Tim Terpadu Bongkar Narkoba Jenis Baru Bentuk Vape

JAKARTA – Maspolin.id|| Dalam operasi terpadu yang melibatkan Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Pusat dan Bea Cukai, aparat berhasil mengungkap praktik pembuatan dan peredaran narkotika jenis baru yang disamarkan dalam bentuk vape. Pengungkapan ini berawal dari informasi masyarakat mengenai transaksi jual-beli liquid vape yang diduga mengandung zat berbahaya, sehingga menandai tren baru penyalahgunaan narkotika, terutama di kalangan generasi muda.

Berdasarkan hasil penyelidikan mendalam, Polisi mengamankan seorang perempuan berinisial SR (30) di sebuah apartemen di kawasan Season City, Jakarta Barat, pada Jumat (21/03/2025) pukul 16.00 WIB. SR diduga berada di bawah kendali seorang pria berinisial C (40) yang saat ini berstatus DPO. Menurut keterangan, SR menerima perintah untuk memesan paket dari luar negeri, yang berisi bahan baku serta peralatan laboratorium untuk memproduksi liquid vape yang telah dicampur dengan narkotika.

Selain itu, dua tersangka lain, yakni SG (30) yang berperan sebagai peracik dan W (30) sebagai pengedar, juga diamankan. Barang bukti yang berhasil disita antara lain 46 kotak yang berisi 138 cartridge vape cair, beberapa botol cartridge dan liquid, peralatan laboratorium, serta telepon genggam yang digunakan untuk komunikasi transaksi. Hasil uji laboratorium mengungkap bahwa kandungan narkotika dalam liquid tersebut adalah 5-Fluoro ADB, yang termasuk dalam Narkotika Golongan I sesuai Permenkes No. 30 Tahun 2023. Di pasaran, harga satu cartridge vape narkotika dipatok mencapai Rp3,5 juta.

Barang bukti yang berhasil diamankan oleh pihak kepolisian, antara lain:
– 46 kotak berisi 138 cartridge vape cair yang telah dicampur zat kimia.
– Satu plastik putih bertuliskan “thank you” berisi 2 botol cartridge rokok elektrik.
– Satu rokok elektrik berwarna biru muda.
– 4 plastik berisi 22 cartridge yang sudah bercampur bahan kimia dan narkotika.
– Berbagai alat laboratorium seperti alat suntik, pipet, gelas takar, serta botol kimia dan botol liquid dengan aneka rasa.
– Satu unit telepon genggam yang diduga digunakan untuk berkomunikasi dalam transaksi.

Semua barang bukti tersebut mendukung temuan bahwa liquid vape tersebut mengandung narkotika jenis 5-Fluoro ADB, sesuai dengan hasil uji laboratorium.

Kasat Resnarkoba Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Roby Heri Saputra, menegaskan pentingnya kolaborasi antara aparat penegak hukum dan partisipasi masyarakat dalam mengantisipasi tren penyalahgunaan narkotika. “Penting bagi masyarakat untuk selalu waspada dan segera melaporkan setiap aktivitas yang mencurigakan, terutama yang melibatkan produk-produk baru seperti vape,” ujarnya di Polres Metro Jakarta Pusat. Rabu, (26/03/2025).

Kepala Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai (KPU BC) Tipe C Soekarno Hatta, Gatot Sugeng Wibowo, menambahkan “Berkat kerja sama yang luar biasa, kami berhasil mengungkap kasus ini dengan sinergi yang konsisten. Selain itu, karena barang yang kami tangani termasuk kategori kena cukai tergantung pada cairan yang mengandung essence tembakau, kami akan terus menggalakan pengawasan. Jika terbukti mengandung hasil tembakau, maka barang tersebut harus dilengkapi dengan regulasi yang sesuai. Kami siap melaksanakan gerakan lanjutan bersama pihak terkait demi penertiban pasar barang kena cukai,” ujarnya di lokasi yang sama.

