Bahas Proyek Hilirisasi dan Waste to Energy, Presiden Prabowo Terima Kepala BPI Danantara di Hambalang

Presiden Prabowo Subianto menerima Kepala Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) sekaligus Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani di Hambalang, Bogor, pada Minggu sore, 4 Januari 2026. (Foto: Istimewa)

Hambalang, JAWA BARAT – Maspoilin.id|| Presiden Prabowo Subianto menerima Kepala Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) sekaligus Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dalam keterangan tertulisnya menyampaikan bahwa pertemuan tersebut digelar di kediaman pribadi Presiden Prabowo di Hambalang, Bogor, pada Minggu sore, 4 Januari 2026.

“Minggu sore, Presiden Prabowo menerima Kepala Danantara sekaligus Menteri Investasi dan Hilirisasi, Rosan Roeslani, di Kediaman pribadinya di Hambalang, Bogor, 4 Januari 2026,” ujar Seskab Teddy.

Menurut Seskab Teddy, pertemuan tersebut membahas tiga poin utama yang menjadi perhatian pemerintah. Salah satunya adalah perkembangan lima titik proyek hilirisasi yang akan digarap oleh Danantara dan direncanakan akan memulai tahap groundbreaking pada awal bulan depan.

“Dalam pertemuan tersebut dibahas 3 poin yakni, perkembangan 5 titik proyek hilirisasi oleh Danantara yang akan melakukan groundbreaking di awal bulan depan,” ungkap Seskab Teddy.

Selain itu, Seskab Teddy juga menjelaskan bahwa proyek hilirisasi tersebut akan dilaksanakan di sejumlah provinsi di Indonesia dengan nilai investasi yang signifikan. “Program tersebut akan dilakukan di beberapa provinsi Indonesia dengan total investasi sebesar 6 miliar USD atau sekitar 100 triliun rupiah,” lanjutnya.

Agenda strategis lainnya yang turut dibahas dalam pertemuan tersebut adalah perkembangan proyek Waste to Energy yang berfokus pada penertiban pengelolaan sampah. Pemerintah menaruh perhatian besar pada program ini karena dinilai mampu memberikan manfaat lingkungan sekaligus nilai tambah ekonomi.

“Perkembangan Projects Waste to Energy (Penertiban Pengelolaan Sampah) sehingga volume sampah terbuka tidak hanya berkurang namun akan sangat bermanfaat dari segi ekonomi,” jelas Seskab Teddy.

Pertemuan tersebut mencerminkan komitmen Presiden Prabowo dalam mendorong percepatan hilirisasi industri, peningkatan investasi strategis, serta pengembangan ekonomi berkelanjutan melalui pemanfaatan teknologi ramah lingkungan di berbagai daerah. (BPMI Setpres)

HUMAS POLRI

red/mpl/pr

Banjir Susulan Melanda, 250 Warga Padang Pariaman Dievakuasi

Padang Pariaman, Sumatra Barat – Maspolin.id|| Banjir susulan melanda Korong Suranti, Nagari Sikabu, Kecamatan Lubuk Alung, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat, Jumat (2/1/2025). Peristiwa tersebut dipicu hujan berintensitas tinggi yang mengguyur wilayah itu sejak Kamis malam hingga Jumat siang, menyebabkan Sungai Batang Surantiah meluap dan merendam permukiman warga.

Akibat banjir tersebut, sekitar 250 warga dilaporkan terjebak karena genangan air merendam rumah-rumah penduduk serta memutus akses jalan utama. Ketinggian air bervariasi, mulai dari setinggi selutut hingga mencapai dada orang dewasa di sejumlah titik, sehingga warga kesulitan melakukan evakuasi secara mandiri.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Rescue Korpolairud Baharkam Polri langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan penanganan dan evakuasi warga terdampak. Proses evakuasi difokuskan pada wilayah dengan genangan terparah dan memprioritaskan keselamatan kelompok rentan, seperti anak-anak, lansia, dan perempuan.

Kegiatan evakuasi dipimpin oleh Katim Rescue Korpolairud Baharkam Polri AKBP Ferry Setiawan, S.T., M.M., dengan mengerahkan personel serta sarana pendukung guna menjangkau kawasan yang terisolasi akibat luapan air.

Kabagpenum Ropenmas Divhumas Polri Kombes Pol Erdi A. Chaniago mengatakan, kehadiran Polri dalam penanganan bencana merupakan bentuk respons cepat untuk melindungi dan membantu masyarakat.

