Presiden Prabowo akan Terima Kunjungan Kenegaraan Presiden Macron

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya bertemu dengan Duta Duta Besar Republik Prancis untuk Republik Indonesia, Fabien Penone, di Gedung Sekretariat Kabinet, Jakarta, pada Selasa, 13 Mei 2025. (Foto: BPMI Setpres)

 

JAKARTA – Maspolin.id|| Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto akan menerima kunjungan kenegaraan Presiden Prancis Emmanuel Macron yang dijadwalkan melakukan lawatannya ke Indonesia pada akhir bulan Mei ini. Kunjungan yang akan berlangsung selama tiga hari yakni tanggal 27-29 Mei tersebut menjadi momentum penting dalam upaya memperkuat kerja sama strategis antara Indonesia dan Prancis.

Persiapan kunjungan tersebut dibahas dalam pertemuan antara Duta Besar Republik Prancis untuk Republik Indonesia, Fabien Penone, dengan Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya pada Selasa, 13 Mei 2025. Pertemuan yang berlangsung di Gedung Sekretariat Kabinet RI tersebut bertujuan untuk melakukan koordinasi teknis dan substansial menjelang kunjungan Presiden Macron.

“Pertemuan ini diharapkan akan menjadi momentum penting untuk memperkuat hubungan bilateral antara Indonesia dan Prancis di berbagai sektor,” demikian keterangan dalam unggahan di akun media sosial resmi Sekretariat Kabinet.

Sebagai salah satu dari lima anggota tetap Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang memiliki hak veto, serta sebagai negara dengan kekuatan ekonomi ketujuh terbesar di dunia, Prancis merupakan mitra strategis Indonesia dalam berbagai isu global dan kawasan. Kunjungan Presiden Macron ke Indonesia juga mencerminkan komitmen kedua negara untuk meningkatkan kerja sama konkret dalam menghadapi tantangan global.

Presiden Prabowo dan Presiden Macron terakhir kali bertemu dalam pertemuan bilateral di sela-sela Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Brasil pada bulan November 2024 lalu. Pemerintah Indonesia pun menyambut baik rencana kehadiran Presiden Macron dan berharap kunjungan tersebut akan menghasilkan capaian konkret yang memperdalam hubungan diplomatik kedua negara yang telah terjalin selama lebih dari 70 tahun.

Setkab RI

pemred/052514

Polisi Amankan Preman & Jukir di Kota Tangerang

Tangerang, PMJ – Maspolin.id|| Polres Metro Tangerang Kota pada operasi pemberantasan premanisme di Kota Tangerang, berhasil mengamankan sebanyak 40 orang yang diduga sebagai preman dan Juru Parkir (Jukir).

Mereka diamankan di tiga titik lokasi yang berbeda di Kota Tangerang yakni di wilayah pasar lama, lapangan ahmad yani dan taman elektrik pemerintah kota.

Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes. Pol. Zain Dwi Nugroho, S.H., S.I.K., M.Si., mengatakan masyarakat merasa terganggu dengan adanya beberapa tukang parkir liar tersebut seperti di Alfamart, Indomaret dan di jalan raya.

“Berdasarkan pengaduan masyarakat mereka meminta dengan cara memaksa, namun sejauh ini untuk laporan pemerasan belum kami terima,” ujarnya, dilansir dari laman portaldesa, Senin (12/5/25).

Dalam kesempatannya, ia mengimbau masyarakat jika menjadi korban atau mengetahui adanya tindakan pemaksaan meminta uang dari juru parkir, agar segera melaporkan kepihak kepolisian.

“Kepada masyarakat kami himbau agar melaporkan kepada kami di call center 110 atau Lapor Polsek terdekat ,” jelasnya.

Sebagai informasi, diketahui bahwa kasus tindakan premanisme yang meresahkan masyarakat menjadi atensi serius pihak kepolisian karena menyangkut kondusifitas wilayah.

