Respons Cepat Layanan 110, Polisi Amankan Tiga Terduga Pemerasan Penumpang di Tanjung Priok

JAKARTA – Maspolin.id|| Respons cepat layanan aduan 110 bersama Tim Patroli Jaga Jakarta Regu C berhasil menggagalkan aksi pemerasan terhadap dua penumpang asal Jambi pada Senin (1/12/2025) sekitar pukul 00.30 WIB. Polisi mengamankan tiga pria yang diduga terlibat dalam tindak pemerasan tersebut. Peristiwa terjadi di kawasan Jalan Enggano No. 1, Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Laporan bermula ketika petugas menerima informasi dari masyarakat tentang dugaan pemerasan yang dialami dua penumpang yang baru tiba dari Terminal 2F Bandara Soekarno-Hatta. Kedua korban menumpang mobil Toyota Avanza dan dimintai ongkos perjalanan sebesar Rp780.000. Sebelum korban menyerahkan uang, para terduga pelaku bahkan diduga mengunci pintu kendaraan untuk memaksa pembayaran.

Mendapat laporan tersebut, Tim Patroli Jaga Jakarta Regu C yang dipimpin Aipda Khoirul Setyawan langsung menuju lokasi. Tak lama kemudian, petugas menemukan para terduga pelaku beserta korban di sekitar Jalan Enggano dan segera melakukan pengamanan.

Dalam operasi tersebut, polisi menyita sejumlah barang bukti, antara lain satu unit Toyota Avanza warna hitam metalik, uang tunai, beberapa telepon seluler, kartu identitas, serta sepasang pelat nomor berbeda. Hasil pemeriksaan awal menunjukkan dua dari tiga terduga pelaku positif mengonsumsi amphetamine dan methamphetamine berdasarkan tes urin.

Ketiga terduga pelaku berikut barang bukti telah diserahkan ke Polres Metro Jakarta Utara untuk proses penyidikan lebih lanjut.

Keberhasilan penanganan cepat ini menegaskan komitmen layanan aduan 110 serta Tim Patroli Jaga Jakarta dalam memberikan keamanan dan respon cepat terhadap setiap laporan masyarakat.

 

Humas PMJ

bjak/mpl/ay

Pelayanan Samsat Cinere Depok Dapat Apresiasi Warga

Depok, PMJ – Maspolin.id|| Pelayanan administrasi kendaraan di Kantor Samsat Cinere, Depok, mendapat apresiasi positif dari masyarakat. Warga menilai pelayanan di Samsat semakin cepat, efisien, serta didukung oleh petugas yang ramah dalam memberikan layanan, Rabu (03/12/2025).

Salah satu warga bernama Didi Sumardi mengungkapkan kepuasannya saat memperpanjang pajak tahunan kendaraannya. “Pelayanannya lumayan bagus, cepat, tidak dipersulit. Bagus sekali,” ujarnya.

Pamin TU Samsat Cinere, Ipda Andi Muhammad Nur Kahfi, menegaskan bahwa pihaknya terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan publik kepada wajib pajak.“Kami berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada warga. Kepuasan masyarakat menjadi prioritas kami, dan tentu akan terus kami tingkatkan ke depannya,” jelasnya.

Dengan berbagai inovasi pelayanan serta peningkatan kualitas sumber daya petugas, Samsat Cinere Depok berharap kepercayaan masyarakat dapat terus terjaga dan mendorong wajib pajak untuk tertib dalam memenuhi kewajiban administrasi kendaraan bermotor.

 

Humas PMJ

bjak/mpl/ay

Polisi Tangkap Pengedar Ganja di Cengkareng Beserta 4,6 Kg Ganja

JAKARTA – Maspolin.id|| Ditresnarkoba Polda Metro Jaya menangkap seorang pria berinisial M (51) atas dugaan peredaran narkotika jenis ganja seberat 4,672 kilogram. Penangkapan dilakukan pada Selasa (2/12/25) sekitar pukul 14.17 WIB di kawasan Kapuk, Cengkareng, Jakarta Barat.