“Begitu menerima laporan adanya banjir susulan dan warga yang terjebak, Tim Rescue Korpolairud segera bergerak ke lokasi untuk melakukan evakuasi. Keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama dalam setiap penanganan bencana,” kata Erdi.

Ia menambahkan, Polri terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah serta instansi terkait untuk memastikan proses evakuasi berjalan aman dan memantau perkembangan situasi di lapangan, mengingat curah hujan di wilayah tersebut masih berpotensi tinggi.

Hingga Jumat sore, Tim Rescue Korpolairud Baharkam Polri masih bersiaga di lokasi untuk mengantisipasi kemungkinan bertambahnya wilayah terdampak dan memastikan seluruh warga dapat dievakuasi dengan aman.

 

HUMAS POLRI

red/mpl/nn

Polri Targetkan Bangun 569 Sumur Bor, 249 Titik Telah Terealisasi Sebagai Komitmen Dukung Pemulihan Pascabencana Sumatra

JAKARTA – Maspolin.id|| Polri melalui Divisi Humas terus melakukan upaya pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat terdampak bencana, salah satunya melalui pembangunan sumur bor di sejumlah wilayah. Hingga hari ini, pembangunan sumur bor direncanakan pada 569 titik di tiga provinsi, dengan 249 titik telah terealisasi, terdiri atas 236 titik aktif dan 13 titik masih dalam proses pembangunan.

Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko menyampaikan bahwa pembangunan sumur bor ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam mendukung pemulihan masyarakat pascabencana, khususnya terkait ketersediaan air bersih.

“Pembangunan sumur bor ini menjadi bagian dari langkah nyata Polri dalam membantu masyarakat terdampak bencana agar tetap memiliki akses terhadap air bersih. Upaya ini dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan,” ujar Brigjen Pol Trunoyudo.

Di Provinsi Aceh, dari rencana pembangunan 389 titik, sebanyak 171 titik telah terealisasi, dengan 167 titik berstatus aktif dan 4 titik masih dalam proses pembangunan. Kabupaten Aceh Tamiang menjadi wilayah dengan realisasi terbanyak, yakni 132 titik aktif, dari target khusus 300 titik sumur bor.

Pembangunan lainnya tersebar di Kabupaten Aceh Utara, Pidie Jaya, Bireuen, Aceh Tengah, Bener Meriah, Kota Langsa, Aceh Timur, Aceh Barat, Pidie, Nagan Raya, dan Singkil.

Sementara itu, di Provinsi Sumatera Utara, seluruh rencana pembangunan sebanyak 30 titik telah terealisasi dan seluruhnya berstatus aktif. Titik-titik tersebut berada di Kabupaten Langkat, Tapanuli Utara, dan Tapanuli Tengah.

Adapun di Provinsi Sumatera Barat, dari total rencana 150 titik, hingga kini 48 titik telah terealisasi, terdiri atas 39 titik aktif dan 9 titik masih dalam proses pembangunan.

Pembangunan dilakukan di Kabupaten Agam, Padang Pariaman, Pesisir Selatan, serta Kota Padang Panjang, Bukittinggi, dan Kota Solok.

Brigjen Pol Trunoyudo menegaskan bahwa Polri terus mendorong percepatan pembangunan di titik-titik yang masih berjalan melalui koordinasi dan sinergi dengan berbagai pihak terkait.

“Diharapkan keberadaan sumur bor ini dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat serta mendukung proses pemulihan pascabencana,” pungkasnya.

 

HUMAS POLRI

red/mpl/sss

Ribuan Wisatawan Padati Bahari Kejawanan, Polisi Hadir Sejak Pagi Jaga Kenyamanan Libur Awal Tahun

Cirebon Kota, JAWA BARAT – Maspolin.id|| Suasana libur awal Tahun 2026 di kawasan Wisata Bahari Kejawanan Cirebon mendapat perhatian khusus dari Polres Cirebon Kota. Sejak pagi hari, jajaran kepolisian telah bersiaga melakukan pengamanan dan monitoring guna memastikan aktivitas wisata masyarakat berlangsung aman, tertib, dan kondusif.

Pengamanan tersebut merupakan bagian dari implementasi Program Presisi Polri untuk Masyarakat Triwulan I Tahun 2026, khususnya dalam upaya memperkuat kehadiran polisi dan memperbaiki interaksi dengan masyarakat di ruang publik yang memiliki potensi keramaian tinggi.