Para tersangka dijerat dengan Undang-Undang RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, meliputi: Pasal 113: Mengatur pembuatan, impor, ekspor, dan penyaluran Narkotika Golongan I, Pasal 129: Mengatur kepemilikan, penyimpanan, dan penyediaan prekursor narkotika, dan Pasal 114 ayat (2): Mengatur transaksi jual-beli narkotika.

Ancaman pidana bagi para tersangka mencakup hukuman penjara antara 5 hingga 15 tahun dengan denda yang sangat besar, serta kemungkinan hukuman seumur hidup atau pidana mati apabila berat narkotika yang terlibat melebihi batas tertentu.

 

Humas PMJ

bjak/mpl/apl

Hampir 1 Juta Kendaraan Tinggalkan Jakarta, One Way Diterapkan

JAKARTA – Maspolin.id|| Volume kendaraan yang meninggalkan Jakarta dalam arus mudik Lebaran 2025 terus meningkat signifikan. Hingga H-5 Idul Fitri, tercatat sebanyak 955.923 kendaraan telah keluar dari Jakarta melalui empat gerbang tol utama.

Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho mengungkapkan bahwa berdasarkan data dari Jasa Marga, terjadi lonjakan lalu lintas hingga 13 persen dibandingkan kondisi normal.

“Berdasarkan data yang diterima dari Jasa Marga, realisasi volume lalu lintas kumulatif keluar Jakarta periode H-10 hingga H-5 Idul Fitri 2025 mencapai 955.923 kendaraan,” ujar Irjen Agus dalam keterangannya kepada wartawan, Kamis (27/3/2025).

Arus Kendaraan di Tol, Trans Jawa Paling Padat

Lonjakan arus mudik tercatat dari empat gerbang tol utama, yaitu GT Cikupa (Merak), GT Ciawi (Puncak), GT Cikampek Utama (Trans Jawa), dan GT Kalihurip Utama (Bandung). Dari keempatnya, jalur menuju Trans Jawa melalui GT Cikampek Utama mengalami lonjakan tertinggi, mencapai 72,1 persen dibanding lalu lintas normal.

Berikut rincian volume kendaraan yang meninggalkan Jakarta:

– Trans Jawa (GT Cikampek Utama): 282.994 kendaraan (+72,1%)

– Arah Merak (GT Cikupa): 284.373 kendaraan

– Arah Bandung (GT Kalihurip Utama): 186.768 kendaraan

– Arah Puncak (GT Ciawi): 201.788 kendaraan

Dengan lonjakan ini, kepadatan di ruas tol utama semakin terasa, terutama di jalur menuju Trans Jawa dan Bandung.

Rekayasa Lalu Lintas: One Way Lokal Diberlakukan

Pada H-4 Lebaran, kepadatan lalu lintas di Tol Jakarta-Cikampek meningkat tajam. Menyikapi hal ini, Korlantas Polri memberlakukan sistem one way lokal untuk mengurai antrean kendaraan.

“Karena peningkatan arus cukup tinggi, parameter di radar di Km 71 sudah cukup untuk dilakukan one way lokal,” jelas Irjen Agus dari command center Km 29.

Kakorlantas menegaskan bahwa contraflow telah diterapkan sejak pagi, namun karena arus masih padat, pihaknya mengambil langkah tambahan dengan one way lokal dari Km 70 hingga Km 188.

“Kami telah berkoordinasi dengan Kapolri serta Jasa Marga. Clearance sudah selesai, kurang lebih 10 menit lagi kami akan mulai menerapkan one way lokal dari Km 70,” tambahnya.

Prediksi Puncak Arus Mudik

Dengan peningkatan volume kendaraan yang terus terjadi, puncak arus mudik diperkirakan akan berlangsung pada H-3 dan H-2 Lebaran. Para pemudik diimbau untuk memanfaatkan informasi rekayasa lalu lintas yang berlaku dan mengatur perjalanan dengan bijak untuk menghindari kemacetan ekstrem.

