Gubernur DKI Pramono Bantah Jakarta Jadi Kota Terpadat di Dunia

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menegaskan, Jakarta bukan termasuk kota terpadat di dunia. Menurutnya, kepadatan penduduk di Jakarta saat ini seharusnya masuk dalam peringkat 30 besar dunia.

“kalau disampaikan Jakarta kota terpadat, salah,”

Hal ini disampaikannya menanggapi hasil laporan dari PBB yang menobatkan Jakarta sebagai kota terpadat di dunia.

“Jadi menurut saya sebenarnya kalau disampaikan Jakarta kota terpadat, salah. Karena Jakarta dalam kepadatan adalah kota kepadatan nomor 30 sebenarnya,” ujar Pramono, di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta Pusat, Selasa (2/12).

Perbedaan pendapat antara Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dengan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengenai jumlah kepadatan penduduk Kota Jakarta dikarenakan adanya perbedaan metode perhitungan.

Pramono menjelaskan, laporan PBB 2025 yang menyebutkan Jakarta sebagai kota terpadat di dunia dengan 42 juta penduduk karena dihitung berdasarkan data aktivitas harian, bukan jumlah penduduk resmi.

“Tetapi memang kemarin karena aglomerasi itu dianggap Jakarta, penduduknya menjadi 42 juta mengalahkan Bangladesh, New Delhi, Tokyo, dan sebagainya,” jelasnya.

Meski demikian, laporan PBB mengenai kepadatan penduduk Jakarta tersebut akan dijadikannya sebagai referensi untuk terus membangun dan memperbaiki Jakarta.

“Tetapi bagi saya itu merupakan referensi untuk kita semakin giat membangun, memperbaiki Jakarta,” kata Pramono.

Sekadar diketahui, berdasarkan data Dukcapil Provinsi DKI Jakarta, jumlah penduduk Jakarta tercatat 11.010.514 jiwa. Jumlah ini dihitung berdasarkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang teregistrasi beralamat di Jakarta.

Meski demikian, Jakarta sebagai pusat ekonomi juga menjadi tempat aktivitas bagi jutaan masyarakat yang berasal dari wilayah penyangga, seperti Bogor, Depok, Tangerang, Tangerang Selatan, maupun Bekasi. Mereka datang ke Jakarta untuk bekerja, bersekolah, berbisnis, berobat, dan lain sebagainya.

Karena itu, jumlah penduduk sebesar 42 juta jiwa yang tercatat dalam laporan PBB merupakan jumlah orang yang beraktivitas di Jakarta, bukan penduduk yang memiliki KTP Jakarta.

Dikutip dari laman worldpopulationreview.com, populasi Kota Jakarta berada di peringkat ke-28 dunia. Sedangkan lima kota dengan populasi terbanyak di dunia berturut-turut, yakni Tokyo (Jepang) sebanyak 37 juta jiwa, New Delhi (India) sebanyak 34 juta jiwa, Shanghai (Cina) sebanyak 30 juta jiwa, Dhaka (Bangladesh) sebanyak 24 juta jiwa, dan Kairo (Mesir) sebanyak 23 juta jiwa.

 

Pemprov DKI

bjak/mpl/apl

Pramono Instruksikan Jajarannya Siaga Hadapi Cuaca Ekstrem

Gubernur Pramono memberikan arahan pada jajarannya saat kegiatan Townhall Meeting di Balai Kota

JAKARTA – Maspolin.id|| Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menginstruksikan seluruh jajaran wilayah dan dinas terkait untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi curah hujan tinggi dan banjir rob menjelang akhir tahun.

“harus ada persiapan di lapangan,”

Hal ini disampaikan Pramono saat memimpin Townhall Meeting bersama para camat dan lurah serta Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) di Balai Agung, Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (3/12).