Kegiatan pengamanan dilaksanakan pada Jumat (2/1/2026) mulai pukul 05.30 WIB hingga 17.30 WIB di kawasan Wisata Bahari Kejawanan, Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Kejawanan, Jalan Pelabuhan Perikanan Nomor 1, Kelurahan Pengambiran, Kecamatan Lemahwungkuk, Kota Cirebon.

Kapolsek KPC Polres Cirebon Kota, AKP Asep Sunaryo S, S.H., memimpin langsung pelaksanaan pengamanan di lapangan. Kegiatan ini juga melibatkan sinergi dengan pengelola kawasan wisata, di bawah penanggung jawab Kepala Pelabuhan Perikanan Kejawanan Cirebon, Yusuf Fathanah, S.Pi., M.Si.

Sejak pagi hingga sore hari, arus pengunjung terus berdatangan memanfaatkan momen libur awal tahun. Berdasarkan hasil monitoring, jumlah pengunjung Wisata Bahari Kejawanan tercatat mencapai 2.969 orang, dengan kendaraan roda dua sebanyak 354 unit dan kendaraan roda empat sebanyak 185 unit.

Untuk mengantisipasi kepadatan dan potensi gangguan kamtibmas, personel Polsek KPC melakukan pengamanan terbuka dan humanis. Petugas disiagakan di area pintu masuk, kawasan pantai, serta titik-titik yang menjadi pusat aktivitas pengunjung.

Selain melakukan pengawasan, personel juga aktif memberikan imbauan kamtibmas kepada masyarakat. Pengunjung diingatkan untuk menjaga barang bawaan, mengawasi anak-anak saat bermain di area pantai, serta mematuhi aturan keselamatan selama berwisata.

Guna mendukung kelancaran mobilitas, pengaturan lalu lintas turut dilakukan di depan pintu masuk Wisata Bahari Kejawanan Jalan Yos Sudarso. Langkah ini diambil untuk mencegah kemacetan dan memastikan keselamatan pejalan kaki maupun pengendara.

Dalam kesempatan tersebut, Polri juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif menjaga keamanan lingkungan wisata. Masyarakat diimbau segera melaporkan apabila menemukan potensi gangguan keamanan, aksi premanisme, atau kejadian darurat melalui Call Center 110, WhatsApp Lapor Kapolres Bae, maupun WhatsApp Tim Maung Presisi 851.

Kasi Humas Polres Cirebon Kota, AKP M. Aris Hermanto, menegaskan bahwa kehadiran Polri di kawasan wisata merupakan bentuk komitmen memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat, khususnya di momentum libur awal tahun yang identik dengan meningkatnya aktivitas publik.

“Pengamanan ini kami laksanakan untuk memastikan masyarakat dapat menikmati liburan dengan aman dan nyaman. Polri hadir bukan hanya menjaga keamanan, tetapi juga membangun kedekatan dan kepercayaan dengan masyarakat,” ujar AKP M. Aris Hermanto.

Ia berharap, dengan sinergi antara Polri, pengelola wisata, dan masyarakat, situasi kamtibmas di kawasan Wisata Bahari Kejawanan tetap terjaga sehingga libur awal tahun 2026 dapat dinikmati dengan aman, tertib, dan penuh kebersamaan.

 

Humas Polda Jabar

bjabar/mpl/sc

Personel Polsek Sarudu Datangi TKP di Pantai Sempo Selatan, Dua Pelajar Meninggal Dunia Terseret Ombak

SULBAR – Maspolin.id|| Polres Pasangkayu — Personel Polsek Sarudu, Polres Pasangkayu, bergerak cepat mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) peristiwa tenggelamnya warga di perairan Pantai Dusun Sempo Selatan, Desa Sarudu, Kecamatan Sarudu, pada Jumat (02/01/2026) sore.

Sekitar pukul 17.30 Wita, Polsek Sarudu menerima laporan dari masyarakat terkait adanya empat orang anak yang terseret ombak saat melakukan aktivitas berenang di pantai. Dari peristiwa tersebut, dua orang korban dinyatakan meninggal dunia dan dua lainnya selamat namun harus mendapatkan perawatan medis lanjutan.

