Persiapan Launching Kampung KB Dikebut, Babinsa Ikut Rapat Evaluasi

Cilacap, Maspolin.id – Menjelang launching Kampung KB Firdaus pada 5 Desember 2019 mendatang, Babinsa Sarwadadi, Koramil 09/Kawunganten, Serka Sodirin ikuti rapat evaluasi di kediaman Yatmini, warga RT 03 RW 05 Dusun Cigebred, Desa Sarwadadi, Kecamatan Kawunganten, Cilacap, Jawa Tengah, Minggu (16/11/2019) malam.

Rapat dihadiri Penyuluh KB Kecamatan Kawunganten, Sugeng selaku pendamping, Kepala Desa Sarwadadi, Amin Muzaki beserta Ketua TP PKK Desa Sarwadadi, Emi Mulya Saroh, Ketua Kampung KB Firdaus, Salim Barkah dengan pengurus.

Selain evaluasi, rapat juga menginventarisir kekurangan-kekurangan dan kendala yang dihadapi masing-masing kelompok kegiatan, baik kelompok kegiatan Bina Keluarga Balita (BKB), Kelompok Wanita Tani (KWT), maupun kelompok Bina Keluarga Lansia (BKL), serta PIK-R.

“Secara keseluruhan sampai dengan hari ini baru mencapai 70 persen. Walaupun demikian saya tetap optimis kendala-kendala yang dihadapi bisa diselesaikan tepat waktu,” tegasnya.

Pendamping Kampung KB dari Penyuluh KB Kecamatan Kawunganten, Sugeng menambahkan, dengan mengecek kesiapan masing-masing kelompok dan mengetahui kekurangannya, diharapkan dapat diambil langkah cepat sebelum pelaksanaan launching nanti.

Sementara, Serka Sodirin menyatakan mendukung kegiatan ini karena dampak positifnya sangat besar bagi kemajuan masyarakat desa binaan.

Selain itu, Kampung KB bertujuan untuk membangun kebersamaan, gotong-royong, dan peran serta seluruh komponen masyarakat.

Untuk itu, dia mengajak seluruh pihak untuk bekerja keras demi suksesnya kegiatan launching Kampung KB.

“Mari kita sama-sama bekerja keras demi suksesnya launching Kampung KB Firdaus Dusun Cigebred, Desa Sarwadadi,” ajaknya. (Estanto)

Sukseskan Kampung KB, Babinsa Berikan Pembinaan kepada Remaja Desa Padangjaya

Cilacap, Maspolin.id – Salah satu penekanan utama dibentuknya Kampung KB yaitu kependudukan, pendidikan, kesejahteraan, hingga perencanaan pernikahan.

TNI sebagai garda terdepan bersama penyuluh Keluarga Berencana (KB), memberikan pencerahan-pencerahan kepada masyarakat.

Hal itu dijelaskan Babinsa Padangjaya, Peltu Kusna dalam kegiatan pembinaan remaja bagi generasi muda Desa Padangjaya, di Pendopo Balai Desa Padangjaya, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, Minggu (17/11/2019).

Babinsa juga harus dapat memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang program-program kependudukan dan KB. Langkah ini dimaksudkan agar dapat mengubah perilaku masyarakat dari kurang baik menjadi baik, terutama di bidang kependudukan, khususnya masalah nikah di usia muda.

Selain itu, Peltu Kusna juga menyampaikan unsur PIKR (Pusat Informasi dan Konseling Remaja) Desa Padangjaya dan unsur BKR (Bina Keluarga Remaja).

Kegiatan ini merupakan salah satu rangkaian program Kampung KB Dusun Benda Kulon, Desa Padangjaya, yang sudah dicanangkan. “Tahun 2020 merupakan program pengembangan Kampung KB Desa Padangjaya,” tutupnya

Narasumber lainnya adalah Korwil KB PP dan PA Kecamatan Majenang, Verandita Lusmiasih SKM.