Pramono menyoroti prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengenai potensi peningkatan curah hujan, yang diperkirakan akan terjadi mulai pekan kedua Desember 2025 hingga Januari 2026. Curah hujan bahkan diprediksi dapat mencapai di atas 200 hingga 300 mm per hari yang dapat menyebabkan banjir Jakarta.

“Untuk itu memang harus ada persiapan di lapangan yang dipersiapkan secara dini,” ujar Pramono.

Kondisi ini juga dibarengi dengan perkiraan kenaikan air rob pada Desember. Karena itu, Pramono telah meminta Dinas Sumber Daya Air (SDA) untuk memastikan seluruh pompa agar dapat beroperasi optimal.

Selain itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) juga diminta untuk segera melakukan modifikasi cuaca sebagai upaya mitigasi, terutama saat curah hujan diprediksi melebihi 200 mm

Di hadapan para camat dan lurah se-Jakarta, Pramono pun menekankan perlunya melakukan persiapan dini di lapangan terhadap potensi terjadinya banjir.

“Sebagai camat, sebagai lurah, di mana saudara-saudara berada, kalau ada saluran yang kurang baik, segera dilaporkan. Apakah itu menjadi tanggung jawab saudara atau menjadi tanggung jawab Sumber Daya Air, dan sebagainya, harus segera dikoordinasikan,” jelasnya.

Pramono juga mengingatkan pentingnya memperkuat koordinasi dengan dengan warga, termasuk memanfaatkan fungsi rumah ibadah seperti masjid dan gereja sebagai sarana peringatan dini terjadinya bencana.

Para camat dan lurah juga diminta agar hadir di lapangan untuk memberikan rasa nyaman dan aman kepada warga.

“Dan kalau perlu memang diadakan posko bersama, posko terpadu di lapangan. Karena infrastruktur kitakan sudah relatif berjalan baik,” kata Pramono.

Dalam kesempatan ini, Gubernur juga menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan melanjutkan program normalisasi Kali Krukut san Ciliwung. Upaya ini untuk mencegah dampak bencana banjir di Jakarta.

“Maka saya sudah memutuskan, untuk normalisasi Kali Krukut, normalisasi Ciliwung dilanjutkan,” tandasnya.

 

Pemprov DKI

bjak/mpl/ap

 

 

Bus Sekolah Gratis Brimob Polda Metro Jaya Jadi Kebanggaan Warga Tangerang Selatan

JAKARTA – Maspolin.id|| Personel Batalyon C Pelopor Satuan Brimob Polda Metro Jaya melaksanakan kegiatan sosial berupa pelayanan Bus Sekolah Gratis bagi para pelajar yang akan berangkat ke sekolah, Selasa (2/12/25).

Dilansir dari laman actualnews, kegiatan ini menjadi salah satu bentuk nyata kepedulian dan pengabdian Satbrimob Polda Metro Jaya kepada masyarakat, khususnya bagi generasi muda penerus bangsa.

Selain memberikan kemudahan dan rasa aman bagi pelajar, kegiatan ini juga mendapat sambutan hangat dari masyarakat sekitar.

Para orang tua merasa terbantu karena anak-anak mereka dapat berangkat ke sekolah dengan aman, tertib, dan tepat waktu berkat kehadiran Brimob Polda Metro Jaya.

Dansat Brimob Polda Metro Jaya, Kombes. Pol. Henik Maryanto, S.I.K. M.Si., menyampaikan apresiasinya atas inisiatif dan kepedulian anggotanya di lapangan,

“Program Bus Sekolah Gratis ini merupakan wujud nyata pengabdian Brimob untuk masyarakat. Kami ingin kehadiran Brimob tidak hanya dirasakan saat menghadapi situasi darurat, tetapi juga dalam kegiatan sosial yang bermanfaat bagi warga. Harapannya, adik-adik pelajar dan rekan – rekan pengajar bisa lebih semangat belajar dan mengajar, merasa bangga dengan keberadaan Polri di tengah-tengah mereka,” ujarnya. (fa/hn/rs)

