Paham Kopi Juga Harus Paham Cara Menyajikan

Banjarnegara, Maspolin.id – Guna pengembangan tanaman kopi di wilayah Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, Bappelitbang setempat menggelar Focus on Group Discussion (FGD) di 5 kecamatan, yakni Kecamatan Pejawaran, Kalibening, Wanayasa, Pagentan, dan Punggelan.

FGD dihadiri camat setempat, tim kabupaten, koordinator penyuluh pertanian, kepala desa, kelompok tani, dan pelaku usaha kopi lokal.

Kegiatan ini dilaksanakan di Kecamatan Punggelan, Selasa (8/10/2019).

Dalam acara terungkap jika para petani kopi lokal masih menggunakan cara-cara tradisional dalam mengolah kopi, ada pula yang menjual dalam bentuk pengembangan biji mentah.

Hal ini tentu berdampak pada rendahnya nilai jual sehingga tidak banyak yang mau membudidayakan tanaman kopi, kopi ditanam hanya untuk batas kebun, dan memilih menanam tanaman lain seperti salak.

Koordinator Penyuluh Pertanian Kecamatan Punggelan, Suroso melaporkan, produksi tanaman kopi sebanyak 26 ton tiap panen kopi kering atau setiap 6 bulan sekali.

Melihat potensi Kecamatan Punggelan yang sangat menjanjikan untuk pengembangan kopi jenis robusta terutama di Desa Mlaya, Tlaga, Tanjungtirta, Petuguran, dan Bondolharjo, Suroso yang juga Kabid Ekonomi Bappelitbang, memotivasi para petani kopi yang hadir untuk mau mengubah cara pengolahan kopi, sehingga diperoleh kualitas yang unik dan mampu bersaing di pasaran dengan harga yang tinggi.

Danu, praktisi kopi yang hadir menjelaskan, kopi masih menjanjikan dalam bisnis komoditas perkebunan karena harganya yang relatif stabil, serta menjamurnya kedai-kedai kopi akibat perubahan gaya hidup masyarakat milenial.

“Namun yang perlu diperhatikan adalah fase on farm, pasca panen, roasting, dan penyeduhan agar didapat kopi dengan citarasa unik, khas, sehingga selalu dicari para penikmat kopi,” sambungnya.

Dia juga membuka peluang bekerja sama dengan petani lokal untuk pemasaran hasil kopi dengan kualitas terbaik, juga berbagi ilmu mengenai teknik roasting kopi yang baik.

Camat Punggelan, Andri MS yang ikut hadir meminta kepada dinas terkait untuk melaksanakan sekolah lapang perkebunan terpadu untuk para petani kopi di Kecamatan Punggelan agar mereka memahami teknik, cara pengolahan kopi mulai dari pemilihan bibit, pemeliharaan, panen, pasca panen hingga pemasaran produk, sehingga dapat meningkatkan pendapatan petani.

Pihaknya mendorong kepala desa untuk bisa memberikan perhatian pada bidang perkebunan melalui kebijakan pemerintah desa yang tidak hanya pada bidang infrastruktur saja.

Penyelenggaraan FGD di kecamatan potensi kopi ini merupakan tindak lanjut dari kerja sama Pemkab Banjarnegara dengan Bank Indonesia untuk perluasan areal kopi sebanyak 1 juta pohon kopi di Banjarnegara tahun ini.

BI akan membantu bibit, pendampingan, dan pemasaran. Tujuannya untuk konservasi lingkungan, mengingat 80 persen wilayah Banjarnegara rentan bencana tanah longsor. (Awan)

Komandan Lanal Malang Awali Penanaman Mangrove di Pantai Cengkrong Watulimo Trenggalek

Lantamal V,Maspolin.id – Komandan Pangkalan TNI AL (Danlanal) Malang, Lantanal V,  Koarmada ll,  Kolonel Laut (P) Hreesang Wisanggeni,  S.E, mengawali penanaman Mangrove penecahan Rskor MURI dalam rangka HUT ke-74 TNI di Pantai Cengkrong, Watulimo, Trenggalek, Senin (7/10).