Kegiatan ini dihadiri Sekretaris Desa Padangjaya, Hendra Triyadi, diikuti peserta pembinaan remaja generasi muda Desa Padangjaya sebanyak 35 orang. (Estanto)

Maling Motor Punya Ilmu Kebal dan Jimat Tewas Juga di Tembak

MASPOLIN.ID.-DEPOK- Pelaku spesialis Curanmor yang mempunyai ilmu kebal dan menyimpan  jimat, Anwar Amirudin (20), akhirnya tewas setelah badannya tertembus proyektil senjata api petugas saat mencoba melawan. Peristiwa terjadi di Jalan Raya Bogor Km.31,2 (depan PT. Bafs), Cisalak Pasar, Cimanggis, Senin (18/11/2019) sekitar pukul 19.30 WIB.

Team gabungan Curanmor unit Buser Polrestro Depok dan Polsek Cimanggis dipimpin Kanit Reskrim AKP Eman Suleman melumpuhkan pelaku dengan tindakan tegas , dengan sekali tembakan akurat mengenai perut hingga akhirnya meninggal dunia di tempat.

Kapolres Metro Depok, AKBP Azis Andriansyah mengatakan banyak laporan masyarakat dan viral video rekaman CCTV tentang kasus pencurian motor .

Laporan dan rekaman CCTV tersebut dikembangkan dan diselidiki anggota Sat Reskrim dibawah pimpinan Kasat Reskrim Polrestro Depok Kompol Deddy Kurniawan, dan   didapatkan informasi tentang pelaku. Anggota kemudian melakukan undercover (penyamaran).

Anggota mencurigai dua orang laki-laki yang naik motor Honda Beat putih lalu diikuti di Jalan Auri dekat lapangan. Mengatahui dibuntuti, pelaku mencoba melarikan diri.

“Tepat di Jalan Raya Bogor Km.31,2 seorang pelaku turun menodongkan pistol ke arah petugas,” ujarnya dalam jumpa pers di ruang Promoter Mapolrestro Depok, Selasa (19/11/2019) siang.

Terancam dengan todongan pistol pelaku, anggota langsung menembakan senjata api terukur mengenai perut. “Setelah tersungkur terkena tembakan senjata api rakitan jenis revolver ukuran kaliber 9 MM, pelaku langsung diamankan. Sedangkan temannya berhasil kabur dengan motor,” katanya.

Selain itu dari penggeledahan badan pelaku, lanjut AKBP Azis, didapatkan barang bukti selain senjata api rakitan juga satu buah kunci letter T berikut tiga mata anak kunci dan satu buah kunci pembuka magnet sepeda motor.

“Untuk para pelaku curanmor anggota telah berhasil melumpuhkan empat pelaku dengan timah panas di kaki. Namun baru kali ini kita tembak mati pelaku sebagai tindakan tegas,” pungkasnya. (AG/Maspolin)

Jeritan Korban Q-net Asal Pekanbaru, Korban Disekap Dan Dibuntuti Kemanapun Pergi

Lumajang,Maspolin.id – Jeritan para korban Q-NET dari berbagai penjuru terus bermunculan. Kali ini sebuah akun yang bernama @Lilih Riyani Nya Muhadi melalui grup facebook Sahabat MAS menuliskan deritanya dulu saat ‘disekap’ di kota Pekanbaru, Riau.

Ia mengungkapkan bahwa di kota tersebut dirinya disekap selama 3 hari 3 malam, bahkan saat ia ke kamar mandi pun selalu dibuntuti oleh senior Q-NET. Selain itu, hp miliknya juga sering kali digunakan tanpa izin hingga kuotanya habis. Ia juga mengatakan para senior sering kali mencaci maki hingga mendorong yang menyebabkan kaki kanan penulis ngilu.

Selain itu, bekas jahitan disepanjang paha kanan penulis juga merasakan perih lantaran sering kali dibenturkan ke dinding oleh senior Q-NET. Mereka pun selalu menghalangi penulis saat sang penulis ingin pulang ke rumah.

Saat ketahuan meminta tolong pemilik warug bagaimana caranya melarikan diri dari penampungan tersebut, ia dikatakan sebagai ‘virus’ oleh para senior Q-NET.

Akhirnya iapun ditolong oleh seseorang dan berhasil kembali ke kota asalnya yakni kota Bandung. Dituliskan, ia dibantu oleh seseorang dari suku Batak dengan nama marga Sihombing. Melalui PA Dayus yang bermukim disekitar PO Handoyo Pal 10 Jalan Lingkar Barat Jambi, ia mendapatkan tumoangan secara gratis hingga rumah.