“Kami berhasil mengamankan tersangka berinisial M (51) di wilayah Cengkareng dengan barang bukti 4,6 kg ganja,” ujar Kanit 5 Subdit 3 Ditresnarkoba PMJ, AKP Edy Lestari, Rabu (3/12/25).

Menurutnya, kasus ini terungkap setelah adanya informasi kepada kepolisian mengenai adanya aktivitas narkoba di wilayah tersebut oleh seseorang bernama M. Mendapat informasi tersebut, petugas langsung melakukan penyelidikan diwilayah cengkareng dan langsung melakukan penyergapan kepada M.

Dari hasil penggeledahan, ditemukan satu dus besar berisi ganja dengan berat total 4,672 gram serta satu unit handphone. Dalam pemeriksaan awal, M mengaku bahwa ganja tersebut diperoleh dari seorang pemasok berinisial D (DPO) yang kini tengah diburu petugas.

“Tersangka dan barang bukti diamankan di Direktorat Narkoba Polda Metro untuk penyidikan lebih lanjut,” jelasnya. (ay/hn/rs)

 

Tribratanews

bjak/mpl/ay

KP Wisanggeni-8005 Angkut Bantuan Kemanusiaan dari Sabang ke Pelabuhan Malahayati

Sabang, ACEH – Maspolin.id|| Kapal Polisi (KP) Wisanggeni-8005 milik Polairud Polri hari ini, Rabu (3/12/2025) pukul 07.00 WIB, resmi bertolak dari Dermaga CT-1 Pelabuhan BPKS Kota Sabang membawa personel serta bantuan kemanusiaan untuk korban bencana. Keberangkatan kapal dipimpin langsung oleh personel Polairud dan dilepas oleh Kapolres Sabang.

KP Wisanggeni-8005 dijadwalkan tiba di Pelabuhan Malahayati pada pukul 09.30 WIB, sebelum menyalurkan seluruh bantuan ke posko penanganan bencana di wilayah terdampak.

Bantuan yang diangkut merupakan hasil donasi masyarakat Kota Sabang yang dikumpulkan melalui Posko Peduli Bencana Polres Sabang. Total bantuan yang diberangkatkan antara lain:

– Pakaian bekas layak pakai: 8 ton
– Pampers: 500 kg
– Sembako: 2 ton
– Air mineral: 2 ton
– Obat-obatan: 2 dus
– Beras: 2 ton
– Marker: 3 dus besar

Secara total, bantuan ini mencerminkan tingginya solidaritas masyarakat Sabang dalam mendukung korban bencana di wilayah Aceh.

Karo Penmas Divhumas Polri, Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, mengapresiasi langkah cepat jajaran Polri bersama masyarakat dalam pengiriman bantuan tersebut.

“Kami sangat menghargai kepedulian masyarakat Sabang dan sinergi jajaran Polri dalam memastikan bantuan kemanusiaan bisa segera sampai ke wilayah terdampak. KP Wisanggeni-8005 membawa logistik penting yang sangat dibutuhkan para penyintas,” ujarnya.

Brigjen Trunoyudo menegaskan bahwa Polri akan terus memastikan seluruh jalur distribusi bantuan berjalan aman dan lancar.

“Polri tetap siaga mengawal proses distribusi bantuan agar tepat sasaran, sekaligus mendukung percepatan pemulihan di wilayah bencana,” jelasnya.

Dengan adanya pengiriman ini, diharapkan kebutuhan dasar masyarakat terdampak dapat segera terpenuhi dan penanganan bencana dapat berjalan lebih optimal.

 

HUMAS POLRI

red/mpl/pr

Bareskrim Selidiki Dugaan Pembalakan Liar di Sumatera

JAKARTA – Maspolin.id|| Dittipidter Bareskrim Polri tengah menyelidiki dugaan praktik pembalakan liar (illegal logging) yang diduga menjadi salah satu faktor banyaknya kayu gelondongan terbawa arus banjir bandang di Sumatera Utara dan Sumatera Barat. Direktur Tindak Pidana Tertentu Bareskrim Polri, Brigjen Pol Mohammad Irhamni, menyampaikan bahwa proses penyelidikan sedang dilakukan untuk memastikan asal-usul material kayu tersebut.

