Brigadir Renita Rismayanti Raih Hoegeng Awards 2026 Kategori Polisi Inovatif Berkat Inovasi Digitalisasi Data Kriminal Misi PBB

HOEGENG AWARD – Maspolin.id|| Anggota Divisi Hubungan Internasional Polri Brigadir Renita Rismayanti meraih Hoegeng Awards 2026 kategori Polisi Inovatif atas kontribusinya menghadirkan inovasi digitalisasi pendataan kriminal saat bertugas sebagai personel United Nations Police (UNPOL) dalam Misi Stabilisasi Terintegrasi Multidimensi Perserikatan Bangsa-Bangsa di Republik Afrika Tengah (MINUSCA).

Penghargaan tersebut diberikan pada malam puncak Hoegeng Awards 2026 yang berlangsung di The Tribrata Darmawangsa, Jakarta, Jumat (31/7). Acara tersebut dihadiri Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., jajaran pejabat negara, serta tokoh masyarakat.

Brigadir Renita menjalankan penugasan dalam misi MINUSCA pada 2023–2024 sebagai Crime Database Officer. Dalam penugasannya, ia melihat proses pendataan tindak pidana di Republik Afrika Tengah masih dilakukan secara manual. Melalui inovasi yang dikembangkannya, sistem pendataan kemudian dimigrasikan ke platform digital sehingga pencatatan kasus kriminal menjadi lebih efektif, terintegrasi, dan terhubung langsung dengan Markas UNPOL.

Atas inovasi tersebut, Brigadir Renita memperoleh apresiasi dari Perserikatan Bangsa-Bangsa karena dinilai mampu meningkatkan kualitas pengelolaan data kriminal dalam mendukung pelaksanaan misi perdamaian internasional.

Hoegeng Awards merupakan bentuk penghargaan kepada anggota Polri yang mampu menghadirkan inovasi dan memberikan kontribusi nyata, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Dalam keterangannya, Brigadir Renita Rismayanti mengaku tantangan terbesar saat menjalankan misi di Republik Afrika Tengah adalah kondisi negara yang masih dilanda konflik serta sistem pendataan kriminal yang masih dilakukan secara manual.

“Sebagai officer di unit database kriminal, pekerjaan saya sehari-hari melakukan registrasi seluruh tindak pidana kriminal yang ada di negara tersebut. Saat melihat proses pendataan masih manual, saya berupaya melakukan migrasi data ke sistem digital agar lebih efektif dan dapat terhubung langsung dengan Markas UNPOL,” ujar Brigadir Renita Rismayanti.

Hoegeng Awards merupakan ajang penghargaan bagi anggota Polri yang dinilai memiliki integritas, dedikasi, inovasi, dan kepedulian tinggi dalam menjalankan tugas. Penghargaan ini diharapkan dapat menginspirasi seluruh personel Polri untuk terus memberikan pelayanan terbaik sekaligus menghadirkan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat, bangsa, dan dunia internasional.

 

HUMAS POLRI

red/mpl/sss

Kombes Pol Eko Budhi Purwono Raih Hoegeng Awards 2026, Kategori Polisi Berdedikasi Lewat Program Green Policing

HOEGENG AWARD – Maspolin.id|| Direktur Pembinaan Masyarakat (Dirbinmas) Polda Riau Kombes Pol. Eko Budhi Purwono meraih Hoegeng Awards 2026 kategori Polisi Berdedikasi. Penghargaan tersebut diberikan atas dedikasinya dalam mengimplementasikan program Green Policing, sebuah pendekatan yang mengintegrasikan pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat dengan upaya pelestarian lingkungan hidup.

Penghargaan diserahkan pada malam puncak Hoegeng Awards 2026 yang berlangsung di The Tribrata Darmawangsa, Jakarta, Jumat (31/7). Acara tersebut dihadiri Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., Chairman CT Corp Chairul Tanjung, jajaran pejabat negara, serta tokoh masyarakat.

Kombes Eko Budhi dikenal sebagai pelaksana utama program Green Policing yang digagas Kapolda Riau Irjen Pol. Herry Heryawan. Melalui program tersebut, ia mengedepankan pendekatan kolaboratif dengan pemerintah, tokoh masyarakat, dan warga untuk membangun kesadaran kolektif dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus menciptakan ketertiban sosial yang berkelanjutan.

Berbagai kegiatan edukasi, pendampingan masyarakat, hingga penguatan partisipasi publik menjadi bagian dari implementasi Green Policing. Pendekatan tersebut dinilai mampu membangun kepedulian masyarakat terhadap lingkungan serta memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat dalam menjaga kelestarian alam.