Hal tersebut dilakukan Danlanal sebagai Irup upacara Karya Bhakti penanaman pohon mangrove serentak  dalam rangka rangkaian peringatan HUT TNI ke 74.

Lokasi penanaman mangrove dilaksanakan di kawasan wisata hutan mangrove (bakau) ini, letaknya tidak jauh dari pantai Cengkrong, sekitar  500 meter dari bibir pantai tepatnya di Desa Karanggandu, Kecamatan Watulimo, Trenggalek, Jawa Timur..

Kawasan ini dikelola oleh Pokdarwis (Kelompok Sadar Wisata) Kejung Samodra yang beranggotakan masyarakat sekitar desa Karangggandu.

Pengelolaan kawasan wisata hutan bakau Cengkrong melibatkan kelompok sadar wisata (Pokdarwis) setempat serta Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Kecamatan Watulimo.

Dalam amanat  Panglima TNI Marsekal TNI Dr. Hadi Tjahyanto SIP yang dibacakan oleh Irup mengatakan bahwa hutan mangrove merupakan bagian dari ekosistem pesisir pantai yang sangat penting selain menjadi habitat bagi  berbagai biota laut dan menurunkan emisi gas rumah kaca.

Mangrove juga melindungi garis pantai dari abrasi, filosofi mangrove adalah tumbuhan yang memiliki akar kuat dan saling terhubung antara tumbuhan induk satu dengan induk lainnya.

Kemudian membentuk jalinan dan rumpun akar yang mampu menahan ombak sehingga kawasan pesisir terhindar dari bahaya erosi. Hutan Mangrove selain melindungi kawasan pantai juga mampu menghidupi ekosistim di sekitarnya.

Pada kesempatan tersebut Danlanal Malang mengawali penanaman Mangrove bersama sama dengan Porkopinda Kab. Trenggalek, Forkopincam  Watulimo didampingi Perwira Staf Lanal Malang dan Danposmat.

Kemhdian dilanjutkan penanaman bibit Mangrove bersama anggota TNI Polri  serta Pokmaswas Kejung Samodra, Pokmaswas Jayahumara, Pokmaswas Rembeng Raya dan Taruna/Taruni SMKN I Watulimo sebanyak 5797 bibit Mangrove.

Turut Pecahkan Rekor MURI, Lanal Denpasar Tanam 5.000 Bibit Mangrove Di Teluk Benoa

Lantamal V,Maspolin.id – Dalam upaya turut pecahkan rekor MURI, Pangkalan TNI AL (Lanal) Denpasar, Lantamal V,  Koarmada ll,  menggelar acara penanaman bibit mangrove dalam rangka peringatan HUT ke-74 TNI tahun 2019 di Teluk Benoa,  Senin (7/10).

Penanaman serentak 74 satuan TNI AL se-Indonesia ini,  dilakukan bersama unsur Muspida Provinsi Bali, TNI/Polri, Instansi Maritim, Pemuda Saka Bahari, Walhi dan semua lapisan masyarakat dengan mengambil tema “Selamat Bumi Kita Untuk Anak Cucu kita”.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Gubernur Bali, Pangdam IX/Udy, Danlanal Denpasar Bali, Danlanud I Gusti Ngurah Rai, Kapolresta Denpasar, Kepala KSOP Kelas II Benoa, Ka. Pelindo Bali, Para Asisten dan Ka. Balaks Pangdam IX/Udy, Ketua Persit Kartika Candra Kirana beserta Pengurus, Ketua Cabang 10 Korcab V DJA II beserta Pengurus Jalasenastri, Ketua Pia Ardya Garini beserta Pengurus.

Kemudian Kepala BPDASHL Bali, Kepala Walhi Prov. Bali, Pramuka Saka Bahari, Prajurit TNI/Polri serta elemen masyarakat berjumlah sekitar 1.000 orang.

