalam kondisi darurat,” ujar Kombes Pol Budi Hermanto dalam keterangannya Pada Sabtu (03/01/26).

Ia menambahkan, kehadiran polisi di tengah masyarakat tidak hanya dalam penegakan hukum, tetapi juga sebagai garda terdepan dalam pelayanan kemanusiaan. “Keselamatan warga adalah prioritas. Polri akan terus hadir dan sigap membantu masyarakat,” pungkasnya.

 

Humas PMJ

bjak/mpl/ay

Sudinhub Jaksel Tindak 792 Kendaraan Parkir Liar di Tahun 2025

Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Selatan melakukan penindakan terhadap 792 kendaraan roda dua dan roda empat yang kedapatan parkir liar sepanjang tahun 2025.

“Menimbulkan kemacetan”

Kepala Sudinhub Jakarta Selatan, Bernad Oktavianus Pasaribu mengatakan, penindakan terhadap kendaraan yang melanggar marka jalan, rambu lalu lintas, serta parkir liar di fasilitas umum dilakukan melalui operasi cabut pentil dan angkut jaring.

“Kami memfokuskan penertiban pada dua jenis tindakan, yaitu cabut pentil dan angkut jaring. Penertiban tersebut dilakukan bersama petugas gabungan dari unsur TNI dan Polri,” ujarnya, Senin (5/1).

Bernad menjelaskan, penertiban difokuskan pada lima ruas jalan, yakni Jalan Widya Chandra dan Jalan Senopati di Kecamatan Kebayoran Baru, Jalan Garnisun dan Jalan Doktor Satrio di Kecamatan Setiabudi, serta Jalan Kalibata Raya di Kecamatan Pancoran.

“Lima titik tersebut menjadi fokus karena berada di jalan protokol yang strategis. Keberadaan parkir liar di lokasi tersebut dapat menimbulkan kemacetan yang cukup signifikan. Namun demikian, wilayah lain di luar lima titik tersebut tetap kami awasi,” terangnya.

Ia merinci, dari total 792 kendaraan yang ditindak melalui operasi cabut pentil dan angkut jaring, sebanyak 192 kendaraan ditindak di bulan Januari, Februari 148 kendaraan, Maret 73 kendaraan, April 174 kendaraan, dan 75 kendaraan pada Mei 2025.

Selanjutnya, 31 kendaraan ditindak pada Juni, 16 kendaraan di bulan Juli, Agustus sebanyak 30 kendaraan, Oktober 27 kendaraan, serta 26 kendaraan pada Desember.

“Untuk bulan September dan November tidak ditemukan kendaraan yang melakukan parkir liar sehingga tidak dilakukan penindakan,” bebernya.

Bernad berharap, penindakan tersebut dapat memberikan efek jera kepada para pelanggar serta meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya mematuhi rambu lalu lintas dan menggunakan lahan parkir yang telah disediakan sesuai ketentuan.

“Mudah-mudahan jumlah pelanggaran dapat terus berkurang. Sehingga, Jakarta Selatan menjadi wilayah yang semakin tertib dan ramah bagi semua pihak, termasuk pejalan kaki,” tandasnya.

 

Pemprov DKI

bjak/mpl/ma

Respons Cepat Polsek Ciputat Timur Tangani Laporan Warga Perempuan Terjatuh di Pasar Ciputat

Tangsel – Maspolin.id|| Personel Polsek Ciputat Timur menunjukkan respons cepat dan sigap dalam menangani laporan warga terkait seorang perempuan yang terjatuh di area Pasar Ciputat, wilayah hukum Polsek Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan.

Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat, 2 Januari 2026, sekitar pukul 12.30 WIB, bertempat di Pasar Ciputat lantai basement Blok AK No. 2, Kelurahan Cipayung, Kecamatan Ciputat Timur. Menindaklanjuti laporan warga, Pawas Polsek Ciputat Timur IPDA Udin bersama Piket Fungsi Polsek Ciputat Timur dan Piket Pospam Fly Over Ciputat segera mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Korban diketahui bernama Nur Soibah, yang saat kejadian mengalami kondisi kejang-kejang dan terjatuh dari tangga. Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, korban diduga terjatuh akibat sakit yang tiba-tiba kambuh.