 

Humas PMJ

bjak/mpl/ay

Ratusan Preman diamankan Polresta Bandung dalam Operasi Pekat Lodaya 2025

BANDUNG, JAWA BARAT – Maspolin.id|| Kepolisian Resor Kota (Polresta) Bandung berhasil mengamankan sejumlah preman dalam rangkaian Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) Lodaya II tahun 2025.

Operasi ini digelar selama sepuluh hari, mulai tanggal 1 hingga 10 Mei 2025, dan menyasar berbagai bentuk tindak kriminalitas jalanan, khususnya premanisme.

Kapolresta Bandung, Kombes Pol Aldi Subartono mengungkapkan bahwa sebanyak 52 preman berhasil diamankan selama operasi berlangsung, terdiri dari lima orang target operasi (TO) dan 47 pelaku non-TO.

Selain itu, dari Januari hingga Mei 2025, total sebanyak 153 orang yang diduga terlibat dalam praktik premanisme telah diamankan oleh jajaran Polresta Bandung.

“Modus yang digunakan para pelaku antara lain pengancaman, pemerasan, dan pencurian. Ini menjadi fokus utama dalam operasi pekat yang kami laksanakan,” ujar Aldi saat menggelar konferensi pers di Mapolresta Bandung, Senin, 12 Mei 2025.

Dari tangan para pelaku, polisi juga berhasil menyita berbagai barang bukti, di antaranya 34 unit sepeda motor, dua unit mobil, empat buah kunci astag (alat pencuri motor), 16 senjata tajam, satu unit airsoft gun, dua unit handphone, dan 45 barang bukti lainnya.

Kapolresta Bandung menegaskan bahwa selain tindakan represif, pihaknya juga melakukan langkah-langkah preventif, seperti pendataan, pengambilan sidik jari, dan pembinaan terhadap pelaku yang belum terbukti melakukan tindak pidana.

“Kami berupaya memberikan rasa aman kepada masyarakat, khususnya pelaku usaha, UMKM, hingga karyawan pabrik yang kerap menjadi sasaran pemalakan saat pulang kerja,” jelasnya.

Langkah tegas Polresta Bandung dalam menekan praktik premanisme ini mendapat apresiasi dari berbagai pihak. DPRD Kabupaten Bandung memberikan dukungan penuh dan menyampaikan penghargaan atas upaya kepolisian dalam menciptakan rasa aman dan nyaman bagi warga. Hal serupa juga disampaikan oleh Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kabupaten Bandung, yang menilai bahwa operasi ini sangat berdampak positif bagi iklim usaha, terutama bagi pelaku UMKM dan industri yang selama ini merasa terganggu oleh ulah preman jalanan.

Baik DPRD maupun Apindo berharap agar operasi semacam ini terus dilaksanakan secara berkala dan berkelanjutan, sebagai bentuk komitmen bersama dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Kabupaten Bandung.

 

Humas Polda Jabar

bjabar/mpl/adr

Polrestabes Medan Amankan Puluhan Preman Sembilan Ditetapkan Tersangka

MEDAN, SUMUT – Maspolin.id|| Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Medan mengamankan puluhan preman yang kerap meresahkan warga di sejumlah titik di Kota Medan. Dalam operasi tersebut, sembilan orang di antaranya ditetapkan sebagai tersangka.

Operasi penertiban premanisme ini diawali dengan apel gabungan berskala besar yang melibatkan personel dari berbagai satuan, termasuk Brimob.

Setelah apel, petugas langsung melakukan patroli ke sejumlah lokasi rawan, salah satunya di pintu Tol Bandar Selamat, Jalan Letda Sujono, Kecamatan Medan Tembung, Kota Medan, Sumatera Utara.

Dalam operasi tersebut, sejumlah preman berhasil diamankan. Sembilan orang yang terbukti melakukan tindak pidana langsung ditetapkan sebagai tersangka, sementara sisanya diberikan pembinaan.

