Tiga Gereja Besar disterilisasi Unit K9 Polres Purbalingga Pastikan Keamanan Rangkaian Ibadah

Purbalingga, JAWA TENGAH – Maspolin.id|| Unit Satwa (K9) Satsamapta Polres Purbalingga  melakukan sterilisasi di tiga gereja besar di Kabupaten Purbalingga menjelang rangkaian kegiatan ibadah umat Kristiani, Kamis (17/4/2025) sore.
Sterilisasi dilakukan tiga gereja prioritas yaitu Gereja Kristen Indonesia (GKI), Gereja Kristen Jawa (GKJ) dan Gereja Katolik Santo Agustinus. Kegiatan bertujuan untuk memastikan keamanan dan kenyamanan jemaat saat beribadah.
Kasi Humas Polres Purbalingga, AKP Setyo Hadi mengatakan sterilisasi dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi gangguan keamanan. Khususnya menjelang kegiatan ibadah umat Kristiani yang dilaksanakan mulai Kamis sampai Minggu.
“Kami ingin memastikan bahwa umat Kristiani dapat beribadah dengan tenang dan aman. Oleh karena itu, dilakukan sterilisasi untuk menjamin keamanan tempat ibadah,” ujarnya, Jumat (18/4/2025).
Disampaikan bahwa sterilisasi dilakukan dengan pemeriksaan menyeluruh di dalam dan luar gereja serta lingkungannya. Sterilisasi menggunakan anjing pelacak untuk mendeteksi benda mencurigakan yang berpotensi membahayakan keamanan jemaat.
“Hasil sterilisasi tidak ditemukan benda-benda berbahaya yang dapat mengganggu ibadah. Situasi aman kemudian diserahkan kepada petugas kepolisian yang melaksanakan pengamanan,” jelasnya.
Kasi Humas menambahkan tidak hanya sterilisasi, Polres Purbalingga juga meningkatkan pengamanan ibadah umat Kristiani dengan menempatkan personel untuk melaksanakan pengamanan di gereja.

“Kami berharap dengan kegiatan yang dilaksanakan, ibadah umat Kristiani dapat berlangsung aman dan penuh khidmat,” pungkasnya.

Humas Polda Jateng
bjateng/mpl/ag

Polres Magelang Kota Amankan Kirab Salib Pekan Suci Paskah

Kota Magelang – Maspolin.id|| Polres Magelang Kota melaksanakan pengamanan kegiatan Pekan Suci Paskah Kirab Salib yang diselenggarakan Gereja Katolik Santo Ignatius yang dimulai dari halaman Museum Mosvia. Kegiatan keagamaan yang sakral ini dihadiri oleh Walikota Magelang dan Forkopimda Kota Magelang, FKUB  berlangsung dengan aman serta kondusif, berkat kerja sama solid antara aparat kepolisian dan Stakeholder lainnya, beberapa anggota Ormas serta panitia acara. Jumat (18/4/2025).
Pengamanan dipimpin Kabagops Kompol Rinto Sutopo dengan menerjunkan 46 personel dari berbagai fungsi untuk memberi rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang melaksanakan ibadah.
Dalam kegiatan tersebut, hadir Kompol Suyanta, S.H., selaku Kasat Resnarkoba Polres Magelang Kota, yang mewakili Kapolres Magelang Kota AKBP Anita Indah Setyaningrum. Dalam sambutannya mengatakan kegiatan Paskah bukan hanya merupakan momen keagamaan yang suci bagi umat Katolik tetapi juga menjadi simbol harapan pengorbanan dan kebangkitan nilai-nilai inilah yang sesungguhnya dapat kita jadikan inspirasi dalam membangun kehidupan masyarakat yang damai harmonis dan penuh toleransi. Kota Magelang adalah kota yang kaya akan keberagaman kita hidup berdampingan dalam kebhinekaan suku, agama, budaya dan tradisi. melalui momen Paskah ini kita diingatkan kembali bahwa perbedaan bukanlah penghalang melainkan kekuatan yang menyatukan kita sebagai satu bangsa yaitu satu Indonesia.
Selaku Kapolres Magelang Kota, AKBP Anita menyampaikan aspresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh elemen masyarakat yang telah bersama-sama menjaga situasi kamtibmas yang kondusif di wilayah hukum Polres Magelang kota. Toleransi yang kita bangun bersama ini menjadi contoh nyata bahwa dengan saling menghargai maka kedamaian akan selalu terwujud. Mari kita jadikan perayaan Paskah ini sebagai momentum untuk memperkuat semangat kebersamaan mempererat persaudaraan serta memperteguh komitmen kita dalam menjaga persatuan dan kesatuan di kota Magelang
“Kami sangat mengapresiasi pelaksanaan Kirab Salib ini. Semoga kegiatan seperti ini dapat semakin mempererat rasa saling menghormati antar umat beragama di Kota Magelang,” ungkap Kapolres melalui Kompol Suyanta.
Beberapa pesan kamtibmas juga disampaikan diantaranya mengajak untuk memperkokoh toleransi dalam keberagaman yaitu mendijadikan Paskah sebagai momen memperkuat rasa saling menghargai dan menghormati antar umat beragama. Kedua jaga keamanan dan kedamaian bersama yaitu Polri tidak bisa bekerja maksimal tanpa dukungan dari masyarakat untuk menciptakan situasi yang kondusif. Dan yang ketiga Polri siap melayani tanpa membedakan yaitu kami Polres Magelang Kota berkomitmen melayani seluruh warga masyarakat atau golongan kami hadir untuk masyarakat Kota Magelang.
Prosesi kirab yang diikuti oleh umat Kristiani tersebut mendapat pengawalan dari personel gabungan Polres Magelang Kota dari Museum Mosvia hingga Gereja Katolik Santo Ignatuis. Pengamanan dilakukan secara menyeluruh di sepanjang rute kirab, guna memastikan kelancaran arus lalu lintas serta keamanan peserta dan masyarakat.
Hingga seluruh rangkaian kegiatan kirab selesai, tidak ditemukan adanya gangguan keamanan. Kegiatan berlangsung tertib dan penuh rasa khidmat, mencerminkan kuatnya semangat kebersamaan dan toleransi antarumat beragama di Kota Sejuta Bunga ini.
Humas Polda Jateng
bjateng/mpl/ag