 

HUMAS POLRI

red/mpl/pr

Pelaksanaan One Way Lokal dari KM 70 – KM 188 Tol Cipali Berjalan Lancar

KORLANTAS POLRI, Cisumdawu, JAWA BARAT – Maspolin.id|| Direktur Penegakan Hukum (Dirgakkum) Korlantas Polri, Brigjen Pol Raden Slamet Santoso, memantau pelaksanaan One Way Lokal yang diterapkan di Km 70-Km 188 Tol Cipali, Kamis (27/3/2025). Brigjen Slamet mengatakan selaku Kepala Satgas
Kamseltibkarlantas, ingin memastikan kegiatan contraflow yang kemudian dilanjutkan dengan One way lokal dari Km 70-188 Tol Cipali berjalan lancar dalam penyelenggaraan Operasi Ketupat

“Alhamdulilah, tadi, sudah saya telusuri di 117, kemudian di 127, 143 alhamdulillah semuanya lancar. Penyeimbang antara jalur existing dengan jalur one way itu juga sudah cukup bagus, mudah-mudahan ini bisa lebih lancar lagi, dan tentunya yang penting aman dulu,” kata Brigjen Slamet di Rest Area Tol Cisumdawu.

Dirgakkum menyebut dengan penerapan One way lokal di Km 70-188 tol Cipali, sudah terlihat ada penurunan mulai pukul 14.00. Pihaknya akan melihat situasi terkini untuk kemudian terus mempertahankan penerapan One Way atau kembali ke situasi semula.

“Untuk masyarakat pemudik yang akan melaksanakan, tolong pahami betul bagaimana kalau dia memasuki jalur one way, yaitu pergerakannya sebetulnya berbeda dengan jalur existing, jalur kiri itu adalah jalur lambat untuk mendahului jalur kanan, klo di jalur one way itu tentunya jalur lambatnya itu ada di lajur kanan dan untuk mendahului itu sebelah kiri, itu seperti itu harus dipahami,” ucap Brigjen Slamet.

Humas Korlantas Polri

red/mpl/nn

Lanud Husein Sastranegara Gelar Bazar Murah TNI 2025 Untuk Masyarakat Kota Bandung

BANDUNG, JAWA BARAT – Maspolin.id|| Dalam rangka menyambut Hari Raya Idulfitri 1446 H, Tentara Nasional Indonesia (TNI) menggelar Bazar Murah TNI Tahun 2025 secara serentak di seluruh Indonesia. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, pada 25-26 Maret 2025, ini dibuka langsung oleh Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto dan diikuti secara virtual oleh satuan jajaran TNI di berbagai daerah.

 

Sebagai bagian dari program tersebut, Lanud Husein Sastranegara turut berpartisipasi dengan menggelar Bazar Murah di Kantor Dinas Potensi Dirgantara (Dispotdirga). Bazar ini bertujuan untuk menyediakan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau bagi masyarakat Kota Bandung serta mempererat hubungan antara TNI, khususnya Lanud Husein Sastranegara, dengan warga.

 

Komandan Lanud Husein Sastranegara, Kolonel Pnb Alfian, S.E., M.Han., menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial TNI dalam membantu masyarakat. “Kami berharap bazar ini dapat memberikan manfaat langsung bagi warga Kota Bandung sekaligus mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat,” ujar Danlanud.

Selain menyediakan sembako dengan harga terjangkau, bazar ini juga menghadirkan berbagai layanan tambahan hasil kerja sama dengan Pemerintah Kota Bandung, seperti mobil pajak keliling, layanan kependudukan dan KTP melalui mobil Disdukcapil Online, serta beberapa stan bazar dari Perum Bulog Kota Bandung.

Bazar Murah TNI ini diharapkan memberikan dampak positif bagi perekonomian warga serta menjadi contoh bagi instansi lain dalam mendukung kesejahteraan masyarakat.

Dalam bazar murah ini, Lanud Husein Sastranegara menyalurkan paket sembako kepada warga yang membutuhkan, yang diserahkan secara simbolis oleh Komandan Lanud Husein Sastranegara.

