Pelayanan Hukum Harus Kedepankan Peraturan Perundang-undangan yang Berlaku

Cilacap, Maspolin.id – DPC Peradi Cilacap mulai menunjukkan kiprahnya, dengan menggelar penyuluhan hukum di sekolah, Sabtu (12/10/2019).

Kegiatan digelar di SD Negeri 07 Tambakreja, Cilacap, Jateng, mulai pukul 08.00 hingga 12.00 WIB.

Penyuluhan diikuti sekitar 175 orang, terdiri dari orang tua wali murid, kepala sekolah, guru, dan siswa-siswi kelas 5 dan 6.

Penyuluhan tersebut mengusung tema Kekerasan dalam Keluarga Ditinjau dari Perspektif Hukum dengan narasumber Rabun Edi Ismanto SH MH, yang sehari-harinya sebagai sekretaris DPC Peradi Cilacap.

Rabun didampingi anggota dan pengurus DPC Peradi lainnya, yakni Gotot Triono SH, Saefudin SH, Arum Kurniawati SH, Amanda Larasati SH, Erly Asriana SH, dan Rosa Maria SH.

Peserta terutama para orang tua wali murid terlihat antusias mengikuti penyuluhan, dan suasana sangat hidup dengan banyaknya pertanyaan seputar kekerasan dalam rumah tangga, serta masalah perlindungan hukum di tengah-tengah masyarakat.

Menurut Ketua DPC Peradi Cilacap, Sarijo SH MH MKn yang berhalangan hadir dalam penyuluhan tersebut, dengan dilaksanakannya penyuluhan hukum di sekolah-sekolah ini diharapkan para orang tua wali murid sadar adanya hukum yang khusus menangani tindak kekerasan dalam keluarga, baik kekerasan terhadap anak-anak sendiri maupun terhadap anak orang lain.

“Ke depan, DPC Peradi Cilacap akan selalu siap membantu pelayanan hukum baik melalui penyuluhan hukum di sekolah-sekolah dan kalangan masyarakat, serta memberikan bantuan hukum yang meliputi advis hukum dan pendampingan, baik perdata maupun pidana, dengan mengedepankan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” kata Sarijo. (Estanto)

Kolaborasi Asyik, BOS Gandeng Beberapa Organisasi Salurkan Air Bersih Di Desa Sitiaji

Bojonegoro,Maspolin.id – Tidak Hanya di Daerah Pedesaan Yang saat ini mengalami kekeringan akibat dampak dari Kemarau panjang yang mengakibatkan Sumur sumur Mengalami Macet dan kering, namun Desa Yang berdekatan Dengan Kota Pun juga mengalami Hal Yang sama.

Seperti halnya Warga Masyarakat Di Desa Sitiaji Kecamatan Sukosewu Tepatnya di RT. 6, Rt 8 dan rt. 5 juga mengalami kendala soal Air bersih.

Melihat hal itu BOS Berkolaborasi dengan Beberapa Organisasi membantu meringankan Warga Desa Sitiaji dengan Bantuan Air Bersih.

Hal ini terlihat antusias warga RT. 6 Yang turut antri dalam Pengambilan Air bersih yang diambil dari Sumber mata air untuk persiapan Pamsimas Di Desa Plesungan, dan selain itu juga Air bersih langsung di letakkan di tandon Terpal yang sudah di sediakan di masing masing RT.

Mas Jol Sapaan Akrabnya selaku Pengurus BOS (Bojonegoro On Smule)  mengatakan Bahwa Dirinya tergugah untuk membantu Warga masyarakat Yang kekurangan Air Bersih.

“Saya Menggandeng Teman Teman dari beberapa organisasi diantaranya Al-Fath Group, BOS, Maspolin, dan Koplak Comunity untuk menyalurkan Air bersih di Desa Sitiaji.

Di tempat yang sama juga terlihat Imam Malik selaku Kepala Desa Sitiaji juga ikut serta  dalam mengawal pembagian Air bersih tersebut.

“Alkhamdulillah Bantuan air bersih Datang lagi di Desa Kami, Terima Kasih Para donatur, para relawan, yang sudah memberikan Bantuan Pada Warga Desa Kami, mudah mudahan Bisa meringankan Beban Warga kami yang kekeringan, Pungkas Kades.