Hoegeng Awards merupakan bentuk apresiasi terhadap anggota Polri yang menunjukkan dedikasi luar biasa dalam menjalankan tugas serta menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.

Kombes Pol. Eko Budhi Purwono menyampaikan bahwa keberhasilan Green Policing merupakan hasil kerja bersama seluruh pihak yang memiliki kepedulian terhadap lingkungan.

“Green Policing lahir dari semangat kebersamaan. Tujuan kami bukan hanya menghijaukan lingkungan, tetapi juga membangun kesadaran masyarakat agar menjadi bagian dari solusi dalam menjaga alam dan menciptakan kehidupan yang lebih baik bagi generasi mendatang,” ujar Kombes Pol. Eko Budhi Purwono.

Hoegeng Awards menjadi ajang penghargaan bagi anggota Polri yang dinilai memiliki integritas, dedikasi, inovasi, dan kepedulian tinggi dalam menjalankan tugas. Penghargaan ini diharapkan menjadi inspirasi bagi seluruh personel Polri untuk terus menghadirkan pelayanan terbaik serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan bangsa.

 

HUMAS POLRI

red/mpl/sss

Hoegeng Awards 2026 Digelar, Lima Kategori Polisi Teladan Akan Dianugerahkan

JAKARTA – Maspolin.id|| Penganugerahan Hoegeng Awards 2026 diselenggarakan pada 31 Juli 2026 di The Tribrata Darmawangsa, Jakarta Selatan, sebagai puncak rangkaian penghargaan bagi insan Bhayangkara yang telah menunjukkan pengabdian terbaik kepada masyarakat, bangsa, dan negara. Memasuki penyelenggaraan tahun kelima, Hoegeng Awards terus menjadi wadah untuk menghadirkan sosok-sosok polisi teladan yang mampu menginspirasi institusi maupun masyarakat luas.

Program Hoegeng Awards lahir dari semangat untuk menghadirkan lebih banyak figur anggota Polri yang memiliki keteladanan seperti Jenderal Polisi (Purn.) Hoegeng Iman Santoso. Sejak pertama kali diselenggarakan pada 2022, penghargaan ini menjadi bagian dari upaya membangun budaya kerja Polri yang selaras dengan nilai-nilai Presisi, yakni prediktif, responsibilitas, transparansi, dan berkeadilan.

Pada Hoegeng Awards 2026 terdapat lima kategori penghargaan yang diberikan kepada personel Polri, yaitu Polisi Berintegritas, Polisi Inovatif, Polisi Berdedikasi, Polisi Pelindung Perempuan dan Anak, serta Polisi Tapal Batas dan Pedalaman. Masing-masing kategori menitikberatkan pada kontribusi nyata anggota Polri dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat sesuai bidang pengabdiannya.

Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir mengatakan Hoegeng Awards bukan sekadar ajang penghargaan, tetapi menjadi momentum untuk memperkuat budaya keteladanan di lingkungan Polri.

“Hoegeng Awards merupakan bentuk penghargaan atas pengabdian tulus anggota Polri yang bekerja melampaui panggilan tugas. Kami berharap sosok-sosok yang terpilih mampu menjadi inspirasi bagi seluruh personel Polri untuk terus memberikan pelayanan terbaik, menjaga integritas, serta memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri,” ujar Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir, Jumat (31/07).

Ia menambahkan, proses seleksi Hoegeng Awards dilakukan secara terbuka dengan melibatkan partisipasi masyarakat dan Dewan Pakar yang berasal dari berbagai latar belakang sehingga menghasilkan penerima penghargaan yang benar-benar memiliki dampak positif bagi masyarakat.

“Penghargaan ini bukan kontes popularitas, melainkan apresiasi terhadap anggota Polri yang memiliki rekam jejak, dedikasi, inovasi, dan keteladanan yang dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat,” lanjutnya.

Hoegeng Awards 2026 diawali dengan penjaringan usulan masyarakat, dilanjutkan proses verifikasi, seleksi oleh Dewan Pakar, uji publik terhadap para finalis, hingga penetapan lima penerima penghargaan.

Adapun Dewan Pakar Hoegeng Awards 2026 yaitu Koordinator Nasional Jaringan Gusdurian Indonesia Alissa Qotrunnada Wahid, M.Psi, Wakil Ketua Komnas HAM Putu Elvina, S.Psi., MM, Mantan Plt Pimpinan KPK Dr. Mas Achmad Santosa, S.H., LL.M., anggota Kompolnas Gufron Mabruri, dan Ketua Komisi III DPR, Dr. Habiburokhman, S.H., M.H.