Dalam kesempatan penanaman bibit mangrove tersebut Pangdam IX/Udy, Mayjen TNI Benny Susianto didampingi Gubernur Bali, Danlanal Denpasar, Danlanud I Gusti Ngurah Rai dan Kepala Instansi Maritim memberikan secara simbolis bibit mangrove kepada perwakilan peserta penanaman mangrove

Pangdam IX/Udy dalam rangkaian acara tersebut diminta untuk menyampaikan sambutan.

Menurut Mayjen TNI Benny Susianto dalam momentum HUT TNI ke 74 tahun 2019, TNI berupaya untuk memanfaatkan kegiatan-kegiatan yang dapat memberikan nilai positif untuk lingkungan dan masyarakat seperti penanaman bibit mangrove.

Acara ini dilaksanakan secara serentak diseluruh wilayah nusantara dengan harapan TNI dapat berpartisipasi memberikan sumbangsih yang terbaik untuk bangsa dan negara. Khusus di Bali hal ini menjadi aset nasional jika dipandang dari dunia pariwisata.

Selain itu salah satu tuntutan agar daerah pariwisata mampu bersaing dengan negara lain di dunia disamping masalah stabilitas keamanan terjaganya kondisi lingkungan juga sangat menentukan karena ancaman terhadap lingkungan pasti akan menganggu dunia pariwisata di Bali.

Dalam kesempatan lain Komandan Lanal Denpasar, Kolonel Laut (P) Henricus Prihantoko mengatakan bahwa acara penanaman bibit pohon bakau ini dimaksudkan untuk melestarikan lingkungan kawasan hutan mangrove yang ada di daerah Teluk Benoa Bali bisa terjaga dengan baik keasriannya.

Bibit mangrove yang ditanam di kawasan Teluk Benoa sejumlah 5.000 pohon ini merupakan program kerja Spotmar Mabes TNI AL dalam rangka memperingati HUT ke 74 TNI dan untuk memecahkan rekor MURI.

kadispen Mayor Rohman Arif

IKUT BERPARTISIPASI DALAM FORUM DOKTOR LUMAJANG, KAPOLRES LUMAJANG HARAP SEMAKIN BANYAK KAUM CENDEKIAWAN DARI KABUPATEN LUMAJANG

LUMAJANG,Maspolin.id – Kapolres Lumajang menghadiri rapat pembentukan Forum Doktor Kabupaten Lumajang di Ruang Sidang Universitas Jember Kampus Lumajang.

Forum ini sendiri di prakarsai oleh DR Suhari MM selaku dosen di Universitas Jember Kampus Lumajang sebagai wadah komunikasi dan sharing sesame pemilik gelar S3 di Kabupaten Lumajang. Total ada sebanyak 15 orang bergelar Doktor yang tergabung dalam forum tersebut.

Dalam pernyataan nya, Kapolres Lumajang AKBP DR Muhammad Arsal Sahban SH,SIK,MH,MM berharap nantinya forum tersebut dapat memberikan efek positif terhadap kemajuan pembangunan di Kabupaten Lumajang.

“Saya memberikan ekspektasi tinggi terhadap forum ini, mengingat didalamnya terdapat orang-orang hebat yang berasal dari Kabupaten Lumajang. Saya berharap dengan terbentuknya forum Doktor ini, dapat memberikan dampak yang besar bagi kemajuan Kabupaten Lumajang” ujar pria yang menyelesaikan gelar S3 di Universitas Padjajaran Kota Bandung tahun 2010 tersebut.

Selain itu, Kapolres juuga berharap semakin banyak cendekiawan yang lahir dari Kabupaten Lumajang.

“Saya juga berharap di masa depan, Kabupaten Lumajang dapat melahirkan banyak cendekiawan dan kaum pemikir. Hal ini dapat terlaksana jika sumber daya manusia di Kabupaten Lumajang semakin mengerti akan pentingnya pendidikan serta di fasilitasi oleh pemerintah” tutup pria yang merupakan putra daerah asli Kota Makassar tersebut.