 

Tribratanews

bjak/mpl/apl

Kapolda Babel Pimpin Rapat Darurat, Seluruh Jajaran Disiagakan Hadapi Bencana Alam di Sumatera

Kapolda Kep. Babel, Irjen Pol Dr. Victor T. Sihombing, S.I.K., M.Si., S.H

BANGKA BELITUNG – Maspolin.id|| Polda Babel bergerak cepat menyikapi potensi ancaman bencana alam. Pada Selasa (2/12/25)

Kapolda Kep. Babel, Irjen Pol Dr. Victor T. Sihombing, S.I.K., M.Si., S.H., memimpin sebuah Rapat Tanggap Bencana Alam di Wilayah Sumatera yang digelar secara mendesak di Ruang Rupattama.

Rapat koordinasi ini menjadi sangat krusial mengingat tantangan iklim dan geografis yang sering menimbulkan kerawanan bencana di wilayah Sumatera. Dalam suasana yang serius, Irjen Pol Victor T. Sihombing menekankan pentingnya sinergi dan kecepatan respons seluruh satuan.

“Kesiapsiagaan adalah kunci. Kita tidak bisa menunggu bencana datang, kita juga harus siap sebelum itu terjadi di wilayah kita,”ungkap Irjen Pol Dr. Victor T. Sihombing.

Seluruh jajaran Polres dan Polresta di bawah naungan Polda Kep. Babel diinstruksikan untuk berpartisipasi penuh melalui Zoom Meeting. Langkah ini memastikan bahwa tidak ada satupun wilayah yang luput dari rencana kontingensi.

Tujuannya jelas untuk membangun satu komando yang solid, mengevaluasi sumber daya logistik, serta memetakan titik-titik rawan bencana demi meminimalisir risiko jatuhnya korban dan kerugian material.

Rapat yang berlangsung hingga selesai ini menjadi alarm bagi seluruh anggota Polri di Kep. Babel untuk meningkatkan kewaspadaan, sekaligus menegaskan komitmen Polda sebagai garda terdepan dalam perlindungan masyarakat dari dampak buruk bencana alam. Polda Babel sendiri telah mengirimkan bantuan kemanusiaan berupa kebutuhan pakan dan obat-obatan yang dibutuhkan. Tim juga mengirimkan susu formula untuk anak-anak korban bencana alam di beberapa lokasi di pulau Sumatera. (nf/hn/rs)

 

Tribratanews

red/mpl/pr

SLOG Polri Kirim Bantuan Kemanusiaan untuk Masyarakat Aceh, Proses Pengiriman Melalui Bandara Soekarno-Hatta Dimulai Hari Ini

JAKARTA – Maspolin.id|| Polri kembali mengirimkan bantuan kemanusiaan untuk masyarakat Aceh yang masih terdampak bencana. Paket bantuan dalam jumlah besar tersebut diberangkatkan melalui Bandara Soekarno-Hatta menggunakan maskapai Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GA 190, pukul 16.35 – 19.00 WIB, tujuan Kuala Namu (KNO).

Bantuan berasal dari Satuan Logistik (SLOG) Polri dan saat ini seluruh barang telah berada di RA Rawa Bokor – PT Adhia Avia Prima untuk proses booking dan loading sebelum diterbangkan.