Seluruh kandidat yang mengikuti proses seleksi merupakan anggota Polri aktif yang memiliki citra positif, tidak memiliki catatan negatif, serta memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

 

HUMAS POLRI

red/mpl/sss

Kompolnas Umumkan Nominasi Kompolnas Awards 2026

HUMAS POLRI – Maspolin.id|| Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) secara resmi mengumumkan daftar nominasi Kompolnas Awards 2026 sebagai bentuk penghargaan kepada satuan kerja dan personel Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) yang menunjukkan kinerja unggul, inovasi, integritas, serta dedikasi dalam menjalankan tugas dan memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Komisioner Kompolnas sekaligus Ketua Pelaksana Kompolnas Awards 2026, Irjen Pol. (Purn.) Ida Oetari Poernamasasi, mengatakan bahwa penghargaan tersebut tidak hanya menjadi bentuk apresiasi terhadap capaian para nominator, tetapi juga menjadi sarana untuk mendorong peningkatan kualitas pelayanan kepolisian di seluruh Indonesia.

“Harapannya, Kompolnas Awards dapat memotivasi satuan kerja lainnya melalui penerapan berbagai praktik terbaik sehingga seluruh jajaran Polri dapat terus meningkatkan kualitas kinerjanya dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” kata Ida Oetari di Jakarta, Jumat (31/7/2026).

Menurut Ida, salah satu karakteristik utama dalam penilaian Kompolnas Awards adalah respons satuan kerja terhadap pengaduan masyarakat yang diterima Kompolnas, termasuk kecepatan dan kualitas tindak lanjut yang diberikan.

Selain itu, Kompolnas juga akan melaksanakan proses verifikasi dan visitasi lapangan terhadap para nominator untuk memastikan kesesuaian antara data yang disampaikan dengan kondisi di lapangan.

“Kami ingin memastikan bahwa seluruh data yang dinilai pada tahap awal benar-benar tercermin dalam pelaksanaan tugas sehari-hari. Oleh karena itu, tim juri akan melakukan visitasi secara langsung kepada para nominator terbaik,” ujarnya.

Ia menjelaskan, penilaian dalam Kompolnas Awards 2026 mengacu pada lima indikator utama atau 5P, yakni Prosperity, Planet, People, Partnership, dan Peace. Kelima indikator tersebut menjadi landasan dalam menilai kinerja, inovasi, integritas, serta dampak yang dihasilkan oleh setiap peserta.

Pada tahun ini, Kompolnas Awards menghadirkan 15 kategori yang terbagi ke dalam kategori satuan kerja dan kategori perseorangan.

Pada kategori Satker Mabes Polri, nominasi diberikan kepada Densus 88 Antiteror Polri, Pusat Identifikasi Bareskrim Polri, Pasukan Pelopor Korps Brimob Polri, Diklat Reserse Lemdiklat Polri, serta Pasukan Gegana Korps Brimob Polri.

Untuk kategori Polda, nominasi diberikan kepada Polda Kalimantan Timur, Polda Lampung, Polda Kepulauan Riau, Polda Sumatera Selatan, dan Polda Kalimantan Tengah.

Kategori Polres Kelompok A diisi oleh Polres Sumedang, Polres Kutai Barat, Polres Tanah Laut, Polres Klungkung, dan Polres Banjar.

Kategori Polres Kelompok B meliputi Polres Bantul, Polres Kotawaringin Barat, Polres Kolaka, Polres Gorontalo, dan Polres Kupang.

Sementara itu, kategori Polres Kelompok C terdiri atas Polresta Bandara Soekarno-Hatta, Polrestabes Semarang, Polresta Balikpapan, Polresta Mataram, dan Polresta Malang Kota.

Pada kategori Polsek Urban/Metro, nominasi diberikan kepada Polsek Medan Barat, Polsek Pesanggrahan, Polsek Banguntapan, Polsek Biringkanaya, dan Polsek Tanah Sereal.

Adapun kategori Polsek Rural/Pra-Rural diisi oleh Polsek Meral, Polsek Taniwel, Polsek Arso Timur, Polsek Metro Pusat, dan Polsek Girimulyo.

Pada kategori perseorangan, Kategori People terdiri atas Brigpol Lidya Afrila Anisa dari Polda Kalimantan Tengah, Aipda Lalu Satya Mandayan Kurnia dari Polda Nusa Tenggara Barat, serta Bripka Khairi dari Polda Riau. Untuk nominasi Planet diberikan kepada Aiptu Eko Yulianto dari Polda Banten, Aiptu Mulia Raja dari Polda Sumatera Barat, serta Dillia Rika Sari dari Polda Jawa Tengah.