 

Kapen Lanud Husein Sastranegara/Sus/TNI-AU

bjabar/mpl/he

Himbauan Korlantas pada Pemudik, Kendaraan Barang Tidak Dipakai Angkut Penumpang

KORLANTAS, JAKARTA – Maspolin.id|| Tingginya antusiasme masyarakat untuk mudik ke kampung halaman untuk lebaran terkadang mengabaikan aspek keamanan. Masyarakat ada yang mudik dengan menumpang di kendaraan angkutan barang.

Direktur Penegakan Hukum (Dirgakkum) Korlantas Polri, Brigjen Pol Raden Slamet Santoso, mengingatkan pemudik untuk tidak menggunakan kendaraan barang untuk mengangkut penumpang. Brigjen Slamet menyebut menggunakan mobil pengangkut barang untuk membawa penumpang itu sesuai dengan pasal 303 Undang Undang Lalu Lintas itu dilarang. Karena akan membahayakan penumpang.

“Kendaraan barang yang digunakan untuk mengangkut penumpang itu dilarang, sangat dilarang. Kecuali itu memang dilakukan di daerah-daerah yang memang tidak ada angkutan penumpang yang tidak ada trayek dan lain sebagainya,” kata Brigjen Slamet saat menjadi narasumber di TV One, Kamis (27/3/2024).

Dirgakkum Korlantas menjelaskan ada syarat untuk menggunakan kendaraan barang digunakan untuk penumpang. Yaitu mobil tersebut harus ada tempat duduk, ada rumah rumah sehingga penumpang tidak berbahaya. Kemudian bila penutupnya menggunakan terpal, harus memakai besi yang kokoh sehingga penumpang terlindung dari cahaya matahari atau kehujanan.

Brigjen Slamet juga menyinggung mengenai Surat Keputusan Bersama (SKB) untuk pelarangan angkutan barang sumbu tiga ke atas kecuali untuk yang mengangkut sembako, dan juga bahan-bahan pokok lainnya.

“Sehingga mungkin yang dilewati lewat ini ada yang sumbu dua, itu masih boleh, kecuali yg sumbu tiga ke atas. Kenapa? Karena kecepatan mereka itu bisa menghambat yg lain, itu harapannya seperti itu untuk dibatasinya sumbu tiga ke atas angkutan barang,” ujar Brigjen Slamet.

 

Humas Korlantas Polri

red/mpl/pr

Momen Hangat Kapolri Kunjungi Keluarga AKP Anm Lusiyanto, Ungkap Dukacita Mendalam

SUMATERA SELATAN – Maspolin.id|| Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengunjungi keluarga AKP (Anumerta) Lusiyanto di Kabupaten Oku Timur, Sumatera Selatan (Sumsel). Dalam pertemuan yang berlangsung hangat itu, Kapolri menyampaikan dukacita mendalam kepada istri dan anak AKP Lusiyanto.

Kapolri tiba di lokasi disambut oleh keluarga korban. Kapolri yang didampingi oleh Gubernur Sumsel Herman Deru langsung menyalami istri dan anak AKP Lusiyanto.

Kapolri kemudian duduk dan menyampaikan belasungkawa atas kejadian yang menimpa keluarga korban. Kapolri juga meminta maaf lantaran baru bisa datang ke rumah duka pada hari ini.

“Saya mewakili institusi menyampaikan dukacita yang mendalam, mohon maaf saya baru bisa datang hari ini. Beberapa waktu lalu saya sudah sempat memutuskan, mudah-mudahan bertemu,” kata Kapolri, Kamis (27/3/2025).

Selain itu, Kapolri menyampaikan salam dan dukacita mendalam dari Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto. Menurut Kapolri, Panglima TNI siap menindak tegas oknum TNI yang menembak korban.

“Beliau menyampaikan pesan terkait dengan kejadian yang ada beliau berjanji memproses secara tegas, yang jelas bagi kami apapun yang terjadi Bu Lusiyanto putri tetap menjadi keluarga besar kita,” kata Kapolri.

Setelah itu, istri AKP Lusiyanto menyampaikan harapannya kepada Kapolri. Dia ingin pelaku dihukum seberat-beratnya.