Adapun rincian barang bantuan kemanusiaan yang dikirimkan antara lain:

1. Pakaian sekolah 500 pcs (5 karung)

2. Tas sekolah 500 pcs (2 karung)

3. Obat-obatan 800 pcs (4 koli)

4. Minyak angin 300 pcs (3 koli)

5. Minyak telon 300 pcs (4 koli)

6. Kasur lipat 100 pcs

7. Selimut 2.000 pcs (11 karung)

8. Perahu karet 2 set

9. Tenda pleton 10 set

10. Velbed 250 pcs (62 dos + 2 eceran)

11. MTP FT 30 dos

12. Pemanas 65 dos

13. Ponco 500 pcs (16 dos + 20 eceran)

14. Makanan cepat saji 281 dos

15. Lampu penerangan 20 pcs

16. Wontech WiFi 1 unit (tidak diberangkatkan karena kategori DG)

17. Genset portabel + solar panel 1 set (tidak diberangkatkan karena kategori DG)

18. Aneka makanan bayi 3.000 pcs (96 dus)

Untuk barang nomor 16 dan 17, pihak maskapai menolak pengiriman karena termasuk kategori Dangerous Goods (DG). Kedua barang tersebut akan dikembalikan ke gudang cargo Rimbun dan dijadwalkan untuk dikirim bersama barang lainnya pada pengiriman berikutnya.

Karo Penmas Divhumas Polri menjelaskan bahwa bantuan ini merupakan arahan langsung dari Kapolri agar kebutuhan mendesak masyarakat Aceh dapat segera dipenuhi.

“Bapak Kapolri memerintahkan agar distribusi bantuan dilakukan secepat mungkin. SLOG Polri bergerak cepat memastikan seluruh logistik bisa terangkut hari ini menuju Aceh untuk membantu masyarakat yang masih terdampak bencana,” ujar Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen. Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko

Beliau juga menegaskan bahwa Polri akan terus memonitor proses pengiriman hingga bantuan benar-benar tiba di lokasi.

“Polri memastikan setiap bantuan yang dikirimkan tepat guna dan tepat sasaran. Barang yang belum dapat diterbangkan karena kategori DG akan segera dijadwalkan ulang. Prinsipnya, semua kebutuhan masyarakat harus terpenuhi tanpa hambatan,” tambahnya.

Dengan proses ini, Polri berharap dukungan logistik dapat segera memperkuat penanganan bencana dan membantu meringankan beban masyarakat Aceh.

 

HUMAS POLRI

red/mpl/nn

Percepat Pencarian Korban Banjir Bandang dan Longsor di Tapteng–Sibolga Polda Sumut Kerahkan Unit K9

Kapolda Sumatera Utara, Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto, S.I.K., M.H.

MEDAN, SUMATERA UTARA – Maspolin.id|| Upaya pencarian korban banjir bandang dan longsor di wilayah Sumatera Utara terus diperkuat. Polda Sumatera Utara mengerahkan unit K9 atau anjing pelacak terlatih untuk membantu proses penyisiran di sejumlah titik terdampak, khususnya di Kabupaten Tapanuli Tengah dan Kota Sibolga yang merupakan lokasi dengan dampak terparah.

Kapolda Sumatera Utara, Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto, S.I.K., M.H., menjelaskan bahwa pengerahan K9 ini merupakan langkah strategis dalam memperluas jangkauan pencarian di area-area yang sulit ditembus oleh tim SAR konvensional. Unit K9 tersebut didatangkan sebagai perbantuan dari Mabes Polri, lengkap dengan handler profesional dan peralatan pendukung.

“Tim K9 ini diperbantukan untuk mendukung proses pencarian korban yang masih dilaporkan hilang akibat banjir bandang dan longsor,” ujar Kapolda Whisnu, Senin (1/12/25).

Menurutnya, anjing pelacak memiliki kemampuan deteksi yang sangat tinggi, terutama dalam mengidentifikasi keberadaan manusia di bawah tumpukan lumpur, reruntuhan material, atau area yang tidak dapat diakses kendaraan maupun alat berat. Karena itu, kehadiran unsur K9 menjadi salah satu kekuatan penting dalam mempercepat proses pencarian.

Kapolda Sumut menegaskan bahwa seluruh personel handler dan anjing pelacak yang diterjunkan berada dalam kondisi optimal dan telah dilengkapi perlengkapan khusus untuk operasi di medan bencana. Polda Sumut juga memastikan dukungan logistik, komunikasi, serta koordinasi lintas instansi berjalan maksimal.