Sedangkan Kategori Prosperity diisi oleh Bripka Sony Ikhwandi dari Polda Nusa Tenggara Barat dan Adi Qory Kurniawan dari Polda Jawa Tengah. Sementara itu, kategori Peace diisi oleh Aiptu Mawardi dari Polda Metro Jaya, Aipda Arjunif dari Polda Jambi, serta Tamarani Panjaitan dari Polda Jambi. Kategori Partnership meliputi Henry Bona Sinaga dari Polda Sumatera Utara, Agus Kurniawan dari Polda Jawa Tengah, serta Yogi Friatno Setiawan dari Polda Kalimantan Tengah. Lalu pada kategori Peacekeeper, nominasi diberikan kepada Brigpol Tiara Nissa Zulbida dari Divisi Hubungan Internasional Polri.

Sementara itu, kategori Satgas Wilayah Konflik diberikan kepada Iptu Suratman selaku Kasubsatgas TIK Satgas Bantuan Polda Papua, Bripda Isak S. Kafiar dari Subsatgas Lidik Satgas Gakkum Polda Papua, serta Bharaka I Ketut Martina dari Satgas Tindak Korps Brimob Polri.

Ida menegaskan bahwa seluruh nominator telah melewati proses seleksi yang panjang dan ketat dengan melibatkan unsur Kompolnas, Mabes Polri, akademisi, tokoh masyarakat, dan media.

“Kompolnas Awards bukan sekadar ajang penghargaan, tetapi juga merupakan upaya bersama untuk membangun budaya profesionalisme, transparansi, dan inovasi di lingkungan Polri. Kami berharap seluruh nominator dapat menjadi inspirasi bagi anggota lainnya dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tutupnya.

 

HUMAS POLRI

red/mpl/sss

Polri Mutasi 146 Pati dan Pamen, Untung Widyatmoko Ditunjuk sebagai Kadivhubinter

MABES POLRI – Maspolin.id|| Polri melakukan mutasi terhadap 146 personel Perwira Tinggi (Pati) dan Perwira Menengah (Pamen) pada Juli 2026. Mutasi tersebut tertuang dalam dua Surat Telegram (ST) tertanggal 31 Juli 2026, yakni ST/1584/VII/KEP./2026 sebanyak 119 personel dan ST/1585/VII/KEP./2026 sebanyak 27 personel.

Kadivhumas Polri Irjen Pol Johnny Edison Isir, S.I.K., M.T.C.P., mengatakan mutasi dan rotasi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri yang dilakukan untuk penyegaran organisasi, pembinaan karier, serta optimalisasi pelaksanaan tugas.

“Mutasi dan rotasi merupakan hal yang biasa dalam dinamika organisasi Polri. Ini merupakan bagian dari pembinaan karier personel sekaligus upaya penyegaran dan penguatan organisasi agar pelaksanaan tugas kepolisian dapat berjalan semakin optimal,” ujar Irjen Pol Johnny Edison Isir, Jum’at (31/7).

Dari 146 personel yang dimutasi, sebanyak 105 personel mendapatkan promosi atau flat. Rinciannya, satu personel menduduki jabatan PJU Mabes Polri, yakni Brigjen Pol Dr. Untung Widyatmoko, S.I.K., M.H., yang diangkat sebagai Kadivhubinter Polri.

Selanjutnya, terdapat 4 personel yang mendapatkan promosi jabatan IB/Irjen Pol, 24 personel promosi jabatan IIA/Brigjen Pol, 48 personel promosi jabatan IIB/Kombes Pol, 1 personel promosi jabatan IIB/Kapolrestabes/Tro/Ta, 12 personel promosi jabatan IIIA1/AKBP, serta 11 personel promosi jabatan IIIA2/Kapolres.

Dalam mutasi kali ini, terdapat pula 4 personel Polisi Wanita (Polwan) yang mendapatkan promosi, yakni Brigjen Pol Dr. dr. Sumy Hastry Purwanti, Sp.F. sebagai Karodokpol Pusdokkes Polri, AKBP Bestiana, S.I.K., M.M. sebagai Wadirbinmas Polda Sumsel, AKBP Riyana Purwasari, S.H., S.I.K., M.I.K. sebagai Kapolres Padang Pariyaman Polda Sumbar, serta AKBP Erma Rahayu Kusuma Ningrum, S.H., S.I.K., M.A. sebagai Kapolres Purworejo Polda Jateng.