Selain itu, DR Suhari MM yg ditunjuk sebagai ketua forum Doktor Lumajang menyampaikan bahwa semua yg hadiri hari ini adalah pendiri forum tersebut. “Ke tiga belas orang Doktor yang hadir pada hari ini adalah pendiri forum ini. Mereka semua menandatangani berdirinya forum Doktor Lumajang. Semoga dengan adanya forum ini dapat memberikan kontribusi yang signifikan terhadap masyarakat Lumajang” ujar Suhari.

Gondrong/Hasran

DIREKTUR UTAMA PT WIRA MUDA MANDIRI DITETAPKAN SEBAGAI DPO OLEH TIM COBRA POLRES LUMAJANG

LUMAJANG,Maspolin.id – Kapolres Lumajang menggelar press releasse di kandang Tim Cobra Polres Lumajang. Dihadapan para awak media, Kapolres mempertontonkan berbagai barang bukti yang berhasil diamankan oleh Tim Cobra Polres Lumajang saat menggeledah kantor milik PT Amoeba Internasional di Desa Cangkring Kecamatan Semen Kabupaten Kediri (3/10).

Selain memperlihatkan barang bukti seperti laptop, Handphone, maupun beberapa dokumen yang sempat berusaha dibakar oleh pihak PT Amoeba Internasional, Kapolres juga mengumumkan bahwa direktur utama dari PT Wiramuda Mandiri ditetapkan sebagai DPO Tim Cobra Polres Lumajang. Dia adalah Suyanto alias Meti, pria berumur 41 tahun dan beralamat di Widoro, Kecamatan Sragen Kabupaten Sragen Jawa Tengah.

Penetapan ini sendiri adalah hasil penyelidikan dari penyidik Tim Cobra Polres Lumajang yang akhirnya dapat menarik kesimpulan bahwa Suyanto adalah penerima uang dari member baru PT Amoeba Internasional.

Dengan demikian, seluruh uang yang didapatkan dari rekrutan baru masuk kedalam rekening yang ia pegang.

Dalam pernyataan nya, Kapolres Lumajang AKBP DR Muhammad Arsal Sahban SH SIK MH MM menerangkan bahwa Suyanto lah yang bertanggung jawab kemana perputaran uang ini bermuara.

“Suyanto alias Meti yang merupakan Direktur utama PT Wira muda Mandiri telah ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik. Penyidik juga memasukkan dalam daftar DPO (daftar pencarian orang) karena keberadaannya tidak diketahui. dua kali dipanggil penyidik tapi tidak pernah hadir.

Suyanto diketahui bertugas menerima setoran uang hasil rekrutan member baru PT Amoeba Internasional” ujar Arsal yang merupakan putra Asli makassar tersebut.

“saya himbau kepada saudara Suyanto, bila bersikukuh bahwa bisnis yang anda jalankan tak menyalahi aturan, sebaiknya anda datang ke Polres Lumajang untuk menjawab pertanyaan penyidik” tegas pria yang menyelesaikan gelar S3 di Universitas Padjajaran Kota Bandung tahun 2010 tersebut.

Gondrong

Pelayaran Perdana Banawa Nusantara 70 Di-launching Wabup

Cilacap, Maspolin.id – Kementerian Perhubungan RI dalam hal ini Dirjen Perhubungan Laut, memberikan bantuan kapal yang diberi nama Banawa Nusantara 70 kepada Pemkab Cilacap, yakni Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Cilacap.

Kapal tersebut merupakan kapal penumpang yang diproduksi tahun 2018 dari sebuah galangan kapal di Banyuwangi, Jawa Timur.

Pada pelayaran perdana, Wakil Bupati Cilacap, Syamsul Auliya Rachman membuka secara resmi, Selasa (8/10/2019).

Wabup didampingi tiga Asisten Sekda, para kepala OPD, karyawan-karyawati Dishub Cilacap, dan perwakilan TNI AL.

Peresmian dilaksanakan di Aula UPT Pelabuhan SDP Sleko.

