YLNI Gelar Pertunjukan Budaya Karo

YLNI Gelar Pertunjukan Budaya Karo


Medan, Maspolin.id—Yayasan Lingkar Nalar Indonesia (YLNI) menggelar pertunjukan budaya bertajuk “Satu Malam Bersama Taneh Karo Simalem” yang dilaksanakan di Kedai Rumah Uwaak, Jalan Pendidikan Medan, Kamis (10/10) kemarin

Acara yang diiisi dengan berbagai kegiatan budaya khususnya yang berasal dari daerah Tanah Karo ini sangat menarik animo bagi masyarakat dan para penggiat budaya di Kota Medan.

Koordinator acara Satu Malam Bersama Tenah Karo Simalem ini, Alexander C Ginting menjelaskan kegiatan budaya ini dilaksanakan untuk menggiatkan kaum muda dalam memahami budaya leluhurnya dan bisa mengaplikasikannya di zaman modern ini.

“Mengingat di Sumut ini sangat banyak budaya, maka malam ini kita mulai dengan kegiatan pertunjukan Budaya Karo. Kedepannya kita akan tampilkan budaya-budaya dari daerah lainnya. Menurut kita banyak anak muda yang terinspirasi budaya asing sehingga tidak memiliki karakter, ini yang mau kita kikis,” ujarnya.

Alex yang saat itu didampingi para penggiat budaya Karo lainnya seperti Antonius Ginting dan Pujianta Barus, juga menjelaskan acara Satu Malam Bersama Tanah Karo Simalem merupakan satu bentuk perjuangan budaya untuk Tanah Karo.

“Ini merupakan pesan untuk dunia. Kegiatan ini juga murni kita laksanakan sendiri, bersama dengan teman dan adik-adik. Di sini membuktikan bahwasannya masih ada pejuang-pejuang budaya, dan kedepannya kagiatan serupa akan terus kita lakukan,” ungkap Alex.

Acara yang berlangsung santai ini selain diisi dengan pertunjukan musik juga dibalut dengan masakan khas karo yakni Cimpa Unung-unung yang dibuat oleh Sringenana br Gurusinga, serta catur karo yang dimainkan Gema Kristo Tarigan.

“Kita juga ada pameran buku Karo, pisau tradisonal Karo, alat masak tradisinal dan sebagainya, kain tradisional Karo (uis nipes). Tadi juga kita memasak langsung cimpa yang bungkusnya dengan bulung singkut (daun singkut), daun yang sudah sulit mencarinya namun tetap kita upayakan, serta pertunjukan catur karo yang belakangan anak muda Karo sendiri banyak yang tidak mengetahui bahkan cara bermain catur karo. Jadi dengan acara ini kita kembali memperlihatkan bagaiaman budaya karo itu sebenarnya,” tukas Alex.

Sementara itu, pembina Yayasan Lingkar Nalar Indonesia, Tengku Zainuddin juga menyampaikan kalau kegiatan budaya ini ke depan akan terus berkesinambunga.


“Acara serupa nantinya akan terus berlanjut dengan budaya-budaya lain di Sumut, seperti bulan depan kita akan buat kegiatan budaya Simalungun. Yang pasti kita selalu akan berjuang untuk budaya dan generasi baru juga bisa memperjuangkan budaya, salam bumi putra ikuti zamanmu jangan tinggalkan budayamu,” tandasnya. *

Novian Harhara

Kapolres Gresik Pimpin Langsung Sertijab Dua Anggotanya

GRESIK,Maspolin.id – Dua pejabat utama Polres Gresik yakni Kabag Sumda dan Kasatlantas resmi diganti melalui upacara serah terima jabatan (sertijab) yang digelar pada Jumat (11/10/2019) pagi, di Halaman Mapolres Gresik.

Mutasi kedua perwira ini tertuang dalam Surat Keputusan Kapolda Jatim bernomor KEP/1511/IX/2019 tanggal 10 September 2019 dan KEP/1583/IX/2019 tanggal 27 September 2019.

