Saat Bantu Evakuasi Kebakaran di Gedung Terra Drone Kapolsek Kemayoran Alami Luka

JAKARTA – Maspolin.id|| Upaya penyelamatan saat kebakaran di Gedung Terra Drone berlangsung menegangkan setelah Kapolsek Kemayoran, Kompol Agung Adriansyah, mengalami luka robek pada tangan kirinya akibat terkena pecahan kaca. Kebakaran tersebut diduga bermula dari baterai drone yang sedang diisi daya di lantai 1 hingga akhirnya terbakar dan memicu ledakan.

Peristiwa yang menimpa Kapolsek terjadi ketika petugas pemadam memecahkan kaca besar untuk mempercepat keluarnya asap. Pecahan kaca kemudian jatuh dan mengenai Kompol Agung yang tengah membantu proses penyelamatan anggota dan pekerja di dalam gedung.

“Beliau terluka saat melindungi anggota dan warga yang berada di area evakuasi. Tindakan spontan itu justru membuat pecahan kaca jatuh mengenai tangan kirinya,” ujar Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol. Susatyo Purnomo Condro, Rabu (10/12/25).

Saat ini, Kapolsek sedang mendapatkan perawatan intensif dan menjalani operasi di RS Islam Cempaka Putih. Kapolres menjelaskan bahwa kejadian tersebut menunjukkan tingginya risiko keselamatan yang dihadapi, tidak hanya oleh petugas pemadam kebakaran, tetapi juga oleh polisi yang berada di garis depan setiap penanganan kedaruratan.

“Dalam situasi genting seperti ini, kami memastikan seluruh personel bekerja humanis, profesional, dan mengutamakan penyelamatan jiwa. Saya apresiasi keberanian Kapolsek dan seluruh anggota di lapangan,” ungkap Kombes Pol. Susatyo.

Ia turut menyampaikan belasungkawa atas adanya korban jiwa dalam insiden tersebut. Kapolres juga mengingatkan masyarakat yang membutuhkan informasi terkait keluarga atau kerabat terdampak untuk menghubungi Call Center 110 atau mendatangi posko informasi yang telah disiapkan.

“Kami berkomitmen memberikan pendampingan penuh bagi keluarga korban. Setiap nyawa sangat berharga, dan kami akan mengungkap secara terang penyebab kejadian ini bersama Puslabfor,” jelasnya.

 

Humas PMJ

bjak/mpl/ay

Tim Psikologi Polda Metro Berikan Pendampingan untuk Keluarga Korban Kebakaran Terra Drone

JAKARTA – Maspolin.id|| Polda Metro Jaya melalui Bagian Psikologi pada Biro SDM mengirimkan tim untuk memberikan dukungan psikologis kepada keluarga korban insiden kebakaran Gedung Terra Drone di Jakarta Pusat. Langkah ini merupakan respons cepat Polri guna memastikan keluarga mendapatkan bantuan di tengah situasi yang menimbulkan kecemasan dan ketidakpastian.

Pendampingan dilakukan di RS Polri Kramat Jati sejak keluarga tiba untuk memperoleh informasi mengenai kondisi kerabat yang menjadi korban. Sebanyak 10 personel, terdiri dari psikolog dan konselor, diturunkan dan bekerja sama dengan Psikolog Rumah Sakit Polri guna memberikan psychological first aid (PFA), dukungan emosional, serta penanganan psikologis awal kepada keluarga yang menunggu proses identifikasi oleh Tim DVI Polri.

Kehadiran tim ini dimaksudkan untuk membantu keluarga tetap tegar dalam melalui setiap tahapan proses yang membutuhkan ketenangan.

Kabag Psikologi Biro SDM Polda Metro Jaya, AKBP Ida Bagus Gede Adi Putra Yadnya, menjelaskan bahwa pendampingan diberikan agar keluarga dapat menjaga kestabilan emosional di tengah proses yang sensitif dan penuh tekanan tersebut. Ia menekankan pentingnya komunikasi yang tepat sejak awal agar keluarga tidak semakin terbebani oleh kecemasan.