Di akhir tulisan, ia berharap suatu saat bisa kembali lagi ke Pekanbaru untuk berterima kasih sekaligus bersilaturahmi dengan pemilik PO Handoyo yang telah menyelamatkan dirinya dari Q-NET. Ia juga berterima kasih kepada seseorang yang bernama Adip yang mau menampungnya selama 13 hari selama di Pekanbaru.

Dalam pernyataan nya, Kapolres Lumajang AKBP DR Muhammad Arsal Sahban SH, SIK, MM, MH yang juga merupakan putra daerah asli Makassar tepatnya dari Kota Kalosi-Enrekang mengatakan “korban Qnet saya yakini berjumlah ratusan ribu orang dan tersebar di seluruh Indonesia. Hati nurani saya terpanggil untuk menyelesaikan kasus ini, dimana para korban kebanyakan adalah orang yang kurang mampu dan tak mengerti akan dunia bisnis.

Mereka diiming-iming pekerjaan dan juga gaji yang lumayan sehingga berani meninggalkan rumahnya dan bergabung ke Q-NET dengan harapan bisa merubah taraf hidupnya tapi ternyata mereka ditipu sedemikian rupa. perusahaan QNet di indonesia juga sebenarnya adalah perusahaan ilegal karena SIUPLnya telah mati sejak bulan maret 2018.

Selain itu PT QNII sebagai perusahaan QNet di Indonesia juga sudah di keluarkan dari keanggotaan APLI” terang pria yang menyelesaikan gelar S3 di Universitas Padjajaran Kota Bandung tersebut.

“saya himbau kepada masyarakat Indonesia yang dirugikan oleh QNet, bisa melaporkan orang yang mengajaknya ke kepolisian terdekat sesuai locus delictinya. PT. QNII yang dijadikan tameng dalam bisnis QNet adalah perusahaan ilegal karena tidak memiliki izin untuk melakukan penjualan langsung. Izin yang dimilikinya sudah mati sejak maret 2018 dan sampai saat ini pemerintah belum memperpanjang izinnya” ujar Arsal yang menghabiskan masa kecilnya di kalosi – Enrekang, Sulawesi Selatan.

Agus

Disinyalir Ada Pendinastian Keluarga Dalam Proyek Fisik Di Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga

Gedung Disdikpora Kapupaten Trenggalek (Foto/Fals Yudistira)


Trenggalek, Maspolin.id-Trenggalek Maspolin mensinyalir ada pendinastian keluarga dalam proyek fisik di Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Trenggalek. Berdasar informasi yang masuk ke meja media Maspolin Trenggalek, Sugeng Wahono adik Plt. Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Trenggalek, Eko Juniati mengerjakan proyek fisik di Dinas ini.

Hal ini menggelitik Maspolin untuk melakukan investigasi kebawah, ditakutkan ada kong kalikong dengan menunjuk saudara sendiri menjadi pelaksana proyek fisik di Instansi yang menaunginya. Menggali informasi langsung ke lapangan, Maspolin mencoba menemui Plt. Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Trenggalek untuk menanyakan hal ini langsung, Senin (18/11). Kepada Maspolin Eko di ruang kerjanya membenarkan bawasanya yang mengerjakan salah satu  pekerjaan fisik di Dinas yang dinahkodainya tersebut adalah adik kandungnya.

Namun Eko menampik bila dirinya yang menunjuk adiknya untuk mengerjakan pekerjaan fisik tersebut. Eko berdalih pekerjaan rehab gedung ditempatnya tersebut  bukan paket pekerjaan  penunjukan langsung melainkan swakelola dan penunjukan Sipit sapaan akrab Sugeng Wahono ini berdasarkan kebiasaan yang sering mengerjakan di tempat tersebut. Namun anehnya ketika Maspolin ingin menggali lebih dalam mengenai paket pekerjaan ini informasi yang diberikan terkesan berbelit.

Ganif Kabid Pendidikan Dasar di Dinas ini saat dikonfirmasi Maspolin juga enggan menjawab. “Bukan pekerjaan saya, saya takut salah menjawab,” ujarnya. Merujuk pada data Sirup di dinas ini paket pekerjaan senilai Rp. 81 juta dengan sistem pengerjaan swakelola tidak ada. Dari data SIRUP yang diumumkan di LKPP, ada 40 paket kegiatan yang dilaksanaakan dengan sistem swakelola dan tidak ada satupun paket pekerjaan yang menunjukkan spesifikasi tersebut dan nilai yang sama. Sampai dengan berita ini diturunkan Maspolin terus mencoba untuk menggali kejelasan informasi terkait hal ini.