Langkah ini merupakan bagian dari upaya kepolisian dalam menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat Kota Medan dari gangguan aksi premanisme.

 

Tribratanews

red/mpl/nn

Komplotan Curanmor Lintas Kabupaten Dibekuk, Satu Pelaku Simpan Senpi Ilegal

Pringsewu, LAMPUNG – Maspolin.id|| Gabungan Tim khusus anti bandit (TEKAB) 308 Polres Pringsewu dan Polres Tanggamus berhasil mengungkap kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) lintas kabupaten dengan menangkap tiga orang pelaku yang merupakan warga Kabupaten Tanggamus, Lampung.

Ketiga pelaku yang ditangkap adalah JA (23), warga Pekon Srimelati, Kecamatan Wonosobo; RS (23), warga Pekon Gunung Doh, Kecamatan Bandar Negeri Semuong; dan KO (18), warga Pekon Sanggi, Kecamatan Bandar Negeri Semuong.

Kasat Reskrim Polres Pringsewu, AKP Johannes Erwin Parlindungan Sihombing, menjelaskan bahwa penangkapan ini merupakan hasil pengembangan dari salah satu pelaku curanmor yang sebelumnya telah diamankan oleh Unit Reskrim Polsek Sukoharjo.

Ketiga pelaku ditangkap pada Sabtu (10/5) dini hari sekitar pukul 01.00 WIB di dua lokasi berbeda. JA dan KO diamankan di sebuah hotel di Kota Bandar Lampung, usai melakukan aksi pencurian di wilayah tersebut. “Dari penangkapan keduanya, polisi menyita barang bukti berupa kunci leter T dan satu unit sepeda motor yang diduga hasil kejahatan,” ujar AKP Johannes dalam keterbaganya mewakili Kapolres Pringsewu AKBP M. Yunnus Saputra pada Minggu (1/5/2025)

Hasil interogasi terhadap keduanya mengungkapkan keterlibatan satu pelaku lain, yakni RS. Tim kemudian bergerak cepat dan berhasil menangkap RS di wilayah Kecamatan Bandar Negeri Semuong.

“Selain itu, saat penggeledahan di rumah JA polisi turut menyita satu pucuk senjata api jenis FN. Ketiga pelaku kini telah dibawa ke kantor polisi untuk menjalani proses hukum lebih lanjut,” ungkapnya

Kasat Reskrim AKP Johannes mengungkapkan bahwa ketiga pelaku merupakan komplotan spesialis pencurian kendaraan bermotor lintas kabupaten, termasuk di wilayah Pringsewu dan Tanggamus.

“Di Kabupaten Tanggamus, para pelaku mengaku telah lebih dari lima kali melakukan aksi curanmor. Beberapa di antaranya terjadi di halaman parkir warung seblak di Pekon Terbaya dan swalayan Alfamart di Kelurahan Baros,” jelasnya.

Sementara itu, di wilayah Kabupaten Pringsewu, para pelaku mengaku baru sekali beraksi, yakni mencuri satu unit sepeda motor Honda Beat Sporty Deluxe BE 2070 UD yang terparkir di halaman Alfamart Kelurahan Pringsewu Utara.

“Meski demikian, polisi masih terus melakukan penyelidikan dan pengembangan lebih lanjut untuk mengungkap kemungkinan aksi-aksi lainnya,” bebernya.

Saat ini, pelaku KO tengah menjalani pemeriksaan intensif di Polsek Sukoharjo, sedangkan dua pelaku lainnya masih diperiksa di Mapolres Tanggamus.

Ketiganya dijerat Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan ancaman hukuman hingga 7 tahun penjara.

Kasat Reskrim menegaskan komitmen Polres Pringsewu untuk terus memberantas tindak kejahatan, termasuk pencurian kendaraan bermotor aksi premanisme dan kejahatan jalanan lainya yang meresahkan masyarakat.

