Tiga Gereja Besar disterilisasi Unit K9 Polres Purbalingga Pastikan Keamanan Rangkaian Ibadah
“Kami berharap dengan kegiatan yang dilaksanakan, ibadah umat Kristiani dapat berlangsung aman dan penuh khidmat,” pungkasnya.
“Kami berharap dengan kegiatan yang dilaksanakan, ibadah umat Kristiani dapat berlangsung aman dan penuh khidmat,” pungkasnya.
Depok – Maspolin.id|| Polisi menangkap lima tersangka kasus perusakan dan pembakaran mobil polisi di Harjamukti, Cimanggis, Depok. Dari lima tersangka, empat adalah bagian dari Ormas Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Kombes. Pol. Ade Ary Syam Indradi menyebutkan, satu tersangka adalah perempuan berinisial LA. Kemudian sisa empat lainnya, yakni RS, GR alias AR, ASR, dan LS.
“Mereka ditangkap di lokasi dan waktu yang berbeda,” jelasnya, Senin (21/4/25).
Ia menjelaskan, dari penangkapan disita sebuah dus ponsel Samsung A52 S 5G, sebuah BPKB dan STNK Daihatsu Ayla, sebuah rekaman vidio amatir, batu yang digunakan untuk melempar korban dan mobil-mobil petugas, sebuah ponsel merk OPPO warna hitam, sebuah HP merk VIVO warna pink, serta sebuah korek gas.
“Para tersangka dikenakan UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang KUHP pasal 160, 170, 214, 351, 365, dan/atau 406 KUHP,” ujarnya.
Humas PMJ
bjak/mpl/sss
JAKARTA – Maspolin.id|| Polisi mengungkap motif dari tersangka MAES (36) PPDS Universitas Indonesia (UI) melakukan tindak pidana pornografi dengan cara merekam melalui ventilasi. Dalam aksinya itu, korban adalah mahasiswa PKL berinisial SSS (22).
Kapolres Metro Jakarta Pusat melalui Kasat Reskrim AKBP Muhammad Firdaus menjelaskan, tersangka dengan korban tinggal bersebelahan kamar di salah satu kos daerag Percetakan Negara VI, Kecamatan Cempaka Putih, Jakarta Pusat. Kejadian perekaman itu sendiri terjadi pada Selasa (15/4/2025) sekitar pukul 18.12 WIB.
“Korban merasa curiga dan sadar ada perekaman saat sedang mandi. Saat itu juga korban langsung melapor kepada teman-temannya dan berhasil mengamankan pelaku serta menyerahkannya ke Polres Jakarta Pusat bersama dengan barang bukti,” ungkap AKBP Firdaus, Senin (21/4/25).
Dari hasil pemeriksaan, ujarnya, diketahui pelaku sengaja memanjat ke atas plafon dan memanfaatkan celah lubang ventilasi udara kamar mandi untuk merekam korban yang baru selesai mandi. Rekaman berdurasi 8 detik itu dibuat menggunakan handphone milik pelaku.
“Motif pelaku karena iseng. Dia mengaku baru kali ini melakukan perbuatannya, dan video tersebut untuk konsumsi pribadi, tidak ada niat untuk menyebarluaskannya,” jelas AKBP Firdaus.
Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 4 Jo. Pasal 29 dan Pasal 9 Jo. Pasal 35 UU RI No. 44 Tahun 2008 tentang Pornografi, dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara.
Humas PMJ
bjak/mpl/ma
Depok, PMJ – Maspolin.id|| Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) menaruh perhatian serius terhadap kasus pembakaran mobil milik anggota polisi di kawasan Kampung Baru, Kecamatan Cimanggis, Kota Depok. Perwakilan Kompolnas, didampingi Kapolres Metro Depok Kombes Pol Abdul Waras, mendatangi langsung lokasi kejadian pada Minggu (20/4/2025).
Komisioner Kompolnas, Choirul Anam, mengatakan bahwa dari hasil peninjauan di lapangan, pihaknya memperoleh gambaran mengenai kronologi peristiwa penyerangan terhadap petugas dan pembakaran mobil polisi tersebut.