“Tim kami hadir sejak awal untuk memastikan keluarga korban mendapatkan ketenangan, pendampingan, serta dukungan psikologis yang diperlukan selama menunggu informasi resmi,” ujarnya, selasa (9/12/25).

Ia menambahkan bahwa proses identifikasi yang masih berjalan memberikan tekanan psikologis besar, terutama bagi keluarga yang menunggu kabar tentang kerabat mereka. Karena itu, pendekatan empatik, komunikasi terapeutik, dan pendampingan berbasis humanis terus diutamakan dalam pelaksanaan dukungan psikologis.

Polda Metro Jaya juga menegaskan komitmen untuk memberikan penanganan secara menyeluruh, mulai dari proses identifikasi, bantuan medis, hingga pemulihan psikologis bagi keluarga. Pendampingan akan terus dilanjutkan hingga seluruh rangkaian proses dinyatakan tuntas.

 

Humas PMJ

bjak/mpl/ay

Kebakaran Ruko di Cempaka Baru Korban 22 Jenazah Dievakuasi

JAKARTA – Maspolin.id|| Sebanyak 22 jenazah korban kebakaran ruko di Jalan Letjen Suprapto RT 01 /RW 02 Kelurahan Cempaka Baru, Kemayoran, Jakarta Pusat, telah dievakuasi petugas, Selasa (9/12) sore.

“Terdiri dari 15 perempuan dan tujuh pria ,”

Berdasarkan pantauan beritajakarta, sekitar pukul 16.45, satu korban tewas terjebak di lantai enam berhasil dievakuasi petugas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat). Hingga pukul 17.00, total 22 korban meninggal dunia telah ditemukan.

Kepala Dinas Gulkarmat DKI Jakarta, Bayu Megantara mengatakan, pihaknya menerima laporan kebakaran sekitar pukul 12.43 dan armada pertama tiba di lokasi kebakaran tujuh menit kemudian.

“Api terlihat pertama kali di lantai dasar ruko yang dijadikan tempat pengisian baterai drone. Kebakaran berhasil dipadamkan sekitar pukul 13.40,” ujar Bayu.

Ia menjelaskan, pihaknya mengerahkan 30 armada pemadam dan satu bronto skyflit untuk mengevakuasi korban kebakaran dari lantai enam.

“Sebanyak 22 jenazah terdiri dari 15 perempuan dan tujuh pria berhasil dievakuasi dari enam lantai ruko yang terbakar. Mereka meninggal karena kehabisan oksigen,” jelasnya.

Ia menambahkan, petugas juga berhasil mengevakuasi 19 karyawan dari lantai rooftop.

“Beberapa orang mengalami luka kecil akibat terkena pecahan kaca saat dievakuasi petugas menggunakan bronto skylift,” ungkapnya.

 

 

Wakapolri: “Ini Investasi Pelayanan untuk Rakyat”, Polri Lakukan Groundbreaking 6 SPPG Baru di Papua

PAPUA – Maspolin.id|| Polri terus memperluas pembangunan Satuan Pendidikan Pelayanan Gedung (SPPG) sebagai bagian dari peningkatan pelayanan publik dan percepatan layanan kepolisian di seluruh wilayah Indonesia. Pada Selasa (9/12), Polri resmi melakukan groundbreaking 6 SPPG baru di wilayah Papua.

Enam titik SPPG yang memasuki tahap groundbreaking tersebut meliputi:

– SPPG Polres Keerom — 1.500 penerima manfaat

– SPPG Polres Biak Numfor — 1.000 penerima manfaat

– SPPG Polres Merauke Distrik Semangga — 1.500 penerima manfaat

– SPPG Polres Merauke Distrik Kurik — 1.500 penerima manfaat

– SPPG Polres Merauke Distrik Ulilin — 1.500 penerima manfaat

– SPPG Polres Merauke Jl. Johar Merauke, Kelapa Lima, Merauke, Papua Selatan – 3.230 penerima manfaat

Sebelumnya, dua SPPG di Papua telah beroperasi dan memberikan layanan optimal kepada masyarakat, yakni:

– SPPG Polda Papua — 1.880 penerima manfaat

– SPPG Polres Jayapura Kota — 2.783 penerima manfaat

Secara nasional, Polri menargetkan pembangunan 1.500 SPPG, di mana 1.099 unit telah terealisasi pada berbagai tahapan, mulai dari operasional, persiapan operasional, pembangunan hingga groundbreaking.