Kabag Sumda yang sebelumnya dijabat Kompol Budi Idayati kini diganti oleh Kompol Edy Cahyono. Selanjutnya Kompol Budi Idayati bertukar posisi dengan menempati jabatan baru sebagai Kabag Sumda Polres Tanjung Perak menggantikan Kompol Edy. Sementara, Kasatlantas yang sebelumnya dijabat AKP Wikha Ardilestanto kini diganti oleh AKP Erika Purwana Putra.

Lalu AKP Wikha kini menempati jabatan baru sebagai Kaurbungkol Spripim Polda Jatim yang sebelumnya dijabat oleh AKP Erika.

Dalam sambutannya, Kapolres Gresik AKBP Kusworo Wibowo mengucapkan terima kasih kepada pejabat yang lama atas peran dan dedikasi mereka saat bertugas selama ini. Kemudian untuk pejabat baru, diharapkan dapat segera menyesuaikan diri dengan kondisi di wilayah hukum Polres Gresik.

“Saya ucapkan terima kasih kepada Kompol Budi Idayati dan AKP Wikha Ardilestanto atas dedikasinya selama ini. Karena selama bertugas banyak inovasi dan terobosan. Utamanya dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Kusworo Wibowo, Jumat (11/10/2019).

“Lalu untuk pejabat yang baru segera menyesuaikan diri. Karena tantangan dan tugas Polri ke depan semakin komplek. Semoga dengan amanah baru menjadi semangat dalam melaksanakan tugas dalam menjaga Kamtibmas di wilayah Gresik,” pungkasnya.

FITA/Kjt

MD (21) dan AG (23) Berhasil Dibekuk Petugas Polsek Kopo di Wilayah Lebak Banten

Kabupaten Serang (Banten),Maspolin.id – Jajaran Kepolisian Resort Serang kembali berhasil mengungkap kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dari tersangka MD (21), Rabu, (09/10/2019).

Kapolda Banten Irjen Pol. Drs. Tomsi Tohir, Msi. melalui Kapolres Serang AKBP Indra Gunawan, S.I.K, kepada awak media, Kamis (10/10/2019) pukul 15.00 WIB membenarkan bahwa Polsek Kopo Polres Serang berhasil amankan dua tersangka pelaku Curanmor di Desa Malangsari, Kecamatan Cipanas kabupaten Lebak.

Pelaku yang berhasil diamankan MD (21) wiraswasta dan AG (23) wiraswasta keduanya merupakan warga Kabupaten Lebak, Provinsi Banten.

“Alhamdulillah, ini sebuah keberhasilan dari Polres Serang khususnya Polsek Kopo yang berhasil ungkap kasus ranmor. Motif tersangka dalam melakukan aksinya dengan menggunakan kunci palsu atau kunci leter “T,” terang AKBP Indra Gunawan.

Lebih lanjut, AKBP Indra Gunawan, menjelaskan, kronologi penangkapan setelah personel melakukan penyelidikan terhadap kedua pelaku dengan cara mengamati melalui CCTV dan setelah itu di dapat informasi dari masyarakat bahwa nama pelaku yaitu berinisial MD dan AG Warga Cipanas, Kabupaten Lebak kemudian pelaku di tangkap di rumah tersangka MD di cipanas kabupaten Lebak, dan para tersangka diamankan ke Polsek Kopo untuk dilakukan proses lanjut.

Dari tangan tersangka berhasil diamankan 1 unit motor Honda Scoopy tahun 2015 warna hitam coklat, Nopol sudah tidak ada noka : MH1JFW117FK078828, Nosin : JFW1E1080879, 1 unit motor Honda Scoopy warna hitam merah, tahun 2018, Nopol : F – 6093-FDG, tiga buah anak kunci leter T, dan dua buah gagang kunci leter T.