Agus

Direktur Resnarkoba Polda Sulut Ingatkan Dampak Negatif Minuman Cap Tikus

Manado – Sulut,Maspolin.id – Kamis, 10/10/2019 – Direktur Resnarkoba Polda Sulawesi Utara Kombes Pol Eko Wagiyanto memaparkan dampak sosial tentang minuman beralkohol terhadap keamanan dan ketertiban masyarakat.

Menurutnya, jika dikonsumsi berlebihan dan tidak terkontrol, akan membawa dampak sosial bagi kamtibmas, seperti terjadinya kasus penganiayaan, lakala lantas bahkan pembunuhan.

Hal tersebut ia sampaikan saat menjadi narasumber pada acara Diskusi Panel tentang pengawasan minuman berlakohol dan dampak sosial bagi kamtibmas, di Hotel Swissbell Maleosan Manado, Kamis (10/10/2019).

“Terkait implikasi miras ini, disinilah peran Polri masuk, karena dampak sosialnya sangat besar bagi keamanan dan ketertiban masyarakat,” katanya.

Ia juga mengatakan, selain melakukan penegakkan hukum, pihaknya juga duduk bersama untuk melakukan pencegahan terhadap dampak yang terjadi.

“Polisi tidak hanya menjadi pemadam kebakaran, kita juga harus duduk bersama untuk mencegah dampak seperti ini,” ujarnya.

Ia juga menjelaskan, selama tahun 2018, tindak pidana umum yang disebakan miras mencapai 482 kasus, dan hingga bulan September 2019 mencapai 373 kasus.
Sedangkan untuk kecelakaan lalulintas karena mabuk, jumlah kasus selama tahun 2018 sebanyak 158 kasus, sedangkan hingga bulan September 2019 sudah mencapai 135 kasus.

“Cap tikus di Sulut mempunyai dampak positif maupun negatif. Kami mengajak kita semua untuk menekan dampak negatif bersama-sama, bukan hanya Kepolisian tapi seluruh lapisan masyarakat.” Tutup Kombes Eko.

Laporan : Rorangane Team

Dibekali Semangat, Lanal Cilacap Jalani Penilaian Lanal Teladan

Cilacap, Maspolin.id – Ditunjuk sebagai kandidat Lanal Teladan mewakili Koarmada II Surabaya, Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Cilacap menggelar latihan penilaian Lanal Teladan, Jumat (11/10/2019) di Mako Lanal, Jalan Niaga, Cilacap, Jateng.

Latihan ini berlangsung selama dua hari, dan merupakan sebuah kehormatan luar biasa bagi Lanal Cilacap di tahun 2019 ini.

Materi yang diujikan oleh Tim Lanal Teladan diantaranya peraturan dinas dalam (PDD) khas TNI AL, PBB, bongkar pasang senjata, menembak, renang militer, pemakaman militer, anti huru-hara, separatis, pertahanan pangkalan, bahaya udara, dan VBSS (visit, board, search, seizure)

Yang menarik, meski usia personel rata-rata sudah menjelang pensiun, tetapi semangat masih menyala-nyala.

Hal itu pula yang disampaikan Ketua Tim Penilai, Kolonel Laut (P) Bambang Irawan dalam acara penutupan Pangkalan TNI AL Teladan di jajaran TNI AL saat membacakan sambutan tertulis Kepala Dinas Operasi dan Latihan Angkatan Laut bahwa kita dapat melaksanakan penilaian Lanal Teladan di Cilacap dengan lancar dan aman.

Dia menegaskan, kehadiran tim bukan bagian dari kegiatan Wasrik dari TNI AL, namun sebagai Tim Penilai yang diberi tugas oleh pemimpin untuk melihat sejauh mana pencapaian kinerja yang dilaksanakan oleh satuan bawah, khususnya Pangkalan TNI AL dalam menjalankan tugas pokoknya.

“Apa yang Saudara-saudara laksanakan beberapa hari ini merupakan hal yang sangat membanggakan. Namun di antara satuan-satuan TNI AL, khususnya Pangkalan TNI AL yang baik pasti akan ada yang terbaik,” ucapnya.