Selain itu, tujuh SPPG tambahan di wilayah 3T (terluar, terjauh, dan terpencil) Papua saat ini sedang dalam proses pembangunan sebagai upaya memperluas jangkauan pelayanan Polri di daerah-daerah yang memiliki keterbatasan akses.

Wakapolri Komjen Pol Prof. Dr. Dedi Prasetyo menegaskan bahwa pembangunan SPPG di Papua merupakan langkah strategis dalam pemerataan pelayanan kepolisian, khususnya di wilayah dengan kondisi geografis yang menantang.

“SPPG ini bukan sekadar bangunan. Ini investasi besar untuk mempercepat pelayanan kepolisian di Papua. Semakin cepat kita bangun, semakin cepat masyarakat mendapatkan manfaatnya,” ujar Wakapolri.

Dalam kegiatan tersebut, Wakapolri turut mengajak Kasatgas MBG Polri, Irjen Pol Nurworo Danang, untuk turun langsung meninjau dan memastikan progres pembangunan SPPG di Papua berjalan lancar dan sesuai target, terutama untuk wilayah 3T yang prioritas percepatan layanan.

“Saya meminta Kasatgas MBG Irjen Nurworo Danang untuk turun langsung memastikan pembangunan SPPG di Papua berjalan lancar. Wilayah 3T harus menjadi prioritas agar masyarakat di daerah terpencil bisa merasakan layanan Polri yang sama dengan wilayah lainnya,” tegas Komjen Dedi.

Wakapolri menegaskan bahwa Polri akan terus memperkuat layanan di wilayah timur melalui penambahan SPPG dan inovasi digital layanan kepolisian.

“Papua adalah prioritas. Dengan adanya SPPG baru dan proyek yang sedang berjalan, kami ingin masyarakat mendapatkan layanan yang layak, modern, dan mudah dijangkau,” ungkapnya.

Groundbreaking ini sekaligus menjadi bukti komitmen Polri dalam mendukung transformasi layanan digital serta memastikan kehadiran negara semakin nyata hingga ke pelosok Papua.

 

HUMAS POLRI

red/mpl/pr

Satgas Pengendalian Harga Beras Lepas Penyaluran 827,5 Ton Beras SPHP di Papua Raya

JAYAPURA, PAPUA – Maspolin.id|| Penyaluran beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) secara serentak di wilayah Papua Raya resmi dilepas dari Mapolda Papua, Selasa (9/12). Kegiatan ini merupakan bagian dari langkah nasional Satgas Pengendalian Harga Beras untuk memastikan ketersediaan beras yg cukup dan harga beras yang terjangkau sesuai harga yg ditetapkan pemerintah serta distribusi yang lancar dan merata hingga kewilayah manapun.

Acara diawali dengan doa bersama dan laporan pelaksanaan Satgas Pengendalian Harga Beras—yang dicanangkan oleh Menteri Pertanian, Kapolri, dan jajaran kementerian terkait pada 21 Oktober 2025 berdasarkan Keputusan Kepala Badan Pangan Nasional Nomor 375 Tahun 2025.

Satgas ini terdiri dari unsur lintas kementerian/lembaga, termasuk Bapanas, Kementerian Pertanian, Kemendagri, Kemenko Perekonomian, Polri, BULOG, dan pemerintah daerah di seluruh provinsi, kota, dan kabupaten. Polri berperan melalui Satgas Pangan serta dukungan penuh Kabareskrim Polri selaku Ketua Pengarah Satgas Pengendalian Harga Beras.