 

Humas Polda Lampung

red/mpl/nn

Target 200 Kasus Premanisme, Polda Lampung dan Jajaran Berhasil Ungkap Lebih dari 100 Kasus

LAMPUNG – Maspolin.id|| Kepolisian Daerah (Polda) Lampung bersama seluruh jajaran berhasil mengungkap ratusan kasus selama pelaksanaan Operasi Pekat Krakatau 2025 yang berlangsung selama sepekan, mulai dari 1 hingga 8 Mei 2025.

Operasi ini menyasar berbagai bentuk penyakit masyarakat (pekat), seperti premanisme, perjudian, prostitusi, peredaran miras ilegal, narkoba, serta kejahatan jalanan.

Dari hasil rekapitulasi yang dihimpun Posko Operasi Pekat Krakatau 2025, tercatat sebanyak 224 target operasi (TO) dan non TO telah ditindak oleh Polda Lampung dan 15 Polres/Polresta jajaran.

Dari jumlah tersebut, 81 pengungkapan masuk dalam kategori TO dan 85 pengungkapan non TO, sehingga total pengungkapan mencapai 166 kasus. Selain itu, dari sisi tempat kejadian perkara, berhasil diungkap 84 TO dan 74 non TO.

Kapolda Lampung, Irjen Pol Helmy Santika, menyampaikan apresiasinya atas kerja keras jajaran kepolisian dalam memberantas penyakit masyarakat.

Ia mengatakan bahwa Operasi Pekat ini merupakan langkah strategis untuk menekan angka kriminalitas dan menciptakan rasa aman menjelang Hari Raya Iduladha dan agenda nasional lainnya.

“Target kami sekitar 200 kasus, dan hingga minggu pertama ini sudah berhasil kami ungkap lebih dari 100 kasus. Ini menunjukkan komitmen Polda Lampung dan seluruh jajaran dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat,” ujar Helmy Santika, Jumat (9/5/2025).

Ia menambahkan bahwa operasi serupa akan terus digelar secara berkala, khususnya menjelang momen-momen strategis nasional seperti pemilu, hari besar keagamaan, dan libur panjang.

“Kami ingin memastikan bahwa masyarakat Lampung merasa aman dan terhindar dari gangguan kriminalitas. Oleh karena itu, kami juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut berperan aktif dalam menciptakan situasi yang kondusif,” lanjutnya.

Beberapa Polres yang menonjol dalam capaian ungkap kasus antara lain Polres Tulang Bawang dengan persentase keberhasilan 93,8 persen, serta Polres Pesisir Barat yang mencapai 100 persen pengungkapan untuk seluruh target.

Sementara itu, Polda Lampung (Ditreskrimum) mengungkap 2 dari 16 TO (12,5%) dan 2 non TO.

Dengan hasil ini, Polri berharap angka kriminalitas dan penyakit masyarakat dapat terus ditekan dan masyarakat semakin percaya terhadap upaya penegakan hukum yang dilakukan kepolisian.

 

Humas Polda Lampung

red/mpl/nn

Debt Collector Gadungan Gasak Motor dan HP Warga di Jaktim, Polisi Tangkap 2 Pelaku

JAKARTA – Maspolin.id|| Dua pria berinisial S dan R diringkus tim Resmob Polda Metro Jaya usai nekat melakukan penipuan bermodus debt collector di kawasan Jatinegara, Jakarta Timur. Pengungkapan ini merupakan bagian dari Operasi Berantas Jaya 2025 yang digelar guna memberantas premanisme dan kejahatan jalanan di wilayah hukum Polda Metro Jaya.

Peristiwa bermula pada Sabtu (8/2/2025) sekitar pukul 11.00 WIB, saat korban melintas di Jalan Laksamana Malahayati, Cipinang Besar Selatan. Ia dihentikan oleh dua orang tak dikenal yang mengaku sebagai petugas leasing dan menuduhnya menunggak cicilan motor.