“Sedang penyelidikan,” ujarnya singkat, Selasa (2/12/2025).

Irhamni menegaskan pihaknya belum dapat memastikan sumber kayu yang terbawa banjir dan seluruh temuan masih dalam proses pendalaman. “Belum tahu asalnya, ya sedang diselidiki,” tambahnya.

Sebelumnya, Kementerian Kehutanan meyatakan tengah menelusuri sumber-sumber kayu yang terbawa banjir di Sumatera, termasuk potensi kayu yang berasal dari illegal logging atau pembalakan liar dan praktik ilegal lainnya, mengingat sebelumnya terungkap sejumlah kasus peredaran kayu ilegal di wilayah terdampak.

Direktur Jenderal Penegakan Hukum (Gakkum) Kemenhut Dwi Januanto Nugroho menjelaskan, terkait kayu-kayu yang terbawa banjir di Sumatera dapat berasal dari beragam sumber, mulai dari pohon lapuk, pohon tumbang, material bawaan sungai, area bekas penebangan legal, hingga penyalahgunaan Pemegang Hak Atas Tanah (PHAT) dan pembalakan liar (illegal logging).

Terkait pemberitaan yang berkembang, saya perlu menegaskan bahwa penjelasan kami tidak pernah dimaksudkan untuk menafikan kemungkinan adanya praktik ilegal di balik kayu-kayu yang terbawa banjir, melainkan untuk memperjelas sumber-sumber kayu yang sedang kami telusuri dan memastikan setiap unsur illegal logging tetap diproses sesuai ketentuan, jelas Dwi.

 

HUMAS POLRI

red/mpl/pr

Tim K9 Ditpolsatwa Baharkam Polri Bantu Pencarian Korban Bencana di Bantaran Sungai Huta Raja

Batang Toru, SUMUT – Maspolin.id|| Satuan K9 Unit SAR Ditpolsatwa Korps Sabhara Baharkam Polri kembali dikerahkan untuk membantu proses pencarian korban bencana alam di wilayah Polda Sumatera Utara. Pada Selasa, 2 Desember 2025, tim tiba dan langsung melakukan penyisiran di bantaran Sungai Desa Huta Raja, Kabupaten Batang Toru.

Dalam operasi ini, Polri menerjunkan 10 personel serta 4 anjing pelacak K9 dengan spesialisasi cadaver atau pencarian jenazah. Kegiatan dipimpin oleh Kompol Kadarman selaku Pawas, bersama Iptu Erasmus sebagai Katim K9, serta para handler dan personel pendukung lainnya. Empat satwa K9 — Walet, Ari, Rubin, dan Dasa — difungsikan untuk menelusuri area yang diduga menjadi lokasi korban tertimbun material dan hanyut oleh arus sungai.

Kendaraan operasional yang digunakan meliputi 1 truk Samapta Polda Sumut serta 3 Ransus Navara K9 guna mendukung mobilitas tim di medan sulit.

Upaya pencarian dilakukan bersama Tim SAR Gabungan yang terdiri dari Polri, warga, dan unsur terkait. Melalui sejumlah penyisiran di titik-titik rawan, K9 berhasil memberikan petunjuk penting.

Hasilnya, tim menemukan 1 titik yang terindikasi kuat sebagai lokasi keberadaan korban. Setelah dilakukan penggalian oleh warga di sekitar bantaran sungai, ditemukan seorang korban perempuan dalam kondisi meninggal dunia (MD). Identitas korban belum dapat dikenali karena kondisi tubuh yang rusak akibat terbawa arus. Proses evakuasi lanjutan dan identifikasi direncanakan dilaksanakan pada hari berikutnya.

Kabagpenum Ropenmas Divhumas Polri, Kombes Pol Erdi A. Chaniago, menyampaikan apresiasi atas kerja cepat tim di lapangan.