Hingga 8 Desember 2025, Satgas telah menyalurkan 1.354 ton beras SPHP dari target alokasi 4.634 ton untuk Papua Raya.

Pada hari ini, dilakukan pelepasan tambahan 827,5 ton, sehingga total 2.181,5 ton atau 47,08% telah berhasil didistribusikan ke 42 kabupaten/kota.

Distribusi dilakukan melalui beragam moda sesuai karakter wilayah:

– Transportasi darat: Keerom, Sarmi, Jayapura, Merauke, Boven Digoel, Wamena, Tolikara, Puncak, Puncak Jaya, Yalimo, Sorong, Biak, Manokwari, Lanny Jaya.

– Transportasi udara: Pegunungan Bintang, Nduga, Yahukimo, Intan Jaya.

– Transportasi laut: Kaimana, Teluk Wondama, Teluk Bintuni, Mamberamo Raya, Fakfak.

Upaya ini dilakukan untuk menurunkan harga beras, yang saat ini masih berada di atas HET khususnya di wilayah Zona III (Papua dan Maluku).

Selama 49 hari bekerja, Satgas Pengendalian Harga Beras pusat dan daerah telah:

– Melakukan 35.105 kali pemantauan

– Rata-rata 731 titik per hari, dominan di tingkat pengecer dan ritel modern

– Mengeluarkan 920 surat teguran kepada pelaku usaha yang menjual beras di atas HET

Analisa Satgas menunjukkan tren positif penurunan harga beras nasional, khususnya di Zona I dan II. Namun, wilayah geografis Papua yang menantang membuat harga masih lebih tinggi dari HET.

Untuk mengatasi keterbatasan gudang BULOG—di mana masih terdapat 28 kab/kota belum memiliki fasilitas penyimpanan—Satgas telah menyiapkan 32 gudang filial, memanfaatkan aset:

– 25 aset Polri
– 3 aset Pemda
– 1 aset KPU
– 3 aset pinjam pakai masyarakat

Upaya ini dilakukan agar distribusi lebih cepat, biaya logistik rendah, dan beras SPHP lebih mudah dijangkau masyarakat.

Dirtipideksus Bareskrim Polri Brigjen Pol Ade Safri Simanjuntak, mewakili Satgas Pengendalian Harga Beras, menegaskan bahwa Polri memberikan dukungan penuh untuk menjamin distribusi SPHP berjalan aman hingga ke daerah paling terpencil.

“Papua memiliki tantangan geografis dan keamanan yang tidak ringan. Namun Polri memastikan pendistribusian SPHP tetap berjalan aman. Negara hadir sampai titik paling jauh,” tegas Brigjen Ade Safri.

Ia menambahkan bahwa Polri telah menyiapkan seluruh rencana pengamanan, termasuk skema distribusi melalui jalur darat, udara, dan laut.

“Untuk wilayah rawan, kami sudah siapkan pola pengamanan berlapis bersama TNI dan pemerintah daerah. Tidak ada wilayah yang dibiarkan tertinggal dalam penyaluran pangan,” ujarnya.

Brigjen Ade Safri juga menegaskan komitmen Satgas untuk terus melakukan mitigasi dan pemantauan harga secara berkala.

“Satgas akan terus bekerja. Mapping, audit, pengawasan, intervensi distribusi, hingga penegakan hukum bila diperlukan akan dilakukan demi menjaga stabilitas harga. Ini bagian dari upaya mewujudkan ketahanan pangan sebagaimana arahan Presiden,” jelasnya.

Penyaluran SPHP di Papua Raya merupakan momentum penting dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga jelang Natal dan Tahun Baru.

Satgas menegaskan bahwa program ini akan berlanjut dan diperluas ke daerah lain yang masih berada di atas HET.