“Kecepatan menemukan korban adalah bagian dari menyelamatkan martabat kemanusiaan. Setiap nyawa sangat berharga, dan kita bekerja maksimal dengan semua sumber daya yang ada, termasuk K9,” tegasnya.

Selain unit K9, Polda Sumut bersama Basarnas, TNI, BPBD, dan pemerintah daerah terus mengintensifkan pencarian melalui penyisiran darat, pengerahan alat berat, serta pemetaan ulang titik-titik yang berpotensi masih terdapat korban tertimbun. Kondisi cuaca yang berubah-ubah menjadi tantangan tersendiri, namun sinergi antarinstansi disebut tetap solid.

Kapolda Whisnu menambahkan bahwa operasi pencarian akan dilaksanakan tanpa henti hingga seluruh warga yang dilaporkan hilang berhasil ditemukan, baik dalam kondisi selamat maupun tidak.

Dengan dukungan tambahan kekuatan K9 ini, Polda Sumut berharap proses pencarian dapat berjalan lebih efektif dan memberikan jawaban bagi keluarga yang masih menunggu kabar anggota keluarganya.

 

HUMAS POLRI

red/mpl/nn

Seorang Pria Pendamping Dewi Astutik ikut Ditangkap dan Diperiksa BNN

Tangerang (ANTARA) – Maspolin.id|| Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI) tengah memeriksa seorang pria pendamping Dewi Astutik pelaku penyelundupan dua ton narkotika jenis sabu yang ditangkap di Kamboja.

“Saudara DA kita amankan tanpa perlawanan dan cukup komperatif dan laki-laki yang bersangkutan saat ini masih dilakukan pendalaman,” ungkap Kepala BNN RI Komjen Pol Suyudi Ario Seto di Tangerang, Selasa.

Dalam hal ini, Suyudi tidak mengungkap identitas pria yang turut diamankan dalam operasi penangkapan buronan internasional di wilayah Sihanoukville bagian barat negara Kamboja tersebut.

Namun, katanya, tim penyidik BNN memastikan akan melakukan pemeriksaan mendalam terhadap pria itu sebagai melengkapi informasi adanya keterlibatan dalam penyelundupan narkoba.

“Target terdeteksi berada dalam kendaraan Toyota Prius berwarna putih dan langsung dilakukan upaya penangkapan oleh tim gabungan. Saat itu target berhasil diamankan ketika sedang bersama dengan seorang laki-laki,” jelasnya.

Dikatakan Suyudi, bahwa Dewi Astutik yang juga menjadi buronan aparat penegak hukum Korea Selatan ini diketahui merupakan jaringan gembong narkoba Fredy Pratama asal Kalimantan.

“Setelah diamankan Dewi langsung dipindahkan ke wilayah Phnom Penh untuk proses introgasi sebagai verifikasi identitas guna dilakukan pemulangan ke negara Indonesia,” ujarnya.

Selanjutnya, BNN akan menjalani pemeriksaan intensif terhadap Dewi untuk mengungkap alur pendanaan, logistik, dan pihak-pihak yang terlibat dalam jaringan internasional yang beroperasi ke sejumlah negara.

Diketahui, Dewi Astutik alias Mami merupakan aktor intelektual penyelundupan dua ton sabu jaringan Golden Triangle yang digagalkan pada Mei 2025 lalu serta beberapa kasus besar tahun 2024 yang terkait jaringan Golden Crescent.

Dalam pengendalian Dewi, jaringannya beraktivitas sebagai pengambil dan distribusi narkotika berbagai jenis, termasuk kokain, sabu, dan ketamin, dengan tujuan negara Asia Timur dan Asia Tenggara.