“Polri melalui Unit SAR K9 Ditpolsatwa Baharkam terus mengerahkan kemampuan terbaik dalam membantu pencarian korban bencana. Kehadiran K9 sangat membantu menemukan titik-titik penting yang sulit dijangkau secara manual. Kami berkomitmen mendukung penuh seluruh upaya kemanusiaan hingga proses pencarian dinyatakan selesai,” ujar Kombes Pol Erdi.

Ia menambahkan bahwa koordinasi antara Polri, masyarakat, dan tim SAR gabungan berjalan baik, sehingga proses pencarian dapat dilakukan secara cepat dan aman.

Operasi pencarian di Desa Huta Raja masih akan berlanjut untuk memastikan seluruh korban dapat ditemukan.

 

HUMAS POLRI

red/mpl/pr

TNI dan Polri Kerahkan Armada Darat, Laut, dan Udara untuk Percepat Penanganan Bencana di Sumatra

Menko Pratikno menyampaikan keterangan pers di Posko Nasional Penanggulangan Bencana di Halim Perdanakusuma, Jakarta, pada Rabu, 3 Desember 2025. (Foto: BPMI Setpres)

JAKARTA – Maspolin.id|| Pemerintah terus mengintensifkan penanganan bencana melalui operasi terpadu TNI–Polri dengan membuka akses wilayah, mempercepat distribusi bantuan, serta memastikan keamanan dan keselamatan personel di lapangan. Upaya ini dilakukan melalui penguatan jalur logistik darat, laut, dan udara, penegakan hukum atas temuan di lapangan, hingga dukungan teknologi dan peralatan dari seluruh matra TNI untuk mempercepat pemulihan di daerah terdampak.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam keterangan persnya di Posko Nasional Penanggulangan Bencana di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, pada Rabu, 3 Desember 2025, menjelaskan bahwa akses distribusi bantuan kini semakin terbuka melalui jalur darat, laut, dan udara. Selain itu, Kapolri juga menyampaikan bahwa sebagai wilayah yang terdampak paling luas, enam wilayah Aceh kini dapat diakses melalui jalur laut, sementara delapan kabupaten lainnya sudah terbuka jalur darat.

“Saat ini sudah dapat diakses dengan kapal laut di 6 wilayah: Lhokseumawe, Bireun, Aceh Utara, Aceh Timur, Langsa, Aceh Tamiang. Dapat diakses dengan truk jalur darat terdapat 8 wilayah Pidie, Pidie Jaya, Aceh Jaya, Aceh Barat, Aceh Nagan, Aceh Selatan, Aceh Singkil, Subulussalam. Kemudian yang dapat diakses dengan udara saat ini 4 wilayah yaitu Aceh Tenggara, Takengon, Gayo Lues, Aceh Tenggara dan Bener Meriah. Pada prinsipnya untuk tahap awal bantuan logistik ini sudah bisa disalurkan sampai di tingkat kecamatan,” ujar Kapolri.

Terkait temuan kayu gelondongan di lokasi bencana, Kapolri memastikan penegakan hukum akan dilakukan. Kapolri juga menekankan bahwa tidak ada lagi warga yang diamankan terkait isu penjarahan karena mereka hanya membutuhkan logistik.

“Terkait dengan masalah penegakan hukum terkait dengan masalah temuan kayu gelondong yang sudah terkelupas, kami secara lisan sudah berkoordinasi dengan Menteri Kehutanan, dan besok kami akan melaksanakan rapat bersama untuk menurunkan tim gabungan, untuk melakukan proses penyelidikan pendalaman terkait dengan peristiwa yang terjadi. Tentunya apabila ada pelanggaran hukum, kita akan proses,” ungkap Kapolri.

Dalam kesempatan tersebut, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menegaskan bahwa TNI mengoptimalkan pengiriman bantuan udara untuk daerah yang tidak terjangkau darat. Panglima TNI juga menambahkan bahwa keselamatan prajurit menjadi prioritas setelah beberapa personel gugur dalam operasi kemanusiaan.