Kasus Pengeroyokan dan Pembakaran Mobil di Depok Polisi Tetapkan 5 Orang Tersangka

Depok – Maspolin.id|| Polisi menangkap lima tersangka kasus perusakan dan pembakaran mobil polisi di Harjamukti, Cimanggis, Depok. Dari lima tersangka, empat adalah bagian dari Ormas Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Kombes. Pol. Ade Ary Syam Indradi menyebutkan, satu tersangka adalah perempuan berinisial LA. Kemudian sisa empat lainnya, yakni RS, GR alias AR, ASR, dan LS.

“Mereka ditangkap di lokasi dan waktu yang berbeda,” jelasnya, Senin (21/4/25).

Ia menjelaskan, dari penangkapan disita sebuah dus ponsel Samsung A52 S 5G, sebuah BPKB dan STNK Daihatsu Ayla, sebuah rekaman vidio amatir, batu yang digunakan untuk melempar korban dan mobil-mobil petugas, sebuah ponsel merk OPPO warna hitam, sebuah HP merk VIVO warna pink, serta sebuah korek gas.

“Para tersangka dikenakan UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang KUHP pasal 160, 170, 214, 351, 365, dan/atau 406 KUHP,” ujarnya.

 

Humas PMJ

bjak/mpl/sss

Dokter Cabul Perekam Mahasiswi Saat Mandi diungkap Motifnya Oleh Polisi

JAKARTA – Maspolin.id|| Polisi mengungkap motif dari tersangka MAES (36) PPDS Universitas Indonesia (UI) melakukan tindak pidana pornografi dengan cara merekam melalui ventilasi. Dalam aksinya itu, korban adalah mahasiswa PKL berinisial SSS (22).

Kapolres Metro Jakarta Pusat melalui Kasat Reskrim AKBP Muhammad Firdaus menjelaskan, tersangka dengan korban tinggal bersebelahan kamar di salah satu kos daerag Percetakan Negara VI, Kecamatan Cempaka Putih, Jakarta Pusat. Kejadian perekaman itu sendiri terjadi pada Selasa (15/4/2025) sekitar pukul 18.12 WIB.

“Korban merasa curiga dan sadar ada perekaman saat sedang mandi. Saat itu juga korban langsung melapor kepada teman-temannya dan berhasil mengamankan pelaku serta menyerahkannya ke Polres Jakarta Pusat bersama dengan barang bukti,” ungkap AKBP Firdaus, Senin (21/4/25).