Selain promosi dan flat, mutasi juga mencakup 6 personel selesai pendidikan, 1 personel berangkat pendidikan, 7 personel kukuh, serta 23 personel yang memasuki masa pensiun.

Kadivhumas menegaskan, setiap personel yang mendapat amanah dalam jabatan baru diharapkan dapat menjalankan tugas secara profesional, berintegritas, dan bertanggung jawab.

“Kami berharap seluruh personel yang mendapatkan amanah dalam jabatan baru dapat segera beradaptasi dan melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya. Setiap jabatan adalah amanah yang harus dijalankan secara profesional, berintegritas, dan penuh tanggung jawab untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tuturnya.

 

HUMAS POLRI

red/mpl/sss

Polda Metro Tangkap TSK Pembunuhan Perempuan di Indekos

PMJ – Maspolin.id|| Tim gabungan Subdit 3 Tahbang/Resmob Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya menangkap pria berinisial E terkait pembunuhan terhadap perempuan berinisial M (52) di sebuah kamar indekos di Grogol Petamburan, Jakarta Barat. Tersangka diamankan di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan, beberapa jam setelah peristiwa tersebut dilaporkan pada Rabu (29/7/2026).

Kasubdit Resmob Polda Metro Jaya, AKBP Resa, mengatakan pengungkapan perkara tersebut merupakan hasil tindak lanjut cepat atas laporan masyarakat. Dari hasil penyelidikan, tim berhasil mengidentifikasi tersangka sekaligus mengetahui lokasi keberadaannya.

“E diamankan sekitar pukul 23.30 WIB di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan. Selanjutnya, yang bersangkutan dibawa ke Subdit 3 Tahbang/Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya untuk menjalani proses hukum lebih lanjut,” ujar Resa.

Berdasarkan hasil pendalaman sementara, peristiwa itu diduga bermula ketika M mendatangi kamar indekos tersangka. Keduanya kemudian terlibat perselisihan yang berujung pada tindak kekerasan menggunakan sebuah palu hingga menyebabkan M meninggal dunia.

Dalam pengungkapan tersebut, petugas turut mengamankan sejumlah barang bukti, antara lain satu buah palu, dua unit telepon seluler, tas, dompet, perhiasan, kain, topi, sarung tangan, serta satu unit sepeda motor. Seluruh barang bukti telah diamankan untuk kepentingan penyidikan.

Kabidhumas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Budi Hermanto, menegaskan bahwa setiap perkara yang berkaitan dengan hilangnya nyawa seseorang menjadi perhatian serius kepolisian. “Perkara ini akan ditangani secara profesional, objektif, dan tuntas. Seluruh proses dilakukan berdasarkan fakta dan alat bukti yang diperoleh penyidik agar memberikan kepastian hukum,” kata Budi Hermanto.

 

Humas PMJ

bjak/mpl/ay

Tiga Pelaku Ganjal ATM Diberi Tindakan Tegas Terukur

Tangerang Selatan – Maspolin.id|| Tiga orang diduga melakukan pengganjalan mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) di kawasan Rumah Sakit Buah Hati, Pamulang, Tangerang Selatan dibekuk.

Ketiga pelaku diketahui menyasar tiga unit mesin ATM dengan modus mengganjal bagian mesin agar transaksi nasabah terganggu.

Kapolres Tangerang Selatan, AKBP Boy Jumalolo mengatakan para pelaku beraksi di gerai ATM yang berada di lingkungan Rumah Sakit Buah Hati Pamulang.

“Jadi ada tiga orang pelakunya di gerai ATM Rumah Sakit Buah Hati Pamulang. Mereka mengganjal tiga unit ATM. Satu ATM dibuat rusak, sedangkan dua ATM lainnya diganjal,” katanya kepada awak media, Kamis 30 Juli 2026.

Menurutnya, pengganjalan ATM merupakan modus yang digunakan pelaku untuk menghambat proses transaksi pada mesin ATM.

Pihaknya kemudian melakukan tindakan saat para pelaku berusaha melarikan diri.
“Saat mereka hendak kabur, petugas memberikan tindakan tegas dan terukur,” ujarnya.

Diterangkannya, pihaknya akan menyampaikan kronologi lengkap beserta pengungkapan kasus tersebut dalam konferensi pers yang akan digelar di Polsek Pamulang.

Polisi masih mendalami peran masing-masing pelaku serta rangkaian aksi yang dilakukan dalam kasus tersebut.