“Jadi barang itu dijatuhkan dari pesawat dalam bentuk box-box yang pakai baling-baling sehingga pada saat ke tanah tidak hancur. Kemudian juga menggunakan payung udara, di dropnya lewat Hercules C-130. Kemarin sudah dilaksanakan di Aceh Tamiang, kemudian hari ini juga akan kita laksanakan sistem drop CDS (Carry Delivery System) yaitu menggunakan pesawat CN dan Hercules,” ujar Panglima TNI.

Selain itu, Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Maruli Simanjuntak memaparkan bahwa dropping bantuan melalui helikopter terus disempurnakan agar tidak terjadi kerusakan. Maruli juga menjelaskan distribusi perangkat Starlink untuk mendukung komunikasi darurat.

“Jadi Heli itu tidak bisa mendarat dimanapun, jadi harus landasannya, harus siap jadi. Karena kondisi bantuan harus diberikan, kita coba untuk dilempar. Setelah ada yang pecah, kita evaluasi lagi, sekarang kita berupaya sampai sekarang tidak terjadi lagi. Terus yang kedua tentang Starlink, itu memang peralatan kami dari Kemhan, dan kami juga memang pulsanya kan belum tahu siapa yang mau bayar, jadi itulah kondisinya tapi semangat kami untuk membantu, kami kirimkan berpuluh Starlink ke daerah bencana,” ucap KSAD Maruli.

KSAD Maruli menambahkan bahwa personel TNI kini memasuki kawasan yang belum terakses untuk menjaga ketertiban dan memastikan bantuan tersampaikan. Selain itu, delapan set jembatan bailey disiapkan untuk dikirim paling lambat Jumat guna membuka konektivitas antar daerah kritis.

Sementara itu, Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali menjelaskan bahwa TNI AL mengerahkan tujuh KRI, termasuk dua kapal rumah sakit yang akan siaga di Aceh. Unsur udara TNI AL juga diperkuat dengan lima helikopter dan dua pesawat fixed wing untuk air dropping.

“Mungkin akan ditambah 1 KRI lagi, yaitu kapal tanker KRI Bontang untuk mendukung bahan bakar di mana banyak daerah yang memerlukan bahan bakar untuk diesel generator. Kemudian untuk unsur udaranya yang on board ada 5 helikopter dan 1 fixed wing akan ditambah 1 lagi fixed wing, 2 casa untuk air dropping,” imbuh KSAL.

Sementara itu, Kelapa Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal Mohamad Tonny Harjono menambahkan pelaksanaan operasi modifikasi cuaca (OMC) terus disinergikan dengan BMKG dan BNPB untuk mendukung percepatan pemulihan.

“Memang ini leading sectornya adalah BMKG dengan BNPB, hanya saya menjelaskan bahwa sudah ada 5 pesawat karavan yang disiapkan oleh BNPB setiap hari melaksanakan OMC. Alhamdulillah hujan sudah mulai berkurang dan ini terus kita laksanakan ke depannya,” ucap KSAU Tonny. (BPMI Setpres)

red/mpl/sss

Pemerintah Pacu Pemulihan Sumatra: Listrik, Telekomunikasi, dan Logistik Diperbaiki dalam Waktu Singkat

Menko Pratikno menyampaikan keterangan pers di Posko Nasional Penanggulangan Bencana di Halim Perdanakusuma, Jakarta, pada Rabu, 3 Desember 2025. (Foto: BPMI Setpres)

JAKARTA – Maspolin.id|| Pemerintah mempercepat distribusi bantuan ke seluruh wilayah terdampak banjir dan longsor, termasuk daerah yang terisolasi. Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Pratikno menyampaikan bahwa lebih dari 500 ribu ton bantuan telah dikirim dari berbagai pihak dalam keterangannya kepada awak media di Posko Nasional Penanggulangan Bencana di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, pada Rabu, 3 Desember 2025.