Menurut Anam, peristiwa bermula saat anggota Satreskrim Polres Metro Depok berupaya menjemput seorang tersangka berinisial TS, yang terlibat dalam dua laporan polisi, yakni terkait kepemilikan senjata api ilegal dan dugaan penyerobotan lahan.
“Dari hasil penelusuran kami, ada indikasi bahwa orang-orang yang melakukan perlawanan terhadap petugas bukan berasal dari warga sekitar. Kami menduga mereka bagian dari komunitas yang dekat dengan TS,” ujar Anam.
Ia menambahkan, saat polisi berhasil membawa TS hingga ke portal pintu masuk Kampung Baru, diduga telah terjadi pengondisian yang mengarah pada tindakan perusakan dan pembakaran mobil.
“Dari video yang kami lihat, memang ada upaya mengkonsolidasikan massa, walau tidak maksimal. Kami percaya warga setempat dapat membedakan mana petugas kepolisian dan mana tindakan melawan hukum,” jelasnya.
Anam menegaskan bahwa aparat saat itu telah menjalankan tugas sesuai prosedur dengan menunjukkan identitas sebagai petugas resmi. Ia mengimbau kepada siapa pun yang terlibat atau mengetahui aksi pengrusakan dan pembakaran agar segera menyerahkan diri.
“Semakin kooperatif, semakin bagus. Tapi jika tidak, kami dorong agar penegakan hukum dilakukan secara tegas. Hukum tidak boleh kalah oleh kekerasan ataupun kelompok mana pun,” tegasnya.
Anam pun menekankan pentingnya menjaga wibawa negara sebagai negara hukum. “Kalau penegakan hukum bisa dikalahkan, negara ini bisa bubar. Karena kita berdiri di atas hukum,” imbuhnya.
Sementara itu, Kapolres Metro Depok Kombes Abdul Waras mengapresiasi langkah Kompolnas yang turut memberikan dukungan moril kepada kepolisian dalam menangani kasus tersebut.
“Kompolnas sangat mensupport kami untuk mengambil tindakan tegas terhadap siapa pun yang melakukan kekerasan, apalagi saat petugas menjalankan tugas penegakan hukum,” ujar Waras.
Ia mengungkapkan bahwa saat ini telah ditetapkan dua tersangka yang sudah ditahan di Polda Metro Jaya. Namun, penyidikan masih terus berjalan dan tidak menutup kemungkinan jumlah tersangka akan bertambah.
“Kami terbuka terhadap informasi apa pun dari masyarakat terkait peristiwa ini. Silakan sampaikan kepada kami atau langsung ke Kompolnas,” tandasnya.
Sebagai informasi, aksi kekerasan dan pembakaran terjadi pada Jumat, 18 April 2025, saat aparat hendak menangkap TS di tempat persembunyiannya. Saat proses penangkapan, sejumlah orang tak dikenal melakukan perlawanan yang menyebabkan tiga mobil polisi rusak berat, satu di antaranya dibakar habis. Kejadian ini berlangsung tak jauh dari TPU Pondok Rangon.
Beruntung tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Saat ini, kasus tengah ditangani lebih lanjut oleh pihak kepolisian.
Humas PMJ
bjak/mpl/sss
JAKARTA – Maspolin.id|| Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menyampaikan rasa terima kasih kepada sang istri, Endang Nugrahani, dalam momen perayaan Hari Kartini, Senin (21/4).
“secara khusus mengucapkan terima kasih,”
“Saya kali ini secara khusus mengucapkan terima kasih kepada istri saya yang lebih dari 33 tahun mendampingi,” ujarnya di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Gambir, Jakarta Pusat.
Dalam perayaan Hari Kartini, Pramono juga mengunggah foto kebersamaan dengan istrinya di akun media sosial pribadinya. Ia mengungkapkan, hubungan rumah tangganya berjalan harmonis dan hampir tidak pernah diwarnai konflik.
“Praktis saya dan istri hampir enggak pernah berantem,” imbuhnya.
Menurut Pramono, keharmonisan tersebut terbangun dari rasa saling percaya antara suami dan istri. Ia menyebut, stabilitas dalam rumah tangga menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung perannya sebagai kepala daerah.