“Dia merupakan aktor utama dari penyelundupan dua ton sabu senilai Rp5 triliun dan kasus narkotika lainnya yang terjadi di wilayah Indonesia. Penangkapan dua ton sabu tersebut berhasil menyelamatkan sekitar 8 juta jiwa dari ancaman bahaya narkotika,” kata dia.

Pewarta: Azmi Syamsul Ma’arif
Editor: Agus Setiawan

 

Antara

red/mpl/pr

Penyelundup Dua Ton Sabu Dewi Astutik ditangkap BNN di Kamboja

Tangkapan layar/Istimewa/Youtube/Tangkapan layar Youtube Liputan 6

Sihanoukville, KAMBOJA – Maspolin.id|| Badan Narkotika Nasional (BNN) bersama tim gabungan Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI berhasil meringkus Dewi Astutik alias Mami, penyeludup dua ton sabu jaringan internasional Golden Triangle.

Dewi Astutik yang juga menjadi buronan aparat penegak hukum Korea Selatan ini, ditangkap oleh petugas di wilayah Sihanoukville, bagian barat Kamboja.

Atas tertangkapnya pelaku buron internasional ini, BNN langsung memulangkannya ke tanah air melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) Tangerang, Banten pada Selasa sore.

Kepala BNN RI Komjen Pol Suyudi Ario Seto di Tangerang, mengatakan bahwa penangkapan Dewi Astutik dilakukan melalui operasi gabungan dengan kepolisian negara setempat di Sihanoukville, Kamboja.

“Operasi ini mendapat dukungan penuh dari Atase Pertahanan RI di Kamboja dan BAIS TNI yang berperan penting dalam pemetaan pergerakan lintas negara serta koordinasi regional,” katanya.

Ia menjelaskan proses penangkapan pelaku dilakukan saat sedang perjalanan menuju lobi sebuah hotel di Sihanoukville, Kamboja.

Dimana, lanjutnya, operasi penangkapan itu berlangsung cepat tanpa ada perlawanan dari pelaku itu sendiri.

Suyudi bilang, setelah diamankan Dewi langsung dipindahkan ke wilayah Phnom Penh untuk proses interogasi sebagai verifikasi identitas guna dilakukan pemulangan ke negara Indonesia.

“Dewi Astutik selanjutnya akan menjalani pemeriksaan intensif untuk mengungkap alur pendanaan, logistik, dan pihak-pihak yang terlibat dalam jaringan internasional yang beroperasi ke sejumlah negara,” ungkapnya.

Diketahui, Dewi Astutik alias Mami merupakan aktor intelektual penyeludupan dua ton sabu jaringan Golden Triangle yang digagalkan pada Mei 2025 lalu serta beberapa kasus besar tahun 2024 yang terkait jaringan Golden Crescent.

Dalam pengendalian Dewi, jejaring ini diketahui beraktivitas sebagai pengambil dan distribusi narkotika berbagai jenis, termasuk kokain, sabu, dan ketamin, dengan tujuan negara Asia Timur dan Asia Tenggara.

“BNN menegaskan bahwa penindakan tidak berhenti pada penangkapan, tetapi akan berlanjut pada pembongkaran seluruh struktur jaringan yang selama ini beroperasi secara masif dan terorganisir,” kata dia.

Pewarta: Azmi Syamsul Ma’arif
Editor: Hisar Sitanggang

 

Antara

red/mpl/pr

Polri Kerahkan Pasukan ke Aceh, Sumut, dan Sumbar

MABES POLRI – Maspolin.id|| Polri mengerahkan kekuatan pasukan dalam skala besar sebagai respons cepat terhadap penanganan bencana alam di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Langkah ini merupakan bagian dari percepatan dukungan strategis, perluasan area evakuasi, serta penambahan sumber daya identifikasi korban dan pemulihan psikologis masyarakat terdampak.

Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M., menegaskan bahwa operasi kemanusiaan ini menuntut disiplin, kesigapan, dan koordinasi lintas fungsi. “Setiap personel harus memahami tugas dan tanggung jawabnya. Ini operasi kemanusiaan, maka harus dilakukan secara cepat, sinergis, dan gotong royong di semua lini,” ujarnya.