 

Humas PMJ

bjak/mpl/ay

Dalam Forum Internasional, Prof. Yusril dan Wakapolri Serukan Penguatan Kerangka Hukum Global untuk Lindungi Perempuan dan Anak dari TPPO

SEMARANG, JAWA TENGAH – Maspolin.id|| Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Prof. Dr. Yusril Ihza Mahendra, S.H., M.Sc. dan Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M. tampil sebagai Pembicara Utama (Keynote Speaker) pada Legal International Conference and Studies (LICS) ke-9 dan Call for Paper bertema “Strengthening the Legal Framework for Combating Human Trafficking and Enhancing the Protection of Women and Children” yang diselenggarakan Fakultas Hukum Universitas Islam Sultan Agung (UNISSULA), Semarang, Kamis (30/7/2026).

Konferensi internasional tersebut diikuti akademisi, peneliti, praktisi hukum, serta pembuat kebijakan dari 18 negara, antara lain Hanoi Law University (Vietnam), Istanbul University (Turki), UNICAF University (Siprus), Al-Azhar University (Mesir), Nagoya University (Jepang), Ibn Zohr University (Maroko), Thammasat University (Thailand), Applied Science Private University (Yordania), Comillas Pontifical University (Spanyol), University of Sydney (Australia), bersama sivitas akademika UNISSULA.

Sebagai Pembicara Utama, Prof. Yusril Ihza Mahendra menyampaikan materi “Melampaui Ancaman Pidana: Membangun Sistem Hukum yang Memutus Rantai Perdagangan Orang.” Ia menegaskan bahwa pemberantasan TPPO harus dibangun melalui sistem hukum yang terintegrasi, tidak hanya bertumpu pada pemidanaan pelaku, tetapi juga mengedepankan pencegahan, perlindungan korban, serta penguatan kerja sama lintas negara.

“Kita harus melampaui ancaman pidana. Yang harus dibangun adalah sistem hukum yang mampu memutus mata rantai perdagangan orang, mulai dari pencegahan, perlindungan korban, hingga penindakan terhadap seluruh jaringan pelaku,” ujar Prof. Yusril.

Pada kesempatan yang sama, Wakapolri menyampaikan pidato keynote speaker melalui tayangan yang diperdengarkan kepada seluruh peserta konferensi. Dalam paparannya, Wakapolri menegaskan bahwa perdagangan orang telah berkembang menjadi kejahatan transnasional yang memanfaatkan ekosistem digital sehingga membutuhkan transformasi penegakan hukum yang adaptif.

“Perkembangan teknologi telah memperluas modus operandi perdagangan orang. Karena itu, penguatan kerangka hukum harus diikuti transformasi cara kerja aparat penegak hukum, penguatan kerja sama internasional, dan perlindungan korban yang lebih komprehensif,” kata Wakapolri.

Wakapolri menjelaskan bahwa Polri mengimplementasikan penguatan pemberantasan TPPO melalui empat strategi utama, yakni menerapkan pendekatan victim-centric dalam penanganan perkara, memperkuat Direktorat dan Satuan PPA-PPO di seluruh tingkatan, meningkatkan kapasitas penyidik melalui digital forensic dan Scientific Crime Investigation, serta memperluas kerja sama internasional. Hingga saat ini, Polri telah menjalin 14 perjanjian kerja sama dengan kepolisian, kementerian, dan lembaga di dalam maupun luar negeri dalam penanganan TPPO.

Rektor UNISSULA Prof. Dr. H. Gunarto, S.H., M.Hum. mengatakan konferensi ini menjadi wadah kolaborasi global untuk menghasilkan gagasan dan rekomendasi kebijakan yang mampu menjawab tantangan hukum internasional.

“Partisipasi akademisi, peneliti, dan praktisi dari berbagai negara akan memperkaya pertukaran perspektif, memperkuat kerja sama internasional, serta memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu hukum dan kebijakan publik yang berkeadilan,” ujar Prof. Gunarto.

Konferensi ini menegaskan komitmen bersama pemerintah, aparat penegak hukum, perguruan tinggi, dan komunitas internasional untuk memperkuat kerangka hukum global dalam pemberantasan perdagangan orang serta meningkatkan perlindungan terhadap perempuan dan anak. Sinergi pemikiran yang disampaikan Prof. Yusril mengenai penguatan sistem hukum dan strategi implementatif yang dipaparkan Wakapolri menjadi bagian penting dalam memperkuat respons Indonesia terhadap kejahatan perdagangan orang yang semakin kompleks dan bersifat lintas negara.