Dari hasil pemeriksaan, ujarnya, diketahui pelaku sengaja memanjat ke atas plafon dan memanfaatkan celah lubang ventilasi udara kamar mandi untuk merekam korban yang baru selesai mandi. Rekaman berdurasi 8 detik itu dibuat menggunakan handphone milik pelaku.

“Motif pelaku karena iseng. Dia mengaku baru kali ini melakukan perbuatannya, dan video tersebut untuk konsumsi pribadi, tidak ada niat untuk menyebarluaskannya,” jelas AKBP Firdaus.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 4 Jo. Pasal 29 dan Pasal 9 Jo. Pasal 35 UU RI No. 44 Tahun 2008 tentang Pornografi, dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara.

 

Humas PMJ

bjak/mpl/ma

Kompolnas Tinjau TKP Pembakaran Mobil Polisi di Depok, Soroti Serius Penagakan Hukum

Depok, PMJ – Maspolin.id|| Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) menaruh perhatian serius terhadap kasus pembakaran mobil milik anggota polisi di kawasan Kampung Baru, Kecamatan Cimanggis, Kota Depok. Perwakilan Kompolnas, didampingi Kapolres Metro Depok Kombes Pol Abdul Waras, mendatangi langsung lokasi kejadian pada Minggu (20/4/2025).

Komisioner Kompolnas, Choirul Anam, mengatakan bahwa dari hasil peninjauan di lapangan, pihaknya memperoleh gambaran mengenai kronologi peristiwa penyerangan terhadap petugas dan pembakaran mobil polisi tersebut.

Menurut Anam, peristiwa bermula saat anggota Satreskrim Polres Metro Depok berupaya menjemput seorang tersangka berinisial TS, yang terlibat dalam dua laporan polisi, yakni terkait kepemilikan senjata api ilegal dan dugaan penyerobotan lahan.

“Dari hasil penelusuran kami, ada indikasi bahwa orang-orang yang melakukan perlawanan terhadap petugas bukan berasal dari warga sekitar. Kami menduga mereka bagian dari komunitas yang dekat dengan TS,” ujar Anam.

Ia menambahkan, saat polisi berhasil membawa TS hingga ke portal pintu masuk Kampung Baru, diduga telah terjadi pengondisian yang mengarah pada tindakan perusakan dan pembakaran mobil.

“Dari video yang kami lihat, memang ada upaya mengkonsolidasikan massa, walau tidak maksimal. Kami percaya warga setempat dapat membedakan mana petugas kepolisian dan mana tindakan melawan hukum,” jelasnya.

Anam menegaskan bahwa aparat saat itu telah menjalankan tugas sesuai prosedur dengan menunjukkan identitas sebagai petugas resmi. Ia mengimbau kepada siapa pun yang terlibat atau mengetahui aksi pengrusakan dan pembakaran agar segera menyerahkan diri.

“Semakin kooperatif, semakin bagus. Tapi jika tidak, kami dorong agar penegakan hukum dilakukan secara tegas. Hukum tidak boleh kalah oleh kekerasan ataupun kelompok mana pun,” tegasnya.

Anam pun menekankan pentingnya menjaga wibawa negara sebagai negara hukum. “Kalau penegakan hukum bisa dikalahkan, negara ini bisa bubar. Karena kita berdiri di atas hukum,” imbuhnya.

Sementara itu, Kapolres Metro Depok Kombes Abdul Waras mengapresiasi langkah Kompolnas yang turut memberikan dukungan moril kepada kepolisian dalam menangani kasus tersebut.

“Kompolnas sangat mensupport kami untuk mengambil tindakan tegas terhadap siapa pun yang melakukan kekerasan, apalagi saat petugas menjalankan tugas penegakan hukum,” ujar Waras.

Ia mengungkapkan bahwa saat ini telah ditetapkan dua tersangka yang sudah ditahan di Polda Metro Jaya. Namun, penyidikan masih terus berjalan dan tidak menutup kemungkinan jumlah tersangka akan bertambah.

“Kami terbuka terhadap informasi apa pun dari masyarakat terkait peristiwa ini. Silakan sampaikan kepada kami atau langsung ke Kompolnas,” tandasnya.

Sebagai informasi, aksi kekerasan dan pembakaran terjadi pada Jumat, 18 April 2025, saat aparat hendak menangkap TS di tempat persembunyiannya. Saat proses penangkapan, sejumlah orang tak dikenal melakukan perlawanan yang menyebabkan tiga mobil polisi rusak berat, satu di antaranya dibakar habis. Kejadian ini berlangsung tak jauh dari TPU Pondok Rangon.