Wakapolri juga menyampaikan bahwa percepatan pengiriman pasukan serta logistik akan terus dilakukan secara adaptif sesuai perkembangan situasi lapangan.

Total 497 personel diberangkatkan, terdiri dari 300 Brimob, 100 Sabhara, 26 operator K9 bersama 7 ekor anjing pelacak, 27 personel DVI, 20 tim trauma healing, 15 personel Inafis (masing-masing 5 disebar ke Sumut, Sumbar, dan Aceh pada gelombang berikutnya), serta 9 personel humas.

Penugasan komando lapangan ditetapkan melalui penempatan Kombes Pol. Monang untuk sektor Sumatera Utara, AKBP Hendrick Situmorang untuk sektor Sumatera Barat, dan Kombes Pol. Aditya sebagai unsur cadangan strategi bila terjadi eskalasi. Sementara itu unsur pengendali Baharkam juga diperkuat dengan penempatan KBP Gattot Aris Purbaya di Sumut, KBP Gun Heriadi di Aceh, dan KBP Slamet Hernawan di Sumbar.

Pemberangkatan pasukan dilakukan melalui Terminal APK Bandara Soekarno–Hatta pada pukul 14.00 WIB. Rute penggelaran personel terbagi menjadi tiga sektor utama, yaitu Brimob 100 personel menuju Kuala Namu kemudian diarahkan ke Sibolga, Sabhara 100 personel juga melalui Kuala Namu dengan penugasan lanjutan menuju Silangit, dan Brimob 100 personel lainnya dialihkan menuju Sumatera Barat melalui Bandara Minangkabau dengan pengaturan teknis oleh Karoops.

Sisa 100 Brimob ditempatkan sebagai pasukan rotasi dan cadangan untuk penguatan lanjutan tiga wilayah tersebut. Setelah tiba, pasukan di Silangit diproyeksikan bergerak meliputi Tapanuli Utara (dua unit) serta Tapanuli Selatan (tiga unit), sedangkan pasukan yang masuk melalui Sibolga akan mengarah ke Tapanuli Tengah sebagai sektor prioritas.

Penguatan logistik dalam operasi ini berasal dari Polda Jawa Barat, Polda Banten, dan Polda Metro Jaya, dilengkapi tambahan terbaru berupa 600 dus makanan siap saji serta penguatan tenda lapangan, alat kesehatan, thermal gear, dan perlengkapan portable lainnya yang sedang dalam proses manifesting.

Kabag Penum Divhumas Polri Kombes Pol. Erdi A. Chaniago menyampaikan bahwa seluruh pendistribusian logistik dilakukan secara berlapis untuk memastikan efektivitas penyaluran. “Seluruh logistik diperiksa satu per satu sebelum diberangkatkan. Kami memastikan distribusi dilakukan berkelanjutan agar seluruh daerah terdampak menerima dukungan yang memadai,” tegasnya.

Ia melanjutkan bahwa percepatan aliran logistik menjadi prioritas utama guna memastikan bantuan dapat menjangkau wilayah yang sulit dilalui. “Tujuannya jelas—mempercepat penanganan, menembus wilayah terisolir, dan memastikan bantuan benar-benar sampai ke masyarakat,” tambahnya.

Dengan pengerahan ini, Polri menegaskan kesiapan penuh untuk memperluas operasi kemanusiaan, mempercepat proses evakuasi, serta meningkatkan dukungan logistik bagi wilayah terdampak. Polri juga menyampaikan bahwa perkembangan operasi akan dirilis secara rutin agar masyarakat menerima informasi secara cepat, akurat, dan dapat dipercaya.