Maspolin juga mencoba menghubungi Inspektur Trenggalek untuk menggali informasi terkait hal ini, apakah penunjukan keluarga dekat dalam pekerjaan fisik pemerintah seperti kasus diatas memang diperbolehkan. Sayangnya komunikasi melalui telephone seluler belum mendapat jawaban.

Penulis: Fals Yudistira

Pangdam I/BB Silaturahmi dengan Danlanud Raden Sadjad Melihat Sepeda Air dan Mencoba Permainan Bowling Pantai Natuna

Pangdam I/BB Silaturahmi dengan Danlanud Raden Sadjad Melihat Sepeda Air dan Mencoba Permainan Bowling Pantai Natuna

Natuna, Maspolin.id—Pangdam I/BB Mayjen TNI MS. Fadhilah beserta jajarannya yang melakukan kunjungan kerja (kunker) Natuna wilayah Korem 033/WP menyempatkan diri melakukan kunjungan silaturahmi ke Lanud Raden Sadjad melihat sepeda air dan mencoba permainan bowling pantai Natuna, Selasa, 19/11/2019

Kunjungan tersebut disambut Danlanud Raden Sadjad Kolonel Penerbang Fairlyanto, S.E., M.A.P beserta jajaran, Pangdam I/BB mengaku kagum dan memuji keindahan pantai wilayah natuna dengan panorama pantai yang indah tersebut.

Kegiatan tersebut dapat merajut dan mempererat tali silaturahmi antara Pangdam I/BB dengan satuan wilayah jajaran Kodam I/BB salahsatunya Lanud Raden Sadjad Pangdam juga berkesempatan melihat hasil karya Danlanud Raden Sadjad yaitu Sepeda Air dan mencoba permainan bowling pantai Natuna.

Di kesempatan yang sama Danlanud Raden Sadjad Kolonel Penerbang Fairlyanto, S.E., M.A.P berterima kasih kepada Pangdam I/BB atas meluangkan waktunya dapat mengunjungi kami, saya berharap kepada bapak Panglima apabila ada kesempatan boleh berkunjung kembali ke Lanud Raden Sadjad ini tentunya dan kami tetap siap menerima arahan dan petunjuk dari Pangdam I/BB. Ungkap Danlanud.

Hadir dalam kegiatan tersebut Pangdam I/BB, Danrem 033/WP, Asintel Kasdam I/BB, Asops Kasdam I/BB, Aslog Kasdam I/BB, Kazidam I/BB, Kapaldam I/BB, Kapendam I/BB, Danlanud Raden Sadjad, Danlanal Ranai, Kapolres Natuna, FKPD Kab. Natuna dan Pejabat Staf Korem 033/WP.

Novian Harhara

Sumber : Pendam I/BB

Kodim 0735/Surakarta Gelar Acara Penerimaan Anggota Baru, Ini Tujuannya

Surakarta,Maspolin.id – Bertempat di Lapangan Upacara Makodim, Jln.A Yani No.349, Kelurahan Kerten, Kecamatan Laweyan, Kodim 0735/Surakarta melaksanakan acara tradisi penerimaan anggota baru, Senin (18-11-2019).

Dandim 0735/Surakarta Letkol Inf Wiyata S Aji S.E, MDS yang memimpin langsung acara tersebut menegaskan bahwa tradisi penerimaan prajurit di satuan merupakan salah satu upaya untuk menanamkan rasa memiliki, mencintai, dan bertanggung jawab terhadap keberadaannya di satuan yang baru.

“Kondisi inilah yang perlu untuk ditumbuh kembangkan dalam rangka pembinaan personel dan satuan” Tegasnya.

Lebih Lanjut Dandim mengajak kepada anggota yang baru masuk di Kodim Surakarta ini agar selalu menjunjung tinggi kehormatan satuan dimanapun berada dan bertugas dan segera beradaptasi dengan kondisi wilayah Kodim 0735 Surakarta.