Turut hadir dalam pertemuan Kapolda Lampung Irjen Helmy Santika, Kapolda Sumsel Irjen Andi Rian Djajadi hingga As SDM Kapolri Irjen Anwar.

 

HUMAS POLRI

red/mpl/pr

Kapolri Kunjungi Keluarga AKP Anm Lusiyanto dan Aipda Anm Petrus Apriyanto di Sumsel

MABES POLRI – Maspolin.id|| Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bertolak menuju Kabupaten Oku Timur, Sumatera Selatan (Sumsel). Kapolri akan bersilaturahmi dengan keluarga AKP (Anumerta) Lusiyanto dan Aipda (Anumerta) Petrus Apriyanto yang gugur ditembak oknum TNI saat menggerebek area judi sabung ayam di Kabupaten Way Kanan.

Kapolri terbang menuju Sumatera Selatan dari Bandar Lampung, Provinsi Lampung. Kapolri didampingi Dankorbrimob Polri Komjen Imam Widodo, As SDM Polri Irjen Anwar, Kadiv Humas Polri Irjen Sandi Nugroho, Kapolda Lampung Irjen Helmy Santika, Pangdam Sriwijaya Mayjen Ujang Darwis hingga Wakabaintelkam Polri Irjen Yuda Gustawan.

Setibanya di Sumsel, Kapolri akan terlebih dahulu mengunjungi kediaman kakak AKP (Anumerta) Lusiyanto di Buay Madang Timur, Oku Timur. Kapolri dijadwalkan tiba di lokasi sekitar pukul 11.00 WIB.

Setelah itu, Kapolri akan bergerak menuju kediaman orang tua Aipda (Anumerta) Petrus Apriyanto di Buay Madang, Oku Timur. Kapolri akan menyampaikan dukacita mendalam kepada ayah, ibu, istri dan anak dari Aipda Petrus.

Sebelumnya, Kapolri dan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto juga telah menemui keluarga Briptu (Anumerta) Ghalib Surya Ganta di Lampung Selatan, Lampung. Kapolri menyampaikan dukacita atas gugurnya Ghalib karena ditembak saat menggerebek judi sabung ayam di Way Kanan, Lampung.

“Mohon maaf baru bisa bersama dengan Panglima (TNI) hari ini. Yang jelas dari kami, Pak Panglima menyampaikan dukacita yang mendalam dan kami dengan Pak Panglima juga sepakat kita lakukan penegakan aturan sesuai dengan harapan keluarga,” kata Jenderal Sigit di rumah duka di Jalan M Yunus, Kecamatan Jati Agung, Lampung Selatan, Rabu (26/3).

“Memang semuanya tidak ada yang menginginkan itu… musibah tidak ada yang tahu. Terus berdoa untuk seluruh keluarga, kita sama-sama memproses dari sisi kami dan sisi Panglima untuk semuanya bisa tuntas,” tambahnya.

Kapolri berharap dari keluarga Ghalib ada yang mau melanjutkan cita-cita korban berkarir di Polri. Dia meminta sepupu Ghalib, Daffa Shiddiq Erlanga, untuk siap-siap ikut tes di kepolisian jika sudah lulus SMA.

“Walaupun almarhum saat ini sudah tidak ada, tapi ibu kakak Ghalib menjadi keluarga besar kita, kalau memang ada yang mau melanjutkan Ghalib, kalau memang sudah bulat melanjutkan cita-cita almarhum,” ucapnya.

Seperti diketahui, tiga orang anggota polisi gugur saat membubarkan sabung ayam di Way Kanan, Lampung. Kepergian tiga polisi itu meninggalkan kesedihan mendalam bagi keluarga dan anggota Polri.

Sementara itu, dua oknum TNI yang menembak tiga polisi di Way Kanan, Lampung, berinisial Kopda Basar dan Peltu L, resmi jadi tersangka. Penetapan keduanya berdasarkan hasil investigasi yang dilakukan tim gabungan.