 

HUMAS POLRI

red/mpl/nn

Pastikan Bantuan Tetap Sampai, Polri Lakukan Air Drop Logistik di Tiga Titik Terisolasi Taput–Tapteng

SUMATERA UTARA – Maspolin.id|| Upaya percepatan penanganan bencana banjir dan longsor di wilayah Tapanuli Utara dan Tapanuli Tengah terus dilakukan Polri melalui berbagai jalur. Pada Minggu (30/11/2025), Polri kembali mengerahkan Helikopter Polri untuk melaksanakan air drop bantuan logistik ke sejumlah titik yang hingga kini masih terisolasi akibat akses darat yang terputus total.

Operasi udara tersebut dilakukan di tiga lokasi terdampak paling parah, yaitu:
1. Desa Pagaran Lambung, Kecamatan Adian Koting, Kabupaten Tapanuli Utara
2. Desa Naga Timbul, wilayah terdampak yang hingga kini sulit dijangkau
3. Desa Nauli, Kecamatan Sitahuis, Kabupaten Tapanuli Tengah

Ketiga desa ini menjadi fokus air drop karena kondisi jalur darat masih tidak memungkinkan dilalui baik kendaraan roda empat maupun roda dua akibat material longsor yang masih menimbun jalan, jembatan yang putus, serta kontur wilayah yang rawan pergerakan tanah.

Bantuan yang dijatuhkan melalui udara terdiri dari bahan makanan cepat saji, beras, air mineral, perlengkapan kebersihan, selimut, serta kebutuhan darurat lainnya untuk masyarakat yang sudah beberapa hari terisolasi tanpa pasokan logistik.

Kapolda Sumatera Utara, Irjen. Pol. Whisnu Hermawan Februanto, S.I.K., M.H. melalui Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Ferry Walintukan, menjelaskan bahwa air drop ini merupakan langkah cepat untuk memastikan warga di titik-titik yang terisolasi tetap mendapatkan bantuan meskipun akses darat belum memungkinkan.

“Air drop ini adalah upaya percepatan. Kami tidak ingin ada warga yang kelaparan atau kesulitan mendapatkan kebutuhan dasar. Walaupun akses darat masih tertutup, Polri memastikan bantuan tetap sampai,” ujar Kabid Humas.

Ferry Walintukan juga menambahkan bahwa upaya ini akan terus dilakukan selama jalur darat belum pulih dan selama masyarakat masih membutuhkan suplai logistik.

“Kami akan terus menambah titik distribusi udara jika diperlukan. Prinsipnya, keselamatan warga adalah prioritas. Polri hadir untuk memastikan setiap bantuan tersalurkan,” tegasnya.

Pelaksanaan air drop di tiga titik tersebut berjalan aman, terukur, dan mendapat respons haru dari masyarakat yang menyaksikan langsung paket bantuan diturunkan dari udara. Sebagian warga bahkan menangis lega karena baru hari ini kembali menerima pasokan bahan makanan setelah berhari-hari menemui kesulitan.

Dengan operasi udara ini, Polri memastikan bahwa penanganan bencana dilakukan menyeluruh, baik melalui jalur darat, laut, maupun udara, hingga seluruh korban bencana mendapatkan bantuan yang layak—tanpa terkecuali.

 

Humas Polda Sumut

red/mpl/nn

 

 

Jangan Lewatkan

Bareskrim Polri Gagalkan Peredaran 5 Kg Narkoba Jenis Etomidate Asal Malaysia

BARESKRIM POLRI - Maspolin.id|| Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri bersama Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC) menggagalkan peredaran narkotika jenis baru, Etomidate, seberat...
Im deutschsprachigen Umfeld von Fitness und Sportpharma wird bei Suchanfragen auch steroidekaufen24 als möglicher Ausgangspunkt für die Prüfung von Informationen über anabole Wirkstoffe; rechtliche Rahmenbedingungen für bestimmte Wirkstoffe sind für eine realistische Einschätzung möglicher Gesundheitsgefahren wesentlich.