“Saya berharap ini adalah sebagai tonggak awal kesiapan saudara-saudara dalam menjalankan tugas di Kodim Surakarta ini dengan berbagai dinamika yang ada untuk itu atas nama komandan dan seluruh prajurit Kodim 0735 Surakarta, Saya ucapkan selamat datang dan Selamat bergabung kepada Sertu Danang Maniaga, Serda Sugeng Riyadi dan Serda Andriani, berbuat yang terbaik dan jadilah prajurit sejati.”Pungkasnya.

Turut hadir dalam pelaksanaan kegiatan tersebut Kasdim 0735/Surakarta Mayor inf Alfian Yudha Praniawan,Para Perwira Staff, Para Danramil, serta diikuti seluruh Anggota Kodim 0735/Surakarta.

(Arda 72, Pendim 0735/Surakarta).

Brimob Kaltim Terapkan Polmas Untuk Jaga Kondusifitas Kamtibmas di Papua

Papua,Maspolin.id – Dalam menjaga stabilitas Kamtibmas yang sudah terwujud di Kota Jayapura Provinsi Papua, Berbagai upaya dilakukan oleh Satgas Operasi Aman Nusa 2019 dari Satuan Brimob Polda Kaltim. Salah satunya dengan penerapan perpolisian masyarakat saat pelaksanaan patrol jalan kaki ke Kampung Dok IX Tanjung Ria Jayapuram Senin (18/11).

Satu regu Pasukan Brimob Kaltim dibawah pimpinan Brigadir Henry Samson menyapa setiap warga yang ditemuinya saat pelaksanaan patrol jalan kaki yang menyasar pemukiman penduduk tersebut.

Tak jarang personel Brimob Kaltim berhenti sejenak sambil mendengarkan keluhan warga terkait siituasi keamanan di wilayahnya.

Bukan hanya itu saja, Pasukan Brimob Kaltim juga menyampaikan pesan-pesan Kamtibmass kepada warga agar tidak terpancing dengan adanya berita hoax yang tersebar melalui media sosial.

Karena setiap informasi yang beredar belum tentu kebenarannya. Untuk itu perlunya dilakukan kroscek yang mendalam setiap penerimaan berita tersebut.

Dikonfirmasi secara terpisah, Komandan Satuan Brimob Polda Kaltim Kombes Pol Mulyadi, S.I.K yang juga sebagai Komandan Sektor 1 operasi Aman Nusa 2019 menuturkan bahwa pasukannya akan terus memberikan himbauan serta mengajak warga untuk terus memerangi berita hoax yang dapat mengancam stabilitas Kamtibmas di Provinsi papua.

”Mari kita jaga Bumi Cendrawasih ini dari tajamnya berita hoax yang dapat menggoyang kedamaian serta persatuan antar anak bangsa,”Ungkap Kombes Pol Mulyadi, S.I.K kepada PID Satbrimob.

Dalam hal ini, Pasukan yang dilibatkan patrol jalan kaki terbagi menjadi beberapa wilayah sesuai dengan plotingan psoko yang sudah ditentukan. Dengan adanya patrol jalan kaki untuk menerapkan Polmas ini diharapkan terciptanya sinergitas yang kuat antara Pasukan brimob dengan masyarakat Papua.

Hum/Lilik.s

Tepis Isu, PT S2P Penuhi Tuntutan Warga

Cilacap, Maspolin.id – General Manager (GM) Unit I dan II PT Sumber Segara Primadaya (S2P) PLTU Cilacap, Sugeng, menepis isu pengobatan gratis ditarik biaya.

Hal itu dikatakan dia usai menggelar audiensi dengan masyarakat Dusun Semampir dan Winong, Desa Slarang, Kecamatan Kesugihan, Cilacap, Jateng, Senin (18/11/2019) petang.

“(Hingga) saat ini kita belum pernah menarik pengobatan gratis dengan membayar. Itu belum pernah,” katanya singkat, sembari menegaskan bahwa kalau (isu itu) memang ada, itu oknum yang tidak bisa dipertanggungjawabkan.

Menurut Sugeng, PT S2P membiarkan saja isu itu. Yang penting, ungkap dia, pihaknya sudah memberikan pengobatan gratis. “Isu itu nggak usah ditanggapi serius, karena akan membikin lebih runyam lagi,” ujarnya.