Adapun identitas korban meninggal dunia yakni Anna Sapiani (14), pelajar SMP, dan Nurmanisa (15), pelajar SMA, keduanya merupakan warga Dusun Sempo Selatan, Desa Sarudu. Kedua korban dinyatakan meninggal dunia oleh pihak Puskesmas Sarudu 1 sebelum sempat mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

Sementara itu, dua korban lainnya yakni Nuralvaiki (14) dan Nuraila Nur Fatin (10), juga warga Dusun Sempo Selatan, berhasil diselamatkan dan langsung dirujuk ke RS Ako Pasangkayu untuk mendapatkan perawatan intensif.
Berdasarkan keterangan yang dihimpun di lapangan, kronologis kejadian bermula sekitar pukul 17.00 Wita, ketika keempat korban berangkat dari rumah menuju Pantai Dusun Sempo Selatan untuk mandi di laut.

Saat sedang bermain air di tepi pantai, tiba-tiba datang ombak besar yang menghempas dan menyeret keempat anak tersebut ke arah laut dalam sehingga mereka kehilangan kendali dan tenggelam.

Warga yang berada di sekitar lokasi kejadian dengan sigap memberikan pertolongan dan berhasil mengevakuasi keempat korban, kemudian membawa mereka ke Puskesmas Sarudu 1. Namun, setibanya di puskesmas, dua korban dinyatakan meninggal dunia, sedangkan dua korban lainnya masih dapat diselamatkan.

Sekitar pukul 19.00 Wita, jenazah kedua korban yang meninggal dunia diantar oleh pihak keluarga menuju rumah duka masing-masing. Pihak keluarga korban, baik yang meninggal dunia maupun yang selamat, menyatakan menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan tidak menemukan adanya unsur tindak pidana.
Rencananya, pemakaman terhadap kedua korban meninggal dunia akan dilaksanakan pada Sabtu (03/01/2026) sekitar pukul 10.00 Wita.

Kapolsek Sarudu IPTU Sofian Safrudin, S.Pd. menyampaikan duka cita mendalam atas kejadian tersebut serta mengimbau kepada masyarakat, khususnya para orang tua, agar lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak saat beraktivitas di wilayah pesisir pantai, terutama ketika kondisi cuaca dan gelombang laut tidak menentu.

 

Humas Polda Sulbar

red/mpl/nn

Ziarah Penuh Khidmat, Resimen III Pasukan Pelopor Kenang Gugurnya Personel Satgas Damai Cartenz

JAKARTA – Maspolin.id|| Dalam rangka mengenang pengabdian personel terbaik Satgas Damai Cartenz, Komandan Resimen III Pasukan Pelopor Kombes Pol. Wahyu bersama personel purna tugas Satgas Ops Damai Cartenz 2025 melaksanakan ziarah ke makam Brigadir (Anm) Iqbal Anwar Arif.

Almarhum merupakan personel Resimen III Pasukan Pelopor yang tergabung dalam Satgas Damai Cartenz 2025 dan gugur dalam pelaksanaan tugas negara pada operasi pengamanan di wilayah Papua. Almarhum gugur setelah terjadi kontak tembak dengan kelompok bersenjata yang dipimpin Askel Mabel di kawasan Gunung Signal, Yalimo, Papua Pegunungan, pada pukul 16.30 WIT, tanggal 15 Januari 2025.

Peristiwa tersebut menjadi duka mendalam bagi keluarga besar Resimen III Pasukan Pelopor, namun juga menjadi pengingat bahwa setiap langkah pengabdian memiliki nilai keberanian, kehormatan, dan ketulusan yang tidak ternilai.

Ziarah ini merupakan bentuk penghormatan kepada almarhum atas dedikasi, loyalitas, dan komitmen yang telah diberikan selama bertugas dalam menjaga stabilitas keamanan serta ketertiban masyarakat. Semangat, keberanian, dan ketulusan almarhum dalam menjalankan tugas negara menjadi warisan yang akan terus dikenang dan menjadi suluh bagi generasi penerus Korps Brimob Polri.

 

HUMAS POLRI

red/mpl/pr

Wadankorbrimob Polri Dengan Penuh Kebanggaan Sambut Kembalinya Pasukan Purna Tugas Operasi Damai Cartenz 2025

Wakil Komandan Korps Brimob Polri Irjen Pol. Reza Arief Dewanto

Kelapa Dua, Cimanggis, JAWA BARAT – Maspolin.id|| Wakil Komandan Korps Brimob Polri Irjen Pol. Reza Arief Dewanto memimpin langsung upacara penyambutan pasukan Korbrimob Polri yang telah selesai melaksanakan tugas operasi Damai Cartenz 2025 di wilayah hukum Polda Papua dan Papua Tengah. Kamis (1/1/2025).