 

HUMAS POLRI

red/mpl/pr

Distribusi Bantuan Bencana Alam Polri Capai 159 Ton dan 12 Ribu Personel Dikerahkan

JAKARTA – Maspolin.id|| Untuk mempercepat penanganan bencana, Polri mengerahkan 12.103 personel di tiga wilayah terdampak. Selain itu, dukungan BKO diberikan melalui 301 personel tambahan di Aceh, 263 di Sumut, dan 704 di Sumbar.

Bantuan kemanusiaan dari Mabes Polri telah mencapai 159,35 ton, terdiri dari sembako, obat-obatan, perlengkapan sanitasi, kebutuhan bayi, pakaian layak, hingga kantong jenazah. Bantuan Polda jajaran juga terus mengalir, termasuk beras 158 ton, air mineral 9.611 dus, pakaian 60.226 pcs, serta ribuan barang kebutuhan darurat lainnya.

Menurut Kombes Pol. Erdi A. Chaniago, Polri memastikan proses distribusi dilakukan secepat mungkin. “Seluruh bantuan kami gerakkan secara terkoordinasi agar tepat waktu dan tepat sasaran. Masyarakat tidak boleh menunggu terlalu lama dalam kondisi darurat seperti ini,” jelasnya.

Polri juga membuka 91 posko tanggap bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar, serta menghadirkan 20 dapur lapanganyang setiap hari menyalurkan makanan siap saji bagi ribuan pengungsi.

 

HUMAS POLRI

red/mpl/pr

Polri Ungkap Dampak Besar Bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar: 965 Warga Meninggal Dunia

JAKARTA – Maspolin.id|| Polri merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam yang melanda tiga provinsi di Sumatera—Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat—hingga Senin (8/12/2025) pukul 17.00. Data menunjukkan skala bencana yang sangat besar, dengan jutaan warga terdampak serta ratusan korban jiwa.

Di Aceh, lebih dari 1,9 juta jiwa terdampak, sementara 831.100 jiwa warga mengungsi di hampir dua ribu titik. Korban meninggal dunia mencapai 391 jiwa, dan 31 orang dilaporkan hilang.

Sumatera Utara mencatat 1,6 juta warga terdampak, dengan 339 orang meninggal dunia dan 107 hilang.
Sementara di Sumatera Barat, 256.681 jiwa terdampak, dengan 235 korban meninggal dan 93 warga hilang.

Juru Bicara Polri, Kombes Pol Erdi A. Chaniago, menegaskan bahwa Polri terus memperkuat upaya penyelamatan dan distribusi bantuan.
“Polri berkomitmen memberikan dukungan penuh dalam penanganan bencana. Fokus kami adalah keselamatan masyarakat dan percepatan pemulihan,” ujarnya.

Total korban di tiga provinsi mencapai 965 meninggal, 1.043 luka berat, 3.947 luka ringan, dan 231 hilang. Tim DVI Polri juga terus mempercepat proses identifikasi, dengan 727 jenazah berhasil diidentifikasi.

 

HUMAS POLRI

red/mpl/pr

 

Kisah Kemanusiaan dan Kesetiaan Anjing Pelacak & K-9 Handler

BANDA ACEH – Maspolin.id|| Di tengah hiruk pikuk upaya penyelamatan pasca-bencana alam yang melanda, terlihat sebuah pemandangan yang menyentuh, menjadi pengingat akan ketulusan hati para petugas dan kesetiaan mitra berkaki empat mereka.

Rekaman video yang beredar memperlihatkan momen-momen intim di mana anggota tim SAR dari dan anjing pelacaknya, yang dikenal sebagai tim K-9, berjuang di medan yang ekstrem.

Video tersebut menangkap esensi kerja keras, kepedulian, dan risiko yang dihadapi oleh mereka yang berada di garis depan.

Salah satu adegan yang paling menyentuh adalah ketika seorang petugas penyelamat, yang tampak lelah namun penuh perhatian, berhenti sejenak untuk memberikan air minum kepada anjing pelacaknya.

Di atas bebatuan sungai yang licin dan di bawah sorot mata rekan-rekan setim, ia dengan sabar menuangkan air ke telapak tangannya agar anjingnya dapat minum.