‌”Terhadap kedua tersangka akan kita jerat dengan pasal 363 KUHPidana tentang melakukan pencurian dengan menggunakan dua orang lebih akan dikenakan kurungan penjara paling lama 7 tahun. Saat ini tersangka dan barang bukti kita amankan di Mapolres Serang guna proses penyidikan lebih lanjut,” tutup Kapolres Serang AKBP Indra Gunawan.

TH (39) dan SC (27) Berhasil Ditangkap Tim Resmob Polres Serang

Kabupaten Serang (Banten),Maspolin.id – Tim Resmob Polres Serang berhasil ungkap kasus tindak pidana pencurian dengan kekerasan (Curas) di Kelurahan Penancangan Kecamatan Serang Kota, Kota Serang, Banten, Kamis (10/10/2019).

Kapolda Banten Irjen Pol Drs. Tomsi Tohir, M.Si melalui Kapolres Serang AKBP Indra Gunawan S.IK., MH., mengatakan bahwa pengungkapan kasus ini berdasarkan Laporan Polisi : LP-B/062/III/2019/Res Serang Tanggal 26 Maret 2019 dan LP/166/VIII/2019/Serang/Spk B tanggal 03 Agustus 2019

“Pelaku berinisial TH (39) dan SC (27), keduanya berhasil di amankan petugas pada saat tidur di sebuah kontrakan, di wilayah Kota Serang,” ujar AKBP Indra Gunawan.

AKBP Indra, menambahkan, untuk barang bukti yang diamankan terhadap kedua orang tersangka tersebut adalah 1 unit motor Yamaha Vixion, dan 1 unit motor Honda Beat.

Sedangkan, lanjut AKBP Indra, modus dari para tersangka melakukan pencurian dengan cara mengambil motor korban dengan cara paksa dengan awal mula kejadian pada saat korban sedang mengendarai sepeda motor tiba-tiba datang dua orang yang tidak dikenal memberhentikan motor korban dengan modus sebagai debt collector.

“Tersangka mengatakan kepada korban bahwa motor yang di kendarai oleh korban tersebut sudah lama dicari namun, korban berupaya mempertahankan kendaraannya kemudian pelaku mengambil paksa dan membawa kabur motor milik korban,” jelas AKBP Indra Gunawan.

Kapolres Serang, kembali mengatakan, tersangka berikut barang bukti dibawa ke Mako Polres Serang untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut.

“Terhadap tersangka akan di jerat dengan pasal Pasal 365 kuh pidana dan 378 jo 372 KUHpidana sebagai mana di maksud tindak pidana penipuan dan penggelapan dengan ancaman pidana penjara selama-lamanya 4 (empat) tahun,” pungkas AKBP Indra Gunawan.

AKBP Indra Gunawan, juga menghimbau kepada masyarakat untuk hati-hati dalam menyimpan kendaraan jangan lupa mengunci ganda, dan jika terjadi hal yang tidak diinginkan untuk bisa melaporkan ke Polisi terdekat.

KAPOLRESTABES MEDAN SHOLAT SUBUH BERJAMAAH DI MASJID ASY SYAFIYAH MEDAN

KAPOLRESTABES MEDAN SHOLAT SUBUH BERJAMAAH DI MASJID ASY SYAFIYAH
MEDAN

Medan, Maspolin.id—Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr Dadang Hartanto, SH, SIK, MSi melaksanakan sholat subuh berjamaah di masjid Asy Syafiah jalan Karya Karang Berombak Medan Barat, Jum’at 11 Oktober 2019.

Kegiatan Sholat Subuh ini Dihadiri oleh Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr Dadang Hartanto, SH, SIK, MSi, Kanit Binmas Polsek Medan Barat Iptu Mustar, Bkm Asy Syafiyah dan Personel Polsek Medan Barat serta jamaah masjid yang melaksanakan sholat Subuh.

Kegiatan ini diawali temu ramah dengan pengurus Bkm Asy Syafiyah, Sholat Subuh berjamaah dan foto bersama.

Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr Dadang Hartanto, SH, SIK, MSi mengucapkan Terima Kasih atas kesempatan ini bahwa kedatangan kami dalam Sholat subuh berjamaah ini adalah Kegiatan rutin yang kami lakukan hanya semata-mata
karena ibadah dan ingin Mendapatkan Ridho dari Allah Swt dan juga menjalin silaturahim serta berkomunikasi.

Saya ingin sampaikan secara umum wilayah kota medan insyaallah aman dan kondusif, ini kita lihat dari aktitivitas tidak ada yang mengganggu seperti beribadah,kesekolah, kerja dan lainnya, kadangkala kita tidak merasakan keamanan sangat penting. Oleh karena itu mari kita selalu bersyukur dan berdoa bahwa keamanan ini diberikan kepada kita, masyarakat, bangsa dan negara ini.Keamanan yang kita rasakan ini bukan kerja polisi saja tapi kerjasama kita semua, Tni, masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda dan lainnya.inilah hasilnya, walaupun ada kejadian pencurian, begal tapi semuanya bisa diatas dengan cepat dan tidak meluas.keamanan harus kita jaga dan ini harus dijadikan suatu niat bagi kita untuk kita memberikan konstribusi dengan baik.untuk itu kita harus menjaga diri sendiri, keluarga dan lingkungan untuk tidak menjadi korban kejahatan maupun tidak melakukan perbuatan jahat dan mengajak orang lain berbuat baik.

Beberapa hal yang perlu kita hadapi terkait masalah gangguan kamtibmas yaitu

1.Masalah narkoba, ini harus kita perangi secara bersama. Polisi sudah melakukan penagkapan, mereka masih tetap melakukan penjualan narkoba.itu strategi mereka dengan Sasaran anak muda,pelajar dan mahasiswa bahkan ada orang yang sudah tua tapi kebanyakan yang masih muda seperti kemarin ada demo mereka mudah diajak datang dan hanya ikutan saja, mereka membawa sajam,bom molotov dan ada anak yang terlibat narkoba. Mereka tidak tahu apa tujuannya dan hanya ikutan saja, mereka dengan agresif melempari petugas dan setelah lakukan penangkapan ada yang terlibat narkoba.anak-anak tersebut banyak yang diajak seniornya dan temannya yang belum tentu benar dan ada ajakan dari medsos. ini menjadi panutan bagi mereka, kalau kita biarkan akan jadi generasi yang lemah dan tidak mungkin mereka menggantikan kita kedepan yang bisa memajukan bangsa ini. Banyak anak muda sering berkumpul dengan menghabisi waktunya hanya dengan ngobrol -ngobrol, nongkrong dan memakai narkoba serta minuman keras dengan menghabiskan waktu dengan sia-sia dan berkelompok. Apabila betemu dengan Kelompok lain bisa saling berantem, ini tanggung jawab kita semua, jangan dijauhi anak muda tersebut. Kita lakukan pendekatan.ajak mereka dan temui mereka, inilah satunya cara kita menjaga agar kondisi bangsa kita aman dan masalah narkoba wajib kita perangi.

2.masalah konflik yang melatarbelakangi isu sara, agama dan Ras. Kita bersyukur negara kita negara besar yg harus kita jaga.kalau kita tidak menjaga maka negara kita jadi negara kecil, konflik berkepanjangan. Walaupun kita beraneka ragam kita mampu menjaga kesatuan dan persatuan.

Bahwa nikmat iman adalah dengan rasa syukur Saya berpesan, mari kita menjadi rahmatan lil alamin, menjadi rahmat bagi seluruh agar kehidupan kita baik.kehidupan beraneka ragam sudah sunatullah,takdir allah. Bagi orang yang cerdas dan pintar dia akan melihat bahwa permasalahan dan perbedaan itu adalah bagian ujian untuk menjadi manusia yang beriman dan diakhir kehidupan insyaallah kita semau menjadi khusnul khotimah.*

Novian Harhara

Hadiri Tasyakuran Panen, Bupati Bojonegoro Santuni Anak Yatim

Bojonegoro,Maspolin.id – Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah hadiri Tasyakuran Panen sekaligus berikan santunan kepada anak yatim di Desa Pucangarum Kec. Baureno, Kamis (10/10/2019).