Apapun hasilnya, imbuh Bambang, hal itu merupakan jerih payah yang telah diberikan selama ini.

“Kita percaya bahwa sebagaimana organisasi, terlebih di lingkungan TNI pasti melaksanakan evaluasi dan optimalisasi dalam menyelenggarakan manajemen organisasinya, sehingga ke depan akan semakin baik dan semakin andal dalam mendukung tugas pokok,” ungkapnya.

Di akhir amanatnya, Bambang atas nama Pemimpin TNI AL mengucapkan terimakasih yang setinggi-tingginya atas segala pelayanan selama tim penilai berada di Cilacap. “Semoga Tuhan Yang Maha Esa senantiasa memberikan kekuatan kepada kita semua dalam mengabdikan diri kepada bangsa dan negara, TNI, dan TNI AL,” terangnya.

Sementara, Danlanal Cilacap, Kolonel Laut (P) Adi Lumaksana menjelaskan, selama dua hari ini Lanal Cilacap telah selesai dinilai oleh Tim Lanal Teladan. Pihaknya atas nama pribadi dan staf, prajurit, ASN Lanal Cilacap mengucapkan terimakasih dan rasa bangga Pangkalan TNI AL Cilacap menjadi salah satu kandidat Lanal Teladan.

“Apa yang kami kerjakan selama dua hari sejak kemarin, prajurit-prajurit kami itulah yang bisa kami tampilkan yang terbaik. Dan apa yang sudah dipersiapkan selama dua bulan, itulah hasil yang bisa dicapai. Kami serahkan semua kepada Tim Penilai. Apapun hasilnya,” tegasnya.

Kegiatan diakhiri dengan penyerahan cenderamata dari ketua Tim Penilai kepada Danlanal Cilacap. (Estanto)

Diberi Mandat Besarkan Organisasi, Rudianto Siap Tertibkan PUK

Diberi Mandat Besarkan Organisasi, Rudianto Siap Tertibkan PUK

Medan, Maspolin.id—Pimpinan Cabang Federasi Serikat Pekerja Transportasi Seluruh Indonesia Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (PC.F.SP.TSI K.SPSI) Medan bertekad membesarkan organisasi dan lebih bermanfaat bagi para anggota dan masyarakat.

Hal ini sendiri tercetus dalam rapat perdana pengurus baru PC.F.SP.TS K.SPSI Medan, di komplek Ruko Jl. H. Anif, Medan Estate, Jumat (11/10) sore.

Dalam rapat pengurus yang dipimpin langsung Ketua PC.F.SP.TS K.SPSI Medan yang baru, Rudianto dan sekretaris Acudan Amd, ditegaskan PC.F.SP.TS K.SPSI Medan optimis bisa bersinergi dengan unsur Forkopimda Medan dalam membangun Kota Medan menjadi lebih baik kedepannya.

“Untuk itu kita harapkan para pengurus baru bisa saling bahu membahu dalam membesarkan organisasi kita ini untuk bisa lebih bermanfaat bagi anggota dan masyarakat Kota Medan pada umumnya,” tegas Rudianto.

Ditambahkan Rudianto, setelah mendapat mandat dari Ketua dan sekretaris PD.F.SP.TS K.SPSI Sumut, Rizaldi Mahvi dan Calvin pihaknya akan melakukan langkah perdana dengan menertibkan administrasi Pengurus Unit Kerja (PUK) yang saat ini sudah banyak yang habis masa berlakunya.

“Di masa kepemimpinan Bang Kamaludin sudah terbentuk 30 PUK F.SP.TS K.SPSI se-Kota Medan, ini harus terus kita rawat dan kita kembangkan. Untuk itu, kita akan melakukan penertiban administrasi untuk PUK yang surat ketetapan PUK nya sudah mati dan akan diperbaharui agar bisa kembali berkegiatan sesuai dengan hukum yang berlaku,” tegasnya.

Untuk proses penertiban administrasi PUK ini sendiri, Rudianto menjelaskan akan mengundang PUK pada 16 Februari 2020 mendatang di Sekretariat PC.F.SP.TS K.SPSI Medan.