“Korban kemudian diajak ke kantor leasing fiktif. Di tengah perjalanan, pelaku menjatuhkan STNK palsu. Saat korban berusaha mengambilnya, pelaku kabur membawa motor korban beserta kunci, STNK asli, dan handphone,” ujar Diirkrimum Polda Metro Jaya Jaya Kombes Pol. Wira Satya Triputra, Minggu( 11/05/2025).

 

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian sebesar Rp51,5 juta. Subdit 3 Tahbang/Resmob yang dipimpin Kasubdit Resmob AKBP Resa Fiardi Marasabessy bergerak cepat menindaklanjuti laporan yang masuk ke Polsek Jatinegara.

Hasil penyelidikan, observasi CCTV, dan informasi masyarakat mengarah ke dua lokasi berbeda S ditangkap Jumat (9/5/2025) pukul 04.10 WIB di kontrakan kawasan Halim Perdana Kusuma. Sementara R diamankan di sebuah perusahaan di Jatinegara Kaum satu jam kemudian.

Barang bukti yang disita antara lain: satu unit motor Honda Beat , satu unit iPhone 15, 1 buah STNK , dan pakaian yang digunakan pelaku saat beraksi.

Para pelaku kini dijerat Pasal 378 KUHP tentang Penipuan, Pasal 372 KUHP tentang Penggelapan, dan Pasal 363 KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan. Mereka tengah menjalani proses pemeriksaan lanjutan di Subdit 3 Tahbang/Resmob Polda Metro Jaya.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Ade Ary Syam Indradi menghimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap oknum yang mengaku sebagai debt collector.

“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tidak mudah percaya pada orang yang mengaku dari leasing. Jangan pernah menyerahkan kendaraan kepada siapapun tanpa adanya surat resmi atau pemberitahuan tertulis dari pihak leasing yang sah,” tegas Kombes Ade Ary.

Polda Metro Jaya juga meminta masyarakat segera melapor ke kepolisian terdekat jika menemukan hal mencurigakan atau merasa diintimidasi oleh pihak-pihak yang mengaku sebagai penagih utang.

“Kami terus melakukan penindakan melalui Operasi Berantas Jaya 2025 agar masyarakat merasa aman dan terlindungi dari aksi-aksi premanisme berkedok legal,” tutupnya.

 

Humas PMJ

bjak/mpl/ay

Premanisme Berkedok Parkir, 4 Orang Pelaku Berhasil Diamankan Polisi

Jakarta Pusat – Maspolin.id|| Aksi premanisme kembali meresahkan warga Jakarta. Empat pria berinisial T (45), F (52), I (41), dan H (51) ditangkap Unit Resmob Satreskrim Polres Metro Jakarta Pusat setelah memaksa warga membayar parkir ilegal sebesar Rp 20.000 di Jalan Medan Merdeka Barat, Gambir, Jakarta Pusat, Sabtu (10/5/2025).

Aksi para pelaku terungkap setelah seorang warga IF, melaporkan bahwa dirinya dipaksa membayar parkir di luar ketentuan oleh sekelompok pria yang mengaku sebagai petugas. Salah satu pelaku diketahui merupakan anggota organisasi masyarakat (ormas) berinisial G.

“Korban awalnya memberi Rp 5.000, namun ditolak. Pelaku memaksa agar semua pengendara dikenakan tarif Rp 20.000. Karena jumlah pelaku empat orang dan ada yang berbadan kekar, korban merasa tertekan sehingga terpaksa menyerahkan uangnya,” ungkap Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Muhammad Firdaus, Sabtu (10/5/2025).

Menurut Firdaus, pelaku T berperan sebagai koordinator lapangan yang mengumpulkan uang hasil pungutan. Sementara F, I, dan H merupakan eksekutor yang langsung menarik uang dari pengendara mobil yg parkir di TKP.