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Saat ini, kasus tengah ditangani lebih lanjut oleh pihak kepolisian.

 

Humas PMJ

bjak/mpl/sss

Gubernur Pramono Ucapkan Terima Kasih kepada Istri

JAKARTA – Maspolin.id|| Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menyampaikan rasa terima kasih kepada sang istri, Endang Nugrahani, dalam momen perayaan Hari Kartini, Senin (21/4).

“secara khusus mengucapkan terima kasih,”

“Saya kali ini secara khusus mengucapkan terima kasih kepada istri saya yang lebih dari 33 tahun mendampingi,” ujarnya di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Gambir, Jakarta Pusat.

Dalam perayaan Hari Kartini, Pramono juga mengunggah foto kebersamaan dengan istrinya di akun media sosial pribadinya. Ia mengungkapkan, hubungan rumah tangganya berjalan harmonis dan hampir tidak pernah diwarnai konflik.

“Praktis saya dan istri hampir enggak pernah berantem,” imbuhnya.

Menurut Pramono, keharmonisan tersebut terbangun dari rasa saling percaya antara suami dan istri. Ia menyebut, stabilitas dalam rumah tangga menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung perannya sebagai kepala daerah.

“Sebab kalau sering berantem pasti enggak mungkin lah jadi gubernur,” tambahnya.

Pada perayaan Hari Kartini kali ini, Pramono dan Endang memilih menggunakan transportasi umum menuju Balai Kota DKI Jakarta. Selain merayakan Hari Kartini, keduanya juga ingin memastikan kebijakan tarif gratis transportasi umum bagi perempuan berjalan dengan baik.

“Yang istimewa hari ini saya juga tidak tahu siapa yang menyiapkan, Bu Gubernur sama Bu Wagub sama-sama membagikan goodie bag,” tandasnya.

 

Pemprov Jakarta

bjak/mpl/apl

Layanan Gratis Transjakarta di Hari Kartini

JAKARTA – Maspolin.id|| Layanan transportasi gratis bagi perempuan di Hari Kartini sangat diapresiasi, termasuk bagi mereka yang hari menggunakan bus Transjakarta.

Salah seorang pengguna bus Transjakarta, Maleha (65) yang merupakan warga Bogor, Jawa Barat, mengaku sengaja memanfaatkan kebijakan khusus Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno.

“Saya bersama teman-teman saya mau keliling Jakarta hari ini dimulai dari Terminal Kampung Rambutan menggunakan bus Transjakarta menuju Lebak Bulus dan selanjutnya naik MRT karena ada transportasi gratis,” ujarnya, Senin (21/4).

Menurutnya, informasi adanya layanan transportasi gratis nagi perempuan didapat dari anaknya yang tinggal di Jakarta. Maleha pun langsung menghubungi rekan sebayanya untuk berkeliling Jakarta.

“Alhamdulillah sangat senang ada program layanan gratis bagi perempuan di Hari Kartini ini. Jadi kita bisa happy berkeliling Jakarta sepuasnya mengunakan bus Transjakarta, MRT, dan LRT Jakarta,” terangnya.

Rekan Maleha, warga Komplek Kodam Kelurahan Cipayung, Kecamatan Cipayung, Tiur Siagian (65), warga Komplek Kodam Kelurahan Cipayung, Kecamatan Cipayung tidak mau ketinggalan untuk memanfaatkan transportasi gratis di Jakarta pada Hari Kartini.

“Kami sebagai perempuan merasa lebih dihargai dengan adanya kebijakan ini,” ungkapnya.

Penggunaan bus Transjakarta lainnya, Efrida Saragih (58) berharap, layanan serupa bisa diadakan secara berkelanjutan agar semakin banyak masyarakat yang menggunakan transportasi umum

“Harapannya layanan gratis terus dilakukan selamanya setiap hari,” ucapnya.

Sementara itu, salah satu petugas Pramu Sapa bus Transjakarta di Halte Terminal Kampung Rambutan, Yuli (27) menjelaskan, hari ini seluruh penumpang perempuan digratiskan.