Turut hadir pula Ketua Komisi D DPRD Bojonegoro Abdullah Umar ikut mendampingi Ibu Bupati, Forkopimcam Kec. Baureno, Kepala Desa Pucangarum Sanawi, Pengurus MWC NU Kec. Baureno beserta jajarannya, serta Dai nyentrik KH. Miftah Maulana Habibur Rohman atau yang lebih akrab dengan sapaan Gus Miftah dari Jogjakarta.

Menurut Kyai Mursyid selaku pengurus Syuriah NU Desa Pucangarum yang mewakili panitia, acara Pengajian Tasyakuran Panen Desa Pucangarum ini merupakan wujud syukur kepada Allah SWT yang telah memberikan limpahan rahmat serta rizki kepada masyarakat Desa Pucangarum, sehingga diberikan hasil panen pertanian yang melimpah, dan juga sebagai wujud menjaga tradisi masyarakat Desa Pucangarum Khususnya.

Terlaksananya acara pengajian tasyakuran panen Desa Pucangarun ini juga berkat semangat dan dukungan masyarakat Desa Pucangarum khususnya, karena dengan menjaga alam, saling guyub rukun, merupakan faktor terpenting dalam tatanan kehidupan bermasyarakat, sehingga kita diberkati oleh Allah SWT dan dikasih siraman rohani oleh Dai Gus Miftah yang bapak ibu nantikan, tuturnya.

Dalam kesempatan yang sama, Ibu Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah yang hadir ditengah acara juga berkesempatan memberikan sambutan kepada pengunjung yang hadir membanjiri lapangan Dusun Losari Desa Pucangarum tersebut.

Ibu Bupati menyampaikan bahwasanya Desa Pucangarum secara geografis berada di pinggiran sungai Bengawan Solo, artinya Desa Pucangarum merupakan “lumbung energi/lumbung pangan” sehingga bisa menuai panen hasil pertanian yang maksimal. Disamping itu, Kabupaten Bojonegoro juga sangat strategis sebagai lumbung energi Nasional, salah satunya yaitu migas.

Beliau juga menyampaikan beberapa program, diantaranya terkait jalan desa yang kondisinya kurang bagus yang statusnya milik Desa, bisa melakukan langkah yaitu untuk membuat usulan pembangunan kepada Pemkab Bojonegoro melalui BKD, atau menaikkan status jalan sehingga apa yang menjadi pembangunan infrastruktur bisa terselesaikan dengan baik. Ditahun 2019 ini progess pembangunan di wilayah barat sudah hampir selesai, Tambakrejo dan sekitarnya termasuk wilayah selatan Kedungadem dan sekitarnya, sementara untuk wilayah Baureno, Kanor dan sekitarnya akan dikerjakan di tahun 2020, ungkapnya.

Yang terakhir, Bupati Anna Mu’awanah berpesan kepada seluruh masyarakat Desa Pucangarum ” ayo terus kita jaga kekompakan, jangan termakan isu-isu yang kurang baik, jika menemukan berita yang kurang baik segera untuk lakukan klarifikasi, karena belum tentu benar dan bisa meresahkan seluruh warga nantinya”.

Seusai sambutan, Bupati Anna Mu’awanah memberikan santunan kepada anak-anak yatim/piatu, yang mendapat sambutan hangat dari warga Desa Pucangarum Kec. Baureno tersebut.

Red “
Kusprianto.

Kapolres: Polisi Akan Usut Tuntas Kasus Kendari

Cilacap, Maspolin.id – Tuntutan mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Cilacap, disambut ucapan tegas Kapolres Cilacap, AKBP Djoko Julianto bahwa kasus Kendari akan diusut tuntas oleh Polri.