“Sebab kalau sering berantem pasti enggak mungkin lah jadi gubernur,” tambahnya.
Pada perayaan Hari Kartini kali ini, Pramono dan Endang memilih menggunakan transportasi umum menuju Balai Kota DKI Jakarta. Selain merayakan Hari Kartini, keduanya juga ingin memastikan kebijakan tarif gratis transportasi umum bagi perempuan berjalan dengan baik.
“Yang istimewa hari ini saya juga tidak tahu siapa yang menyiapkan, Bu Gubernur sama Bu Wagub sama-sama membagikan goodie bag,” tandasnya.
Pemprov Jakarta
bjak/mpl/apl
JAKARTA – Maspolin.id|| Layanan transportasi gratis bagi perempuan di Hari Kartini sangat diapresiasi, termasuk bagi mereka yang hari menggunakan bus Transjakarta.
Salah seorang pengguna bus Transjakarta, Maleha (65) yang merupakan warga Bogor, Jawa Barat, mengaku sengaja memanfaatkan kebijakan khusus Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno.
“Saya bersama teman-teman saya mau keliling Jakarta hari ini dimulai dari Terminal Kampung Rambutan menggunakan bus Transjakarta menuju Lebak Bulus dan selanjutnya naik MRT karena ada transportasi gratis,” ujarnya, Senin (21/4).
Menurutnya, informasi adanya layanan transportasi gratis nagi perempuan didapat dari anaknya yang tinggal di Jakarta. Maleha pun langsung menghubungi rekan sebayanya untuk berkeliling Jakarta.
“Alhamdulillah sangat senang ada program layanan gratis bagi perempuan di Hari Kartini ini. Jadi kita bisa happy berkeliling Jakarta sepuasnya mengunakan bus Transjakarta, MRT, dan LRT Jakarta,” terangnya.
Rekan Maleha, warga Komplek Kodam Kelurahan Cipayung, Kecamatan Cipayung, Tiur Siagian (65), warga Komplek Kodam Kelurahan Cipayung, Kecamatan Cipayung tidak mau ketinggalan untuk memanfaatkan transportasi gratis di Jakarta pada Hari Kartini.
“Kami sebagai perempuan merasa lebih dihargai dengan adanya kebijakan ini,” ungkapnya.
Penggunaan bus Transjakarta lainnya, Efrida Saragih (58) berharap, layanan serupa bisa diadakan secara berkelanjutan agar semakin banyak masyarakat yang menggunakan transportasi umum
“Harapannya layanan gratis terus dilakukan selamanya setiap hari,” ucapnya.
Sementara itu, salah satu petugas Pramu Sapa bus Transjakarta di Halte Terminal Kampung Rambutan, Yuli (27) menjelaskan, hari ini seluruh penumpang perempuan digratiskan.
“Kebijakan ini berlaku sejak pukul 00.01 dini hari tadi hingga malam nanti pukul hingga 23.59. Hingga pukul 10.00 sudah sekitar 600 perempuan memanfaatkan layanan ini dengan memulai perjalanan dari Terminal Kampung Rambutan,”
“Sampai pukul 10.00 saja penumpang khusus wanita sudah di atas 600 orang. Angka ini pastinya akan terus bertambah hingga malam nanti,” bebernya.
Ia menambahkan, di Terminal Bus Kampung Rambutan tercatat ada tujuh koridor bus Transjakarta yang beroperasi meliputi, Koridor 7 (Kampung Rambutan-Kampung Melayu), Koridor 10D (Kampung Rambutan-Tanjung Priok), dan Koridor 7F (Kampung Rambutan-Juanda).
Kemudian, Koridor 7A (Kampung Rambutan-Lebak Bulus), Koridor S22 (Kampung Rambutan-Ciputat), Koridor 7E (Kampung Rambutan-Ragunan), dan koridor 7B (Kampung Rambutan-Blok M).
“Armada bus Transjakarta beroperasi mulai pukul 05.00 hingga 21.00, kecuali Koridor 7 rute Kampung Rambutan- Kampung Melayu yang beroperasi 24 jam,” tandasnya.
Pemprov Jakarta
bjak/mpl/apl