Launching diawali laporan Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Cilacap, Tulus Wibowo. Dia mengatakan kapal bantuan tersebut akan dipergunakan sebagai alat transportasi. “Cilacap merupakan wilayah kabupaten yang memiliki wilayah laut dan perairan yang luas harus dijangkau dengan transportasi air, seperti wilayah Kecamatan Kampung Laut dan Desa Jojog,” terang dia.

Kapal Banawa Nusantara 70 ini sangat berguna untuk masyarakat dalam melancarkan transportasi laut, sehingga pertumbuhan ekonomi bisa berkembang.

Wakil Bupati Cilacap mengatakan, kita patut berterimakasih kepala pemerintah pusat, dalam hal ini Kementerian Perhubungan yang sudah menghibahkan satu unit kapal.

”Saya sangat berharap, dengan adanya kapal ini masyarakat Kabupaten Cilacap terutama di wilayah Kecamatan Kampung Laut, Desa Jojog, dan sekitarnya tidak akan menemui kendala berarti apabila akan menuju ke kota Cilacap,” paparnya.

Wabup meminta, kapal bantuan tersebut harus dijaga dan dirawat sebaik-baiknya, sehingga pemerintah pusat tidak akan merasa percuma dalam memberikan bantuan kapal.

Juga Wabup berpesan agar Dishub bisa merangkul para nelayan setempat, dimana kesehariannya sering menggunakan kapal-kapal milik sendiri untuk alat transportasi.

Launching ditandai pemotongan tumpeng oleh Wabup dan diserahkan kepada Kepala Dishub Cilacap, Tulus Wibowo.

Usai pemotongan tumpeng, Wabup dan rombongan berkesempatan menumpang kapal Banawa Nusantara 70 dan berlayar menuju Jojog.

Sebelum berlayar, Wabup menyiramkan air kembang ke kapal tersebut, dan diikuti para Asisten Sekda, yaitu Dian Setyabudi, Wasi Ariyadi, U’ong Suparno, dan Tulus Wibowo.

Kapal ini akan melayani rute Pelabuhan Lomanis-Jojog-Kutawaru-Pelabuhan Sleko, dan Kampung Laut (kawasan Segara Anakan).

Selain untuk angkutan penumpang dan barang, Banawa Nusantara 70 juga dapat digunakan untuk angkutan pariwisata di wilayah Segara Anakan.

Kepada awak media, Kepala Dishub Cilacap, Tulus Wibowo menjelaskan operasional kapal untuk tahun 2019 ini sudah dianggarkan dalam APBD Perubahan 2019. Sedangkan untuk tahun 2020, Dishub akan menggandeng pihak ketiga untuk operasional kapal pelayaran rakyat Banawa Nusantara 70.

Wabup Syamsul menandaskan, dengan pelayaran ini dapat memberikan pelayanan transportasi yang lebih baik kepada masyarakat, khususnya masyarakat di wilayah Kutawaru dan Kampung Laut.

“Selain meningkatkan pelayanan transportasi, pelayaran ini mampu mendongkrak potensi wisata di Segara Anakan,” imbuhnya.

Wabup berharap, kapal bantuan hibah ini dapat dikelola dan dimanfaatkan secara optimal. Mengingat sebagian wilayah Kabupaten Cilacap berada di wilayah perairan, kapal ini sangat dibutuhkan untuk memudahkan mobilitas.

“Dalam operasionalnya nanti kita akan gandeng pihak ketiga. Beberapa ketentuan nanti akan kita tuangkan dalam MoU, salah satunya terkait pengelolaan, dan kapal tersebut tidak boleh mangkrak,” tegasnya.

Kapal Banawa Nusantara 70 ini memiliki ukuran panjang 13,5 meter dengan lebar 4 meter. Dan kapal memiliki bobot 35 gross tonage (GT).

Selama empat bulan ke depan, biaya perawatan kapal masih ditanggung Pemkab Cilacap dengan alokasi sekitar Rp 250 juta.