Tindakan sederhana ini lebih dari sekadar pemenuhan kebutuhan dasar; ini adalah representasi nyata dari ikatan dan rasa saling percaya yang mendalam antara manusia dan hewan, mitra yang sama-sama mempertaruhkan nyawa demi menemukan korban yang hilang.

Mereka adalah pahlawan tanpa tanda jasa, yang merelakan waktu, tenaga, dan keselamatan mereka sendiri. Pakaian dan wajah mereka mungkin dipenuhi lumpur, tetapi semangat mereka tetap menyala.

Dengan indra penciuman yang tajam, mereka adalah aset tak ternilai. Mereka bergerak di atas medan berbahaya, tanah longsor, puing-puing, dan arus sungai deras membawa harapan bagi keluarga yang menanti.

Video ini juga memperlihatkan kondisi lokasi bencana yang mencekam, di mana arus sungai yang keruh melaju kencang di antara tumpukan bebatuan dan sisa-sisa kayu, mengelilingi rumah-rumah yang hampir roboh. Ini adalah bukti visual dari betapa beratnya tugas yang diemban.

Melihat anjing pelacak digendong atau dipandu dengan hati-hati oleh petugas saat melintasi sungai yang berbahaya menunjukkan bahwa bagi tim ini, tugas bukan hanya tentang mencari, tetapi tentang melindungi dan menghargai setiap nyawa, baik manusia maupun mitra setia mereka.

Kisah ini adalah pengingat yang kuat bahwa di saat-saat paling gelap, cahaya kemanusiaan dan kesetiaan akan selalu hadir. Mereka berdua, manusia dan anjing, adalah simbol harapan bagi masyarakat yang terdampak.

Semua berharap agar upaya penyelamatan dapat terus berjalan lancar dan semua pihak yang terlibat, termasuk anjing-anjing K-9 yang berharga ini, senantiasa dilindungi dan diberikan kekuatan.

 

HUMAS POLRI

red/mpl/sss

Kapolres Tuban AKBP William Cornelis Tanasale Dicopot dan Diusir dari Rumah Dinas

Tuban, JAWA TIMUR – Maspolin.id|| Karir AKBP William Cornelis Tanasale sebagai orang nomor satu di Polres Tuban harus berakhir tragis dan mendadak.

Pada Senin (8/12/2025), Kapolda Jawa Timur, Irjen Nanang Avianto, resmi mengeluarkan surat perintah pencopotan (Sprin/2611/XII/KEP/2025) terhadap William.

Pencopotan ini bukan rotasi biasa, melainkan sanksi keras akibat skandal internal yang terungkap melalui penyelidikan Propam.

William diduga menjadikan jabatannya ladang “bisnis” dengan menekan anak buahnya sendiri.

Berdasarkan Laporan Hasil Penyelidikan (LHP) Paminal tertanggal 8 Desember 2025, dosa-dosa William terbongkar jelas.

– Palak Anggota: William diduga menekan anggotanya untuk memberikan setoran wajib dalam jumlah besar.

– Sunat Anggaran: Ia juga diduga melakukan pemotongan anggaran operasional Polres, dana yang seharusnya digunakan untuk kelancaran tugas kepolisian melayani masyarakat.

Efek pencopotan ini langsung terasa di lapangan.

Pantauan di rumah dinas Kapolres di Jalan Pattimura, Baturetno, memperlihatkan kesibukan “pindahan paksa”.

Dua unit truk terlihat parkir di depan rumah dinas.

Orang-orang sibuk mengemasi dan memindahkan barang-barang pribadi William ke dalam truk, menandakan bahwa ia harus segera angkat kaki dari fasilitas negara tersebut.

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Jules Abraham Abast, membenarkan nasib William yang kini di ujung tanduk.

“AKBP WT sedang menjalani pemeriksaan dan penyelidikan lebih lanjut oleh Propam. Yang bersangkutan diberhentikan sementara hingga proses pemeriksaan selesai,” tegas Jules, Selasa (9/12/2025).