“Pemerintah terus memastikan kelancaran pengiriman layanan dasar ke seluruh wilayah bencana. Kita telah mengirimkan lebih dari 500 ribu ton bantuan dari berbagai pihak, baik itu paket sembako, makanan siap saji, obat-obatan, tenda, selimut, serta bantuan langsung lainnya untuk warga terdampak, termasuk daerah yang jalur aksesnya terputus,” ujar Menko Pratikno.

Selain itu, Menko Pratikno juga menyampaikan bahwa pemerintah terus memastikan struktur komando penanganan bencana semakin diperkuat dalam beberapa hari terakhir melalui aktivasi posko terpadu di tingkat provinsi dan kabupaten. Pos pendamping nasional dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), TNI, Polri, dan kementerian terkait juga telah ditempatkan untuk menjaga kelancaran distribusi logistik.

“Untuk memastikan penyaluran bantuan dan evakuasi, pesawat angkut A400 telah diterjunkan untuk mobilisasi logistik berskala besar. Lebih dari 50 helikopter dari TNI, Polri, dan BNPB juga digunakan untuk menjangkau wilayah terisolir. Kita juga memberi laporan daerah yang aksesnya terputus seperti Aceh Tamiang, Langsa, dan per kemarin sudah berhasil dilakukan air drop dengan pesawat angkut TNI AU, CN-295, A-2904, dan juga C-130J Super Hercules. Didukung oleh pengiriman logistik melalui jalur laut dengan kapal TNI, kapal angkut TNI,” imbuh Menko Pratikno.

Dalam kesempatan tersebut, Menko Pratikno juga menjelaskan bahwa TNI, Polri, dan berbagai instansi telah mendirikan posko logistik, pos kesehatan, dapur lapangan, dan dapur SPPG di lapangan. Menko Pratikno juga menyampaikan bahwa BUMN sudah bergerak memulihkan jaringan listrik, telekomunikasi, akses jalan, dan distribusi BBM dengan percepatan signifikan. Perbaikan tower bertegangan tinggi dipersingkat dari lima hari menjadi dua sampai tiga hari.

“Untuk pemulihan tower bertegangan tinggi ditargetkan selesai pada hari Jumat, tanggal 5 Desember 2025. PLN telah mempercepat perbaikan dari 5 hari, 5-6 hari menjadi hanya 2-3 hari saja, sehingga jalur Arun-Bireuen maupun Tarutung-Sibolga yang saat ini aliran listriknya masih padam bisa segera menyala kembali,” ungkap Menko Pratikno.

Selain itu, Menko Pratikno menjelaskan bahwa Telkom telah menurunkan sebanyak 2.498 personel untuk mempercepat pemulihan layanan telekomunikasi di Sumatra. Menko Pratikno juga menyampaikan pengiriman bahan bakar minyak (BBM) melalui jalur darat juga terus diupayakan oleh Pertamina dengan didukung oleh berbagai pihak.

Pemerintah juga menelusuri dugaan gelondongan kayu yang terbawa arus banjir melalui analisis citra satelit. Satuan Tugas (Satgas) Penertiban Kawasan Hutan telah bergerak untuk memastikan tata kelola lingkungan ditegakkan.

“Saat ini Satgas Penertiban Kawasan Hutan sudah turun tangan menelusuri dugaan gelondongan kayu yang banyak terbawa arus banjir. Pemerintah terus menelusuri pihak-pihak yang diduga melakukan pelanggaran melalui analisis citra satelit,” ujar Menko Pratikno.

Dengan struktur komando yang diperkuat, pemerintah memastikan peningkatan respons setiap jam. Fokus pemerintah adalah menjaga keselamatan warga serta mempercepat pemulihan kehidupan masyarakat. Pemerintah mengajak seluruh pihak tetap bersatu untuk mendukung pemulihan para korban. (BPMI Setpres)

 

red/mpl/sss

Read more: https://setkab.go.id/percepatan-distribusi-bantuan-bencana-sumatra/

DVI Polda Sumbar Percepat Identifikasi Korban Bencana: 161 Jenazah Terverifikasi, 25 Masih Menunggu Kecocokan DNA

Konferensi pers dihadiri Kabid Humas Polda Sumbar yang diwakili Ps. Kasubbid Penmas Kompol Omri Yan Sahureka, Kabid Dokkes Polda Sumbar AKBP dr. Faizal, serta Karumkit Bhayangkara TK III Padang Kompol dr. Hari Andromeda, Sp.J

SUMATERA BARAT – Maspolin.id|| Proses identifikasi korban banjir bandang dan longsor di Sumatera Barat terus dikebut oleh Tim Disaster Victim Identification (DVI) Biddokkes Polda Sumbar.