Upacara tersebut dihadiri oleh Karorenminops Korbrimob Brigjen Pol. Rudy Harianto, Danpas Pelopor Korbrimob Brigjen Pol. Gatot Mangkurat Putra P. J., Danpas Gegana Korbrimob Brigjen Pol. Mulyadi, Teknisi KBRN Utama Tk. II Brigjen Pol. Pradah Pinunjul, Teknisi Jibom Utama Tk. II Brigjen Pol. Agustri Heriyanto, Teknisi KBRN Utama Tk. II Korbrimob Brigjen Pol. Deonijiu De Fatima, Teknisi Jibom Utama Tk. II Korbrimob Brigjen Pol. Yopie Indra Prasetya Sepang, para Pejabat Utama Korbrimob serta para Danmen/Dansat jajaran Korbrimob.

Kegiatan tersebut berlangsung di Lapangan Mako Korbrimob Polri, Kelapadua, Cimanggis, Kota Depok dengan penuh rasa bangga sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi serta pengabdian para personel di daerah penugasan.

Sebanyak 446 personel di bawah pimpinan Kasatgas Tindak Operasi Damai Cartenz 2025 Danmen III Pasukan Pelopor Korbrimob Polri Kombes Pol. Wahyu telah selesai melaksanakan purna tugas Operasi Damai Cartenz 2025 selama kurang lebih satu tahun.

Pada tugas operasi ini, sebanyak 41 personel mendapatkan anugerah Pin Emas Kapolri atas keberhasilan penangkapan terhadap target operasi atas nama Aske Mabel bersama kelompoknya di wilayah Kabupaten Yalimo.

Penganugerahan ini bukanlah sekadar simbol kehormatan, melainkan bentuk pengakuan Institusi atas kerja keras, integritas dan keteladanan yang telah ditunjukkan para personel selama pelaksanaan tugas.

Dalam kesempatan ini, Wadankorbrimob Polri menyampaikan sambutan dari Dankorbrimob Polri Komjen Pol. Ramdani Hidayat bahwa penugasan ini merupakan pengabdian tulus untuk menjaga keutuhan NKRI, melindungi masyarakat serta menegakkan hukum dengan pendekatan humanis, profesional dan berintegritas.

“Saya mengapresiasi dan memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh personel atas dedikasi, loyalitas dan pengorbanan yang telah kalian tunjukkan sehingga berbagai keberhasilan strategis telah kalian capai,” pernyataan Wadankorbrimob Polri.

“Saya berpesan kepada seluruh personel untuk terus menjadi Bhayangkara sejati yang presisi, berorientasi pada pelayanan, perlindungan dan pengayoman masyarakat. Atas nama keluarga besar Korps Brimob Polri saya mengucapkan terima kasih, selamat datang kembali di Kesatuan,” lanjutan pernyataan Wadankorbrimob Polri.

Upacara penyambutan ini menjadi momentum penting bagi Korbrimob Polri dalam memberikan penghormatan kepada para personel yang telah melaksanakan tugas negara menjaga stabilitas keamanan, melindungi masyarakat, serta mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif di wilayah Papua dan Papua Tengah.

 

HUMAS POLRI

red/mpl/pr

Kortastipidkor Polri Ungkap Dugaan Korupsi Pengadaan PJUTS Kementerian ESDM, Tiga Tersangka Ditetapkan

Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Polri mengungkap dugaan tindak pidana korupsi dalam pengadaan Penerangan Jalan Umum Tenaga Surya (PJUTS) pada Direktorat Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE), Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Tahun Anggaran 2020. Perkara tersebut disampaikan dalam konferensi pers yang digelar di Aula Kortastipidkor Polri, Rabu (31/12/2025).

Direktur Tindak Pidana Korupsi Kortastipidkor Polri, Brigjen Pol. Totok Suharyanto, S.I.K., M.Hum., menjelaskan bahwa proyek pengadaan PJUTS tersebut memiliki nilai kontrak sebesar Rp108.997.596.000 dan diduga kuat sarat penyimpangan sejak tahap perencanaan hingga pelaksanaan.

“Penyidikan perkara pengadaan PJUTS Kementerian ESDM Tahun Anggaran 2020 telah kami mulai sejak 24 Januari 2023, dengan sangkaan Pasal 2 dan Pasal 3 Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi,” ujar Brigjen Pol. Totok Suharyanto.