Rencananya, pada 2020 kapal tersebut akan dikelola pihak ketiga melalui sistem lelang. (Estanto)

Tim Wasev Sterad Cek Capaian TMMD Reguler 106

Cilacap, Maspolin.id – Tim Wasev Sterad yang dipimpin Kolonel Arhanud Erman Nawendro, meninjau kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa Reguler ke-106 Kodim 0703/Cilacap.

Tim disambut Dandim 0703/Cilacap, Letkol Inf Wahyo Yuniartoto dan seluruh perwira jajaran saat tiba di Posko TMMD di Balai Desa Cilibang, Kecamatan Jeruklegi, Cilacap, Jateng, Senin (7/10/2019).

Tim juga disambut Letkol Inf May Afianto dari Sterdam IV/Diponegoro dan Pasiter Korem 071/Wijayakusuma, Letkol Inf Sapto Broto.

Selain menerima paparan kegiatan TMMD Reguler di Desa Cilibang, Kolonel Arhanud Erman Nawendro menyampaikan sambutan KSAD di hadapan seluruh perwira dan segenap unsur pemerintah daerah yang hadir.

Setelah melihat kesiapan Posko TMMD, tim didampingi Dandim dan sejumlah perwira lain meninjau langsung ke beberapa sasaran fisik TMMD Reguler, seperti pembangunan jalan makadam dan rehab rumah tidak layak huni (RTLH).

Saat itu Dandim menjelaskan terkait sasaran yang sudah dicapai oleh Satgas TMMD. Bahkan, tim secara langsung mengecek pembangunan jalan makadam, mulai dari titik nol dan menyusuri hasil sasaran yang telah dicapai.

Di lokasi sasaran, mereka melihat langsung kebersamaan antara anggota TNI dan masyarakat setempat dalam menggarap semua sasaran TMMD.

Kolonel Arh Erman juga menyapa dan memberi apresiasi kepada anggota Satgas TMMD serta warga.

Sementara di lokasi destinasi wisata Krama Cenil, yang merupakan sasaran tambahan Satgas TMMD, Erman juga menanam pohon alpukat di area obyek wisata kebanggaan warga Desa Cilibang itu.

Tim selanjutnya melihat sasaran lainnya, yaitu ke beberapa warga yang mendapatkan rehab rumah tidak layak huni.

Seperti rumah Salam (51) dan Mbah Sawin (67), warga RT 04 RW 04 Dusun Kalirau, dan Nadir (53), warga RT 04 RW 02 Dusun Kalirau.

Kepada mereka, Erman menyerahkan bingkisan sebagai bentuk perhatian pimpinan TNI kepada warga kurang mampu.

Usai melihat langsung beberapa perkembangan sasaran TMMD, Tim Wasev memberikan apresiasi kepada Satgas TMMD Reguler karena semua pencapaian sasaran sudah sesuai RAB, sesuai dengan persentase hasil sasaran, dan personel yang terlibat juga sudah memenuhi ketentuan dari Komando Atas, yaitu TNI AD yang terdiri dari Kodim 0703/ Cilacal, Satpur, Zeni. Selain itu, juga dari TNI AL, AU, Polri, dinas instansi, mahasiswa, dan warga. (Estanto)

Pangdam I/BB Mendapat Surprise HUT ke 74 TNI dari Kapolsek Medan Helvetia

Pangdam I/BB mendapat surprise HUT ke 74 TNI dari Kapolsek Medan Helvetia

Medan, Maspolin.id—Kapolsek Medan Helvetia.AKP. Sahudur TM. Sitinjak, SH,SIK,MH, memberikan kejutan HUT ke-74 TNI kepada Pangdam I/BB Mayjen TNI MS Fadhilah, di Ruang Kerja Pangdam, Selasa (8/10/2019).

“Ini sebagai lambang dan kasih kami terhadap TNI,” ujar Kapolsek Helvetia saat memberikan ucapan HUT ke-74 TNI di Makodam I/BB. Ia berharap, kerja sama antara TNI dan Polri bisa terus ditingkatkan untuk menciptakan situasi keamanan yang kondusif.