Sementara itu, Acudan Amd menambahkan, dalam program kerja di masa kepemimpinan Rudianto, pihaknya juga sudah menjalin kontak dengan instansi baik dari pemerintah maupun swasta.

“Salah satunya akan membuat MoU dengan pihak Kepolisian untuk bersama-sama memberantas narkoba yang saat ini sedang marak dan menjadi momok di masyarakat,” tegasnya.

Selain itu, Acudan juga menjelaskan kalau dalam rapat perdana ini, juga dibahas rencana pelantikan pengurus baru periode 2019-2023. “Untuk proses pelantikan akan kita selaraskan dengan penertiban administrasi PUK,” paparnya.

Sedangkan Kamaludin yang saat ini menjabat sebagai Penasehat PC.F.SP.TS K.SPSI Medan mengatakan optimis kalau PC.F.SP.TS K.SPSI Medan akan bisa terus berkembang dan lebih maju lagi kedepannya.
“Melihat komposisi pengurus baru ini, saya yakin akan lebih tercipta suasana kerja yang baik dengan para mitra. Selain itu, pengalaman dan kemampuan Bung Rudianto dalam menjalankan roda organisasi sudah terbukti, ini juga menjadi salah satu faktor yang mendorong organisasi kita ini bisa lebih maju lagi kedepannya,” tegasnya.

Novian Harhara

Kementrian ATR/ BPN RI Memberikan Penghargaan Kepada Tim Satgas Mafia Tanah Polda Banten

Kota Jakarta Selatan (DKI Jakarta),Maspolin.id – Kepolisian Daerah Banten mendapat penghargaan dari Kementerian Agraria Tata Ruang (ATR)/ Badan Pertanahan Nasional (BPN) Republik Indonesia yang langsung diberikan oleh Menteri ATR/ BPN RI Sofyan Abdul Djalil terhadap kinerja Tim Satgas Mafia Tanah Polda Banten dan Polda Metro Jaya dalam mengungkap kasus mafia tanah. Acara pemberian penghargaan berlangsung di Aula Prona, Gedung Kementerian ATR/ BPN RI di Jalan Sisingamangaraja, Jakarta Selatan, Jumat, (11/10/2019).

Penghargaan dan apresiasi dari Menteri ATR/ BPN RI kepada Tim Satgas Mafia Tanah Provinsi Banten, yang diterima Irwasda Polda Banten Kombes Pol I Nyoman Labha mewakili Kapolda Banten yang didampingi oleh Kasatgas Pemberantasan Mafia Tanah AKBP Sofwan Hermanto, bersama 16 anggotanya.

Sedangkan penghargaan Polda Metro Jaya diterimakan oleh Irwasda Polda Metro Jaya Kombes Pol Komarulzaman yang didampingi Direktur Reskrimum Kombes Pol Suyudi Aryo Seto yang mewakili Kapolda Metro Jaya.

“Pembentukan Satgas Mafia Tanah merupakan program Presiden RI untuk membatasi ruang gerak para mafia tanah dalam program sertifikasi, karena ditemukan banyaknya masalah,” ungkap Sofyan Abdul Djalil, kepada wartawan didampingi Irwasda Polda Banten Kombes Pol I Nyoman Labha dan Kasatgas Mafia Tanah AKBP Sofwan Hermanto, usai acara pemberian penghargaan.

“Jika di negara lain seperti Vietnam, tanah itu tidak perlu membeli bagi investor bahkan disediakan. Oleh karena itu, kalau tidak diberantas para mafia tanah di Indonesia ini, maka akan banyak perusahaan menarik investasinya dan berpindah ke negara lain yang tidak ada mafia tanah,” kata Sofyan Abdul Djalil.

Ditempat yang sama, Irwasda Polda Banten Kombes Pol I Nyoman Labha, mengatakan, keberhasilan mengungkap kasus mafia tanah merupakan hasil Tim Satgas Mafia Tanah Provinsi Banten.

“Target pengungkapan sejak Oktober 2018 s/d Oktober 2019 sebanyak 5 perkara, namun atas kerjasama yang baik berhasil mengungkap 10 perkara tentang mafia tanah,” ungkap I Nyoman Labha, yang didampingi Kasatgas AKBP Sofwan Hermanto.