Dalam perkembangan penyidikan, penyidik menetapkan tiga orang sebagai tersangka, masing-masing berinisial AS selaku Inspektur Jenderal Kementerian ESDM RI periode 2017–2023, HS selaku Sekretaris Ditjen EBTKE sekaligus Kuasa Pengguna Anggaran periode 2019–2021, serta L yang menjabat sebagai Direktur Operasional PT Len Industri.

Brigjen Pol. Totok mengungkapkan, pada proses lelang proyek ditemukan adanya pemufakatan jahat untuk memenangkan PT Len Industri. Modus yang dilakukan antara lain berupa perubahan spesifikasi teknis, penggabungan paket pekerjaan, serta praktik post bidding yang bertentangan dengan ketentuan pengadaan barang dan jasa pemerintah.

“Selain itu, dalam pelaksanaan pekerjaan ditemukan fakta bahwa sebagian pekerjaan tidak sesuai spesifikasi, ada yang tidak terpasang, serta terdapat subkontrak tanpa persetujuan. Perbuatan tersebut mengakibatkan kerugian keuangan negara sebesar Rp19.522.256.578,74,” tegasnya.

Untuk memperkuat pembuktian, penyidik telah memeriksa sebanyak 56 orang saksi dan tiga orang ahli, melakukan penggeledahan di sejumlah kantor terkait, serta memblokir 31 aset tidak bergerak yang diduga milik para tersangka.

Kortastipidkor Polri menegaskan komitmennya untuk menuntaskan perkara ini secara profesional dan transparan, serta memastikan seluruh pihak yang bertanggung jawab diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

 

HUMAS POLRI

red/mpl/pr

Bareskrim Polri Segera Umumkan Tersangka Pembalakan Liar di Tapanuli Selatan

BARESKRIM POLRI – Maspolin.id|| Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri bersiap menetapkan tersangka dalam perkara pembalakan liar yang diduga menjadi penyebab munculnya gelondongan kayu saat bencana alam melanda wilayah Tapanuli Selatan (Tapsel), Sumatra Utara. Penetapan tersangka direncanakan dilakukan setelah gelar perkara yang dijadwalkan pada pekan depan.

Informasi tersebut disampaikan oleh Dirtipidter Bareskrim Polri Brigjen Moh. Irhamni. Ia menjelaskan bahwa hingga saat ini penyidik telah memeriksa sebanyak 18 orang saksi untuk mendalami dugaan aktivitas pembalakan liar yang dilakukan oleh perusahaan dalam rangka pembukaan lahan di kawasan hutan.

“Updatenya terkait perkara kasus bencana di Tapanuli Selatan persiapan gelar perkara untuk penetapan tersangka minggu depan,” kata Irhamni kepada wartawan, Jumat, 2 Januari 2026.

Sementara itu, penyelidikan terkait temuan gelondongan kayu yang muncul bersamaan dengan bencana di Aceh Tamiang masih terus berjalan. Irhamni menyebutkan, penyidik memperkuat tim dengan mengerahkan tambahan personel guna melakukan pendalaman di lapangan.

“Sedang proses lidik. Tim sedang penguatan, kita dorong 40 personel untuk memperkuat di Aceh Tamiang,” pungkas Irhamni.

Lebih lanjut, Dittipidter Bareskrim Polri telah meningkatkan status perkara temuan kayu gelondongan di daerah aliran sungai (DAS) Garoga, Tapanuli Selatan, hingga Sungai Anggoli, Tapanuli Tengah, Sumatra Utara, ke tahap penyidikan. Langkah ini diambil setelah penyidik menemukan dua alat bukti yang menguatkan dugaan terjadinya tindak pidana kerusakan lingkungan hidup yang berujung pada bencana banjir.

“Tadi yang disampaikan alat bukti-alat bukti apa yang sudah ditemukan di lapangan, kemudian ditemukan di hulu sebagai sumber kayu-kayu tersebut,” kata Direktur Tindak Pidana Tertentu Bareskrim Polri, Brigjen Mohammad Irhamni.

Dalam penanganan perkara ini, diketahui bahwa sebagian besar gelondongan kayu tersebut berasal dari PT TBS. Terhadap para pihak yang bertanggung jawab, penyidik akan menerapkan Pasal 109 juncto Pasal 98 juncto Pasal 99 Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup sebagaimana telah diperbarui melalui Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023.