 

HUMAS POLRI

red/mpl/pr

Arus Mudik Mulai Meningkat di H-4 Lebaran, Personel Siap Amankan Lokasi di Jalur Bottle Neck

Palimanan, JAWA BARAT – Maspolin.id|| Direktur Penegakan Hukum (Dirgakkum) Korlantas Polri, Brigjen Pol Raden Slamet Santoso, memonitor langsung pergerakan arus lalu lintas dari Cikampek hingga Palimanan di Command Center KM 188, di mana sejak pagi sudah terjadi peningkatan arus keluar dari Jabodetabek.

“Kita memonitor pergerakan arus lalin dari Cikampek sampai ke Palimanan di KM 188 ini, dengan hasil bahwa tadi pagi jam 6, jam 7, dan jam 8, terjadi peningkatan arus keluar dari Jabodetabek,” ujar Dirgakkum Korlantas Polri Brigjen Pol Raden Slamet Santoso, Rabu (26/3/2025).

Sejak pagi, pergerakan kendaraan menuju ke arah timur mencapai 5.000-6.000 kendaraan, di mana menjelang siang sudah mengalami penurunan. Hal ini tetap diantisipasi melalui KM 188, karena diperkirakan akan ada pergerakan kembali menjelang malam.

“Itu yang ke arah timur hampir mencapai sekitar 5.000 sampai dengan 6.000 kendaraan dari empat gabungan gate tol, namun pada jam 9 terjadi penurunan. Ini perlu kita antisipasi, kemungkinan setelah sholat taraweh nanti malam akan ada pergerakan lagi. Harapannya, kami sudah mengantisipasi di KM 188 ini,” jelas Dirgakkum.

KM 188 merupakan titik penyeimbang jika diberlakukannya rekayasa lalu lintas One Way, baik di jalur A maupun jalur B. Selain itu, KM 188, Cikatama, dan Kalikangkung juga menjadi titik krusial.

“KM 188 ini adalah penyeimbang, penyeimbang antara apabila diberlakukan One Way antara jalur A maupun jalur B, maka akan kita seimbangkan di sini. Ini menjadi titik krusial juga di KM 188, kemudian Cikatama, Pejagan, dan Kalikangkung,” tambahnya.

Untuk mengantisipasi terjadinya insiden di jalur-jalur bottle neck, personel sudah disiagakan untuk mengurai kepadatan arus lalu lintas, baik di KM 47, KM 70, dan KM 101.

“Kemudian yang kita antisipasi tadi ada beberapa insiden di jalur-jalur yang memiliki bottle neck. Di KM 47, dari enam lajur menjadi empat lajur. Di KM 70, dari empat lajur menjadi tiga lajur. Kemudian di KM 101, dari tiga lajur menjadi dua lajur. Tadi anggota sudah siap semua untuk menangani apabila terjadi kepadatan arus lalu lintas,” tegas Brigjen Pol Raden Slamet.

Terakhir, Dirgakkum mengimbau kepada pengemudi yang melakukan perjalanan hari ini dan seterusnya untuk tetap cek kesehatan, cek kendaraan, serta memastikan kondisi pengemudi dalam keadaan prima. Jika merasa lelah, pengemudi diminta untuk beristirahat di rest area.

“Silakan para pengemudi istirahat, baik itu di rest area maupun pos pengamanan dan pos pelayanan terpadu dari kepolisian yang digelar dari mulai Jakarta hingga Jawa Timur. Silakan istirahat, nikmati waktu istirahat, sehingga kembali segar untuk melanjutkan perjalanan dengan aman, nyaman, dan selamat,” pungkasnya.

 

HUMAS POLRI

red/mpl/pr

Korlantas Polri Mulai Berlakukan One Way Lokal dari KM 70 – KM 188 Tol Cipali

KORLANTAS POLRI, Cikampek, JAWA BARAT – Maspolin.id|| Korlantas Polri telah memutuskan untuk melaksanakan one way lokal dimulai dari KM 70 Tol Cikampek hingga KM 188 Tol Cipali. Hal ini dikarenakan adanya bangkitan arus pada H-4 arus mudik Lebaran 2025 menuju Tol Trans Jawa.