Sementara itu, AKBP Sofwan menambahkan, dari 10 perkara yang menjadi skala prioritas adalah perkara memalsukan isi warkah atau lampiran persyaratan untuk memohon SHM, dalam hal ini terbitnya 5 SHM dan 9 SPPT atas nama MH di Area wilayah Kota Cilegon Provinsi Banten, yang berdampak terganggunya pembangunan dan ancaman menarik investasi senilai 50 triliun, yaitu menghambat kegiatan pembangunan pabrik petrokimia milik PT Lotte Chemical Indonesia dengan nilai investasi Rp 50 triliun di Provinsi Banten.

“Terungkapnya klaim kepemilikan tanah seluas 9,4 HA ditemukan dari hasil penyelidikan dan penyidikan, SH ( yang telah meninggal th 2012) diduga menambahkan catatan dalam Buku I C Desa dengan mengisi seolah olah bidang tanah milik kamsah sadim, belum beralih hak dan objeknya masih ada, selain itu ditemukan juga membuat peta ricik palsu,” jelas AKBP Sofwan.

Selain mencantumkan keterangan palsu di Form Warkah dari Buku I C Desa, pelaku juga mencantumkan catatan palsu dalam Surat Waris dan Surat Keterangan Waris. Jika MH sebagai ahli waris kamsah sadim, padahal kamsah sadim tidak mempunyai anak MH melainkan cucunya.

“Dalam Surat Waris dan Surat Keterangan Waris kamsah sadim, tercantum 8 orang anaknya dengan catatan huruf dan ketikan yang sama, namun ditemukan ada tambahan ketikan pada urutan ke 9 atas nama MH dengan ketikan yang berbeda,” tambah AKBP Sofwan.

Kasatgas Mafia Tanah Banten AKBP Sofwan Hermanto, melanjutkan keterangannya, muncul masalah klaim kepemilikan bidang bidang tanah diawali pada tahun 2014 dengan cara MH melakukan pemblokiran sertifikasi pihak lain, dengan dasar SPPT.

“Bukan itu saja, MH mengirimkan surat klaim kepemilikan tanah sejak tahun 2017 hingga akhir 2018 sebanyak 6 kali yang ditujukan kepada para pimpinan perusahaan disekitarnya dan pada tanggal 19 November 2018 mengirimkan surat kepada salah satu pimpinan perusahaan  dengan tembusan Presiden RI, Kapolri, Kementerian ATR BPN RI, Kapolda Banten, Gubernur Banten, Kanwil BPN Provinsi Banten, Walikota Cilegon dan BPN Kota Cilegon agar tidak melakukan transaksi jual beli dan melakukan aktifitas,” tegas AKBP Sofwan.

“Dari peristiwa tersebut secara jelas telah ditemukan ada peristiwa pidana pemalsuan dan hasil penyidikan sampai saat ini, MH terpenuhi unsur unsurnya melakukan perbuatan pidana menggunakan dokumen atau surat palsu sebagaimana pasal 263 KUHP dan telah ditetapkan sebagai tersangka dilanjutkan dilakukan penahanan di Rutan Polda  Banten sejak 24 September 2019,” terang AKBP Sofwan Hermanto.

Plt. Bupati Kudus Dan Masyarakat Gelar Sholat Istisqo Dalam Rangka HUT TNI ke 74

Kudus,Maspolin.id – Masyarakat Kudus Gelar Sholat Istisqo, di lapangan Sepak Bola Undaan Kidul. Kekeringan yang melanda hampir di seluruh tanah air di karenakan musim kemarau yang panjang yang berakibat pada kesulitan warga untuk mendapatkan air bersih dan juga untuk mengaliri lahan pertanian, khususnya di Kecamatan Undaan Kudus Provinsi Jawa Tengah.

Kondisi seperti ini membuat keprihatinan tersendiri hingga pada hari Jumat tanggal 11 Oktober 2019 masyarakat bersama Plt. Bupati Kudus dan Forkopimda mengadakan Sholat Istisqo di lapangan sepak bola desa Undaan Kidul sekaligus memperingati HUT TNI Ke 74.