Menurut keterangan saksi Yurmalis dan Yasir Palistino, kejadian bermula sekitar pukul 12.20 WIB saat keduanya sedang berjaga di sebuah toko emas. Sekitar pukul 12.30 WIB, mereka melihat korban hendak menaiki tangga di depan toko emas tersebut. Namun, saat melangkah naik, korban mendadak mengalami kejang-kejang dan kemudian terjatuh dari tangga. Kedua saksi bersama warga sekitar langsung memberikan pertolongan awal dan mengevakuasi korban.

Sekitar pukul 12.55 WIB, petugas Polsek Ciputat Timur dan Pospam Fly Over tiba di lokasi dan langsung melakukan tindakan kepolisian berupa pengecekan TKP, pendataan saksi, pemeriksaan kondisi tubuh korban, serta menghubungi pihak ambulance. Selanjutnya, korban segera dievakuasi menggunakan ambulans ke RS Sari Asih guna mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

Dalam kejadian ini, tidak ditemukan atau diamankan barang bukti. Pihak kepolisian memastikan bahwa penanganan dilakukan secara cepat dan humanis demi keselamatan korban.

Polsek Ciputat Timur mengimbau masyarakat agar selalu waspada terhadap kondisi kesehatan saat beraktivitas di ruang publik serta segera melaporkan kepada petugas apabila terjadi keadaan darurat, sehingga dapat segera ditangani dengan cepat dan tepat.

 

Humas PMJ

bjak/mpl/apl

Tiga Tewas dan Satu Korban Selamat Diduga Keracunan Makanan di Warakas

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara, AKBP Onkoseno Gradiarso Sukahar

Jakarta Utara – Maspolin.id|| Suasana mencekam menyelimuti sebuah rumah kontrakan di Jalan Warakas 5, Gang 10, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat (2/1) pagi. Tiga orang dinyatakan tewas dalam kondisi yang diduga kuat akibat keracunan makanan. Polres Metro Jakarta Utara masih melakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap penyebab pasti tragedi ini.

Ketiga korban yang meninggal dunia diidentifikasi sebagai seorang anak laki-laki berinisial AAB (13), dan dua perempuan berinisial SS (50) dan AAL (27). Sementara satu orang lainnya, pria berinisial ASJ (22), berhasil selamat dan kini mendapatkan perawatan intensif di RSUD Koja.

Menurut Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara, AKBP Onkoseno Gradiarso Sukahar, tim masih melakukan olah TKP dan identifikasi jasad. Kami masih lakukan olah tempat kejadian dan identifikasi jasad korban, ujarnya.

Kronologi kejadian mulai terkuak dari keterangan dua saksi. Saksi pertama mengaku masih berpapasan dengan salah satu korban, AAL, pada Kamis malam sekitar pukul 20.00 WIB. Keesokan paginya, suasana tragis terbongkar oleh saksi kedua yang baru tiba di lokasi.

Saksi kedua itu mengaku mendengar suara ASJ yang meminta tolong dari dalam rumah, jelas AKBP Onkoseno. Dengan segera, saksi mendatangi sumber suara. Ia menemukan ASJ dalam keadaan lemah. Korban selamat itu terlihat baru saja keluar dari kamar mandi. Saat ditanya apa yang terjadi, ASJ hanya menjawab, Tidak tahu, karena dirinya lagi mandi. Melihat kondisi genting, saksi segera menghubungi Ketua RT setempat untuk meminta bantuan mendesak.

Masyarakat diharapkan tetap tenang dan tidak menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya. Proses penyelidikan masih terus dilakukan oleh pihak kepolisian untuk menemukan titik terang musabab tragedi ini.

 

Humas PMJ

bjak/mpl/apl

Respons Cepat Personel Selamatkan Dua Anak Terjebak Lumpur di Wisata Kenjeran Surabaya

SURABAYA, JAWA TIMUR – Maspolin.id|| Personel Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Dit Polairud) Polda Jawa Timur melaksanakan pengamanan dan imbauan di kawasan wisata Pantai Kenjeran, Surabaya.