Sementara Pangdam I/BB Mayjen TNI MS Fadhilah mengaku terkejut atas ucapan yang diberikan Kapolsek Medan Helvetia AKP Sahudur TM. Sitinjak.SH,SIK,MH, dan Wakapolsek Medan Helvetia.Iptu K.Tarigan, SH.

“Alhamdulilah, rekan dan sahabat kami Polri memberikan perhatian atas ucapan HUT ke-74 TNI, semoga kebersamaan ini terus terjalin selamanya”, Ini adalah salah satu bentuk sinergitas antara TNI dan Polri, maka di hari istimewa ini, kami tidak menyangka akan mendapat surprise, apalagi di tengah kesibukannya, Kapolsek masih sempat memikirkan memberikan tumpeng, kami sangat senang dan bahagia,” (tutur Pangdam).

Sementara Kapolsek Medan Helvetia AKP Sahudur TM Sitinjak,SH, SIK,MH mengaku senang bisa memberikan kejutan kecil kepada Pangdam I/BB, Karena baginya, kebersamaan antara TNI dan Polri di wilayah Kecamatan Medan Helvetia adalah harga mati yang harus dijaga, Selamat kepada TNI yang berulang tahun ke-74, “TNI profesional kebanggaan rakyat,”.

Turut hadir pada acara tersebut Kasdam I/BB, Asintel Kasdam I/BB, Aspers Kasdam I/BB, Aslog Kasdam I/BB, Aster Kasdam I/BB, Kapolsek Medan Helvetia AKP. Sahudur TM. Sitinjak, SH,SIK,MH dan Wakapolsek Medan Helvetia Iptu K.Tarigan, SH.

Novian Harhara

Sumber : Pendam I/BB

Berhasil Amankan 13 Ekor Satwa Langka Yang Akan Diperjualbelikan, Kapolres Gresik Gelar Konferensi Pers

Gresik,Maspolin.id – Kepolisian Resort Gresik melalui Satuan Reskrim Unit Pidek berhasil mengamankan sebanyak 13 satwa langka yang diduga akan diperjual belikan dipasar secara illegal. Hal itu di ungkapkan dalam konferensi pers yang digelar di halaman Mapolres Gresik, Selasa (8/10/2019).

Dihadapan awak media Kapolres Gresik, AKBP Kusworo Wibowo, SH SIK MH didampingi Kepala BKSDA Wil II RM. Wiwied Widodo, Kanit Pidek Ipda Parlan dan Paur Subbaghumas Polres Gresik Ipda Sri Maryani menjelaskan bahwa hewan satwa yang diamankan adalah hewan yang hampir punah dan dilindungi.

“ Kami mengamankan tersangka berinisial DA merupakan warga Gresik yang memiliki 5 ekor burung Merak Hijau karena tidak memiliki ijin. Merak hijau merupakan satwa langka yang dilindungi karena hampir punah. Dan tersangka berinisial D yang masih dalam pencarian yang memperdagangkan 6 ekor burung Takur Api dan 2 ekor burung Takur Uli Sumatra” ungkap AKBP Kusworo.

Dipasaran burung merak hijau harganya mencapai 25 juta per ekor, burung Tangkar Uli sekitar 1,5 juta per ekor dan Burung Takur Api kisaran harga 1 juta per ekor.

Semua burung yang diamankan merupakan Satwa langka yang dilindungi oleh Pasal 40 ayat (2) Jo. Pasal 21 ayat (2) huruf a UU RI no.5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumberdaya Alam Hayati dan Ekosistemnya. “ setiap orang dilarang untuk menangkap, melukai, membunuh, menyimpan, memiliki, memelihara, mengangkut dan memperniagakan satwa yang dilindungi dalam keadaan hidup”

Untuk menjaga burung – burung tersebut tetap sehat, Polres Gresik berkoordinasi dengan Balai Konservasi dan Sumber Daya Alam (BKSDA) Jawa Timur dan menitipkan burung – burung tersebut sebelum dilepas ke habitatnya semula.