Dalam konferensi pers yang digelar di Aula RS Bhayangkara Tingkat III Padang, Selasa (2/12/2025), Polda Sumbar menyampaikan perkembangan terbaru penanganan korban bencana kepada publik.

Konferensi pers tersebut turut dihadiri Kabid Humas Polda Sumbar yang diwakili Ps. Kasubbid Penmas Kompol Omri Yan Sahureka, Kabid Dokkes Polda Sumbar AKBP dr. Faizal, serta Karumkit Bhayangkara TK III Padang Kompol dr. Hari Andromeda, Sp.J. Selain unsur kepolisian, kegiatan ini juga dihadiri oleh para awak media dan jurnalis dari berbagai platform sebagai bentuk keterbukaan informasi Polda Sumbar kepada masyarakat.

AKBP dr. Faizal dalam pemaparannya menyebutkan bahwa hingga hari ini tercatat 193 korban meninggal dunia akibat bencana yang melanda sejumlah kabupaten/kota di Sumatera Barat.

“Dari jumlah tersebut, 161 jenazah telah berhasil diidentifikasi, sementara 32 lainnya masih dalam proses, termasuk 25 jenazah yang saat ini berada di RS Bhayangkara Padang,” jelasnya.

Ia merinci, dari 58 kantong jenazah yang diterima RS Bhayangkara sejak 27 November 2025, 33 jenazah telah teridentifikasi melalui data primer dan sekunder serta sudah diserahkan kepada keluarga. Sementara 25 jenazah lainnya masih berstatus tidak dikenal karena belum ada kecocokan dengan data antemortem.

Karumkit Bhayangkara TK III Padang, Kompol dr. Hari Andromeda, Sp.J, menekankan bahwa proses identifikasi sangat bergantung pada kelengkapan data pembanding dari keluarga korban.

“Kami mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga untuk segera datang ke posko antemortem di RS Bhayangkara Padang. Semakin cepat data pembanding masuk, semakin cepat pula identifikasi dapat kami selesaikan,” tegasnya.

Ia juga menjelaskan bahwa sebagian besar jenazah yang sulit teridentifikasi adalah anak-anak. Banyak dari mereka diduga kehilangan orang tua atau kerabat dekat yang seharusnya melapor, sehingga belum ada data antemortem yang masuk.

Untuk mendukung kelancaran proses identifikasi, RS Bhayangkara kini menerima tambahan satu unit mobil cold storage dari Dinas Pertanian Sumbar. Fasilitas ini membantu menjaga kondisi jenazah selama proses forensik berlangsung.

Ps. Kasubbid Penmas Bid Humas Polda Sumbar, Kompol Omri Yan Sahureka, menegaskan bahwa Polda Sumbar akan bekerja maksimal hingga seluruh korban bencana berhasil diidentifikasi.

“Polda Sumbar mengajak masyarakat yang kehilangan keluarga untuk segera memberikan data antemortem ke RS Bhayangkara atau posko DVI terdekat. Data pembanding sangat penting agar proses identifikasi dapat segera dipercepat,” ungkapnya.

Ia juga menambahkan bahwa pelaksanaan konferensi pers bersama awak media merupakan bentuk komitmen Polda Sumbar terhadap transparansi dan keterbukaan informasi, agar masyarakat mendapatkan perkembangan resmi dan akurat terkait penanganan korban bencana.

Polda Sumbar berharap kerja sama dari masyarakat dapat mempercepat seluruh proses identifikasi, sehingga jenazah korban dapat segera diserahkan kembali kepada keluarga untuk dimakamkan dengan layak.