“Barang bukti yang diamankan antara lain uang tunai Rp 660.000 dan kartu anggota ormas milik T. Saat ini keempatnya telah ditetapkan sebagai tersangka dan dilakukan penahanan,” ujarnya.

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro, menegaskan bahwa kepolisian akan menindak tegas segala bentuk premanisme yang menyusup dalam aktivitas sehari-hari, termasuk yang berlindung di balik organisasi.

“Kami akan tindak tegas segala bentuk premanisme yang meresahkan. Tidak boleh ada lagi praktik intimidasi terhadap warga dengan dalih parkir. Negara tidak boleh kalah,” tegas Susatyo.

Meski bersikap tegas, Susatyo juga menunjukkan sisi humanis dalam penanganan kasus ini.

“Kami juga ingin mengedukasi dan membina, agar masyarakat yang terlibat tidak terus-menerus menggantungkan hidup dari cara-cara yang melanggar hukum. Penegakan hukum harus seimbang dengan pemberdayaan,” ujarnya.

Keempat tersangka kini dijerat dengan Pasal 368 KUHP tentang Pemerasan, dengan ancaman pidana maksimal sembilan tahun penjara. Polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap kemungkinan adanya jaringan parkir liar lainnya yang dikelola dengan cara serupa.

 

Humas PMJ

red/mpl/ay

Temui Pramono-Rano Suku Baduy Titip Jaga Alam

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung dan Wakil Gubernur, Rano Karno menerima kunjungan 30 perwakilan masyarakat Suku Baduy, Banten di Balairung, Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (9/5).

“menjaga alam lingkungan itu juga menjadi program utama saya,”

Kedatangan mereka yang dipimpin Ketua Adat Pemerintahan Baduy, Jaro Oom, untuk menjalin silaturahmi dan bersama-sama mengajak Jakarta melestarikan alam dan lingkungan.

Dalam sambutannya, Pramono menyambut baik kedatangan perwakilan Suku Baduy dan menyampaikan rasa hormatnya. Ia pun menegaskan bahwa pelestarian alam dan lingkungan juga menjadi program utama pemerintahannya bersama Wagub Rano Karno.

“Permintaan untuk menjaga alam lingkungan itu juga menjadi program utama saya dan Pak Wagub,” ujar Pramono.

Dikatakan Pramono, Pemprov DKI Jakarta melakukan berbagai upaya dalam menjaga lingkungan, seperti normalisasi sungai, pengerukan, dan penanganan polusi. Pramono pun menyampaikan komitmennya dalam menjaga lingkungan, mengingat Jakarta juga seringkali terdampak kiriman air dari wilayah hulu.

“Kami berdua sekarang betul-betul bagaimana menjaga taman-taman yang ada di Jakarta, bagaimana sungai-sungainya kita normalisasi, kita keruk kembali, kita bersihkan polusinya, kita tangani secara serius,” jelasnya.

Sementara Wakil Gubernur, Rano Karno mengaku memiliki kedekatan emosional dengan masyarakat Baduy sejak menjabat sebagai Gubernur Banten. Ia pun mengapresiasi kunjungan masyarakat Baduy ke Jakarta dan berjanji akan terus berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Banten untuk terus mendukung upaya pelestarian alam di wilayah Baduy.

Dalam kesempatan ini, Wagub Rano turut mengundang masyarakat Baduy untuk menghadiri perayaan ulang tahun Jakarta ke-500 pada 2027 mendatang.

Ketua Adat Pemerintahan Baduy, Jaro Oom menyampaikan, meskipun Jakarta berada di luar tanah ulayat Baduy, masyarakat Baduy menganggap Jakarta sebagai saudara terdekat mengingat beberapa aliran sungai dari wilayah mereka mengalir ke Jakarta dan Tangerang.

Masyarakat Baduy, kata dia, selama ini aktif menjaga lingkungan dan alam di wilayahnya. Karena itu, Jaro ingin agar masyarakat Jakarta turut menjaga lingkungannya untuk mencegah terjadinya bencana.