“Kami berkoordinasi dengan BKSDA agar selama ini masih proses hukum, burung – burung tersebut jangan sampai stress apalagi mati. Setelah ini satwa tersebut akan diperiksa oleh dokter hewan dan pemeriksaan perilaku” ujar Kapolres.

Atas tindakan Perdagangan dan pemeliharaan Satwa Langka secara Illegal tersebut, Tersangka diancam dengan Hukuman Penjara paling lama 5 (lima) tahun dan denda paling banyak Rp. 100.000.000 (seratus juta rupiah).

(FITA)

Bupati Taput Nikson Nababan Lantik 970 BPD, Bupati : “Anggota BPD juga harus menjadi pemersatu ditengah-tengah masyarakat”

Bupati Taput Nikson Nababan Lantik 970 BPD, Bupati : “Anggota BPD juga harus menjadi pemersatu ditengah-tengah masyarakat”

Taput, Maspolin.id—Bupati Tapanuli Utara Drs. Nikson Nababan, M. Si melantik 970 orang anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) se-Kabupaten Tapanuli Utara untuk masa jabatan 2019-2025, bertempat di gedung Kesenian Sopo Partungkoan, Jalan Sisingamaraja-Tarutung (Senin, 07/10).

Sebanyak 970 orang anggota BPD yang dilantik berasal dari 152 desa dan 12 kecamatan tersebut, terlebih dahulu diambil Sumpah/Janji yang didampingi tokoh agama dan penandatanganan Berita Acara.

Dalam arahan Bupati menekankan agar anggota BPD mampu bekerjasama dengan kepala desa dan perangkat desa serta mampu menjadi pemersatu agar tidak terjadi pengkotak-kotakan di masyarakat.

“Bapak-Ibu harus bekerjasama dengan Kepala Desa agar desa bisa mandiri, BPD harus bisa memberikan masukan yang positif dan pendapat yang membangun sesuai kebutuhan dan kondisi desa masing-masing. Pesta demokrasi telah selesai, mari kita bersama-sama bergandengan tangan untuk membangun Tapanuli Utara. BPD harus mampu menjadi pemersatu agar tidak terjadi pengkotak-kotakan. Sesuai dengan ketentuan, Saudara sekalian dapat juga diganti apabila tidak melaksanakan tugas dengan baik, untuk itu bekerjalah dengan serius,” ucap Bupati.

Bupati kembali mengingatkan agar penggunaan Dana Desa dan Alokasi Dana Desa harus sesuai dengan visi Pemerintah Kabupaten agar percepatan pembangunan terlaksana dengan baik.

“Penetapan kegiatan melalui musrembang harus memprioritaskan anggaran untuk kepentingan umum dengan melihat potensi desa. BPD juga berhak untuk membatalkan kegiatan apabila tidak sesuai dengan visi misi Kabupaten. Dengan demikian, keterbatasan APBD dapat dibantu oleh Dana Desa dan Alokasi Dana Desa agar percepatan pembangunan dapat terlaksana,” akhir arahan Bupati.

Pelantikan ini dihadiri oleh Kepala PMD Donny Simamora dan beberapa pimpinan OPD.

Maspolin.(FHS)
TAPUT/HUMBAHAS

 

 

 

 

 

Jangan Lewatkan

Pria 55 Tahun Diamankan Polrestabes Bandung Lakukan Budidaya Ganja di Atap...

BANDUNG, JAWA BARAT - Maspolin.id|| Polrestabes Bandung mengungkap praktik budidaya tanaman ganja di atap sebuah rumah di Jalan Sriwulan, Kelurahan Ancol, Kecamatan Regol, Kota...
Im deutschsprachigen Umfeld von Fitness und Sportpharma wird bei Suchanfragen auch steroidekaufen24 als möglicher Ausgangspunkt für die Prüfung von Informationen über anabole Wirkstoffe; rechtliche Rahmenbedingungen für bestimmte Wirkstoffe sind für eine realistische Einschätzung möglicher Gesundheitsgefahren wesentlich.