Tiga hari sebelum sholat Istisqo dilaksanakan terlebih dahulu seorang pemimpin seperti ulama, Aparat pemerintah atau yang lainnya terlebih dahulu menyerukan kepada masyarakat untuk berpuasa dan bertaubat meninggalkan segala bentuk kemaksiatan serta kembali giat beribadah, menghentikan perbuatan dzalim dan mengucapkan perdamaian bila terjadi konflik. Kehadiran Plt. Bupati Kudus beserta jajarannya bersama FORKOPIMDA Kudus tentunya bisa menjadi sebuah bukti bahwa tahapan trmersebut sudah di jalankan.

Dalam kesempatan tersebut Plt.Bupati Kudus HM.Hartopo menyampaikan pesan dan harapannya ” saya berharap semoga dengan di laksanakan sholat Istisqo ini, Allah SWT akan segera menurunkan hujan yang penuh berlimpah berkah bagi masyarakat Kudus dan sekitarnya” ucap Plt. HM.Hartopo di hadapan awak media.

Dalam kesempatan yang sama Komandan Kodim Kudus Letkol Arm Irwansah SAP, juga menyampaikan atas antusiasme masyarakat dalam kegiatan tersebut ” saya sangat berterimakasih sekali kepada masyarakat dan jajaran pemerintah atas antusiasme yang begitu besar dalam melaksanakan Sholat Istisqo yang sekaligus memperingati HUT TNI ke 74 , semoga Allah SWT segera menurunkan hujan sehingga kekeringan ini segera bisa teratasi dan semoga Kudus kedepan menjadi sebuah daerah yang makmur dan berlimpah berkah ” ucap komandan Kodim 0722 Kudus.

Report: Rudy Syafii

Aspers Kasal Pimpin Sidang Pantukhir Calon Bintara TNI AL Gel ll

Malang,Maspolin.id – Asisten Personalia Kepala Staf Angkatan Laut (Aspers Kasal) Laksda TNI I Nyoman Mandra, M.Sc.CHRMP., memimpin Sidang Panitia Penentuan Akhir (Pantukhir) Calon Bintara TNI AL Angkatan ke-39/II Th. 2019 di Gedung Gelombang Samudera, Mako Lanal Malang, Jumat (11/10).

Tercatat sebanyak 248 Calon Bintara (Caba) yang terdiri dari Caba pria sebanyak 188 orang dan Caba wanita 60 orang yang berasal dari berbagai panitia daerah di seluruh Indonesia mengikuti seleksi akhir tingkat pusat ini.

Caba pria dan Cabawan yang kali ini mengikuti Pantukhir Pusat di Malang, merupakan calon-calon Bintara terbaik, mengingat mereka telah melewati seluruh tahapan pemeriksaan awal, yang sangat ketat dan teliti, meliputi aspek Administrasi, Kesehatan, Jasmani, Mental Ideologi (MI) dan Psikologi, yang dilaksanakan secara obyektif dan transparan di tiap panitia daerah.

Dalam Sidang Pantukhir Pusat yang telah diputuskan petang tadi, dari 228 Caba pria, 178 orang dinyatakan lulus, sedangkan dari 60 Cabawan, sebanyak 35 orang dinyatakan lulus dan berhak mengikuti Pendidikan Dasar Kemiliteran di Puslatdiksarmil Kodiklatal Surabaya.

Dalam arahannya, Aspers Kasal mengatakan bahwa Calon Prajurit Bintara Pria dan Wanita TNI AL yang telah berhasil melewati tahapan seleksi tingkat daerah dan pusat, dapat dilihat bahwa jumlah calon yang lulus murni sudah terpenuhi, artinya sudah melebihi dari seat kebutuhan yang tersedia.

Hasil yang telah dicapai ini lanjutnya, diharapkan akan dapat membentuk prajurit TNI Angkatan Laut yang handal dan mempunyai prestasi
yang baik serta memiliki moralitas dan komitmen untuk kemajuan organisasi Angkatan Laut.