“Kebijakan ini berlaku sejak pukul 00.01 dini hari tadi hingga malam nanti pukul hingga 23.59. Hingga pukul 10.00 sudah sekitar 600 perempuan memanfaatkan layanan ini dengan memulai perjalanan dari Terminal Kampung Rambutan,”

“Sampai pukul 10.00 saja penumpang khusus wanita sudah di atas 600 orang. Angka ini pastinya akan terus bertambah hingga malam nanti,” bebernya.

Ia menambahkan, di Terminal Bus Kampung Rambutan tercatat ada tujuh koridor bus Transjakarta yang beroperasi meliputi, Koridor 7 (Kampung Rambutan-Kampung Melayu), Koridor 10D (Kampung Rambutan-Tanjung Priok), dan Koridor 7F (Kampung Rambutan-Juanda).

Kemudian, Koridor 7A (Kampung Rambutan-Lebak Bulus), Koridor S22 (Kampung Rambutan-Ciputat), Koridor 7E (Kampung Rambutan-Ragunan), dan koridor 7B (Kampung Rambutan-Blok M).

“Armada bus Transjakarta beroperasi mulai pukul 05.00 hingga 21.00, kecuali Koridor 7 rute Kampung Rambutan- Kampung Melayu yang beroperasi 24 jam,” tandasnya.

 

Pemprov Jakarta

bjak/mpl/apl

Ribuan Butir Obat Terlarang dan Tanpa Ijin Diamankan Satres Narkoba Polres Subang

Subang, JAWA BARAT – Maspolin.id|| Satuan Reserse Narkoba Polres Subang berhasil mengungkap kasus peredaran sediaan farmasi tanpa izin edar, pada Sabtu (19/4/2025) malam. Seorang pria berinisial OW (23) warga Langsa, Aceh, diamankan petugas saat membawa ratusan blister obat terlarang jenis Tramadol di kawasan Pamanukan, Kabupaten Subang.

Dari hasil penggeledahan lanjutan di tempat tinggal tersangka, petugas menemukan ribuan butir obat keras seperti Tramadol, Hexymer, Double Y, dan Trihexyphenidil yang dikemas dalam berbagai bentuk dan siap edar. Total barang bukti yang diamankan mencapai 7.915 butir.

Kasat Res Narkoba Polres Subang, AKP Udiyanto, S.H., M.H., menyampaikan bahwa tersangka mengaku memperoleh obat-obatan tersebut dari seseorang berinisial AK yang saat ini berstatus DPO. Pelaku beserta barang bukti telah diamankan di Mapolres Subang untuk proses hukum lebih lanjut.

Kasus ini akan diproses sesuai Pasal 435 Jo Pasal 436 UU RI No. 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan. Polres Subang juga akan terus mendalami jaringan pengedar untuk mengungkap pelaku lainnya.

 

Humas Polda Jatim

bjabar/mpl/he

Aiptu Hendra Gunawan Lakukan Klarifikasi dan Permohonan Maaf Terkait Video Viral Menghina Seniman

Subang, JAWA BARAT – Maspolin.id|| Beredarnya sebuah video viral di media sosial yang menampilkan Aiptu Hendra Gunawan, anggota Polsek Kalijati, tengah melontarkan pernyataan bernada merendahkan terhadap seniman, mendapat respons cepat dari Polres Subang. Dalam video yang diunggah di kanal YouTube Rusdy Oyag Percussion tersebut, Aiptu Hendra terdengar mengatakan, “orang seni itu murahan, tidak akan ada yang kaya, dan selalu sengsara.” Ucapan itu memicu kekecewaan di kalangan seniman dan masyarakat Kabupaten Subang.

Menyikapi hal tersebut, Polres Subang melalui jajaran Humas dan Satuan Pengawas Profesi dan Pengamanan (Sie Propam) segera menggelar pertemuan klarifikasi pada Sabtu, 19 April 2025, pukul 17.00 WIB. Pertemuan tersebut dihadiri oleh pejabat utama Polres Subang, termasuk Kasat Intelkam, Kapolsek Kalijati, Kasi Humas, Kasi Propam, serta perwakilan seniman Subang, Joni Januar atau yang dikenal sebagai Raka AB.

Dalam kesempatan itu, Aiptu Hendra Gunawan menyampaikan permohonan maaf secara terbuka. Ia menegaskan bahwa ucapannya tidak bermaksud merendahkan profesi seniman, “Saya memohon maaf sebesar-besarnya kepada seluruh seniman dan masyarakat. Saya tidak ada niat untuk menghina, dan saya sangat menghormati peran seniman dalam membangun budaya bangsa,” ujarnya.