Penegasan itu disampaikan Kapolres saat menerima para mahasiswa pengunjuk rasa di Mapolres Cilacap, Kamis (10/9/2019).

Kedatangan puluhan mahasiswa ini untuk mengingatkan pihak Kepolisian agar serius menangani kasus meninggalnya dua mahasiswa di Kendari, saat demonstrasi pada September lalu.

Ketua Cabang PMII Kabupaten Cilacap, Khaerul Anam mengatakan, aksi ini hanya mengingatkan kepada Kepolisian agar serius menangani kasus meninggalnya dua mahasiswa Kendari tersebut.

“Siapapun pelakunya, entah oknum sipil maupun aparat, kami minta agar Kepolisian menindak tegas dan tidak pandang bulu memprosesnya,” ucapnya.

Jika pelakunya aparat, imbuh Anam, baik itu Kapolda atau Kapolres, kalau perlu copot Kapolda atau Kapolresnya.

Menurut dia, pihaknya mencium indikasi adanya oknum tertentu yang ingin membuat situasi tidak kondusif, serta memecah-belah persatuan. “Kami mengingatkan, TNI/Polri untuk tidak mudah terpancing akan hal ini,” tegasnya.

Dirinya lantas menganalisa ada upaya provokasi terhadap lembaga TNI/Polri agar terjadi chaos nasional.

“Oleh karena itu, kami menuntut TNI/Polri untuk menyerukan persatuan dan kesatuan,” ungkapnya.

Kapolres Cilacap, AKBP Djoko Julianto yang menemui langsung para pengunjuk rasa mengatakan, soal ini Kapolri langsung memimpin proses penyelidikan di lapangan.

Polri sudah menyatakan akan mengusut tuntas kasus tersebut sampai selesai, dan hasilnya, siapapun pelakunya, baik oknum aparat atau bukan, harus diproses dengan aturan yang berlaku.

Djoko memastikan, kasus ini bisa terungkap nantinya, karena ini dalam instruksi langsung Kapolri. “Kasus ini tidak akan pernah berhenti dan tidak akan tidak terungkap. Semoga bisa segera diketahui siapa pelakunya,” tutupnya. (Estanto)

Aksi Heroik Kapolsek Menes, Gagalkan Upaya Penganiayaan Terhadap Menkopolhukam RI

Kabupaten Pandeglang (Banten),Maspolin.id – Kapolsek Menes Polres Pandeglang Kompol Dariyanto, ikut mengalami luka akibat dari dua pelaku yang melakukan penganiayaan terhadap Menkopolhukam RI Wiranto, dalam acara undangan panitia peresmian Gedung Kuliah Bersama Universitas Mathlaul Anwar (UNMA) di Alun Alun Menes, Kabupaten Pandeglang, Banten, Kamis (10/10/2019).

Aksi heroik Kapolsek Menes Kompol Dariyanto tersebut, ia juga mengalami luka di bagian punggung dan tangan, saat berupaya membantu menggagalkan aksi dua pelaku, dengan cara menangkis ayunan tangan pelaku SA (31), yang muncul dari belakang Kapolsek Menes berada.

Dua pelaku yang berstatus suami istri yakni SA (31) dan FA (21) berhasil diamankan oleh personel yang berjaga. Dengan menggunakan sajam, pelaku SAberusaha menerobos kerumunan masyarakat yang ingin menyalami Wiranto.

“Ada dua orang pelaku, yaitu suami istri (SA dan FA-red) yang menerobos kerumunan masyarakat, kemudian melakukan upaya penganiayaan terhadap beliaulah (Wiranto-red),” kata Kapolda Banten Irjen Pol Tomsi Tohir, dalam keterangan persnya.

Dari kejadian tersebut, Menkopolhukam RI mendapatkan luka sayatan akibat penganiayaan tersebut, dibagian perut dan dilarikan ke RSUD Berkah Pandeglang untuk mendapatkan penanganan medis.