Untuk mengisi kekosongan dan memastikan layanan publik di Tuban tidak lumpuh akibat ulah pimpinannya, Kapolda Jatim langsung menunjuk Kombes Pol Agung Setyo Nugroho sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kapolres Tuban.

Kasus ini menjadi tamparan keras bagi institusi Polri, menunjukkan bahwa pimpinan yang “memangsa” bawahan tidak akan lolos dari jerat hukum disiplin.

 

(Sumber: FB)

bjatim/mpl/vs

Alunan Angklung WNI Sambut Hangat Kedatangan Presiden Prabowo di Islamabad

Foto: BPMI Setpres/Laily Rachev

ISLAMABAD, PAKISTAN – Maspolin.id|| Gelaran penyambutan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto di Islamabad, Pakistan, Senin (08/12/2025), tidak hanya diwarnai seremoni kehormatan tinggi dari pemerintah Pakistan, tetapi juga antusiasme besar masyarakat Indonesia. Sejumlah WNI turut tampil membawakan lagu perjuangan dengan angklung untuk menyambut kedatangan Kepala Negara saat tiba di hotel tempatnya bermalam.

Foto: BPMI Setpres/Laily Rachev

Tamara, salah seorang WNI yang tampil dalam kelompok angklung binaan KBRI Islamabad, menuturkan bahwa persiapan dilakukan dalam waktu yang sangat singkat. Namun hal itu tidak menyurutkan antusiasme mereka untuk mengharumkan nama bangsa dalam momen bersejarah tersebut.

“Seru banget, kita latihannya cuma 10 hari kurang karena saking semangatnya. Yang penting ibu-ibunya semangat semua,” ujarnya dengan wajah antusias. Lagu-lagu perjuangan yang mereka mainkan disebutnya turut membangkitkan rasa cinta Tanah Air di tengah komunitas WNI yang jauh dari Indonesia.

Kelompok angklung ini bukan kali pertama tampil dalam forum diplomatik. Mereka telah beberapa kali mempromosikan kebudayaan Indonesia di Pakistan, mulai dari resepsi diplomatik peringatan 75 tahun hubungan bilateral Indonesia–Pakistan hingga Indonesian Expo di pusat perbelanjaan di Islamabad.

“Alhamdulillah semua menyambut,” kata Tamara, menceritakan reaksi hangat masyarakat lokal maupun tamu internasional setiap kali angklung dimainkan.

Momen penyambutan Presiden Prabowo menjadi pengalaman khusus yang tidak terlupakan bagi mereka. Tamara mengaku terharu saat melihat Presiden turut menikmati penampilan mereka.

“Ikut bersenandung. Pokoknya kita happy melihat Bapak datang menghampiri kita semua,” ungkapnya.

Di akhir keterangannya, Tamara menyampaikan pesan sederhana namun penuh makna untuk kepala negara.

“Pak Presiden sehat selalu, semangat, karena kita semua semangat.”

Kehadiran masyarakat Indonesia dalam penyambutan ini menjadi simbol eratnya keterikatan antara negara dan warganya di perantauan, sekaligus memperlihatkan peran aktif diaspora dalam memperkuat hubungan persahabatan Indonesia–Pakistan yang kini telah memasuki 75 tahun. (BPMI Setpres)

 

red/mpl/sc

 

 

Jangan Lewatkan

Bareskrim Polri Gagalkan Peredaran 5 Kg Narkoba Jenis Etomidate Asal Malaysia

BARESKRIM POLRI - Maspolin.id|| Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri bersama Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC) menggagalkan peredaran narkotika jenis baru, Etomidate, seberat...
Im deutschsprachigen Umfeld von Fitness und Sportpharma wird bei Suchanfragen auch steroidekaufen24 als möglicher Ausgangspunkt für die Prüfung von Informationen über anabole Wirkstoffe; rechtliche Rahmenbedingungen für bestimmte Wirkstoffe sind für eine realistische Einschätzung möglicher Gesundheitsgefahren wesentlich.