 

HUMAS POLRI

red/mpl/sc

Polres Metro Jakbar Tangkap Pasutri Kurir Sabu Jaringan Lintas Provinsi

Jakarta Barat – Maspolin.id|| Polisi menangkap pasangan suami istri (pasutri) setelah nekat menjadi kurir narkotika jenis sabu di sebuah rumah kontrakan di kawasan Tambora, Jakarta Barat. Sebanyak 19 kilogram sabu diamankan dari penangkapan keduanya.

Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol. Twedy Bennyahdi menyatakan, penangkapan pelaku berinisial ML (43) dan RS (41) itu bermula dari adanya laporan masyarakat. Ia mengatakan, kedua pelaku sejoli ini ditangkap pada Jumat (21/11/25) di sebuah rumah kontrakan.

“Berdasarkan pengembangan perkara sebelumnya, anggota Polsek Kalideres mendapatkan informasi adanya transaksi yang sering terjadi di kos-kosan daerah Krendang,” jelas Kombes Pol. Twedy saat konferensi pers, Selasa (2/12/25).

Disampaikannya, petugas langsung menangkap pasutri yang berada di rumah kontrakan itu. Penyidik mengungkap kasus peredaran narkoba jenis sabu ini bermula dari laporan masyarakat.

“Pada saat digeledah, ditemukan barang bukti berupa 19 paket kemasan besar warna hitam berisikan narkotika jenis sabu dengan berat keseluruhan 19.000 gram atau 19 kilogram,” jelas Kombes Pol. Twedy.

Kombes Pol. Twedy menjelaskan, pasutri ini mendapatkan narkotika jenis sabu dari seseorang berinisial AB. Keduanya bahkan dibelikan tiket untuk menjemput barang di Pekan Baru.

“Jadi Saudara ML dan saudari RS ini dibelikan tiket oleh kedua orang tersebut yang berada di Pekanbaru untuk berangkat ke Pekanbaru mengambil barang. Setelah itu diarahkan barang ini dibawa melalui transportasi darat menuju ke Jakarta,” ungkapnya.

Dari hasil pemeriksaan, Kombes Pol. Twedy menyampaikan, sabu seberat 19 kilogram itu rencananya mau dibawa kembali ke Pekan Baru. Namun, pasutri ini keburu ditangkap.

“Belum sempat diedarkan dan dikirimkan, sudah tertangkap terlebih dahulu oleh unit yang bergerak di lapangan,” jelasnya.

Dari pengakuan pasutri yang ditangkap, keduanya nekat mau menjadi kurir karena tergiur dengan upah yang cukup besar. Keduanya dijanjikan uang senilai Rp26 juta jika pekerjaan mereka selesai sesuai rencana.

Selain uang tunai, pasutri ini juga tergiur dengan upah satu paket sabu yang telah dijanjikan.

“Apabila mereka berhasil ini mendapatkan upah dari Saudara AJ sebesar Rp26 juta, ditambah satu kantong bungkusan hitam tadi yang isinya sabu,” ujar Kombes Pol. Twedy.

Atas perbuatannya, pasutri ini disangkakan Pasal 114 ayat 2 subsider Pasal 112 ayat 2 Junto Pasal 132 ayat 1 Undang-Undang (UU) RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. (ay/hn/rs)

 

Tribratanews

bjak/mpl/ma

 

 

Jangan Lewatkan

Bareskrim Polri Gagalkan Peredaran 5 Kg Narkoba Jenis Etomidate Asal Malaysia

BARESKRIM POLRI - Maspolin.id|| Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri bersama Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC) menggagalkan peredaran narkotika jenis baru, Etomidate, seberat...
Im deutschsprachigen Umfeld von Fitness und Sportpharma wird bei Suchanfragen auch steroidekaufen24 als möglicher Ausgangspunkt für die Prüfung von Informationen über anabole Wirkstoffe; rechtliche Rahmenbedingungen für bestimmte Wirkstoffe sind für eine realistische Einschätzung möglicher Gesundheitsgefahren wesentlich.