“Beliau (Wiranto-red) mengalami luka gores sayatan dan kondisi beliau stabil. Kedua pelaku sudah di amankan dan saat ini kasus tersebut sedang dikembangkan,” ujar Irjen Pol Tomsi Tohir.

Untuk penanganan lanjutan, Menkopolhukam RI diterbangkan menggunakan helikopter ke Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto di Jakarta.

Kapolda Banten, menerangkan bahwa Menkopolhukam RI saat itu akan menuju helipad untuk bertolak ke Jakarta. Namun dengan kerendahannya, ia menyempatkan diri hendak menyapa masyarakat Menes yang menyambut kedatangannya sejak pagi.

Lebih lanjut, Irjen Pol Tomsi Tohir, upaya kedua pelaku berhasil dicegah namun tidak sepenuhnya sehingga melukai Menkopolhukam RI beserta ajudannya, yang mengalami luka termasuk ajudan Danrem 064/ MY, Kapolsek Menes Kompol Dariyanto, dan tokoh ulama UNMA Banten H. Fuad Sauki.

“Sejak pagi, pengamanan dan sterilisasi telah dilakukan dengan baik. Pada saat kembali, bersama-sama dengan jajaran TNI AD dan TNI AU kita lakukan pengamanan. Upaya kedua pelaku berhasil dicegah namun tidak sepenuhnya sehingga melukai Menkopolhukam RI”, ungkap Kapolda Banten Irjen Pol Tomsi Tohir.

Tim Cobra Amankan Pengedar Pil Koplo

LUMAJANG,Maspolin.id – Tim Cobra Sat Reskoba Polres Lumajang kembali mengamankan pelaku yang masih berani mengedarkan pil koplo di wilayah hukum Polres Lumajang (4/10). Diketahui, pelaku adalah Feri Suryawan bin Sumarji (pria, 23 th) warga warga Desa Blukon Kecamatan Lumajang Kabupaten Lumajang.

Pelaku sendiri ditangkap oleh Tim Cobra di depan rumahnya sekitar pukul 18.30 WIB. Dari penggeledahan di pakaian yang pelaku gunakan, ditemukan sebanyak 82 butir pil koplo warna putih dengan logo Y. Untuk mempertanggung jawabkan perbuatan nya, dirinya pun digelandang ke Mapolres Lumajang.

Dalam pernyataan nya, Kapolres Lumajang AKBP DR Muhammad Arsal Sahban SH, SIK, MH, MM berharap peran orang tua untuk membantu menanggulangi peredaran barang terlarang tersebut. “Hampir setiap bulan ada saja pelaku pengedar pil koplo yang kami tangkap. Namun demikian ternyata di luar sana masih saja orang-orang tak jera dan takut ditangkap oleh Polisi karena mengedarkan brang haram tersebut.

Saya berharap lebih kepada peran orang tua untuk menjaga anak-anaknya dari pergaulan bebas, karena saya mensinyalir pil koplo seperti ini sudah mulai merambah anak dibawah umur” terang pria yang menyelesaikan gelar S3 di Universitas Padjajaran Kota Bandung tahun 2010 tersebut.

Selain itu, Kasat Reskoba Polres Lumajang AKP Ernowo SH berjanji akan terus memburu pengedar lain yang masih berani beroperasi di Kabupaten Lumajang. “Sesuai arahan dari Pak Kapolres, saya dan Tim Cobra Sat Reskoba Polres Lumajang berjanji akan terus mengejar siapa saja yang masih berani mengedarkan pil koplo di Kabupaten Lumajang” tandasnya.

Gondrong/Hasran

Nekat Beraksi Di Markas Cobra, Pelaku Pencuri Motor Asal Banyuwangi Dipatok Cobra Jantan…

LUMAJANG,Maspolin.id – Satu persatu pelaku criminal di wilayah hukum Polres Lumajang diringkus oleh Tim Cobra. baru-baru saja Tim Cobra Polres Lumajang kembali berhasil menangkap pelaku pencurian sepeda motor di Desa Sumberejo Kecamatan Sukodono Kabupaten Lumajang (26/9).