Polres Subang juga memastikan bahwa Aiptu Hendra telah menjalani pemeriksaan menyeluruh oleh Sie Propam, termasuk tes urine yang membuktikan bahwa dirinya negatif dari zat narkotika. Sebagai langkah penanganan lebih lanjut, Aiptu Hendra Gunawan sementara ditempatkan dalam status penempatan khusus (patsus) di ruang Sie Propam Polres Subang.

Sebagai bentuk transparansi, permohonan maaf resmi Aiptu Hendra telah direkam dan disebarluaskan melalui kanal Humas Polres Subang, baik di media sosial maupun media arus utama. Langkah ini mendapat apresiasi dari pegiat seni Subang, yang mengakui respons cepat dan profesional Polres Subang dalam menangani kasus ini.

Polres Subang menegaskan komitmennya untuk menjaga hubungan harmonis dengan seluruh elemen masyarakat, termasuk komunitas seni, serta menjunjung tinggi etika dan profesionalisme dalam setiap tugas kepolisian. “Kami akan terus memperkuat sinergi dengan para seniman dan seluruh lapisan masyarakat demi kemajuan budaya dan keamanan di Kabupaten Subang,” tegas pernyataan resmi Polres Subang.

Dengan adanya klarifikasi ini, diharapkan suasana kondusif dapat kembali tercipta, dan insiden serupa tidak terulang di masa mendatang.

 

Humas Polda Jabar

bjabar/mpl/he

Lanud Husein Sastranegara Gelar kontes Patok Domba dan Kambing untuk Jaga Kearifan Lokal

BANDUNG – Maspolin.id|| Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-79 TNI Angkatan Udara, Lanud Husein Sastranegara menggelar kontes pesta patok domba dan kambing yang berlangsung meriah di lapangan olahraga Lanud Husein Sastranegara, Minggu (20/4/2025).

Hadir pada kontes Patok kambing dan domba Kepala Bidang Peternakandan Kesehatan Hewan DKPP Kota Bandung, Wilsandi Saefuloh, M.M., Para Kepala Dinas serta keluarga besar Lanud Husein Sastranegara.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga bertujuan mengangkat nilai-nilai kearifan lokal serta meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kualitas dan kesehatan hewan ternak, khususnya domba dan kambing.

Komandan Lanud Husein Sastranegara, Kolonel Pnb Alfian, S.E., M.Han., dalam sambutannya menyampaikan bahwa kejuaraan ini merupakan bentuk sinergi antara TNI AU melalui Lanud Husein Sastranegara dan masyarakat sekitar dalam melestarikan budaya lokal serta memperkuat ketahanan pangan berbasis ternak.

“Kegiatan ini menjadi wujud nyata kepedulian TNI AU khususnya Lanud Husein Sastranegara terhadap kearifan lokal, sekaligus mendorong peternak untuk lebih memperhatikan kualitas dan kesehatan hewan ternaknya,” ujar Danlanud.

Kontes ini diikuti oleh lebih dari 60 peserta dari berbagai daerah di Kota Bandung maupun dari luar kota. Penilaian hewan didasarkan pada kategori kesehatan, keindahan fisik, keselarasan pola, dan bobot. Selain itu, edukasi mengenai perawatan dan pencegahan penyakit ternak juga diberikan kepada para peserta dan pengunjung. Tim juri berasal dari HPDKI Kota Bandung.

Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari masyarakat. Diharapkan kegiatan ini bisa menjadi agenda rutin yang dapat memperkuat hubungan antara Lanud Husein Sastranegara dan masyarakat, sekaligus mendukung kesejahteraan para peternak lokal.

 

‎(Kapen Lanud Husein Sastranegara/Sus/TNI-AU)

bjabar/mpl/he

 

 

 

 

 

Jangan Lewatkan

OnlyFans Free No Sign Up: What to Know

What Is OnlyFans and Why Users Search for “Free No Sign Up”Legal and Ethical ConsiderationsCommon Myths About Accessing Content Without an AccountLegitimate Ways to...
Im deutschsprachigen Umfeld von Fitness und Sportpharma wird bei Suchanfragen auch steroidekaufen24 als möglicher Ausgangspunkt für die Prüfung von Informationen über anabole Wirkstoffe; rechtliche Rahmenbedingungen für bestimmte Wirkstoffe sind für eine realistische Einschätzung möglicher Gesundheitsgefahren wesentlich.