Hadir dalam kegiatan Kadisminpersal, Kadisdikal, Dirdikkodiklatal, Kalapetal, Paban I Renspersal, Paban II Binteman Spersal, Paban III Dikspersal, Paban II Pers Kodiklatal, Pabandya Binkowal, KSD Kesmatla, KSD Binjasmus, KSD Psipers, KSD Litpers, Paban III Pers Kodiklatal, Siops Lapetal, KSB Tim Rikmin, Set Lapetal, KSD Binjamus, KSB Tim Kesum, KSB Tim Keswa, KSB tim Jas Irdapers Itjenal, Kabagren Disminpersal, Aspers Dan Lantamal I sd XIV, Danpuslatdiksarmil dan para Danlanal sebagai panitia daerah liannya.

Kadispen Mayor Rohman Arip

Satreskoba Polres Gresik Berhasil Amankan Pengguna Dan Pengedar Narkoba

GRESIK,Maspolin.id – Satreskoba Polres Gresik berhasil mengamankan seorang penyanyi kafe bernama Lasianah alias Maya (28) warga Desa Sumber Rejo, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan dan 19 pria selama kurun waktu sebulan. Mereka adalah para budak narkoba dan pengedar pil doble L alias koplo.

Para budak budak narkoba tersebut antara lain, M Nasrul (25) warga Desa Tanjungan Kecamatan Driyorejo, Ali Mashudi (25) Desa Sumput, Driyorejo, Iskandar (29) dan Yogik Ervanto (30) keduanya warga Desa Krikilan, Driyorejo, Ika Adi Santika (39) Jl Amak Kasim Kelurahan Sidorukun, Kecamatan Gresik, Suwadi (25) Tambak Asri Anggrek, Kota Surabaya, Rupi’i alias Imam (49) warga Sumber Tanggul, Kabupaten Mojokerto,

Lalu Sumitra Adiantoro alias Mitro (29) warga Kampung Manukan, Kota Surabaya, Dedi Eka Saputra (22) warga Pertapan Maduretno, Kecamatan Taman, Sidoarjo, Lambang Satrio Pamungkas (21) Desa Barengkrajan, Krian, Sidoarjo, Dicky Kurniawan (21) warga Kramat Jegu, Taman, Sidoarjo, Putra Panji Wicaksono (30) warga Krembangan, Sidoarjo, Tri Reza alias Sule (21) warga Desa Kepatihan, Menganti.

Kemudian ada Mukamad Sajidin (25) warga Mojosari Rejo, Driyorejo, Rofiul Anam (21) warga Babat Jerawat, Pakal, Kota Surabaya, Suher (31) dan Soleh (37) keduanya warga Sumber Waru, Wringinanom. Dan dua pengedar pil koplo M Imam Utomo (19) dan Putra Edi Prastia alias Cecep (28) keduanya warga Desa Hulaan, Menganti, Gresik.

Kapolres Gresik AKBP Kusworo Wibowo mengatakan, para tersangka yang diamankan ini 18 diantaranya merupakan pengedar dan pengguna sabu. Sementara dua tersangka lainnya merupakan pengedar pil koplo.

“Total BB sabu yang berhasil diamankan sebanyak 9,51 gram dan pil koplonya sebanyak 38 butir,” tutur Kusworo Wibowo, Jumat (11/10/2019).

Untuk tersangka sabu, lanjut Kusworo, mereka akan dijerat pasal 114 ayat 1 jo pasal 112 ayat 1 UU no 35 tahun 2019 tentang penyalahgunaan narkotika golongan satu. Dengan ancaman hukuman 4 tahun hingga 20 tahun penjara, serta denda Rp 1 miliar hingga Rp 10 miliar.

Lalu untuk pengedar pil koplo, keduanya terancam pasal 196 dan atau pasal 197 UU no. 36 tentang kesehatan. Dengan ancaman hukuman paling lama 10 tahun penjara serta denda maksimal Rp 1 miliar. “Latar belakang pekerjaan tersangka beragam. Mulai dari penyanyi kafe, kuli bangunan, buruh pabrik, penjual pentol hingga pengangguran,” imbuhnya.