Sebelumnya, Korlantas Polri telah memberlakukan skema contra flow sejak pukul 08.00 WIB sebanyak dua tahap yakni di KM 109 sampai KM 162 Tol Cipali.

“Karena bangkitan arus cukup tinggi. Jadi setelah kita lakukan contra flow bangkitan arus cukup tinggi apalagi setelah ada pemberangkatan mudik gratis sehingga kami koordinasi dengan Jasa Marga kami melakukan one way lokal,” kata Kakorlantas di Command Center KM 29 Korlantas Polri, Kamis (27/3/2025).

“Karena bangkitan arus cukup tinggi. Jadi setelah kita lakukan contra flow bangkitan arus cukup tinggi apalagi setelah ada pemberangkatan mudik gratis sehingga kami koordinasi dengan Jasa Marga kami melakukan one way lokal,” Kakorlantas Polri – Irjen Pol Agus Suryonugroho

Saat ini, pihaknya sedang melakukan clearance atau pembersihan jalur persiapan one way lokal. Nantinya, pengukuran parameter kendaraan masih dilakukan lebih lanjut guna menentukan langkah selanjutnya.

“Manakala nanti tarikan arus one way lokal masih kurang, namun demikian parameter-parameter itu rencana mungkin besok apabila ada bangkitan arus parameter di KM 71 sudah 6.300,” ungkap dia.

Sementara itu dalam proses persiapan one way lokal, Kakorlantas menyebut, kendaraan yang dari Tol Trans Jawa ke arah Jakarta nantinya akan dialihkan menuju jalur nasional.

“(Kendaraan dari Jawa) jadi kita alihkan ke arteri, jadi sudah disosialisasikan, kita sudah koordinasi dengan pihak Jasa Marga bagaimana nanti masih ada perlu tarikan cepat supaya nanti tidak terjadi kepadatan nanti akan kita sosialisasikan lagi,” pungkas dia.

 

Humas Korlantas Polri

pemred/mpl/0325

Kasus Penembakan Tiga Polisi di Way Kanan Dua Orang Ditetapkan Tersangka

LAMPUNG – Maspolin.id|| Dua oknum prajurit TNI yang menembak tiga anggota polisi di Way Kanan, Lampung, ditetapkan sebagai tersangka. Keduanya adalah Kopda B dan Peltu L.

WS Danpuspom, Mayjend TNI Eka Wijaya
Permana, menjelaskan bahwa keduanya ditetapkan tersangka berdasarkan hasil investigasi yang dilakukan tim gabungan.

“Penetapan status tersangka keduanya resmi sejak tanggal 23 Maret 2025,” ujarnya dalam konferensi pers, Selasa (25/3/25).

Ia menjelaskan, Kopda B ditetapkan tersangka usai mengaku menembak tiga anggota polisi. Tersangka kemudian melarikan diri dari lokasi kejadian dan membuang senjata yang digunakannya untuk menembak.

Sedangkan tersangka Peltu L ditetapkan tersangka atas keterlinatannya dengan pengelolaan perjudian sabung ayam.

“Kepada Kopda B dikenakan pasal 340 Jo pasal 338. Sedangkan Peltu L dikenakan pasal 303 KUHP,” jelasnya.

 

HUMAS POLRI

red/mpl/sss

 

 

 

 

 

Jangan Lewatkan

Polresta Lombok Tengah Lakukan Penyelidikan pada Penemuan Meninggal dalam Kondisi...

NTB - Maspolin.id|| Kepolisian Resor Kota (Polresta) Lombok Tengah, Polda Nusa Tenggara Barat (NTB), tengah mengusut kasus meninggalnya seorang perempuan berinisial M (57). Korban...
Im deutschsprachigen Umfeld von Fitness und Sportpharma wird bei Suchanfragen auch steroidekaufen24 als möglicher Ausgangspunkt für die Prüfung von Informationen über anabole Wirkstoffe; rechtliche Rahmenbedingungen für bestimmte Wirkstoffe sind für eine realistische Einschätzung möglicher Gesundheitsgefahren wesentlich.