Dalam kegiatan pengamanan tersebut, personel Dit Polairud Polda Jatim menemukan dua anak yang terjebak di pinggiran Pantai Kenjeran akibat air laut yang surut dan kondisi lumpur yang sangat tebal. Kedua anak tersebut tidak dapat bergerak dan terjebak di tengah lumpur, sehingga membutuhkan pertolongan segera. Melihat kondisi tersebut, personel Dit Polairud yang sedang melaksanakan pengamanan langsung melakukan upaya evakuasi dan berhasil menolong kedua korban dengan selamat. Evakuasi tersebut dilakukan oleh Bharada Nevan, staf Renmin Dit Polairud Polda Jatim.

Kabag Penum Divhumas Polri Kombes Pol Erdi A. Chaniago menyampaikan apresiasi atas kesigapan personel di lapangan.

“Kami mengapresiasi langkah cepat dan responsif personel Dit Polairud Polda Jawa Timur yang tidak hanya melakukan pengamanan dan imbauan keselamatan, tetapi juga sigap menolong masyarakat yang membutuhkan bantuan. Ini merupakan wujud nyata kehadiran Polri dalam memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.

Erdi juga mengimbau masyarakat dan wisatawan agar selalu mematuhi aturan keselamatan saat beraktivitas di kawasan wisata pantai serta mengikuti arahan petugas demi menghindari kejadian yang dapat membahayakan keselamatan.

Sat Brimob Polda Sumbar Bangun Jembatan Darurat Penghubung Dua Nagari di Padang Pariaman

Sat Brimob Polda Sumbar Bangun Jembatan Darurat Penghubung Dua Nagari di Padang Pariaman

Padang Pariaman, SUMATERA BARAT – Maspolin.id||  Personel Satuan Brimob Polda Sumatera Barat membangun jembatan darurat yang menghubungkan Nagari Kataping dengan Nagari Sungai Buluah, Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman. Pembangunan tersebut dilakukan untuk memulihkan akses transportasi warga yang terputus akibat kondisi darurat.

Kegiatan pembangunan jembatan darurat ini dilaksanakan pada Minggu (4/1/2026) oleh 27 personel Sat Brimob Polda Sumbar Bangun Jembatan Darurat Penghubung Dua Nagari di Padang Pariaman

Jembatan darurat tersebut difungsikan sebagai jalur transportasi sementara sekaligus akses evakuasi bagi masyarakat sekitar. Keberadaan jembatan ini dinilai sangat vital karena menjadi satu-satunya penghubung antar nagari yang digunakan oleh sekitar 3.000 warga untuk menjalankan aktivitas sehari-hari, mulai dari kegiatan ekonomi, pendidikan, hingga layanan kesehatan.

Kabagpenum Ropenmas Divhumas Polri Kombes Pol Erdi A. Chaniago mengatakan bahwa pembangunan jembatan darurat tersebut merupakan bentuk kepedulian Polri dalam membantu masyarakat terdampak kondisi darurat.
“Pembangunan jembatan darurat ini merupakan langkah cepat Polri untuk memulihkan akses masyarakat yang terputus. Kehadiran personel Brimob di lapangan diharapkan dapat membantu memperlancar aktivitas warga sekaligus menjamin keselamatan mereka,” ujar Kombes Pol Erdi.

Ia menambahkan, Polri terus mendorong jajaran di daerah untuk bersinergi dengan pemerintah setempat dan masyarakat dalam penanganan situasi darurat, khususnya yang berdampak langsung terhadap mobilitas dan keselamatan warga.

Dalam pelaksanaannya, personel Sat Brimob Polda Sumbar bekerja dengan penuh dedikasi, mengedepankan profesionalisme serta semangat kemanusiaan demi mempercepat pemulihan akses bagi masyarakat terdampak.

 

HUMAS POLRI

red/mpl/pr

 

 

 

 

Jangan Lewatkan

Bareskrim Polri Gagalkan Peredaran 5 Kg Narkoba Jenis Etomidate Asal Malaysia

BARESKRIM POLRI - Maspolin.id|| Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri bersama Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC) menggagalkan peredaran narkotika jenis baru, Etomidate, seberat...
Im deutschsprachigen Umfeld von Fitness und Sportpharma wird bei Suchanfragen auch steroidekaufen24 als möglicher Ausgangspunkt für die Prüfung von Informationen über anabole Wirkstoffe; rechtliche Rahmenbedingungen für bestimmte Wirkstoffe sind für eine realistische Einschätzung möglicher Gesundheitsgefahren wesentlich.