FITA/KjT

Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dadang Hartanto Pimpin Pemusnahan Barang Bukti 169 KG GANJA dan 9,5 KG Shabu

Medan, Maspolin.id—Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dadang Hartanto Pimpin Pemusnahan Barang Bukti 169 KG GANJA dan 9,5 KG Shabu

Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr Dadang Hartanto, SH, SIK, MSi Pimpin Pemusnaan Barang Bukti Sebanyak 169 Kg
Ganja dan 9,5 Kg Shabu dari 7 Tersangka di laksanakan Di Lapangan Apel Mapolrestabes Medan jalan H M Said No 1 Medan, Jum’at (11/10/2019).

Pemusnaan ini Dihadiri oleh Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr Dadang Hartanto, SH, SIK, MSi,Kasat Narkoba Polrestabes Medan Akbp Rafhael Sandhy Cahya Priambodo, SIK, Team Labfor Polda Sumut, BNN Kota Medan, Jpu Deli Serdang, FKUB Kota Medan,Camat Medan Perjuangan dan LSM Granat.

Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Dadang Hartanto usai ikut langsung dalam pemusnahan narkoba tersebut mengungkapkan, kegiatan bertujuan guna melaksanakan akuntabilitas publik terhadap kinerja yang dilakukan oleh pihak kepolisian khususnya Satnarkoba.

Dimana, langkah-langkah penegakan hukum penindakan terhadap kasus narkoba itu tidak akan pernah berhenti. Ditegaskannya, bahwa kesadaran kolektif bahwa narkoba ini adalah musuh bersama yang sudah harus dibangun.

Pasalnya, ia menyadari bahwa wilayah Kota Medan adalah wilayah darurat narkoba dan itu telah dicanangkan oleh pimpinan nasional maupun para pelaksana dengan kesadaran kolektif. Maka dari itu, tentu tidak boleh berhenti sampai hanya kesadaran saja, tetapi harus melakukan langkah-langkah.

“kita akan melihat dari 2 aspek aspek supply dan aspek Iman supply dari bahan-bahan narkoba ini adalah kebutuhan kebutuhan para konsumen pemakai narkoba dilakukan dengan berbagai cara yaitu melalui penegakan hukum yang tegas. Kemudian memutus jaringan-jaringan pelaku narkoba dengan melakukan penyitaan yang menerapkan money laundering pada pelaku-pelaku,” jelasnya.

Selain itu, upaya pencegahan dengan bekerjasama dengan pihak luar negeri untuk mengatasi masuknya narkoba yang datang dari luar negeri ke Indonesia. Tujuannya, agar suplainya ini mengecil.

“Misalkan dimonitor penghasil ganja dari Aceh. Bagaimana masyarakat diajak untuk mengurangi suplai ini ya meniadakan bahkan dengan berbagai cara langkah-langkah yang dilakukan oleh berbagai pihak,” ujarnya.

Pun begitu, menurutnya langkah-langkah tersebut tidaklah cukup. Belum lagi setiap hari kita melakukan upaya-upaya untuk peredaran narkoba di tempat-tempat tertentu. Semisal gerebek Kampung narkoba, yang juga dianggap belumlah cukup dalam menumpas pelakunya.

“Kedepan akan lakukan program bersinar Kampung bersih dari narkoba yang dikenal di Ternate dicanangkan oleh Odha dengan mengkoordinir berbagai pihak yang termasuk dari Pemda dari TNI dari GNR,”.*

Novian Harhara

 

 

 

 

 

Jangan Lewatkan

Pria 55 Tahun Diamankan Polrestabes Bandung Lakukan Budidaya Ganja di Atap...

BANDUNG, JAWA BARAT - Maspolin.id|| Polrestabes Bandung mengungkap praktik budidaya tanaman ganja di atap sebuah rumah di Jalan Sriwulan, Kelurahan Ancol, Kecamatan Regol, Kota...
Im deutschsprachigen Umfeld von Fitness und Sportpharma wird bei Suchanfragen auch steroidekaufen24 als möglicher Ausgangspunkt für die Prüfung von Informationen über anabole Wirkstoffe; rechtliche Rahmenbedingungen für bestimmte Wirkstoffe sind für eine realistische Einschätzung möglicher Gesundheitsgefahren wesentlich.