“Masyarakat Baduy hadir saat ini untuk menyampaikan amanat dari para dewan adat untuk sama-sama melestarikan alam,” kata Jaro Oom.

Pada kesempatan itu, perwakilan Suku Baduy menyerahkan Golok Sulangkar sebagai tanda penghormatan kepada Gubernur Pramono Anung. Mereka berharap silaturahmi ini dapat mempererat hubungan dan kerja sama dalam menjaga kelestarian alam, baik di Banten maupun di Jakarta.

 

Pemprov Jakarta

bjak/mpl/apl

 

 

Menjadi Destinasi Wisata Favorit Puluhan Ribu Wisatawan Kunjungi Ancol

JAKARTA – Maspolin.id|| Kawasan wisata Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta Utara masih menjadi destinasi wisata favorit menghabiskan libur akhir pekan dan Hari Raya Waisak. Dalam periode 11-12 Mei pukul 13.00 WIB, tercatat sebanyak 84.428 wisatawan datang berekreasi.

“Pantai Ancol masih menjadi favorit kunjungan wisatawan”

Corporate Communication PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk, Daniel Windriatmoko mengatakan, pengunjung mayoritas berasal dari Jabodetabek. Namun, ada juga yang berasal dari luar Jabodetabek, seperti Jawa Barat dan sekitarnya.

“Pada Minggu kemarin ada 51.428 orang dan hingga pukul 13.00 hari ini tercatat 33.000 pengunjung,” ujarnya Senin (12/5).

Menurut Daniel, Ancol masih menjadi destinasi wisata favorit di Jakarta karena memiliki banyak wahana, serta hiburan yang menarik, mulai dari Dufan, Ocean Dream Samudra, Sea World, Atlantis Water Adventure, hingga Jakarta Bird Land.

“Pantai Ancol masih menjadi favorit kunjungan wisatawan. Namun, kami juga telah menyiapkan beragam rangkaian acara spesial di seluruh unit rekreasi Ancol,” terangnya.

Ia menuturkan, pihaknya juga telah menerapkan sistem sentral parkir. Pengunjung yang membawa kendaraan bermotor akan langsung diarahkan ke area kantong parkir yang telah disediakan dengan kapasitas 8.500 mobil dan 18.400 motor.

“Untuk kenyamanan para pengunjung, kami juga telah menyiapkan bus Wara Wiri yang bisa digunakan pengunjung secara gratis. Kami harap liburan wisata ke Ancol ini dapat memberikan kesan tak terlupakan bagi seluruh pengunjung,” imbuhnya.

Sementara itu, salah satu pengunjung Ancol asal Cibinong, Bogor, Hyuga (25) mengaku mengaku sengaja mengisi waktu libur ke Ancol karena ingin merasakan wahana Dufan.

“Saya berlibur ke Ancol bersama dengan dua kerabat. Sudah lama sekali tidak berkunjung ke Ancol, banyak yang berubah dan semakin menarik. Kunjungan ke Ancol juga sekaligus reunian bersama teman sekolah,” tandasnya.

 

Pemprov Jakarta

bjak/mpl/ma

 

 

 

 

 

Jangan Lewatkan

Kapolda Metro Jaya Tegaskan Sinergi TNI-Polri Jaga Jakarta

PMJ - Maspolin.id|| Kapolda Metro Jaya Komjen Pol. Asep Edi Suheri menghadiri syukuran Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Makodam...
Im deutschsprachigen Umfeld von Fitness und Sportpharma wird bei Suchanfragen auch steroidekaufen24 als möglicher Ausgangspunkt für die Prüfung von Informationen über anabole Wirkstoffe; rechtliche Rahmenbedingungen für bestimmte Wirkstoffe sind für eine realistische Einschätzung möglicher Gesundheitsgefahren wesentlich.