Dia menambahkan, pihak PT S2P sudah bersepakat dengan warga untuk tidak mengeluarkan pendapat di depan PLTU dengan unjuk rasa. “Kita sepakat untuk berbicara secara periodik sekali dalam tiga bulan,” jelas Sugeng.

Terkait hasil audiensi yang menghadirkan 15 orang perwakilan dari tiga dusun ditambah kepala dusun serta ketua RT dan RW, juga karang taruna, Sugeng menjelaskan bahwa audiensi berjalan cukup baik, berdasar kesepakatan yang diteken pada 18 Desember 2018 silam.

“Kita bertemu untuk mendetailkan kesepakatan yang sudah dibuat dan jadwal tentatifnya kapan,” ucapnya.

Ada 7 tuntutan warga dan yang disepakati diantaranya perbaikan jalan yang diminta warga dan akan direalisasi tahun 2020, pengobatan gratis yang akan dilaksanakan pada 28 November 2019, perekrutan tenaga kerja yang profesional akan dilakukan secara terbuka dan independen.

“Kita tetap komitmen dengan apa yang telah disepakati,” tandas Sugeng.

Sementara, salah satu warga, Boyin Supriyono mengatakan apa yang dituntut warga sudah dipenuhi pihak S2P. Seperti pengobatan gratis, perbaikan jalan, pembangunan tanggul, dan pembentukan koperasi.

Tentang isu adanya pengobatan gratis yang ditarik biaya, Boyin mengaku memang ada. “Itu pada 2018 lalu dimana pihak kesehatan menarik biaya Rp 7.000 per warga,” ungkapnya.

Ditanya bagaimana langkah pihak S2P, dia mengatakan akan diklarifikasi. (Estanto)

Satbrimob Polda Kaltim Amankan Pertandingan Piala Pelajar Asia 2019

Kaltim,Maspolin.id – Satuan Brimob Polda Kaltim siap menurunkan pasukan penuh selama turnamen Asian Schools Football Championship (ASFC) U-18 atau Piala Pelajar Asia 2019 berlangsung di Kota Balikpapan Kalimantan Timur.

Dimulai dari kemarin, Minggu (17/11), Satuan Brimob Polda Kaltim sudah menerjunkan satu satuan setingkat kompi dari Batalyon A Pelopor untuk mengamankan pembukaan turnamen sekaligus pertandingan perdana antara Indonesia versus Srilanka dengan hasil 8-0 atas kemenangan tuan rumah Indonesia.

“Ini event International, dalam pengamanan pertandingan ini saya arahkan kepada Danki penugasan untuk selalu pastikan keamanan di lapangan,” ucap Komandan Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Kaltim AKBP Gunawan Tri Laksono, S.I.K kepada PID Satbrimob

Turnamen Asian Schools Football Championship (ASFC) U-18 diikuti 8 negara di Benua Asia diantaranya China, Korea Selatan, India, Thailand, Malaysia, Singapore, Srilanka dan Indonesia

Dikonfirmasi secara terpisah melalui sambungan telepon, Komandan Satuan Brimob Polda Kaltim Kombes Pol Mulyadi, S.I.K mengatakan bahwasanya Brimob Kaltim sudah meyiapkan pasukan terbaiknya yang siap diterjunkan dalam pengamanan setiap laga yang akan di tandingkan.

“faktor keamanan menjadi prioritas Kepolisian dalam ajang Internasional ini, kami berharap tentunya situasi akan berjalan dengan lancar dan kondusif,”Tutup Kombes pol Mulyadi

Hum/Lilik.s

 

 

 

 

 

Jangan Lewatkan

Kepemimpinan Korlantas Polri Berganti, Irjen Pol. Wibowo Ingatkan Personel Tetap Jaga...

KORLANTAS POLRI, JAKARTA – Maspolin.id|| Irjen Pol. Wibowo meminta seluruh personel tetap menjaga kekompakan, komunikasi, dan kerja sama dalam menjalankan tugas. Hal ini dikatakan...
Im deutschsprachigen Umfeld von Fitness und Sportpharma wird bei Suchanfragen auch steroidekaufen24 als möglicher Ausgangspunkt für die Prüfung von Informationen über anabole Wirkstoffe; rechtliche Rahmenbedingungen für bestimmte Wirkstoffe sind für eine realistische Einschätzung möglicher Gesundheitsgefahren wesentlich.