Pelaku adalah M Aziz alias Andik alias Bolang (pria, 29 th) warga Desa Ketapang Kecamatan Kalipuro Kabupaten Banyuwangi. Dirinya berhasil diamankan oleh Tim Cobra setelah mendapatkan informasi dari pacar pelaku bahwa pelaku sedang menjadi DPO Tim Cobra Polres Lumajang.

Pelaku yang memang berada di Mapolres Lumajang lantaran sebelumnya dilaporkan oleh sang pacar karena berbuat kekerasan pun langsung diamankan oleh Tim Cobra Polres Lumajang.

Sedangkan korban pencurian sepeda motor yang dimaksud adalah Mahfud (pria, 25 th) warga Desa Sumberejo Kecamatan Sukodono Kabupaten Lumajang. Mahfud sendiri tak lain adalah teman dari pelaku.

Berdasarkan pengakuan pelaku, dirinya mengambil sepeda motor saat korban tertidur pulas. Dirinya yang memang menginap di rumah korban, dengan leluasa mengambil kunci motor yang ditaruh di atas buffet dan selanjutnya membawa kabur motor tersebut.

Perlu diketahui, motor yang diambil adalah Honda Vario warna merah tahun 2018 dengan nomor Polisi 3504 UX. Atas perbuatan pelaku, korban mengalami kerugian sebesar 15 juta Rupiah.

Dalam pernyataan nya, Kapolres Lumajang AKBP DR Muhammad Arsal Sahban SH, SIK, MH, MM yang juga merupakan putra daerah asli Makassar mengatakan akan terus membersihkan pelaku kejahatan kriminalitas di wilayah hukum Polres Lumajang.

“Selama saya menjabat sebagai Kapolres di Lumajang, jangan harap pelaku tindak criminal hidup tenang. Saya bersama Tim Cobra akan terus menangkap satu persatu pelaku criminal agar kota yang kita cintai ini bersih dari tindak criminal. Jika memang dibperlukan, sayapun tak segan untuk menembak pelaku kejahatan demi masyarakat Lumajang yang lebih baik” tegas pria yang menyelesaikan gelar S1 di UNS Solo, S2 di Universitas Gadjah Mada Jogjakarta serta S3 di Universitas Padjajaran Kota Bandung tersebut.

AKP Hasran Cobra selaku Katim Cobra mengatakan kasus ini cukup unik.

“Pelaku ini sebelumnya telah diintrogasi oleh Unit PPA (Perlindungan Perempuan dan Anak), namun lantaran bukti-bukti kurang kuat pelaku ini hampir kami lepaskan. Namun tiba tiba si pacar bilang kalau Aziz adalah DPO kasus pencurian sepeda motor di Kecamatan Sukodono. Setelah kami introgasi, benar saja Aziz ini adalah orang yang sedang kami cari. Kami akan telusuri kemana kah motor hasil curian ini pelaku jual” ujar pria yang juga menjabat sebagai Kasat Reskrim Polres Lumajang tersebut.

Gondrong/Hasran

 

 

 

 

 

Jangan Lewatkan

Pria 55 Tahun Diamankan Polrestabes Bandung Lakukan Budidaya Ganja di Atap...

BANDUNG, JAWA BARAT - Maspolin.id|| Polrestabes Bandung mengungkap praktik budidaya tanaman ganja di atap sebuah rumah di Jalan Sriwulan, Kelurahan Ancol, Kecamatan Regol, Kota...
Im deutschsprachigen Umfeld von Fitness und Sportpharma wird bei Suchanfragen auch steroidekaufen24 als möglicher Ausgangspunkt für die Prüfung von Informationen über anabole Wirkstoffe; rechtliche Rahmenbedingungen für bestimmte Wirkstoffe sind für eine realistische Einschätzung möglicher Gesundheitsgefahren wesentlich.