 

HUMAS POLRI

red/mpl/sss

Upacara Kenaikan Pangkat Serentak, 42 Pati dan Ribuan Personel Naik Pangkat

JAKARTA – Maspolin.id|| Kepolisian Negara Republik Indonesia melaksanakan upacara kenaikan pangkat ke dan dalam golongan Perwira Tinggi (Pati) Polri, serta kenaikan pangkat bagi Perwira, Bintara, dan Tamtama Polri secara serentak di seluruh wilayah Indonesia. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pembinaan karier dan penghargaan atas dedikasi personel Polri dalam menjalankan tugas pengabdian kepada negara dan masyarakat.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri, Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, mengatakan bahwa kenaikan pangkat merupakan wujud kepercayaan pimpinan sekaligus tanggung jawab yang harus diemban oleh setiap personel.

“Kenaikan pangkat ini tidak hanya bersifat administratif, tetapi merupakan bentuk penghargaan institusi atas kinerja dan pengabdian anggota Polri. Pada saat yang sama, ini juga menjadi amanah untuk meningkatkan profesionalisme, integritas, dan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” ujar Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko.

Secara nasional, total personel Polri yang menerima kenaikan pangkat mencapai puluhan ribu orang. Kenaikan pangkat reguler ke dan dalam golongan Pati Polri diberikan kepada 42 personel, sementara kenaikan pangkat ke Kombes Pol sebanyak 308 personel, ke AKBP 642 personel, ke Kompol 1.332 personel, ke AKP 3.335 personel, dan ke Iptu 4.418 personel. Selain itu, kenaikan pangkat pengabdian ke Ipda diberikan kepada 448 personel, serta kenaikan pangkat dalam golongan Bintara sebanyak 36.053 personel dan Tamtama sebanyak 1.918 personel.

Dalam kenaikan pangkat ke dan dalam golongan Pati Polri, di antaranya yaitu Irjen Pol. Kalingga Rendra Raharja yang menjabat sebagai Kakorbinmas Baharkam Polri, Irjen Pol. Agus Santoso serta Irjen Pol. Umar Surya Fana yang bertugas sebagai Penyidik Tindak Pidana Utama Tingkat I Bareskrim Polri.

Sementara itu, pada kenaikan pangkat ke Brigadir Jenderal Polisi, sejumlah nama yang menempati posisi strategis turut menonjol, antara lain Brigjen Pol. Murry Mirranda yang menjabat sebagai Wakapolda Kepulauan Bangka Belitung, Brigjen Pol. John Huntal Sarjananto Sitanggang selaku Danpasbrimob II Korbrimob Polri, serta Brigjen Pol. Susatyo Purnomo Condro yang bertugas sebagai Penyidik Tindak Pidana Utama Tingkat II Bareskrim Polri.

Brigjen Pol. Trunoyudo menegaskan bahwa pelaksanaan kenaikan pangkat tidak hanya berlangsung di tingkat pusat, namun juga dilaksanakan secara serentak di seluruh satuan wilayah, mulai dari Polda, Polres, hingga satuan kerja jajaran.

“Upacara kenaikan pangkat ini dilaksanakan secara serentak di seluruh wilayah Indonesia sebagai bentuk keseragaman pembinaan karier dan soliditas organisasi. Kami berharap momentum ini semakin memotivasi seluruh personel untuk memberikan pengabdian terbaik bagi masyarakat, bangsa, dan negara,” tegasnya.

Polri menegaskan komitmennya untuk terus mengedepankan sistem pembinaan karier yang objektif, transparan, dan berorientasi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia, sejalan dengan transformasi Polri yang Presisi.

 

HUMAS POLRI

red/mpl/sss

 

 

Jangan Lewatkan

Bareskrim Polri Gagalkan Peredaran 5 Kg Narkoba Jenis Etomidate Asal Malaysia

BARESKRIM POLRI - Maspolin.id|| Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri bersama Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC) menggagalkan peredaran narkotika jenis baru, Etomidate, seberat...
Im deutschsprachigen Umfeld von Fitness und Sportpharma wird bei Suchanfragen auch steroidekaufen24 als möglicher Ausgangspunkt für die Prüfung von Informationen über anabole Wirkstoffe; rechtliche Rahmenbedingungen für bestimmte Wirkstoffe sind für eine realistische Einschätzung möglicher Gesundheitsgefahren wesentlich.