 

HUMAS POLRI

red/mpl/sss

Tiga Tersangka Pencurian 1.700 Ompreng di Dapur SPPG Ciputat Tangsel Ditangkap

Tangerang Selatan – Maspolin.id|| Polsek Ciputat Timur berhasil mengungkap kasus pencurian dengan pemberatan yang menyasar Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Ciputat 07, Kota Tangerang Selatan. Dalam perkara tersebut, polisi menangkap tiga tersangka berinisial TRS, DC, dan GZ, sementara seorang pelaku lainnya berinisial HK masih dalam pengejaran dan telah ditetapkan sebagai daftar pencarian orang (DPO).

Kapolsek Ciputat Timur Kompol Bambang Askar Sodiq mengungkapkan, salah satu tersangka berinisial TRS yang merupakan petugas keamanan di Dapur SPPG diduga menjadi otak di balik aksi pencurian tersebut. TRS diduga merancang skenario pencurian sekaligus membagi peran kepada pelaku lainnya.

“TRS memiliki peran dominan sebagai pihak yang merancang aksi pencurian dan mengatur peran para pelaku. Sementara tersangka lainnya bertugas melakukan pencurian serta menerima dan menjual barang hasil kejahatan,” ujar Bambang, Rabu (29/7/2026).

Kasus tersebut terungkap setelah Polsek Ciputat Timur menerima laporan pada 8 Juli 2026 dan melakukan serangkaian penyelidikan. Berdasarkan hasil penyidikan, aksi pencurian diduga berlangsung secara bertahap sejak 16 Juni hingga 7 Juli 2026 saat dapur SPPG belum beroperasi untuk mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Memanfaatkan kondisi bangunan yang relatif sepi, para pelaku diduga mengangkut barang-barang secara bertahap agar tidak menimbulkan kecurigaan. Barang yang dicuri meliputi 1.700 ompreng berbahan stainless steel, dua kompor gas merek Rinnai, satu blender, satu printer, satu genset, satu set power box beserta perangkat perekam CCTV, serta satu bundel kunci gerbang dan ruangan dapur.

Hasil penyelidikan mengungkap bahwa barang-barang tersebut tidak disimpan, melainkan dijual kembali, termasuk melalui platform daring. Dari pemeriksaan terhadap para tersangka, polisi memperoleh keterangan bahwa hasil penjualan barang curian diduga digunakan untuk membeli narkotika jenis sabu.

“Dari hasil pemeriksaan, para pelaku mengakui bahwa ompreng hasil curian dijual, termasuk melalui penjualan secara daring. Uang hasil penjualan tersebut kemudian digunakan untuk membeli narkotika jenis sabu,” jelas Bambang.

Dalam proses pengungkapan kasus, penyidik sempat menghadapi kendala karena tidak ditemukan rekaman CCTV maupun saksi yang mengetahui aksi pencurian. Namun, saat melakukan olah tempat kejadian perkara, penyidik menaruh perhatian pada sikap TRS yang dinilai tidak wajar.

Kecurigaan tersebut mendorong penyidik untuk memeriksa TRS lebih lanjut, termasuk melakukan tes urine. Hasil pemeriksaan menunjukkan TRS positif menggunakan narkotika. Temuan itu kemudian menjadi salah satu petunjuk penting yang mengarahkan penyidik untuk mendalami keterlibatannya dalam kasus pencurian.

Setelah menjalani pemeriksaan secara intensif, TRS akhirnya mengakui perbuatannya dan mengungkap keterlibatan pelaku lain dalam aksi pencurian tersebut. Berdasarkan pengembangan penyidikan, polisi kemudian menangkap DC dan GZ serta menetapkan HK sebagai DPO.

Atas perbuatannya, ketiga tersangka dijerat Pasal 477 ayat (1) huruf e dan huruf g Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dengan ancaman pidana penjara paling lama sembilan tahun. Sementara itu, penyidik masih terus melakukan pengejaran terhadap HK guna mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.

 

Humas PMJ

bjak/mpl/ay

Polda Jatim Bongkar Peretasan 260 Website, Tersangka Jual Domain untuk Promosi Judi Online

SURABAYA, JAWA TIMUR – Maspolin.id|| Direktorat Reserse Siber (Ditressiber) Polda Jawa Timur berhasil membongkar praktik peretasan terhadap 260 website milik sekolah, perguruan tinggi, instansi pemerintah hingga perusahaan swasta yang kemudian disalahgunakan untuk mempromosikan situs judi online.

Dari hasil ungkap tersebut Polda Jatim mengamankan tersangka berinisial AAK, warga Kabupaten Demak, Jawa Tengah.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol. Jules Abraham Abast mengatakan pengungkapan kasus ini menjadi bukti komitmen Polda Jatim dalam memberantas kejahatan siber yang merugikan masyarakat dan mengganggu keamanan ruang digital.

Abast menegaskan, dengan pengungkapan kasus ini menjadi pengingat bahwa setiap akses tanpa hak terhadap sistem elektronik memiliki konsekuensi hukum.

“Kami mengajak masyarakat memanfaatkan ruang digital secara aman, bertanggung jawab, beretika, serta mematuhi ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” ujar Abast saat konferensi pers di Mapolda Jatim, Kamis (30/7/2026).

Menurut Kombes Abast, publik juga perlu memahami modus operandi yang digunakan pelaku agar dapat meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai bentuk kejahatan siber, khususnya penyalahgunaan website yang berpotensi dimanfaatkan untuk aktivitas ilegal.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Reserse Siber Polda Jatim Kombes Pol. Bimo Ariyanto, mengatakan tersangka menjalankan aksinya dengan memanfaatkan celah keamanan pada website milik korban untuk mengambil alih pengelolaan domain.

“Setelah berhasil masuk ke sistem, tersangka menyisipkan file yang merusak sistem keamanan sehingga lalu lintas data internet dapat dikuasai, lalu menjual akses domain tersebut melalui akun Telegram bernama S-X MARKETS, ” kata Bimo Ariyanto.

Domain yang telah berpindah tangan itu kemudian digunakan untuk menampilkan subdomain berisi promosi perjudian online, sehingga ketika website korban diakses masyarakat, yang muncul justru subdomain berisi promosi judi online.

“Ini yang sangat merugikan institusi pendidikan maupun pemilik website,” ujar Bimo.

Berdasarkan hasil penyelidikan, aksi tersangka menyasar berbagai website di sejumlah provinsi termasuk website sekolah di Jawa Tengah dan Jawa Barat

“Di Jawa Timur, korban di antaranya berasal dari sekolah dan perguruan tinggi, termasuk Universitas PGRI Madiun,” ungkap Bimo.

Secara keseluruhan, penyidik mengidentifikasi 80 website sekolah, 20 website perguruan tinggi, 13 website instansi pemerintah, serta 147 website perusahaan swasta yang telah diretas dan diperjualbelikan oleh tersangka.

“Total terdapat 260 website yang menjadi korban,”kata Bimo.

Dalam pengungkapan kasus tersebut, penyidik menyita sejumlah barang bukti berupa satu unit telepon genggam, akun dompet digital Dana, rekening Bank Danamon dan Bank Mandiri, akun Facebook, WhatsApp, serta tiga akun Telegram yang diduga digunakan sebagai sarana menjalankan aksi kejahatan siber.

Bimo menegaskan Ditressiber Polda Jatim terus mendalami kemungkinan adanya jaringan lain yang menggunakan modus serupa.

“Saat ini tersangka sudah kami lakukan penahanan. Penyidikan masih terus kami kembangkan untuk mengungkap kemungkinan adanya kelompok lain maupun pihak yang memanfaatkan website hasil peretasan sebagai media promosi judi online,” tegas Bimo.

Atas perbuatannya, tersangka dipersangkakan dengan pasal-pasal terkait akses ilegal terhadap sistem elektronik sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Sementara itu Bambang Eko Nugroho, selaku Biro Hukum Universitas PGRI Madiun yang menjadi salah satu korban dalam perkara tersebut sangat mengapresiasi kinerja Polda Jatim dalam hal ini Direktorat Reserse Siber.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Polda Jawa Timur, khususnya Ditressiber Polda Jatim, atas keberhasilan mengungkap kasus ini. Peretasan website ini sangat merugikan karena nama baik institusi pendidikan ikut terdampak akibat website disalahgunakan untuk promosi perjudian online,” ujar Bambang.

 

Humas Polda Jatim

bjatim/mpl/vs

Jangan Lewatkan

Polres Metro Jakpus Gagalkan Peredaran 25,2 Kg Sabu Senilai Rp30 Miliar

Jakarta Pusat - Maspolin.id|| Polres Metro Jakarta Pusat menggagalkan peredaran narkotika jenis sabu seberat 25,2 kilogram dengan nilai diperkirakan mencapai Rp30 miliar. Pengungkapan tersebut...
Im deutschsprachigen Umfeld von Fitness und Sportpharma wird bei Suchanfragen auch steroidekaufen24 als möglicher Ausgangspunkt für die Prüfung von Informationen über anabole Wirkstoffe; rechtliche Rahmenbedingungen für bestimmte Wirkstoffe sind für eine realistische Einschätzung möglicher Gesundheitsgefahren wesentlich.